• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUDAYA KORUPSI DALAM NOVEL SANG KORUPTOR KARYA HARIO KECIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BUDAYA KORUPSI DALAM NOVEL SANG KORUPTOR KARYA HARIO KECIK"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

BUDAYA KORUPSI DALAM NOVEL SANG KORUPTOR KARYA HARIO KECIK

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Mencapai Gelar Sarjana Strata Satu (S-1)

Disusun oleh : SYNTIA DESI PRAPIKA

0901040047

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIDKAN

(2)
(3)
(4)
(5)

MOTTO

 Jangan pernah melupakan pemberian Tuhan

baik itu anugerah maupun cobaan

selalu ada makna disetiap peristiwa. God is Good

 Orang sukses adalah orang yang selalu menghormati dan menyayangi

ibunya, karena ibu merupakan wanita terbaik yang diberikan Tuhan kepada kita

 Hadiah tak selalu terbungkus dengan indah

terkadang Tuhan membungkus dengan masalah tetapi percayalah disetiap masalah pasti ada berkah

 Semua ada waktunya

seringkali semuanya hanya soal waktu

usahamu yang tekun dan disiplin akan berbuah pada waktunya bersabar dan teruslah berusaha kalau kamu belum dapat yang kamu inginkan

waktumu akan tiba saat semua usahamu telah matang dan hakmu pun timbul sebagai hasilnya

 Ilmu adalah sahabat yang paling setia dalam hidup

 Hari ini bukanlah hari untuk menyerah

tapi hari ini adalah hari untuk tatap bersemangat mencapai semua cita-cita

 Kejujuran adalah bab pertama dalam buku kebijaksanaan (Thomas

Jefferson)

 Tersenyumlah, karena senyuman adalah hal termudah

yang bisa kita lakukan untuk membuat orang lain bahagia

(6)

PERSEMBAHAN

Tiada kata yang pantas terucap selain kata syukur Alhamdulilah kepada Allah SWT yang telah memberikan begitu banyak kenikmatan, anugerah, dan segala kemudahan dalam setiap perjalanan hidup saya, sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi. Oleh karena itu, saya persembahkan karya kecil ini untuk orang-orang yang saya sayangi :

Ibunda tercinta, Sri Mustikaningsih yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materil serta motivator terbesar dalam hidup saya, yang tidak pernah lelah mendoakan, menemani dan menyayangi saya. Terima kasih atas semua pengorbanan dan kesabaran ibunda.

Ayahanda Alex Suprapto dan kakak perempuanku tersayang Sylfia Ika Pradani yang telah memberikan semangat dalam hidup saya untuk menjadi lebih dewasa dan bijaksana.

Kakek dan nenek tercinta yang selalu memberikan doa dan nasehat.

Sahabat-sahabat dekatku Intan Rizqi Putriana, Eky Sulistiani, Egna Nur Trifiana, Raras Agustian, Nurul Farida, Rofi‘ngatul Mahmudah, Prima, Mz Diar, Mz

Candra, Mz Abdi, Mz Brian yang telah membuat hari-hariku lebih berwarna. Keluarga besar GASEBU (Galery Seni dan Budaya) yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu.

(7)

KATA PENGANTAR

Assalamu‘alaikum, wr.wb

Puji syukur Alhamdulilah penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing manusia dari alam kegelapan ke alam terang.

Penyusunan skripsi dengan judul ―Budaya Korupsi dalam Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik‖ tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

1. Dra. Hj. Sri Utorowati, M.Pd., pembimbing I yang penuh kebijaksanaan dalam mengarahkan, membimbing, dan memberikan waktunya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

2. Heru Kurniawan, S.Pd. M.A., pembimbing II yang penuh kesabaran mengarahkan, memberikan saran dan waktunya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

3. Dosen Penguji skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. 4. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya skripsi ini.

