BAB 1 BAB 1
LANDASAN TEORI LANDASAN TEORI 1.1.
1.1. Latar belakangLatar belakang
Menurut Adisasmito(2007) sistem kesehatan di Indonesia tidak terlepas dari Menurut Adisasmito(2007) sistem kesehatan di Indonesia tidak terlepas dari pembangunan
pembangunan kesehatan. kesehatan. Intinya Intinya sistem sistem kesehatan kesehatan merupakan merupakan seluruh seluruh aktifitas aktifitas yangyang mempunyai tujuan utama untuk mempromosikan, mengembalikan dan memelihara kesehatan. mempunyai tujuan utama untuk mempromosikan, mengembalikan dan memelihara kesehatan. Sistem kesehatan memberi manfaat kepada mayarakat dengan distribusi yang adil. Sistem Sistem kesehatan memberi manfaat kepada mayarakat dengan distribusi yang adil. Sistem kesehatan tidak hanya menilai dan berfokus pada “tingkat manfaat”
kesehatan tidak hanya menilai dan berfokus pada “tingkat manfaat” yang diberikan, tetapi jugayang diberikan, tetapi juga bagaimana manfaat itu didistribusikan.
bagaimana manfaat itu didistribusikan.
Menurut Nototmodjo(2001) pelayanan di bidang kesehatan merupakan sal
Menurut Nototmodjo(2001) pelayanan di bidang kesehatan merupakan sal ah satu bentukah satu bentuk pelayanan
pelayanan yang yang paling paling banyak banyak dibutuhkan dibutuhkan oleh oleh masyarakat. masyarakat. Salah Salah satu satu sarana sarana pelayananpelayanan kesehatan yang mempunyai peran sangat penting lainnya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mempunyai peran sangat penting lainnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah rumah sakit. Rumah sakit sebagai suatu lembaga sosial kesehatan kepada masyarakat adalah rumah sakit. Rumah sakit sebagai suatu lembaga sosial yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, memiliki sifat sebagai suatu yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, memiliki sifat sebagai suatu lembaga yang tidak ditujukan untuk mencari keuntungan atau
lembaga yang tidak ditujukan untuk mencari keuntungan atau non profit organizationnon profit organization.. Walaupun demikian kita dapat menutup mata bahwa dibutuhkan sistem informasi di dalam Walaupun demikian kita dapat menutup mata bahwa dibutuhkan sistem informasi di dalam rumah sakit.
rumah sakit.
Menurut Wiku(2007) rumah sakit merupakan lembaga dalam mata rantai Sistem Menurut Wiku(2007) rumah sakit merupakan lembaga dalam mata rantai Sistem Kesehatan Nasional dan mengemban tugas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada Kesehatan Nasional dan mengemban tugas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat, karena pembangunan dan penyelenggaraan kesehatan di rumah sakit perlu seluruh masyarakat, karena pembangunan dan penyelenggaraan kesehatan di rumah sakit perlu diarahkan pada tujuan nasional dibidang kesehatan.Tidak mengherankan apabila bidang diarahkan pada tujuan nasional dibidang kesehatan.Tidak mengherankan apabila bidang kesehatan perlu untuk selalu dibenahi agar bisa memberikan pelayanan kesehatan
kesehatan perlu untuk selalu dibenahi agar bisa memberikan pelayanan kesehatan yang terbaikyang terbaik untuk masyarakat. Untuk mempertahankan pelanggan, pihak rumah sakit dituntut selalu untuk masyarakat. Untuk mempertahankan pelanggan, pihak rumah sakit dituntut selalu menjaga kepercayaan konsumen secara cermat dengan memperhatikan kebutuhan konsumen menjaga kepercayaan konsumen secara cermat dengan memperhatikan kebutuhan konsumen sebagai upaya untuk memenuhi keinginan dan harapan at
Menurut Nototmodjo(2001) tercantumnya pelayanan kesehatan sebagai hak masyarakat Menurut Nototmodjo(2001) tercantumnya pelayanan kesehatan sebagai hak masyarakat dalam konstituisi, menempatkan status sehat dan pelayanan kesehatan merupakan hak dalam konstituisi, menempatkan status sehat dan pelayanan kesehatan merupakan hak masyarakat. Fenomena demikian merupakan keberhasilan pemerintah selama ini dalam masyarakat. Fenomena demikian merupakan keberhasilan pemerintah selama ini dalam kebijakan politik di bidang kesehatan
kebijakan politik di bidang kesehatan (heath politics),(heath politics), yang menuntut pemerintah maupun yang menuntut pemerintah maupun masyarakat untuk melakukan upaya kesehatan secara tersusun, menyeluruh dan merata.
masyarakat untuk melakukan upaya kesehatan secara tersusun, menyeluruh dan merata.
