ii
HALAMAN DEPAN
iii HALAMAN DOSEN PEMBIMBING
iv
HALAMAN DOSEN PENGUJI
v
SURAT PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT
Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Vicky Widiadhana
NBI : 1311900262
Program Studi : Ilmu Hukum Fakultas : Hukum
Dengan ini menyatakan bahwa judul artikel yang akan dimuat di Jurnal Bureaucracy Volume 3 No 2 : Urgensi Pernikahan Anak di Bawah Umur Ditinjau dari Perspektif Undang-Undang Perkawinan. Benar bebas dari plagiasi dan apabila pernyataan ini terbukti tidak benar maka saya bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Demikian surat ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Surabaya, 14 Januari 2023 Yang membuat pernyataan,
Vicky Widiadhana NIM. 1311900262
vi
PERNYATAAN BEBAS PUBLIKASI GANDA
Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Vicky Widiadhana
NBI : 1311900262
Program Studi : Ilmu Hukum Fakultas : Hukum
Dengan ini menyatakan bahwa judul artikel yang akan dimuat di Jurnal Bureaucracy Volume 3 No 2 : Urgensi Pernikahan Anak di Bawah Umur Ditinjau dari Perspektif Undang-Undang Perkawinan. Benar bebas dari plagiasi dan apabila pernyataan ini terbukti tidak benar maka saya bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Demikian surat ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Surabaya, 14 Januari 2023 Yang membuat pernyataan,
Vicky Widiadhana NIM. 1311900262
vii
SURAT PERNYATAAN ORISINALITAS SKRIPSI
Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Vicky Widiadhana
NBI : 1311900262
Program Studi : Ilmu Hukum Fakultas : Hukum
Menyatakan bahwa “skripsi” yang saya buat dengan judul : Perkawinan Anak Ditinjau Dari Undang Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang - Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
Adalah hasil karya sendiri dan bukan “duplikasi” dari karya orang lain.
Sepengetahuan saya, di dalam naskah skripsi ini tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik di suatu perguruan tinggi, dan tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah di tulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber kutipan dan daftar pustaka.
Apabila ternyata didalam naskah skripsi ini dapat dibuktikan terdapat unsur- unsur PLAGIASI, saya bersedia Skripsi ini digugurkan dan gelar akademik yang telah saya peroleh (SARJANA) dibatalkan, serta diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
Surabaya, 14 Januari 2023 Yang membuat pernyataan,
Vicky Widiadhana NIM. 1311900262
viii
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS
Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Vicky Widiadhana
NBI : 1311900262
Program Studi : Ilmu Hukum Fakultas : Hukum
Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada badan perpustakaan untag surabaya karya ilmiah saya yang berjudul: Perkawinan Anak Ditinjau Dari Undang Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang - Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
Dengan demikian saya memberikan kepada badan perpustakaan untag surabaya hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikan di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis.
Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya.
Surabaya, 14 Januari 2023 Yang membuat pernyataan,
Vicky Widiadhana NIM. 1311900262
ix
HALAMAN PERSEMBAHAN
Dengan berkat Allah SWT Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Puji syukur kepada kehadirat Allah SWT atas segala berkat, kemudahan, serta karunia- Nya sehingga skripsi ini terselesaikan dengan baik dan lancar. Puji syukur serta salam selalu terlimpahkan kepada Rasulullah SAW. Alhamdulillah skripsi ini saya persembahan kepada:
1. Kedua orang tua saya yaitu Ibu dan Bapak adalah orang tua yang hebat dan telah membesarkan juga mendidik saya dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, yang tanpa hentinya memberikan motivasi, nasihat, ridho serta doa yang tiada terhingga. Terimakasih atas segala pengorbanan yang telah diberikan kepada saya selama ini, dan tiada mungkin dapat saya balas hanya dengan selembar kertas yang bertuliskan kata persembahan.
2. Dosen Pembimbing saya Bapak Muh Jufri Ahmad, S.H., M.H., M.M.
3. Keluarga besar saya;
4. Sahabat-sahabat saya serta orang-orang yang sangat sayangi.
5. Dosen Fakultas Hukum Untag Surabaya yang telah memberi ilmu yang bermanfaat
Surabaya, 14 Januari 2023 Yang membuat pernyataan,
Vicky Widiadhana NIM. 1311900262
x
KATA PENGANTAR
Dengan mengucap puji dan syukur kepada Allah SWT yang senantiasa memberikan perlindungan dan kasih sayagnya, serta cinta kasih di dalam kehidupan penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul PERKAWINAN ANAK DITINJAU DARI UNDANG UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG - UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN
Penulisan skripsi ini dimaksudkan guna melengkapi tugas-tugas dan persyaratan menempuh ujian skripsi tahap akhir guna memperoleh gelar sarjana hukum pada Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Dengan segala kerendahan hati penulis menyadari bahwa karya tulis yang berupa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan mengingat keterbatasan yang penulis miliki. Karenanya penulis senantiasa mengharapkan bentuan dari pembaca berupa kritik dan saran yang sifatnya membangun sehingga akan lebih menyempurnakan skripsi ini.