Semoga Allah SWT berkenan membalas amal baik semua pihak yang telah membantu penyusunan skripsi ini. Amin. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Wassalamu‘alaikum wr.wb

Purwokerto, Agustus 2013

Penulis

(8)

DAFTAR ISI

SAMPUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

SURAT PERNYATAAN ... iv

MOTTO ... v

HALAMAN PERSEMBAHAN ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR LAMPIRAN ... x

ABSTRAK ... xi

ABSTRACT ... xii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 7

C. Tujuan Penelitian ... 7

D. Manfaat Penelitian ... 7

E. Sistematika Penulisan ... 8

BAB II LANDASAN TEORI ... 10

A. Wujud Budaya Korupsi ... 10

1. Wujud Budaya ... 10

2. Korupsi... 13

(9)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 23

A. Jenis Penelitian ... 23

B. Data dan Sumber Data ... 23

C.

Objek Penelitian ... 24

D.

Metode Penelitian ... 24

E.

Pendekatan Penelitian ... 25

F.

Teknik Analisis Data ... 26

G. Langkah Kerja Penelitian ... 27

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 29

A. Wujud Budaya Korupsi dalam Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik ... 29

1. Gagasan ... 30

2. Tindakan ... 38

3. Benda ... 47

B. Relasi Wujud Budaya Korupsi dalam Novel Sang Koruptor dengan Realita Kehidupan Masyarakat ... 52

1. Gagasan ... 53

2. Tindakan ... 54

3. Benda ... 63

BAB V PENUTUP ... 67

A. Kesimpulan ... 67

B. Saran ... 68

DAFTAR PUSTAKA ... 69

LAMPIRAN-LAMPIRAN ... 70

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN I

Sinopsis Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik ... 71

LAMPIRAN II Klasifikasi Data Budaya Korupsi dalam Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik ... 73

LAMPIRAN III Berita 1 ... 79

Berita 2 ... 82

Berita 3 ... 84

Berita 4 ... 85

Berita 5 ... 90

Berita 6 ... 92

Berita 7 ... 94

Berita 8 ... 96

(11)

ABSTRAK

Penelitian yang berjudul Budaya Korupsi dalam Novel Sang Koruptor Karya Hario Kecik bertujuan untuk mendeskripsikan wujud budaya korupsi yang ada dalam novel Sang Koruptor dan relasi wujud budaya korupsi yang ada dalam novel dengan kehidupan sebenarnya.

Objek penelitian ini adalah budaya korupsi yang terdapat dalam novel Sang Koruptor karya Hario Kecik.Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi sastra. Pendekatan sosiologi sastra merupakan pendekatan yang menganalisis manusia dalam masyarakat, dengan proses pemahaman mulai dari masyarakat ke individu. Penelitian ini menganalisis kehidupan masyarakat melalui karya sastra. Data penelitian ini berupa teks yang mengandung wujud budaya korupsi dan sumber data dalam penelitian ini adalah Novel Sang Koruptor karya Hario Kecik.

Hasil penelitian ini berupa wujud budaya korupsi yang terdiri dari gagasan yang meliputi: (a) sifat kontrarevolusioner, yaitu suatu sifat antipati atau tidak suka dengan segala perjuangan demi membela rakyat, ia hanya mementingkan kebahagiaan diri sendiri dan anggota keluarganya. (b) lemahnya sistem manajemen, yaitu berkaitan dengan struktur organisasi, prosedur, pembinaan pegawai, dan supervisi. (c) adanya budaya turun-temurun, yaitu suatu kebiasaan yang dilakukan oleh sekelompok orang, dan kebiasaan tersebut terus dilestarikan dari satu generasi ke generasi berikutnya. (d) pengaruh lingkungan, yaitu seseorang bisa berpikiran untuk korupsi karena dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, (e) anggapan korupsi yang dijalankan bersama patner lebih aman, yaitu suatu pemikiran yang menganggap bahwa korupsi akan berlangsung lama dan aman bila dijalankan bersama seorang teman. Tindakan meliputi: (a) melakukan pengaturan agar anggota keluarga bebas tugas, (b) mengatur agar anggota keluarga bisa diterima kerja tanpa tes, (c) melakukan korupsi secara berkelompok, (d) melakukan suap.Tindakan korupsi yang dilakukan para tokoh dalam novel Sang Koruptor dapat digolongkan dalam tiga jenis korupsi yaitu korupsi

nepotistik, supportif dan transaktif. Yang terakhir adalah benda meliputi: (a) kekayaan, dan (b) kedudukan/ kehormatan.

Selanjutnya wujud budaya korupsi yang ada dalam novel dihubungkan dengan kehidupan sebenarnya yang meliputi tindakan dan benda. Tindakan terdiri dari: (a) memberikan perlakuan khusus kepada anggota keluarga, (b) melakukan korupsi secara berkelompok, dan (c) melakukan suap. Kemudian benda yang merupakan hasil korupsi terdiri dari: (a) kekayaan, yang berupa uang, rumah, tanah, dan berbagai barang-barang mewah lainnya, serta (b) kedudukan/ kehormatan, yang berupa penerimaan kerja tanpa tes dan kenaikan pangkat yang dipercepat.

(12)

ABSTRACT

This research entitled ― Corruption Culture in Novel The Corruptor by Hario Kecik ‖ aims to describe about the configuration of corruption culture and the relation of configuration in corruption culture with research is the reality of configuration in corruption culture existing in The Corruptor Novel by Hario Kecik.

The object of this research is the existence of corruption culture in Sang Koruptor novel by Hario Kecik. The approach of this research was sociological approach to literature. Literature sociology approach is an approach that analyzes human society, the process of understanding from society to the individual. This research was analyzed the life of the community though literature. The data of this research is in the from of text containing of the configuration in corruption culture. The source of this research is a Novel entitled The Corruptor by Hario Kecik.

The results of this research of the corruption culture consist of form ideas include: (a) counterrevolutionary nature is a trait of antipathy or dislike with all forms of the struggle for the defense of the citizen, he is only concerned with his own happiness and his family members, (b) weakness of management system, which is related to the organizational structure, procedures, employee training, and supervision, (c) exsitence of conventional culture, which is a custom made by a group of people and preserved from one generation to the next, (d) environmental influences, namely someone to do corruption because it is influenced by environmental conditions, (e) corruption perception with safer partners, which is a thought which considers that corruption would be long secure funds when run with a friend. The action consists of: (a) doing a setting to make the family members free from many tasks, (b) making the family mambers to be accepted from work without doing the test, (c) doing corruption grouply, (d) bribing. The corruption done by the novel characters ―Sang Koruptor” can be categorized into 3 kinds of corruption, they are nepotistik, supportive, and transaktive. The last is in the form of things, such as: (a) richness, (b) position/ honor.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian di Mumbai, India, terhadap 60 pasien mempergunakan povidone iodine atau chlorhexidine alkohol untuk tindakan aseptik dan antiseptik pada pasien yang dilakukan

Pengaruh Pendidikan, Tingkat Upah, Dan Pengangguran Terhadap Persentase Penduduk Miskin Di Kabupaten/Kota Provinsi Bali. Piramida Jurnal Kependudukan dan Pengembangan

Persentase jumlah penggerek untuk Chilo sacchariphagus yang muncul paling banyak pada satu pias yaitu 26,33 % dengan tingkat persentase parasitasi 46,67% (Tabel

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata daya tetas ter- tinggi diperoleh dari modifikasi penetasan dengan inkubator media rak sedangkan pada media serasah dan ex-situ

Berfungsi mengatur dan mengendalikan kegiatan bagian pelayanan keperawatan sesuai dengan visi dan misi Rumah Sakit Roemani menuju terwujudnya pelayanan keperawatan yang prima.

Hasil penelitian pada masing- masing variabel menunjukkan bahwa ada perbedaan hubungan masing-masing variabel nilai tukar, tingkat suku bunga dan jumlah uang

Dalam hal ini berkaitan dengan kegiatan pelatihan pembuatan rolade ikan tongkol sebagai alternatif kudapan bagi remaja putri anemia di SMK Mahfilud Durror II Jelbuk ,

Operasi hitung pada volume kubus dan balok yaitu dengan mengalikan, maka ketika dibalikan pun antara panjang (p). Selain itu, terdapat soal yang akan menguji kemampuan