Rumus struktur kafein adalah sebagai berikut : Rumus struktur kafein adalah sebagai berikut :
Gambar 5.1 Rumus Struktur Kafein Gambar 5.1 Rumus Struktur Kafein
Banyak senyawa nitrogen dalam tumbuhan mengandung atom nitrogen basa dan karena Banyak senyawa nitrogen dalam tumbuhan mengandung atom nitrogen basa dan karena itu
itu diediekstkstrak rak dardari i daldalam am tumtumbuhbuhan an itu itu dendengan gan asam encerasam encer. . SenSenyayawa wa itu itu disdisebuebut t dendengangan alkoloid yang artinya “miri alkali!. "ontoh dari senyawa alkaloid adalah nikotina dan kafein alkoloid yang artinya “miri alkali!. "ontoh dari senyawa alkaloid adalah nikotina dan kafein #$essenden% 1&&& : '(&).
#$essenden% 1&&& : '(&). *nt
*ntuk uk memmemahamahami i ririnsinsi++rinrinsi si dasdasar ar ekstekstrakraksi% si% harharus us terlterlebiebih h dahdahulu ulu dibdibahaahass berbagai
berbagai istilah istilah yang yang digunakan digunakan untuk untuk menyatakan menyatakan keefektifan keefektifan emisahan. emisahan. *ntuk *ntuk suatu suatu ,at,at terlarut -
terlarut - yang didistribusikan antara fase tayang didistribusikan antara fase tak+tercamurkan a dan b hukum distribusi #artisi)k+tercamurkan a dan b hukum distribusi #artisi) erust
erust menyatakan% menyatakan% bahwa bahwa asal asal keadaan keadaan melekulnya melekulnya sama sama dalam dalam kedua kedua cairan cairan dandan temeratur adalah konstan:
temeratur adalah konstan: /
/ ... ... #5.1)#5.1) 0imana K
0imana K 00adalah sebuah tetaan yang dikenal sebagai koefesien distribusi #koefisienadalah sebuah tetaan yang dikenal sebagai koefesien distribusi #koefisien
artisi). ukum ini
artisi). ukum ini seerti dinyatakan seerti dinyatakan di atas di atas secara secara termodinamis tidaklah benar+benar termodinamis tidaklah benar+benar teatteat #misalnya% tak dierhitungkan akti2itas dari berbagai sesi itu% dan karenanya diharakan #misalnya% tak dierhitungkan akti2itas dari berbagai sesi itu% dan karenanya diharakan hanya akan berlaku dalam larutan encer dimana angka banding akti2itas itu mendekati satu)% hanya akan berlaku dalam larutan encer dimana angka banding akti2itas itu mendekati satu)% tetai meruakan suatu endekatan yang berguna. 3ada eneraan raktis ekstraksi elarut tetai meruakan suatu endekatan yang berguna. 3ada eneraan raktis ekstraksi elarut ini% kita tentukan dalam memerhatikan fraksi ,at terlarut total dalam fase satu atau yang ini% kita tentukan dalam memerhatikan fraksi ,at terlarut total dalam fase satu atau yang lainnya% tidak eduli bagaimanaun cara+cara disosiasi% atau interaksinya dengan sasi+sasi lainnya% tidak eduli bagaimanaun cara+cara disosiasi% atau interaksinya dengan sasi+sasi lain yang terlarut #Basset% 1&&4 : 1(5).
lain yang terlarut #Basset% 1&&4 : 1(5).
