i
JURNAL ILMIAH
BINALITA SUDAMA
MODEL PERENCANAAN PRODUKSI TERPADU DENGAN ADANYA KETIDAKPASTIAN
(Ana Uzla BatuBara)
ANALISIS SIFAT FISIS KOMPOSIT POLIMER DENGAN FILLER SERAT DAUN NANAS
(ANANAS COMOSUS) DAN PEMANFAATAN POLIPROPILEN DAUR ULANG ( Emilia Sari)
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN BERBASIS PENGALAMAN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KOLANG (Kesya Nirma
Lumbantobing)
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN UMUM DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
(Sharfina Yusna Aminy)
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SERTIFIKASI DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DI SD NEGERI KECAMATAN KOTARIH SERDANG BEDAGAI (Nurweni Fefiana br Sitepu)
HUBUNGAN PENGGUNAAN KB SUNTIK DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN PADA ASEPTOR KB SUNTIK DI PUSKESMAS PINGGIR JATI KABUPATEN LABUHANBATU UTARA (Widyawati)
HUBUNGAN KONSEP DIRI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA AKADEMI KEPERAWATAN YAYASAN BINALITA SUDAMA MEDAN (Rita Zahara)
RANCANG BANGUN START RANGKAIAN BUZZER PADA ALAT INFARNT WARMER BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535 (Ulfa Hanim)
RANCANG BANGUN AIR INLINE SENSOR PADA ALAT INFUS PUMP BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 89S52 (Tuful Zuchri Siregar)
VOLUME 4
NOMOR 2
MEI 2020
i
JURNAL ILMIAH
BINALITA SUDAMA
Diterbitkan oleh Yayasan Binalita Sudama Medan
Pelindung
Pembina Yayasan Binalita Sudama Medan
Penasehat
Pengurus Yayasan Binalita Sudama Medan
Penanggungjawab
1. Suhardiono, M.Kes
2. Ns. Widyawati, S.Kep, M.Kes 3. Imnadir, MT
4. Arya Novika Naulista Siregar, RO, M.Pd
Pemimpin Redaksi
Elvi Susanti Lubis, M.Kes
Sekretaris Redaksi
Zulianti, RO, SKM
Bendahara
Havija Sihotang, M.Kep
Tim Editor
1. Teguh Supriyadi, MPH 2. Hj. Eriyani, M.Kep 3. Riny Apriani, M.Kep
ii
JURNAL ILMIAH
BINALITA SUDAMA
Diterbitkan oleh Yayasan Binalita Sudama Medan
Jadwal Penerbitan
Terbit dua kali dalam setahun
Penyerahan Naskah
Naskah merupakan hasil penelitian dan kajian pustaka ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasikan/diterbitkan paling lama 5 (lima) tahun terakhir. Naskah dapat dikirim melalui e-mail atau diserahkan langsung ke Redaksi dalam bentuk rekaman Compact Disk (CD) dan Print-out 2 eksemplar, ditulis dalam MS Word atau dengan program pengolahan data yang kompatibel. Gambar, ilustrasi, dan foto dimasukkan dalam file naskah.
Penerbitan Naskah
Naskah yang layak terbit ditentukan oleh Dewan Redaksi setelah mendapat rekomendasi dari Mitra Bestari. Perbaikan naskah menjadi tanggung jawab penulis dan naskah yang tidak layak diterbitkan akan dikembalikan kepada penulis.
Alamat Redaksi
Akper Binalita Sudama Medan
Jl. Gedung PBSI/ Jl. Pancing No.1 Pasar V Barat Medan Estate 20371
iii
PENGANTAR REDAKSI
Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNya sehingga Jurnal Ilmiah Binalita Sudama ini dapat kami terbitkan.
Jurnal Ilmiah Binalita Sudama ini diterbitkan dalam rangka memberikan wadah bagi para dosen/mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang kesehatan.
Sebagai jurnal yang baru pertama diterbitkan, kami menyadari tentunya banyak sekali kekurangan baik dari segi tampilan maupun isinya. Karena itu kritik dan saran amat kami butuhkan demi perbaikan jurnal ini dikemudian hari.
Akhir kata semoga jurnal ini dapat memberi manfaat besar bagi dunia pendidikan, khususnya bidang kesehatan.
