• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemetaan Tingkat Bahaya Erosi di DAS Padang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemetaan Tingkat Bahaya Erosi di DAS Padang"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN

Lampiran 1. Data hasil analisis sampel tanah di laboratorium

Tekstur tanah KODE TANAH

FRAKSI

NAMA TEKSTUR M

BERPASIR 1152

T7

56 32 12 LIAT 1408

T8

32 24 44 LEMPUNG BERLIAT 1632

T9

56 16 28 LIAT 704

Bahan organik tanah Kode

Tanah

Vol Blanko (ml)

Vol Titrasi

(ml) % C-Organik

% Bahan Organik

T1 45,5 34,2 0,969 1,6698

Struktur sampel tanah KODE

TANAH TIPE UKURAN

TARAF PERKEMBANGAN

(2)

Permeabilitas profil tanah Kode

Tanah

Kecepatan

(cm/jam) Kelas Permeabilitas Kode

T1 2,16 lambat sampai sedang 4

Faktor erodibilitas tanah

Kode Tanah

Tekstur tanah

(M)

% Bahan organik tanah

(OM)

Kode struktur

tanah (A)

Kode permeabilitas

profil tanah (B)

(3)

Nilai erosi (A) di lokasi pengambilan sampel Tanaman

(CP)

Erosi (A) (ton/ha

/thn)

Klasifikasi Tingkat Laju Erosi

T1 1861 0,1085 6,8 0,3 411,914 Tinggi

T2 1861 0,0841 1,4 1,0 219,114 Sedang

T3 1861 0,0970 6,8 0,3 368,255 Tinggi

T4 1616 0,0712 0,4 0,5 23,012 Sangat

Rendah

T5 1616 0,0726 0,4 0,50 23,464 Rendah

T6 1616 0,0889 0,4 0,50 28,732 Rendah

T7 1019 0,1006 0,4 0,50 20,502 Sangat

Rendah

T8 1019 0,1288 0,4 0,50 26,250 Sangat

Rendah

T9 1019 0,0802 0,4 0,50 16,345 Sangat

Rendah

Nilai Tingkat Bahaya Erosi (TBE) di lokasi pengambilan sampel Kode

Tanah

Kedalaman Tanah

(Solum) (cm) Laju Erosi (A) TBE

Keterangan kode sampel tanah Kode

Tanah

Lokasi Pengambilan

Sampel Letak Morfologi Koordinat

T1 Bah Bulian, Kec. Raya Hulu 03

0

03’33,2” 098051’5,3”

T2 Dusun Juma Ujung, Nagori

Siporkas, Kec. Raya Hulu

03000’11,1”

T4 Naga Kasiangan, Kec.

Tebing Tinggi Tengah

03016’20,0” 099006’13,3”

T5 Pabatu, Kec. Tebing Tinggi Tengah 03

0

(4)

Bandar Khalifah 099015’17,8”

T8 Desa Sei Sarimah, Kec.

Bandar Khalifah Hilir

03026’09,2” 099015’28,4”

T9 Kampung Gelam, Bandar

Khalifah Hilir

(5)

Lampiran 3. Data perhitungan debit sedimen (Qs)

1. Bah Bulian (Hulu DAS Padang) Qw = A x V

= 3,33 m2 x 0,78 m/s = 2,5974 m3/s

Qs = Qw x Cs x K

= 2,5974 m3/s x 200 mg/L x 0,0864 = 44,883072 ton/hari

= 44,883 ton/hari

2. Sungai Padang (Tengah DAS Padang) Qw = A x V

= 110,31 m2 x 0,551 m/s = 60,7808 m3/s

Qs = Qw x Cs x K

= 60,7808 m3/s x 240 mg/L x 0,0864 = 1.260,350669 ton/hari

= 1.260,351 ton/hari

3. Sungai Padang (Hilir DAS Padang) Qw = A x V

= 63,295 m2 x 1,16 m/s = 73,4222 m3/s

Qs = Qw x Cs x K

= 73,4222 m3/s x 1200 mg/L x 0,0864 = 7.612,413696 ton/hari

(6)

Lampiran 4. Dokumentasi kegiatan penelitian

(7)

(8)

Referensi

Dokumen terkait

Nilai Erodibilitas Lahan (K) pada bagian Hulu DAS Deli berdasarkan tutupan lahan didominasi oleh pertanian lahan kering yaitu pada tanaman ubi kayu merupakan nilai K terendah

Per hitungan (Pr ediksi) Laju Er osi Menggunakan Per samaan USLE Analisis data prediksi erosi dan tingkat bahaya erosi akan dilakukan dengan menggunakan rumus Universal Soil

bahaya erosi di DAS Lepan secara spasial dengan menggunakan metode USLE.. dan menghitung debit

Analisis spasial dilakukan dengan menumpangsusunkan (overlay) beberapa data spasial parameter penentu kerawanan banjir (bentuk lahan, kemiringan lereng, jenis tanah,

Analisis spasial dilakukan dengan menumpangsusunkan ( overlay ) beberapa data spasial parameter penentu kerawanan banjir (bentuk lahan, kemiringan lereng, jenis tanah,

Daerah Aliran Sungai adalah suatu daerah atau wilayah dengan kemiringan lereng yang bervariasi yang dibatasi oleh punggung-punggung bukit atau yang dapat menampung seluruh curah

Kajian tingkat bahaya erosi (TBE) pada berbagai tipe penggunaan lahan di sub daerah aliran sungai lau biang (kawasan hulu DAS wampu.. Universitas

kondisi maksimum proses erosi yang dapat terjadi pada suatu lahan dengan. kondisi hujan dan tata guna