0i antara berbagai enis metode emisahan% ektraksi elarut atau disebut ekstraksi air 0i antara berbagai enis metode emisahan% ektraksi elarut atau disebut ekstraksi air meruakan metode emisahan yang aling baik dan ouler. -lasan utamanya adalah bahwa meruakan metode emisahan yang aling baik dan ouler. -lasan utamanya adalah bahwa emisahan
emisahan ini ini daat daat dilakukan baik dilakukan baik dalam dalam tingkat tingkat makro makro atauun atauun mikro. mikro. 3rinsi 3rinsi metode metode iniini didasarkan ada distribusi ,at elarut dengan erbandingan tertentu setara antara dua elarut didasarkan ada distribusi ,at elarut dengan erbandingan tertentu setara antara dua elarut yang tidak saling bercamur% seerti
yang tidak saling bercamur% seerti benzenabenzena% karbon hertoksida atau kloroform. Batasannya% karbon hertoksida atau kloroform. Batasannya adalah ,at terlarut daat ditransfer ada umlah yang berbeda dalam kedua fase elarut. adalah ,at terlarut daat ditransfer ada umlah yang berbeda dalam kedua fase elarut. 6erkini daat digunakan untuk hal reerati2e% emurnian% memerkaya emisahan serta 6erkini daat digunakan untuk hal reerati2e% emurnian% memerkaya emisahan serta anal
analisiisis s adada a semsemua ua skaskala la kerkera. a. 7ul7ula+ma+mula ula metmetode ode ini ini dikdikenaenal l daldalam am kimkimia ia anaanalisilisis%s% kemudian berkembang menadi metode yang baik% sederhana% ceat% dan digunakan untuk kemudian berkembang menadi metode yang baik% sederhana% ceat% dan digunakan untuk ion+io
ion+ion n logam yang bertindak sebagailogam yang bertindak sebagai tracer tracer #engotor) dan ion logam dalam umlah makro #engotor) dan ion logam dalam umlah makro logam #Khokar% 1&&8 : 95).
logam #Khokar% 1&&8 : 95).
kstraksi cairan+cairan meruakan suatu teknik dalam suatu larutan #biasanya dalam kstraksi cairan+cairan meruakan suatu teknik dalam suatu larutan #biasanya dalam air) dibuat bersentuhan dengan s
tak tercamurkan dengan yang disebut ertama dan menimbulkan erindahan satu atau lebih ,at terlarut # solute) kedalam elarut yang kedua itu #Basset% 1&&4 : 1(5).
Kafein sendiri adalah ,at yang secara ilmiah di roduksi oleh dedaunan dan bii+biian tumbuhan. Kafein uga di roduksi secara artifisial dan di tambahkan ke dalam beberaa roduk makanan. Kafein terdaat di dalam daun teh% bii% koi% coklat% dan obat enghilang
rasa sakit. 3ada minuman ringan uga sering di tambahkan dengan kafein #-nonym1% '88().
Kafein meruakan alkoloid dengan nama 1,1,7-trimetil xanthina. Kafein berfungsi sebagai stimulan. 7eruakan hablur yang ahit dengan warna utih mengkilat% kristal menarum dengan titik mencair atau titik leleh ';(<"% dan tidak berbau. Kafein terdaat ada teh% koi% cola% mente% dan cokelat% selain itu kafein uga dieroleh dari sintesa kimia. Kadar kafein dalam teh lebih besar dari ada dalam koi. Kadar kafein dalam teh berkisar antara '+ 4=% sedangkan dalam koi hanya 8%5=. Kafein daat bereaksi dengan iodium secara adisi% sehingga kadar kafein daat dihitung dengan menggunakan larutan iodium. *ntuk reaksi adisi dengan kafein digunakan iodium berlebih. >odium dianalisa dengan titrasi reduksi # -nonym'% '88;).
Kafein meruakan ,at stimulan ringan yang daat menyebabkan antung adi berdebar dan menghilangkan rasa kantuk% banyak orang yang telah mengkonsumsi kafein menadi lebih enerik dan bersemangat. 6erlalu banyak mengkonsumsi kafein menyebabkan gelisah% sensitif% insomnia% dan tremor. Kafein daat bersifat racun. Kafein didaatkan dari isolasi daun teh. 0alam daun teh tidak hanya mengandung kafein tai uga substansi lain seerti celulose. ?arna coklat dari larutan coklat berasal dari igmen flavonoid dan klorofil. ?alauun klorofil larut dalam metilen clorida% tetai kebanyakan substansi lain dalam teh #-nonym;% '88().
3artisi ,at+,at terlarut antara ' cairan yang tidak camur menawarkan banyak kemungkinan yang menarik untuk emisahan analitis. Bahkan dimana tuuan rimer bukan analitis tai rearatif% eksrtraksi elarut meruakan suatu langkah enting dalam urutan yang menuu ke suatu roduk murni itu dalam laboratorium organik% anorganik% atau biokimia. Seringkali suatu emisahan ekstraksi elarut daat diselesaikan dalam beberaa menit #0ay dan *nderwood% 1&9( : 4(9).
