• Tidak ada hasil yang ditemukan

laporan kecamatan kiara condong

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "laporan kecamatan kiara condong"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 1 BAB 1

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

1.1

1.1 LataLatar Ber Belakanlakangg Juml

Jumlah ah pendpenduduk semakin lama uduk semakin lama semaksemakin in terus bertambaterus bertambah, h, tetapi hal tetapi hal iniini tidak diimbangi dengan lahan pemukiman yang memadai sehingga terjadi tingkat tidak diimbangi dengan lahan pemukiman yang memadai sehingga terjadi tingkat kepadatan yang sangat luar biasa di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dapat kepadatan yang sangat luar biasa di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dapat mem

mempenpengargaruhi uhi konkondisdisi i dan dan keakeadaadaan n penpendudduduk uk itu itu sensendirdiri i mulmulai ai dardari i matmataa   penca

  pencaharian hingga harian hingga tingktingkat at pendipendidikan pendududikan penduduk. k. Salah satu Salah satu contocontoh h wilayawilayahh yang dapat di ambil yaitu Kecamatan

yang dapat di ambil yaitu Kecamatan Kiara Condong. Kecamatan Kiara Kiara Condong. Kecamatan Kiara CondongCondong adalah salah satu kecamatan yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat.

adalah salah satu kecamatan yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat. Secara umum

Secara umum perekoperekonominomian an pendupenduduk di duk di KecamaKecamatan tan Kiara CondongKiara Condong   be

  berasrasal al dardari i seksektor tor perperdagdagangangan. an. DalDalam am proproses ses perperkemkembanbangangan, , DinDinamiamikaka Pen

Pendudduduk uk di di keckecamaamatan tan terstersebuebut t sansangat gat berberpenpengargaruh uh bagbagi i perperkemkembanbangangan Kecamat

Kecamatan an Kiara Condong . Kiara Condong . DinamDinamika ika atau perubahan penduduatau perubahan penduduk k dapat dilihatdapat dilihat dari

dari jumlah pertambahjumlah pertambahan an pendpenduduk (Kelahiranuduk (Kelahiran, , KematiKematian, an, MigrasMigrasi), i), TingTingkatkat Pendi

Pendidikandikan, , dan Mata dan Mata pencarpencarian penduduian penduduk. Maka k. Maka dari itu dari itu perlu adanya Surveiperlu adanya Survei yang dilakukan di Kecamatan Kiara Condong.

yang dilakukan di Kecamatan Kiara Condong. 1.2

1.2 PermPermasalasalahanahan

Kurang adanya perhatian dari pemerintah menyebabkan terjadinya masalah Kurang adanya perhatian dari pemerintah menyebabkan terjadinya masalah   p

  padada a kkoondndisisi i ppenenddududuk uk di di KeKecacammatatan an KiKiarara a CoCondndonong, g, mumulalai i ddararii kesejahteraan,pendidikan,kesehatan,dll.

kesejahteraan,pendidikan,kesehatan,dll.

1.3

1.3 TujuTujuan dan Sasan dan Sasaranaran 1.3.1 Tujuan

1.3.1 Tujuan : : Untuk mengetahUntuk mengetahui ui kondkondisi penduduk baik isi penduduk baik secara kualitassecara kualitas maupun kuanlitas penduduk Kecamatan Kiara Condong

maupun kuanlitas penduduk Kecamatan Kiara Condong 1.3.2 Sasaran

1.3.2 Sasaran : : UntUntuk uk menmengetgetahuahui i jumjumlah lah penpendudduduk, uk, tintingkagkat t kepkepadaadatantan   pend

  pendudukuduk, , pertupertumbuhmbuhan an pendupenduduk, duk, dan dan tingktingkat at pendipendidikandikan  penduduk.

 penduduk.

1.4

(2)

Ruang lingkup pada bahasan ini ada 2 yaitu ruang lingkup subtansi dan Ruang lingkup pada bahasan ini ada 2 yaitu ruang lingkup subtansi dan ruang lingkup studi,adapun yang dimaksud tersebut adalah :

ruang lingkup studi,adapun yang dimaksud tersebut adalah : 1.4.1 Ruang lingkup Subtansi :

1.4.1 Ruang lingkup Subtansi :

Dalam penyusunan laporan ini dapat diperhatikan materi yang dibahas Dalam penyusunan laporan ini dapat diperhatikan materi yang dibahas yang menyangk

yang menyangkut ut dalam dalam aspek kependudaspek kependudukan yaitu ukan yaitu mobimobilitas litas pendpendudukuduk,,  jumlah persebaran penduduk, laju pertumbuhan penduduk, tingkat kepadatan  jumlah persebaran penduduk, laju pertumbuhan penduduk, tingkat kepadatan  penduduk, struktur penduduk di Kecamatan Kiara Condong.

 penduduk, struktur penduduk di Kecamatan Kiara Condong. 1.4.2Ruang Lingkup Studi :

1.4.2Ruang Lingkup Studi :

Dalam penyusunan laporan ini yang menjadi ruang lingkup studi yaitu Dalam penyusunan laporan ini yang menjadi ruang lingkup studi yaitu Kecama

Kecamatan Kiara tan Kiara CondCondong. Kecamatan Kiara ong. Kecamatan Kiara CondCondong adalah salah ong adalah salah satusatu kecamatan yang berada di Kota Bandung Jawa Barat yang memiliki luas kecamatan yang berada di Kota Bandung Jawa Barat yang memiliki luas wilayah seluas 360,38 Ha.

wilayah seluas 360,38 Ha.

