BUDAYA KORUPSI DALAM NOVEL SANG KORUPTOR KARYA HARIO KECIK
SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Mencapai Gelar Sarjana Strata Satu (S-1)
Disusun oleh : SYNTIA DESI PRAPIKA
0901040047
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIDKAN
MOTTO
Jangan pernah melupakan pemberian Tuhan
baik itu anugerah maupun cobaan
selalu ada makna disetiap peristiwa. God is Good
Orang sukses adalah orang yang selalu menghormati dan menyayangi
ibunya, karena ibu merupakan wanita terbaik yang diberikan Tuhan kepada kita
Hadiah tak selalu terbungkus dengan indah
terkadang Tuhan membungkus dengan masalah tetapi percayalah disetiap masalah pasti ada berkah
Semua ada waktunya
seringkali semuanya hanya soal waktu
usahamu yang tekun dan disiplin akan berbuah pada waktunya bersabar dan teruslah berusaha kalau kamu belum dapat yang kamu inginkan
waktumu akan tiba saat semua usahamu telah matang dan hakmu pun timbul sebagai hasilnya
Ilmu adalah sahabat yang paling setia dalam hidup
Hari ini bukanlah hari untuk menyerah
tapi hari ini adalah hari untuk tatap bersemangat mencapai semua cita-cita
Kejujuran adalah bab pertama dalam buku kebijaksanaan (Thomas
Jefferson)
Tersenyumlah, karena senyuman adalah hal termudah
yang bisa kita lakukan untuk membuat orang lain bahagia
PERSEMBAHAN
Tiada kata yang pantas terucap selain kata syukur Alhamdulilah kepada Allah SWT yang telah memberikan begitu banyak kenikmatan, anugerah, dan segala kemudahan dalam setiap perjalanan hidup saya, sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi. Oleh karena itu, saya persembahkan karya kecil ini untuk orang-orang yang saya sayangi :
Ibunda tercinta, Sri Mustikaningsih yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materil serta motivator terbesar dalam hidup saya, yang tidak pernah lelah mendoakan, menemani dan menyayangi saya. Terima kasih atas semua pengorbanan dan kesabaran ibunda.
Ayahanda Alex Suprapto dan kakak perempuanku tersayang Sylfia Ika Pradani yang telah memberikan semangat dalam hidup saya untuk menjadi lebih dewasa dan bijaksana.
Kakek dan nenek tercinta yang selalu memberikan doa dan nasehat.
Sahabat-sahabat dekatku Intan Rizqi Putriana, Eky Sulistiani, Egna Nur Trifiana, Raras Agustian, Nurul Farida, Rofi‘ngatul Mahmudah, Prima, Mz Diar, Mz
Candra, Mz Abdi, Mz Brian yang telah membuat hari-hariku lebih berwarna. Keluarga besar GASEBU (Galery Seni dan Budaya) yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu.
KATA PENGANTAR
Assalamu‘alaikum, wr.wb
Puji syukur Alhamdulilah penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing manusia dari alam kegelapan ke alam terang.
Penyusunan skripsi dengan judul ―Budaya Korupsi dalam Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik‖ tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1. Dra. Hj. Sri Utorowati, M.Pd., pembimbing I yang penuh kebijaksanaan dalam mengarahkan, membimbing, dan memberikan waktunya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
2. Heru Kurniawan, S.Pd. M.A., pembimbing II yang penuh kesabaran mengarahkan, memberikan saran dan waktunya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
3. Dosen Penguji skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. 4. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya skripsi ini.
Semoga Allah SWT berkenan membalas amal baik semua pihak yang telah membantu penyusunan skripsi ini. Amin. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan.
Wassalamu‘alaikum wr.wb
Purwokerto, Agustus 2013
Penulis
DAFTAR ISI
SAMPUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
SURAT PERNYATAAN ... iv
MOTTO ... v
HALAMAN PERSEMBAHAN ... vi
KATA PENGANTAR ... vii
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR LAMPIRAN ... x
ABSTRAK ... xi
ABSTRACT ... xii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah ... 7
C. Tujuan Penelitian ... 7
D. Manfaat Penelitian ... 7
E. Sistematika Penulisan ... 8
BAB II LANDASAN TEORI ... 10
A. Wujud Budaya Korupsi ... 10
1. Wujud Budaya ... 10
2. Korupsi... 13
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 23
A. Jenis Penelitian ... 23
B. Data dan Sumber Data ... 23
C.
Objek Penelitian ... 24D.
Metode Penelitian ... 24E.
Pendekatan Penelitian ... 25F.