3roses ekstraksi elarut berlangsung dalam ; taha% yaitu :
1. 3embentukkan komleks yidak bermuatan yang meruakan golongan ekstraksi. '. 0istribusi dari komleks yang terekstraksi
;. >nteraksinya yang mungkin dalam fase organik. #Khokar% '88; : @&).
6iga metode dasar dalam ekstraksi cair+cair adalah ekstraksi bertaha #batch) ekstraksi kontinyu dan conter current. kstraksi bertaha meruakan cara yang aling sederhana. "aranya cuku dengan menambahkan elarut engekstraksi yang tidak bercamur dengan elarut semula. Kemudian dilakukan engocokan sehingga teradi kesetimbangan konsentrasi ,at yang akan di ekstraksi ada kedua laisan. Setelah ini tercaai% laisan didiamkan dan diisahkan. 7etode ini sering digunakan untuk emisahan analitik. Kesemurnaan ekstraksi tergantung ada banyaknya ekstraksi yang dilakukan. asil yang baik dieroleh ika umlah ekstraksi yang dilakukan berulang kali dengan umlah elarut sedikit+sedikit #Khokar% '88; : @5).
htt:AAchoalialmu9&.blogsot.comA'818A18Aercobaan+2+ekstraksi+kafein+dari+daun.html kstraksi adalah metode emisahan yang melibatkan roses emindahan satu atau lebih senyawa dari satu fasa ke fasa lain dan didasarkan ada rinsi kelarutan. enis ekstraksi ada tiga yaitu% ekstraksi cair+cair% ekstraksi adat+cair% dan ekstraksi asam+basa. 0alam ercobaan 8; akan dilakukan ekstraksi adat+cair% dimana ,at yang akan diekstraksi terdaat dalam fasa adat% yaitu kafein yang berada di dalam daun teh.
Kafein adalah senyawa yang termasuk dalam golongan alkaloid% yaitu senywa yang mengandung atom nitrogen dalam strukturnya dan banyak ditemukan dalam tanaman. *i alkaloid daat dilakukan dengan ui kromatografi lais tiis #KC6) dengan menentukan Rf noda yang dihasilkan% dan daat uga dilakukan dengan ui alkaloid yang ditandai dengan adanya endaan berwarna ingga.
analisa
3ada ercobaan kali ini kami menggunakan metode ekstraksi adat+cair untuk memisahkan kafein dari daun teh. Sederhananya% metode ekstraksi adat+cair berarti mengekstraksi suatu ,at dari fasa adat #daun teh) kemudian mengubahnya menadi fasa cair #larutan kafein+ diklorometana). fesiensi ekstraksi adat+cair ditentukan oleh besarnya ukuran artikel ,at adat yang mengandung ,at organik dan banyaknya kontak dengan elarut. Dleh karena itu% dalam elaksanaan ercobaan ekstraksi kafein dari daun teh kami melakukannya dua kali dengan tuuan agar kafein yang terekstraksi semakin banyak.
"ara ertama untuk mendaatkan kafein dari daun teh adalah dengan menyeduh teh dengan air anas untuk memeroleh ekstrak teh. 6uuan enggunaan air anas karena ada u mumnya suatu ,at akan lebih mudah larut dalam elarut #air) anas dibandingkan dalam elarut #air)
dingin% sehingga semakin banyak ekstrak teh yang dieroleh. kstrak teh yang dieroleh tidak hanya mengandung kafein tai uga ada senyawa+senyawa lain yang ikut larut terutama senyawa tanin. 6annin adalah senyawa henolic yang larut dalam air. 0i dalam air% tanin membentuk koloid dan memiliki rasa asam dan seat.