1.5

1.5 MetoMetode Pendekde Pendekatanatan 1.5.1

1.5.1 Metode Metode Pengumpulan Pengumpulan DataData -

- Survey Survey sekundersekunder Merupakan

Merupakan   p  penengagambmbililan an dadata ta yayang ng didipeperoroleleh h dadari ri susumbmber er lailainn (i

(insnstatannsisi-i-innststananssi i KaKanntotor r KKececamamatatan an tetertrtenentutu) ) yayanng g susudadah h didioolalahh sebelumnya, antara lain adalah :

sebelumnya, antara lain adalah :

• Kantor Kecamatan Kiara CondongKantor Kecamatan Kiara Condong •

• Kantor BPS Provinsi Jawa BaratKantor BPS Provinsi Jawa Barat •

• Kantor BPS Kota BandungKantor BPS Kota Bandung

1.5.2

1.5.2 Metode Metode Pengolahan Pengolahan DataData

Metode pengolahan data yang digunakan dalam penyusunan laporan Metode pengolahan data yang digunakan dalam penyusunan laporan ini yaitu dengan menggunakan metode pengolahan data secara deskriptif  ini yaitu dengan menggunakan metode pengolahan data secara deskriptif  dimana data-data yang telah diperoleh yaitu secara tidak langsung dari dimana data-data yang telah diperoleh yaitu secara tidak langsung dari instansi (survey sekunder).

instansi (survey sekunder).

BAB II BAB II

TINJAUAN TEORI TINJAUAN TEORI

(3)

2.1 Tinjauan Pustaka

Apakah perencanaan itu? Untuk apakah perencanaan itu? Untuk siapakah  perencanaan itu dibuat? Apakah peranan penduduk dalam perencanaan?

Penduduk adalah aspek utama perencanaan. Perencanaan disusun untuk   penduduk, oleh penduduk, dan ia adalah penduduk itu sendiri. Perencanaan oleh   penduduk dan untuk penduduk adalah suatu hal yang mudah difahami.

Perencanaan oleh penduduk berarti suatu perencanaan dibuat oleh penduduk  yang berarti penduduk ini sebagai subyek sedangkan perencanaan untuk    penduduk karena penduduk yang merasakan hasil dari hasil perencanaan

tersebut.

Demografi berasal dari bahasa Yunani yang pertama kali digunakan oleh Achille Guillard, dalam bukunya yang berjudul   Elements de Statistique  Humaine on Demographic Compares tahun 1885. Demografi berasal dari kata

‘ Demos’ yang berarti rakyat  atau penduduk dan ‘Grafein’  yang berarti menulis. Jadi Demografi adalah tulisan-tulisan atau karangan yang berkaitan dengan rakyat atau penduduk. Demografi juga dapat diartikan sebagai studi ilmiah terhadap penduduk manusia terutama mengenai jumlah, struktur, dan   perkembangannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Demografi adalah ilmu  pengetahuan yang mengumpulkan serta menyelidiki catatan-catatan dan statistik    penduduk untuk mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan   perkembangan, kepadatan, kematian, kelahiran, perpindahan, penyebaran  penduduk.

Menurut Donald J. Bogue dalam bukunya “ Principles of Demography”   bahwa Demografi adalah: “ilmu yang mempelajari secara statistic dan

matematik terhadap jumlah, komposisi, dan distribusi penduduk dan perubahan- perubahan dari aspek-aspek tersebut yang terjadi akibat bekerjanya lima proses

yaitu: fertilitas (kelahiran), mortalitas (kematian), perkawinan, migrasi dan mobilitas sosial.

Fertilitas (kelahiran), mortalitas (kematian),dan migrasi adalah 3 komponen yang sangat mempengaruhi perubahan penduduk.

(4)

Tujuan-tujuan dan penggunaan demografi yang menyangkut ketiga komponen demografi/variabel demografi, bermacam-macam karakteristik    penduduk, dan gejala-gejala yang saling berhubungan di dalam masyarakat

tersebut dipakai oleh para ahli demografi untuk 4 (empat) tujuan pokok yaitu : 1. Mempelajari kuantitas dan distribusi penduduk dalam suatu daerah tertentu.

2. Menjelaskan pertumbuhan masa lampau, penurunannya dan persebarannya dengan sebaik-baiknya dan dengan data yang tersedia.

3. Mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk  dengan bermacam-macam aspek organisasi sosial.

4. Mencoba meramalkan pertumbuhan penduduk di masa yang akan datang dan kemungkinan-kemungkinan konsekuensinya.

Ada beberapa metode pendekatan yang digunakan untuk  memproyeksikan jumlah penduduk adalah sebagai berikut :

Regresi Linier Pt+X =

a + b (x)

Pt+X = Jumlah penduduk tahun (t + x)

X = Tambahan tahun terhitung dari tahun dasar 

a, b

= tetapan yang diperoleh dari rumus berikut :

a

= P.X2 – X. PXN.X2 - X2

 b

=

N.PX-X.PN.X2-X2

Lung polinomial

Pt+θ

=

Pt

+ b (

θ

)

 b = rata-rata tambahan jumlah penduduk tiap tahun pada masa lampau sampai sekarang

(5)

Bunga Berbunga ( bunga berganda) Pt+θ

=

Pt ( 1 + r ) θ

r = rata-rata prosentasi tambahan jumlah penduduk daerah yang diselidiki  berdasarkan data masa lampau

Geometri

Pn

=

P0 ( 1 + r ) n  Dimana :

 P n = Banyaknya penduduk pada tahun n

 P 0 = Jumlah penduduk pada tahun awal

r  = Angka pertumbuahan penduduk  n = Jangka waktu dalam tahun

Eksponensial

Pn

=

P0.ern

atau

PnP0

=

ern  Dimana :

e = eksponensial, angkanya = 2,71826

BAB III

(6)

1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Kecamatan Kiara Condong dari Tahun 2005-2009

Tahun Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin Jumlah (jiwa) L (jiwa) P (jiwa) 2005 62.191 63.409 125.600 2006 62.759 59.798 122.557 2007 58.814 56.809 115.623 2008 58.789 59.051 117.840 2009 59.591 58.040 117.631

Sumber : Hasil Analisis

  Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin di   Kecamatan Kiara Condong 

Pada umumnya jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong dari tahun 2005-2009 mengalami kenaikan dan penurunan sementara itu jumlah penduduk  di kecamatan ini cenderung di dominasi oleh laki-laki bila dibandingkan dengan perempuan.

Pada tahun 2005 jumlah penduduk laki-laki sebanyak 62.191 jiwa,  perempuan 63.409 jiwa dan jumlah keseluruhannya yaitu 125.600 jiwa. Pada tahun 2006 jumlah penduduk laki-laki sebanyak 62.759 jiwa, perempuan 59.798 jiwa dan jumlah keseluruhannya yaitu 122.557 jiwa. Pada tahun 2007  jumlah penduduk laki-laki sebanyak 58.814 jiwa, perempuan 56.809 jiwa dan  jumlah keseluruhannya yaitu 115.623 jiwa. Pada tahun 2008 jumlah penduduk 

laki-laki sebanyak 58.789 jiwa, perempuan 59.051 jiwa dan jumlah keseluruhannya yaitu 117.840 jiwa. Pada tahun 2009 jumlah penduduk laki-laki sebanyak 59.591 jiwa, perempuan 58.040 jiwa dan jumlah keseluruhannya yaitu 117.631 jiwa.

Dari data ini dapat disimpulkan bahwa jumlah penduduk tertinggi terjadi  pada tahun 2005 yaitu 125.600 jiwa dan jumlah penduduk terendah terjadi pada

(7)

1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama di Kecamatan Kiara Condong dari Tahun 2005-2009

Agama

Tahun

2005

(jiwa)

2006

(jiwa)

2007

(jiwa)

2008

(jiwa)

2009

(jiwa)

Islam

119.490

117.873

109.910

113.498

112.994

Kristen

3.511

2.752

3.275

2.564

2.872

Khatolik 

2.254

1.629

2.145

1.352

1.339

Hindu

165

141

133

207

208

Budha

180

162

160

219

218

Lain-lain

-

-

-

-

- Jumlah

125.600 122.557 115.623 117.840 117.631

(8)

•   Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan agama di Kecamatan

 Kiara Condong 

Pada umumnya dari tahun 2005-2009 di Kecamatan Kiara Condong   beragama Islam. Pada tahun 2005 jumlah penduduk yang beragama Islam sebanyak 119.490 jiwa, beragama Kristen sebanyak 3.511 jiwa, beragama Khatolik sebanyak 2.254 jiwa, beragama Hindu sebanyak 165 jiwa, beragama Budha sebanyak 180 jiwa. Pada tahun 2006 jumlah penduduk yang beragama Islam sebanyak 117.873 jiwa, beragama Kristen sebanyak 2.752 jiwa,  beragama Khatolik sebanyak 1.629 jiwa, beragama Hindu sebanyak 141 jiwa,  beragama Budha sebanyak 162 jiwa. Pada tahun 2007 jumlah penduduk yang   beragama Islam sebanyak 109.910 jiwa, beragama Kristen sebanyak 3.275  jiwa, beragama Khatolik sebanyak 1.245 jiwa, beragama Hindu sebanyak 133  jiwa, beragama Budha sebanyak 160 jiwa. Pada tahun 2008 jumlah penduduk 

yang beragama Islam sebanyak 

113.498

jiwa, beragama Kristen sebanyak 

2.564

jiwa, beragama Khatolik sebanyak 

1.352

  jiwa, beragama Hindu sebanyak 

207

jiwa, beragama Budha sebanyak 

219

jiwa. Pada tahun 2009  jumlah penduduk yang beragama Islam sebanyak 

112.994

jiwa, beragama Kristen sebanyak 

2.872

  jiwa, beragama Khatolik sebanyak 

1.339

 jiwa,  beragama Hindu sebanyak 

208

jiwa, beragama Budha sebanyak 

218

jiwa.

