10
BAB III
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1. Kedudukan dan Koordinasi
Dalam praktek kerja magang di Noote&Netoo, penulis di tempatkan sebagai desainer yang berada di bawah bimbingan Creative Director dan Senior Designer.
Noote&Netoo sendiri memiliki alur dalam mengkoordinasikan pelaksanaan sebuah proyek.
Penulis mengikuti alur yang telah ditetapkan, dimulai dari pertemuan antara client dengan creative director dan atau bersama senior designer.
Pertemuan ini dimaksudkan untuk membahas mengenai materi, keinginan client, serta konsep untuk mencapai kesepakatan diantara kedua belah pihak. Setelah mendapat brief, creative director menjelaskan brief tersebut kepada senior designer dan desainer. Biasanya meskipun sedang memiliki pekerjaan lain penulis ikut mendengarkan brief yang diberikan agar saat pekerjaan penulis selesai, penulis dapat ikut membantu pekerjaan berikutnya.
Setelah menerima dan memahami brief yang telah dijelaskan, senior desainer dan atau desainer melakukan riset dan diberikan kebebasan untuk bereksplorasi dengan catatan tidak keluar dari arahan yang telah diberikan.
Setelah desainer merasa sudah dapat memberikan hasil kerjanya, desainer meminta pendapat kepada senior desainer terlebih dahulu. Setelah mendapat masukan dari senior desainer, kemudian desainer mengirimkan hasil berupa gambar non-high resolution atau screenshoot tersebut kepada creative director.
Jika diperlukan revisi, desainer akan melakukan revisi terlebih dahulu sebelum creative director mengirimkan hasil tersebut kepada client.
Sesudah melewati masa revisi, client akan meminta file dengan resolusi tinggi serta FA (Final Arts), desainer mengirimkan file dengan resolusi tinggi tersebut kepada senior designer, kemudian FA akan dikerjakan oleh senior designer.
11 3.2. Tugas yang Dilakukan
Selama 3 bulan masa Praktek Kerja Magang, penulis telah melakukan berbagai hal, adapun hal yang telah penulis kerjakan berupa:
Mendesain Rolled Banner, Mendesain untuk Unggahan Instagram, Membuat Motion Graphic, Mengedit Foto, Membuat Template untuk Instagram Feeds, Membuat Motif untuk Desain Sepeda, Mencari Nama untuk Rumah Makan, Mendesain Plakat untuk Acara Fashion Show, Branding (Logo, Icon, Packaging, Collateral, Stationary, dll), Mendesain Logo untuk Komunitas, Mendesain UI untuk Website, Mendesain Ucapan Hari Raya, Melayout Buku Menu, Membuat Digital Imaging untuk Arahan Foto, Membuat Mock Up untuk Branding yang Dikerjakan oleh Noote&Netoo, dan Mendesain serta Melayout Ulang Tampilan Menu LCD
Tabel 3.1. Detail Pekerjaan yang Dilakukan Selama Magang
Minggu Proyek Keterangan
(1) 1 Agustus – 7
Agustus
1. Burger Restaurant 2. Happy Lemon
Mencari Ide Nama untuk Burger Restaurant
Membuat post Instagram
Membuat Ucapan Hari raya
Mengedit foto
Brief Rolled Banner (2)
8 Agustus – 14 Agustus
1. Happy Lemon 2. ORSO
Membuat desain Rolled Banner
Mencari referensi dan membuat motif aborigin 2 alternatif
Membuat logo
12 (3)
15 Agustus – 21 Agustus
1. Apline Swift 2. Hiantjen 3. ORSO
Membuat motion graphic
Membuat desain plakat
Membuat logo
Revisi motif (4)
23 Agustus – 29 Agustus
1. PERFORM 2. Happy Lemon
Membuat desain packaging
Membuat stationary ( amplop, letterhead)
Membuat template Instagram
Membuat post Instagram (5)
30 Agustus – 5 September
1. Happy Lemon 2. ORSO
Melayout dan mendesain ulang menu LCD
MockUp layout instagram
Mengumpulkan material foto (6)
6 September – 12 September
1. GUZZBUN 2. ORSO
Membuat konsep branding
Memfinalisasi layout instagram untuk di unggah
Mendesain hasil konsep dari branding
(7) 13 September
