i RINGKASAN
Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini membawa pengaruh dan dampak yang besar terhadap berbagai aspek kegiatan termasuk pelaksanaan PKM 5 bidang pada tahun 2021 yang harus dilaksanakan secara blended yaitu dengan virtual, digital, online, dan eksperimen dengan mematuhi protokol kesehatan 5M.
Penerapan kegiatan blended terus dilakukan agar tercapai luaran kegiatan utama yang meliputi laporan kemajuan, laporan akhir, dan artikel ilmiah yang memuat tentang kombinasi membran fotokatalitik PVDF-TiO2-GO dan adsorpsi bentonite untuk pengolahan limbah cair kelapa sawit menjadi air bersih. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Mengkaji pengaruh konsentrasi TiO2, GO, UV, PVA dan pretreatment dengan adsorpsi bentonit pada kinerja membran PVDF-TiO2-GO untuk pengolahan air limbah minyak sawit menjadi air bersih.
Saat ini, teknologi membran sudah berkembang pesat dan mulai banyak digunakan karena memiliki beberapa keunggulan seperti penggunaannya tidak memerlukan banyak energi, efisien, serta waktu yang dibutuhkan dalam penggunaannya relatif lebih singkat dibandingkan dengan metode konvensional.
Namun, teknologi membran masih memiliki kekurangan. Salah satunya adalah adanya fouling yang menyebabkan penurunan nilai fluks. Oleh karena itu, pada penelitian ini dikombinasikan beberapa bahan untuk pembuatan membran seperti PVDF-TiO2-GO. Tahapan penelitian dimulai dari pembuatan membran dengan berbagai variabel, pencetakan membran, serta penyinaran dan perendaman membran dengan UV dan PVA. Selain itu dilakukan juga pretreatment limbah dengan bentonit. Kemudian membran yang telah dibuat di uji kinerjanya dan dikarakterisasi SEM, FTIR, GO. Sedangkan limbah yang telah di pretreatmentt di uji kandungan permeatnya. Berdasarkan hasil penelitian, konsentrasi TiO2 dan GO terbaik untuk membran masing-masing sebesar 1% dan 1,5%. Selain itu, penyinaran UV dan perendaman PVA juga terbukti dapat meningkatkan fluks serta rejeksi pada membran. Morfologi SEM membran juga menunjukan bahwa adanya perubahan struktur pori pada membran yang ditambahkan TiO2 dan GO.
Berdasarkan hasil FTIR, ditemukan adanya spektrum lemah di sekitar 2916-3102 cm-1 yang menunjukkan adanya gugus aromatik dan alifatik. Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya gugus OH yang membuat membran memiliki sifat hidrofilik yang lebih baik yang berefek pada kenaikan permeabilitas membran Sedangkan pada hasil XRD, diketahui bahwa perubahan pada pola difraktogram yang dihasilkan. Hal ini menunjukan adanya TiO2 dan GO didalam membran.
Pelaksanaan kegiatan dan luaran PKM telah terlaksana 100% dengan adanya penambahan luaran yaitu publikasi artikel pada website HMTK Universitas Diponegoro. Penelitian ini memiliki banyak potensi di berbagai aspek baik industri, sosial, ekonomi, lingkungan, dan lainnya. Diharapkan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut dengan pengambilan data lain dan modifikasi sehingga dapat dikembangkan dalam skala industri dan diperoleh hasil terbaik.