Dengan ini dapat disimpulkan bahwa jumlah penduduk mayoritas  beragama Islam dan Minoritasnya beragama Hindu dan Budha, itu mungkin

terjadi karena faktor lingkungan. Lingkungan di Kecamatan Kiara Condong lebih didominasi oleh penduduk yang beragama Islam.

(9)

1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Struktur Umur di Kecamatan Kiara Condong dari Tahun 2005-2009

Umur

(tahun)

Tahun

2005

(jiwa)

2006

(jiwa)

2008

(jiwa)

2009

(jiwa)

0-4

11.647

10.492

10.165

10.916

5-9

10.450

10.456

9.478

8.862

10-14

10.736

10.682

9.304

9.119

15-19

12.294

12.144

11.590

11.915

20-24

11.573

13.080

11.205

11.063

25-29

11.017

12.478

11.521

10.977

30-34

10.909

11.273

10.067

9.960

35-39

9.527

10.332

10.118

8.419

40-44

9.494

8.356

8.614

7.859

45-49

6.868

6.593

7.121

6.535

50-54

5.759

5.244

5.375

5.942

55-59

5.220

4.454

4.289

5.686

60-64

4.618

3.595

4.562

5.989

65 +

5.488

3.378

4.429

4.389

Jumlah

125.600

122.557

117.840

117.631

Umur

(Tahun)

Tahun 2007

(jiwa)

0-5

10.625

6-16

21.156

17-25

23.153

26-55

49.357

56 +

11.332

(10)

 Jumlah

115.623

Sumber : Hasil Analisis

•   Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan struktur umur di 

 Kecamatan Kiara Condong 

Menurut data di atas, pada tahun 2005 penduduk sebagian besar berada  pada kelompok umur 15-19 tahun yaitu

12.294 jiwa dan sebagian kecil

berada pada kelompok umur 60-64 tahun yaitu 4.618 jiwa.

Pada tahun 2006 penduduk sebagian besar berada pada kelompok umur 20-24 tahun yaitu

13.080 jiwa dan sebagian kecil berada pada kelompok

umur lebih dari 65 tahun yaitu 3.378 jiwa.

Pada tahun 2007   penduduk sebagian besar berada pada kelompok umur 26-55 tahun yaitu

49.357 jiwa dan sebagian kecil berada pada kelompok umur

0-5 tahun yaitu 10.620-5 jiwa.

Pada tahun 2008 penduduk sebagian besar 

(11)

 berada pada kelompok umur 15-19 tahun yaitu

11.590 jiwa dan sebagian

kecil berada pada kelompok umur 55-59 tahun yaitu 4.289

 jiwa.

Pada tahun 2009 penduduk sebagian besar berada pada kelompok umur 

15-19 tahun yaitu

11.915 jiwa dan sebagian kecil berada pada

kelompok umur lebih dari 65 tahun yaitu 4.389 jiwa.

1.

  Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan

di Kecamatan Kiara Condong dari Tahun 2005-2009

Tah

un

Tingkat Pendidikan

Tidak/Bel

um

Sekolah

(jiwa)

Tida

Tam

at

SD

(jiwa

)

Belu

m

Tam

at

SD

(jiwa

)

Tam

at

SD

(jiwa

)

SMP

(jiwa

)

SMA

(jiwa

)

Sarjan

a

Muda/

Akade

mi

(jiwa)

Sarja

na

(jiwa

)

(12)

200

5

24.512

20.2

30

14.0

76

18.8

12

17.8

79

22.6

71

4.139

3.281

200

6

22.716

19.9

23

13.5

31

19.3

25

16.9

07

21.5

82

4.762

3.811

200

7

22.477

17.3

79

12.4

57

19.1

29

17.1

01

17.0

14

5.671

4.395

200

8

21.885

17.2

55

10.8

61

21.6

07

17.5

71

16.6

75

6.812

5.174

200

9

22.992

11.1

62

18.4

81

18.4

17

16.9

76

14.6

05

8.026

6.972

Sumber : Hasil Analis

•   Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan di 

 Kecamatan Kiara Condong 

Berdasarkan data diatas dari tahun 2005-2009 sebagian besar penduduk  masih berada pada tingkat tidak/belum sekolah sedangkan jumlah sarjana muda dan sarjana masih rendah. Selain itu jumlah penduduk yang tidak tamat SD pun masih sangat tinggi. Ini menandakan bahwa kualitas penduduk di Kecamatan Kiara Condong masih sangat rendah. Tetapi pada tahun 2009 masyarakat sudah semakin mengerti akan pentingnya pendidikan sehingga tidak tamat SD menurun dan sarjana muda serta sarjana meningkat.

