administrasi 1

18 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Kata Pengantar

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nyalah

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nyalah

sehingga Tugas Makalah Administrasi dan Manajemen ini

sehingga Tugas Makalah Administrasi dan Manajemen ini dapat terwujud.

dapat terwujud.

Tak lupa saya selaku penyusun makalah ini mengucapkan terima kasih kepada semua

Tak lupa saya selaku penyusun makalah ini mengucapkan terima kasih kepada semua

pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini. Semoga makalah ini dapat

pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini. Semoga makalah ini dapat

bermanfaat di kemudian hari.

bermanfaat di kemudian hari.

Saya pun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, maka saya

Saya pun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, maka saya

harap saran dan kritik dari semua pihak sehingga dapat menjadi bahan acuan bagi saya untuk

harap saran dan kritik dari semua pihak sehingga dapat menjadi bahan acuan bagi saya untuk

kedepannya. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih.

kedepannya. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih.

Penyusun,

Penyusun,

Mahasiswa

Mahasiswa

(2)
(3)

Daftar Isi

Daftar Isi

Kata

Kata Pengantar

Pengantar……….

………. 1

1

Daftar isi……….... 2

Daftar isi……….... 2

Pembahasan :

Pembahasan :

A.

A.

Rasional……… 3

Rasional……… 3

B.

B.

Pengertian

Pengerti

an administra

administrasi………..

si……….. 4

4

C.

C.

Tujuan atau

Tujuan

atau Motif

Motif Administra

Administrasi……….

si………. 7

7

D.

(4)
(5)

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

Kemampuan memahami eksistensi dan berbagai pengertian, Kemampuan memahami eksistensi dan berbagai pengertian,

tujuan atau motif, serta imti

tujuan atau motif, serta imti dari ilmu administrasidari ilmu administrasi

A.

A. Rasional

Rasional

Setiap orang di dalam hidupnya pasti mempunyai kebutuhan atau tujuan. Tempat Setiap orang di dalam hidupnya pasti mempunyai kebutuhan atau tujuan. Tempat tinggal, makan, pakaian, dan lain-lain adalah kebutuhan primer atau kebutuhan pokok. Kalau tinggal, makan, pakaian, dan lain-lain adalah kebutuhan primer atau kebutuhan pokok. Kalau kebutuhan ini tidak terpenuhi, maka manusia tidak dapat bertahan hidup. Selain itu, ada juga kebutuhan ini tidak terpenuhi, maka manusia tidak dapat bertahan hidup. Selain itu, ada juga kebutuhan untuk memperlancar usahanya dalam memperoleh kebutuhan pokoknya di namakan kebutuhan untuk memperlancar usahanya dalam memperoleh kebutuhan pokoknya di namakan Kebutuhan Sekunder. Kebutuhan sekunder meliputi : sepeda, motor, mobil, radio, televisi, dan Kebutuhan Sekunder. Kebutuhan sekunder meliputi : sepeda, motor, mobil, radio, televisi, dan lain-lain. Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang tidak berlaku mutlak

lain-lain. Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang tidak berlaku mutlak untuk dipenuhi.untuk dipenuhi. Untuk dapat memenuhi kebutuhan primer atau sekunder, orang harus mengusahakan Untuk dapat memenuhi kebutuhan primer atau sekunder, orang harus mengusahakan dengan perbuatan-perbuatan yang nyata seperti bekerja seorang diri maupun bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan yang nyata seperti bekerja seorang diri maupun bekerjasama dengan orang lain. Kebutuhan yang di rasakan seseorang disebut kebutuhan ideal. Maslow ahli dengan orang lain. Kebutuhan yang di rasakan seseorang disebut kebutuhan ideal. Maslow ahli psikologi

psikologi humanistik humanistik dalam dalam bukunyabukunya “Motivation and Personality” “Motivation and Personality” menggolongkan kebutuhanmenggolongkan kebutuhan berdasarkan vkekuatan potensi sebagai berikut :

berdasarkan vkekuatan potensi sebagai berikut : a)

a) Physical needs: Physical needs: kebutuhan fisik sehari-hari (sandkebutuhan fisik sehari-hari (sandang, pangan, tempat berlindung)ang, pangan, tempat berlindung) b)