ii DAFTAR ISI
RINGKASAN ... i
DAFTAR ISI ... ii
DAFTAR GAMBAR ... iii
DAFTAR TABEL ... iv
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 2
2.1 Karakteristik Limbah Cair Industri Kelapa Sawit ... 2
2.2 Adsorpsi Bentonit ... 2
2.3 Membran ... 2
Teknik Pembuatan Membran ... 3
BAB 3 METODE ... 3
3.1 Metode Virtual Digital ... 3
3.2 Gambaran Umum Artikel ilmiah ... 4
BAB 4 HASIL YANG DICAPAI DAN POTENSI KHUSUS ... 5
4.1 Membran dengan berbagai variabel ... 5
4.2 Hasil Uji Kinerja Membran ... 6
4.3 Hasil Uji Karakteristik Membran ... 7
4.4 Potensi Unggulan yang Dapat Dikembangkan ... 8
BAB 5 PENUTUP ... 8
5.1 Kesimpulan ... 8
5.2 Saran ... 8
DAFTAR PUSTAKA ... 9
LAMPIRAN ... 10
iii DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1 Tahapan Eksperimen ... 4 Gambar 4.1 Membran dengan Berbagai Variabel ... 5 Gambar 4.2 (a) Limbah Cair Kelapa Sawit (b) Limbah Cair Kelapa Sawit Setelah
Pretreatment Adsorpsi Bentonit (c) Limbah Cair Kelapa Sawit Setelah Pretreatment Adsorpsi Bentonit dan Filtrasi Menggunakan Membran 5 Gambar 4.3 Presentase Hasil Kinerja Fluks Membran (L/m2h) ... 6 Gambar 4.4 Persentase Hasil Kinerja Rejeksi TDS Membran (%) ... 6 Gambar 4.5 Persentase Hasil Kinerja Rejeksi COD Membran (%) ... 6 Gambar 4.6 Permukaan Membran PVDF, Membran PVDF-TiO2, dan Membran
PVDF-GO ... 6 Gambar 4.7 Spektrum FT-IR Membran PVDF, PVDF-TiO2 dan PVDF-GO ... 7 Gambar 4.8 Spektrum XRD Membran PVDF, PVDF-TiO2 dan PVDF-GO ... 8
iv DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Karakterisrik Limbah Cair Kelapa Sawit ... 2 Tabel 2.2 Studi literarur Membran untuk Pemisahan Air & Minyak ... 3
BAB 1 PENDAHULUAN
Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini membawa pengaruh dan dampak yang besar terhadap berbagai aspek kegiatan salah satunya pelaksanaan PKM 5 bidang pada tahun 2021. Pembatasan akses pada berbagai kegiatan di ruang publik berdampak pada perubahan sistem pada pelaksanaan PKM 5 bidang yang harus dilaksanakan secara blended yaitu dengan kombinasi virtual, digital, online, dan eksperimen di laboraotorium dengan mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi yaitu 5M. Perubahan sistem yang ada mengakibatkan kegiatan-kegiatan yang seharusnya dilaksanakan dalam pelaksanaan PKM 5 bidang mengalami berbagai penyesuaian yang berdampak terhadap luaran atau output dari kegiatan tersebut.
Luaran kegiatan yang diharapkan sebelumnya juga harus menyesuaikan dengan adanya penerapan PPKM sejak 3 Juli 2021. Penerapan kegiatan secara blended terus dilakukan agar tercapai luaran kegiatan utama yang meliputi artikel ilmiah, laporan kemajuan, dan laporan akhir. Artikel ilmiah yang disusun membahas tentang pembuatan membran fotokatalitik dari PVDF-TiO2-GO dan adsorpsi bentonit untuk pengolahan limbah kelapa sawit. Tema ini dipilih karena Indonesia saat ini merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar didunia dan Kelapa sawit adalah salah satu tanaman unggulan dan memegang peranan strategis dalam perekonomian Indonesia. Kegiatan produksi dalam skala besar ini tentu akan menghasilkan limbah dalam skala besar yang berbahaya bagi lingkungan. Limbah kelapa sawit diketahui sebagai limbah yang memiliki kandungan COD dan BOD yang sangat tinggi. Salah satu cara untuk mengurangi pencemaran yang ditimbulkan oleh limbah kelapa sawit yaitu dengan mengolah limbah tersebut dengan teknologi membran.
Saat ini, teknologi membran sudah berkembang pesat dan mulai banyak digunakan karena memiliki beberapa keunggulan seperti penggunaannya tidak memerlukan banyak energi, efisien, serta waktu yang dibutuhkan dalam penggunaannya relatif lebih singkat dibandingkan dengan metode konvensional.