– 19 September
1. GUZZBUN 2. Noote&Netoo 3. Happy Lemon
Branding
MockUp dan desain (staff uniform, paper cup, tent card)
Merapikan editan packaging
Membuat post feeds untuk Noote&Netoo
Revisi menu LCD
Mengumpulkan referensi untuk UI website
13 (8)
20 September – 26 September
1. Notee&Netoo 2. Pizza Hut
Membuat wireframe
Menentukan effect yang akan digunakan untuk website
Membuat digital imaging untuk arahan foto
(9) 27 September
– 3 Oktober
1. Happy Lemon 2. GUZZBUN 3. ORSO
Revisi menu LCD
Test motif ke sepeda
Membuat alternatif desain branding
Membuat pattern masking (10)
4 Oktober – 10 Oktober
1. ASL 2. Pizza Hut
Membuat logo
Membuat supergraphic
Pengaplikasian supergraphic kepada item melalui Mock Up
Layouting menu PizzaHut
Mencari icon makanan
Path icon (11)
11 Oktober – 17 Oktober
1. Pizza Hut Mendesain menu untuk KIDDIE MEAL
Revisi icon
Membuat icon sapi & ayam
Mendesain menu untuk SALAD BAR
(12) 18 Oktober –
24 Oktober
1. Pizza Hut Revisi Kiddie Meal
Mendesain menu untuk bagian Appetizer (take away)
Finishing semua menu yang dikerjakan penulis
14 (13)
25 Oktober – 31 Oktober
1. Noote&Netoo 2. Pizza Hut
Menyiapkan presentasi untuk proyek branding syarat mengakhiri magang
Material path
Layouting menu drinks
Finishing proyek magang
3.3. Uraian Pelaksanaan Kerja Magang
Pada bagian ini penulis akan menjelaskan mengenai pekerjaan yang dilakukan penulis selama proses praktik kerja magang berlangsung.
3.3.1. Proses Pelaksanaan
Pada kesempatan melakukan praktik magang ini, penulis mendapat begitu banyak pelajaran dan pengetahuan yang hanya bisa didapat pada kerja nyata. Banyak dari pekerjaan yang penulis lakukan menyerupai apa yang telah dipelajari dibangku perkuliahan, namun penulis juga belajar banyak untuk keluar dari zona nyaman penulis yang sebelumnya tidak berani penulis coba. Dalam proses pengerjaan yang penulis lakukan, penulis menggunakan beberapa software seperti; Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dan Adobe After Effect.
1. Branding GUZZBUN
Brand menjadi suatu hal yang penting bagi sebuah perusahaan, brand membuat perusahaan tersebut memiliki ciri khas yang membuatnya beda dari yang lain.
Landa juga menyatakan pada bukunya di tahun 2006 yang berjudul Designing Brand Experience bahwa branding bukan hanya sekedar merek atau nama dagang dari sebuah produk, jasa, atau perusahaan akan tetapi segala sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal yang kasat mata dari sebuah merek.
15 Sebelum masuk ke tahap branding, penulis menerima brief dari Creative Director mengenai keinginan client. Dari hasil brief tersebut penulis menyimpulkan bahwa client menginginkan desain yang menyenangkan, berbahan dasar paper kraft, memiliki unsur Jepang namun tidak terlalu menonjol. Untuk hal lainnya, penulis dibebaskan untuk menyusun konsep yang menurut penulis sesuai dengan keinginan client.
GUZZBUN merupakan restaurant cepat saji yang menjual BURGER ala Jepang dan akan membuka usahanya di Mall PVJ Bandung. Hal pertama yang penulis lakukan adalah mengumpulkan referensi dan inspirasi serta mencari konsep yang dapat memenuhi keinginan client. Konsep yang penulis ambil yaitu:
1. Menurut Kabalarian Philosophy, GUZZ memiliki arti:optimistic outlook, friendly, likeable, generous, big eater
2. Menggunakan maskot yang terinspirasi dari Maneki neko (kucing mengundang) yaitu pajangan berbentuk kucing dari Jepang yang sebelah kaki depan (tangan) pajangan ini diangkat seperti sedang memanggil orang. Dipercaya membawa keberuntungan kepada pemiliknya dan biasa dipajang di tempat-tempat usaha.