Dalam kesempatan ini tak lupa penulis ucapkan rasa terima kasih yang sebesar- besarnya kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu hingga terselesaikan skripsi ini. Ucapan terima kasih kepada :
1. Prof.Dr.MulyantoNugroho,MM.,CMA.,CPA,selaku Rektor Universitas17 Agustus 1945
2. Keluargaku yang tercinta, Ibu saya Rahayu Dewi Ratnani dan Bapak saya Ibnu P Yudha Handoyo yang selalu mendo’akan serta memberikan semangat yang luar biasa dan memberikan dukungan moril maupun materil.
3. Bapak Muh.Jufri Ahmad,S.H,M.H,MM. Selaku Dosen Pembimbing dalam penulisan skripsi ini.
4. Bapak Prof Dr. Slamet Suhartono,SH.,M.H.,CMC.Selaku Dekan Fakultas Hukum Untag Surabaya
5. Bapak Dr. Syofyan Hadi, S.H., M.H.Selaku Dosen Wali saya
6. Ibu Wiwik Afifah S.Pi.,SH.,MH. Selaku Kaprodi Fakultas Hukum Untag Surabaya.
7. Untuk seluruh Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Hukum Untag Surabaya yang telah memberikan ilmu dan arahan untuk menyelesaikan skripsi dengan baik.
8. Untuk seluruh Staf akademik Fakultas Hukum Untag Surabaya yang telah banyak membantu di bidang akademik dan kemahasiswaan.
9. Untuk teman hidup dan penyemangatku Alief Kartika , terima kasih selalu mengingatkan penulis untuk bersabar.
10. Untuk teman-teman saya, Dani Elsadai, Dicky Elvando
xi
Semoga seluruh kebaikannya senantiasa dibalas oleh Allah SWT, Akhir kata penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi penulis sendiri khususnya dan pada pembaca pada umumnya.
Surabaya, 14 Januari 2023 Penulis
Vicky Widiadhana
xii ABSTRAK
Perkawinan merupakan sebuah pola sosial dimana seorang pria dan seorang wanita mengikatkan diri sebagai suami istri. Dari perspektif Islam, mitsaqon ghalizhan merupakan kontrak yang sangat kuat yang membutuhkan ibadah dalam kondisi tertentu dan kepatuhan terhadap perintah Allah. Penelitian ini fokus pada permasalahan perkawinan anak di tinjau dari Undang – undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang perbaikan atas Undang – undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Pernikahan.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum norma dengan metode pendekatan perundang – undangan dan pendekatan konsep. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa jika dilihat dari perspektif hukum perkawinan di Indonesia, perkawinan anak yang berdasar dari Undang – undang perkawinan sebelumnya memberikan toleransi mengenai perkawinan dibawah umur ini cukup besar, dengan memberikan penerapan batasan usia pada usia 16 tahun dalam memperbolehkan pernikahan. Tentu dalam hal ini, disparitas ketentuan hukum yang berkaitan dengan masalah perkawinan anak memerlukan upaya untuk menyelaraskan berbagai sistem hukum perkawinan di Indonesia untuk mengurangi hambatan legislatif sejak saat ini yaitu melakukan revisi Undang – undang perkawinan dan melakukan pendewasaan usia dalam perkawinan agar upaya tersebut dapat meminimumisir untuk pencegahan perkawinan anak dibawah umur terjadi. Peran pemerintah sangat diperlukan dalam hal ini dan ikut berkomitmen untuk menghentikan praktik tradisi pernikahan dibawah umur ini karena selain urgensi yang tidak mendesak, malah akan menambah masalah baru dalam perkembangan masyarakat seperti memperngaruhi masalah kesehatan wanita dan anak, perceraian yang akan meningkat karena masalah rumah tangga yang didasari dengan emosi yang masih belum stabil, serta keselamatan ibu dan anak saat hendak melakukan persalinan.