Namun, teknologi membran masih memiliki kekurangan. Salah satunya adalah adanya fouling yang menyebabkan penurunan nilai fluks. Upaya untuk mengatasi masalah fouling adalah dengan merancang bahan membran yang memiliki sifat sangat tidak reaktif. Karena itu, pembuatan membran ini mengkombinasikan beberapa bahan seperti PVDF-TiO2-GO. PVDF dipilih karena bersifat sangat tidak reaktif, sehingga mampu meminimalisir terjadinya fouling. TiO2 dipilih karena mampu meningkatkan sifat antifouling membran dan berperan sebagai fotokatalis. Sedangkan GO dipilih karena dapat memodifikasi struktur membran sehingga dapat menghilangkan dan menginaktivasi bakteri. Selain itu, teknologi membran tersebut akan dikombinasikan dengan metode pretreatment berupa adsorpsi bentonit yang bertujuan untuk mengoksidasi senyawa organik terlarut yang terkandung didalam limbah cair kelapa sawit sehingga meningkatkan rejeksi membran.
Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dikaji lebih dalam mengenai metode terbaik dalam membuat membran PVDF-TiO2-GO dan adsorpsi bentonit untuk pengolahan limbah cair kelapa sawit serta fenomena yang terjadi.
Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah:
1. Untuk mengkaji pengaruh konsentrasi TiO2 dan GO pada kinerja membran PVDF-TiO2-GO untuk pengolahan limbah cair kelapa sawit menjadi air bersih 2. Untuk mengkaji pengaruh perendaman PVA dan penyinaran UV pada kinerja
membran PVDF-TiO2-GO untuk pengolahan limbah cair kelapa sawit menjadi air bersih
3. Untuk mengkaji pengaruh proses pretreatment adsorpsi bentonit pada kinerja membran PVDF-TiO2-GO untuk pengolahan limbah cair kelapa sawit menjadi air bersih
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Karakteristik Limbah Cair Industri Kelapa Sawit
Berikut merupakan karakteristik limbah cair kelapa sawit : Tabel 2.1 Karakteristik Limbah Cair Kelapa Sawit
No Parameter Hasil Analisa Pustaka
1 BOD 27.000 ppm
2 COD 68.000 ppm
3 TDS 1.330 – 50.700 mg/l Nursanti, 2013
4 pH 3,5-4
5 Tempertur 50oC
6 Minyak dan lemak (mg/l) 8.370 mg/l 2.2 Adsorpsi Bentonit
Adsorpsi adalah proses penyerapan suatu molekul senyawa tertentu oleh permukaan zat padat atau cair. Adsorben yang sering digunakan antara lain karbon aktif, zeolit dan bentonit. Penggunaan bentonit sebagai adsorben dalam proses pengolahan air, dilakukan karena sifat bentonit yaitu memiliki luas permukaan, berpori dan memiliki situs aktif sehingga bentonit dapat diaplikasikan dalam proses adsorpsi. Selain itu, bentonit memiliki dua lapisan interlayer yang berbeda sehingga mempunyai kemampuan tukar kation yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentonit merupakan adsorben yang baik untuk jenis-jenis ion logam berat seperti Pb2+, Zn2+, Fe2+, dan Ni2+ (Nafsiyah et al., 2017).
2.3 Membran
Membran didefinisikan sebagai suatu media berpori, berbentuk film tipis, bersifat semipermeabel yang berfungsi untuk memisahkan partikel dengan ukuran molekuler dalam suatu sistem larutan.
Keuntungan penggunaan membran yaitu energi yang dibutuhkan rendah, efesiensi dan waktu pemrosesan singkat dibandingkan teknologi konvensional, sehingga mengurangi biaya operasi. Penggunaan membran juga tidak menyebabkan kerusakan termal (Bhattacharjee et al., 2017). Proses pemisahan membran berlangsung secara sederhana, membran sebagai lapisan
semi permeabel dan mengatur transportasi kedua fasa tersebut (Padaki et al., 2015). Membran juga merupakan salah satu teknologi bersih. Teknologi bersih (clean technology) merupakan teknologi yang tidak menghasilkan limbah baru serta dapat memanfaatkan limbah yang ada. Namun membran juga memiliki beberapa kelemahan, seperti mudah mengalami penyumbatan (fouling) dan lifetime membran yang cukup singkat (Mulder, 1996).
