• Tidak ada hasil yang ditemukan

TES PENALARAN KUANTITATIF MATEMATIKA SAINTEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TES PENALARAN KUANTITATIF MATEMATIKA SAINTEK"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

MATA UJIAN : TES PENALARAN UMUM – TES MEMBACA DAN MENULIS TES PEMAHAMAN UMUM – TES PENALARAN KUANTITATIF MATEMATIKA SAINTEK - FISIKA – KIMIA - BIOLOGI

TES KEMAMPUAN PENALARAN UMUM 1. D

2. E 3. B 4. C 5. A 6. B 7. E 8. A 9. D 10. C 11. A 12. D 13. B 14. E 15. C

TES KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS

16. E 17. D 18. E 19. C 20. D 21. C 22. B 23. D 24. C 25. E 26. D 27. D 28. A 29. E 30. E

TES KEMAMPUAN PEMAHAMAN UMUM 31. D

32. E 33. B 34. B 35. B 36. E 37. E 38. A 39. D 40. C 41. E 42. B 43. A

44. E 45. D

TES PENALARAN KUANTITATIF 46. D

47. A 48. E 49. E 50. A 51. C 52. C 53. E 54. C 55. E 56. D 57. C 58. B 59. D 60. C

MATEMATIKA SAINTEK 61. A

62. E 63. B 64. E 65. D 66. B 67. B 68. E 69. C 70. D 71. B 72. C 73. A 74. B 75. C

FISIKA 76. A

77. B 78. D 79. C 80. D 81. C 82. B 83. B 84. A

85. D 86. A 87. D 88. A 89. C 90. A

KIMIA 91. B

92. E 93. A 94. D 95. A 96. A 97. C 98. A 99. D 100. E 101. A 102. B 103. A 104. A 105. B

BIOLOGI 106. D

107. E 108. A 109. D 110. C 111. C 112. D 113. B 114. E 115. A 116. B 117. B 118. D 119. D 120. B

(2)

PEMBAHASAN PENALARAN UMUM 1. D.

2. E.

3. B.

4. C.

5. A.

6. Terdapat satu seri angka fibonacci yakni seri 2, 1, 3, 4, 7, 11, 18, 29, dst (B).

7. Terdapat satu seri angka fibonacci yakni seri 1, 1, 2, 4, 7, 13, 24, 44, dst (E).

8. Terdapat satu seri angka yakni seri , , , , , , , , dst (A).

9. Terdapat satu seri angka yakni seri 3, 5, 2, 4, 7, 5, 5, 15, 17, dst (D).

10. Terdapat satu seri angka yakni seri 5, 6, 4, 12, 3, 8, 2, 14, dst (C).

11. Dikerjakan dg pola urutan tanda hitung : (3 x 5) - (4 x 2) = 7

(6 x 4) - (5 x 3) = 9 (2 x 4) - (3 x 1) = 5 (A).

12. Dikerjakan dg pola urutan tanda hitung : (7 - 2) (6-5) = 5

(1 - 4) (8-6) = 5 (5 - 3) (7-4) = 8 (D).

13. Dikerjakan dg pola urutan tanda hitung : 5 + 3 x 2 - 9 = 7

2 + 4 x 3 - 7 = 11 7 + 2 x 1 - 3 = 6 (B).

14. Dikerjakan dg pola urutan tanda hitung : 2 x 3 - 4 : 1 = 2

5 x 4 - 6 : 2 = 7 3 x 5 - 6 : 1 = 9 (E).

15. Dikerjakan dg pola urutan tanda hitung : 3 - 5 + 4 x 2 = 10

4 - 1 + 6 x 3 = 27 8 - 3 + 2 x 1 = 7 (C)

PEMBAHASAN

TES KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS

PEMBAHASAN

TES KEMAMPUAN PEMAHAMAN UMUM

PEMBAHASAN BHS INGGRIS

36. Pembahasan:

Topik dari kedua teks tersebut adalah tentang pencarian kemungkinan kehidupan di planet yang lain.

