• Tidak ada hasil yang ditemukan

KINERJA DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KINERJA DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

KINERJA DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN

2020

Perkumpulan DPLK

19 Oktober 2021

(2)

1

Contents

Kata Pengantar ... 2

Perkembangan Industri DPLK ... 3

Kinerja DPLK ... 5

Aset DPLK ... 5

Liabilitas DPLK ... 5

Penerimaan vs Pembayaran ... 6

Investasi ... 7

Fee Kepada Pendiri ... 9

LAMPIRAN ... 10

Market Share ... 10

Anggota Perkumpulan PDLK ... 11

(3)

2

Kata Pengantar

aporan ini merupakan media publikasi yang menyajikan data dan informasi mengenai kegiatan usaha DPLK (DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN) di Indonesia yang disusun oleh Perkumpulan DPLK (PDPLK) sebagai sebuah institusi yang beranggotakan DPLK-DPLK yang ada di Indonesia.

Data dan Informasi yang disajikan dalam Laporan ini adalah terkait kinerja seluruh DPLK di Indonesia atas semua program pensiun yang diselenggarakan oleh masing-masing DPLK baik Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) yang dikelila secara akun individu (individual account) maupun yang dikelola secara akun kumpulan (pooled fund) yang dikenal dengan nama Program Pensiun Kompensasi Pesangon (PPUKP).

Laporan ini merupakan publikasi yang pertama untuk data dan informasi terkait kinerja DPLK di Indonesia. Adapun data dan informasi yang disajikan dalam Laporan ini berasal dari laporan berkala DPLK yang disampaikan ke OJK dan kemudian disajikan oleh OJK dalam Statistik Dana Pensiun dan Laporan Keuangan DPLK yang dipublikasikan di media cetak dan diserahkan kepada PDPLK.

Kami, Pengurus PDPLK, senantiasa berupaya memastikan kualitas data pada Laporan ini.

Namun demikian, apabila masih ditemukan kekurangakuratan data dan informasi yang disajikan dalam Laporan ini, maka kami akan melakukan revisi yang diperlukan

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota PDPLK yang telah membantu untuk memberikan data dan Informasi yang diminta oleh pengurus DPLK.

Akhir kata, kami berharap data dan informasi yang disajikan di dalam Laporan ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi para pengguna. Laporan ini dapat diakses melalui situs resmi PDPLK dengan alamat www.pdplk.com.

Jakarta, Oktober 2021

Perkumpulan DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN

L

(4)

3 Aset Neto DPLK tumbuh sebesar 396% dalam 10 tahun terakhir.

Pertumbuhan tertinggi sebesar 34,1% terjadi di tahun 2014 setahun setelah diperkenalkannya Program Pensiun Untuk Kompensasi Pesangon (PPUKP) yaitu Program Pensiun Iuran Pasti yang dikelola secara akun kumpulan (pooled fund).

Di saat pendemi Covid-19 aset DPLK tetap tumbuh secara positif yaitu sebesar 15,7% di tahun 2019 dan sebesar 12,9% di tahun 2020.

Pertumbuhan peserta DPLK untuk 10 tahun terakhir sebesar 81%. Untuk pertama kalinya peserta DPLK mengalami pertumbuhan negative sebesar -7,1% di tahun 2019 akibat dampak pandemi Covid-19.

21.75 25.81 29.39 39.40

47.87 63.84

75.33 82.55 95.50

107.78

Aset Neto DPLK

(dalam Triliun Rupiah)

2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020

1,669,881

1,911,938

2,267,477

2,479,435

2,748,162

2,961,942 3,055,617

3,239,767

3,010,174 3,023,967

2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020

PESERTA DPLK

Perkembangan Industri DPLK

(5)

4 Pelaku DPLK untuk 10 tahun

terakhir tidak banyak berubah dan jumlah pelaku masih dikisaran 25 institusi. Untuk tahun 2020, dari 23 DPLK sebanyak 18 DPLK pendirinya perusahaan asuransi jiwa dan 5 DPLK lainnya pendirinya adalah bank. Masih rendahnya jumlah peserta DPLK dibandingkan jumlah pekerja formal yang kurang dari 6%, diharapkan akan menjadi daya tarik untuk bertambahnya pelaku DPLK yang baru.