Jumlah sarjana muda dan sarjana di Kecamatan Kiara Condong pada tahun 2005 sebanyak 7.420 jiwa, pada tahun 2006 sebanyak 8.573 jiwa, pada tahun 2007 sebanyak 10.066 jiwa, pada tahun 2008 sebanyak 11.986 jiwa, pada tahun 2009 sebanyak 14.998 jiwa. Hasil ini cukup memuaskan karena jumlah sarjana muda dan sarjana tiap tahunnya mengalami peningkatan dan diharapkan   peningkatan ini terus berlangsung tiap tahunnya agar kualitas penduduk 

khususnya Kecamatan Kiara Condong dan umunya Bangsa Indonesia terus membaik.

(13)

1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pekerjaan di Kecamatan Kiara Condong dari Tahun 2005-2009

Pekerjaan

Tahun

2005

(jiwa)

2006

(jiwa)

2007

(jiwa)

2008

(jiwa)

2009

(jiwa)

Pegawai Negeri

10.552

9.538

11.04

5

9.626

8.840

Pegawai Swasta

8.963

6.002

1.147

18.11

8

18.968

Petani/Buruh

18.694

15.14

6

20.28

0

3.214

1.105

Pelajar

17.571

18.39

6

19.26

7

22.16

2

24.154

Mahasiswa

4.115

4.320

3.988

4.125

4.371

ABRI/POLRI

1.673

1.788

1.918

1.793

1.838

Pensiunan

3.988

4.282

4.210

4.571

4.377

Pedagang

18.624

17.29

9

12.74

6

13.77

4

14.763

Lain-lain

41.258

40.29

6

40.42

4

40.05

6

38.161

Jumlah

125.4

122.0

115.0

1174

1

(14)

38

60

25

39

77

Sumber : Hasil Analis

•   Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan tingkat pekerjaan di 

 Kecamatan Kiara Condong 

Pada tahun 2005 berdasarkan tingkat pekerjaan,yang paling mendominasi adalah petani/buruh yaitu 18.694 jiwa sedangkan yang terendah yaitu ABRI/POLRI yaitu 1.673 jiwa. Pada tahun 2006 yang paling mendominasi adalah pelajar yaitu 18.396 jiwa sedangkan yang terendah tetap yaitu ABRI/POLRI sebanyak 1.788 jiwa. Pada tahun 2007 penduduk sebagian besar    bekerja sebagai petani/buruh yaitu sebanyak 20.280 jiwa sedangka itu pada

tingkat terendah mengalami perubahan yaitu menjadi pegawai swasta yaitu 1.147 jiwa.

Pada tahun 2008 pelajar kembali mendominasi dengan jumlah yang lebih   banyak dari sebelumnya yaitu menjadi 22.162 jiwa sedangkan itu yang

terendah yaitu ABRI/POLRI sebanyak 1.793 jiwa. Di tahun ini pegawai swasta mengalami perubahan yang sangat mencolok,yang pada tahun sebelumnya hanya1.147 jiwa sekarang menjadi 18.118 jiwa. Pada taun 2009 pelajar tetap mendominasi dengan jumlah yang semakin meninggkat yaitu sebanyak 24.154  jiwa sedangkan yang paling rendahnya yaitu petani/buruh yang sebanyak 1.105  jiwa.

(15)

1. Tingkat Kelahiran dan Kematian di Kecamatan Kiara Condong dari Tahun 2005-2009

Tahun

Lahir (jiwa)

Meninggal

(jiwa)

2005

147

85

2006

121

93

2007

137

101

2008

126

96

2009

114

90

Sumber : Hasil Analis

•  Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan tingkat Kelahiran dan

 Kematian di Kecamatan Kiara Condong 

Pada tahun 2005 jumlah penduduk yang lahir sebanyak 147 jiwa dan yang meninggal sebanyak 85 jiwa. Pada tahun 2006 jumlah penduduk yang lahir  sebanyak 121 jiwa dan yang meninggal sebanyak 93 jiwa. Pada tahun 2007  jumlah penduduk yang lahir sebanyak 137 jiwa dan yang meninggal sebanyak 

101 jiwa. Pada tahun 2008 jumlah penduduk yang lahir sebanyak 126 jiwa dan yang meninggal sebanyak 96 jiwa. Pada tahun 2009 jumlah penduduk yang lahir sebanyak 114 jiwa dan yang meninggal sebanyak 90 jiwa.

(16)

Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa penduduk yang paling banyak  lahir terjadi pada tahun 2005 sebanyak 147 jiwa dan yang terendah terjadi pada tahun 2009 sebanyak 114 jiwa sedangkan penduduk yang paling banyak  meninggal terjadi pada tahun 2007 sebanyak 101 jiwa dan yang terendahnya terjadi pada tahun 2005 sebanyak 85 jiwa.

