SAPAAN GEMBALA
KETERHUBUNGANalam dunia modern seperti sekarang, ditambah lagi situasi pandemi covid-19 yang mengharuskan kita menjaga jarak dan membatasi kerumunan, internet menjadi bagian kehidupan yang cukup penting. Operator penyedia layanan harus yang mumpuni sehingga kita mendapatkan sinyal kuat pada berbagai tempat, kuota ataupun fasilitas wifi harus tersedia agar komunikasi atau keterhubungan kita dengan orang lain bisa tetap berjalan dengan baik. Bagaimana jika operatornya mumpuni tetapi kita tidak memiliki kuota/fasilitas wifi atau situasi sebaliknya kita memiliki kuota/fasilitas wifi tetapi operatornya tidak mumpuni? Tentunya, kita tidak dapat memperoleh akses internet dengan baik, dan bukankah hal tersebut sangat mengesalkan. Pekerjaan, relasi dengan berbagai pihak, ataupun ibadah yang dilakukan secara online tidak dapat dilakukan. Dalam banyak kasus, entah tua atau muda, anak-anak hingga para lanjut usia, emosinya lantas terpicu ketika berhadapan dengan situasi tersebut. Hal ini menunjukkan dengan jelas, manusia adalah makhluk relasional, yang tidak dapat dilepaskan dari hubungan satu dengan yang lain.
Jika relasi itu dipandang begitu signifikan dalam kehidupan manusia, apakah hal yang sama juga berlaku ketika manusia berelasi dengan Allah? Jangan-jangan, manusia terlampau sibuk membangun relasi horizontalnya dengan sesama sehingga tidak menaruh perhatian yang sungguh dalam relasi vertikalnya dengan Allah. Untuk ini, ada beragam alasan. Bisa karena, relasi dengan Allah dipandang sebagai sesuatu yang misterius. Tetapi apakah dengan kemisteriusan relasi ini membuat kita patah arang dan bersikap sekedarnya (orang seringkali menutupinya dengan berkata "ya, yang penting saya tetap percaya." walaupun kesungguhan pemaknaannya seringkali menjadi PR tersendiri). Sebagai makhluk inderawi, manusia bergantung pada respon langsung dalam sebuah hubungan. Maka itu tidak heran, jika ada orang yang uring-uringan dan emosional ketika pesannya tak berbalas. Jika berelasi dengan Allah, tentunya ini menjadi tantangan tersendiri, karena kita tidak secara langsung mendengar suara Allah menjawab, atau kita tidak dapat melihat langsung Allah menganggukkan atau menggelengkan kepalaNya.
Untuk menjawab tantangan ini, marilah kita memikirkan ulang, relasi dengan Allah seperti apa yang sedang kita bangun. Apakah kita memperlakukan Allah sebagai penyedia segala yang kita perlukan setiap kali kita meminta ataukah kita memperlakukanNya dengan hormat sebagai Pemilik Kehidupan yang memberikan kepercayaan kepada kita hamba-hambaNya untuk mengelola milik kepunyaanNya? Kita dipanggil menghidupi relasi hamba kepada Sang Tuan, di mana sebagai hamba, kita rela untuk terus menerus belajar mengenal kehendak Sang Tuan dan belajar mengerjakan kehidupan seturut dengan kehendakNya. Menjadi hamba sekaligus juga seorang murid yang tangguh dan tekun. Dengan demikian, ketika kita berelasi dengan Allah, fokusnya bukan lagi kepada diri atau kehendak kita melainkan kepada Allah, di mana sikap kita adalah bersungguh-sungguh menyembahNya sebagai hamba sekaligus murid. Tuhan Yesus mengatakan seperti yang dituliskan dalam Yohanes 4:23-24 "Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." Dalam roh dan kebenaran-lah kita terhubung erat dengan Allah. Menikmati setiap tuntunan dan pernyataanNya bagi kita. Kita tidak lagi mengandalkan
D
inderawi kita dalam menantikan jawaban Allah tetapi justru menggunakan hati, pikiran dan roh kita untuk bersekutu dan intim dengan Allah sehingga dapat mengenali arahanNya.
Mari kita menjalani hidup penyembahan kita yang benar kepada Allah sebagai wujud kesungguhan kita membangun relasi denganNya. Inilah juga wujud seorang murid yang bukan sekedar memacu diri menyelesaikan tugas namun juga mementingkan relasi keintiman dengan Sang Guru, Pemilik KehidupanNya. Tuhan memampukan kita selalu.
Forum Pendeta
SEKRETARIAT
Majelis Jemaat mengucapkan SelamatHari Minggu dan Selamat Beribadah.
Bagi Saudara yang membutuhkan pelayanan dapat menghubungi Tata Usaha di Kantor Gereja setiap
Senin-Sabtu (08.00 – 16.00 WIB), Minggu (08.30 – 14.00 WIB).
Saudara-saudara yang memerlukan pelayanan Kantor Gereja, dapat terlebih dahulu menghubungi nomor telpon gereja atau kontak Sdri. Desmi (0858 1075 7913) dan
Sdri. Henny Sitorus (urusan keuangan) - 0812 8285 2899
Tata Usaha Gereja
Telp : (0251) 8379 152; 8327 857 Fax: (0251) 8327 857 E-mail : [email protected]
Website : www.gkipengadilan.or.id
Rekening a.n. “GEREJA KRISTEN INDONESIA”
Bank OCBC NISP Juanda Bogor AC. 040 800 00327 5 Bank BTN Bogor AC. 00000015 0130000233 -7 BCA Juanda Bogor AC. 0953047176
Scan Barcode menggunakan : QR BCA, GOPAY, OVO, DANA SHOPPEE PAY dan LINK AJA
(Mohon konfirmasi ke Administrasi Keuangan)
Pdt. Esakatri Parahita E-mail : [email protected]
Pdt. Tri Santoso E-mail : [email protected]
Urusan Syukur Pnt. Vera Sentra Riana Hutabarat
Urusan Pernikahan Pnt. Euis Daliah & Pnt. Yudi Christiawan
Urusan Kedukaan Pnt. Kristiyarini Darmawati
BPMSW GKI SINWIL Jabar E-mail : [email protected] Website : http://selisip.com PERSIDANGAN MAJELIS JEMAAT (VIA ZOOM MEETING)
Hari, tanggal : Minggu, 28 Maret 2021 Waktu : Pkl. 13.00 WIB
1.Andhika Edhy Suranta Tarigan 8. Kurniadi
(Wil. 2) (Wil. 9)
2.Arif Yulianto 9. Nurhadi Putranto
(Wil. 9) (Wil. 4)
3.Ariella Wahyu Palisungan 10. Salundik Dohong
(Wil. 11) (Wil. 3)
4.Djajadi Karnadi 11. Sangkep Sembiring
(Wil. 6) (Wil. 2)
5.Dwi Yulistiani 12. Solimah Saragih Turnip
(Wil. 11) (Wil. 10)
6.Fa’Ahakhododo Harefa 13. Tertsian Wisnu W. Kusdijatmo
(Wil. 2) (Wil. 12)
7.Ingelia Puspita Dewi 14. Yudi Christiawan
(Wil. 12) (Wil. 12)
PEMBERITAHUAN
Majelis Jemaat kembali akan mengadakan Kebaktian Umum secara live streaming mulai minggu ini tanggal 21 Maret 2021 yang hanya dihadiri oleh penatua dan petugas yang telah ditetapkan. Para penatua dan petugas yang hadir dalam persiapan dan kebaktian, diwajibkan mengisi Form Screening yang disediakan oleh Satgas Covid GKI Pengadilan.