b) Safety needs: Safety needs: kebutuhan keamanan kebutuhan keamanan (keamanan jiwa, harta, (keamanan jiwa, harta, baik dalam organisbaik dalam organisasi maupunasi maupun di luar organisasi)

di luar organisasi) c)

c) Social needs: kebutuhan disukai dan menyukai, kebutuhan bermasyarakat atauSocial needs: kebutuhan disukai dan menyukai, kebutuhan bermasyarakat atau berkelompok

berkelompok d)

d) Esteem needs: kebutuhan untuk memperoleh penghormatan atau penghargaan.Esteem needs: kebutuhan untuk memperoleh penghormatan atau penghargaan. e)

e) self actualization needs: kebutuhan untuk mengembangkan kapasitas dan mental paraself actualization needs: kebutuhan untuk mengembangkan kapasitas dan mental para bawahan dengan maksimal.

bawahan dengan maksimal.

Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia sangat terbatas. Manusia harus Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia sangat terbatas. Manusia harus melaksanakan suatu proses usaha kerja sama untruk mencapai tujuannya. Proses itu di melaksanakan suatu proses usaha kerja sama untruk mencapai tujuannya. Proses itu di namakan “administrasi”.

(6)
(7)

B.

B. Pengertian Administrasi

Pengertian Administrasi

1.

1. Istilah Administrasi Istilah Administrasi 

Belum ada kata sepakat dari para ahli mengenai apa sebenarnya administrasi itu. Dalam Belum ada kata sepakat dari para ahli mengenai apa sebenarnya administrasi itu. Dalam berbagai buku, terdapat banyak

berbagai buku, terdapat banyak rumusan-rumusan yang berbeda tentang administrasi, ada yangrumusan-rumusan yang berbeda tentang administrasi, ada yang mengartikan dalam arti yang luas, juga ada yang mengartikan dalam arti sempit. Administrasi mengartikan dalam arti yang luas, juga ada yang mengartikan dalam arti sempit. Administrasi dalam arti luas adalah seluruh proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam mncapai dalam arti luas adalah seluruh proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam mncapai tujuan bersama. Administrasi dalam arti luas mencakup pembahasan mengenai organisasi dan tujuan bersama. Administrasi dalam arti luas mencakup pembahasan mengenai organisasi dan manajemen, sehingga organisasi dan manajemen merupakan bagian atau unsur dari manajemen, sehingga organisasi dan manajemen merupakan bagian atau unsur dari administrasi. Administrasi lebih luas dari manajemen, sedangakn manajemen merupakan inti administrasi. Administrasi lebih luas dari manajemen, sedangakn manajemen merupakan inti dari administrasi.

dari administrasi.

Administrasi dalam arti sempit (The Liang Gie, 1972:20) yaitu bersumber dari istilah Administrasi dalam arti sempit (The Liang Gie, 1972:20) yaitu bersumber dari istilah Belanda “administratie” yang berarti setiap penyusunan k

Belanda “administratie” yang berarti setiap penyusunan keterangan-keterangan secaraeterangan-keterangan secara sistematis dan pencatatannyas secara tertulis dengan maksud untuk memperoleh suatu ikhtisar sistematis dan pencatatannyas secara tertulis dengan maksud untuk memperoleh suatu ikhtisar mengenai keterangan-keterangan itu dalam keseluruhannya dan dalam hubungannya satu sama mengenai keterangan-keterangan itu dalam keseluruhannya dan dalam hubungannya satu sama lain.

lain. 2.

2. Definisi Administrasi dari Beberapa Ahli Definisi Administrasi dari Beberapa Ahli 

Berikut ini adalah beberapa definisi administrasi menurut beberapa ahli, yaitu : Berikut ini adalah beberapa definisi administrasi menurut beberapa ahli, yaitu : a.

a. phiffner (1953:3) “Administrasi dapat dirumuskan sebagai pengorganisasian danphiffner (1953:3) “Administrasi dapat dirumuskan sebagai pengorganisasian dan penjurusan dari sumber-sumber manusia dan bahan untuk mencapai tujuan-tujuan yang penjurusan dari sumber-sumber manusia dan bahan untuk mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan.”

diinginkan.” b.