Teknik Pembuatan Membran
Penelitian yang dilakukan Lalia et al., (2013) menyebutkan bahwa teknik pembuatan inversi fasa banyak digunakan dalam pembuatan membran PVDF, karena mampu mengontrol ukuran pori membran, kinerja yang dihasilkan relatif baik, biaya yang relatif murah, mudah dimodifikasi dengan aditif lain, dan tidak memerlukan suhu tinggi. Selain itu, untuk meningkatkan sifat antifouling serta hidrofilitas dilakukan metode blending polimer dengan berbagai zat aditif pada pembuatan membran. Berikut adalah beberapa zat aditif yang digunakan dalam pembuatan membran PVDF:
Tabel 2.2 Studi Literatur Membran untuk Pemisahan Air & Minyak
No Aditif Fungsi Pustaka
1 TiO2 meningkatkan sifat anti penyumbatan pada membran
Yuliwati &
Ismail (2011) 2 PVP &
TiO2
meningkatkan porositas dan fluks dan meningkatkan sifat anti penyumbatan
Ong et al, (2013) 3 Al2O3/
TiO2
meningkatkan sifat anti penyumbatan dan meningkatkan kemampuan
menahan kontaminan organik
Yu & Han, (2013)
BAB 3 METODE 3.1 Metode Virtual Digital
Artikel ilmiah merupakan luaran utama dari PKM 2021. Artikel ilmiah ini disusun menggunakan metode blended, yaitu dengan memadukan data hasil penelitian dan data sekunder. Sumber data sekunder merupakan sumber informasi yang menyajikan penafsiran, analisis, penjelasan, ulasan dari pengarang terhadap topik tertentu. Sumber yang digunakan diantaranya berasal dari jurnal ilmiah yang terakreditasi nasional dan internasional, serta badan penyedia data yang dapat di akses secara daring.
Berikut merupakan tahapan eksperimen yang telah peneliti lakukan untuk pembuatan artikel ilmiah.
Gambar 3.1 Tahapan Eksperimen 3.2 Gambaran Umum Artikel ilmiah
Peneliti mengumpulkan data primer dari penelitian yang dilakukan di laboratorium operasi teknik kimia (OTK) Universitas Diponegoro. Selain itu, peneliti juga mengumpulkan data sekunder dari google scholar, sciencedirect, dan artikel ilmiah lainnya yang berkaitan dengan flame retardant coating, lignin, serta perkembangan flame retardant dari bahan-bahan alami.
Pencarian tersebut berdasarkan tujuan penelitian yang telah ditentukan oleh peneliti pada proposal penelitian, yang dijadikan sebagai batasan dari pengkajian. Setelah mengumpulkan data, proses selanjutnya penulisan artikel ilmiah sesuai dengan pedoman PKM 2021. Kemudian, artikel ilmiah dicek ulang untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan penulisan, format, sitasi, serta kesinambungan antar kalimat dan paragraf sehingga didapatkan artikel ilmiah yang berkualitas dan dapat dipublikasikan.
Artikel ilmiah membahas beberapa hal, seperti : 1. Kinerja fluks membran
Berisi data dan kajian mengenai persentase hasil kinerja fluks membran (L/m2h) pada berbagai konsentrasi.
2. Kinerja rejeksi membran
Berisi data dan kajian mengenai persentase hasil kinerja rejeksi TDS dan rejeksi COD membran pada berbagai konsentrasi.
3. Pengaruh modifikasi pada morfologi membran
Berisi data dan kajian mengenai persentase morfologi membran dengan perbesaran SEM 1000x pada membran PVDF, membran TiO2, dan membran GO.
4. Pengaruh modifikasi membran pada analisis FTIR
Berisi data dan kajian mengenai karakteristik spektrum untuk membran PVDF, membran TiO2, dan membran GO.