Oleh sebab itu, dalam makalah ini kami akan membahas mengenai “Sistem Pelayanan Oleh sebab itu, dalam makalah ini kami akan membahas mengenai “Sistem Pelayanan Kesehatan” .
Kesehatan” . 1.2.
1.2. Rumusan masalahRumusan masalah 1.2.1.
1.2.1. Apa yang dimaksud dengan sistem pelayanan kesehatan?Apa yang dimaksud dengan sistem pelayanan kesehatan? 1.2.2.
1.2.2. Bagaimana sistem pelayanan kesehatan?Bagaimana sistem pelayanan kesehatan? 1.2.3.
1.2.3. Apa saja tingkat pelayanan kesehatan?Apa saja tingkat pelayanan kesehatan? 1.2.4.
1.2.4. Bagaimana lembaga pelayanan kesehatan?Bagaimana lembaga pelayanan kesehatan? 1.2.5.
1.2.5. Apa saja lingkup sistem pelayanan kesehatan?Apa saja lingkup sistem pelayanan kesehatan? 1.2.6.
1.2.6. Bagaimana pelayanan keperawatan dalam pelayanan kesehatan?Bagaimana pelayanan keperawatan dalam pelayanan kesehatan? 1.2.7.
1.2.7. Faktor apa saja yang mempengaruhi pelayanan kesehatan?Faktor apa saja yang mempengaruhi pelayanan kesehatan?
1.3.
1.3. TujuanTujuan 1.3.1.
1.3.1. Tujuan umumTujuan umum
Mengetahui system pelayanan kesehatan di
Mengetahui system pelayanan kesehatan di Indonesia. Mulai dari pelayanan, tingkat, lembaga,Indonesia. Mulai dari pelayanan, tingkat, lembaga, ruang lingkup, hingga faktor yang mempengaruhi pelayanan kesehatan.
ruang lingkup, hingga faktor yang mempengaruhi pelayanan kesehatan. 1.3.2.
1.3.2. Tujuan khususTujuan khusus a.
a. Untuk memenuhi tugas Konsep Dasar Keperawatan II tentang Sistem Pelayanan Kesehatan.Untuk memenuhi tugas Konsep Dasar Keperawatan II tentang Sistem Pelayanan Kesehatan. b.
b. Untuk menambah Untuk menambah wawasan pengetahuan bagi mwawasan pengetahuan bagi mahasiswa (i) Sekolah ahasiswa (i) Sekolah Tinggi Ilmu KesehatanTinggi Ilmu Kesehatan Darul Azhar Batulicin.
1.4.
1.4. ManfaatManfaat 1.4.2.
1.4.2. Bagi PenulisBagi Penulis
Menambah wawasan pengetahuan Konsep Dasar Keperawatan II tentang Sistem pela
Menambah wawasan pengetahuan Konsep Dasar Keperawatan II tentang Sistem pela yananyanan kesehatan.
kesehatan. 1.4.3.
1.4.3. Bagi PembacaBagi Pembaca
Memberikan wawasan tentang Sistem pelayanan kesehatan. Serta dapat meningkatkan Memberikan wawasan tentang Sistem pelayanan kesehatan. Serta dapat meningkatkan wawasan pengetahuan.
BAB 2 BAB 2
TINJAUAN TEORI TINJAUAN TEORI 2.1.
2.1. Pengertian Sistem KesehatanPengertian Sistem Kesehatan
Menurut WHO(1996) sistem kesehatan adalah suatu jaringan penyedia pelayanan Menurut WHO(1996) sistem kesehatan adalah suatu jaringan penyedia pelayanan kesehatan (
kesehatan ( supply side supply side) dan orang-orang yang menggunakan pelayanan tersebut () dan orang-orang yang menggunakan pelayanan tersebut ( demand sidedemand side)) di setiap wilayah, serta negara dan organisasi yang melahirkan sumber daya tersebut, dalam di setiap wilayah, serta negara dan organisasi yang melahirkan sumber daya tersebut, dalam bentuk manusia
bentuk manusia maupun dalam maupun dalam bentuk materibentuk material. al. Dalam definisi Dalam definisi yang lebiyang lebih h luas luas lagi, lagi, sistemsistem kesehatan mencakup sektor-sektor lain seperti pertanian dan lainnya.
kesehatan mencakup sektor-sektor lain seperti pertanian dan lainnya. 2.2.