CALON PENATUA GKI JL. PENGADILAN NO. 35 BOGOR MASA PELAYANAN TAHUN 2021 – 2024
Setelah 3x pewartaan nama-nama calon penatua GKI Jl. Pengadilan No. 35, Bogor untuk masa pelayanan tahun 2021 – 2024 dan tidak ada keberatan yang sah, maka pada Minggu, 28 Maret 2021 pada Kebaktian Umum pukul 08.00 WIB, akan dilayankan peneguhan para calon penatua dan perkenalan BPMJ 2021 – 2022:
Penatua yang akan mengakhiri pelayanannya sebagai Penatua GKI Jl. Pengadilan No. 35, Bogor pada tanggal 31 Maret 2021 adalah :
1. Pnt. Catharina Sri Redjeki 5. Pnt. Sujanto
2. Pnt. Kristiyarini Darmawati 6. Pnt. Undra Dwipa Massita Ede 3. Pnt. Maria Baka Nari 7. Pnt. Vera Sentra Riana Hutabarat 4. Pnt. Nugroho
PELANTIKAN BADAN PEKERJA MAJELIS JEMAAT (BPMJ)
1. Pdt. Esakatri Parahita 7. Pnt. Prabawa Widi Nugroho 2. Pdt. Tri Santoso 8. Pnt. Solimah Saragih Turnip 3. Pnt. Krisdianto 9. Pnt. Elizabeth Wina
4. Pnt. Agustinus Chandra 10. Pnt. Yuliarto Adinugroho Saptaningtyas 5. Pnt. Bing Ananta Andimulia 11. Pnt. Yvonne Kirana
6. Pnt. Ktut Silvanita Mangani 12. Pnt. Ingelia Puspita Dewi
BIDANG PERSEKUTUAN
KEBAKTIAN HARI INI MINGGU, 21 MARET 2021 (Prapaskah V - Ungu)
“DITARIK OLEH ANUGERAH-NYA”
(Yeremia 31 : 31-34; Mazmur 51 : 2-13; Ibrani 5 : 5-10; Yohanes 12 : 20-33)
Tujuan : Umat mengalami anugerah Allah di dalam penebusan Kristus sehingga dengan penuh antusiasme ingin berjumpa dan mengenal Kristus secara personal untuk menjadi agen-agen pembaharuan dalam konteks hidup masing-masing.
KEBAKTIAN SECARA ONLINE
https://ibadah.gkipengadilan.com/umum
DAFTAR LAGU 1.2. PKJ. 48 4. PKJ. 147 : 1-2 KJ. 144b : 1-2 3. KJ. 178 : 1-2 5. Bangkit dari abu
WAKTU Kebaktian Umum Pkl. 07.45
PENGKHOTBAH Pnt. GALVIN TIARA BARTIANUS
PEMBUKA Pnt. Kristiyarini Darmawati
PJK & PENGIRING Pnt. Sujanto
LEKTOR Ibu Meliani Handoko
PEMUSIK Bpk. Jusup
PROKANTOR Bpk. Agung Widyo Pramono
KEBAKTIAN YKB
https://youtu.be/2eZsJF7cPys
WAKTU Pkl. 09.00 WIB
PENGKHOTBAH Pdt. WAHYU PRAMUDIA (GKI Ngagel Surabaya)
SIARAN RADIO RPK
Gelombang 96.3 FM atau audio streaming https://www.radiopelitakasih.com/
POKOK DOA
▪ Pemerintah Indonesia :
➢ Tuhan memberi hikmat dan kemampuan Pemerintah untuk mengatasi berbagai permasalahan bangsa,
dalam hal sosial, ekonomi, politik dan khususnya kesehatan masyarakat agar penyebaran virus dapat terkendali.
➢ Masyarakat dapat terus patuh menerapkan kebersihan, protokol kesehatan dan menjaga jarak.
➢ Berdoa untuk vaksinasi agar efektif menanggulangi penyebaran virus corona dan dapat secara sistematis
disebarkan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
➢ Semua tenaga medis di Rumah Sakit dan relawan yang bekerja menangani pasien Covid-19. Mohon
Tuhan memberi hikmat, kekuatan dan kesehatan agar mereka tetap melayani dengan baik.
➢ Untuk karyawan yang dirumahkan/di-PHK, agar Tuhan menolong keluarga mereka, memberikan
ketenangan untuk berpikir jernih agar mendapat solusi kreatif untuk kelangsungan hidup.
➢ Untuk mereka yang terpapar Covid-19 yang dalam perawatan baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri
agar beroleh kesembuhan oleh karena anugerahMu.
▪ Semua upaya memulai proses perijinan sarana tempat ibadah di daerah Bogor Barat.
▪ Panitia Paskah dan Panitia Pekan Pentakosta agar diberi hikmat dalam mempersiapkan acara dengan situasi
yang terbatas.
▪ Komitmen dan kepedulian umat untuk ambil bagian dalam setiap pelayanan di GKI Pengadilan.
▪ Anggota Jemaat dan Simpatisan yang sakit dan dalam pemulihan.
