ABSTRAK
Latar Belakang : Soil Transmitted Helminthes (STH) adalah salah satu kelas nematoda yang menyebabkan penyakit kecacingan yang transmisinya melalui tanah dan merupakan salah satu masalah kesehatan yang di Indonesia. Memakan sayur dalam keadaan mentah menjadi salah satu penyebab tingginya angka kecacingan di Indonesia. Dan didukung oleh penggunaan tinja sebagai pupuk dan pengolahan pencucian sayur sebelum dikonsumsi yang tidak benar.
Tujuan : penelitian tujuan ini adalah untuk melihat pencemaran pada sayuran yang dijual di pasar modern dan tradisional.
Metode : penelitian ini bersifat analitik dengan metode cross sectional. Penelitian ini berlangsung dari April – Desember 2015. Sampel sayur lalapan diperoleh dari 5 pasar tradisional dan 5 pasar modern yang diperiksa di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara dengan teknik sedimentasi.
Hasil : penelitian ini menunjukkan bahwa sayur lalapan dari pasar tradisional dengan hasil positif kontaminasi parasit sebesar 85,7% (60 sampel) dan pada pasar modern 14,3% (10 sampel). Jenis parasit terbanyak yang peneliti temukan pada penelitian ini adalah larva Hookworm pada pasar tradisional dan pasar modern. Dan pada penelitian memberikan perlakuan pencucian sayur lalapan sebelum dijual dapat menurunkan kontaminasi parasit walaupun tidak dapat menghilangkan kontaminasi seluruhnya.
Kesimpulan : tidak ada perbedaan antara pencemaran pada sayur lalapan yang dijual di pasar tradisional dan modern.
ABSTRACT
Background : Soil Transmitted Helminths (STH) is one of the classes nematode worm infection which causes disease transmission through the soil and is one of the health problems that exist in Indonesia. Eating vegetables in a raw state to be one cause of the high number of worm infection in Indonesia. And supported by the use of excreta as fertilizer and processing washing vegetables before consumption.
Objective : The purpose of this study was to look at contamination on vegetables sold in the market of modern and traditional.
Methods : This research is analytic with cross sectional method. This study took place from April to December 2015. Samples were obtained from 5 fresh vegetables vegetable traditional markets and 5 modern markets examined in the Laboratory of Faculty of Medicine, University of North Sumatra with sedimentation technique.
Result : Results from this study is that the vegetables fresh vegetables from traditional markets and modern showed positive results parasite contamination that each - each 62 samples (86.1%) and 10 samples (13.9%). Most types of parasites that researchers have found in this study is the larva Hookworm on traditional markets and modern market. And research shows that doing washing before sale can reduce the proportion of finding eggs or larva which can not entirely eliminate contamination.
Conclusion : Based on these results it can be concluded that there is no difference between the contamination in vegetables fresh vegetables sold in traditional markets and modern..