• Tidak ada hasil yang ditemukan

TRANSPORTASI SULAWESI TENGAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TRANSPORTASI SULAWESI TENGAH"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Berita Resmi Statistik No. 02/01/72/Th.XX, 03 Januari 2017 1

 Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang mencapai 15.436 orang terdiri dari 15.247

orang tamu domestik dan 189 orang tamu asing.

 Secara keseluruhan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) sebesar 31,75 persen, naik 2,55

persen poin dibandingkan Oktober 2016 yang sebesar 29,20 persen.

 TPK hotel bintang dan melati masing-masing sebesar 67,48 persen dan 29,91 persen.

Dibandingkan Oktober 2016, terjadi peningkatan pada hotel bintang dan melati masing-masing sebesar 2,23 persen poin dan 2,57 persen poin.

 Tingkat Penghunian Tempat Tidur (TPTT) sebesar 34,66 persen, naik 3,28 persen poin

dibandingkan Oktober 2016 yang sebesar 31,38 persen.

 Rata-rata Lama Tamu Menginap (RLTM) sebesar 1,57 hari, naik 0,05 persen poin

dibandingkan Oktober 2016 yang sebesar 1,52 hari.

No.02/01/72/Th.XX, 03 Januari 2017

P

ERKEMBANGAN

T

INGKAT

P

ENGGUNAAN

S

ARANA

A

KOMODASI

D

AN

T

RANSPORTASI

S

ULAWESI

T

ENGAH

A.

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGGUNAAN SARANA AKOMODASI

Selama November 2016, TPK Hotel Bintang Sebesar 67,48 Persen

Pesatnya pertumbuhan ekonomi di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah berdampak pada cukup tingginya tingkat mobilitas kunjungan tamu dari wilayah lain. Daya tarik untuk pengembangan investasi baru ataupun kepentingan lainnya menyebabkan intensitas kedatangan mereka semakin berfluktuasi dari waktu ke waktu. Kunjungan tidak hanya berasal dari kalangan domestik, namun juga berasal dari mancanegara. Guna menunjang informasi pemanfaatan sarana akomodasi, digunakan pendekatan melalui beberapa indikator antara lain tingkat penghunian kamar, tingkat penghunian tempat tidur, dan rata-rata lama tamu menginap baik pada hotel berbintang maupun non bintang (melati).

(2)

Berita Resmi Statistik No. 02/01/72/Th.XX, 03 Januari 2017 2

1. Jumlah Tamu Menginap di Hotel Bintang

Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang selama November 2016 sebanyak 15.436 orang terdiri atas 15.247 orang tamu domestik dan 189 orang tamu asing. Hal ini menunjukkan bahwa tamu domestik yang menginap masih mendominasi sebesar 98,78 persen dan hanya sebesar 1,22 persen merupakan tamu asing. Dibandingkan Oktober 2016, jumlah tamu asing dan domestik yang menginap di hotel bintang mengalami peningkatan masing-masing sebesar 37,96 persen dan 15,45 persen.

Tabel 1

Jumlah Tamu Menginap di Hotel Bintang, November 2015-November 2016

Dibandingkan periode yang sama tahun 2015, terjadi peningkatan jumlah tamu pada hotel bintang selama Januari-November 2016 sebesar 17,47 persen. Dilihat dari asal tamu, terjadi peningkatan pada jumlah tamu asing dan domestik yang menginap masing-masing sebesar 38,00 persen dan 17,17 persen.

2. Tingkat Penghunian Kamar (TPK)

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) merupakan perbandingan antara malam kamar terjual dengan malam kamar tersedia selama periode waktu tertentu. TPK selama November 2016 sebesar 31,75 persen atau naik 2,55 persen poin dibandingkan Oktober 2016 yang sebesar 29,20 persen. TPK hotel bintang dan melati masing-masing tercatat 67,48 persen atau naik 2,23 persen poin dan 29,91 persen atau naik 2,57 persen poin.