Bagi Saudara yang sakit :
▪Ibu Yulianawati (Wil. 4) ▪ Ibu Lindawati (Wil. 10)
▪ Ibu Julliawati Djuhanda (Wil. 6) ▪ Sdr. Asael A. Arlen (Wil. 3)
▪ IbuFrida Saur Pasaribu (Wil. 3) ▪IbuHesti H. Nicolaus (Wil. 6)
▪Ibu Gerda Josine Wuller (Wil. 9) ▪Bpk. Imanuel Karno (Wil. 10)
▪ Bpk. Edi Triwibowo (Wil. 7) ▪ Ibu Lili Tanudjaya (Wil. 1)
▪Bpk. Petrus Sinuhaji (Wil. 6) ▪ Sdri. Febe Glosa Ellora Simanjuntak (Wil. 7)
Bagi Saudara dalam pemulihan :
▪ Ibu Gloria Wanananda (Wil 7) ▪ Bpk. Johannes Wangulangu & Ibu Dina Margaretha (Wil. 11)
▪Ibu Risnawati (Wil. 3) ▪ IbuJeanny Pieters Winata (Wil. 7)
KEBAKTIAN MINGGU DEPAN MINGGU, 28 MARET 2021 (Minggu Palem dan Sengsara - Ungu)
“PENGUASAAN DIRI DI TENGAH PUJIAN DAN PENOLAKAN”
(Mazmur 118 : 1-2; Yesaya 50 : 4-9; Mazmur 31 : 10-17; Filipi 2 : 5-11; Markus 14 : 1-20) Tujuan : Umat hidup dalam spiritualitas Kristus dengan menguasai diri di tengah-tengah pujian atau pun saat
menghadapi pengkhianatan dan penolakan sehingga tidak mudah takabur atau kecewa dan terluka. Sebaliknya umat tetap fokus dalam ketaatan kepada rencana Allah dan menyelesaikannya dengan tuntas.
KEBAKTIAN SECARA LIVE STREAMING
WAKTU Kebaktian Umum I Pkl. 07.45 WIB
PENGKHOTBAH Pdt. TRI SANTOSO
PEMBUKA Pnt. Maria Baka Nari
PJK & PENGIRING Pnt. Undra Dwipa Massita Ede
PEMUSIK Bpk. Dangka Sihombing
PERSIAPAN PERJAMUAN KUDUS
Pada tanggal 2 April 2021 kita akan merayakan Perjamuan Kudus Jumat Agung Pkl. 08.00 dan 10.00. Perjamuan akan dilaksanakan secara online melalui youtube atau zoom, dengan mengikutsertakan juga umat yang ada di rumah masing-masing, yang belum dapat hadir karena protokol kesehatan. Untuk menyambut perayaan itu, mari kita mempersiapkan diri dengan memeriksa diri kita masing-masing. Pada Perjamuan terakhir, Kristus meminta kita merayakan perjamuan kudus, untuk mengenang-Nya. Mengenang Kristus berarti mengalami kehadiran-Nya dalam hidup sesehari dan menyadari bahwa Kristus telah berkoban demi keselamatan kita.
• Sudahkah Saudara hidup dalam persekutuan yang akrab dengan Yesus, sehingga Saudara mengalami kasih, kuasa, dan kebenaran-Nya?
• Yakinkah Saudara bahwa Kristus telah mengorbankan hidup-Nya, demi keselamatan Saudara?
(jeda)
Pada perjamuan terakhir, Kristus memecah roti dan mengangkat cawan, lalu membagikannya pada murid-murid-Nya. Ketika menerima roti dan air anggur, simbol tubuh dan darah Yesus, kita dipersatukan dengan Kristus. Yesus menjadi Kepala, sedang kita adalah tubuh-Nya.
• Sudahkah Saudara menjadikan Yesus sebagai Kepala; pemimpin Saudara dalam hidup pribadi, berkeluarga, bergereja dan bermasyarakat?
• Sudahkah Saudara hidup dalam kasih dengan saudara seiman, yang adalah sesama anggota tubuh Kristus?
(jeda)
Pada Jumat, 2 April 2021 kita akan merayakan Sakramen Perjamuan Kudus Jumat Agung.
Pelayanan Perjamuan Kudus secara online melalui youtube atau zoom yang dapat di akses secara langsung pada Pkl. 08.00 dan Pkl. 10.00 WIB
Link Zoom menyusul
Bagi jemaat/simpatisan yang sudah memesan dapat menggambil Hosti & Anggur kemasan di Kantor Gereja pada jam kerja
mulai tanggal 28 Maret – 1 April 2021.
PERJAMUAN
KUDUS
ONLINE
JUMAT,
2 APRIL 2021
Dengan makan roti dan minum air anggur, kita dipersatukan dalam kematian dan kebangkitan Kristus. Ini berarti kita perlu menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Kristus. Menyangkal diri berarti rela berkorban demi Tuhan dan sesama.
• Sudahkah Saudara rela berkorban bagi sesama?
• Sudahkah kehidupan saudara menjadi berkat bagi sesama: peduli pada sesama, berani menyuarakan kebenaran dan keadilan, serta berjuang menciptakan damai sejahtera?
(jeda)
Kiranya Roh Kudus menolong kita dalam mempersiapkan diri merayakan Perjamuan Kudus mendatang.
KEBAKTIAN PENEGUHAN DAN PEMBERKATAN NIKAH
Berkaitan dengan pandemi yang masih berlangsung, Majelis Jemaat telah memutuskan untuk mengadakan pembatasan kehadiran dalam Kebaktian Peneguhan & Pemberkatan Pernikahan yaitu :
1. Total kehadiran dalam ruang ibadah adalah 30 orang yang telah didaftarkan, sebelumnya yaitu 20 orang dari mempelai dan keluarga serta 10 org petugas yang terdiri dar PF, Penatua, Prokantor,
Pemusik & Multimedia.
2. Batas usia yang dapat hadir dalam ibadah adalah 16-59 tahun, kecuali orang tua mempelai. 3. sebaiknya diperlengkapi dengan surat keterangan antigen/PCR.
Terima kasih untuk pengertian dari Bpk/Ibu/Sdr sekalian.