37. Pembahasan:

Yang berbeda antara teks B dari teks A adalah para peneliti bisa menggunakan sampel yang sebenarnya dari planet

Jawaban: E 38. Pembahasan:

Pernyataan yang benar tentang kedua planet tersebut adalah keduanya memiliki air

Jawaban: A 39. Pembahasan:

Dari kedua teks diatas bisa ditarik hipotesis bahwa semakin banyak keberadaan air di sebuah planet maka kemungkinan kehidupan semakin tinggi

Jawaban: D

40. Pembahasan:

Berdasarkan teks pernyataan yang tepat tentang iklim Late Cretaceous adalah bahwa iklim tidak berubah drastis dari musim ke musim

Jawaban: C 41. Pembahasan:

Alasan dari kepunahan dinosaurus adalah perbahan iklim dimasa Late Cretaceous climate

Jawaban: E 42. Pembahasan:

Alasan kenapa penulismenyebutkan bertahannya hewan2 tersebut adalah untuk menanyakan hipotesis bahwa perubahan iklim bferhubunngan dengan level air laut yang disebabkan karena kepunahan dinosaurus.

Jawaban: B 43. Pembahasan:

Sinonim dari kata fluctuation adalah variation Jawaban: A

44. Pembahasan:

Berdasarkan teks pertanyaan yang tidak bisa dijawab adalah kenapa ada sebuah lapisan antara batuan Cretaceous and Cenozoic Jawaban: E

45. Pembahasan:

Paragraph ke 5 menyiratkan bahwa jumlah pembatasan ir terlalu besar

Jawaban: D

PEMBAHASAN KEMAMPUAN KUANTITATIF 46. Kunci Jawaban : D

2 6 5 4 3  

W

6 3



6 4



6 5

6 6

5 4

3      

47. Kunci Jawaban : A

 ab – (1 – a)(2 – b) = 0

(3)

 b = – 2a + 2

 a2 + b2 = 25

 a2 + (–2a + 2)2 = 25

 a2 + 4a2 – 8a + 4 = 25

 5a2 – 8a – 21 = 0 (5a + 7)(a – 3) = 0 a = –7/5 atau a = 3

Sehingga : b = 24/5 atau b = –4 Nilai ab = 168/25 atau ab = –12

48. Kunci Jawaban : E

 200.000(1,3) = 42(4800) + 8(0) + 10x

 x = Rp. 5.840 49. Kunci Jawaban : E

0 20 0

20x x x

x

 4

20 80 20 20

9 . 6 4 . 9 2 . 5

0

0  

 

xx x

50. Kunci Jawaban : A

2 6 12 1 30

1 20

1 1

1 1

1

t t

t

7 , 2 6 33 1 , 24 13

1 30

1 1

2 21

2

t t

t

Sehingga

t  6  6 , 7  12 , 7 menit

51. Kunci Jawaban : C

Diketahui x = y

    ... ... ...   1 5

2 2 5 2 4

1        

m x y m x x m

  2 ...

...

...

3 2 2

3 2 2

5 m

x m x m y

x         

Substitusikan (1) dan (2) :

16 7 10

7 3 6

2 5

2    

2

  

2

  

  m m m m m

m

Sehingga (m – 10)(m + 3) = m2 -7m – 30 = –16 – 30 = –46

52. Kunci Jawaban : C

Keliling = 2(18 + 12) = 60 cm 53. Kunci Jawaban : E

n(n + 1)(n + 2) akan selalu habis dibagi 2 dan 3

54. Kunci Jawaban : C

 100 – 3y = 44 – 17y

 14y = –56  y = – 4

 5x + 18 + 44 – 17y = 180

 5x + 62 + 68 = 180

 5x = 50  x = 10

Sehingga 2x + 3y = 20 – 12 = 8

55. Kunci Jawaban : E

  

 