b. White (1955:1) “Administrasi adalah suatu proses yang biadanya terdapat pada semuaWhite (1955:1) “Administrasi adalah suatu proses yang biadanya terdapat pada semua usaha kelompok, baik usaha pemerintah, maupun swasta, sipil atau militer baik secara usaha kelompok, baik usaha pemerintah, maupun swasta, sipil atau militer baik secara besar-besaran maupun

kecil-besar-besaran maupun kecil-kecilan.”kecilan.” c.

c. Simon (1961:3) “Administrasi dapat didefinisikan seSimon (1961:3) “Administrasi dapat didefinisikan sebagai kegiatan kelompok orang-orangbagai kegiatan kelompok orang-orang yang melakukan kerjasama untuk mencapai

yang melakukan kerjasama untuk mencapai tujuan bersama.”tujuan bersama.” d.

d. Waldo (1971:20) “Admnistrasi adalah suatu bentuk daya upaya manusia yang kooperatif Waldo (1971:20) “Admnistrasi adalah suatu bentuk daya upaya manusia yang kooperatif  yang mempunyai tingkat rasionaliteit yang tinggi.”

yang mempunyai tingkat rasionaliteit yang tinggi.” e.

e. The Liang Gie (1965:9) “admiThe Liang Gie (1965:9) “administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan penataan terhadapnistrasi adalah segenap rangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan pokok yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam kerjasama mencapai tujuan pekerjaan pokok yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam kerjasama mencapai tujuan tertentu.” Definisi ini adalah definisi yang

tertentu.” Definisi ini adalah definisi yang sempurna setelah mengalami perubahan.sempurna setelah mengalami perubahan. f.

f. Siagian (1985:3) “Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama adntara dua orangSiagian (1985:3) “Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama adntara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.”

telah ditentukan sebelumnya.” g.

g. Atmosudirdjo (1975:51) “Administrasi adalah pengendaAtmosudirdjo (1975:51) “Administrasi adalah pengendalian dan penggerakkasn dari suatulian dan penggerakkasn dari suatu orgasnisasi sedemikian rupa sehingga organisasi itu menjadi hidup dan bergerak menuju ke orgasnisasi sedemikian rupa sehingga organisasi itu menjadi hidup dan bergerak menuju ke

(8)
(9)

tercapainya segala sesuatu yang telah ditetapkan oleh administrator, yaitu kepala tercapainya segala sesuatu yang telah ditetapkan oleh administrator, yaitu kepala organisasi.”

organisasi.”

Suatu usaha kerjasama dapat dikatakan administrasdi jika memiliki tiga faktor, yaitu : Suatu usaha kerjasama dapat dikatakan administrasdi jika memiliki tiga faktor, yaitu : 1.

1. usaha tersebut dilakukan oleh sekelompok orang secara rasional (dua orang atau lebih)usaha tersebut dilakukan oleh sekelompok orang secara rasional (dua orang atau lebih) 2.

2. usaha tersebut dilakukan agar tercapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan,usaha tersebut dilakukan agar tercapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan, 3.

3. dalam usaha tersebut diperlukan usaha kerjasama para anggotanya.dalam usaha tersebut diperlukan usaha kerjasama para anggotanya.

3.

3. Ide Pokok dalam Administrasi Ide Pokok dalam Administrasi 

Dalam kegiatan administratif ada lima ide pokok yang tercakup di dalamnya. Kelima ide Dalam kegiatan administratif ada lima ide pokok yang tercakup di dalamnya. Kelima ide poko tersebut selalu terdapat dalam kegiatan administrasi, mulai dari bentuk yang sederhasna, poko tersebut selalu terdapat dalam kegiatan administrasi, mulai dari bentuk yang sederhasna, sampai bentuk yang lebih kompleks. lima ide pokok tersebut adalah :

sampai bentuk yang lebih kompleks. lima ide pokok tersebut adalah : 1. Terarah

1. Terarah, yaitu bahwa proses penyelenggaraan kerjasama harus punya arah sasaran dan, yaitu bahwa proses penyelenggaraan kerjasama harus punya arah sasaran dan tujuan yang ingin dicapai, tidak secara tiba-tiba melainkan terencana dan terstruktur, dan tujuan yang ingin dicapai, tidak secara tiba-tiba melainkan terencana dan terstruktur, dan merupakan pedoman dalam proses kegiatan kerja.