2.2. Pengertian Pelayanan KesehatanPengertian Pelayanan Kesehatan
Menurut Prof. Dr. Soekidjo Notoatmojo(2001) pelayanan kesehatan adalah sub sistem Menurut Prof. Dr. Soekidjo Notoatmojo(2001) pelayanan kesehatan adalah sub sistem pelayanan
pelayanan kesehatan kesehatan yang yang tujuan tujuan utamanya utamanya adalah adalah pelayanan pelayanan preventif preventif (pencegahan) (pencegahan) dandan promotif (peningkatan kesehatan) dengan
promotif (peningkatan kesehatan) dengan sasaran masyarakat.sasaran masyarakat.
Menurut Depkes RI (2009) pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang Menurut Depkes RI (2009) pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan ataupun mas
memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan ataupun mas yarakat.yarakat.
Jadi pelayanan kesehatan adalah sub sistem pelayanan kesehatan yang tujuan utamanya Jadi pelayanan kesehatan adalah sub sistem pelayanan kesehatan yang tujuan utamanya adalah promotif (memelihara dan meningkatkan kesehatan), preventif (pencegahan),kuratif adalah promotif (memelihara dan meningkatkan kesehatan), preventif (pencegahan),kuratif (penyembuhan), dan rehabilitasi (pemulihan) kesehatan perorangan, keluarga, kelompok atau (penyembuhan), dan rehabilitasi (pemulihan) kesehatan perorangan, keluarga, kelompok atau masyarakat, lingkungan. Yang dimaksud sub sistem disini adalah sub sistem dalam pelayanan masyarakat, lingkungan. Yang dimaksud sub sistem disini adalah sub sistem dalam pelayanan kesehatan yaitu input , proses,
kesehatan yaitu input , proses, output, dampak, umpan balik.output, dampak, umpan balik. 2.3.
2.3. Sistem Pelayanan KesehatanSistem Pelayanan Kesehatan
Menurut Hidayat(2008) sistem pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam Menurut Hidayat(2008) sistem pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Melalui sistem ini tujuan pembangunan kesehatan dapat meningkatkan derajat kesehatan. Melalui sistem ini tujuan pembangunan kesehatan dapat tercapai dengan efektif, efisien dan tepat sasaran.
Menurut Hidayat(2008) keberhasilan sistem pelayanan kesehatan tergantung dari Menurut Hidayat(2008) keberhasilan sistem pelayanan kesehatan tergantung dari berbagai komponen yang masuk dalam pelayanan kesehatan. Sistem
berbagai komponen yang masuk dalam pelayanan kesehatan. Sistem terbentuk dari subsistemterbentuk dari subsistem yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Sistem terdiri dari: input, proses, output, yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Sistem terdiri dari: input, proses, output, dampak, umpan balik dan lingkungan.
dampak, umpan balik dan lingkungan. 1.
1. InputInput
Merupakan sistem yang akan memberikan segala masukan untuk berfungsinya sebuah sistem. Merupakan sistem yang akan memberikan segala masukan untuk berfungsinya sebuah sistem. Input pelayanan kesehatan meliputi: potensi masyarakat, tenaga dan sarana kesehatan, dan Input pelayanan kesehatan meliputi: potensi masyarakat, tenaga dan sarana kesehatan, dan sebagainya.
sebagainya. 2.
2. ProsesProses
Merupakan kegiatan merubah sebuah masukan menjadi sebuah hasil yang diharapkan dari Merupakan kegiatan merubah sebuah masukan menjadi sebuah hasil yang diharapkan dari sistem tersebut. Proses dalam pela
sistem tersebut. Proses dalam pelayanan kesehatan meliputi berbagai kegiatan dalam pelayananyanan kesehatan meliputi berbagai kegiatan dalam pelayanan kesehatan.
kesehatan. 3.
3. OutputOutput
Merupakan hasil yang diperoleh dari sebuah proses. Output pelayanan kesehatan dapat berupa Merupakan hasil yang diperoleh dari sebuah proses. Output pelayanan kesehatan dapat berupa pelayanan yang berkualitas dan terjangkau sehingg
pelayanan yang berkualitas dan terjangkau sehingga masyarakat sembuh dan sehat.a masyarakat sembuh dan sehat. 4.
4. DampakDampak
Merupakan akibat dari output atau hasil suatu sistem, terjadi dalam waktu yang relatif lama. Merupakan akibat dari output atau hasil suatu sistem, terjadi dalam waktu yang relatif lama. Dampak sistem pelayanan kesehatan adalah masyarakat sehat, angka kesakitan dan kematian Dampak sistem pelayanan kesehatan adalah masyarakat sehat, angka kesakitan dan kematian menurun.
menurun. 5.
5. Umpan balikUmpan balik
Merupakan suatu hasil yang sekaligus menjadi masukan. Terjadi
Merupakan suatu hasil yang sekaligus menjadi masukan. Terjadi dari sebuah sistem dari sebuah sistem yang salingyang saling berhubungan
berhubungan dan dan saling mempengaruhsaling mempengaruhi. Umpan i. Umpan balik dalam balik dalam pelayanan kesehatan pelayanan kesehatan dapat berupdapat berupaa kualitas tenaga kesehatan.
kualitas tenaga kesehatan. 6.
6. LingkunganLingkungan
Adalah semua keadaan diluar sistem teta
2.4.
2.4. Tingkat Pelayanan KesehatanTingkat Pelayanan Kesehatan
Menurut Leavel & Clark(2005) tingkat pelayanan kesehatan merupakan bagian dari sistem Menurut Leavel & Clark(2005) tingkat pelayanan kesehatan merupakan bagian dari sistem pelayanan
pelayanan kesehatan kesehatan yang yang diberikan diberikan pada pada masyarakat. masyarakat. Dalam Dalam memberikan memberikan pelayananpelayanan kesehatan harus memandang pada tingkat pelayanan kesehatan yang akan diberikan, yaitu: kesehatan harus memandang pada tingkat pelayanan kesehatan yang akan diberikan, yaitu: 1.
1. Health Promotion (Promosi Kesehatan)Health Promotion (Promosi Kesehatan)
Merupakan tingkat pertama dalam memberikan pelayanan melalui peningkatan kesehatan. Merupakan tingkat pertama dalam memberikan pelayanan melalui peningkatan kesehatan. Bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat. Contoh: kebersihan perorangan, Bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat. Contoh: kebersihan perorangan, perbaikan sanitasi lingkungan, dan sebagainya.
perbaikan sanitasi lingkungan, dan sebagainya. 2.
2. Specific Protection (Perlindungan Khusus)Specific Protection (Perlindungan Khusus)
Adalah masyarakat terlindung dari bahaya atau penyakit-penyakit tertentu. Contoh: Imunisasi, Adalah masyarakat terlindung dari bahaya atau penyakit-penyakit tertentu. Contoh: Imunisasi, perlindungan keselamatan kerja.
perlindungan keselamatan kerja. 3.
3. Early Diagnosis And Prompt Treatment (Diagnosis Dini & Pengobatan Segera)Early Diagnosis And Prompt Treatment (Diagnosis Dini & Pengobatan Segera)
Sudah mulai timbulnya gejala penyakit. Dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit. Sudah mulai timbulnya gejala penyakit. Dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit. Contoh: survey penyaringan kasus.
Contoh: survey penyaringan kasus. 2.5.
2.5. Lembaga Pelayanan KesehatanLembaga Pelayanan Kesehatan
Menurut Hidayat(2008) lembaga pelayanan kesehatan merupakan tempat pemberian pel
Menurut Hidayat(2008) lembaga pelayanan kesehatan merupakan tempat pemberian pel ayananayanan kesehatan pada masyarakat untuk meningkatkan status kesehatan. Bervariasi berdasarkan kesehatan pada masyarakat untuk meningkatkan status kesehatan. Bervariasi berdasarkan tujuan pemberian pelayanan kesehatan.
tujuan pemberian pelayanan kesehatan. 1.
1. Rawat JalanRawat Jalan
Pusat pelayanan rawat jalan, sama dengan klinik, memberi pelayanan kesehatan dengan cara Pusat pelayanan rawat jalan, sama dengan klinik, memberi pelayanan kesehatan dengan cara rawat jalan. Pusat tersebut mungkin bergabung dengan rumah sakit atau berfungsi secara rawat jalan. Pusat tersebut mungkin bergabung dengan rumah sakit atau berfungsi secara mandiri dibawah suatu yayasan atau dibawah pengawasan seorang dokter atau sekelompok mandiri dibawah suatu yayasan atau dibawah pengawasan seorang dokter atau sekelompok dokter. Pusat pelayanan rawat jalan mungkin dapat berlokasi dalam suatu fasilitas rawat inap; dokter. Pusat pelayanan rawat jalan mungkin dapat berlokasi dalam suatu fasilitas rawat inap; tetapi sebagian besar berdiri sendiri dan berlokasi jauh dari institusi rawat inap yang besar. tetapi sebagian besar berdiri sendiri dan berlokasi jauh dari institusi rawat inap yang besar. “Pusat
datang untuk melakukan prosedur oprasi minor seperti pengangkatan katarak, bedah plastik, datang untuk melakukan prosedur oprasi minor seperti pengangkatan katarak, bedah plastik, dan prosedur endoskopi. “Pusat perawatan darurat” yang memberikan pelayanan 24 jam bagi dan prosedur endoskopi. “Pusat perawatan darurat” yang memberikan pelayanan 24 jam bagi klien dengan cedera minor atau penyakit seperti laserasi dan influenza. Pusat
klien dengan cedera minor atau penyakit seperti laserasi dan influenza. Pusat perawatan daruratperawatan darurat menawarkan alternatif pelayanan seperti
menawarkan alternatif pelayanan seperti yang diberikan pada ruang kedaruratan rumah sakit.yang diberikan pada ruang kedaruratan rumah sakit. 2.
2. InstitusiInstitusi
Lembaga institusional terdiri dari rumah sakit, fasilitas perawatan yang diperluas, fasilitas Lembaga institusional terdiri dari rumah sakit, fasilitas perawatan yang diperluas, fasilitas psikiatri, dan
psikiatri, dan pusat rehpusat rehabilitasi. Semuanyabilitasi. Semuanya a menawarkan menawarkan bentuk bentuk pelayanan pelayanan kesehatan rawat kesehatan rawat inapinap (klien diterima masuk dan tingga;l di suatu institusi untuk penentuan diagnosa, menerima (klien diterima masuk dan tingga;l di suatu institusi untuk penentuan diagnosa, menerima pelayanan pengobatan dan
pelayanan pengobatan dan rehabilitasi). rehabilitasi). Sebagian besar Sebagian besar institusi institusi juga menawarjuga menawarkan pelayanankan pelayanan rawat jalan (klien berkunjung ke suatu institusi untuk menerima suatu episode diagnosa atau rawat jalan (klien berkunjung ke suatu institusi untuk menerima suatu episode diagnosa atau pengobatan yang akan
pengobatan yang akan selesai dalam beberapa jam).selesai dalam beberapa jam). 3.
3. HospiceHospice
Adalah suatu sistem perawatan yang berpusat pada keluarga yang bertujuan agar klien dapat Adalah suatu sistem perawatan yang berpusat pada keluarga yang bertujuan agar klien dapat tinggal dirumahnya dengan aman, mandiri, dan penuh harga diri, sambil meringankan tinggal dirumahnya dengan aman, mandiri, dan penuh harga diri, sambil meringankan penderitaan
penderitaan yang yang disebabkan disebabkan oleh oleh penyakit penyakit terminal terminal yang yang dideritanya. dideritanya. Fokus Fokus perawatanperawatan hospice adalah perawatan paliatif, bukan pengobatan kuratif. Hospice dapat bermanfaat untuk hospice adalah perawatan paliatif, bukan pengobatan kuratif. Hospice dapat bermanfaat untuk klien yang berada pada tahap terminal dengan penyakit apapun, seperti kardiomiopati, sklerosis klien yang berada pada tahap terminal dengan penyakit apapun, seperti kardiomiopati, sklerosis multiple, AIDS, kanker, emfisema, atau penyakit ginjal.
multiple, AIDS, kanker, emfisema, atau penyakit ginjal. 4.
4. Community Based AgencyCommunity Based Agency
Merupakan bagian dari lembaga pelayanan kesehatan yang dilakukan pada klien pada Merupakan bagian dari lembaga pelayanan kesehatan yang dilakukan pada klien pada keluarganya, sebagaimana pelaksanaan perawatan keluarga seperti praktek perawat keluarga keluarganya, sebagaimana pelaksanaan perawatan keluarga seperti praktek perawat keluarga dan lain-lain.
dan lain-lain.
2.6.
Menurut Perry(2009) dalam sistem pelayanan kesehatan dapat mencakup pelayanan dokter, Menurut Perry(2009) dalam sistem pelayanan kesehatan dapat mencakup pelayanan dokter, pelayanan
pelayanan keperawtan, keperawtan, dan dan pelayanan pelayanan kesehatan masykesehatan masyarakat. Dokter arakat. Dokter merupakan merupakan subsistem dsubsistem dariari pelayanan kesehatan. Sub
pelayanan kesehatan. Subsistem pelayanan kesehatan tersebut sistem pelayanan kesehatan tersebut memiliki tujuan masing-masingmemiliki tujuan masing-masing dengan tidak meninggalkan tujuan umum dari pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan dengan tidak meninggalkan tujuan umum dari pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan yangyang ada sekarang ini dapat diselenggarakan oleh pihak pemerintah maupun swasta. Dalam ada sekarang ini dapat diselenggarakan oleh pihak pemerintah maupun swasta. Dalam pelayanan kesehatan terdapat 3 bentuk, yaitu:
pelayanan kesehatan terdapat 3 bentuk, yaitu: 1.
1. Primary Health Care (Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama)Primary Health Care (Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama)
Pelayanan kesehatan ini dibutuhkan atau dilaksanakan pada masyarakat yang memiliki Pelayanan kesehatan ini dibutuhkan atau dilaksanakan pada masyarakat yang memiliki masalah kesehatan yang ringan atau masyarakat sehat tetapi ingin mendapatkan peningkatan masalah kesehatan yang ringan atau masyarakat sehat tetapi ingin mendapatkan peningkatan kesehatan agar menjadi optimal dan sejahtera sehingga sifat pelayanan kesehatan adalah kesehatan agar menjadi optimal dan sejahtera sehingga sifat pelayanan kesehatan adalah pelayanan kesehatan
pelayanan kesehatan dasar. dasar. Pelayanan kesehatan Pelayanan kesehatan ini dapat ini dapat dilaksanakan oleh dilaksanakan oleh puskesmas atapuskesmas atauu balai kesehatan masyarakat dan lain-lain.
balai kesehatan masyarakat dan lain-lain. 2.
2. Secondary Helath Care (Pelayanan Kesehatan Tingkat Kedua)Secondary Helath Care (Pelayanan Kesehatan Tingkat Kedua)
Untuk pelayanan kesehatan ini diperlukan bagi masyarakat atau klien yang membutuhkan Untuk pelayanan kesehatan ini diperlukan bagi masyarakat atau klien yang membutuhkan perawatan dirumah
perawatan dirumah sakit atau sakit atau rawat inap rawat inap dan tidak dan tidak dilaksanakan ddilaksanakan di pelayanan i pelayanan kesehatan utama.kesehatan utama. Pelayanan kesehatan ini dilaksanakan di rumah sakit yang tersedia tenaga spesialis atau Pelayanan kesehatan ini dilaksanakan di rumah sakit yang tersedia tenaga spesialis atau sejenisnya.
sejenisnya. 3.
3. Tertiary Health Services (Pelayanan Kesehatan Tingkat Ketiga)Tertiary Health Services (Pelayanan Kesehatan Tingkat Ketiga)
Palayanan kesehatan ini merupakan tingkat pelayanan yang tertinggi dimana
Palayanan kesehatan ini merupakan tingkat pelayanan yang tertinggi dimana tingkat pelayanantingkat pelayanan ini apabila tidak
ini apabila tidak lagi dibutuhkan plagi dibutuhkan pelayanan pada tingkelayanan pada tingkat pertama dan kedua. at pertama dan kedua. BiasanyaBiasanya pelayanan ini membutuhkan tenaga-tenaga yang ahli atau spesialis dan sebagai rujukan utama pelayanan ini membutuhkan tenaga-tenaga yang ahli atau spesialis dan sebagai rujukan utama
seperti rumah sakit yang tipe A atau B. seperti rumah sakit yang tipe A atau B.
2.7.
Menurut Hidayat(2008) pelayanan keperawatan dalam pelayanan kesehatan merupakan Menurut Hidayat(2008) pelayanan keperawatan dalam pelayanan kesehatan merupakan bagian
bagian dari dari pelayanan pelayanan kesehatan kesehatan yang yang meliputi meliputi pelayanan pelayanan dasar dasar & & rujukan rujukan sehinggasehingga meningkatkan derajat kesehatan. Pada tingkat pel
meningkatkan derajat kesehatan. Pada tingkat pelayanan dasar dilakukan di lingkup puskesmasayanan dasar dilakukan di lingkup puskesmas dengan pendekatan askep keluarga dan komunitas yang berorientasi pada tugas keluarga dalam dengan pendekatan askep keluarga dan komunitas yang berorientasi pada tugas keluarga dalam kesehatan, diantaranya mengenal masalah kesehatan secara dini, mengambil keputusan, kesehatan, diantaranya mengenal masalah kesehatan secara dini, mengambil keputusan, menanggulangi keadaan darurat, memberikan pelayanan dasar pada anggota keluarga yang menanggulangi keadaan darurat, memberikan pelayanan dasar pada anggota keluarga yang
sakit serta memodifikasi lingkungan.
sakit serta memodifikasi lingkungan.
Pada lingkup pelayanan rujukan, tugas perawat adalah memberikan askep pada ruang atau Pada lingkup pelayanan rujukan, tugas perawat adalah memberikan askep pada ruang atau lingkup rujukannya, seperti: asuhan keperawatan anak, askep j
lingkup rujukannya, seperti: asuhan keperawatan anak, askep j iwa, askep medikal bedah, askepiwa, askep medikal bedah, askep maternitas, askep gawat darurat, dan sebagainya.
maternitas, askep gawat darurat, dan sebagainya. 2.8.
2.8. Faktor Yang Mempengaruhi Pelayanan KesehatanFaktor Yang Mempengaruhi Pelayanan Kesehatan
Menurut Hidayat(2008) dalam memberikan pelayanan kesehatan tidak segalanya tercapai Menurut Hidayat(2008) dalam memberikan pelayanan kesehatan tidak segalanya tercapai sasaran, akan tetapi membutuhkan suatu proses untuk mengetahui masalah yang sasaran, akan tetapi membutuhkan suatu proses untuk mengetahui masalah yang ditimbulkannya. Pelaksanaan pelayanan kesehatan juga akan lebih berkembang atau ditimbulkannya. Pelaksanaan pelayanan kesehatan juga akan lebih berkembang atau sebaliknya akan terhambat karena dipengaruhi oleh beberapa faktor,
sebaliknya akan terhambat karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:yaitu: 1.
1. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BaruIlmu Pengetahuan dan Teknologi Baru
Pelaksanaan sistem pelayanan kesehatan dapat dipengaruhi oleh ilmu pngetahuan dan Pelaksanaan sistem pelayanan kesehatan dapat dipengaruhi oleh ilmu pngetahuan dan teknologi baru, mengingat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka akan diikuti teknologi baru, mengingat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka akan diikuti oleh perkembangan pelayanan kesehatan atau juga sebagai dampaknya pelayanan kesehatan oleh perkembangan pelayanan kesehatan atau juga sebagai dampaknya pelayanan kesehatan jelas
jelas lebih menlebih mengikuti perkembangan gikuti perkembangan dan tdan teknologi seperti eknologi seperti dalam dalam pelayanan pelayanan kesehatan kesehatan untukuntuk mengatasi masalah penyakit-penyakkit yang sulit dapat digunakan penggunaan alat seperti mengatasi masalah penyakit-penyakkit yang sulit dapat digunakan penggunaan alat seperti laser, terapi perubahan gen dan lain-lain. Berdasarkan itu, maka pelayanan kesehatan laser, terapi perubahan gen dan lain-lain. Berdasarkan itu, maka pelayanan kesehatan membutuhkan biaya yang cukup mahal dan pelayanan akan
membutuhkan biaya yang cukup mahal dan pelayanan akan lebih profesional dan butuh tenaga-lebih profesional dan butuh tenaga-tenaga yang ahli dalam bidng tertentu.
tenaga yang ahli dalam bidng tertentu. 2.
Berlangsungnya sistem pelayanan kesehatan juga dapat dipengaruhi oleh nilai yang ada Berlangsungnya sistem pelayanan kesehatan juga dapat dipengaruhi oleh nilai yang ada dimasyarakat sebagai penggunaan jasa pelayanan, dimana dengan beragamnya masyarakat, dimasyarakat sebagai penggunaan jasa pelayanan, dimana dengan beragamnya masyarakat, maka dapat menimbulkan pemanfaatan jasa pelayanan kesehatan yang berbeda. Masyarakat maka dapat menimbulkan pemanfaatan jasa pelayanan kesehatan yang berbeda. Masyarakat yang sudah maju dengan pengetahuan yang tinggi, maka akan memiliki kesadaran yang lebih yang sudah maju dengan pengetahuan yang tinggi, maka akan memiliki kesadaran yang lebih dalam penggunaan atau pemanfaatan pelayanan kesehatan, demikian juga sebaliknya pada dalam penggunaan atau pemanfaatan pelayanan kesehatan, demikian juga sebaliknya pada masyarakat yang memiliki pengetahuan yang kurang akan memiliki kesadaran yang rendah masyarakat yang memiliki pengetahuan yang kurang akan memiliki kesadaran yang rendah terhadap pelayanan kesehatan, sehingga kondisi demikian akan sangat mempengaruhi sistem terhadap pelayanan kesehatan, sehingga kondisi demikian akan sangat mempengaruhi sistem pelayanan kesehatan.
pelayanan kesehatan. 3.
3. Aspek Legal dan EtikAspek Legal dan Etik
Dengan tingginya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan atau pemanfaatan jasa Dengan tingginya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan atau pemanfaatan jasa pelayanan kesehatan, maka akan semakin
pelayanan kesehatan, maka akan semakin tinggi pula tuntutan huktinggi pula tuntutan hukum da etik dalam pelayananum da etik dalam pelayanan kesehatan, sehingga pelaku pemberi pelayanan kesehatan harus dituntut untuk memberikan kesehatan, sehingga pelaku pemberi pelayanan kesehatan harus dituntut untuk memberikan pelayanan
pelayanan kesehatan kesehatan secara secara profesional profesional dengan dengan memperhatikan memperhatikan nilai-nilai nilai-nilai hukum hukum dan dan etikaetika yang ada dimasyarakat.
yang ada dimasyarakat. 4.
4. EkonomiEkonomi
Pelaksanaan pelayanan kesehatan akan dipengaruhi oleh tingkat ekonomi di masyarakat. Pelaksanaan pelayanan kesehatan akan dipengaruhi oleh tingkat ekonomi di masyarakat. Semakin tinggi ekonomi seseorang, pelayanan kesehatan akan lebih diperhatikan dan mudah Semakin tinggi ekonomi seseorang, pelayanan kesehatan akan lebih diperhatikan dan mudah dijangkau, demikian juga sebaliknya apabila tingkat ekonomi seseorang rendah, maka akan dijangkau, demikian juga sebaliknya apabila tingkat ekonomi seseorang rendah, maka akan sulit menjangkau pelayanan kesehatan mengingat biaya dalam jasa pelayanan kesehatan sulit menjangkau pelayanan kesehatan mengingat biaya dalam jasa pelayanan kesehatan membutuhkan biaya yang cukup mahal. Keadaan ekonomi ini yang akan dapat mempengaruhi membutuhkan biaya yang cukup mahal. Keadaan ekonomi ini yang akan dapat mempengaruhi dalam sistem pelayanan kesehatan.
dalam sistem pelayanan kesehatan. 5.
5. PolitikPolitik
Kebijakan pemerintah melalui sistem politik yang ada akan sangat berpengaruh sekali dalam Kebijakan pemerintah melalui sistem politik yang ada akan sangat berpengaruh sekali dalam sistem pemberian pelayanan kesehatan. Kebijakan-kebijakan yang ada dapat memberikan pola sistem pemberian pelayanan kesehatan. Kebijakan-kebijakan yang ada dapat memberikan pola dalam sistem pelayanan.
BAB 3 BAB 3 PENUTUP PENUTUP 3.1. 3.1. KesimpulanKesimpulan
Sistem pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat Sistem pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Dalam sistem i
kesehatan. Dalam sistem ini terdapat tingkat, lembaga, lingkup dan faktor yang mempengaruhini terdapat tingkat, lembaga, lingkup dan faktor yang mempengaruhi dalam terlaksananya sistem pelayanan kesehatan tersebut.
dalam terlaksananya sistem pelayanan kesehatan tersebut. 3.2.
3.2. SaranSaran
Dalam sistem pelayanan kesehatan perlu terus di tingkatkannya mutu serta kualitas dari Dalam sistem pelayanan kesehatan perlu terus di tingkatkannya mutu serta kualitas dari pelayanan kesehatan agar
pelayanan kesehatan agar sistem pelayanan ini sistem pelayanan ini dapat berjalan dengan efektidapat berjalan dengan efektif, itu semua f, itu semua dapatdapat dilakukan dengan melihat nilai-nilai yang ada di masyarakat, dan diharapkan perawat dapat dilakukan dengan melihat nilai-nilai yang ada di masyarakat, dan diharapkan perawat dapat memberikan pelayanan dengan kualitas yang bagus dan baik.
DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA Depkes RI., (2009)
Depkes RI., (2009) Sistem Kesehatan Nasional Sistem Kesehatan Nasional . Jakarta. Jakarta Hidayat, A.A. A., (2008)
Hidayat, A.A. A., (2008) Pengantar Konsep Dasa Pengantar Konsep Dasar Keperawatan, Edisi 2r Keperawatan, Edisi 2, Jakarta: Salemba Medika., Jakarta: Salemba Medika. Notoatmodjo Soekidjo.,
Notoatmodjo Soekidjo., (2001)(2001) Peran Pelayanan Peran Pelayanan Kesehatan SwastaKesehatan Swasta dalam Menghadapi Masa Krisis.dalam Menghadapi Masa Krisis. Jakarta:Suara Pembaruan Daily.
Jakarta:Suara Pembaruan Daily. Perry, Potter., (2009)
Perry, Potter., (2009) Fundamental Keperawatan,B Fundamental Keperawatan,Buku 1, Edisi 7 uku 1, Edisi 7 . Jakarta: Salemba Medika.. Jakarta: Salemba Medika. Potter,Patricia.Perry,Anne Griffin., (2005)
Potter,Patricia.Perry,Anne Griffin., (2005) Buku Ajar Fundamental Kep Buku Ajar Fundamental Keperawatan, Edisi 4, Volume 1erawatan, Edisi 4, Volume 1.. EGC: Jakarta
EGC: Jakarta
Satrianegara, M. Fais., (2009)
Satrianegara, M. Fais., (2009) Buku Buku Ajar Ajar Organisasi Organisasi Dan Dan Manajemen Manajemen Pelayanan Pelayanan Kesehatan Kesehatan SertaSerta Kebidanan