  1 5 4

4 1

5 3 2 1

3 2

0 5 1

0 5 4

3 2 : 0

5 3 2 4 3 2

2 2

b a

x dan x

x atau TM

x y y

y y

y x misal x

x

56. Kunci Jawaban : D

12C3 – (3C3 + 3C3 + 3C3 + 3C3)

 220 – (1 + 1 + 1 + 1) = 216 57. Kunci Jawaban : C

Tinggi air mula-mula = 6 cm

   

3 3 3 .4 3

62 3

t t

V Vtabung bola

Sehingga ketinggian air menjadi 9 cm P = 9 dan Q = 8, sehingga P > Q 58. Kunci Jawaban : B

Garis g bergradien -3/4 dan melalui titik L(12, -1)

Persamaan g :

 

0 32 4 3

4 12 1 3

y x

x y

Jarak titik K(1,1) pada garis g : 5

4 3

32 1 . 4 1 . 3

2

2

 

d

P = 5 dan Q = 6 Sehingga P < Q 59. Kunci Jawaban : D

Diketahui : 2(pl + pt + lt) = 208

Ditanya : diagonal ruang 

drp

2

l

2

t

2 Pernyataan (1) CUKUP

 p : l : t = 4m : 3m : 2m

 2(12m2 + 8m2 + 6m2) = 208  m = 2 Jadi p = 8 cm, l = 6 cm dan t = 4 cm Sehingga

drp

2

l

2

t

2

 116 cm

Pernyataan (2) CUKUP

 

 

 

cm dr

t l p

t l p

lt pt pl t l p

t l p

t l p

116 116

324 208

324 2

18 72 4

2 2 2

2 2 2

2 2 2

2 2

(4)

60. Kunci Jawaban : C

Panjang ruas garis AD adalah…

(1) AC = 15 cm

(2) Luas segitiga ABC = 150 cm2 Dua pernyataan bersama-sama CUKUP

 Luas = ½ x AB x AC

 150 = ½ x AB x 15  AB = 20 Dengan Pythagoras  BC = 25 cm

 Luas = ½ x BC x AD

 150 = ½ x 25 x AD

 AD = 12 cm

PEMBAHASAN MATEMATIKA SAINTEK 61. Kunci Jawaban : A

PK : 2x2

– x – 4 = 0 dengan akar-akar a dan b

 2a2 – a – 4 = 0  2a2 = a + 4 Maka :

 4a2 – 6a – 4b – 5

 2a + 8 – 6a – 4b – 5

 – 4(a + b) + 3

 – 4(1/2) + 3 = 1

62. Kunci Jawaban : E

 

2

3

1

xmpy

 

2

2

2 p 2 x m

y   

Jarak kedua puncaknya adalah 5 (untuk p < 0)

 p + 3 – 2p = 5

 p = –2

Jarak kedua titik potong kedua kurva terhadap sumbu Y

 m2 + 1 – (–4 – 2m2) = 3m2 + 5 63. Kunci Jawaban : D

Misal : A adalah kejadian munculnya mata dadu 5 pada pelemparan dadu

   

324 5 1296

20 6 5 6 4 1 ' '

3 3 1

3 4

4

  

 

 

 

 

A C A A A

64. Kunci Jawaban : E

Diketahui :

  

 

 

 1 1

2 x

g x x

f

, maka

  ....

1

x f

  2 1

1 1 1

2

1

   

 

 

 

 

 

 

 

x

x g x x f

g x x

f

   

  1 1

1

1

1 1

 

 

 

 

y g

y x g

x y x g x y

g x Misal

   

     

  x

g x x g

x f g

x x g

f

1

1 1

1 1 1

1

1 1 3

2 1

 

 

 

 

65. Kunci Jawaban : D

Titik (2p–1, 4–p) dirotasi 270o dengan pusat (2, –1)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 2 7 ' ' 1 2 1 4

2 1 2 0 1

1 0 ' '

p p y

x p

p y

x

Dilanjutkan refleksi garis y = –x :