merupakan pedoman dalam proses kegiatan kerja. 2. Terselenggara

2. Terselenggara, yaitu tidak ada kegiatan yang terbengkalai atau tidak dapat dilaksanakan, yaitu tidak ada kegiatan yang terbengkalai atau tidak dapat dilaksanakan sehingga betul-betul tercipta suatu proses penyelenggaraan secara efektif.

sehingga betul-betul tercipta suatu proses penyelenggaraan secara efektif. 3. Terlibat 

3. Terlibat , yaitu di dalam proses penyelenggaraan dituntut adanya keterlibatan orang-orang, yaitu di dalam proses penyelenggaraan dituntut adanya keterlibatan orang-orang dalam bekerjasama.

dalam bekerjasama. 4. Tertentu

4. Tertentu, yaitu semua pelaksanaan kegiatan harus tertentu fungdi dan peruntukannya, yaitu semua pelaksanaan kegiatan harus tertentu fungdi dan peruntukannya sehingga mekanisme kerja yang

sehingga mekanisme kerja yang ada di dalamnya sapat berlangsung secara ada di dalamnya sapat berlangsung secara fungsionalisasi.fungsionalisasi. 5. Terbagi-bagi 

5. Terbagi-bagi , yaitu di dalam proses penyelenggaraan perlu ada pembagian tugas secara, yaitu di dalam proses penyelenggaraan perlu ada pembagian tugas secara menyeluruh.

menyeluruh.

4.

4. Faktor Lingkungan Administrasi Faktor Lingkungan Administrasi 

Walaupun faktor lingkungan tidak termasuk dalam adminisrtasi, tetapi sangat Walaupun faktor lingkungan tidak termasuk dalam adminisrtasi, tetapi sangat berpengaruh di dalam menentukan keberhasilan administrasi dalam rangka mencapai berpengaruh di dalam menentukan keberhasilan administrasi dalam rangka mencapai tujuannya. The liang Gie

tujuannya. The liang Gie  – – Sutarto (1977:24) menyebutkan faktor-faktor lingkungan yangSutarto (1977:24) menyebutkan faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi berlangsungnya rangkaian kegiatan penataan antara lain :

mempengaruhi berlangsungnya rangkaian kegiatan penataan antara lain : a.

a. kebudayaan kebudayaan f. f. kependudukankependudukan b.

b. teknologi teknologi g. g. sumber sumber fisikfisik c.

c. pendidikan pendidikan h. h. sosialsosial d.

d. politik politik i. i. ekonomiekonomi

e.

(10)
(11)

5.

5. Tahapan Pengertian Administrasi Tahapan Pengertian Administrasi 

Administrasi di bagi atas tiga tahapan pengertian, yaitu : Administrasi di bagi atas tiga tahapan pengertian, yaitu : 

  Administrasi  Administrasi sebagai prosessebagai proses

Administrasi sebagai proses adalah kegiatan yang diketahui permulaannya, tetapi tidak Administrasi sebagai proses adalah kegiatan yang diketahui permulaannya, tetapi tidak diketahui kapan akan berakhir. proses tersebut dikerjakan dalam

diketahui kapan akan berakhir. proses tersebut dikerjakan dalam suatu wadah yang disebutsuatu wadah yang disebut organisasi. Sugandha (1989:12) mengemukakan bahwa ada

organisasi. Sugandha (1989:12) mengemukakan bahwa ada tiga proses administrasi,tiga proses administrasi, a.

a. Proses yang bersifat pemikiran yang meProses yang bersifat pemikiran yang me netukan strategi dan kebijaksanaan, yang dapatnetukan strategi dan kebijaksanaan, yang dapat  juga

 juga dikatakan dikatakan sebagai sebagai operasi operasi adminstrasi, adminstrasi, atau atau yang yang oleh oleh Stoner Stoner disebut disebut prosesproses manajemen.

manajemen. b.

b. proses yang bersifat pelaksanaan tugas pokok organisasi atau proses teknisproses yang bersifat pelaksanaan tugas pokok organisasi atau proses teknis operasional.

operasional. c.

c. Proses yang bersifat pembantuan (auxiliary) atau pelaksanaan tugas staf gunaProses yang bersifat pembantuan (auxiliary) atau pelaksanaan tugas staf guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan

mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan pengendalian.pengendalian. 