Tahun/Bulan Asal tamu (orang) Perubahan (%)

Asing Domestik Total Asing Domestik Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 2015 November 174 14 567 14 741 8,75 14,06 14,00 Desember 107 11 450 11 557 -38,51 -21,4 -21,60 2016 Januari 87 9 856 9 943 -18,69 -13,92 -13,97 Februari 80 10 573 10 653 -8,05 7,27 7,14 Maret 918 13 588 14 506 1 047,50 28,52 36,17 April 111 13 748 13 859 -87,91 1,18 -4,46 Mei 113 12 857 12 970 1,80 -6,48 -6,41 Juni 96 8 889 8 985 -15,04 -30,86 -30,72 Juli 169 10 439 10 608 76,04 17,44 18,06 Agustus 262 12 954 13 216 55,03 24,09 24,59 September 133 11 557 11 690 -49,24 -10,78 -11,55 Oktober 137 13 207 13 344 3,01 14,28 14,15 November 189 15 247 15 436 37,96 15,45 15,68 Januari-November 2015 1.663 113.434 115.097 Januari-November 2016 2.295 132.915 135.210 38,00 17,17 17,47

(3)

Berita Resmi Statistik No. 02/01/72/Th.XX, 03 Januari 2017 3

Dibandingkan periode yang sama tahun 2015, TPK hotel mengalami penurunan sebesar 2,70 persen poin menjadi 29,27 persen pada Januari-November 2016. Berdasarkan klasifikasi hotel, terjadi penurunan pada hotel melati sebesar 2,50 persen poin, sementara pada hotel bintang justru mengalami peningkatan sebesar 3,89 persen poin.

Grafik 1

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel, November 2015-November 2016

Tabel 2

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel, November 2015-November 2016

Tahun/Bulan TPK (%) Perubahan (% poin)

Bintang Melati Total Bintang Melati Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 2015 November 87,73 40,21 43,49 15,07 2,89 3,73 Desember 62,71 35,38 37,26 -25,02 -4,83 -6,22 2016 Januari 43,71 26,33 27,18 -19,00 -9,05 -10,08 Februari 57,26 27,85 29,29 13,55 1,52 2,11 Maret 72,29 32,55 34,50 15,03 4,70 5,21 April 71,28 32,50 34,40 -1,01 -0,05 -0,10 Mei 64,60 29,15 30,89 -6,68 -3,35 -3,51 Juni 59,80 23,67 25,44 -4,80 -5,48 -5,45 Juli 49,45 22,14 23,48 -10,35 -1,53 -1,96 Agustus 61,98 27,10 28,81 12,53 4,96 5,33 September 48,07 25,88 26,97 -13,91 -1,22 -1,84 Oktober 65,25 27,34 29,20 17,18 1,46 2,23 November 67,48 29,91 31,75 2,23 2,57 2,55 Januari-November 2015 56,22 30,17 31,97 Januari-November 2016 60,11 27,67 29,27 3,89 -2,50 -2,70 87,73 62,71 43,71 57,26 72,29 71,28 64,60 59,80 49,45 61,98 48,07 65,25 67,48 0,00 10,00 20,00 30,00 40,00 50,00 60,00 70,00 80,00 90,00 100,00

Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov

%

2015 2016

(4)

Berita Resmi Statistik No. 02/01/72/Th.XX, 03 Januari 2017 4

3. Tingkat Penghunian Tempat Tidur (TPTT)

Tingkat Penghunian Tempat Tidur (TPTT) menunjukkan perbandingan antara malam tempat tidur terjual dengan malam tempat tidur tersedia selama periode waktu tertentu. TPTT selama November 2016 sebesar 34,66 persen atau naik 3,28 persen poin dibandingkan Oktober 2016. TPTT hotel bintang tercatat 77,36 persen atau naik sebesar 2,01 persen poin dan pada hotel melati tercatat 32,46 persen atau naik 3,35 persen poin.

Tabel 3

Tingkat Penghunian Tempat Tidur (TPTT) Hotel, November 2015-November 2016

Tahun/Bulan TPTT (%) Perubahan (% poin)

Bintang Melati Total Bintang Melati Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 2015 November 83,82 43,11 45,92 5,20 4,69 4,73 Desember 63,80 37,83 39,62 -20,02 -5,28 -6,30 2016 Januari 43,19 26,63 43,19 -20,61 -11,20 -12,18 Februari 67,26 27,36 29,32 24,07 0,73 1,88 Maret 79,86 36,39 38,52 12,60 9,03 9,21 April 79,18 35,44 37,59 -0,68 -0,95 -0,94 Mei 71,35 30,63 32,63 -7,83 -4,81 -4,96 Juni 65,97 26,34 28,29 -5,38 -4,29 -4,34 Juli 58,57 24,21 25,90 -7,40 -2,13 -2,39 Agustus 69,54 29,48 31,45 10,97 5,27 5,55 September 59,34 27,33 28,90 -10,20 -2,15 -2,55 Oktober 75,35 29,11 31,38 16,01 1,78 2,48 November 77,36 32,46 34,66 2,01 3,35 3,28 Januari-November 2015 60,76 30,75 32,82 Januari-November 2016 67,91 29,58 31,46 7,15 -1,17 -1,36

Dibandingkan periode yang sama tahun 2015, terjadi penurunan TPTT sebesar 1,36 persen poin menjadi 31,46 persen pada Januari-November 2016. Dilihat dari klasifikasi hotel, terjadi peningkatan pada hotel bintang sebesar 7,15 persen poin, sementara itu pada hotel melati mengalami penurunan sebesar 1,17 persen poin.

