MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA RISALAH SIDANG PERKARA NOMOR 2/SKLN-X/2012
Teks penuh
Dokumen terkait
Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih kepada Yang Mulia Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi yang telah memberikan kesempatan kepada Pemerintah untuk memberikan
Berdasarkan pemahaman Mahkamah Konstitusi terhadap substansi tersebut, Mahkamah Konstitusi berkesimpulan bahwa objek permohonan Pemohon tidak termasuk kewenangan Mahkamah
Atau jika Majelis Hakim Konstitusi berpendapat dan menganggap Pasal 263 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang
Ketua dan Majelis Hakim Konstitusi yang saya muliakan, apabila dilihat materi permohonan yang diajukan Pemohon, syarat yang diuji menimbulkan implikasi yang tidak sederhana
Mahkamah Yang Mulia, menindaklanjuti permohonan pendapat Ahli mengenai urusan pemerintahan perihal sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh
Sebagaimana penetapan pada sidang pemeriksaan atau dismissal, untuk tidak menerima permohonan pemeriksaan perkara Pemohon yang dikuatkan oleh majelis hakim pelawanan dan majelis
Memutus dan menyatakan bahwa sepanjang Pasal 7A ayat (1) Undang- Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah
Sehingga mungkin ini bisa menjadi pertimbangan Majelis Hakim Yang Mulia, sesuai dengan permohonan saya untuk mengabulkan atau mungkin ada petunjuk-petunjuk dari Majelis Hakim