5. Pengaruh modifikasi membran pada analisis XRD
Berisi data dan kajian mengenai pola difraktogram XRD untuk membran PVDF, membran TiO2, dan membran GO.
BAB 4 HASIL YANG DICAPAI DAN POTENSI KHUSUS
Secara keseluruhan kegiatan PKM ini telah berjalan 100% dengan luaran wajib laporan kemajuan, laporan akhir, artikel ilmiah telah selesai dibuat.
Terdapat pula luaran tambahan yaitu publikasi artikel pada website HMTK Universitas Diponegoro. Sedangkan hasil penelitian sebagai berikut.
4.1 Membran dengan berbagai variabel
Dalam penelitian ini, telah dibuat 8 variabel membran. Hasil menunjukkan variabel terbaik diperoleh pada saat konsentrasi TiO2 1% dan konsentrasi GO 1,5 %.
Gambar 4.1 Membran dengan Berbagai Variabel
Membran yang telah dibuat kemudian digunakan untuk filtrasi limbah cair kelapa sawit.
(a) (b) (c)
Gambar 4.2 (a) Limbah Cair Kelapa Sawit (b) Limbah Cair Kelapa Sawit Setelah Pretreatment Adsorpsi Bentonit (c) Limbah Cair Kelapa Sawit Setelah Pretreatment Adsorpsi Bentonit dan FiltrasiMenggunakan Membran
4.2 Hasil Uji Kinerja Membran
Gambar 4.3. Persentase Hasil Kinerja Fluks Membran (L/m2h)
Pada gambar dapat dilihat bahwa semakin tinggi konsentrasi GO maka semakin tinggi fluks yang diperoleh. Akan tetapi, semakin rendah konsentrasi TiO2 maka semakin tinggi fluks yang diperoleh. Penambahan TiO2, GO, UV dan PVA juga terbukti berpengaruh pada meningkatnya fluks membran.
Gambar 4.4. Persentase Hasil Kinerja Rejeksi TDS Membran (%) Pada gambar dapat dilihat bahwa semakin tinggi konsentrasi GO maka semakin tinggi fluks yang diperoleh. Penambahan GO, UV dan PVA juga terbukti berpengaruh pada meningkatnya kinerja rejeksi TDS membran.
Gambar 4.5. Persentase Hasil Kinerja Rejeksi COD Membran (%)
Pada gambar dapat dilihat bahwa semakin tinggi konsentrasi GO maka semakin tinggi fluks yang diperoleh. Akan tetapi, semakin rendah konsentrasi TiO2 maka semakin tinggi fluks yang diperoleh. Penambahan TiO2, GO, UV dan PVA juga terbukti berpengaruh pada meningkatnya kinerja rejeksi COD membran.
4.3 Hasil Uji Karakteristik Membran
Gambar 4.6 Permukaan Membran PVDF, Membran PVDF-TiO2, dan Membran PVDF-GO
Gambar diatas merupakan morfologi membran dengan perbesaran SEM 1000x. Dapat terlihat bahwa terdapat perubahan pada permukaan membran PVDF setelah penambahan TiO2 dan GO.
Gambar 4.7 Spektrum FT-IR Membran PVDF, PVDF-TiO2 dan PVDF-GO Pada gambar diatas terlihat bahwa karakteristik spektrum untuk membran PVDF-TiO2 dan PVDF-GO hampir mirip dengan membran PVDF.
Penambahan GO pada TiO2 tidak menyebabkan terbentuknya spektrum baru ataupun pergeseran gelombang. Adanya spektrum lemah di sekitar 2916- 3102 cm-1 menunjukkan adanya gugus aromatik dan alifatik. hal ini dapat dikaitkan dengan adanya gugus OH yang membuat membran memiliki sifat hidrofilik yang lebih baik yang berefek pada kenaikan permeabilitas membran.
Gambar 4.8 Spektrum XRD Membran PVDF, PVDF-TiO2 dan PVDF-GO Pada gambar diatas terlihat bahwa pola difraktogram XRD untuk membran PVDF, PVDF-TiO2 dan PVDF-GO menunjukan tiga puncak karakteristik pada 2Ɵ disekitar 20o. Ketiga puncak tersebut menunjukan semikristalin PVDF.