25 25

24

25 25 25

23 24

25 23

2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020

Pelaku DPLK

Series1

(6)

5

Aset DPLK

ASET TERSEDIA

(dalam Milyar Rupiah) NILAI INVESTASI

(dalam Milyar Rupiah) ASET NETO

(dalam Milyar Rupiah)

Kenaikan Aset Neto tahun 2019 sebesar 18,9 triliun rupiah, sedangkan kenaikan Aset Neto tahun 2020 sebesar 12,6 triliun rupiah. Terjadi penurunan kenaikan Aset Neto sebesar 6,3 triliun rupiah (-33,6%%), meskipun aset neto DPLK tumbuh sebesar 13% di tahun 2020.

Ada 1 (satu) DPLK yang mengalami penurunan (negatif kenaikan) aset neto pada tahun 2019, sedangkan di tahun 2020 ada 6 (enam) DPLK yang memiliki negatif kenaikan aset neto.

Liabilitas DPLK

Total liabiltas untuk tahun 2019 sebesar 90.8 triliun rupiah dan sebesar 101.2 triliun rupiah untuk tahun 2020. Terdapat pertumbuhan sebesar 11,5% liabilitas tahun 2020 bila dibandingkan tahun 2019. Berikut beberapa komponen liabiltas DPLK pada laporan keuangan yang perlu diperhatikan untuk melihat kinerja DPLK untuk tahun 2019 dan 2020.

97,121 109,839

95,375 107,648 96,802 109,381

Kinerja DPLK

2019 2020

2019 2020 2019 2020

(7)

6 Figure berikut disajikan dalam milyar rupiah :

Terdapat kenaikan total akumulasi iuran di tahun 2020 sebesar 5,01 triliun rupiah atau tumbuh sebesar 9,7% dari tahun 2019. Terdapat 8 (delapan) DPLK yang mengalami penurunan akumulasi iuran di tahun 2020. Total akumulasi iuran 2019 sebesar 53,46% terhadap aset neto, sedangkan total akumulasi iuran tahun 2020 sebesar 51,90% terhadap aset neto.

Total hasil usaha mengalami kenaikan sebesar 3,38 triliun rupiah atau tumbuh sebesar 14,7%

dibanding tahun 2019. Ada 4 (empat) DPLK yang memiliki pertumbuhan negatif hasil usahanya di tahun 2020. Total hasil usaha di tahun 2019 sebesar 23,72% terhadap aset neto, sedangkan total hasil usaha tahun 2020 sebesar 24,08% terhadap aset neto.

Penerimaan vs Pembayaran

5,2 T

Total penerimaan tahun 2020 meningkat sebesar 5,2 triliun rupiah dibandingkan total penerimaan tahun 2019.

15,3 T 19,4T

Total iuran tahun 2019 sebesar 15,3 triliun

rupiah, sedangkan tahun 2020 total iuran

sebesar 19,4 triliun rupiah.

1,4 T 2,5T

Total pengalihan dana dari dana pensiun lain tahun 2019 sebesar 1,4 triliun rupiah, sedangkan tahun 2020 total pengalihan dana dari dana pensiun

lain sebesar 2,5 triliun.

16,7 T 21,9T

Total penerimaan tahun 2019 sebesar 16,7 triliun rupiah, sedangkan tahun 2020 total penerimaan

sebesar 21,9 triliun rupiah.

Akumulasi Iuran Hasil Usaha Pengalihan Dana dari Dana Pensiun Lain 51,751

22,961

16,079 56,765

26,344

18,109

2019 2020

(8)

7 Total pendapatan investasi tahun 2019 sebesar 6,1 triliun rupiah. Semua DPLK memperoleh pendapatan investasi yang positif di tahun 2019.