Senyawa utama yang ingin kami isolasi adalah senyawa kafein% oleh karena itu tanin harus daat diisahkan. "ara untuk memisahkan kafein dengan tanin adalah dengan menambahkan natrium karbonat dan diklorometana. atrium karbonat adalah senyawa yang bersifat basa sehingga akan bereaksi dengan tanin yang bersifat asam membentuk garam% garam ini larut dalam air tai tidak larut dalam diklorometana. 0iklorometana meruakan senyawa non+olar yang daat melarutkan kafein yang uga meruakan senyawa non+olar. Saat enambahan diklorometana ke dalam ekstrak teh% corong isah dikocok erlahan dengan sesekali membuka kran corong isah untuk mengeluarkan ua yang dihasikan oleh senyawa 2olatile yang terdaat dalam ekstrak teh. 3engocokan ini bertuuan untuk memerbanyak eluang kontak antara kafein dengan diklorometana agar semakin banyak kafein yang larut dalam diklorometana% tai engocokan angan terlalu kuat karena akan mengakibatkan embentukan emulsi antara diklorometana dengan air oleh garam tanin yang bersifat surfaktan anion. Setelah roses ini selesai akan didaat larutan air+garam dan kafein+diklorometana yang berwarna bening. *ntuk memisahkan keduanya ditambahkan kalsium klorida anhidrat kemudian didekantasi atau disaring menggunakan kertas saring biasa. Kalsium klorida anhidrat ini berfungsi untuk absorsi eksoterm air sehingga setelah dilakukan enyaringan% filtrat yang dieroleh adalah murni larutan kafein+diklorometana.
Carutan senyawa kafein+diklorometana kemudian didistilasi dengan metode distilasi sederhana karena erbedaan titik didihnya yang auh. 0istilasi ini berfungsi untuk memisahkan kafein dari diklorometana. 3roduk dari distilasi adalah kristal kafein. 0ari ercobaan dihasilkan kristal kafein sebanyak 8%85g dari ;@g daun teh% artinya teh tersebut
mengandung sekitar 8%1;5= kafein. 3ada literatur% disebutkan bahwa ada umumnya teh mengandung '+4= kafein% itu berarti ada galat sebesar &5%5= antara hasil ercobaan dan literatur. al ini daat diengaruhi oleh beberaa faktor% diantaranya saat enambahan diklorometana corong isah dikocok terlalu elan sehingga kontak antara kafein dan diklorometana kurang% akibatnya hanya sedikit kefein yang terlarut dalam diklorometana. 3enyebab lain adalah mungkin teh yang kami gunakan sebagai samel telah mengalami
roses dekafeinasi% yaitu roses engurangan senyawa kafein dari benda yang memuatnya #dalam hal ini adalah teh).
0ari kristal kafein ini kami daat menentukan titik leleh kafein% yaitu ''1<". 3ada literatur% disebutkan bahwa titik leleh kafein adalah ';4+';(<" artinya ada galat sekitar 5%&(= dengan hasil ercobaan yang kami lakukan. al ini diengaruhi beberaa faktor% diantaranya mungkin larutan hasil ekstraksi tidak murni 188= kafein+diklorometana sehingga hasil distilasi yang dieroleh tidak murni 188= kristal kafein% atau daat uga disebabkan kesalahan raktikan saat melakukan ui titik leleh% mengingat metodenya menggunakan ia kailer sehingga erlu ketelitian tinggi untuk mengamati sekaligus membaca skala suhunya.
*ntuk membuktikan bahwa kristal yang dieroleh adalah kristal kafein maka dilakukan ui alkaloid% kafein termasuk dalam senyawa alkaloid. *i ini dilakukan dengan melarutkan kristal dalam air kemudian ditetesi ereaksi 7eyer dan 0ragendorff. 0ari hasil ercobaan didaat larutan kristal E 0egendorff menghasilkan warna ingga dan ada larutan kristal E 7eyer menghasilkan warna kuning. asil ini menunukkan kristal tersebut mengandung senyawa alkaloid yang artinya kristal tersebut benar meruakan kristal kafein.
Seharusnya dari kristal kafein yang dieroleh uga daat ditentukan Rf dari kafein menggunakan metode ui KC6. 6ai saat ercobaan kami tidak berhasil melakukan ui KC6% noda ada elat KC6 tidak menunukkan hasil yang seharusnya sehingga Rf tidak daat ditentukan. al ini daat diengaruhi oleh beberaa hal% diantaranya kesalahan saat melakukan elusi% baik metodenya atau karena keadaan eluennya yang kurang baik dengan alasan ada ui titik leleh galat yang dieroleh kecil dan ada ui alkaloid hasilnya ositif tai ada ui KC6 tidak berhasil.
