• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi terhadap Prestasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi terhadap Prestasi"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi terhadap Prestasi Kerja Karyawan di PT. Aneka Adhilogam Karya di Batur, Ceper,

Klaten

SKR1PSI

Ditulis dan diajukan untuk memenuhi syarat ujian akhir guna memperoleh gelar Sarjana Strata-1 di Program Studi Manajemen,

Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia

ISLAM ^>v

a.

>

Z D

oleh

Nama

Nomor Mahasiswa

Program Studi Bidang Konsentrasi

2 m to

>

Arif Kuswaljito Mulyono

01311467

Manajemen

Sumber Daya Manusia

IMVERSITAS ISLAM INDONESIA FAKULTAS EKONOMI

YOGYAKARTA 2006

(2)

pihak dalam proses menerapkan ilmu yang penulis dapatkan di bangku kuliah, paling tidak sknpsi ini diharapkan mampu membantu kemajuan ilmu pengetahuan. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempuma. Untuk lebih menyempumakan skripsi ini dimasa mendatang penuhs sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak dengan harapan agar

dapat bermanfaat bagi yang berkepentingan.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Yogyakarta, 29 Maret 2006

Penulis

(3)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

I. Surat Keterangan Penelitian 92

II. Kuesioner 94

III. Rekapitulasi penilaian responden untuk Uji Validitas dan

Uji Reliabililas 101

Uji Validitas dan Uji Reliabilitas 105

IV. Data Karakteristik Responden 110

V. Penilaian Responden terhadap Variabel Penelitian 114

VI. Data Regresi Analisis Data 126

VII. Tabel F, Tabel t dan tabel Korelasi Product Moment 130

(4)

Obyek penelitian terbatas pada satu organisasi atau perusahaan saja, bertujuan agar tidak terjadi pennasalahan yang mencakup lingkungan luas dan penelitian ini dilakukan terhadap karyawan PT. Aneka Adhilogam Karya di Batur, Ceper,

Klaten.

Adapun batasan masalah yang akan diteliti adalah sebagai berikut:

1. Kepemimpinan

Kepemimpinan dapat diartikan suatu inisiatif yang menghasilkan pola yang konsisten dalam rangka mencapai jalan pemecahan dari suatu persoalan (Thoha, 1988, him 79).

2. Komunikasi

Komunikasi dapat diartikan sebagai suatu proses yang menunjukan kegiatan seorang individu membagi dan mempertahankan infonnasi, ide-ide serta sikapnya dengan pihak lain (Pace dan Faules, 1998, him 155).

3. Prestasi kerja

Adalah hasil yang dapat dicapai atau ditentukan oleh seseorang didalam pelaksanaan tugas pekerjaan (Dharma, 1991, him 17).

1.5 MANFAAT PENELITIAN

Manfaat penelitian yang diharapkan adalah dengan penelitian ini dapat memberikan sumbangan terhadap ilmu pengetahuan yang telah didapat dibangku kuliah dan dapat memberikan bantuan didalam menentukan kebijakan-kebijakan

(5)

56

Jika angka signifikasi > 0,05 maka Ho diterima.

Jika angka signifikasi < 0,05 maka Ha diterima.

3. Korelasi Parsial

Korelasi parsial digunakan untuk mengetahui tingginya derajat hubungan antara satu variabel independen terhadap variabel dependen jika variabel independen yang lain dianggap konstan (dikontrol).

Rumusnya adalah sebagai berikut(Mustofa, 1992, him 138):

rrl-23.. k Vvk-23.. k(k-l) )\rik-23.. .<k-l))

^i}-r2yk-23...(k-\))^i)-r2[k-21..Qc-\))

Keterangan:

r2 = Koefisien korelasi parsial Y = Variabel dependen Xi^j....^ Variabel independen

Pengujian Hipotesis dengan Uji Parsial atauuji T

a. Membuat Formulasi Hipotesis

H,: bi = 0 (Hipotesis Nihil)

Artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara variabel

bcbas (Xi) dengan Variabel Terikat (Y) I Ia: bi * 0 (Hipotesis Alternatif)

Artinya ada pengaruh yang signifikan antara variabel bebas

(Xi) dengan Variabel Terikat (Y)

(6)

4.3.5.1 Penilaian responden terhadap kepemimpinan

Penilaian responden terhadap pertanyaan atau perayataan pada variabel kepemimpinan atau X, dapat dilihat pada tabel 4.4.1 benkut ini:

Tabel 4.3.5.1

Peni'iian responden terhadap kepemimpinan

" No T .lawahan Responden Rata-rata 1

(Mean) j

Kriteria

f

SS 1 S R TS STS

Sangat Baik Sekali

i

1

!