  Administrasi  Administrasi dalam arti fundalam arti fungsional gsional 

Administrasi berarti bahwa dalam rangkaian kegiatan untuk tercapainya tujuan yang telah Administrasi berarti bahwa dalam rangkaian kegiatan untuk tercapainya tujuan yang telah ditentukan itu, terdapat berbagai fungsi atau tugas yang harus dilakukan, yaitu : ada tugas ditentukan itu, terdapat berbagai fungsi atau tugas yang harus dilakukan, yaitu : ada tugas perencanaan, tugas pengorganisasian, tugas penggerakan, tugaspengawasan atau perencanaan, tugas pengorganisasian, tugas penggerakan, tugaspengawasan atau penelitian segala kegiatan sehingga tujuan itu tercapai dengan tidak terjadi penyimpangan. penelitian segala kegiatan sehingga tujuan itu tercapai dengan tidak terjadi penyimpangan. Hutabarat (1984:30) mengemukakakan adanya dua tingkatan tugas dalam administrasi, Hutabarat (1984:30) mengemukakakan adanya dua tingkatan tugas dalam administrasi, yaitu:

yaitu: a.

a. tugas yang dijalankan oleh administratortugas yang dijalankan oleh administrator b.

b. tugas yang dijalankan oleh manajer-manajementugas yang dijalankan oleh manajer-manajemen c.

c. Tugas yang dijalankan oleh unit staf Tugas yang dijalankan oleh unit staf pembantu.pembantu. 

  Administrasi  Administrasi dalam arti kedalam arti kepranataanpranataan

Dalam suatu lembaga, terdapat empat macam orang yang mengemban tugas kepranataan, Dalam suatu lembaga, terdapat empat macam orang yang mengemban tugas kepranataan, yaitu :

yaitu : 1.

1. “administrator”“administrator”atauatau “top manajer”,“top manajer”, “kepala administrasi”“kepala administrasi” adalah orang atau orang-adalah orang atau orang-orang yang menetapkan dan mempertahankan tujuan

orang yang menetapkan dan mempertahankan tujuan 2.

2. “manajer”, “laksanawan”“manajer”, “laksanawan”, atau, atau“pemimpin kerja”“pemimpin kerja”adalah orang atau orang-orang yangadalah orang atau orang-orang yang mengendalikan dan memimpin usaha agar supaya tujuannya dapat tercapai

mengendalikan dan memimpin usaha agar supaya tujuannya dapat tercapai 3.

3. “staf ahli”“staf ahli” atauatau “pembantu ahli”“pembantu ahli” adalah orang atau orang-orang yang kerjanyaadalah orang atau orang-orang yang kerjanya membantu manajer dengan pikiran-pikiran yang sangat berguna bagi pengendalian membantu manajer dengan pikiran-pikiran yang sangat berguna bagi pengendalian usaha kerja sama

usaha kerja sama 4.

(12)
(13)

C.

C. Tujuan atau motif Administrasi

Tujuan atau motif Administrasi

Tujuan dan motif dari administrasi ialah terlaksananya efisiensi kerja tanpa memandang Tujuan dan motif dari administrasi ialah terlaksananya efisiensi kerja tanpa memandang administrasi itu berlangsung dalam lingkungan suasana kenegaraan atau lingkungan suasana administrasi itu berlangsung dalam lingkungan suasana kenegaraan atau lingkungan suasana perusahaan dan ataupun yang berlangsung dalam organisasi yang sederhana atau besar. perusahaan dan ataupun yang berlangsung dalam organisasi yang sederhana atau besar.

menurut Thoha (dalam Aneka Sari Ilmu Administrasi, 1980:A28) bahwa “dimana pun menurut Thoha (dalam Aneka Sari Ilmu Administrasi, 1980:A28) bahwa “dimana pun

administrasi itu dijalankan maka efisiensi kerja haruslah merupakan dasar pertimbanganuntuk administrasi itu dijalankan maka efisiensi kerja haruslah merupakan dasar pertimbanganuntuk

melakukan segala kegiatan dalam rangka mencapai tujuan organisasinya”. Ada juga pendapat melakukan segala kegiatan dalam rangka mencapai tujuan organisasinya”. Ada juga pendapat

