• Tidak ada hasil yang ditemukan

TENTANG IIIBURAN UMUM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TENTANG IIIBURAN UMUM"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

LBMBARAN DABRAH

PROPINSI DAERAH TINGKAT I BALI

NOMOR:8 TAIIIIN:1994 SERI:DNO.8

GUBERNUR

KEPAI,A DAERAII TINGKAT I BALI

KEPUTUSAN GUBERNUR

KEPAI,A

DAERATI

TINGKAT I BALI

NOMOR 609

TAHUN

1993

TENTANG

PENGESAIIAN

PER.A,TUR.AN DAER.ATI

KABUPATEN

DAERATI

TINGKAT II

TABANAN NOMOR 6 TAHI.]N 1993

TENTANG

KETEIYTUAN

PERIJINAN USAIIA REKREASI DAN IIIBURAN UMUM

GUBERNUR

KEPALA DAERAII TINGKAT I BALI,

Menimbang

bahwa

surat pengantar Bupati Kepala Daerah Tingkat

II

Tabanan tanggal 15

Juni

1993 Nomor

I88.342/3794/Hk perihal mohon

pengesahan Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat

II

Tabanan;

bahwa

tidak

keberatan

untuk

mengesahkan Pe-

raturan Daerah dimaksud dengan perubahan;

bahwa pengesahan Peraturan Daerah dimaksud

huruf b, perlu ditetapkan

dengan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat

I

Bali.

b.

c

(2)

Mengingat

1.

Undang-undang Nomor 5 Tahun L974 tentang Pokok-pokokPemerintahan di Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 38; Tambahan Lembaran Negara Republik Indo- nesia Nomor 3037);

2.

Undang-undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerah

fingkat I

BaIi, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara

fimur

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 115; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor f649);

3.

Undang-undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerah Tingkat

II

dalam

Wilayah

Daerah-daerah

Tingkat I Bali,

Nusa

Tenggara

Barat dan Nusa

Tenggara

Timur

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor L22; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor f655);

4.

Undang-undangNomor 12 Drt. Tahun 1957 ten- tang

Peratural

Umum Retribusi Daerah (Lem- baran Negara Republik Indonesia Tahun 1957 Nomor 57; Tambahan Lembaran Negara Re-

,

publik Indonesia Nomor t288);

5.

Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Pokok-pokok Pengelolaan

Lingkungan

Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1982 Nomor 12; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor g2L5);

6.

Peraturan Pemerintah Republik lndonesia Nomor 24

Tahun

1979 tentang Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintah Dalam Bidang Kepariwisa-

taan

(Lembaran Negara

Republik

Indonesia

Tahun

1979 Nomor 34; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3L44);

7.

Instruksi Piesiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1987 tentang Penyederhanaan Perijinan dan Retribusi dibidang Pariwisata;

(3)

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor

14 Tahun L9T4tentang Bentuk Peraturan Daerah;

Keputusan Menteri Pariwisata, Pos Dan Teleko- munikasi Nomor KM.7OIPW. 105/[4PPT-85 ten-

tang

Peraturan Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum;

Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 1 Tahun 1969 tentang Penertiban Pungutan Daerah;

Peraturan Daerah Propinsi Daerah

Tingkat I

Bali Nomor 14 Tahun 1989 tentang Penyerahan Sebagian lJrusan Pemerintah Propinsi Daerah Tingkat I Bali dibidang Kepariwisataan Kepada Kabupaten Daerah

fingkat

II (Lembaran D aerah Propinsi Daerah Tingkat I Bali Nom or 245 Seri D Nomor 242tanggal4 Desember 1990);

Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat

I

Bali Nomor 334 Tahun 1986 tentang Usaha Re- kreasi Air-

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN GUBERNUR KEPALA

DAERAH TINGKAT

I BALI

TENTANG PENGESAHAN PE-

RATURAN DAERAH KABUPATEN

DAERAH TINGKAT

II

TABANAN NOMOR 6

TAHUN

1993 TENTANG KETENTUAN PERIJINAN USAHA RE- KREASI DAN HIBURAN UMUM

Pasal I

Peraturan Daerah Kabupaten Daerah

Tingkat II

Tabanan Nomor 6 Tahun 1993 tentang Ketentuan Perijinan Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum di- sahkan dengan perubahan sebagai berikut :

a.

Penamaan.

a.1.

Kalimat "PERATURAN DAXRAH . . . . dan

seterusnya" diubah dan dibaca

sebagai

berikut:

8.

9.

10.

11.

12.