Medan, Mei 2020
iv
MODEL PERENCANAAN PRODUKSI TERPADU DENGAN ADANYA KETIDAKPASTIAN
Ana Uzla BatuBara ... 1
ANALISIS SIFAT FISIS KOMPOSIT POLIMER DENGAN FILLER SERAT DAUN NANAS (ANANAS COMOSUS) DAN PEMANFAATAN POLIPROPILEN DAUR ULANG
Emilia Sari ... 6
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN BERBASIS PENGALAMAN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KOLANG
Kesya Nirma Lumbantobing ………..16
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN UMUM DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Sharfina Yusna Amin ... 25
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SERTIFIKASI DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DI SD NEGERI KECAMATAN KOTARIH SERDANG BEDAGAI
Nurweni Fefiana br Sitepu ... 37
HUBUNGAN PENGGUNAAN KB SUNTIK DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN PADA ASEPTOR KB SUNTIK DI PUSKESMAS PINGGIR JATI KABUPATEN LABUHANBATU UTARA
Widyawati ... 48
HUBUNGAN KONSEP DIRI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA AKADEMI KEPERAWATAN YAYASAN BINALITA SUDAMA MEDAN
Rita Zahara ... 49
RANCANG BANGUN START RANGKAIAN BUZZER PADA ALAT INFARNT WARMER BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535
Ulfa Hanim ... 56
RANCANG BANGUN AIR INLINE SENSOR PADA ALAT INFUS PUMP BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8 9S52
Tuful Zuchri Siregar ... 66
PEDOMAN PENULISAN NASKAH JURNAL ILMIAH KESEHATAN BINALITA SUDAMA MEDAN ... 72
v
JURNAL ILMIAH
66 Jurnal Penelitian Binalita Sudama Volume 4, Nomor 2, Mei 2020
RANCANG BANGUN AIR INLINE SENSOR PADA ALAT INFUS
PUMP BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 89S52
Tuful Zuchri Siregar, BE., ST., M, Ph.
*Email : [email protected]
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan merancang modul sistem pendeteksi gelembung udara dan melakukan pengujian dan pendataan serta memahami prinsip kerja dari komponen yang mendukung sistem kerja pendeteksi gelembung udara. Metode - metode yang dilakukan dalam melaksanakan pembuatan Karya Tulis Ilmiah ada yaitu Studi Pustaka, Perencanaan Pembuatan Alat, Pembuatan Alat, Pengujian Alat, dan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah. Perancangan air inline sensor pada alat infus pump berbasis mikrokontroler Atmega89S52. Pada perancangan ini, akan dibahas tentang perancangan blok diagram, penjelasan blok diagram, wiring diagram, penjelasan
wiring diagram, layout, bentuk air inline sensor, dan list program. Pembahasan air inline sensor pada alat infuse pump berbasis mikrokontroler Atmega89S2.
Pada pembahasan ini, akan dibahas tentang flowchart, penjelasan flowchart, prinsip kerja air inline sensor, test poin pada rangkaian air inline sensor.
Gelembung udara yang terdapat pada selang infus terjadi karena masuknya udara pada cairan infus. Cara kerja rangkaian air inline sensor ini menggunakan prinsip optocoupler. Pada dasarnya optocoupler terdiri dari 2 bagian utama yaitu transmitter yang berfungsi sebagai pengirim dan receiver sebagai penerima. Pada rangkaian air inline sensor, LED infrared menjadi transmitter dan phototansistor menjadi receiver. LED infrared memancarkan sinar infrared, jika tidak ada gelembung udara pada selang infus maka sinar infrared diterima sempurna oleh phototransistor. Jika terdapat gelembung udara, LED infrared memancarkan sinar infrared maka sinar infrared yang dipancarkan akan terbias dan sinar infrared yang diterima oleh phototransistor tidak sempurna maka pada LCD akan ditampilkan data A yang berarti alarm.
67 Jurnal Penelitian Binalita Sudama Volume 4, Nomor 2, Mei 2020
PENDAHULUAN
Infus pump merupakan salah satu alat bantu kedokteran yang dirancang untuk mengontrol dan mengatur pemberian cairan infus kepada pasien yang dalam perawatan. Salah satu peralatan medis yang dapat mengatur dan mengontrol cairan infus yang masuk kedalam tubuh pasien yaitu infus pump.