 

 

 

 

 

 

 

 

p q p

p y

x

3 1

2 7

2 2

"

"

Diperoleh : p = 2 dan q = 4 Jadi p2 + q2 = 20

66. Kunci Jawaban : B

   

     

4 tan 3

4 3 cos

cos 2

sin cos

2

75 , 2 0 cos 2 cos

2 sin 2 sin

 

 

 

 

y y x

x y x

y x y x

y x

y x

Sehingga :

 

5 cos xy  4

67. Kunci Jawaban : B

 

 

 

  

  2 2

2 2 sin

cos 2

sin cos sin cos lim 2

sin cos 2

sin cos

lim 2

sin cos 2

2 cos lim 2

sin 2 cos

2

2 lim cos

4 1

2 2

4 1 4 1 4 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

x x

x x x x

x x

x x

x x

x

x x

x

x x x x

A B

D C

(5)

68. Kunci Jawaban : E

Garis x + y – 3 = 0 memotong L : x2 + y2 – 4x + 2y – 1 = 0

APB

Dketahui P(2, –1) dan

rAPBP  6 2

2 3 1 2   

PC

dan

AC  6  2  2

5 3 tan 2 2

2 1 2

2 2 2

tan

2

2

    

 

 

 

 

 

 

69. Kunci Jawaban : C

Diketahui

adalah sudut antara AP dan DG, artinya sama dengan sudut antara AP dan AF

2

 2

AF

,

AP  2

2

 3

2

 13

dan

  2 2

2

1

2

3

FP

   

 

15 3 2

9 17 2 tan 9

3 tan 17 26 3 26 4

12 13

2 2 2

3 13 2

cos 2

2 2

2 2 2

 



 

 

 

70. Kunci Jawaban : A

7 7 100 100

100 2

8

R R

R

R

2 1

7

2 14 2 14

2 14 2 2

r r

r R

71. Kunci Jawaban : B

x

2

5 x 6

x22

x

2

5 x 6

52x

(1)

x

2

 2  5  2 xx

2

 2 x  3  0  x

1

  3 dan x

2

 1

(2)

x

2

 5 x  6  1  x

2

 5 x  5  0  x

3

x

4

 5

(3)

x

2

 5 x  6  0  x

2

 5 x  6  0  x

5

 2 x

6

 3 TM

(4)

x

2

 5 x  6   1  x

2

 5 x  7  0  TMtidak real

Jadi jumlah semua akar real adalah 5

72. Kunci Jawaban : C

y x

S

6

 

dan

S

3

xy

Dengan eliminasi didapat :

3

2 xS

6

S

dan

2 yS

6

S

3

2 1

2 2

3 3 6

3

6

 

 

r S S

S S y x

73. Kunci Jawaban : C

 f(x) + 2f(1 – x) = 6x

 f(1 – x) + 2f(x) = 6 – 6x Dieliminasi :

      2 1

6 6 4

4

1

1

 

 

x f

x f x x

f

74. Kunci Jawaban : D Diketahui

f(x) = 2x3 + (m – 2)x2 + (2 – m)x + 15 Selalu naik  f’(x) > 0

 6x2 + (2m – 4)x + 2 – m > 0

 D = b2 – 4ac < 0

 (2m – 4)2 – 4.6(2 – m) < 0

 4m2 – 16m + 16 – 48 + 24m < 0

 m2 + 2m – 8 < 0

 – 4 < m < 2 75. Kunci Jawaban : C

Sudah Jelas = 42 alternatif jalur terpendek C

A B

P

Misal s = 2 cm

A B

D C

E F

H G P

(6)

PEMBAHASAN FISIKA

PEMBAHASAN FISIKA REVISI

76. Jawab : A

a mN I a

I a

I

a I a

I a I a I

a I a

I a I a

I

o o

o

o o

o o

o o

o o

2 , 2 0

9 ) 10 ( 2

9 . 2

8 . ... 2 2

. 2 . 2 2

9 . ... 2 3

. 2 2 . 2 2

2 2

2 2

1

2 2

2 2

2

2 2

2 2

1

 