(4)

,'PERATURAN

DAERAH

KABUPATEN DAERAH TINGI(AT

II

TABANAN

NOMOR 6

TAIIUN

1993 TENTANG

USAHA REIGEASI DAN HIBURAN UMUM''

b.

Pembukaan.

b.1.

Konsiderans Menimbang diubah dan dibaca sebagai

berikut

:

"a. bahwa

urusan

Rekreasi

dan

Hiburan

Umum

adalah merupakan salah satu urusarr Pemerintah Daerah

Tingkat I

Bali dibidang Kepariwisataan yang telah diserahkan kepada Pemerintah Daerah Tingkat

II

Tabanan;

b.

bahwa berhubung dengan

hal

tersebut hurup a, pembinaan usaha rekreasi dan hiburan umum yzrng menyangkut peren- canaan pengaturan dan pengawas annya

perlu ditetapkan dengan Peraturan

Daerah".

b.2.

Konsiderans Mengingat.

b.2.1.

Setelah angka 2 ditambah angka 3 dan 4 baru dan dibaca sebagai ber-

ikut:

"3.

XJndang-undang Nomor L2

Drt.

Tatrun 1957 tentang Peraturan Umum Retribusi Daerah (Lem- baran Negara Republik Indone- sia Tahun 1957 Nomor 57; Tam-

bahan Lembaran Negara

Re- publik Indonesia Nomor 1288);

4.

Undang-undangNomor4Tahun 1982 tentang Pokok-pokok Pe- ngelolaan

Lingkungan

Hidup (Lembaran Negara Republik In-

(5)

donesia Tahun 1982 Nomor 12;

Tambahan

Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 32 1 5) ;

b.2.2.

Angka 3 diubah menjadi angka 5 dan

tanda "titik

dua

( ; )"

antara kata

"Nomor" dan angka "3L44" dihapus.

b.2.3.

Setelah angka 5 ditambah angka 6

-

dan 7 baru dan dibaca sebagai ber-

ikut:

"b. Instruksi

Presiden Republik In- donesia

Nomor 7 Tahun

1987

tentang

PenYederhanaan Per-

ijinan dan Retribusi

dibidang Pariwisata;

7.

PeraturanMenteriDalamNegeri Nomor 14 Tahun 1974

terrtatg

Bentuk Peraturan Daerah" ;

b.2.4. Angka 4 diubah

menjadi angka 8 beserta kalim at b erikutnYa.

b.2.5.

Angka 5 diubah menjadi angka 9 dan antara kata "tentang" dan kata "pu- ngutan" disisipkan kata "penertiban"

b.2.6.

Angka

6

diubah menjadi angka 10 dan kata-kata "tanggal 23 Desember 1989" antara angka "1989" dan kata

"tentang" dihapus, serta pada

akhir

kalimat ditambah kalimat baru dan dibaca sebagai berikut :

" (Lembaran Daerah Propinsi Daerah

Tingkat I Bali

Nomor 245

Seri

D

Nomor 242 tanggal 4

Desember 1gg0),'.

b.2.7.

Pada

kalimat

"Dengan persetuju-

zrn . . .

.

. . . dan seterusnya" tanda

"titik ( . )" pada akhirkalimat dihapus.

(6)

b.2.8. Konsiderans Menetapkan,

pada

kalimat "PERATURAN

DAE-

RAII . dan

seterusnya" kata

"KETENTUAN PERIJINAN" antara kata "TENTANG" dan kata "USAHA"

dihapus.

c.

Batang Tubuh.

c.1. Pasal

1

c.1.1. Antara kalimat "Dalam

Peratu- ran . . . . dan seterusnya" dan hurup

"a"

ditambah

hurup "a" baru

dan dibaca sebagai berikut :

"a.

Daerah adalah Kabupaten Dae- rah Tingkat

II

Tabanan".

b.L.2.

Hurup a,b, c, d, e dan f diubah men- jAdi hurup b, c, d, e,

f

dan g beserta kalimat berikutnya.

Pasal 2 kata-kata "Termasuk Usaha jenis"

pada awal kalimat diubah dan dibaca "Yang termasukJenis Usaha" danhuruf "d" antara

kata "hurup" dan kata "adalah"

diubah menjadi hurup "e".

c.2.L. Hurup

c

kata

"penyediaan" antara

kata

"usaha" dan

kata

"tempat" di- ubah dan dibaca "yangmenyediakan"

dan kata "memancarkan" antara kata

"dengan" dan kata "air panas" diubah dan dibaca "memanfaatkan".

c.2.2. Hurup d

antara

kata

"usaha" dan kata "menyediakan" disisipkan kata

"yang".

c.2.3. Huruphkata

", makanan ringan dan minuman" pada akhir kalimat diubah dan dibaca "makan dan minum".

c.2.4.