Gelembung udara tidak boleh masuk ke dalam tubuh pasien karena bersifat meracuni darah. Oleh karena itu dibutuhkan pendeteksi gelembung udara yang berfungsi untuk mendeteksi ada tidaknya gelembung udara pada selang infus dengan tujuan mencegah terjadinya emboli pada pasien dan memberitahukan kepada perawat melalui alarm dan tampilan pada LCD (Liquid Crystal Display) yang akan berbunyi apabila dalam cairan infus terdapat gelembung udara yang dapat membahayakan keselamatan pasien. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, penulis tertarik untuk merangkai alat yang diajukan dalam bentuk karya tulis ilmiah dengan judul “Rancang Bangun Air Inline Sensor Pada Alat Infus Pump Berbasis Mikrokontroler Atmega89s52”.
Berdasarkan latar belakang diatas yang telah di uraikan, yang menjadi rumusan masalah adalah menghasilkan rangkaian air inline
sensor dan cara kerja rangkaian air inline sensor.
Agar tidak terjadi pelebaran masalah maka penulis akan membatasi pokok pembahasan rancang bangun air inline sensor pada alat infus pump. Dalam hal ini penulis
membatasi pembatasan tentang cara kerja rangkaian air inline sensor pada alat infus pump berbasis mikrokontroler Atmega89S52. Berdasarkan pembahasan yang penulis buat, maka tujuan yang hendak dicapai oleh penulis yaitu : a.Membuat dan merancang modul sistem pendeteksi gelembung udara. b.Melakukan pengujian dan pendataan serta memahami prinsip kerja dari komponen yang mendukung sistem kerja pendeteksi gelembung udara.
METODE PENELITIAN
Metode - metode yang dilakukan oleh penulis dalam melaksanakan pembuatan Karya Tulis Ilmiah ada beberapa cara, yaitu : a. Studi Pustaka
Mempelajari berkas-berkas, buku, pencarian data dari internet, dan bertanya atau berdiskusi dengan sejumlah dosen dalam pembuatan Karya Tulis Ilmiah ini.
b. Perencanaan Pembuatan Alat Merancang rangkaian pendeteksi gelembung udara (air in line sensor) menggunakan mikrokontroler ATMEGA 89S52 dan juga menentukan komponen-komponen yang akan digunakan dalam pembuatan modul tersebut. c. Pembuatan Alat
Membuat modul ragkaian pendeteksi gelembung udara (air
in line sensor).
d. Pengujian Alat
Melakukan pengujian fungsi kerja rangkaian pendeteksi gelembung udara (air in line sensor)
68 Jurnal Penelitian Binalita Sudama Volume 4, Nomor 2, Mei 2020
ATMEGA89S52 pada alat infus pump.
e. Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Membuat karya tulis yang merupakan hasil studi literatur dan pendataan serta pengujian dari modul yang dibuat.
HASIL PENELITIAN
Perancangan air inline sensor pada alat infus pump berbasis mikrokontroler Atmega89S52. Pada perancangan ini, akan dibahas tentang
perancangan blok diagram, penjelasan blok diagram, wiring diagram,
penjelasan wiring diagram, layout, bentuk air inline sensor, dan list
program.
1. Blok Diagram Air Inline Sensor
Perancangan secara keseluruhan air inline sensor.
Adapun blok diagram dari air inline
sensor dapat dilihat pada gambar
dibawah ini.
2. Penjelasan Blok Diagram Air
Inline Sensor
Tegangan dari PLN 220V digunakan untuk mensupplay tegangan. Power supply merubah menjadi 5V yang digunakan untuk mensuplay tegangan pada mikrokontroler. Power supply
mensuplay tegangan dari PLN ke
display. Saat tegangan PLN masuk
maka driver, stepper motor dan
display akan aktif. Driver sebagai
pengendali rangkaian, stepper motor sebagai penggerak. Power supply mensuplay tegangan dari PLN ke air
inline sensor. Air inline sensor,
mendeteksi keberadaan gelembung udara pada selang infuse pump dideteksi dengan infrared. Jika terjadi gelembung udara pada selang infus pump maka buzzer akan berbunyi, LED akan hidup dan ditampilkan pada display.
3. Fungsi Blok Diagram Air Inline
Sensor
Untuk mempermudah pengertian secara system keseluruhan dari blok diagram, penulis membagi rangkaian dalam beberapa blok. Masing-masing blok mempunyai fungsi masing-masing. Adapun fungsi
69 Jurnal Penelitian Binalita Sudama Volume 4, Nomor 2, Mei 2020
dari masing-masing blok akan penulis jelaskan sebagai berikut:
a. Power Supply untuk mendistribusikan sumber tegangan ke seluruh rangkaian. b. Mikrokontroler ATMEGA89S52
sebagai otak penggerak seluruh rangkaian dan pengontrol yang dapat menentukan rangkaian tersebut bekerja atau tidak bekerja.