 

 

77. Jawab : B I = p

I = p cos 45

o

– ( - p cos 45

o

) = 2 p cos 45

o

402 = p 2 p = 40 kg m/s mv = 40 kg m/s 1 . v =40  v = 40 m/s 78. Jawab : D

 = B L v

= 0,2 . 0,4 . 0,5 = 0,04 V = 40 mV 79. Jawab : C

v = (koefisien t)/(koefisien x) = 10/2 = 5 cm/s 80. Jawab : D

Karena berlaku : P

1

V

1

=P

2

V

2

,maka proses isotermis . Energi dalam awal gas = energi dalam akhir.

81. Jawab: C

TI

2

= TI

1

+ 20 log ( r

1

/r

2

) TI

2

= TI

1

+ 20 log ( 10/20) TI

2

= TI

1

– 6

TI

1

– TI

2

= 6 dB 82. Jawab : B

Naik : F=ma  a = -5/4 g  v

t2

= v

o2

+ 2 a S  h = v

o

/2,5 g

Turun : F=ma  a = 3/4 g  v

t2

= 0 + 2 (3/4)g (v

o

/2,5 g)

 v

t

= v

o

5

3 = 60

5

3 = 6 m/s

83. Jawab : B

½ mv

2

= q V

R = mv/Bq  R = ½ d

V=

3m

d qB 2 2 2

84. Jawab : A

Medan magnet yang diterima bidang kawat persegi panjang mengecil ,sehingga terjadi perubahan fluks pada kawat persegi panjang,yang berakibat adanya arus induksi

85. Jawab : D

1

= B A cos 0

o

= 0,1 . 2 . 10

-2

. 1 = 2 x10

-3

Wb 

2

= B A cos 60

o

= 0,1 . 2 . 10

-2

. 0,5 = 10

-3

Wb  = 

2

- 

1

= -10

-3

Wb

 = - N /t = - 10 . -10

-3

/ 0,2 = 50 mV

86. Jawab : A S

A

+ S

B

= h

(V

o

t + ½ g t

2

)

A

+ ( V

o

t - ½ g t

2

)

B

= h 2v

o

t = h

2. 6 . t = h  t= h/12

Agar dua batu bertumbukan saat batu pertama bergerak ke atas harus dipenuhi syarat :

t

< t

P

h/12 < v

o

/g

h/12 < 6/10 h<7,2 meter

87. Jawab : D

T sin = m 

2

R T sin = m 

2

L sin

T = m 

2

L

= 1 . (2 . 5/)

2

. 0,5 = 50 N

88. Jawab : A

v

1

. v

2

= 0 ( karena kedua vektor saling tegak lurus )

(3t i -2t j ) . ( 2t i + 6 j ) =0 6t

2

– 12t = 0

6t

2

=12t t = 2 sekon

v

1

= 3t i -2t j = 6 i - 4j | v

1

| = ( 6

2

+ 4

2

) = 213 m/s v

2

= 2t i + 6 j = 4 i + 6 j |v

2

| = (4

2

+ 6

2

) = 213 m/s

89. Jawab : C

Panjang cermin minimal =1/2 x tinggi badan = 1/2x 150 =75 cm 90. Jawab : A

Efisiensi trafo tidak bisa mencapai 100% ,hal ini disebabkan :

- adanya kebocoran fluks magnetik pada teras trafo - adanya daya listrik yang diserap kumparan primer dan sekunder

- adanya usaha magnetisasi teras trafo

(7)

PEMBAHASAN KIMIA 91. STRUKTUR ATOM

KUNCI : B PEMBAHASAN :