Hurup

j kata

"makanan ringan dan

(7)

mlnuman" Dada akhir kalimat diubah dan dibaca "makan dan minum'!.

c.2.5. Hurup k

antara

kata

"Mandi" dan kata "adalah" disisipkan kata "IJap".

c.2.

Setelah Pasal

2 hurup j

ditambah Bab

II

baru dan dibaca sebagai berikut : ''BAB

II

BENTUK USAHA DAN PERMODAIAN

Pasal 3

(1) Usaha Rekreasi

dan Hiburan

Umum

yang seluruh

modalnya

dimiliki

oleh Warga Negara Indonesia dapat berben-

tuk

Badan Usaha

atau

Usaha Perse- orangan sesuai dengan peraturan per- rrndang-undangan yang berlaku.

(2) Usaha Rekreasi

dan Hiburan

Umum yang rnodalnya patungan antara Warga Negara Indonesia dengan Warga Negara A"iog, Bentuk usahanya harus Persero- an Terbatas (PT)".

c.3.

BAB

II

diubah menjadi "BAB

IV"

beserta kalimat berikutnya.

c.4.

Pasal S diubah menjadi "Pasal6" baru.

c.4.L.

Ayat (1) tanda

"titik

koma ( ; )" pada

akhirkalimat

diubah menjadi tanda

"titik

( . )".

c.5.

Pasal4 diubah menjadi "Pasal 7" baru.

c.5.1.

Ayat (1) tanda

"titik

koma ( ; )" pada akhir kalimat diubah menjadi tanda

"titik

( . )".

c.5.2.

Lyat (2) antara angka "1" dan kata

"Tah"n" disisipkan kata "(satu)" dan antara angka "3" dan

kata

"Tahun"

(8)

disisipkan

kata

"(tiga)", serta tanda

"titik

koma ( ; )" pada akhir kalimat diubah menjadi tanda

"titik

( . )".

c.5.3. Ayat (3) kata-kata

"dalam jangka

waktu

yang

tidak

terbatas" antara kata "berlaku" dankata "dan" diubah dan dibaca "selama usaha tersebut masihberjalan" dan tanda "titikkoma

( ; )" pada akhir kalimat

diubah menjadi tanda

"titik

( . )".

c.6.

Pasal 5 diubah menjadi Pasal 8 baru.

c.6.1.

Ayat (1) angka" 4" artarakata "pasal"

dan kata "ayat" diubah menj adi angka

"7" dan

kata

"Tingkat

II

Tabanan"

antara kata "Daerah" dan kata

"dengan" dihapus.

c.6.1.1.

Hurup b kata

"(MPMP)"

antara kata "paj ak" dan kata

"bagi" seharusnya ditulis

"(NPWP)".

c.6.1.2.

Hurup

c diubah dan dibaca sebagai berikut :

'c. Jenis, merk dan

kapa- sitas alat perlengkapan";

b613

i:n';1ffiil$il:*31

bagai berikut :

d. Keamanan dan

Ke- selamatan kerja yang di- nyatakan oleh Jawatan Kesehatan

kerja

setem- pat.

c.6.2.

Sqtelah ayat (2) ditambah ayat (3) baru dan dibaca sebagai berikut :

(9)

"13. Setelah Ijin Frinsip membangun

dikeluarkan,

pemohon harus melengkapi dengan

ijin

men-

-

dirikan bangunan".

c.7.

Pasal

6

diubah menjadi pasal

9 baru

dan

kata "Tingkat II Tabanan" antara kata

"Daerah dan kata "dengan" dihapus.

c.7.I.

Angka 4kata "perundangant' antara kata "Peraturan dan kata "yang" se-

harusnya

ditulis

dan dibaca "Perun- dang-undangan.

c.8.

Pasal T diubah menjadi Pasal 10 baru.

c.9. Judul

Bab

III

diubah

dan

dibaca sebagai

berikut:

.'BAB

III

PENGUSAHAAN'' c.10. Pasal S diubah menjadi Pasal4 baru.

c.11. Setelah Pasal 4 baru ditambah Pasal 5 baru dan dibaca sebagai berikut :

Pasal

5

(1) Pimpinan Usaha Rekreasi dan Hiburan Umumharus mentaati perjanjianke4'a, keselamatan

kerja

dan

jaminan

sosial sesuai dengan

peraturan

perundang- undangan yang berlaku.