dari Gullick (dalam Aneka Sari Ilmu Administrasi, 1980:a.32) mengatakan ilmu administrasi baik dari Gullick (dalam Aneka Sari Ilmu Administrasi, 1980:a.32) mengatakan ilmu administrasi baik yang ada pada pemerintah atau swas

yang ada pada pemerintah atau swasta berpendapat bahwa: “Dalam ilmu administrasi, baikta berpendapat bahwa: “Dalam ilmu administrasi, baik administrasi negara atau swasta, dasar utama yang menjadi “tujuannya” ialah pencapaian administrasi negara atau swasta, dasar utama yang menjadi “tujuannya” ialah pencapaian

efisiensi. Tujuan pokok dari ilmu administrasi adalh tercapainya suatu pekerjaan dengan efisiensi. Tujuan pokok dari ilmu administrasi adalh tercapainya suatu pekerjaan dengan mempertimbangkan pengeluaran tenega dan pembekalan yang

sedikit-mempertimbangkan pengeluaran tenega dan pembekalan yang sedikit-dikitnya.”dikitnya.”

Oleh karena itu, administrasi dalam hal ini mempunyai tujuan dan motif tiada lain Oleh karena itu, administrasi dalam hal ini mempunyai tujuan dan motif tiada lain hanyalah untuk tercapainya tujuan secara efisien. The Liang Gie (1976:30) mengartikan efisiensi hanyalah untuk tercapainya tujuan secara efisien. The Liang Gie (1976:30) mengartikan efisiensi

sebagai “perbandingan terbaik antara sesuatu usaha dan hasilnya”. Perbandingan ini di bagi dari sebagai “perbandingan terbaik antara sesuatu usaha dan hasilnya”. Perbandingan ini di bagi dari dua segi, yaitu segi “hasil” dan “usaha”.

dua segi, yaitu segi “hasil” dan “usaha”.

1.

1. Dilihat dari segi hasilDilihat dari segi hasil, suatu usaha dapat dikatakan efisien kalau usaha itu memberikan hasil, suatu usaha dapat dikatakan efisien kalau usaha itu memberikan hasil yang terbaik, baik dari segi mutu maupun jumlah dari hasil yang dikehendaki.

yang terbaik, baik dari segi mutu maupun jumlah dari hasil yang dikehendaki. 2.

2. Dilihat dari segi usahaDilihat dari segi usaha, suatu usaha dapat dikatakan efisien kalau hasil yang dikehendaki, suatu usaha dapat dikatakan efisien kalau hasil yang dikehendaki dapat tercapai dengan usaha yang ringan. Ada lima faktor usaha yaitu :pemakaian, pikiran, dapat tercapai dengan usaha yang ringan. Ada lima faktor usaha yaitu :pemakaian, pikiran, tenaga, waktu, ruang, dan benda termasuk uang yang dipergunakan untuk melakukan usaha tenaga, waktu, ruang, dan benda termasuk uang yang dipergunakan untuk melakukan usaha itu. Apabila efisiensi dihubungkan dengan pemakaian lima unsur usaha tersebut, maka cara itu. Apabila efisiensi dihubungkan dengan pemakaian lima unsur usaha tersebut, maka cara bekerja yang efisien adalash cara yang dapat mencapai hasil kerja yang diharapkan, dengan bekerja yang efisien adalash cara yang dapat mencapai hasil kerja yang diharapkan, dengan mengeluarkan sedikitnya lima sumber kerja itu. Cara bekerja yang efisien adalah sebagai mengeluarkan sedikitnya lima sumber kerja itu. Cara bekerja yang efisien adalah sebagai berikut :

berikut : 1.

1. Cara yang paling gampang (cara yang tidak sulit). Kesulitan itu terjadi karena memakaiCara yang paling gampang (cara yang tidak sulit). Kesulitan itu terjadi karena memakai banyak pikiran,

banyak pikiran, 2.

2. Cara yang paling ringan (cara yang tidak berat). Berat sebagai akibat menggunakanCara yang paling ringan (cara yang tidak berat). Berat sebagai akibat menggunakan banyak tenaga jasmani karyawan,

banyak tenaga jasmani karyawan, 3.