Ar Ne = =

20,18 sma 92. IKATAN KIMIA

KUNCI : E PEMBAHASAN :

senyawa yang paling polar yang memiliki beda keelektronegatifan paling besar ditunjukan oleh senyawa HD karena jarak D termasuk golongan 7 A dan memiliki keelektronegatifan besar

93. STOIKIOMETRI KUNCI : A PEMBAHASAN :

3Rh2(O2CCH3)4(s) + 22CO2(g) + 6 H2O(l)  Rh6(CO)16(s) + 6CO2(g) + 12CH3COOH(aq) mol Rh6(CO)16(s) = 1,428/1066 = 1,34 x 10-3 mol

mol Rh2(O2CCH3)4(s) = 3 x 1,34 x 10-3 mol = 4,020 x 10-3 mol

massa Rh2(O2CCH3)4(s) = 4,020 x 10-3 mol x 442 = 1,777 gr

% massa massa Rh2(O2CCH3)4(s) =

94. TERMOKIMIA KUNCI : D PEMBAHASAN :

∆Hr (ekperimen) = =

-247 KJ/mol

C2H5OH + 3O2  2CO2 + 3H2O

∆Hc (Teori) = (3x(-242) + 2(-393,5)) – (-227) = -1286 KJ/mol

E =

95. LAJU REAKSI KUNCI : A PEMBAHASAN : orde 1 :

t1/2 =

Nt/No = (1/2)t/t1/2 Nt/0,16 (1/2)50/10 Nt = 5 x 10-3 M

96. KESETIMBANGAN KUNCI : A

PEMBAHASAN : 3H2(g) + N2(g)  2NH3(g)

t(oC) Kp Kc 25 9 x 102 3 x 103 200 4 x 105 8 x 107 500 3,3 x 1011 2 x 1010

dari tabel ini jika suhu dinaikan maka harga kc dan kp meningkat sehingga termasuk dalam jenis reaksi endoterm karena produk lebih banyak jika suhu dinaikan. maka jawaban yang paling tepat adalah A

97. ASAM-BASA KUNCI : C PEMBAHASAN :

(I) HF termasuk asam lemah karena F keelektronegatifan besar sehingga untuk sulit melepas H sehingga termasuk dalam jenis asam lemah

(II) titik didih HF paling besar karena memiliki ikatan hydrogen (benar)

(III) HBr termasuk dalam asam kuat kreana mudah melepaskan hydrogen

(IV) benar 98. ASAM-BASA

KUNCI : A PEMBAHASAN :

[H+] =

10-12 = 10-9 x

mol NH4Cl = 0,3 x 10-3 = 0,3 mmol 99. DERET VOLTA

KUNCI : D PEMBAHASAN :

Urutan dalam deret volta dari kiri ke kanan B C A

reduktor menurun urutannya = A C B 100. DERET VOLTA

KUNCI : E PEMBAHASAN :

3Cu2+ + 2Al  3Cu + 2Al3+

101. ELEKTROLISIS KUNCI : A PEMBAHASAN : FCl2 =

10 t/96500 = 1 t = 9650 sekon 102. KOROSI

KUNCI : B PEMBAHASAN :

aluminium dapat membentuk lapisan tipis Al2O3 sehingga dapat melindungi Al teroksidasi lebih lanjut.

(8)

103. HALOGEN KUNCI : A PEMBAHASAN :

Karena F memiliki sifat oksidator terbesar 104. GAS MULIA

KUNCI : A PEMBAHASAN :

yang memiliki hibridisasi SP3d dan bentuk molekul linier sudah jelas XeF2 karena XeF2 memiliki rumus geometri AX2E3 105. HALOGEN

KUNCI : B PEMBAHASAN :

Sifat Halogen ditunjukan pada pilihan 1, 3, 4, 5

PEMBAHASAN BIOLOGI

106. Hasil analisa yang tepat adalah pada percobaan II mempunyai hasil pertumbuhan yang terus meningkat secara stabil walaupun ada pengaruh cahaya mempengaruhi