htt:AAblogs.itb.ac.idAsusianahA'81'A11A84Akafein+dalam+teh+laoran+raktikum+kimia+ organikA
Kafein meruakan enis alkaloid yang secara alamiah terdaat dalam bii koi% daun teh% daun mete% bii kola% bii coklat dan beberaa minuman enyegar. Kafein memiliki berat molekul 1&4%1& gramAmol. 0engan rumus kimia "918 9D' dan (%& #larutan kafein 1 =
dalam air ). Secara ilmiah% efek kafein terhada kesehatan sebetulnya tidak ada% tetai yang ada adalah efek tak langsungnya seerti menstimulasi ernafasan dan antung% serta memberikan efek saming berua rasa gelisah #neuroses)% tidak daat tidur #insomnia) dan
denyut antung tak beraturan #tachycardia). Koi dan teh banyak mengandung kafein dibandingkan enis tanaman lain% karena tanaman koi dan teh menghasilkan bii koi dan daun teh yang sangat ceat% sementara enghancurannya sangat lambat #ermanto% '88@:1).
kstraksi adalah suatu roduk emisahan suatu ,at dari camuranyya dengan embagian sebuah ,at terlarut antara dua elarut yang tidak daat tercamur untuk
mengambil ,at terlarut tersebut dari satu elarut ke elarut yang lain. Seringkali camuran bahan adat dan cair tidak daat atau sukar sekali diisahkan dengan metode emisahan mekanis atau termis yang telah dibicarakan. 7isalnya% komonen bercamur sangat erat% eka terhada anas% beda sifat+sifat fisiknya terlalu kecil atau tersedia dalam konsentrasi
yang telalu rendah. 0alam hal semacam itu% seringkali ekstraksi adalah satu+satunya roses yang daat digunakan atau yang aling ekonomis. Sebagai contoh embuatan ester untuk essence ada siru% engambilan kafein dari daun teh dan elarutaan komonen+komonen koi dengan menggunakan air anas. Saat ekstraksi% larutan ekstrak yang tercemar harus dibersihkan. Suatu elarut yang digunakan sedaat mungkin memiliki kemamuan melarutkan ekstrak yang besar% sehingga kebutuhan elarut lebih sedikit#-nonim% '818:1).
F+'
*ntuk memahami rinsi dasar ekstraksi%harus terlebih dahulu dibahas beberaa istilah yang digunakan untuk menyatakan koefisien emisahan. *ntuk suatu ,at terlarut - yang didistribusikan antara dua fase tak tercamurkan antara a dan b% hukum distribusi #artisi)
ernst% menyatakan bahwa asal keadaan
F+;
molekulnya sama dalam kedua cairan dan temeratur adalah konstan dengan ersamaan sebagai berikut :
Konsentrasi ,at terlarut dalam elarut a / -Ha
/K 0 ... #1)
Konsentrasi ,at terlarut dalam elarut b / BHb
0imana K 0 adalah sebuah tetaan yang dikenal sebagai koefisien distribusi #koefisien
#misalnya% tak dierhitungkan akti2itas dari berbagai sesies itu dan karenanya diharakan hanya akan berlaku dalam larutan encer dimana angka banding akti2itas itu mendeteksi satu% tetai meruakan suatu endekatan yang berguna). 3ada eneraan raktik ekstraksi elarut ini% terutama dalam memerhatikan fraksi ,at terlarut total dalam fase yang satu atau yang lainnya% tana eduli bagaimana cara+cara disosiasi% asosiasi atau interaksinya dengan sasi+ sasi lain yang terlarut #Basset% 1&&4:;9;).
3rosedur klasik untuk memeroleh kandungan senyawa organik di aringan tumbuhan kering adalah dengan cara mengekstraksi serbuk bahan dengan alat soxhlet dengan menggunakan sederetan elarut secara berganti+ganti dengan ester% eter% minyak bumi dan kloroform #untuk memisahkan liid dan terenoid). Kemudian digunakan alkohol dan etil asetat #untuk senyawa yang lebih olar). 7etode ini berguna bila kita bekera dengan skala gram. kstrak yang dieroleh diernihkan dengan enyaring menggunakan celite dan oma air% lalu diekatkan dalam hama. Sekarang hal ini biasanya dilakukan dalam engua utar yang akan memekatkan larutan menadi 2olume kecil tana teradi encairan ada suhu antara ;88" dan 488" #arborne% 1&9@:'18).