49

(70 %)

21

(30,%)

0 0 0

(0%)

i

4,70 |

i — "

(0%) (0%)

1"

—-j-1

Sangat

2 37 23 10 0 0

4,39 |

Baik

["

(52,9%) (32,9%) (14,3%) (0%) (0%) i

3

_ .

42 23 5 0

o 1 4,53 i

|

Sangat Baik Sekali

! (60%)

50

(32,9%) (7,1%)

6

(0%)

0

(0%)

0 4,63

; 4 i

Sangat Baik Sekali

\

(71,4%) (20%) 8,6%) (0%) (0%) j

5

53 17 0 0 0 4,76

!

Sangat Baik Sekali (75,7%) (24,3%) (0%) (0%) (0%) .

; 6

45

(64,3%)

20 5 0 0 4,57

Sangat Baik Sekali

r — (28,6%) (7,1%) (0%) (0%)

i 7 55 15

0 0 0 4,79

Sangat

Baik Sekali

(78,6%) (21,4%) (0%) (0%) (0%)

U 1

8

55 13 2 0 0 4,76

| Sangat

! Baik

1 Sekali

(7)

Tabel 4.4.4.2

Kesimpulan Uji Parsial Variabel Independen

Kepemimpinan (Xi) Komunikasi (X2)

Variabel Dependen

Prestasi Kerja

Kesimpulan

Ho ditolak Ho ditolak

86

(8)

ditingkatkan oleh pihak perusahaan misalnya dengan lebih meningkatkan kualitas komunikasi baik itu antar karyawan maupun

pimpinan dengan karyawan.

3. Berdasarkan analisis korelasi parsial dan uji t dapat diketahui bahwa variabel kepemimpinan memiliki pengaruh yang positif, cukup kuat dan signifikan. Untuk itu pihak perusahaan hendaknya lebih meningkatkan kepemimpinan misalnya dengan meningkatkan kualitas pemimpin sehingga prestasi kerja karyawan dapat lebih meningkat.

4. Berdasarkan penelitian diatas baik secara korelasi berganda maupun korelasi parsial dapat memberikan masukan bahwa penilaian prestasi kerja hendaknya dilakukan secara teratur agar dapat raenghasilkan suatu evaluasi tentang prestasi kerja karyawan sehingga dapat dijadikan sebagai quality control oleh manajemen PT. Aneka

Adhilogam Karya.

(9)

VI

ABSTRAK

Didalam suatu perusahaan terdapat berbagai aspek yang membuat perusahaan tersebut dapat berjalan dengan baik antara lain kepemimpinan dan komunikasi dan kemudian pada akhirnya bermuara pada prestasi kerja karyawan..

Kepemimpinan adalah sebagai pelaksana otoritas dan pembuat keputusan suatu inisiatif untuk bertindak dan menghasilkan sesuatu pola yang konsisten dalam langkah mencapai tujuan dan sasaran. Bagaimanapun juga kemampuan dan ketrampilan kepemimpinan dalam memberikan pengarahan adalah sangat penting.

Bila organisasi dapat mengidentifikasikan kualitas yang berhubungan dengan kepemimpinan, kemampuan untuk menyeleksi pemimpin yang efektif akan meningkat. Komunikasi dapat diartikan sebagai suatu proses yang menunjukan kegiatan seorang indivu u membagi dan mempertahankan infonnasi, ide-ide serta sikapnya dengan pihak lain Semua organisasi senantiasa perlu menjalankan komunikasi efektif untuk mencapai kinerja yang memuaskan. Seorang pemimpin secara rutin hams berkomunikasi dengan bawahannya untuk melakukan koordinasi dan perintah untuk menyelesaikan pekerjaan administrasi dan teknik operasional lembaga. Dimana komunikasi yang berhasil dalam suatu organisasi atau perusahaan akan menentukan tingkat prestasi kerja karyawan. Prestasi kerja adalah kegiatan dan hasil yang dapat dicapai atau ditentukan oleh seseorang didalam pelaksanaan tugas pekerjaan. Seseorang dapat dikatakan berprestasi dengan baik dalam pekerjaannya, dan dimana mereka dapat mengerjakan pekerjaan tersebut dengan baik, artinya mencapai sasaran atau stansar yang telah ditetapkan atau bahkan dapat melebihi standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Dapat dikatakan pula prestasi kerja merupakan perwujudan atau penampilan dalam pelaksanaan pekerjaan.

Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian apakah kepemimpinan dan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan, dimana peneliti menggunakan karyawan PT. Aneka Adhilogam Karya di Klaten sebagai subyek penelitian. Dalam memecahkan masalah tersebut peneliti menggunakan pendekatan ilmu kepemimpinan dan komuniaksi dan menggunakan analisis regresi berganda, korelasi berganda, uji F, analisis korelasi parsial dengan uji t. Berdasarkan hasil kuisoner dan wawancara yang dilakukan peneliti memperoleh data yang dibutuhkan serta dengan pendekatan ilmu dan alat analisis tersebut dapat diketahui bahwa ada pengaruh yang positif dari kdua komponen yaitu kepemimpian dan komunikasi terhadap prestasi kerja karyawan. Hal ini dibuktikan lebih lanjut ketika menguji hipotesa melalui hasil uji serentak atau uji F maupun uji secara parsial atau uji t yang membuktikan bahwa ada pengaruh yang kuat secara signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Dari hasil analisis pula dapat diketahui bahwa variabel komunikasi memberikan pengaruh yang dominan tehadap prestasi kerja karyawan. Sedangkan dari hasil analisis korelasi berganda didapat bahwa kedua variabel memberikan pengarah sebesar 60%

terhadap prestasi kerja karyawan.

(10)

Kerja Karyawan di PT. Aneka Adhilogam Karya di Batur, Ceper,

Klaten

SKRIPSI

Ditulis dan diajukan untuk memenuhi syarat ujian akhir guna

memperoleh gelar Sarjana Strata-1 di Program Studi Manajemen,

Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia

I S L A M

oleh

Nama

Nomor Mahasiswa Program Studi

Bidang Konsentrasi

Arif Kuswaljito Mulyono

01311467 Manajemen

Sumber Daya Manusia

I N1VERSITAS ISLAM INDONESIA

FAKULTAS EKONOMI

YOGYAKARTA 2006

(11)

Akhir kaia penuhs bentarap semoga stops, ini dapa, berguna bag, semua

pihak daiam proses utenerapkan ,lmu yang penulis dapatkan di bangku kuhah.

pahng tidak sknps, ini diharapkan n-pu -mbaum kemajuan ,!,„„

pengetahuan. Penuhs menyadan bah«a penuiisan skripsi in, mas,h jauh dan sempuma. Un.uk fcbih menyempumakan sknps, mi dintasa mendatang pennhs

sanga, mengMrapkan kntik dan saran dan semua pihak dengan harapan agar

dapat bennanfaat bagi yang berkepentingan.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Yogyakarta, 29 Maret 2006

Penulis

(12)

berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang berirnan dan mengerjakan amal shalih, dan nasihat- menasihati supaya mentaati kebenaran, dan nasihat- menasihati supaya menetapi kesabaran"

~Q.S. Al'Ashr;l-3

Kupersembahkan Skripsi ini kepada :

~ Ayahanda dan Ibunda tercinta

~ Keluarga besarku

~ Bidadariku Gita

Kotaku rumahku yang nyaman, Yogyakarta

(13)

%

%

Hi%

:'-3.1— inO

%

p•2

p a•J3

43P-

&

43 13o(A

43s

43Co

on t/>

3 t^

p-3

g o

2sel

's e

i

o0-

t/1C4

•s ~7

oin

•I

%

P

t/i

33

O

1

pp opi

P- c/i4343 13a-

43

£^ >^

(14)

Obyek penelitian terbatas pada satu organisasi atau perusahaan saja, bertujuan agar tidak terjadi pennasalahan yang mencakup lingkungan luas dan penelitian ini dilakukan terhadap karyawan PT. Aneka Adhilogam Karya di Batur, Ceper,

Klaten.

