• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENAMBAHAN ASAM HUMAT PADA RANSUM YANG MENGANDUNG BUNGKIL INTI SAWIT (BIS) DAN BUNGKIL INTI SAWIT FERMENTASI (BISF) TERHADAP PRODUKSI TELUR, BOBOT TELUR DAN TEBAL KERABANG PADA AYAM PETELUR.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PENAMBAHAN ASAM HUMAT PADA RANSUM YANG MENGANDUNG BUNGKIL INTI SAWIT (BIS) DAN BUNGKIL INTI SAWIT FERMENTASI (BISF) TERHADAP PRODUKSI TELUR, BOBOT TELUR DAN TEBAL KERABANG PADA AYAM PETELUR."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Padahal dengan pemberian ransum yang lebih awal dapat mempercepat perkembangan organ saluran pencernaan yang pada akhirnya dapat meningkatkan retensi nitrogen, energi metabolisme

Tema yang dipilih dalam penelitian yang dilaksanakan pada bulan April ini ialah pengaruh penyaringan bungkil inti sawit terhadap nilai energi metabolis, dengan

bahan pentusun ransum alam broiler. Berdasarkan brhd kering bunAkit inri sawir. mcngandung prolein kasar 16.07%.. koadan ini diakibrtkr

Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ternak puyuh yang berumur 21 hari sebanyak 140 ekor. Ransum yang digunakan adalah ransum yang dibuat sendiri dengan

Persiapan Bungkil Inti Sawit. BIS di dapat dari daerah Sarolangun, PT. Krisna Duta Agroindo. BIS tersebut kemudian di saring dengan ukuran saringan 60 mesh. Kandang yang

Hasil analisis berat telur, tebal kerabang, warna kuning telur, indek kuning telur, indek putih telur dan nilai haugh unit menunjukkan bahwa enzim mannanase dalam ransum

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian enzim mananase pada level 0,1% dalam ransum yang mengandung bungkil inti sawit sampai level 20% tidak berpengaruh

Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini untuk : mengetahui perubahan mutu pakan berbasis bungkil inti sawit sebagai hasil dari variasi lama fermentasi dan menentukan waktu