kstraksi elarut atau ekstraksi air meruakan metode emisahan yang aling baik dan ouler. -lasan utamanya adalah bahwa emisahan ini daat dilakukan baik dalam tingkat makro mauun mikro. 3rinsi metode ini didasarkan ada distribusi ,at terlarut dengan erbandingan tertentu antara dua elarut yang tidak saling bercamur% seerti ben,ena% karbon titraklorida atau kloroform. Batasannya adalah ,at terlarut daat ditransfer ada umlah yang berbeda dalam kedua fase elarut. 6eknik ini daat diergunakan untuk hal rearati2e% emurnian% memerkaya emisahan serta analisis ada semua skala kera
#Khokar% 1&&8:95).
F+4
6anaman mengandung basa heterosiklik tambahan yang banyak diantaranya meruakan rearat enting dalam bidang farmakologi. Sebagai contoh adalah deri2at Iantin termetilasi #1%;%@+ trimetil Iantin) ada koi yaitu kafein. Selain itu uga teofilin #1%; dimetil Iantin) ada teh dan teobromin #;%@ dimetil Iantin) ada kakao. 0engan struktur sebagai berikut:
Kafein teofilin teobromin Gambar 5.1 struktur kafein% teofilin dan teobromin
*mumnya garam logam yang sederhana cenderung lebih daat larut dalam elarut yang sangat olar seerti air dariada dalam elarut organik yang tetaan dielektriknya auh lebih rendah. Banyak ion disol2asikan oleh air% dan energi sol2asi itu disumbangkan untuk merusak kisi kristal garam. Cagi ula dibutuhkan kera yang lebih kecil untuk memisahkan ion+ion yang muatannya berlawanan dalam elarut yang dielektrik tinggi. Kemudian biasanya dierlukan terbentuknya suatu sesies yang tak bermuatan ika suatu ion ahrus diekstrak dari dalam air ke dalam suatu elarut organik.
Sebaiknya kadang+kadang suatu roses tak bermuatan yang daat diekstrak ke dalam suatu elarut organik maka dieroleh lewat asosiasi ion+ion yang muatannya berlawanan. 0alam roses ini agaknya ika komonen teta bersama+sama sesies itu akan disebut molekul%akan tetai ika komonen itu cuku diisahkan dengan air% maka hal itu tidak daat dideteksi sebagai suatu kesatuan. Sebab itu% entitas itu akan disebut suatu asangan ion ika muncul dalam suatu elarut tak olar #0ay dan *nderwood% 1&9(:4@').
htt:AAheldaniastory.blogsot.comA'818A18Aekstraksi+kafein+dari+daun+teh.html
-lkaloid adalah senyawa organik miri alkali yang mengandung atom nitrogen yang bersifat basa dalam cincin heterosiklik. Karena bersifat basa% tumbuhan yang mengandung alkaloid biasanya terasa ahit. Keberadaan alkaloid ada tumbuhan sendiri tidaklah meruakan ,at metabolisme% namun lebih meruakan senyawa metabolit sekunder yang memiliki lebih banyak fungsi eologis dariada fungsi merabolisme itu sendiri. Beberaa ahli menyatakan bahwa alkaloid berfungsi sebagai elindung tumbuhan dari serangan hama dan enyakit% engatur tumbuh% atau sebagai basa mineral untuk memertahankan keseimbangan ion.
0ari segi biogenetik% alkaloid diketahui berasal dari seumlah kecil asam amino yaitu ornitin dan lisin yang menurunkan alkaloid alisiklik% fenilalanin dan tirosin yang menurunkan alkaloid enis isokuinolin% dan triftoan yang menurunkan alkaloid indol. Reaksi utama yang mendasari biosintesis senyawa alkaloid adalah reaksi mannich antara suatu aldehida dan
suatu amina rimer dan sekunder% dan suatu senyawa enol atau fenol. Biosintesis alkaloid uga melibatkan reaksi rangka oksidatif fenol dan metilasi. alur oliketida dan alur
me2alonat uga ditemukan dalam biosintesis alkaloid.