Total pendapatan investasi tahun 2019 sebesar 6,0 triliun rupiah. Ada 1 (satu) DPLK yang memiliki pendapatan investasi negatif di tahun 2020.

8,8T

Total pembayaran tahun 2020

meningkat sebesar 8,8 triliun rupiah dibandingkan total pembayaran tahun 2019.

Total pembayaran manfaat pensiun tahun 2019 sebesar 10,3 triliun rupiah, sedangkan tahun 2020 total pembayaran manfaat pensiun sebesar 13,8 triliun rupiah atau tumbuh sebesar 34,6% dibanding tahun 2019.

Total penarikan iuran di tahun 2019 sebesar 570 milyar rupiah, sedangkan total penarikan iuran di tahun 2020 sebesar 639 milyar rupiah. Terjadi kenaikan sebesar 69 milyar rupiah atau tumbuh sebesar 12% dibanding tahun 2019.

Pengalihan dana ke dana pensiun lain di tahun 2019 total sebesar 317 milyar rupiah dan di tahun 2020 total sebesar 5,5 triliun rupiah atau tumbuh sebesar 1.643% dibanding tahun 2019.

Total pembayaran tahun 2019 sebesar 11,1 triliun rupiah, sedangkan tahun 2020 total pembayaran sebesar 19,9 triliun rupiah.

Ada 7 (tujuh) DPLK dengan total penerimaan mengalami peningkatan pada tahun 2020 bila dibandingkan dengan tahun 2019, sedangkan 2 (dua) DPLK yang total pembayarannya mengalami penurunan pada tahun 2020, untuk DPLK yang lainnya total pembayarannya mengalami peningkatan dibanding tahun 2019.

Pada tahun 2019, total pembayaran sebesar 66,6% dari total penerimaan, sedangkan untuk tahun 2020, total pembayaran sebesar 91,2% dari total penerimaan.

Investasi

Secara total pendapatan investasi terhadap aset neto sebesar 6,28% di tahun 2019. Namun pada tahun 2020 secara total pendapatan investasi terhadap aset neto mengalami penurunan menjadi sebesar 5,51%.

Pendapatan investasi terhadap aset neto tertinggi sebesar 8,68% di tahun 2019 dan tertinggi di tahun 2020 sebesar 8,68%, namun untuk DPLK yang berbeda.

6,1 6,0

(9)

8 5 (lima) jenis investasi

terbanyak yang menjadi pilihan peserta DPLK pada tahun 2019, yang pertama yaitu deposito berjangka sebanyak 60%, selanjutnya

SBN sebanyak 18%,

dilanjutkan oleh obligasi korporasi sebanyak 12%, kemudian saham sebanyak 4%, dan reksadana juga sebanyak 4%.

Portofolio investasi DPLK

tahun 2020 masih

ditempatkan pada jenis investasi yang sangat konservatif. Adapun 5 (lima) jenis investasi terbanyak yaitu deposito berjangka sebanyak 59%, dilanjutkan SBN sebanyak 18%, disusul obligasi korporasi sebanyak 12%, lalu reksadana sebanyak 6%, dan saham sebanyak 4%.

Terjadi peningkatan penempatan di reksadana dibandingkan tahun 2019 dari 4% di tahun 2019 menjadi 6%

di tahun 2020.

0%0%

60%

0%

18%

4%

12%

2%

4% 0%

0%

0%

Portofolio Investasi DPLK 2019

Tabungan Deposito on call Deposito berjangka Sertifikat deposito SBN

Saham

Obligasi korporasi Sukuk korporasi Reksadana MTN KIK-EBA

Tanah dan bangunan

0%0%

0% 59%

18%

4%

12%

1%

6%

0%

0%

0%

Portofolio Investasi DPLK 2020

Tabungan Deposito on call Deposito berjangka Sertifikat deposito SBN

Saham

Obligasi korporasi Sukuk korporasi Reksadana MTN KIK-EBA

Tanah dan bangunan

(10)

9

Fee Kepada Pendiri

Total fee kepada pendiri di tahun 2019 sebesar 615,4 milyar rupiah yaitu 0,64% dari total aset neto. Sedangkan untuk tahun 2020, total fee kepada pendiri sebesar 731,7 milyar rupiah yaitu sebesar 0,67%

terhadap total aset neto. Terdapat peningkatan total fee kepada pendiri sebesar 116,3 milyar rupiah pada tahun 2020.