Adapun batasan masaiah yang akan diteliti adalah sebagai berikut:

1. Kepemimpinan

Kepemimpinan dapat diartikan suatu inisiatif yang menghasilkan pola yang konsisten dalam rangka mencapai jalan pemecahan dari suatu

persoalan (Thoha, 1988, him 79).

2. Komunikasi

Komunikasi dapat diartikan sebagai suatu proses yang menunjukan kegiatan seorang individu membagi dan mempertahankan infonnasi, ide-ide serta sikapnya dengan pihak lain (Pace dan Faules, 1998, him

155).

3. Prestasi kerja

Adalah hasil yang dapat dicapai atau ditentukan oleh seseorang didalam pelaksanaan tugas pekerjaan (Dharma, 1991, him 17).

1.5 MANFAAT PENELITIAN

Manfaat penelitian yang diharapkan adalah dengan penelitian ini dapat

membenkan sumbangan terhadap ilmu pengetahuan yang telah didapat dibangku

kuliah dan dapat membenkan bantuan didalam menentukan kebijakan-kebijakan

(15)

10

untuk penelitian-penelitian sejenis dan menambah literatur tentang kepemimpinan

dan komunikasi.

(16)

Jika angka signifikasi > 0,05 maka Ho diterima.

Jika angka signifikasi < 0,05 maka Ha diterima.

3. Korelasi Parsial

Korelasi parsial digunakan untuk mengetahui tingginya derajat hubungan antara satu variabel independen terhadap variabel dependen jika variabel independen yang lain dianggap konstan (dikontrol).

Rumusnya adalah sebagai berikut(Mustofa, 1992, him 138):

ryl~23..k \ryk-21.k(k-\) )v\k-23...(k-l))

r

^/(1-r j*-23..#-l))y(j-r Mr-23..#-!))

Keterangan:

r2 = Koefisien korelasi parsial Y = Variabel dependen X[^.3....t- Variabel independen

Pengujian Hipotesis dengan Uji Parsial atau uji T a. Membuat Formulasi Hipotesis

H(): bi = 0 (Hipotesis Nihil)

Artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara variabel bcbas (Xi) dengan Variabel Terikat (Y)

Ha: bi * 0 (Hipotesis Alternatif)

Artinya ada pengaruh yang signifikan antara variabel bebas (Xi) dengan Variabel Terikat (Y)

(17)

57

b. Menentukan level signifikasi dengan menggunakan t-Tabel dengan taraf signifikasi (a ) = 5% dan derajat kebebasan

(dk) = (n-k-l)

c. Menghitung t-Statistik dengan Rumus :

r

y 2 - 1 / 1 - 2 -J n - 1 - k

t-Hitung =

H—_

~

Sjv ' y 2 - \ I y \ - 2

d. Mengambil kesimpulan

Jika t hitung < t tabel maka H0 diterima.

Jika t hitung > t tabel, maka Ha diterima. Atau Jika angka signifikasi > 0,05 maka H0 diterima.

Jika angka signifikasi < 0,05 maka Ha diterima

(18)

4.3.5.1 Penilaian responden terhadap kepemimpinan

Penilaian responden terhadap pertanyaan atau pemyataan pada variabel kepemimpinan atau X, dapat dilihat pada tabel 4.4.1 berikut ini:

Tabel 4.3.5.1

Peni'aian responden terhadap kepemimpinan

No I

Jawaban Responden j

Rata-rata

(Mean) i

Kriteria

SS S R TS STS

1 49 21

(30,%)

0

°

0

(0%)

j

4,70

i

Sangat Baik Sekali

!