6ie alkaloid yang digunakan dalam raktikum ini adalah kafein yang diekstraksi dari Camellia sinensis sinensis.
Kafein adalah seenis senyawa alkaloid yang termasuk golongan metilIanthine #1%;%@+ trimethylIantine). fek sikologis yang dihasilkan daat beragam dan bisa menyebabkan ketergantungan. Kafein cuku banyak terkandung dalam the #;8+@5 mgAcangkir)% selain itu daun teh uga mengandung tannin dan seumlah kecil klorofil. Struktur kafein terbangun dari system cincin urin% yang secara biologis enting dan diantaranya banyak ditemukan dalam asam nukleat.
kstraksi adalah metode emisahan senyawa yang melibatkan roses emindahan satu atau lebih senyawa dari satu fasa ke fasa lain% serta didasarkan keada rinsi kelarutan. kstraksi terdiri atas tiga enis. kstraksi cair+cair memiliki rinsi bahwa suatu senyawa kurang larut dalam elarut yang satu dan sangat larut dalam elarut lainnya #rinsi beda kelarutan). kstraksi adat+cair biasa mengekstrak ,at adat dari ,at cair. kstraksi asam+basa meruakan enis ekstraksi yang didasarkan ada sifat asam dan basa senyawa organik #misal: ekstraksi alkaloid di raktikum modul 9). 3ada raktikum ini dilakukan ekstraksi adat+cair kafein dari teh dan ekstraksi cair+cair.
Kromatografi adalah suatu metode yang digunakan untuk memisahkan senyawa organik dan anorganik sehingga senyawa tersebut daat dianalisis dan dielaari. 0engan menganalisis senyawa% kita daat mengetahui aa saa unsur+unsur yang membentuknya. Kromatografi uga meruakan metode sisik yang baik untuk digunakan sebagai metode analisis suatu
camuran dan elarutnya.
7etode kromatografi memisahkan dua atau lebih senyawa atau ion berdasarkan ada erbedaan migrasi dan distribusi senyawa atau ion tersebut dalam dua fasa yang berbeda. ,at terlarut dalam suatu fasa gerak mengalir ada suatu fasa diam. al ini menadi sebab keberadaan fasa gerak dan fasa diam dalam semua enis kromatografi. 3ada osisi yang berbeda+beda% senyawa atau ion ini akan tertahan dan terabsorsi ada fasa diam% dan
6ie kromatografi yang digunakan ada ercobaan ini adalah kromatografi lais tiis. 7etode ini menggunakan material adsorben ada elat kaca% lastik atau alumunium tiis. 7etode ini meruakan metode yang sederhana dan ceat untuk mengui kemurnian suatu senyawa organik.
KC6 daat digunakan untuk memisahkan senyawa J senyawa yang sifatnya hidrofobik seerti liida J liida dan hidrokarbon yang sukar dikerakan dengan kromatografi kertas. KC6 uga daat berguna untuk mencari eluen untuk kromatografi kolom% analisis fraksi yang dieroleh dari kromatografi kolom% identifikasi senyawa secara kromatografi% dan isolasi senyawa murni skala kecil. 3elarut yang diilih untuk engembang disesuaikan dengan sifat kelarutan senyawa yang dianalisis. Bahan laisan tiis seerti silika gel adalah senyawa yang tidak bereaksi dengan ereaksi J ereaksi yang lebih reaktif seerti asam sulfat.
0ata yang dieroleh dari KC6 adalah nilai R f yang berguna untuk identifikasi senyawa. ilai
R f untuk senyawaJsenyawa murni daat dibandingkan dengan nilai R f dari senyawa standar.
ilai R f daat didefinisikan sebagai arak yang ditemuh oleh senyawa dari titik asal dibagi
dengan arak yang ditemuh oleh elarut dari titik asal. Dleh karena itu bilangan R f selalu
lebih kecil dari 1%8.
htt:AAfateisnotafake.wordress.comA'88&A8&A8@Aemisahan+senyawa+organik+ekstraksi+ isolasi+kafein+dari+teh+dan+ui+alkaloidA
kstraksi adalah emisahan suatu ,at dari camurannya dengan embagian sebuah ,at terlarut antara dua elarut yang tidak daat tercamur untuk mengambil ,at terlarut tersebut dari suatu elarut ke elarut lain. Seringkali camuran bahan adat dan cair #misalnya bahan alami) tidak daat atau sukar sekali diisahkan dengan metode emisahan mekanis atau
termis yang telah dibicarakan#Suarmi : '818).