(2) Pimpinan usaha Rekreasi dan Hiburan Umum harus meningkatkan pengetahu-

an dan ketrampilan

karyawan sesuai dengan fungsi dan tugasnya guna me- ningkatkan pelayanan.

c.12. Bab

IV

diubah menjadi Bab

V

dan antara kata "PRINSIP" dan kata "DAN" disisipkan kata "PEMBANGUNAN".

c.13. Pasal 9 diubah menjadi pasal 11 baru.

(10)

c.13.1.

Ayat

(1) antara

kata

"Prinsip" dan

kata

"dan" disisipkan

kata

"mem-

bangun" dan kata "Jenis

lJsaha"

antara kata-kata "IJsaha" dan kata

"Rekreasi" dihapus.

c.L3.2. Ayat (2) antara

kata

"Prinsip" dan

kata "tersebut" disisipkan kata

"membangun"

dan kata

"tersebut"

antara kata "prinsip" dan kata "ayat"

diubah dan dibaca "sebagaimana di- maksud".

c.L3.2.L.Hurup t antara kata

"Gelanggang: dan kata "ke- tangkasan" disisipkan kata

"permainan dart"

c.13.3.

Ayat (3) kata "tersebut ayat

(1)"

antara

kata

"Usaha" dan

kata

"di- tetapkan" dihapus.

c.13.3.1. Hurup f kata "permandian"

antara kata

"Gelangganng"

dan

kata

"dan" diubah dan dibaca "permainan".

c.14. Bab V diubah menjadi Bab

VI

beserta

kali-

mat berikutnya.

c.15. Pasal 10 diubah menjadi Pasal 12 baru.

c.16.

Bab VI

diubah menjadi Bab

VII

beserta kalimat berikutnya.

c.17. Pasal 11 diubah menjadi Pasal 13 baru.

c.18. Bab

VII

diubah menjadi Bab

VIII

dan kata

"KETENTUAN PEI{YIDIKAN" diubah dan dibaca "KETENTUAN PEIIYIDIK".

c.19. Pasal 12 diubah menjadi Pasal 14 baru.

c.19.1. Ayat (1) antara kata "atas" dan kata

"tindak" disisipkan kata

"Pelang- garan" dan angka "11" antara kata

(11)

"Pasal" dan kata "Peraturan" diubah menjadi angka "13".

c.L9.2.

Ayat (2) antara kata

"penyidikan"

dan

kata

"sebagaimana" disisipkan kata "para penyidik".

c.L9.2.L.Hurup "a"

kata

"seseorang"

antara kata "dari" dan kata

"tentang" seharusnya ditulis dan dibaca "seorang"

c.l9.2.2.Hurup "c"

kata

"seseorang"

antara

kata

"berhenti" dan

kata

"tersangka" seharus-

nya ditulis dan

dibaca

"seorang",

c.L9.2.3.Hurup "d" antara kata "ben- da" dan kata "atau" disisip- kan kata "dan".

c.L9.2.4.Hurup "e" diubah menjadi

hurup "f' dan kata

"sese-

orang" pada

akhir kalimat

seharusnya

ditulis

dan di- baca "seorang".

c.L9.2.5-Hurup

"f'

diubah menjadi

hurup

"e"

dan kata

"sese-

orang" antara kata

"me- manggil" dan

kata

"untuk"

seharusnya ditulis

dan dibaca "orang".

c.19.2.6.

Hurup

"g" diubah menjadi

hurup "h"

dan pada

akhir

kalimat ditambah kata-kata

"tersangka atau keluar-

ganya".

c.L9.2.7.Hurup

"h"

diubah menjadi

hurup

"g" beserta

kalimat

berikutnya.

(12)

c.20. Bab

VIII

diubah menjadi Bab fX beserta ka- limat berikutnya.

c.21. Pasal 13 diubah menjadi Pasal 15 beserta kalimat berikutnya.

c.22. BabXdiubah menj adi Bab X beserta kalimat berikutnya.

c.23. Pasal 14 diubah menjadi Pasal 16 dan kata

"Perundangan" antara

kata

I'memerintah-

kan

dan

kata

"Peraturan" seharusnya di-

tulis

dan dibaca "Pengundangan".

d.

Penjelasan.

d.1.