(70 %) (0%) (0%)

2 37 23 10 0 0 4,39 Sangat

Baik

i (52,9%) (32,9%) (14,3%) (0%) (0%) 1

3

42 23 5 0 0 4,53

Sangat

Baik Sekali

(60%)

50

(32,9%)

14

(7,1%)

6

(0%) (0%)

i 4

0 0 4,63

Sangat

Baik Sekali

i (71,4%) (20%) 8,6%) (0%) (0%) i

! 1

5 53 17 0 0 0 4,76

Sangat

Baik Sekali

! (75,7%) (24,3%) (0%) (0%) (0%)

; 6 45 20

5 0 0 4,57

j Sangat

! Baik

| Sekali

I (64,3%) (28,6%) (7,1%) (0%) (0%)

! 7 55 15

0 0 0 4,79

Sangat

Baik

; Sekali

(78,6%) (21,4%) (0%) (0%) (0%) 1

8 55 13 2 0 0 4,76

j

! Sangat

I Baik

! Sekali

(19)

Tabel 4.4.4.2

Kesimpulan Uji Parsial Variabel Independen

Kepemimpinan (Xi) Komunikasi (X2)

Variabel Dependen

Prestasi Kerja

Kesimpulan

Ho ditolak Ho ditolak

86

(20)

ditingkatkan oleh njhak „. ,.

P^ "erUSate" ™*m dengan leblh

meningkatkan kuahtas korauillkas, ^

„; ntar karyawan maupun

P'mpraan dengan karyawan.

3 Ber<fasarkan analisis korelasi nars,„l rf

P "' *" UJ' ' ^ "iketahu, bahwa

var.abe! kepan^pi™,, mera„lki „ _ .

P6"^" ^g pos„,f, cukup kuat

™emngkatka„kepem,rapmanmisa|nyadenganraeningkatkan

pemimpin sehingga Drestasi ir*w i

PreSteS'ke^ karyawan dapa, lebih me„ingkat

orelas,pars,aldapatraembenkanmasukanbahwapenito^

«• —-" -ang presto, ke,a ^

dliadikan sebagai ^% co/I/ro/

0l6h manajemen PT. Aneka

Adhilogam Karya.

(21)

VI

ABSTRAK

Didalam suatu perusahaan terdapa, 1^**™^?%£—

P"'*,^lK!lS,S3ci penelitian apakah kepemimpinan dan

^^"^^ZZJ™^^ Sut peneliti sebaga, subyek f^Hmu^"2^ komuniaksi dan menggunakan

i^o^a^^^

tersebut dapa, diketahui bahwa ada pengaruh ^^J^Zm. Hal in, yarn, kepemunptan dan komumkas,ub*p PJ^^^entak atau uji

dibukttkar, lebih lanju, ^.^^."^SSXiL. baU ada pengaruh F maupun uji seeara pars,al auu.w t yang m ^ ^ ^

yang kuat secara signifikan ^ ^ f ^ S Emberton pengaruh yang pula dapat diketahui ^^.7*" s^angta dan has.l analisis korelasi

S^t^'^^^SS^SU. penga,, sebesar 60%

terhadap prestasi kerja karyawan.

Referensi

Dokumen terkait

Ia adalah salah seorang dari penulis Buku Seri 3 Riset Pemasaran dan Konsumen: Anova, Ancova, Regresi dan Structural Equation Modeling serta Kajian: Posisi Produk, Ekuitas

Hal tersebut menunjukkan bahwa walaupun konsumen merasa bahwa harga yang ditawarkan coffee shop tersebut tidak mahal, ternyata tidak dapat mendorong konsumen menyampaikan

Populasi sasaran dalam penelitian adalah nyamuk Ae. Populasi sumber dalam penelitian adalah nyamuk Ae. aegypti yang berasal dari daerah endemis DBD di dataran

Komputer merupakan suatu perangkat elektronika yang dapat menerima dan mengolah data menjadi informasi, menjalankan program yang tersimpan dalam memori, serta dapat

5) melaporkan hasil pelaksanaan wasrik yang menjadi tugas dan kewajibannya kepada Irjen TNI; dan.. 6) Irops dibantu oleh empat orang Inspektur Utama yang

Front Nasional ini adalah badan semi resmi yang membantu dan mendorong segala usaha kegiatan Pemerintah pada umumnya dan Penguasa Perang pada khususnya dalam

Padahal di DKI Jakarta Sendiri, terdapat 3(tiga) Instansi Badan Narkotika Nasional yaitu Badan Narkotika Nasional Pusat, Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta,

Ampul dibuat dari bahan gelas tidak berwarna akan tetapi untuk bahan obat yang peka terhadap cahaya, dapat digunakan ampul yang terbuat dari bahan gelas