107. Ukuran telomer antara wanita dan laki-laki kurang lebih sama, cuma pada laki-laki lebih rentan memendek karena pengaruh usia dan faktor eksternal penyebab stress

108. Reaksi beta oksidasi dari pemecahan lemak akan mengubah asam lemak menjadi ATP melalui jalur pembentukan asetil ko-A 109. Sintesis protein akan berlangsung pada

saat sel tidak membelah (interfase) khususnya pada stadium S

110. Berdasarkan molekul DNA, maka pospat pertama berikatan dengan atom C³ dari basa pentosa dan pospat berikutnya akan berikatan dengan atom C⁵ dari basa pentosa

111. Berdasarkan gambar pada soal adalah tahap Profase meiosis I dimana akan terjadi pindah silang pada kromosom homolognya 112. Erytroblastosis foetalis terjadi bila antigen

rhesus anak bereaksi dengan antibody rhesus ibu yang terbentuk dari reaksi pada kandungan anak sebelumnya

113. Berdasarkan gambar soal adalah sistem peredaran darah pada ginjal, maka X adalah arteria renalis afferens dan Y adalah arteria renalis efferens

114. Persamaan antara proses transpor elektron respirasi aerob dengan fosforilasi siklik adalah : menghasilkan ATP, membutuhkan ko-enzim, ada pelepasan elektron dan proton

115. Berdasarkan gambar soal dan ciri-cirinya adah hewan mentimun laut (Holothuroidea) yang berkulit duri dan tergolong Echinodermata

116. Susunan antar trofik rantai makanan, umumnya produsen akan berada didasar piramida makanan, kecuali antar trofik yang ada di ekosistem air laut berupa piramida terbalik

117. Gambar pada soal adalah proses mikrosporogenesis yang menghasilkan 4 mikrospora dengan 2 inti sperma dan 1 inti vegetatif

118. Alexandrium adalah sejenis fitoplankton Dinoflagellata yang bisa menghasilkan toksin dan merupakan Protista mirip tumbuhan yang berflagel

119. Neurotoksin dari bacaan soal merupakan Paralitic Shellfish Poison yang dapat menyerang sistem saraf dan kelumpuhan otot serta jantung

120. Kasus toksin tersebut dapat membahayakan manusia karena mengkonsumsi makanan laut yang bersimbiosis dengan Alga penghasil neurotoksin

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari penelitian ini adalah pasangan kohabitasi yang mempunyai latar belakang keluarga bercerai (broken home) serta yatim memaknai kohabitasi sebagai bentuk

Kalau awda merasakan yang mata pelajaran bahasa Melayu itu tidak penting, awda tersilap kerana jika awda bercita-cita bekerja di Kementerian Hal-Ehwal

Gangguan campuran anxietas dan depresif ini mencakup pasien yang memiliki gejala kecemasan dan depresi, tetapi tidak memenuhi kriteria diagnostik untuk suatu gangguan

Jika pasien tersebut merupakan pasien lama maka bagian administrasi akan meminta katru member pasien, kemudian bagian administrasi mencari kartu rekam medis pasien

Hubungan antara Asupan Energi dan Asupan Protein dengan Status Gizi pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Rawat Jalan di Rumah Sakit Paru Dr. Ario

Hatay ANTALYA ﻪﻴﻟﺎﺘﻧﺁ Sancak Mrk.. Ş imdi Arnavutluk’ta Dirin nehri kenar ı nda bir nahiyedir. Arnavutluk fetholundu ğ unda bu aile Müslüman olmu ş tur..

Penelitian kualitatif tahap awal ini berfokus pada beberapa variasi linguistik bahasa Tetun dialek Fehan pada masyarakat matrilineal suku Tetun di Belu, Nusa Tenggara Timur

Setiap prinsip di atas adalah saling lengkap-melengkapi dan bergantung antara satu sama lain. Dengan itu, tindakan mempelbagaikan pendekatan dalam menyusun dan mencorakkan