• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbedaan Terapi Back Massage dan Akupresur Terhadap Kualitas Tidur Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Langsa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perbedaan Terapi Back Massage dan Akupresur Terhadap Kualitas Tidur Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Langsa"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

15

JudulTesis : Perbedaan Terapi Back Massage dan Akupresur Terhadap Kualitas Tidur Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Langsa

NamaMahasiswa : Mailisna Ridwan

Program Studi : Magister Ilmu Keperawatan

MinatStudi : Keperawatan Medikal Bedah

Tahun : 2017

ABSTRAK

Penanganan gannguan kualitas tidur pada pasien hemodialisa dapat dilakukan dengan dua cara yaitu terapi farmakologi dan terapi non farmakologi, Terapi back massage dan Akupresur merupakan sebagian dari tindakan non farmakologi yang memiliki manfaat untuk meningkatkan kualitas tidur. Terapi back massage membuat tubuh relaksasi menyeluruh dan ketenangan, yang dapat memberikan kenyamanan saat tidur sedangkan akupresur pada keempat titik yaitu ear shenmen, Wrist (hand shanmen dan neiguan) dan Foot (yung chung) yang akan menstimulus peningkatan pengeluaran serotonin dimana akan berfungsi sebagai transmitter yang membawa signal keotak untuk memproduksi hormone melatonin, dari hormone ini akan mempengaruhi suprachiasmatic nucleus (SCN) dihipotalamus dalam pengaturan ritme sirkandia sehingga terjadi penurunan sleep latency. Kualitas tidur yang baik dapat memberikan perasaan tenang dipagi hari, perasaan energi dan tidak mengeluh gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan terapi back massage dan akupresur terhadap kualitas tidur pasien hemodialisa di Rumah Sakit Umum Langsa. Jenis penelitian yang digunakan ialah kuasi eksperimen dengan pretest dan posttest pada dua kelompok (two group pretest dan posttest desain). Populasi pada penelitian ini berjumlah 88 orang yang menjalankan hemodialisa rutin. Jumlah sampel sebanyak 66 orang (33 responden dilakukan terapi back massage dan akupresur) yang diperoleh dengan menggunakan teknik non probability sampling jenis consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kualitas tidur dengan skor 0–21. Analisis bivariat menggunakan uji paired t test dengan derajat kemaknaan α (0.05). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil skor kualitas tidur di antara therapy back massage dan akupresur dengan nilai p=0.575(>0.001). Penelitian ini menunjukkan ada peningkatan kualitas tidur pasien hemodialisa setelah dilakukan intervensi. Terapi back massage dan akupresur dapat dijadikan sebagai tindakan terapi komplementer yang dapat diaplikasikan sebagai upaya peningkatan kualitas tidur pasien hemodialisa.

Kata kunci : Therapy Back Massage, Akupresur, KualitasTidur, Hemodialisa

i

(2)

16

Title of the Thesis : The Difference between Back Massage Therapy and Acupressure on Quality of Sleep in Hemodialysis Patients at General Hospital of Langsa

Name of Student : MailisnaRidwan

Study Program : Master in Nursing Science Major : Surgical Medical Nursing Academic Year : 2017

ABSTRACT

Sleep disorder in hemodialysis patients can be handled by two methods: pharmacological therapy and non-pharmacological therapy. Back massage therapy and acupressure are parts of non-pharmacological therapy which can improve sleep quality. Back massage therapy can make the body more relaxed completely and peacefully; it can give comfort in sleep, while acupressure is targeted in four areas: ear shenmen, wrist (hand shenmen and neiguan), and foot (yungchung); it can increase the excretion of serotonin which functions as transmitter that carries signal to the brain for producing melatonin hormone. This hormone will have its effect on suprachiasmatic nucleus (SCN) dehypotalamus in organizing sirkandia rhythm so that there will be the decrease in sleep latency. Good sleep quality can make mind peaceful in the morning, energetic feeling, and avoid complaint about sleep disorder. This study aims at identifying the difference between back massage and acupressure therapy on quality of sleep in hemodialysis patients at General Hospital of Langsa. It employed a quasi-experimental method with two-group pretest-posttest design. The population was 88 patients who received hemodialysis routinely. A sample size was 66, consisting of 33 receiving back massage and 33 receiving acupressure and taken using non-probability sampling design, i.e. consecutive sampling. Data were collected using questionnaires concerning the quality of sleep with a score of 0-21 and analyzed using bivariate analysis with paired t-test at α (0.05). The results of the study indicated that there was the difference in the quality of sleep before and after back massage therapy and acupressure with p-value=0.575 (>0.001). It was also found that there was the increase in the quality of sleep in hemodialysis patients after the intervention. Back massage and acupressure therapy can used as a complementary therapy which can applied as the therapy for improving the quality of sleep in hemodialysis patients.

Keywords: Back Massage Therapy, Acupressure, Sleep Quality, Hemodialysis.

ii

Referensi

Dokumen terkait

diberikan perlakuan terapi kompres hangat dengan slow-stroke back massage terhadap nyeri Osteoarthritis di Panti Sosial Tresna Werdha ”Puspakarma” Mataram yaitu pada

Terapi Spiritual Emotional Freedom Tehnique (SEFT) Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Pasca Operasi.. di

Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan yang signifikan berat badan pada kelompok kontrol, sebelum dan sesudah perawatan tanpa terapi massage dengan nilai p value

Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap kualitas tidur pada pasien stroke di Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum Semarang dengan

Terapi Spiritual Emotional Freedom Tehnique (SEFT) Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Pasca Operasi.. di

Terapi Spiritual Emotional Freedom Tehnique (SEFT) Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Pasca Operasi.. di

Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap kualitas tidur pada pasien stroke di Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum Semarang dengan

1 PENGARUH TERAPI MUSIK RELAKSASI MEDITASI DAN BACK MASSAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS MUAL MUNTAH PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG SEDANG MENJALANI KEMOTERAPI DI SMC RS