- Kanan terangkat = mendatangkan uang - Kiri terngkat = mendatangkan pembeli
3. Kucing sendiri merupakan hewan yang mudah diberi makan (makan apa saja) meskipun secara garis besar kucing termasuk karnivora, tapi kucing juga dapat disebut sebagai omnivora karena memakan rumput, akar tumbuhan atau beberapa jenis sayuran untuk pencernaan.
4. Merah : Optimis, mengundang napsu makan
Jingga : Warna jingga merupakan warna kedua yang sering digunakan dalam kemasan pangan,warna ini juga sering diartikan sebagai kehangatan,antusiasme, keceriaan, sukacita, energi dan kepuasan.
Biru : selain warna biru juga merupakan salah satu warna yang menggambarkan jepang, warna biru pada makanan juga digunakan untuk mengkomunikasikan rasa yakin, stabilitas dan aman.
16 a. Logo
Setelah merampungkan konsep yang akan penulis kembangkan, penulis mulai membuat sketsa untuk logo
Gambar 3.1. Sketsa Logo Awal
17 Gambar 3.2. Logo Final
Setelah melakukan beberapa sketsa dan pilihan logo, akhirnya penulis memutuskan untuk memilih logo diatas. Logo ini lebih simple, mudah dibaca namun dapat menggambarkan konsep yang penulis inginkan. Pada huruf G dalam
“GUZZ” mengibaratkan tangan kiri kucing yang terangkat, sedangkan huruf B dalam kata “BUN” digambarkan dengan bentuk separuh burger.
b. Stationary
Setelah membuat logo, penulis masuk ke tahap selanjutnya yaitu membuat stationary berupa kartu nama, menu, tent card dan staff uniform. Untuk membuat stationary dan hal lainnya, penulis membuat ilustrasi yang nantinya akan digunakan menjadi supergraphic dari desain-desain penulis. Penulis membuat bahan-bahan yang biasa digunakan untuk membuat burger menjadi ilustrasi vector line art, kemudian penulis menyusunnya kedalam berbagai susunan agar tidak terlihat membosankan namun tetap satu konsep yang sama.
18 Gambar 3.3. Supergraphic
19 Gambar 3.4. Mock-up Kartu Nama GUZZBUN
Kartu nama ini terinspirasi dari kata kunci big eater, dengan bentuk menyerupai gigitan di sudut sebelah kiri pada kartu.. Selanjutnya adalah menu dan staff uniform.
Gambar 3.5. Menu awal GUZZBUN
20 Gambar 3.6. Menu finall GUZZBUN
Gambar 3.7. Menu Mock-Up GUZZBUN
Untuk memenuhi keinginan menggunakan konsep paper kraft, kertas yang digunakan untuk menu yang berukuran A4 ini juga terbuat dari paper kraft, oleh karena itu penulis menggunakan warna yang soft agar tulisan pada menu tetap terbaca dengan baik. Desain menu awal mendapatkan perubahan yang cukup
21 signifikan karena desain pertama dianggap terlalu kekanakkan sedangkan klien ingin desain yang terkesan menyenangkan namun sederhana dan modern.
Font ysng penulis gunakan di dalam desain ini ada 2 jenis yaitu : 1.
2. Comfortaa
Gambar 3.8. Tent Card Opsi 1
22 Gambar 3.9. Tent Card Opsi 2
Gambar 3.10. Staff uniform
Untuk Mock-Up pada tent card dan staff uniform, penulis mencari gambar pakaian serta tent card di internet karena sulit untuk mencari mock-up tersedia
23 yang sesuai dengan kebutuhan penulis. Setelah itu penulis mengedit serta menyusun desain tersebut ke dalam gambar tersebut dan melakukan mask agar terlihat menyatu dengan gambar.
c. Packaging
Pada bagian ini penulis membuat packaging untuk paper cup, friench fries, paper bag, burger wrapper, dan take away packaging untuk burger. Mock-up penulis dapatkan dari free mock-up yang terdapat di internet. Penulis membuat desainnya terlebih dahulu di illustrator kemudian memasukkannya ke template yang ada.