Kata Kunci : Perkawinan, Hukum, Wanita.
xiii ABSTRACT
Marriage is a social pattern in which a man and a woman bind themselves as husband and wife. From an Islamic perspective, mitsaqon ghalizhan is a very strong contract that requires worship under certain conditions and obedience to Allah's commands.
This research focuses on the problem of child marriage in terms of Law Number 16 of 2019 concerning improvements to Law Number 1 of 1974 concerning Marriage.
This research is a normative law research with statutory approach and concept approach. The results of this study indicate that when viewed from the perspective of marriage law in Indonesia, child marriage based on the previous marriage law provides for tolerance regarding underage marriages, by providing an age limit at the age of 16 in allowing marriage. Of course in this case, the disparity in legal provisions relating to child marriage issues requires efforts to harmonize the various marriage law systems in Indonesia to reduce legislative obstacles since now, namely revising the marriage law and carrying out maturing age in marriage so that these efforts can minimize the possibility of prevent child marriage from occurring. The role of the government is very much needed in this regard and is committed to stopping the practice of underage marriage traditions because in addition to the urgency that is not urgent, it will actually add new problems in the development of society such as affecting women's and children's health problems, divorce which will increase due to household problems that based on emotions that are still unstable, as well as the safety of the mother and child when they are about to give birth.
Keywords: Marriage, Law, Women.
xiv DAFTAR ISI
HALAMAN COVER………..………i
HALAMAN DEPAN ... ii
HALAMAN DOSEN PEMBIMBING ... iii
HALAMAN DOSEN PENGUJI ... iv
SURAT PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT ... v
PERNYATAAN BEBAS PUBLIKASI GANDA ... vi
SURAT PERNYATAAN ORISINALITAS SKRIPSI ... vii
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ... viii
HALAMAN PERSEMBAHAN ... ix
KATA PENGANTAR ... x
ABSTRAK ... xii
ABSTRACT ... xiii
DAFTAR ISI ... xiv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 4
1.3 Tujuan Penelitian ... 4
1.4 Manfaat Penelitian ... 4
1.4.1 Manfaat Teoritis ... 4
1.4.2 Manfaat Praktis ... 4
1.5 Metode Penelitian ... 5
1.5.1 Jenis Penelitian ... 5
1.5.2 Metode Pendekatan ... 5
1.5.3 Jenis dan Sumber Bahan Hukum ... 5
a. Bahan Hukum Primer ... 5
b. Bahan Hukum Sekunder ... 6
c. Bahan Hukum Tersier ... 6
1.5.4 Teknik Pengumpulan Bahan Hukum ... 6
1.5.5 Teknik Analisis Bahan Hukum ... 6
1.6 Pertanggungjawaban Sistematika ... 6
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 9
2.1 Konsep Perkawinan dalam Islam ... 9
2.1.1 Pengertian Perkawinan ... 9
2.1.2 Asas-Asas Perkawinan ... 13
2.1.3 Tujuan Perkawinan ... 15
2.1.4 Syarat Sahnya Perkawinan ... 15
xv
2.1.5 Pembatalan Perkawinan... 19
2.1.6 Putusnya Sebuah Perkawinan ... 21
2.2 Konsep Usia Perkawinan dalam Pandangan Hukum Islam ... 23
2.3 Konsep Usia Perkawinan Menurut Hukum Indonesia ... 25
2.4 Usia Dewasa ... 25
2.5 Batas Usia dalam Perkawinan ... 27
BAB III PEMBAHASAN... 29
3.1 Faktor Penyebab Terjadinya Perkawinan Dibawah Umur Dan Dampak Dari Perkawinan Di Bawah Umur ... 29
3.1.1 Menurut UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan ... 33
3.1.2 Akibat Perkawinan Anak Dibawah Umur Merujuk pada UU No. 16/019 Perihal Perubahan Atas UU No. 1/1974 Tentang Perkawinan. ... 34
3.1.3 Sebab Pernikahan Bawah Umur ... 40
3.1.4 Dinamika Hukum Akibat Pernikahan Bawah Umur ... 43
3.1.5 Prinsip Kesetaraan Batas Usia Pernikahan ... 45
3.1.6 Prinsip Batas Usia Pernikahan Diperketat ... 47
3.1.7 Pernikahan di Bawah Umur Perspektif Gender Analysis ... 49
3.2 Urgensi Dilakukannya Pembatasan Usia Perkawinan Menurut Undang Undang Nomor 16 Tahun 2019 ... 50
BAB IV PENUTUP ... 61
4.1 Kesimpulan ... 61
4.2 Saran ... 62 DAFTAR PUSTAKA