Setelah melalui percakapan gerejawi dan memenuhi semua persyaratan yang diperlukan, maka akan
dilaksanakan Kebaktian Peneguhan dan Pemberkatan Nikah di GKI Pengadilan Bogor pada Sabtu, 10 April 2021 Pkl. 09.00 WIB atas diri :
GAGAH CIPTAWAN
(Anggota Jemaat GKPS CIPAYUNG JAKARTA)
Anak dari : Bpk. Rasiaman Purba (†) dan Ibu Rosma Sitepu &
ERITRYNA NARTITI
(Anggota Jemaat GKI Pengadilan Bogor) Anak dari : Bpk. Soenarso dan Ibu Kuntarti Rarashati
Apabila ada keberatan yang berhubungan dengan rencana pernikahan di atas, mohon disampaikan ke Majelis Jemaat paling lambat pada Minggu, 28 Maret 2021.
✓ Mohon dukungan doa dan perhatian dari Jemaat.
KEBAKTIAN POS JEMAAT MINGGU, 21 MARET 2021
• Lokasi Pos Jemaat Kracak : Kp. Kracak, Kec. Rancabungur, Bogor
• Lokasi Bajem Sentul : Ruko Plaza Amsterdam Blok B No. 18, Sentul - Bogor.
POS JEMAAT KRACAK BAJEM SENTUL
Diadakan di rumah masing-masing,
KEBAKTIAN MINGGU DEPAN MINGGU, 28 MARET 2021
KOMISI ANAK Kebaktian Sekolah Minggu | Minggu, 21 Maret 2021
IBADAH ASM WAKTU URL QR
KELAS KECIL
(Batita – Kls. 2 SD) Pkl. 09.30 https://ibadah.gkipengadilan.com/kk KELAS BESAR
(Kls. 3 – Kls. 6 SD) Pkl. 09.00 https://ibadah.gkipengadilan.com/kb GKI Pengadilan Bogor Youtube
Channel https://youtube.com/GKIPengadilanBogor
POS JEMAAT KRACAK BAJEM SENTUL
Diadakan di rumah masing-masing,
liturgi dibagikan oleh Pengurus KEBAKTIAN ONLINE Pkl. 09.00 WIB
KOMISI REMAJA
KOMISI PEMUDA
KOMISI DEWASA & KOMISI USIA INDAH .
KOMISI KESENIAN
Minggu, 21 Maret 2021 Minggu, 28 Maret 2021
akan diselenggarakan secara live streaming di YouTube YKB GKI TV https://www.youtube.com/c/IGNITEGKI
Pkl. 10.00
Minggu, 21 Maret 2021 Minggu, 28 Maret 2021
akan diselenggarakan secara live streaming di YouTube YKB GKI TV https://www.youtube.com/c/IGNITEGKI
Pkl. 10.00
Rabu, 24 Maret 2021 Pkl. 16.00 WIB
Tema Jangan Beri Kesempatan Kepada Iblis
Bacaan Efesus 4 : 7-32
Pelayan Firman Bpk. SRI HANDOKO
Liturgos Bpk. Samuel Hidelilo
Host Ibu Sesilia Supriyati
Model Zoom Meeting
Meeting ID -
Kebaktian Remaja 1 & 2
BIDANG PEMBINAAN JEMAAT
KELAS KATEKISASI REGULER BARUPendaftaran kelas katekisasi regular telah dibuka sampai tanggal 7 April 2021 untuk Saudara-saudara yang telah berusia 15 tahun. Formulir Pendaftaran dapat diambil di Tata Usaha Gereja setiap hari kerja atau
email : [email protected] atau melalui mengisi google form di
https://form.gkipengadilan.com/katekisasi Syarat-syarat pendaftaran :
1. Pas foto terbaru ukuran 3 x 4 (2 lembar) (bukan foto close up). 2. Fotocopy Akte Lahir.
3. Fotocopy Piagam Baptis Anak (bagi yang akan Sidi).
4. Surat Pengantar dari Gereja asal (bagi peserta baptis/sidi titipan). 5. Mengisi formulir di TU Gereja.
Kelas katekisasi akan dimulai pada Jumat, 9 April 2021pkl. 17.00 WIB secara on line (via Zoom Group) selama aktivitas gereja belum normal karena Pandemi Covid-19 ini. Pengaturan teknis pelaksanaannya akan diberitahukan lebih lanjut.
KELAS KATEKISASI PENYESUAIAN
Bagi Bapak/ Ibu/ Sdr/i yang ingin menjadi anggota jemaat GKI Pengadilan Bogor :
• berasal dari gereja lain yang tidak seazas (GBI, Pentakosta, Karismatik, Katolik, dll).
Dapat mendaftar untuk ikut kelas Katekisasi Penyesuaian yang akan di mulai pada Minggu, 11 April 2021 Pkl. 10.00 WIB secara on line selama aktivitas gereja belum normal karena Pandemi Covid-19 ini.
Pengaturan teknis pelaksanaannya akan diberitahukan lebih lanjut. BACAAN ALKITAB MINGGU INI
MARET 2021 BACAAN
Senin 22 Yesaya 43 : 8-13; Mazmur 119 : 9-16; 2 Korintus 3 : 4-11
Selasa 23 Yesaya 44 : 1-8; Mazmur 119 : 9-16; Kisah Para Rasul 2 : 14-24 Rabu 24 Hagai 2 : 1-9, 20-23; Mazmur 119 : 9-16; Yohanes 12 : 34-50 Kamis 25 Ulangan 16 : 1-8; Mazmur 118 : 1-2, 19-29; Filipi 2 : 1-11 Jumat 26 Yeremia 33 : 1-9; Mazmur 118 : 1-2, 19-29; Filipi 2 : 12-18
Sabtu 27 Yeremia 33 : 10-16; Mazmur 118 : 1-2, 19-29; Markus 10 : 32-34, 46-52 Minggu 28 Mazmur 118:1-2, 19-29; Markus 11 : 1-11
BIDANG PENGEMBANGAN WILAYAH
KOMISI PERLAWATANShalom Bapak, Ibu, Saudara Anggota Jemaat GKI Pengadilan Bogor.