Untuk mendapat warna paper kraft yang penulis inginkan, penulis menggunakan color overlay dengan warna # F4EBD4 dan transparency multiply.
Gambar 3.11. Ilustrasi untuk Mock-Up
24
Gambar 3.12. All Set
Packaging Take Away
Gambar 3.13. Paper Cup Opsi 1
25 Gambar 3.14. Paper Cup Opsi 2
26 Gambar 3.15. Placemat
Gambar 3.16. Burger Wrapper
27 Gambar 3.13. Paper Bag
d. Signage
Sebagai tanda pengenal atau petunjuk arah signage sangat diperlukan, terutama karena lokasi dari GUZZBUN sendiri yang akan berada di MALL PVJ Bandung, untuk itu penulis membuat desain signage sederhana sebagai tanda pengenal.
28 Gambar 3.14. Wall Signage
Gambar 3.15. Window Signage
2 Buku menu PIZZAHUT
Penulis sangat beruntung mendapat kesempatan untuk bekerja bersama Senior Designer untuk proyek buku menu PizzaHut tahun 2020 ini. Penulis tidak ikut dalam proses brainstorming karna proyek ini sudah ada sebelum penulis
29 melakukan praktek kerja magang disini, untuk itu penulis membantu dalam layouting dan desain sesuai konsep yang sudah disepakati.
Penulis mendapat kesempatan untuk mendesain dan melayout 5 halaman dan 1 divider, serta membantu hal-hal kecil dihalaman lainnya seperti membuat icon, mengganti font, merapikan layout dengan text. Untuk grid serta template yang telah disertai dengan guide line telah diberikan oleh senior designer untuk mempermudah serta mempercepat pekerjaan.
Penulis diberikan kebebasan untuk bereksplorasi dalam melayout menu ini, penulis juga boleh menambahkan aksesoris seperti sayuran, tomat, sendok, dan aksesoris lainnya jika diperlukan. Setelah melakukan layouting di photoshop, penulis menambahkan tulisan-tulisan di Adobe Ilustrator, setelah selesai penulis akan memberikan hasil kasar berupa jpg kepada senior designer untuk ditinjau kembali, jika ada yang perlu di revisi maka akan segera penulis revisi dan ketika mencapai kata sepakat, penulis memberikan hasil package berupa file AI, PSD, JPG dari konten yang dipakai.
Font yang digunakan dalam pembuatan menu ini ada 4 macam, yaitu:
1. Market Fresh 2.
3. Poppins 4.
Berikut beberapa hasil yang digunakan:
30 Gambar 3.16. Halaman menu PizzaHut yang dibuat
3 Happy Lemon
Happy Lemon adalah sebuah usaha minuman yang berasal dari Taiwan, saat ini Happy Lemon sudah berada di banyak Negara salah satunya di Indonesia. Penulis mendapat kesempatan untuk membuat beberapa desain untuk instagram Happy Lemon, rolled banner untuk pemberitahuan mengenai Happy Lemon yang dapat dipesan untuk party atau event apa saja serta menu LCD.
Untuk pembuatan feeds instagram, penulis diberikan data berupa foto-foto minuman, font yang digunakan serta file berisikan character serta logo dari Happy Lemon. Penulis kemudian diminta untuk melihat-lihat desain yang sudah ada
31 sebelumnya agar desain senada. Penulis kemudian membuat background sendiri serta mengubah baik gerakan tangan maupun pakaian character yang mana sudah diijinkan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan.
Gambar 3.17. Desain feeds instagram untuk Matcha
Gambar 3.18. Desain feeds instagram untuk Ucapan Hari Raya
32 Gambar 3.19. Desain Rolled Banner
Penulis juga mendapat kesempatan untuk mendesain rolled banner yang mana nantinya akan digunakan untuk promosi event Happy Lemon. Penulis membuat sketsa kasar terlebih dahulu untuk ditunjukkan kepada senior desainer, kemudian setelah disetujui penulis menjadikannya kedalam bentuk digital. Semua yang ada di banner ini merupakan karya penulis kecuali gambar minuman.
33 Gambar 3.20. Menu LCD Happy Lemon
34 Penulis diminta tolong untuk melayout kembali desain menu LCD Happy Lemon dikarenakan beberapa perubahan pada harga dan keinginan klien untuk menambahkan level gula dan es pada menu serta peletakkan yang dirasa tidak sesuai. Penulis akhirnya mencoba melayout kembali dan mendesain serta mengubah beberapa bentuk untuk menyesuaikan peletakkan gambar, bentuk dan tulisan.
4 Hiantjen
Kesempatan berharga lainnya penulis dapatkan, penulis serta satu rekan praktek kerja magang penulis diberi kesempatan untuk mendesain plakat yang nantinya akan digunakan sebagai souvenir untuk tamu undangan serta sponsor dari acara Fashion Show yang diadakan oleh Hiantjen dengan tema Perfection. Penulis dan rekan diberikan waktu kurang dari satu minggu untuk merampungkan plakat tersebut, penulis memulai dengan sketsa tangan yang dilanjutkan dengan digitalisasi.
Gambar 3.21. Sketsa desain plakat
35 Gambar 3.22. Hasil akhir digital
Gambar 3.23. Hasil Jadi Setelah Uji Coba Cetak
36
5 ORSO
ORSO merupakan usaha yang dimiliki oleh Creative Director Noote&Netoo, ORSO bergerak dibidang renovasi atau customized desain sepeda. Dalam proyek ini penulis membuat motif ABORIGIN yang dijadikan desain untuk salah satu sepeda, selain itu penulis juga membuat template desain untuk 9 post instagram ORSO dan membuat beberapa stationary.
Untuk membuat motif ini penulis mencari inspirasi melalui pinterest, setelah mensortir beberapa desain yang disukai, penulis mendapat ide untuk membuat motif yang bercerita, untuk desain kali ini penulis menggambarkan matahari, air bergelombang serta semak-semak atau hutan, hal ini digambarkan untuk menunjukkan kekuatan cat yang digunakan oleh perusahaan, baik panas matahari terik, air hujan maupun disemak belukar akan tetap aman dan bagus.
Gambar 3.24. Motif Aborigin
37 Gambar 3.25. Masking Pattern
Gambar 3.26. Letterhead
38 Gambar 3.27. Amplop
Gambar 3.28. Instagram feeds
39 3.3.2. Kendala yang Ditemukan
Dalam pelaksanaan praktik kerja magang yang berlangsung 3 bulan, tentu terdapat beberapa kendala yang penulis sadari menghambat pekerjaan penulis.
Adapun beberapa kendala yang dihadapi penulis, antara lain:
1. Penyesuaian style dan cara kerja antara penulis dan tempat praktek.
2. Adaptasi dengan jam kerja yang berubah, sebelumnya penulis lebih senang mengerjakan pekerjaan desain saat malam namun selama kerja penulis harus membiasakan diri bekerja sejak pagi.
3. Kendala pada media mendesain (Laptop). Dalam pengerjaannya penulis menggunakan media berupa laptop Asus yang kurang cukup untuk beberapa pekerjaan yang memiliki file besar, penulis harus melakukan restart secara berkala untuk menghindari lagging pada saat pengerjaan, akan tetapi Puji Syukur penulis dapat menyelesaikan semua tugas dengan baik.
3.3.3. Solusi Atas Kendala yang Ditemukan
Saat terjadinya kendala, penulis berusaha tetap tenang agar semua pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik, adapun beberapa cara lain yang penulis lakukan untuk menangani kendala yang dihadapi:
1. Terus belajar dan mau bertanya baik kepada creative director maupun kepada senior designer
2. Terbuka akan masukkan, kritik dan saran yang membangun
3. Datang kerja lebih pagi dan menyelesaikan tugas lebih serius dan cepat agar apabila terjadi lagging, penulis tetap dapat menyelesaikan tugas tepat waktu
4. Rajin menyimpan data dan merestart laptop untuk mencegah terjadinya kehilangan file dan lain-lain.