Ada 3 (tiga) DPLK yang mengalami penurunan fee kepada pendiri di tahun 2020 bila dibandingkan tahun 2019.

Fee kepada pendiri terhadap total aset neto di tahun 2019 secara rata-rata sebesar 0,65%, dimana persentase tertinggi yaitu sebesar 1,48% dan terendah sebesar 0,04%. Untuk tahun 2020, fee kepada pendiri terhadap total aset neto secara rata-rata sebesar 0,75% dengan pesentase tertinggi sebesar 2,00% dan terendah sebesar 0,08%.

Masih ditemukannya perang tarif atau perang fee di pasar, maka masih ditemukan rasio fee kepada pendiri terhadap aset neto yang sangat rendah sekali baik di tahun 2019 maupun di tahun 2020.

(11)

10

LAMPIRAN

Market Share

21%

19%

15%

13%

8%

5%

4%

3%

2%

2%

2%

1%

1%

1%

1% 1%

0%

0% 0%

0%

0%

0%

Chart Title

DPLK BNI

DPLK Manulife Indonesia DPLK BRI

DPLK AXA Mandiri DPLK AIA Financial DPLK Allianz Indonesia DPLK Astra Life DPLK Tugu Mandiri DPLK Indolife Pensiontama DPLK Jiwasraya DPLK Bank Jateng

DPLK Syariah Muamalat Indonesia DPLK Sinarmas MSIG

DPLK Avrist DPLK BPD BJB DPLK Central Asia Raya DPLK Generali Indonesia DPLK Simas Jiwa DPLK Bumiputera DPLK Equity Life Indonesia DPLK Tokio Marine Indonesia DPLK Capital Life

(12)

11

Anggota Perkumpulan PDLK

Berikut ini anggota PDPLK yang ikut berpartisipasi dalam penyusunan Laporan ini.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian pada DPLK Bank Muamalat Indonesia dilakukan oleh penulis untuk mengetahui strategi pemasaran DPLK Syariah dalam peningkatan jumlah nasabah.. Metode penelitian

Pelaksanaan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) Bumiputera yang diselenggarakan berdasarkan Keputusan Direksi AJB Bumiputera 1912 Nomor SK.7/DIR/2007 tentang Peraturan Dana

Skripsi ini berjudul “ Evaluasi Pelaksanaan Program Pensiun Iuran Pasti Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Negara Indonesia (PPIP DPLK BNI) bagi Karyawan PT.. Perkebunan Nusantara

Dana pensiun adalah sekumpulan aset yang dikelola dan dijalankan oleh suatu lembaga untuk  menghasilkan suatu manfaat pensiun, yaitu suatu pembayaran berkala yang dibayarkan

LEMBAGA ABC LAPORAN AKTIVITAS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2015 (Disajikan dalam Rupiah Penuh) Catatan 2015 PERUBAHAN ASET NETO TIDAK TERIKAT PENDAPATAN Pendapatan

Laporan Aset Neto BPKH BADAN PENGELOLA KEUANGAN HAJI LAPORAN PERUBAHAN ASET NETO UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 20X2 dalam rupiah Uraian 20X2 ASET NETO TANPA PEMBATASAN

a Laporan aset neto tersedia untuk manfaat purnakarya yang jika memungkinkan mengungkapkan: i aset pada akhir periode bersangkutan sesuai klasifikasinya; ii dasar penilaian aset; iii