Sehubungan dengan situasi pandemi Corona di mana kita masih harus membatasi diri untuk berjumpa satu dengan yang lain, Bidang Pengembangan Wilayah melalui Komisi Perlawatan berusaha untuk tetap menjaga tali kasih sebagai sesama bagian dari GKI Pengadilan dengan mengadakan Pelawatan Online melalui WA / Telepon, yang telah dimulai sejak Juni 2020. Namun dalam pelaksanaanya, kami mendapati ada nomor kontak yang tidak tersambung. Untuk itu, kami mohon bantuan Bapak/Ibu/Saudara untuk dapat memberikan informasi nomor WA yang aktif atau nomor telepon dari nama-nama berikut ini, agar dapat kami coba hubungi kembali selanjutnya :
1. Kel. Bpk. Petrusian Januar Kamiharja (Wil. 1) 7. Sdri. Ivana Putri (Wil. 3)
2. Kel. Bpk. Martin Immanuelle (Wil. 3) 8. Kel. Bpk. Sinton Marado O. Saragih (Wil. 3) 3. Kel. Bpk. Yoesoep Sanggalangi (Wil. 3) 9. Kel. Bpk. David Budiono (Wil. 3)
4. Sdr. Daniel Agasi (Wil. 3) 10. Kel. Bpk. Dirk Pieter Siegers (Wil. 3) 5. Sdr. Samuel Salim (Wil. 3) 11. Kel. Bpk. Agus Priyono (Wil. 5) 6. Ibu Alexandra Lydia Gerung – Pangloli (Wil. 3)
Informasi dari Bapak/Ibu/Saudara dapat disampaikan kepada TU Gereja (Ibu Desmi/ Ibu Johana) pada jam kerja. Terima kasih untuk kerjasamanya. Tuhan Yesus memberkati.
ATESTASI KELUAR
Berdasarkan permohonan Atestasi Keluar ke jemaat GKI Denpasar atas diri : Nama : Sdr. Christa Adrianto Perdana
Alamat : Taman Pagelaran Jl. Kutilang Blok EE 5 No. 18, Bogor (Wil. 10)
Majelis Jemaat GKI Jl. Pengadilan No. 35, Bogor menyerahkan tanggung jawab penggembalaan yang bersangkutan kepada Majelis Jemaat setempat.
BERITA KEDUKAAN
Telah pulang ke rumah Bapa di Sorga pada Senin, 15 Maret 2021 Bpk. Susilo
usia 57 tahun – Wil. 10. Almarhum dimakamkan pada Selasa, 16 Maret 2021 dipemakaman TPU Tajur Halang, Bogor.
Majelis Jemaat dan seluruh anggota jemaat serta simpatisan GKI Pengadilan Bogor turut berbelasungkawa. Semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan merasakan penghiburan, kekuatan dan pengharapan dalam iman kepada Tuhan Yesus Kristus.
PERSIAPAN PERSEKUTUAN WILAYAH
Persiapan Pelayanan Firman Persekutuan Wilayah bulan April 2021 dilaksanakan pada : Hari, tanggal : Minggu, 21 Maret 2021
Waktu : Pkl. 19.00 WIB
Tema : “MASIH ADA KESEMPATAN”
Pelayanan Firman : Pdt. TRI SANTOSO
PERSEKUTUAN WILAYAH BULAN MARET
“MENIKMATI KEBAIKAN TUHAN”
(Mazmur 100 : 1-5) WILAYAH 1 Sabtu, 27 Maret 2021 Pkl. 17.00 PF : Bpk. TOGU MANURUNG WILAYAH 3 Sabtu, 27 Maret 2021 Pkl. 18.00
PF : Pnt. BING ANANTA ANDIMULIA
MC : Ibu Tri Murti Rahayu
WILAYAH 4
Sabtu, 27 Maret 2021 Pkl. 18.00
PF : Pdt. ESAKATRI PARAHITA
Zoom Meeting ID : 818 7992 7673 (Passcode: 514086)
WILAYAH 5
Sabtu, 27 Maret 2021 Pkl. 17.00
PF : Bpk. BUDI TANGENDJAJA
MC : IbuTri Juningsih Hutabarat
WILAYAH 7
Minggu, 28 Maret 2021
Pkl. 19.30 PF : Ibu RIANTY FERDIANA SILITONGA
WILAYAH 10
Sabtu 27 Maret 2021 Pkl. 17.00
PF : Bpk. SRI HANDOKO
MC : Ibu Wiwit Ayu Fajar Riyanti
WILAYAH 11
Sabtu, 27 Maret 2021
PEMAHAMAN ALKITAB BULAN MARET
BIDANG KESAKSIAN PELAYANAN
PAKET SEMBAKOBapak/Ibu/Sdr. Jemaat dan Simpatisan GKI Pengadilan
Selama masa pandemi saat ini, banyak anggota jemaat/simpatisan yang membutuhkan bantuan Bapak/Ibu/Sdr. dalam bentuk Sembako. Penerima bantuan adalah keluarga yang di-PHK karena perusahaannya tutup karena pandemi, dan usahanya tidak jalan karena pandemi.
Untuk itu kami menerima bantuan berupa sembako atau bantuan dana untuk membeli sembako yang akan kita salurkan pada anggota jemaat/simpatisan GKI Pengadilan yang membutuhkan.
Sebagai informasi, satu paket sembako seharga Rp 120.000,-/bulan untuk satu keluarga. Isi paket sembako adalah : beras, minyak, gula, mie instan, dan sarden.
Bantuan berupa sembako dapat dititipkan kepada kantor gereja sebelum tanggal 10 setiap bulannya agar dapat disalurkan kepada anggota jemaat/simpatisan setelah tanggal 10.
Bantuan berupa dana dapat ditransfer ke rekening gereja, dengan akhiran 10, jadi jika ingin menyumbang Rp 120.000,- dapat transfer Rp 120.010,- ke rekening gereja.
Demikian kami sampaikan, atas bantuan Bapak/Ibu/Sdr. diucapkan terima kasih. SATGAS COVID GKIP
Kepada Anggota Jemaat/Simpatisan GKI Pengadilan Bogor.
Untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Gereja, maka bersama ini, Satgas Covid GKIP mensyaratkan bagi anggota jemaat/simpatisan, tamu, keluarga mempelai, dan petugas multimedia non-GKIP serta petugas dekor yang akan melaksanakan kegiatan di Gedung Gereja, untuk mengikuti persiapan dan pelaksanaan Kebaktian Umum, Kebaktian Pernikahan dan Kebaktian Baptis Dewasa yang dilakukan secara terbatas, diwajibkan mengisi form screening secara online di link berikut: https://forms.gle/McJZ6b72qmixvBWG7
Hasil screening adalah ‘HIGH RISK’ dan ‘LOW RISK’. Apabila masuk dalam kategori ‘HIGH RISK’, maka yang bersangkutan dilarang hadir di gedung gereja tanpa hasil SWAB Antigen NON-REAKTIF yang masih berlaku. Pengisian Form Screening harus dilakukan setidaknya 3 hari sebelum acara berlangsung. Masa berlaku SWAB ANTIGEN adalah 3 hari, sehingga SWAB ANTIGEN bagi yang HIGH RISK setidaknya dilakukan sehari sebelum acara. Demikian agar dapat dijadikan pedoman dalam melaksanakan kegiatan di Gedung Gereja selama masa pandemi Covid-19. Tuhan Yesus memberkati.
“HIDUP DALAM RENCANA TUHAN” (Yakobus 4 : 13-17)
WILAYAH 6 & 12
Sabtu, 27 Maret 2021 Pkl. 19.00
PF : Pnt. GALVIN TIARA BARTIANUS
PENDONOR PLASMA KONVALESEN
Dalam rangka memenuhi permintaan pendonor plasma konvalesen, bersama ini kami mohon kesediaan Bapak/Ibu/Sdr yang memenuhi syarat (terlampir) untuk mengisi form kesediaan sebagai pendonor plasma konvalesen. Form kesediaan dapat diakses melalui link berikut : https://forms.gle/VezNH1pmFuYZQj6w5 untuk keperluan donor, Bapak/Ibu/Sdr akan dihubungi oleh Bidang Kespel, GKI Pengadilan. Tuhan Yesus memberkati.
POKJA MITRA WALUYA
Catatan : Melayani pemeriksaan laboratorium sederhana (tensi, kolesterol, asam urat, dan gula darah sesaat).
21 Maret 2021 Galih Citrasiwi (Wil. 3) Istilah Wau (Wil. 11) Ruth Risanti (Wil. 11) Clarence Naomi (Kracak) 22 Maret 2021 23 Maret 2021 24 Maret 2021 Ellysabet Sumini (Wil. 4)
Jack Adiguna Bone (Wil. 8) Lucia Sri Suprapti (Wil. 12) Maria Hartati (Wil. 2)
Mariana Pitta C. Nababan (Wil. 3) Ray Marvely (Wil. 12)
Setiabudi Telaumbanua (Wil. 8)
Chintya Tesalonika Aritonang (Wil. 2) Immanuel Orlando M. Siregar (Wil. 2) Marta Kisna P. Wahjoedi (Wil. 2) Suryani (Wil. 4)
Yohanes Muridan (Wil. 1)
Zhafira Kezia Safirah Sinurat (Wil. 11)
Deny Adrian Waloya (Wil. 3) Kevin Marciano Handoko (Wil. 11) Martinus H.P. Lumban Tobing(Wil. 7) Prillia Miranda Simatupang (Wil. 5) Raviv Elnathan (Wil. 12)
Slamet Widodo (Wil. 4) Merina (Kracak)
25 Maret 2021 26 Maret 2021 27 Maret 2021 Alexandra Lydia Gerung (Wil. 3)
Basuki Budhi Mulyono (Wil. 10) Diego L. Inal M. Tandjung (Wil. 8) Erna Rahmawati (Wil. 1) Ismanto Saragih (Wil. 11) Ivan Christian Sinaga (Wil. 10) Levinska Primavera Nata (Wil. 12) Lina Christina Sinambela (Wil. 8) Martin Caesar P. Situmorang (Wil. 10) Timotius Rabor Wicaksono (Wil. 10) Intan Purnama Sari (Kracak)
Adhy Astuty (Wil. 10) Ferdinand H. Girsang (Wil. 12) Forlius Warasi (Wil. 9)
Jazziel Saverio M. Wirawan (Wil. 8) Magdalena Suryati (Wil. 4)
A. Magdalena Koraag (Wil. 11) Fatmawati Djugo (Wil. 5) Hans M. Louis Lumenta (Wil. 5) Ike K. Hutasuhut (Wil. 10) Irawan Mesakh Sumbaga (Wil. 8) Sarah Laeticia Tarigan (Wil. 12) Yason Pranata (Wil. 11) Raymon Devin Gunadi (Kracak) Supono Rubyanto (Kracak)
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku
benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139 : 14).
PELAYANAN HARI
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Mitra Waluya Kracak
(Pkl. 09.00– 12.00) Dokter UmumDokter Gigi Ada- Ada- Ada- AdaAda Ada- -- --
WARTA SINODAL
KEBAKTIAN PENAHBISANBPMSW GKI Sinwil Jabar mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dan mengikuti Kebaktian Penahbisan Gabungan Calon Pendeta GKI yang akan diselenggarakan pada Senin, 29 Maret 2021 Pkl. 18.00 WIB. Adapun Calon Pendeta yanga akan ditahbis adalah sebagai berikut :
1. Pnt. Dimas Samuel, S.Si. (Teol) dengan basis pelayanan GKI Terate.
2. Pnt. Christina Febri Untari, S.Si. (Teol) dengan basis pelayanan GKI Kranggan. 3. Pnt. Yonatan Adi Septianta, S.Si. (Teol) dengan basis pelayanan GKI Jatibarang. Link Kebaktian : https://gkik.stream/Live-Penahbisan
KEBAKTIAN EMERITASI
Majelis Jemaat GKI Veteran mengundang Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk mendoakan hadir dalam Kebaktian Emeritasi Pdt. Agus Matius Hasan secara online yang diselenggarakan pada :
Hari, tanggal : Senin, 5 April 2021 Waktu : Pkl. 18.00 WIB
Tempat : GKI Veteran Jl. Veteran No. 49, Tasikmalaya Link Kebaktian : https://linkt.ee/gkiveteran49
SELISIP BERITA SINWIL (SBS – NET) EDISI MARET 2021
MAKNA DIBALIK PENEGUHAN PENATUA
Akhir Maret ini segenap jemaat GKI di lingkup SW Jabar serentak melaksanakan Peneguhan Penatua. 24 Maret adalah tanggal didirikannya Sinode GKI Jabar sebelum penyatuan GKI. Maka hari Minggu terdekat dengan tanggal itu, dipilih sebagai waktu pelaksanaan peneguhan. Adapun masa pelayanan penatua di GKI ialah 3 tahun, sehingga peneguhan tahun ini diperuntukan bagi para penatua yang akan melayani dalam periode 2021-2024.
Dalam setiap Peneguhan Penatua, sebagian calon penatua yang diteguhkan adalah pribadi yang baru terpilih dan bersedia melayani sebagai penatua. Mereka mulai memasuki tahun pelayanam pertama sekaligus memasuki periode 3 tahun pertama. Sedangkan sebagian lainnya adalah pribadi yang kembali diminta melayani untuk periode kedua, memasuki masa pelayanan tahun ke empat. Juga kelipatan selanjutnya bagi mereka yang sudah “naik-turun” dan sudah banyak makan asam-garamnya dinamika pelayanan.
Sebagian calon penatua yang akan diteguhkan merasa gamang lantaran belum tahu hal-hal yang akan dihadapi. Sebagian lagi merasa baru mengetahui cakupan tugas pelayanan kepenatuaan. Dan mungkin, sebagian lagi merasa sudah sangat mengetahuinya. Maka bagi mereka yang sudah merasa paham, tulisan ini dapat dianggap sebagai catatan kecil untuk mengingat kembali sekaligus memaknai kembali hakikat melayani.
MAKNA SPIRITUAL
Sejatinya, Peneguhan Penatua memiliki beberapa dimensi yang saling terkait. Artinya, satu dan yang lain memang bisa dibedakan, tetapi tidak dapat dipisahkan. Dalam tulisan ini, kita akan melihat satu demi satu dimensi itu. Pertama, kita melihat dimensi spiritual dari pelayanan penatua sebagai anggota Majelis Jemaat.
Secara umum, Tuhan melibatkan dan memanggil manusia dalam menyatakan syalom damai sejahtera kepada dunia. Merespons panggilan Tuhan itu, manusia yang punya kehendak bebas, bisa menerima atau menampik. Tetapi secara khusus, Tuhan juga memilih orang tertentu menjadi kawan sekerja-Nya. Ketika Tuhan memilih, tidak ada yang bisa mengelak atau menghalangi. Dalam pemilihan itu, Tuhan melayakkan orang yang tak layak. Ia membuka jalan dan memampukan, bahkan melengkapi.
Tuhan bisa memakai cara apapun sebagai alat-Nya. Keluarga, rekan sepelayanan, atau siapapun dapat dipakai Tuhan untuk memperleng-kapi orang pilihan-Nya. Jadi, dalam keterpilihan seseorang, masalahnya bukan ia mampu atau tidak, melainkan soal ia mau menjadi kawan sekerja-Nya atau tidak. Dengan begitu, pelayanan adalah anugerah Allah. Atas dasar itu pula, pelayanan adalah ujud syukur manusia kepada Sang Pemberi anugerah.
Rasul Paulus menyatakan bahwa Tuhan Yesus adalah Kepala Gereja dan anggota jemaat adalah tubuh-Nya. Dalam gereja Tuhan berkarya dengan melibatkan anggota jemaat. Tuhan memilih anggota jemaat untuk menjadi penatua. Puji syukur untuk Anda yang sudah merespons panggilan Tuhan dengan kesediaan melayani secara bertanggung jawab. Sejatinya, anda adalah the chosen people di antara begitu banyak orang yang dipanggil.
Tiap orang yang bekerja bersama dalam pelayanan mewujudkan misi Tuhan, memahami dunia yang maha luas ini sebagai ladang Tuhan. Sebagai para pekerja-Nya, tentu harus memakai aturan Tuhan, dan tidak boleh seenak sendiri. Jadi, dalam melayani, firman Tuhan adalah pemandu bagi setiap pelayan saat melakukan tugas dan karya-Nya.
MAKNA ORGANISASIONAL
Dalam ilmu sosial, ada istilah “Suara rakyat adalah suara Tuhan.” Artinya, Tuhan memberi kuasa kepada pemerintah, melalui rakyat. Di sini, rakyat menyerahkan kehidupan sosialnya diatur oleh pemerintah yang mereka pilih. Gereja juga yakin bahwa Tuhan melibatkan anggota jemaat saat memilih para calon pejabat gerejawi.
Kebaktian Peneguhan dimaknai sebagai akta pemberian mandat Illahi oleh anggota jemaat. Dengan begitu, para calon penatua yang diteguhkan mendapat legitimasi sebagai pemimpin jemaat, sekaligus memiliki wibawa Illahi demi menyatakan syalom damai sejahtera Allah bagi umat dan masyarakat.
Pada Tata Gereja dan Tata Laksana GKI, Persidangan Majelis Jemaat (PMJ) merupakan sarana pengambilan keputusan tertinggi di jemaat. Begitu pula dalam lingkup lebih luas, seperti Klasis, Sinode Wilayah, Sinode. Mandat berpotensi disalahgunakan, misalnya: menjalankan pelayanan dengan tangan besi, memakai pasal-pasal Tata Gereja dan Tata Laksana secara legalistik, atau memilih orang-orang yang sepaham agar bisa berkomplot demi menguasai semua lini pelayanan.
Mencermati hal itu, pengertian memimpin dan mengatur di sini bukan untuk berkuasa melakukan semau sendiri, melainkan patut dipahami sebagai kepercayaan menata kelola sebagai mandat pemberian Tuhan. Dengan kata lain, tiap penatua sebagai anggota Majelis Jemaat memiliki akses untuk memimpin dan mengatur roda pelayanan gereja secara bertanggung jawab.
MAKNA KOMUNAL
Segenap anggota jemaat adalah bagian tak terpisahkan dari Gereja selaku Tubuh Kristus. Dalam proses pemilihan penatua di GKI, selain mempunyai hak memilih dan dipilih, setiap anggota jemaat juga terlibat dari awal sampai selesai. Mulai dari mengusulkan nama-nama calon penatua, sampai mengajukan keberatan. Dalam terang Firman Tuhan dan kehendak-Nya, mereka turut menggumuli dan mendoakan sampai para calon penatua diteguhkan.
Calon penatua terpilih dan diteguhkan sebagai penatua tidak berada dalam ruang hampa. Sesungguhnya, ia berada dalam konteks hidup berjemaat, utamanya mereka yang memilih sekaligus berharap agar pelayanan gereja makin baik. Terhadap penatua, jemaat pun memiliki ekspektasi yang hampir sama dengan
pendeta. Seorang penatua diharapkan menjadi role model dalam berbagai hal, seperti: Pertama, keteladanan iman percaya yang dinyatakan lewat sikap dan tindakan sehari-hari atau saat menangani masalah tertentu.
Kedua, keteladanan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan jemaat. Kerendahatian merupakan kata kunci bagi siapapun yang menerima jabatan sebagai penatua. Hal ini makin diperkuat oleh konsep pelayanan gereja yang meneladan pada Kristus, yakni selaku Allah yang mengosongkan diri (berkenosis). Sehingga para pejabat gerejawi menyatakan diri sebagai pemimpin yang melayani.
Ketiga, keteladanan dalam fungsi kepemimpinan. Dalam rapat misalnya, apakah kehadiran seorang penatua membuat kegaduhan atau menjadi juru damai. Siapapun tentu berharap agar pemimpin mereka, terlebih pemimpin gereja, bukanlah seorang pembawa masalah, melainkan sebagai pribadi yang memberikan kontribusi solusi bagi pemecahan masalah.
Keempat, penatua yang menikah diharap memberi keteladanan hidup bersama pasangan dan putra-putri. Kehidupan pribadi penatua yang belum menikah atau tidak berkeluarga pun tak luput dari sorotan. Walaupun secara profesional orang bisa dengan tegas memisah urusan pekerjaan dan urusan pribadi, namun dalam konteks hidup berjemaat hal ini tak bisa dipisah begitu saja. Intinya, jemaat berharap kehidupan penatua adalah panutan bagi umat.
Memang tiada manusia sempurna, maka dibutuhkan upaya sengaja untuk memperbaiki. Berbeda dengan mereka yang bersikap masa bodoh, orang yang berjuang mengatasi kekurangannya akan mengalami perbaikan diri. Perlahan tapi pasti, upaya mengakomodasi ekspektasi jemaat akan membuat Penatua menjadi pribadi yang dipercaya oleh jemaat dan makin dipercaya oleh Dia yang mempercayakan pelayanan melalui gereja-Nya.
MAKNA PERSONAL
Pelayanan sebagai ungkapan syukur perlu diujudkan dengan tekad memberi yang terbaik. Artinya, pelayan pantang mengambil keuntungan berupa pujian, hormat, atau sesuatu yang memuaskan hasrat pribadi. Kita bisa belajar melihat kehidupan Hofni dan Pinehas dalam 1 Samuel 2:11 dst., tetapi bukan untuk mencontoh perbuatan mereka. Kedua anak Imam Eli itu tamak. Dengan status yang dimiliki-nya, mereka justru mengambil milik Tuhan yang dipersembahkan umat melalui ritus kurban.
Bukan hanya memberi, kita patut memberi yang terbaik, dalam arti mencurahkan segala daya dan upaya yang ada. Firman Tuhan dalam 1 Petrus 4:10 mengatakan, “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah dipeoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.” Alih-alih mengambil untung bagi diri sendiri, seorang pelayan sepatutnya memberi dari miliknya, yaitu berkontribusi dalam pemikiran, tenaga, waktu, dan mendedikasikan harta milikinya. Pelayan diekspresikan dengan sikap peduli pada keadaan sekitar.
Tradisi di GKI ialah siapa yang mengusulkan sesuatu, biasanya sekaligus ditunjuk sebagai pelaksananya. Tradisi lain ialah Penatua yang pela-yanannya baik di lingkup jemaat, biasanya diminta melayani di lingkup
Klasis, Sinode Wilayah, dan Sinode, bahkan di lingkup lainnya. Tak heran bila seseorang yang masuk ke dunia pelayanan, kaget karena beban pelayanan sekonyong-konyong meningkat drastis. Oleh karena itu, semua penatua, tanpa kecuali perlu berlatih. Tetapi bukan seperti atlet angkat besi yang berlatih agar bisa terus menambah berat pada barbel untuk diangkatnya. Dengan demikian, berlatih berarti mengatur waktu dan berbagi tugas demi terjadinya efisiensi sehingga pelayanan dapat ditanggung bersama. Di GKI yang menjalankan kepemimpinan kolektif kolegial, tidak mengharapkan seseorang mampu menanggung semua beban pelayanan, melainkan semua orang secara bersama-sama, ikut ambil bagian dalam menyelesaikan tugas yang berat.
Ziarah pelayanan kerap membawa para pelayanan melewati jalan terjal berliku, mendaki bukit dan menuruni lembah. Tantangan yang menghadang bukan hanya beban kerja yang sarat, tapi batin yang tersayat. Ketika kerja keras dianggap sebagai keharusan; sebaliknya, kesalahan kecil diganjar kritik pedas, di situlah perasaan seakan tercabik dan koyak. Saat itu, mampukah terus bertahan dan melawan godaan untuk menghentikan langkah. Bisakah mata ini tertuju kepada Sang Mahatahu yang pasti melihat segalanya.
Memaknai pelayanan sebagai syukur atas anugerah Tuhan, membuat kita memiliki daya tahan untuk setia menjalankan pekerjaan-Nya sampai tuntas. Dia yang memanggil dan memilih kita, juga meminta kita memikul salib. Artinya, kita perlu melatih diri untuk tabah. Ingatlah bahwa Dia selalu siap menolong kita. Menyerahkan beban hidup kepada-Nya, niscaya memberi penghiburan sekaligus kekuatan baru untuk menapaki langkah selanjutnya.
CATATAN AKHIR
Peneguhan Penatua bukan seremoni biasa. Pelaksanaannya bukan asal ada demi formalitas administrasi belaka. Selain penting secara organisasi, Peneguhan Penatua juga adalah akta pemberian mandat dari Sang Kepala Gereja. Kebaktian Peneguhan juga menempatkan para penatua dalam relasi kasih dengan anggota jemaat. Maka, gereja dan para pelayan Tuhan, perlu selalu hidup dan menghidupi makna pelayanannya. Situasi dan kondisi melayani di masa pandemi amat dinamis. Hal yang dulu dipandang baik, saat ini, belum tentu masih relevan pada saat ini. Bentuk pelayanan bisa bertransformasi, tapi intinya tetap, yakni mendatangkan syalom Allah bagi dunia yang menderita ini. Semua bisa berubah cepat dan perlu segera disikapi dengan seksama, tetapi para pelayanan Tuhan tak boleh berubah. Pelayanannya harus tetap tertuju pada kemuliaan nama Tuhan.
Bagi anda yang baru terjun dalam dunia pelayanan mulai tahun ini, atau yang dipercaya kembali melayani untuk kesekian kalinya, juga bagi kita sekalian sebagai anggota jemaat Tuhan, mari kita berdoa agar Tuhan memberkati dan melindungi kita selaku umat-Nya. Tuhan menyinari kita dengan wajah-Nya dan memberi kita kasih karunia. Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepada kita dan memberi damai sejahtera. Amin.