Teknik Analisis Data ... 26G. Langkah Kerja Penelitian ... 27
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 29
A. Wujud Budaya Korupsi dalam Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik ... 29
1. Gagasan ... 30
2. Tindakan ... 38
3. Benda ... 47
B. Relasi Wujud Budaya Korupsi dalam Novel Sang Koruptor dengan Realita Kehidupan Masyarakat ... 52
1. Gagasan ... 53
2. Tindakan ... 54
3. Benda ... 63
BAB V PENUTUP ... 67
A. Kesimpulan ... 67
B. Saran ... 68
DAFTAR PUSTAKA ... 69
LAMPIRAN-LAMPIRAN ... 70
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN I
Sinopsis Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik ... 71
LAMPIRAN II Klasifikasi Data Budaya Korupsi dalam Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik ... 73
LAMPIRAN III Berita 1 ... 79
Berita 2 ... 82
Berita 3 ... 84
Berita 4 ... 85
Berita 5 ... 90
Berita 6 ... 92
Berita 7 ... 94
Berita 8 ... 96
ABSTRAK
Penelitian yang berjudul Budaya Korupsi dalam Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik bertujuan untuk mendeskripsikan wujud budaya korupsi yang ada dalam novel Sang Koruptor dan relasi wujud budaya korupsi yang ada dalam novel dengan kehidupan sebenarnya.
Objek penelitian ini adalah budaya korupsi yang terdapat dalam novel Sang Koruptor karya Hario Kecik.Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi sastra. Pendekatan sosiologi sastra merupakan pendekatan yang menganalisis manusia dalam masyarakat, dengan proses pemahaman mulai dari masyarakat ke individu. Penelitian ini menganalisis kehidupan masyarakat melalui karya sastra. Data penelitian ini berupa teks yang mengandung wujud budaya korupsi dan sumber data dalam penelitian ini adalah Novel Sang Koruptor karya Hario Kecik.
Hasil penelitian ini berupa wujud budaya korupsi yang terdiri dari gagasan yang meliputi: (a) sifat kontrarevolusioner, yaitu suatu sifat antipati atau tidak suka dengan segala perjuangan demi membela rakyat, ia hanya mementingkan kebahagiaan diri sendiri dan anggota keluarganya. (b) lemahnya sistem manajemen, yaitu berkaitan dengan struktur organisasi, prosedur, pembinaan pegawai, dan supervisi. (c) adanya budaya turun-temurun, yaitu suatu kebiasaan yang dilakukan oleh sekelompok orang, dan kebiasaan tersebut terus dilestarikan dari satu generasi ke generasi berikutnya. (d) pengaruh lingkungan, yaitu seseorang bisa berpikiran untuk korupsi karena dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, (e) anggapan korupsi yang dijalankan bersama patner lebih aman, yaitu suatu pemikiran yang menganggap bahwa korupsi akan berlangsung lama dan aman bila dijalankan bersama seorang teman. Tindakan meliputi: (a) melakukan pengaturan agar anggota keluarga bebas tugas, (b) mengatur agar anggota keluarga bisa diterima kerja tanpa tes, (c) melakukan korupsi secara berkelompok, (d) melakukan suap.Tindakan korupsi yang dilakukan para tokoh dalam novel Sang Koruptor dapat digolongkan dalam tiga jenis korupsi yaitu korupsi
nepotistik, supportif dan transaktif. Yang terakhir adalah benda meliputi: (a) kekayaan, dan (b) kedudukan/ kehormatan.
Selanjutnya wujud budaya korupsi yang ada dalam novel dihubungkan dengan kehidupan sebenarnya yang meliputi tindakan dan benda. Tindakan terdiri dari: (a) memberikan perlakuan khusus kepada anggota keluarga, (b) melakukan korupsi secara berkelompok, dan (c) melakukan suap. Kemudian benda yang merupakan hasil korupsi terdiri dari: (a) kekayaan, yang berupa uang, rumah, tanah, dan berbagai barang-barang mewah lainnya, serta (b) kedudukan/ kehormatan, yang berupa penerimaan kerja tanpa tes dan kenaikan pangkat yang dipercepat.
ABSTRACT
This research entitled ― Corruption Culture in Novel The Corruptor by Hario Kecik ‖ aims to describe about the configuration of corruption culture and the relation of configuration in corruption culture with research is the reality of configuration in corruption culture existing in The Corruptor Novel by Hario Kecik.
The object of this research is the existence of corruption culture in Sang Koruptor novel by Hario Kecik. The approach of this research was sociological approach to literature. Literature sociology approach is an approach that analyzes human society, the process of understanding from society to the individual. This research was analyzed the life of the community though literature. The data of this research is in the from of text containing of the configuration in corruption culture. The source of this research is a Novel entitled The Corruptor by Hario Kecik.
The results of this research of the corruption culture consist of form ideas include: (a) counterrevolutionary nature is a trait of antipathy or dislike with all forms of the struggle for the defense of the citizen, he is only concerned with his own happiness and his family members, (b) weakness of management system, which is related to the organizational structure, procedures, employee training, and supervision, (c) exsitence of conventional culture, which is a custom made by a group of people and preserved from one generation to the next, (d) environmental influences, namely someone to do corruption because it is influenced by environmental conditions, (e) corruption perception with safer partners, which is a thought which considers that corruption would be long secure funds when run with a friend. The action consists of: (a) doing a setting to make the family members free from many tasks, (b) making the family mambers to be accepted from work without doing the test, (c) doing corruption grouply, (d) bribing. The corruption done by the novel characters ―Sang Koruptor” can be categorized into 3 kinds of corruption, they are nepotistik, supportive, and transaktive. The last is in the form of things, such as: (a) richness, (b) position/ honor.