6uuan ekstraksi adalah untuk menarik semua komonen kimia yang terdaat dalam simlisia. kstraksi ini didasarkan ada erindahan massa komonen ,at adat ke dalam elarut dimana erindahan mulai teradi ada laisan antar muka% kemudian berdifusi masuk
ke dalam elarut#7edicafarma : '818).
3enarikan komonen kimia yang dilakukan dengan cara serbuk simlisia ditematkan dalam klonsong yang telah dilaisi kertas saring sedemikian rua% cairan enyari dianaskan dalam labu alas bulat sehingga mengua dan dikondensasikan oleh kondensor bola menadi molekul+molekul cairan enyari yang atuh ke dalam klonsong menyari ,at aktif di dalam
simlisia dan ika cairan enyari telah mencaai ermukaan sifon% seluruh cairan akan turun kembali ke labu alas bulat melaluyi ia kailer hingga teradi sirkulasi. kstraksi semurna ditandai bila cairan di sifon tidak berwarna% tidak tamak noda ika di KC6% atau sirkulasi telah mencaai '8+'5 kali. kstrak yang dieroleh dikumulkan dan
diekatkan#7edicafarma: '818).
-lkaloid yang mengandung suatu system cincin+cincin iroli,idina disebut alkaloid iroli,idina
-lkaloid ini yterdaat dimana+mana di alam anekaragam tumbuhan. 7ereka menarik erhatian karena meruakan racun yang kumuh bagi hewan yang merumut% dengan
mengakibatkan sirosis hati% tumor hati% dan kehamilan. 6elah diidentifikasikan sekitar 188 alkaloid iroli,idina. Kebanyakan terdaat di alam sebagai ester yang daat dihidrolisis menadi suatu asam karboksilat yang disebut asam nesat #necid acid) dan suatu amino alcohol #iroli,idina tersubtitusi) yang disebut nesina#$essenden dan $essenden. 1&9' : ). Banyak senyawa nitrogen dalam tumbuhan mengandong atom nitrogen basa dan karena itu daat diekstrak dari dalam bahan tubuhan itu dengan asam encer. Senyawa itu disebut alkaloid yang artinya “miri alkali!. Setelah ekstraksi% alkaloid bebas daat dieroleh dengan
engolahan lanutan dengan basa dalam air.
kstraksi : R;: E "l R;E"l+
Regenerasi : R;E"l+ E D+ R;: E 'D E "l+
#$essenden dan $essenden. 1&9': ).
6iga metode dasar ada ekstraksi cair+cair adalah : ekstraksi bertaha #batch)% ekstraksi kontinu% dan ekstraksi counter current. kstraksi kontinu digunakan bila erbandingan distribusi relati2e kecil sehingga emisahan yang kuantitatif dierlukan beberaa taha ekstraksi. fisiensi yang tinggi ada ekstraksi kontinu bergantung ada 2iskositas fase dan faktor+faktor lain yang memengaruhi keceatan tercaainya kesetimbangan#Khokar.
'889: ).
Kafein meruakan salah satu senyawa turunan antin yang banyak terdaat dalam teh% koi% dan coklat% memunyai rumus "918D'4. 0ari hasil enelitian dieroleh bahwa the memiliki kandungan kafein yang lebih banyak dibandingkan dengan koi. Struktuf kafein
adalah sebagai berikut :
berasa ahit yang bekera sebagai obat erangsang sikoaktif dan diuretic ringan. Kafeina diumai secara alami ada bahan angan seerti bii koi% daun teh% buah kola% gurana% dan mate. 3ada tumbuhan% ia bereran sebagai estisida alami yang melumuhkan dan ematikan serangga+serangga tertentu yang memakan tanaman tersebut. >a umumnya dikonsumsi oleh manusia dengan mengekstraksinya dari koi dan daun teh. 7inuman yang mengandung kafeina% seerti koi% teh% dan minuman ringan sangat digemari. Kafeina meruakan ,at sikoaktif yang aling banyak dikonsumsi di dunia#?ikiedia. '818).