4.4 Potensi Unggulan yang Dapat Dikembangkan
Dari hasil penelitian dan data yang diperoleh, penelitian ini sangat berpotensi untuk :
a. Dipublikasikan pada jurnal dan konferensi Internasional. Karena data yang diperoleh cukup banyak dan dilakukan beberapa instrumentasi.
b. Memberikan peluang bagi industri kelapa sawit untuk menghindari pencemaran lingkungan.
c. Peluang bisnis yang baik, sehingga dapat memberikan lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
d. Memicu para peneliti lainnya untuk mengkaji dan meneliti lebih dalam mengenai membran PVDF-TiO2-GO dengan melakukan modifikasi dan analisis yang lainnya untuk mendapatkan produk terbaik dikemudian hari.
BAB 5 PENUTUP 5.1 Kesimpulan
Kegiatan PKM telah selesai dilaksanakan dengan capaian 100%. Dalam penelitian ini, membran PVDF-TiO2-GO berhasil dibuat dan diujikan dengan limbah cair kelapa sawit. Hasil menunjukkan bahwa membran terbaik memiliki konsenttrasi TiO2 sebesar 1% dan konsentrasi GO sebesar 1,5%.
Dilakukan pula analisis dengan SEM, FTIR, dan XRD untuk yang menunjukkan perubahan signifikan antara dari penambahan TiO2 dan GO pada membran.
5.2 Saran
Gagasan yang telah tercantum pada artikel ilmiah diharapkan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut dengan pengambilan data lain dan modifikasi sehingga dapat dikembangkan dalam skala industri dan diperoleh hasil terbaik.
10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
PVDF PVDF-GO PVDF-TiO2
Intesity
2theta
DAFTAR PUSTAKA
Bhattacharjee, C., Saxena, V. K., & Dutta, S. 2017. Fruit juice processing using membrane technology: A review. Innovative Food Science and Emerging Technologies. 43(1): 136-153.
Lalia, B., Kochkodan, V., Hashaikeh, R., & Hilal, N. 2013. A review on membrane fabrication: Structure, properties and performance relationship.
Desalination. 326(1): 77–95.
Mulder, M. 1996. Basic principles of membrane technology. Edisi ke-1. Kluwer Academic Publisher. Dordrecht.
Nafsiyah, N., Shofiyani, A. & Syahbanu, I. 2017. Studi kinetika dan isoterm adsorpsi Fe(III) pada bentonit teraktivasi asam sulfat. Jurnal Kimia Khatulistiwa. 6(1). 57-63.
Nursanti, I. 2013. Karakteristik limbah cair pabrik kelapa sawit pada proses pengolahan anaerob dan aerob. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. 13(4).
Ong, C. S., Lau, W.J., Goh, P.S., Ng, B.C. & Ismail, A.F. 2013. Preparation and characterization of PVDF–PVP–TiO2 composite hollow fiber membranes for oily wastewater treatment using submerged membrane system.
Desalination and Water Treatment. 53(3):1213-1223.
Padaki, M., Murali, R. S., Abdullah, M. S., Misdan, N., Moslehyani, A., Kassim, M. A., Hilal, N. & Ismail, A. F. 2015. Membrane technology enhancement in oilwater separation: A review. Desalination. 357(1): 197-207.
Yu, L. & Han, M. 2013. A review of treating oily wastewater. Arabian Journal of Chemistry. 10(4):1913-1922.
Yuliwati, E. & Ismail, A. F. 2011. Effect of additives concentration on the surface properties and performance of PVDF ultrafiltration membranes for refinery produced wastewater treatment. Desalination. 273(1), 226–234.
LAMPIRAN Lampiran 1. Rincian Penggunaan Dana
No. Tanggal Penggunaan Bukti Pembayaran 1. 15-04-
2021
Pengiriman dan packaging paket limbah kelapa sawit dari permata hijau group ke semarang sebesar Rp.