1. Jumlah Migrasi Penduduk di Kecamatan Kiara Condong dari Tahun 2005-2009

Tahun

Keluar

Masuk

 

L

(jiwa)

P

(jiwa)

 Jumlah (jiwa)

L

(jiwa)

P

(jiwa)

 Jumlah (jiwa)

2005

751

718

1.469

975

952

1.927

2006

783

694

1.477

918

936

1.854

2007

855

674

1.502

860

683

1.543

2008

732

650

1.382

921

711

1.632

2009

762

590

1.502

1052

813

1.865

(17)

•   Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan jumlah migrasi di 

 Kecamatan Kiara Condong 

Secara umum dapat disimpulkan bahwa jumlah migrasi masuk lebih besar  daripada migrasi keluar. Pada tahun 2005 jumlah migrasi keluar sebanyak  1.469 jiwa terdiri dari laki-laki 751 jiwa dan perempuan 718 jiwa sedangkan migrasi masuk sebanyak 1.927 jiwa terdiri dari laki-laki 975 jiwa dan   perempuan sebanyak 952 jiwa. Pada tahun 2006 jumlah migrasi keluar 

sebanyak 1.477 jiwa terdiri dari laki-laki 783 jiwa dan perempuan 694 jiwa sedangkan migrasi masuk sebanyak 1.854 jiwa terdiri dari laki-laki 918 jiwa dan perempuan sebanyak 936 jiwa. Pada tahun 2007 jumlah migrasi keluar  sebanyak 1.502 jiwa terdiri dari laki-laki 855 jiwa dan perempuan 674 jiwa sedangkan migrasi masuk sebanyak 1543 jiwa terdiri dari laki-laki 860 jiwa dan perempuan sebanyak 683 jiwa.

Pada tahun 2008 jumlah migrasi keluar sebanyak 1.382 jiwa terdiri dari laki-laki 732 jiwa dan perempuan 650 jiwa sedangkan migrasi masuk sebanyak  1.632 jiwa terdiri dari laki-laki 921 jiwa dan perempuan sebanyak 711 jiwa. Pada tahun 2009 jumlah migrasi keluar sebanyak 1.352 jiwa terdiri dari laki-laki 762 jiwa dan perempuan 590 jiwa sedangkan migrasi masuk sebanyak  1.865 jiwa terdiri dari laki-laki 1.052 jiwa dan perempuan sebanyak 813 jiwa.

1. Tingkat Kepadatan Penduduk di Kecamatan Kiara Condong pada tahun 2009

Kelurahan

Jumlah

Penduduk 

(jiwa)

Luas Wilayah

(Ha)

Tingkat

Kepadatan

(jiwa/Ha)

Babakan Sari

35.592

88,1

404

Kebon Jayanti

12.889

27,5

469

(18)

Cicaheum

19.745

87

227

Kebon

Kangkung

13.663

58,71

233

Babakan

Surabaya

19.410

71

273

Sukapura

16.332

28,07

582

Sumber : Hasil Analis

•   Deskripsi umum Tingkat Kepadatan Penduduk di Kecamatan Kiara

Condong 

Dari hasil analisis diatas ternyata tingkat kepadatan penduduk yang paling tinggi terdapat di Kelurahan Sukapura dengan jumlah penduduk sebanyak  16.332 jiwa, luas wilayah 28,07 Ha dan tingkat kepadatan mencapai 582   jiwa/Ha. Sedangkan tingkat kepadatan penduduk terendah terdapat di

Kelurahan Cicaheum dengan jumlah penduduk sebanyak 19.745 jiwa, luas wilayah 58,71 Ha da tingkat kepadatan mencapai 227 jiwa/Ha.

(19)

Gambaran Umum Kecamatan Kiara Condong

Kecamatan Kiara Condong adalah salah satu kecamatan yang berada di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat. Kecamatan ini mempunyai luas 360,38 Ha dan merupakan salah satu kecamatan yang menjadi jantung perekonomian Kota Bandung.

Kecamatan Kiara Condong secara administratif berbatasan langsung dengan sebelah utara yaitu Kecamatan Cibeunying Kidul dan Kecamatan Mandalajati, sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Antapani, sebalah selatan berbatsan dengan Kecamatan Rancasari dan Kecamatan Margacinta, serta sebelah barat  berbatasan dengan Kecamatan Batununggal. Kecamatan Kiara Condong itu sendiri

memiliki 6 kelurahan yang terdiri dari Kelurahan Cicaheum, Kelurahan Babakan Surabaya, Kelurahan Babakan Sari, Kelurahan Kebon Jayanti, Kelurahan Kebon Kangkung, dan Kelurahan Sukapura.