4. Rata-Rata Lama Tamu Menginap (RLTM)

Rata-rata Lama Tamu Menginap (RLTM) mengindikasikan berapa lama rata-rata tamu yang datang dan menginap di suatu hotel selama periode waktu tertentu. Selama November 2016, RLTM tercatat 1,57 hari atau naik 0,05 persen poin dibandingkan Oktober 2016 yang sebesar 1,52 persen.

Dibandingkan periode yang sama tahun 2015, RLTM mengalami penurunan sebesar 0,18 hari pada Januari-November 2016. Dilihat dari klasifikasi hotel, RLTM pada hotel bintang dan melati mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,09 persen poin dan 0,18 persen poin.

(5)

Berita Resmi Statistik No. 02/01/72/Th.XX, 03 Januari 2017 5

Tabel 4

Rata-Rata Lama Tamu Menginap (RLTM) Hotel, November 2015-November 2016

Tahun/Bulan RLTM (hari) Perubahan (% poin)

Bintang Melati Total Bintang Melati Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 2015 November 2,00 2,05 2,05 -0,21 0,13 0,11 Desember 1,98 1,88 1,89 -0,02 -0,17 -0,16 2016 Januari 1,62 1,54 1,54 -0,36 -0,34 -0,34 Februari 2,21 1,50 1,53 0,59 -0,04 -0,01 Maret 2,06 1,76 1,77 -0,15 0,26 0,24 April 2,06 1,80 1,81 0,00 0,04 0,04 Mei 1,88 1,44 1,46 -0,18 -0,36 -0,35 Juni 2,44 1,59 1,63 0,56 0,15 0,17 Juli 1,90 1,43 1,45 -0,54 -0,16 -0,18 Agustus 1,81 1,44 1,46 -0,09 0,01 0,01 September 1,69 1,43 1,44 -0,12 -0,01 -0,02 Oktober 1,95 1,50 1,52 0,26 0,07 0,08 November 1,67 1,57 1,57 -0,28 0,07 0,05 Januari-November 2015 2,03 1,73 1,75 Januari-November 2016 1,94 1,55 1,56 -0,09 -0,18 -0,18

(6)

Berita Resmi Statistik No. 02/01/72/Th.XX, 03 Januari 2017 6

 Jumlah aktivitas penumpang melalui bandar udara di Sulawesi Tengah selama November

2016 tercatat 157.642 orang atau naik 5,45 persen dibandingkan Oktober 2016.

 Volume barang yang dibongkar melalui bandar udara tercatat 915,89 ton atau naik sebesar

1,59 persen, sementara itu barang yang dimuat tercatat 909,20 ton atau naik sebesar 1,15 persen dibandingkan Oktober 2016.

 Jumlah penumpang angkutan laut melalui pelabuhan diusahakan sebanyak 3.486 orang,

terdiri dari 1.951 orang penumpang berangkat dan 1.535 orang penumpang datang.

 Volume barang yang dibongkar dan dimuat melalui pelabuhan diusahakan masing-masing

mencapai 126.097 ton dan 7.999 ton.

B.

PERKEMBANGAN TRANSPORTASI SULAWESI TENGAH

Selama November 2016, Jumlah Penumpang Angkutan Udara dan Laut

Masing-Masing Tercatat 157.642 Orang dan 3.486 Orang.

Sejalan dengan perkembangan infrastruktur dan aktivitas perekonomian di Sulawesi Tengah, jasa transportasi baik penumpang maupun barang termasuk kargo dan pos/paket, umumnya dilayani melalui angkutan udara dan laut, Potensi ekonomi melalui angkutan udara masih didominasi oleh bandar udara di kota Palu dan beberapa bandar udara di kabupaten Luwuk, Poso, Tolitoli, Buol, dan Tojo Una Una. Data statistik jasa angkutan udara merupakan hasil kompilasi dari data sekunder berupa informasi arus lalu lintas angkutan udara, Jasa angkutan laut dilayani melalui pelabuhan diusahakan yakni Pantoloan, kawasan Donggala, dan Tolitoli, Sementara itu, data statistik jasa angkutan laut diperoleh dari data sekunder berdasarkan Sistem Informasi Manajemen Operasional Pelabuhan (Simoppel),

1. Angkutan Udara

Selama November 2016, dari sebanyak 1.046 frekuensi penerbangan berangkat melalui enam bandar udara utama di Sulawesi Tengah, terdapat 157.642 aktivitas penumpang yang terdiri dari 78.298 orang penumpang berangkat, 76.501 orang penumpang datang, dan 2.843 orang penumpang transit. Jumlah penumpang tertinggi dilayani melalui bandar udara Mutiara Sis Aljufri (Palu) yakni mencapai 115.371 orang. Selanjutnya dilayani melalui bandar udara Syukuran Aminuddin Amir (Luwuk) sebanyak 29.494 orang, Kasiguncu (Poso) sebanyak 3.133 orang, Sultan Bantilan (Tolitoli) sebanyak 4.392 orang, Pogogul (Buol) sebanyak 2.172 orang dan Tanjung Api (Ampana) sebanyak 3.080 orang. Dibandingkan Oktober 2016, terjadi peningkatan frekuensi penerbangan sebesar 4,91 persen pesawat berangkat dan 4,81 persen pesawat datang. Peningkatan frekuensi penerbangan juga diikuti dengan peningkatan jumlah aktivitas penumpang berangkat dan datang

(7)

Berita Resmi Statistik No. 02/01/72/Th.XX, 03 Januari 2017 7

masing-masing sebesar 6,62 persen dan 5,46 persen. Sementara penumpang transit sebaliknya mengalami penurunan sebesar 19,14 persen.

Dibandingkan periode yang sama tahun 2015, terjadi peningkatan frekuensi penerbangan pada Januari-Novemebr 2016 yakni sebesar 48,02 persen pesawat berangkat dan 47,84 persen pesawat datang. Jumlah aktivitas penumpang juga mengalami peningkatan masing-masing sebesar 36,70 persen penumpang berangkat, 34,33 persen penumpang datang, dan 385,95 persen penumpang transit.

Tabel 6

Frekuensi Penerbangan dan Aktivitas Penumpang Angkutan Udara, November 2016

Bandara/ Periode

Frekuensi Penumpang (orang)

Berangkat Datang Berangkat Datang Transit Total

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1. Mutiara Sis Aljufri (Palu) 532 532 57 464 55 994 1 913 115 371 2. Syukuran Aminuddin Amir (Luwuk) 284 284 14 154 14 410 930 29 494 3. Kasiguncu (Poso) 37 37 1 617 1 516 - 3 133 4. Sultan Bantilan (Tolitoli) 80 80 2 331 2 061 - 4 392 5. Pogogul (Buol) 39 38 1 037 1 135 - 2 172 6.Tanjung Api (Ampana) 74 74 1 695 1 385 - 3 080

Total November 2016 1 046 1 045 78 298 76 501 2 843 157 642 Oktober 2016 997 997 73 437 72 540 3 516 149 493 Januari-November 2015 6 408 6 409 591 992 583 656 7 061 1 182 709 Januari-November 2016 9 485 9 475 809 275 784 042 34 313 1 627 630 Perubahan (%) Oktober-November 2016 4,91 4,81 6,62 5,46 -19,14 5,45 Januari-November (2015-2016) 48,02 47,84 36,70 34,33 385,95 37,62

Sumber: Hasil Pengolahan Arus Lalu Lintas Angkutan Udara, DAU,01 Tabel 7

Volume Bongkar/Muat Barang Melalui Bandar Udara, November 2016 Bandara/

Periode

Kargo (ton) Bagasi/paket (ton) Total (ton) Bongkar Muat Bongkar Muat Bongkar Muat

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1. Mutiara Sis Aljufri (Palu) 165,05 131,27 610,84 627,24 775,88 758,52 2. Syukuran Aminuddin Amir (Luwuk) 10,07 30,27 87,69 83,18 97,76 113,45 3. Kasiguncu (Poso) 1,41 0,14 10,46 9,90 11,87 10,04 4. Sultan Bantilan (Tolitoli) - - 14,51 12,05 14,51 12,05 5. Pogogul (Buol) - - 7,89 6,13 7,89 6,13 6. Tanjung Api (Ampana) - - 7,98 9,01 7,98 9,01

Total November 2016 176,53 161,68 739,36 747,51 915,89 909,20 Oktober 2016 168,46 185,69 733,10 713,16 901,56 898,85 Januari-November 2015 2 722,41 2 268,34 6 128,17 6 010,71 8 850,58 8 279,05 Januari-November 2016 2 178,41 2 134,30 7 862,43 8 400,13 10 040,84 10 534,43 Perubahan (%) Oktober-November 2016 4,79 -12,93 0,85 4,82 1,59 1,15 Januari-November (2015-2016) -19,98 -5,91 28,30 39,75 13,45 27,24

(8)

Berita Resmi Statistik No. 02/01/72/Th.XX, 03 Januari 2017 8

Volume barang yang dibongkar melalui bandar udara selama November 2016 tercatat 915,89 ton (termasuk paket pos sebesar 6,99 ton) atau naik 1,59 persen dibandingkan Oktober 2016. Sementara itu, barang yang dimuat tercatat 909,20 ton (termasuk paket pos sebesar 6,97 ton) atau naik 1,15 persen. Dibandingkan periode yang sama tahun 2015, volume barang yang dibongkar dan dimuat pada Januari-November 2016 meningkat masing-masing sebesar 13,45 persen dan 27,24 persen.

2. Angkutan Laut

Selama November 2016, frekuensi pelayaran yang beroperasi di pelabuhan diusahakan tercatat 93 kali, naik 22,37 persen dibandingkan Oktober 2016 yang sebanyak 76 kali. Secara umum, penumpang relatif lebih memilih pelabuhan Pantoloan dan Tolitoli. Hal ini disebabkan pelabuhan kawasan Donggala lebih dominan digunakan sebagai layanan jasa angkutan barang. Jumlah penumpang yang menggunakan angkutan laut melalui pelabuhan diusahakan mencapai 1.951 orang penumpang berangkat dan 1.535 orang penumpang datang. Sementara itu, volume barang yang dibongkar dan dimuat melalui pelabuhan diusahakan masing-masing tercatat 126.097 ton dan 7.999 ton.

Tabel 8

Aktivitas Penumpang dan Bongkar/Muat Barang Melalui Pelabuhan Diusahakan, November 2016

Pelabuhan/ Periode

Frekuensi

(kali) Penumpang (orang) Barang (ton)

Berangkat Datang Bongkar Muat (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. Pantoloan 71 1 755 884 114 181 800 2. Kawasan Donggala - - - - - 3. Tolitoli 22 196 651 11 916 7 199 Total November 2016 93 1 951 1 535 126 097 7 999 Oktober 2016 76 2 304 1 634 10 496 8 580 Januari-November 2015 1 152 36 323 27 444 494 326 132 755 Januari-November 2016 942 23 649 24 072 519 814 78 790 Perubahan (%) Oktober-November 2016 22,37 -15,32 -6,06 1 101,38 -6,77 Januari-November (2015-2016) -18,23 -34,89 -12,29 5,16 -40,65

Sumber: Hasil Pengolahan Laporan Simoppel

Dibandingkan periode yang sama tahun 2015, frekuensi pelayaran yang beroperasi di pelabuhan diusahakan selama Januari-November 2016 turun 18,23 persen. Penurunan ini berdampak pada penurunan jumlah penumpang berangkat dan datang masing-masing sebesar 34,89 persen dan sebesar 12,29 persen. Sedangkan untuk volume barang yang dimuat mengalami penurunan sebesar 40,65 persen, sementara untuk barang yang dibongkar justru mengalami kenaikan sebesar 5,16 persen,

Referensi

Dokumen terkait

Sebaliknya bila dibandingkan dengan bulan Januari tahun lalu Tingkat Penghunian Kamar hotel Non Bintang mengalami peningkatan, yaitu dari 24,21 persen pada Januari 2010 menjadi

 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami penurunan sebesar 1,5 persen poin.  TPT mengalami peningkatan sebesar 1.79 persen poin.. *) TPT adalah presentase

Dibandingkan periode yang sama tahun 2016, volume barang yang dibongkar pada Januari – April 2017 mengalami penurunan sebesar 6,29 persen, sementara itu volume barang yang dimuat

Dilihat dari asal tamu, terjadi peningkatan pada jumlah domestik yang menginap sebesar 13,91 persen, sementara itu jumlah tamu asing mengalami pemnurunan sebesar

Dibandingkan periode yang sama tahun 2013, terjadi peningkatan RLTM selama Januari-April 2014 sebesar 0,02 persen poin, terutama disebabkan oleh meningkatnya RLTM

Dibandingkan bulan sebelumnya, jumlah tamu domestik yang menginap meningkat sebesar 8,70 persen sedangkan jumlah tamu asing mengalami penurunan sebesar 28,95

Kenaikan TPK secara signifikan terjadi pada klasifikasi hotel bintang empat yang naik sebesar 12,26 poin, sedangkan TPK hotel bintang satu, bintang tiga dan

Dibandingkan periode yang sama tahun 2016, volume barang yang dimuat pada Januari - Februari 2017 mengalami penurunan sebesar 7,57 persen, sementara itu volume barang