3. Cara yang paling tepat (tidak banyak memakan waktu),Cara yang paling tepat (tidak banyak memakan waktu), 4.

4. Cara yang paling pendek jaraknya (tidak boros dengan perjalanan mondar-mandir yangCara yang paling pendek jaraknya (tidak boros dengan perjalanan mondar-mandir yang  jauh dan menghamburkan luas lan

 jauh dan menghamburkan luas lantai pada ruang kerja),tai pada ruang kerja), 5.

5. Cara yang paling murah (tidak boros pemakaian material). Pemborosan yangCara yang paling murah (tidak boros pemakaian material). Pemborosan yang menyebabkan biayanya menjadi mahal.

menyebabkan biayanya menjadi mahal.

Administrasi yang efisien adalah administrasi yang memungkinkan tercapainya Administrasi yang efisien adalah administrasi yang memungkinkan tercapainya perbandingan terbaik antara usaha dan hasil yang diperoleh. Ada tiga syarat yang harus dimiliki perbandingan terbaik antara usaha dan hasil yang diperoleh. Ada tiga syarat yang harus dimiliki dalam diri seorang karyawan untuk memungkinkannya bekerja efisien, yaitu :

dalam diri seorang karyawan untuk memungkinkannya bekerja efisien, yaitu : 1.

(14)
(15)

3.

3. kemahiran bekerja ini tergantung dari pendidikan, pengetahuan, dan pengalaman kerjanya.kemahiran bekerja ini tergantung dari pendidikan, pengetahuan, dan pengalaman kerjanya. Untuk mengukur apakah suatu pekerkaan efisien atau tidak, banyak cara dan pedoman Untuk mengukur apakah suatu pekerkaan efisien atau tidak, banyak cara dan pedoman yang dapat dipakai. Rusel Akoff (Nadjijullah, t.t.:45) mengemukakan ada enam cara pengukuran yang dapat dipakai. Rusel Akoff (Nadjijullah, t.t.:45) mengemukakan ada enam cara pengukuran efisien.

efisien. 1.

1. BerpegangBerpegang pada faktor “waktu” yang konstan, kemudian mengukur % hasil pekerjaan yangpada faktor “waktu” yang konstan, kemudian mengukur % hasil pekerjaan yang

diselesaikan. diselesaikan. 2.

2. Berpegang pada faktor “biaya” yang konstan, kemudian mengukur % hasil pekerjaan yangBerpegang pada faktor “biaya” yang konstan, kemudian mengukur % hasil pekerjaan yang

diselesaikan. diselesaikan. 3.

3. Bepegang pada faktor “tenaga” yang tetap, kemudian mengukur % hasilBepegang pada faktor “tenaga” yang tetap, kemudian mengukur % hasil pekerjaan yangpekerjaan yang diselesaikan.

diselesaikan. 4.

4. Menetapkan hasil pekerjaan yang harus diselesaikan, kemudian mengukur tenaga yangMenetapkan hasil pekerjaan yang harus diselesaikan, kemudian mengukur tenaga yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Agar tercapai tingkat efisiensi suatu administrasi, The Liang Gie (1976:57) dan Hutabarat Agar tercapai tingkat efisiensi suatu administrasi, The Liang Gie (1976:57) dan Hutabarat (1984:100) mengemukakan lima asas terpenting, yaitu :

(1984:100) mengemukakan lima asas terpenting, yaitu : 1.

1. asas perncanaanasas perncanaan 2.

2. asas penghapusaasas penghapusa 3.

3. asas penyederhanaanasas penyederhanaan 4.

4. asas penghematanasas penghematan 5.

5. asas penggabunganasas penggabungan

D.

D. Inti Administrasi

Inti Administrasi

Inti administrasi adalah isi yang paling pokok dalam administrasi atau hal terpenting Inti administrasi adalah isi yang paling pokok dalam administrasi atau hal terpenting peranannya dalam krgiatan adminstrasi. Siagian (1985:5) mengemukakan bahwa manajemen peranannya dalam krgiatan adminstrasi. Siagian (1985:5) mengemukakan bahwa manajemen merupakan inti dari adminstrasi karena memang manajemen merupakan alat pelaksana merupakan inti dari adminstrasi karena memang manajemen merupakan alat pelaksana administrasi. Lubis (1985:20) mengatakan bahwa otak dan jantung pada manusia sama dengan administrasi. Lubis (1985:20) mengatakan bahwa otak dan jantung pada manusia sama dengan

“manajemen” pada admin

“manajemen” pada administrasi yang menggerakkan dan mengarahkan segenap aktivitas-istrasi yang menggerakkan dan mengarahkan segenap aktivitas-aktivitas administrasi. Jadi, inti administrasi adalah bagian terpenting dari administrasi, yaitu aktivitas administrasi. Jadi, inti administrasi adalah bagian terpenting dari administrasi, yaitu

“manajemen”. “manajemen”.