(20)

BAB IV ANALISIS DATA 1. Lung Polinomial

Tahun Jumlah Penduduk Pertambahan

2005 125.600 2006 122.557 -3043 2007 115.557 -6934 2008 117.840 2217 2009 117.631 -209 Jumlah 599.251 -7969

b =

1t-1bn(t-1) = -79694

= -1.992,25

= -1.992

 Proyeksi Tahun 2019 (proyeksi 10 tahun mendatang) Pt+θ

=

Pt

+ b (

θ

)

P2019

=

P2009

+ b (

2019-2009

)

= 117.631 + (-1992.10)

= 117.631 + 19.920 = 137.551 jiwa

 Proyeksi Tahun 2029 (proyeksi 20 tahun mendatang) Pt+θ

=

Pt

+ b (

θ

)

P2029

=

P2009

+ b (

2029-2009

)

= 117.631

+

(-1992.20)

= 117.631

+ 39.840

= 157.471 jiwa

Dari hasil proyeksi metoda Ekstrapolasi Lung Polinomial yang terdapat di atas menunjukkan bahwa 10 tahun yang akan datang yaitu pada tahun 2019 (dihitung

(21)

dari tahun akhir yaitu 2019) jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong  berjumlah sebanyak 137.551 jiwa sedangkan pada 20 tahun yang akan datang yaitu 2029 jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak 157.471  jiwa. 1. Regresi Linier

a

= P.X2 – X. PXN.X2 - X2 = 599.25110- 0(-20.655)510- 02 = 5.992.25150 = 199.850,2 ≈199.850 T P X X2 PX Tahun 1 125.600 - 2 4 -251.200 2005 2 122.557 - 1 1 -122.557 2006 3 115.623 0 0 0 2007 4 117.840 1 1 117.840 2008 5 117.631 2 4 235.262 2009 Jumla h (N) 599.251 0 10 -20.655

(22)

b

=

N.PX-X.PN.X2-X2

=

5-20.655- (0)(599.251)510- (0)2

=

103.27550

=

-

2.065,5

≈-2.065

 Proyeksi Tahun 2017 (proyeksi 10 tahun) Pt+x = a + b (X)

P2017

=

119.850 + [-2065 (2017-2007)] = 119.850 + (-2065.10)

= 119.850 + 20.650

=

140.500 jiwa

 Proyeksi Tahun 2027 (proyeksi 20 tahun) Pt+x = a + b (X)

P2027

=

119.850 + [-2065 (2027-2007)] = 119.850 + (-2065.20)

= 119.850 + 41.300 = 161.150 jiwa

Menurut hasil proyeksi melalui metode regresi linier jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong pada 10 tahun yang akan datang yaitu 2017 (dihitung dari tahun dasar yaitu 2007) berjumlah sebanyak 140.500 jiwa. Sedangkan jumlah   penduduk pada 20 tahun yang akan datang yaitu 2027 (dihitung dari tahun dasar 

yaitu 2007) berjumlah sebanyak 161.150 jiwa. 1. Bunga Berbunga

(23)

r =

jumlah persentasetotal tahun

r =

6,344 = 1,58

 Proyeksi Tahun 2019 (proyeksi 10 tahun mendatang) Pt+θ

=

Pt 1 + r θ P2019

=

P2009 1 + r 10 = 117.631 ( 1 + 1,58 %)10 = 117.631 (1,0158)10 = 117.631 (1,169720456) = 137.595,387 ≈ 137.595 jiwa

➢ Proyeksi Tahun 2029 (proyeksi 20 tahun mendatang) Pt+θ

=

Pt 1 + r θ P2029

=

P2009 1 + r 20 = 117.631 ( 1 + 1.58 %)20 = 117.631 (1,0158)20 = 117.631 (1,368245945)

= 160.948,1388

160.948 jiwa

Tahun Tambahan % 2005 2006 -3043 -2,42 2007 -6934 -5,66 2008 2217 1,92 2009 -209 -0,18

(24)

Dari hasil proyeksi metoda Bunga Berbunga yang terdapat di atas menunjukkan bahwa 10 tahun yang akan datang yaitu pada tahun 2019 (dihitung dari tahun akhir yaitu 2019) jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak 137.595 jiwa sedangkan pada 20 tahun yang akan datang yaitu 2029  jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak 160.948 jiwa

1. Geometri

Pn

=

P0 ( 1 + r ) n

P2009

=

P2005 ( 1 + r ) 4

117.631

= 125.600

( 1 + r ) 4 Log 117.631 – log 125.6004

= log ( 1 + r )

5,070 – 5,0994

= log ( 1 + r )

-0,0294

= log ( 1 + r )

- 0,00725 = log ( 1 + r ) 0,00725 = log ( 1 + r ) 1 + r = anti log 0,00725 r = 1,01683 – 1 r = 0,01683 = 1,68%

 Proyeksi Tahun 2019 (proyeksi 10 tahun mendatang) Pn

=

P0 1 + r n

P2019

=

P2009 1 + r 10

= 117.631 ( 1 + 1,68 %)10

= 117.631 (1,0168)10

(25)

= 138.955,9554 ≈ 138.956 jiwa

 Proyeksi Tahun 2029 (proyeksi 20 tahun mendatang) Pn

=

P0 1 + r n P2029

=

P2009 1 + r 20 = 117.631 ( 1 + 1,68 %)20 = 117.631 (1,0168)20 = 117.631 (1,39543866) = 164.146,845 ≈ 164.147 jiwa

Dari hasil proyeksi metoda Geometri yang terdapat di atas menunjukkan  bahwa 10 tahun yang akan datang yaitu pada tahun 2019 (dihitung dari tahun akhir  yaitu 2019) jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak  138.956 jiwa sedangkan pada 20 tahun yang akan datang yaitu 2029 jumlah  penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak 164.147 jiwa.

1. Eksponensial

Pn

=

P0.ern

atau

PnP0

=

ern

Log

PnP0

= r.n log e

r

=

log PnP0n.loge

=

log117.631 125.6004 . log2,718

=

log1,01683 4.log2,718

(26)

= 0,0042

= 0,42 %

Proyeksi Tahun 2019 (proyeksi 10 tahun mendatang)

Pn

=

P0.ern P2019

=

P2009 .2,718r.n = 93.917(2,718)0,0235 . 10 = (93.917) (1,265) =118.805,005 ≈118.805 jiwa

Proyeksi Tahun 2029 (proyeksi 20 tahun mendatang)

Pn

=

P0.ern P2029

=

P2009 .2,718r.n = 93.917(2,718)0,0235 . 20 = (93.917) (1,599) =150.173,283 ≈150.173 jiwa

Dari hasil proyeksi metoda Geometri yang terdapat di atas menunjukkan  bahwa 10 tahun yang akan datang yaitu pada tahun 2019 (dihitung dari tahun akhir  yaitu 2019) jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak  138.956 jiwa sedangkan pada 20 tahun yang akan datang yaitu 2029 jumlah  penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak 164.147 jiwa.

(27)

BAB V KESIMPULAN

Pada tahun 2005 jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah 125.600 jiwa, pada tahun 2006 jumlah penduduknya menjadi 122.557 jiwa, pada tahun 2007 jumlah penduduknya menjadi 115.623 jiwa, pada tahun 2008 jumlah  penduduknya menjadi 117.840 jiwa, dan pada tahun 2009 jumlah penduduknya

menjadi 117.631. Dari hasil data ini dapat diketahui bahwa jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong mengalami turun naik jumlah penduduk.

Sementara itu mayoritas penduduk Kecamatan Kiara Condong beragama Islam da hanya sebagian kecil beragama Hindu dan Budha. Selain itu penduduk  Kecamatan Kiara Condong sebagian besar bekerja sebagai buruh/petani dan   pedagang, hanya sebagian kecil penduduk kecamatan tersebut berprofesi sebagai

TNI/POLRI.

Sedangkan dari tingkat pendidikan, Kecamatan Kiara Condong terus mengalami peningkatan kualitas, itu terbukti dari setiap tahunnya terus bertambah

(28)

  jumlah lulusan sarjana muda maupun sarjana dan semakin berkurangnya angka  penduduk yang tidak sekolah dan tidak tamat SD.

Dari segi kepadatan penduduk, di Kecamatan Kiara Condong yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi yaitu di Kelurahan Sukapura dan kepadatan penduduk  terendah yaitu di Kelurahan Cicaheum, namun perlu di perhatikan bahwa Kecamatan Kiara Condong merupakan kecamatan yang tergolong padat di Kota Bandung dan berdasarkan hasil proyeksi 10 dan 20 tahun ke depan, kecamatan tersebut penduduknya akan semakin padat karena keterbatasan lahan dan terus meningkatnya jumlah penduduk. Oleh karena itu harus adanya efisiensi penggunaan lahan untuk pemukiman dan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai penyangga di kecamatan tersebut.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini akan dibedakan nilai kepedulian lingkungan, keterampilan pro- ses dan pemahaman konsep untuk peserta didik yang diajar menggunakan perangkat

Yang mana pemegang hak tanggungan berhak untuk menjual objek yang dijadikan jaminan melalui pelelangan umum menurut peraturan hukum yang berlaku dan mengambil

mendukung upaya promotif dan preventif program pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan. Perlunya dukungan regulasi dan pembiayaan dalam upaya preventif dan promotif

9 Maka, Gedung Komersial dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakuler adalah sebuah wujud fisik yang merupakan hasil dari kegiatan konstruksi sebagai tempat manusia

mengemudikan Kendaraan Bermotor Umum, tidak memiliki izin penyelenggaraan Angkutan orang dalam Trayek, izin penyelenggaraan Angkutan orang tidak dalam Trayek atau

Pembahasan dilakukan terhadap hasil pengamatan pada putaran yang ditransmisikan motor penggerak (motor listrik) terhadap gear poros gilingan, kapasitas produksi dari

Dengan ini kami menilai tesis tersebut dapat disetujui untuk diajukan dalam sidang ujian tesis pada Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah

Sebagai contoh misalnya jika kita dengar ketukan huruf “H” maka kita tahu bahwa huruf “H” itu adalah Didididit, maka janganlah dihitung terlebih dahulu ada berapa