408.000
2. 20-06- 2021
Test Rapid Antigen Sebelum Masuk Lab a.n Tiara Amelia Gunawan sebesar Rp.110.000
3. 20-06- 2021
Test Rapid Antigen Sebelum Masuk Lab a.n Muhammad Abdurrauf sebesar Rp.110.000
4. 20-06- 2021
Test Rapid Antigen Sebelum Masuk Lab a.n Intan Vania sebesar Rp.110.000
5. 20-06- 2021
Test Rapid Antigen Sebelum Masuk Lab a.n Halimah Hanin Y.W.
sebesar Rp.110.000
8. 21-06- 2021
Pembelian Box Penyimpan Peralatan Laboratorium sebesar Rp.56.000
8 21-06- 2021
Pembelian reagen untuk keperluan laboratorium sebesar Rp 35.600
9 21-06- 2021
Pembelian tisu untuk keperluan laboratorium sebesar Rp 36.900
11 01-07- 2021
Pembelian reagen dan perlengkapan praktikum sebesar Rp 1.003.000
12. 05-07- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Tiara Amelia Gunawan sebesar Rp.100.000
13. 05-07- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Muhammad Abdurrauf sebesar Rp.102.500
14. 05-07- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Intan Vania sebesar Rp.103.000
15. 05-07- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Halimah Hanin Y.W.
Saputra sebesar Rp.102.000
16 02-08- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Tiara Amelia Gunawan sebesar Rp.100.000
17 02-08- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Muhammad Abdurrauf sebesar Rp.101.500
18 02-08- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Intan Vania sebesar Rp.100.000
19 02-08- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Halimah Hanin Y.W.
Saputra sebesar Rp.98.000
20 07-08- 2021
Pembelian Harddisk untuk Penambahan RAM Laptop sebesar Rp.650.000
21 19-08- 2021
Analisis Sampel yang Terdiri dari FTIR, XRD,
dan SEM sebesar
Rp.1.665.667
22 25-08- 2021
Pembelian Aquadest sebesar Rp.15.400
23 26-08- 2021
Pembayaran Listrik untuk Keperluan Pembuatan Membran sebesar Rp.
100.000
24 26-08- 2021
Pembayaran Listrik untuk Keperluan Filtrasi sebesar Rp.100.000
25 26-08- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Tiara Amelia Gunawan sebesar Rp.100.000
26 26-08- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Muhammad Abdurrauf sebesar Rp.101.500
27 26-08- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Intan Vania sebesar Rp.124.000
28 26-08- 2021
Pembelian Pulsa untuk Kuota Internet oleh Halimah Hanin Y.W.
Saputra sebesar Rp.128.000
29 19-09- 2021
Pembelian RAM SSD Laptop untuk Intan, Rauf, dan Hanin sebesar Rp.
1.440.000
Total Pengeluaran Rp. 7.210.467
Pendanaan yang diperoleh : Rp 8.000.000,00 Pendanaan yang sudah diperoleh : Rp 7.200.000,00 Pendanaan yang sudah digunakan : Rp 7.210.467,00 Persen pengeluaran dari total dana yang diperoleh :
=Pendanaan yang sudah digunakan
Pendanaan yang diperoleh 𝑥 100%
=Rp 7.210.467,00
Rp 7.200.000,00 𝑥 100%
= 101%
Lampiran 2. Dokumentasi Kegiatan
No. Foto Kegiatan Keterangan
1 Proses pencampuran
membran
2 Proses sonifikasi GO dan
TiO2
3 Casting membran
4 Penyinaran UV
5 Perendaman PVA
6 Pengeringan membran
7 Produk membran yang
dihasilkan
8 Kegiatan eksperimen Laboratorium
9 Proses adsorpsi bentonit
10 Filtrasi limbah
11 Limbah sebelum dan
sesudah difiltrasi
12 Persiapan uji COD pada
limbah
13 Pengiriman sampel untuk diuji di Lab. Terpadu Undip
14 Pembuatan artikel
ilmiah, PPT, laporan kemajuan dan laporan akhir