Sudah dikemukakan sebelumnya bahwa administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan Sudah dikemukakan sebelumnya bahwa administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan penataan usaha kerja sama sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu. Oleh karena itu, penataan usaha kerja sama sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu. Oleh karena itu, segenap rangkaian kegiatan penataan usaha kerja sama sekelompok orang (administrasi) akan segenap rangkaian kegiatan penataan usaha kerja sama sekelompok orang (administrasi) akan dapat berjalan dengan lancar apabila manajemen berfungsi untuk melakukan semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar apabila manajemen berfungsi untuk melakukan semua kegiatan yang perlu dilakukan untuk tercapainya tujuan yang telah ditentukan. Jadi, administrasi berjalan yang perlu dilakukan untuk tercapainya tujuan yang telah ditentukan. Jadi, administrasi berjalan dengan baik apabila manajemen berfungsi dengan baik pula. Jika manajemen merupakan inti dengan baik apabila manajemen berfungsi dengan baik pula. Jika manajemen merupakan inti dari administrasi, lalu apakah inti dari manajemen ?. Berikut ini pendapat para ahli yang bisa dari administrasi, lalu apakah inti dari manajemen ?. Berikut ini pendapat para ahli yang bisa menjawab pertanyaan tersebut.

menjawab pertanyaan tersebut. 1.

(16)
(17)

2.

2. Siagian mengatakan bahwa “kepemimpinan merupakan init dari manajemenSiagian mengatakan bahwa “kepemimpinan merupakan init dari manajemen karenakarena kepemimpinan motor penggerak dari semua sumber-sumber dan alat-alat (resources0 yang kepemimpinan motor penggerak dari semua sumber-sumber dan alat-alat (resources0 yang tersedia bagi suatu organisasi.

tersedia bagi suatu organisasi. 3.

3. Moekijat (1974:195) inti dari manajemen adalah menggerakkan (actuating) dan inti dariMoekijat (1974:195) inti dari manajemen adalah menggerakkan (actuating) dan inti dari menggerakkan adalah memimpin (leading). Siapa yang dapat menggerakkan orang-orang menggerakkan adalah memimpin (leading). Siapa yang dapat menggerakkan orang-orang yang ada di bawah kekuasaanya, berarti ia dapat menjalankan manajemen. Siapa yang yang ada di bawah kekuasaanya, berarti ia dapat menjalankan manajemen. Siapa yang dapat memimpin orang-orang yang ada di bawah kekuasaannya, berarti ia dapat dapat memimpin orang-orang yang ada di bawah kekuasaannya, berarti ia dapat menggerakkan orang-orang itu.

menggerakkan orang-orang itu. 4.

4. Lubis (1985:15) bahwa melihat manajemen itu, maka yang pertama-tama terlihat adalahLubis (1985:15) bahwa melihat manajemen itu, maka yang pertama-tama terlihat adalah kulit luarnya. “administrasi” baru intinya, inti dari administrasi, yaitu “manajemen”. kulit luarnya. “administrasi” baru intinya, inti dari administrasi, yaitu “manajemen”. Kemudian bertemu dengan inti dari manajemen dari init administrasi, disebut “Leadership” Kemudian bertemu dengan inti dari manajemen dari init administrasi, disebut “Leadership” (kepemimpinan).

(kepemimpinan). 5.

5. K. Sukarno (1985:8) yang mengisahkan sebuah buah-buahan yaitu kulitnya diumpamakanK. Sukarno (1985:8) yang mengisahkan sebuah buah-buahan yaitu kulitnya diumpamakan dengan administrasi, dagingnya diumpamakan dengan manajemen, danbijinya adalah dengan administrasi, dagingnya diumpamakan dengan manajemen, danbijinya adalah kepemimpinan.

(18)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :