1
Disusun oleh : Nama : Annisa Nurlestari NIM : 55117110007
Dosen : Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
STRATEGI BISNIS (RESUME)
Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Management Strategic
UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA
FAKULTAS MAGISTER MANAJEMEN
Manajemen strategis adalah satu set keputusan dan tindakan yang menghasilkan formulasi dan implementasi rencana yang dirancang untuk meraih tujuan perusahaan. Manajemen Strategik adalah proses perencanaan, implementasi dan pengendalian satu strategi organisasi dan juga menentukan misi dan tujuan perusahaan/organisasi berkaitan dengan lingkungan eksternalnya. Jadi Manajemen Strategik adalah suatu suatu seni dan ilmu untuk menciptakan keunggulan bersaing yang berkesinambungan sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan.
I. Mengevaluasi Peluang Bisnis Dalam Hal Keunggulan Biaya
Keahlian dan sumber daya yang mendorong keunggulan biaya:
• Investasi modal dan akses ke modal yang berkisambungan
• Keahlian teknik proses
• Supervisi yang intens atau buruh atau operasi teknik Utama
• Produk/jasa yang dirancang agar mudah diproduksi atau dikirimkan
• Sistem distribusi yang rendah
Persyaratan organisasional untuk mendukung dan mempertahankan aktivitas keunggulan biaya:
• Pengendalian biaya yang ketat
• Laporan pengendalian yang sering dan terperinci
• Orientasi perbaikan dan perbandingan yang berkesinambungan
• Organisasi dan tanggung jawab yang terstruktur
• Insentif berdasarkan pencapaian target yang ketat dan biasanya kauntitatif
Keunggulan kompetitif melalui keunggulan biaya:
• Margin yang lebih tinggi membuat produsen berbiaya rendah dapat menghadapi kenaikan biaya pemasok dan sering kali mendapatkan loyalitas pemasok sejalan dengan berlalunya waktu
• Banyak aktivitas penghematan biaya dapat ditiru dengan mudah
II. Mengevaluasi Peluang Diferensiasi Bisnis
Keahlian dan sumber daya yang mendorong diferensiasi:
• Kemampuan pemasaran yang kuat
• Teknik produk
• Bakat dan gaya yang kreatif
• Kapabilisitas yang kuat dalam riset dasar
• Reputasi perusahaan dalam hal kepemimpinan kualitas atau teknis
• Reputasi perusahaan dalam hal kepemimpinan kualitas atau teknis
• Tradisi yang panjang dalam suatu industry atau kombinasi unik keahlian yang diperoleh dari bisnis lain
• Kerja sama yang kuat dalam saluran
• Kerja sama yang kuat dengan pemasok komponnen Utama
Persyaratan organisasional untuk mendukung dan mempertahankan aktivitas keunggulan diferensiasi:
• Koordinasi yang kuat diantara fungsi-funsi dalam penelitian dan pengembangan, pengembangan produk dan pemasaran
• Pengukuran subjektif dan insentif daripada pengukuran kuantitatif
• Fasilitas untuk menarik pekerja, ilmuwan, dan orang-orang kreatif yang memiliki keahlian tinggi
• Tradisi kedekatan dengan pelanggan
• Beberapa karyawan yang ahli dalam penjualan dan operasi teknis da pemasaran
Mengevaluasi Peluang Diferensiasi
Diferensiasi adalah suatu strategi bisnis yang mencoba untuk membangun keunggulan kompetitif atas produk atau jasanya dengan membuatnya “berbeda” dari produk-produk pesaing yang tersedia dalam hal fitur, kinerja, atau faktor-faktor lain yang tidak berkaitan langsung dengan biaya dan harga. Perbedaan tersebut merupakan sesuatu yang sulit untuk diciptakan dan/atau sulit ditiru.
• Persaingan berkurang ketka suatu bisnis berhasil mendiferensiasikan dirinya
• Pembeli kurang sensitive terhadap harga untuk produk yang terdiferensiasi secara efektif
• Loyalitas terhadap merek sulit ditanidingi oleh pendatang baru
• Imitasi mempersempt diferensiasi yang ada di benak pelanggan
• Perubahan teknologi yang meniadakan investasi atau pembelajaran yang lalu
• Perbedaan biaya antara pesaing berbiaya rendah dengan bisnis terdiferensiasi menjadi terlalu besar sehingga sulit bagi diferensiasi untuk mempertahankan loyalitas terhadap merek
Mengevaluasi kecepatan sebagai keungggulan kompetitif
Strategi berbasis kecepatan adalah strategi bisnis yang dibangun berdasarkan kapabilitas dan aktivitas fungsional yang memungkinkan perusahaan memenuhi kebutuhan pelanggan secara langsung maupun tidak langsung lebih cepat dibandingkan dengan pesaing utamanya. Keunggulan kompetitif berbasis kecepatan dapat diciptakan melalui beberapa kegiatan sebagai berikut:
• Tanggapan terhadap pelanggan yang cepat dan tepat
• Siklus pengembangan produk
• Perbaikan produk atau jasa
• Kecepatan dalam distribusi
• Berbagi informasi dan tekonologi
III. Mengevaluasi Bisnis dalam Memberikan Respons Segera (Kecepatan)
Keahlian dan sumber daya yang mendorong kecepatan:
• Keahlian teknik proses
• Pengadaan logistic yang Unggul untuk dalam dan luar perusahaan
• Teknisi di bidang penjualan dan layanan pelanggan
• Tingkat otomosi yang tinggi
• Reputasi perusahaan dalam hal kepemimpinan kualitas atau teknis
• Kapabilitas manufaktur yang fleksibel
• Kerja sama yang kuat dengan pemasok komponen-komponen Utama dari produk atau jasa
Persyaratan organisasional untuk mendukung dan mempertahankan aktivitas pemberian respons segera:
• Koordinasi yang kuat diantara fungsi-fungsi penelitian dan pengembangan, pengembangan produk, dan pemasaran
• Penekanan Utama pada kepuasan pelanggan dalamprogran insentif
• Delegasi yang kuat kepada personel operasi
• Tradisi kedekatan dengan pelanggan-pelanggan Utama
• Beberapa personel yang ahli dalam hal penjualan dan operasi
• Personal layanan pelanggan yang diberdayakan
Mengevaluasi Fokus Pasar Sebagai Cara Untuk Mendapatkan Keunggulan Kompetitif
Fokus pasar adalah strategi umum yang menerapkan pendekatan strategi diferensiasi, atau pendekatan biaya rendah, atau kombinasi dari keduanya dan hanya melakukannya di ceruk pasar yang sempit (fokus) dan bukan dipasar yang lebih luas. Fokus sempit tersebut dapat didefinisikan secara geografis atau berdasarkan fitur jenis produk, jenis target pelanggan, atau kombinasi dari hal-hal tersebut.
Tahapan Evolusi Industry Dan Pilihan Strategi Bisnis
1. Keunggulan Kompetitif dan Pilihan Strategis dalam Industri Baru
Industry baru adalah industry dimana semua perusahaan yang berada di dalamnya mengalami pertumbuhan penjualan sebagai akibat dari permintaan yang semakin meningkatkan produk, teknologi, dan/atau jasa yang relative baru, yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dalam indistri ini.
Agar dapat berhasil dalam kondisi industry seperti ini, strategi bisnis membutuhkan satu atau lebih fitur berikut:
• Kemampuan untuk membentuk struktur industry berdasarkan waktu masuk, reputasi keberhasilan dalam industry atau teknologi terkait dan peran dalam asosiasi industry
• Hubungan yang menguntungkan dengan pemasok Utama dan saluran distribusi yang menjanjikan
• Kemapuan untuk membangun teknilogi perussahaan sebagai yang paling dominan sebelum ketidakpastian eteknologi berkurang
• Akuisisi awal atas kelompok Utama pelanggan setia kemudian perluasan basis pelanggan tersebut melalui perubahan model, penetapan harga alternative, dan iklan
• Kemampuan untuk meramalkan pesaing masa depan dan strategi yang kemungkinan akan merasa gunakan
2. Keunggulan Kompetitif dan Pilihan Strategis dalam Industri Berkembang
Stratyegi industry berkembang adalah strategi bisnis yang mungkin lebih menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dalam industry dan pasar yang tumbuh pesat.
Agar dapat berhasil dalam kondisi industry seperti ini, strategi bisnis membutuhkan satu atau lebih fitur berikut:
• Kemampuan untuk membentuk pengakuan merek yang kuat melalui sumber-sumber daya promosi dan keahlian yang meingkatkan permintaan selektif
• Kemampuan dan sumber daya untuk meningkatkan kapasitas guna memenuhi peningkatan permintaan, yang mungkin melibatkan fasilitas produksi, kapabilitas layanan, serta pelatihan dan logistic yang berkaitan dengan kapasitas tersebut
• Keahlian yang kuat dalam hal desain produk agar mampu menyesuaikan produk dan jasa terhadap tingaktan operasi dan curuk pasar baru
• Kemampuan untuk mendiferensiasikan produk perusahaan dari pesaing yang memasuki pasar
• Sumber daya serta keahlian penelitian dan pengembangan untuk menciptakan variasi dan keunggulan produk
• Kemampuan untuk membangun pembelian berulang dari pelanggan yang sudah mapan dan menarik pelanggan baru
• Kapabilitas yang baru dalam penjualan dan pemasaran
3. Keunggulan Kompetitif dan Pilihan Strategis dalam Industri Dewasa
hampir mendekati nol. Elemen-elemen strategi dari perusahaan yang berhasil dalam industry dewasa seringkali mencakup hal-hal berikut:
• Pemangkasan lini produk, atau mengeluarkan model, ukuran, dan pilihan produk yang tidak menguntungkan dari bauran perusahaan
• Penekanan pada inovasi proses yang memungkinakan desain produk, metode manufaktur, dan sinergi distribusi berbiaya rendah
• Penekanan pada pengurangan biaya melalui tekanan pemasok untuk memperoleh harga lebih rendah, bepindah ke komponen lebih murah, dll
• Seleksi yang teliti terhadap pembeli untuk berfokus pada pembeli yang kurang agresif
• Integrasi horizontal untuk mengakuisisi perusahaan saingan yang kelemahannya dapat digunakan untuk melakukan tawar menawar harga
• Ekspansi inetrnasional ke pasar-pasar yang masih memiliki tingkat pertumbuhan yang menarik dan persaingan yang etrbatas serta peluang bagi produsen berbiaya lebih rendah untuk dapat mempengaruhi biaya domestic maupun internasional.
4. Keunggulan Kompetitif dan Pilihan Strategis dalam Industri yang Mengalami
Penurunan
Industry yang mengalami penurunan adalah suatu indutri dimana tren total penjualan yang adalah indicator dari total permintaan akan produk atau jasa suatu industry mengalami penurunan dalam beberapa tahun terkahir dengan kemungkinan bahwa tren etrsebut akan terus berlanjut sampai batas wktu yang tidak ditentukan. Penurunan tersebut oleh semua partisipan dalam industry tersebut. Perusahaan dalam indsutri yang mengalami penurunan industry harus memilih strategi yang menekan pada satu atau lebih tema berikut:
• Berfokus pada segmen dala industry yang menawarkan peuang pertumbuhan atau tingkat pengembalian yang lebih tinggi
• Menekankan inovasi produk dan perbaikan kualitas
• Menekankan efisiensi produksi dan distribusi
Keunggulan Kompetitif dalam Industri yang Terfrgamentasi
Industry yang terfragmentasi adalah suatu industry dimana terdapat banyak pesaing (penyedia produk atau jasa yang sama atau serupa yang terlibat dalam industry tersebut) sedemikian rupa sehingga tidak ada satu perusahaan atau sekelompok kecil perusahaan pun yang mengendalikan bagian signifikan dari penjualan industry tersebut secara keseluruhan. Para penyusun startegi bisnis dalam industry ini mengejar strategi biaya rendah atau diferensiasi atau berfokus pada keunggulan kompetitif di salah satu dari lima cara berikut:
• Desentralisasi yang dikelola secara ketat
• Fasilitas “formula”
• Meningkatkan nilai tambah
• Spesialisai
• Apa adanya/tanpa embel-embel
Keunggulan Kompetitif dalam Industri Global
Industry global adalah industry dimana persaingan melampaui batas-batas negara. Seiring keputusan mengenai cakupan pasar, para penyusun strategi harus meneliti kondisi dari fitur-fitur industry global yang telah diidentifikasikan sebelumnya guna memilih diantara empat strategi kompetitif global yang bersifat umum:
• Kompetisi global jajaran luas
• Stategi fokus global
• Strategi fokus nasional
DAFTAR PUSTAKA
Pearce, J. A & Robinson, R.B (PR), Strategic Management; Formulation, Implementation and
Control, Irwin Mc Graw-Hill Inc., Singapore, 2013