Kalimat"PERATURANDAERAH. . . . . dan seterusnya" diubah dan dibaca sebagai ber-

ikut:

,'PERATURAN DAERAH

KABUPATEN DAERAII TINGKAT

II

TABANAN

NOMOR 6

TAI{UN

1993 TENTANG

USAHA REKREASI DAN HIBURAN UMUM''.

d.2. kata "I UMUM" seharusnya ditulis "I.

UMUM".

d.3.

Kata

"II

PASAI DEMI PASA-L" seharusnya

ditulis "II.

PASAJ- DEMI PASAJ,".

Pasal

2

Keputusan

ini

mulai berlaku pada tanggal ditetap- kan.

Ditetapkan

di :

Denpasar

Pada

tanggal :

7 Desember 1993

GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT

I

BA-LI,

ttd.

IDA BAGUS OKA

(13)

Keputusan

ini

disampaikan kepada :

1.

Menteri Dalam Negeri Cq. Dir. Jen. PUOD, Jalan Merdeka Utara Nomor 7 di Jakarta, disertai dengan Risalah Sidang dan Peraturan Daerah yang telah disahkan f 3 expl );

2,

Ketua DPRD Propinsi Daerah Tingkat

I

Bali di Denpasar, disertai dengan peraturan Daerahyangtelah disahkan (1 expl );

3.

trnspektur Wilayah Propinsi Daerah

Tingkat I Bali di

Denpasar, disertai dengan Peraturan Daerah yang telah disahkan ( 1 expl );

4.

Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Daerah Tingkat

I Bali di

Den- pasar,

disertai

dengan Peraturan Daerah yang

telah

disahkan ( 1 expl );

5.

Kepala Biro Bina Pemerintahan Setwilda Tingkat

I

BaIi

di

Den- pasar,

disertai

dengan Peraturan Daerah yang

telah

disahkan ( 1 expl );

6.

Kep al a Biro Bina Pengembangan Produksi Daerah Setwilda Tingkat

I

Bali di Denpasar, disertai dengan Peraturan Daerah yang telah

disahkan(1expl);

7.

Kepala Biro Keuangan Setwilda Tingkat

I

Bali di Denpasar, diser-

tai

dengan Peraturan Daerah yang telah disahkan ( 1 expl );

8.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Setwilda Tingkat I Bali di Den- pasar,

disertai

dengan peraturan Daerah yang

telah

disahkan (1 exPl );

9.

Kepala Biro Hukum Setwilda Tingkat

I

Bali di Denpasar, disertai dengan Peraturan Daerah yang telah disahkan ( 11 expl );

10. Bupati Kepala Daerah

fingkat II

Tabanan

di

Tabanan, disertai dengan Peraturan Daerah yang telah disahkan ( 1 expl );

11. Ketua DPRD Kabupaten Daerah

fingkat II

Tabanan di Tabanan, disertai dengan Peraturan Daerahyangtelah disahkan ( 1 expl ).

(14)

Diundangkan dalam Lembaran Daerah Propinsi Daeratr Tingkat

I

Bali,

Nomor : 8 Tanggal:

11Januari1994

Seri : DNomor:

8

Sekretaris Wilayah/Daerah Tingkat

I

Bali,

ttd.

DE\ryA BERATHA

ffi

NIP. 010049587

Referensi

Dokumen terkait

Adalah lubang colokan bawaan untuk masukan Mikropon. Mikropon harus disambungkan pada lubang colokan ini. Untuk mengkonfigurasi audio 7.1-kanal, Anda harus menyambungkan dengan

Bahwa orang-orang yang hanya menuruti jejak langkah orang lain, baik nenek moyangnya karena kebiasaan adat- istiadat dan tradisi yang diterima atau orang lain

Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukanPeserta didik menerima informasi tentang pembelajaran

Kepala Biro BKLH Setwilda Tingkat I Bali di Denpasar, disertai dengan Peraturan Daerah yang telah disahkan (1 expl) ;. Kepala Biro Keuangan Setwilda Tingkat I

bahwa untuk mencapai hasil yang optimal di bidang Ke- sehatan perlu penetapan dan penataan Struktur Organi- sasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Farmasi dan

Pilih menu Konfigurasi Aplikasi  Registrasi Operator  klik button untuk mengubah data operator, kemudian akan muncul tampilan seperti berikut :... Fitur

Secara garis besar, ancaman tersebut dapat kita bagi menjadi dua bagian yaitu malpractice (salah mengobati) yang terkait dengan penguasaan ilmu kedokteran seorang dokter

Opini mahasiswa merupakan kumpulan pendapat mahasiswa tentang suatu persoalan yang dianggap mengandung pertentangan yang mengharuskan mahasiswa tersebut bereaksi,