c. Keypad sebagai set tombol untuk operasi perangkat alat infus pump d. Air in line sensor untuk mendeteksi
keberadaan gelembung pada selang infus pump.
e. Driver sebagai pengendali rangkaian.
f. Display sebagai layar digital yang dapat menampilkan nilai yang dihasilkan oleh sensor dan dapat menampilkan menu yang terdapat pada aplikasi.
g. Buzzer untuk mengubah getaran listrik menjadi getaran suara h. LED berfungsi untuk
memancarkan cahaya
PEMBAHASAN
1. Bentuk Modul Infuse Pump
Bentuk modul infuse pump yang dirancang, sebagai berikut :
2. Bentuk Air Inline Sensor
Bentuk air inline sensor yang dirancang, sebagai berikut :
3. Cara Kerja Rangkaian Air
Inline Sensor
Cara kerja rangkaian air inline
sensor ini menggunakan prinsip
optocoupler. Pada rangkaian air inline sensor, LED infrared menjadi
transmitter dan phototansistor menjadi receiver. LED infrared memancarkan sinar infrared, jika tidak ada gelembung udara pada selang infus maka sinar infrared diterima sempurna oleh phototransistor.
4. Flowchart Air Inline Sensor
Flowchart (diagram alur) air inline sensor (pendeteksi gelembung udara pada modul yang dirancang, sebagai berikut :
70 Jurnal Penelitian Binalita Sudama Volume 4, Nomor 2, Mei 2020
5. Penjelasan Flowchart Air Inline Sensor
Start (mulai) pendeteksi gelembung udara aktif, kemudian membaca tegangan pada sensor, proses tegangan sensor, jika ya , tegangan lebih kecil dari 5volt maka terdapat gelembung udara dan akan terdeteksi oleh phototransistor dan mikrokontroler memberikan perintah tampilan A yang berarti alarm pada tampilan LCD, kemudian buzzer berbunyi dan LED menyala. Jika tidak maka kembali ke start.
KESIMPULAN
Untuk mengakhiri penulisan Karya Tulis Ilmiah ini penulis mengambil kesimpulan yang didapat dari hasil penganalisaan seluruh uraian secara umum yang dituangkan penulis pada Karya Tulis Ilmiah. Adapun kesimpulannya adalah:
Gelembung udara yang terdapat pada selang infus terjadi karena masuknya udara pada cairan infus. Cara kerja rangkaian air inline sensor ini menggunakan prinsip optocoupler. Pada dasarnya optocoupler terdiri dari 2 bagian utama yaitu transmitter yang berfungsi sebagai pengirim dan
receiver sebagai penerima. Pada
rangkaian air inline sensor, LED infrared menjadi transmitter dan phototansistor menjadi receiver. LED infrared memancarkan sinar infrared, jika tidak ada gelembung udara pada selang infus maka sinar infrared diterima sempurna oleh phototransistor. Jika terdapat gelembung udara, LED infrared
memancarkan sinar infrared maka sinar infrared yang dipancarkan akan terbias dan sinar infrared yang diterima oleh phototransistor tidak sempurna maka pada LCD akan ditampilkan data A yang berarti alarm.
SARAN
Setelah pembuatan modul tugas akhir ini terselesaikan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pembaca, teori dan peralatan yang sederhana dapat membuat sebuah alat elektromedik berbasis sistem mikrokontroler yang dapat diaplikasikan dibidang medik. Penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dan jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis menyarankan kepada pembaca untuk mengembangkan lagi menjadi lebih sempurna dan lebih kompleks dalam mengembangkan kreatifitas dan peningkatan kualitas mahasiswa elektromedik.
Dalam dunia kesehatan, terutama di dunia kedokteran sebaiknya para perawat yang menggunakan infus pump lebih memperhatikan alat terutama pada gelembung udara yang ada di selang infus pump. Perawat yang menggunakan infus pump harus mengetahui cara mengatasi gelembung udara pada infus pump. Cara mengatasi gelembung udara pada infus pump yaitu dengan mematikan alarm, kemudian selang infus disentil sampai gelembung udara tidak ada lagi di selang infus.
71 Jurnal Penelitian Binalita Sudama Volume 4, Nomor 2, Mei 2020
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur
Penelitian. Jakarta: Rineka
Cipta.
_______________. 2013. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (edisi 2). Jakarta: Bumi Aksara.
_______________. 2013. Prosedur
Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Aulina, C. N. 2012. Pengaruh
Permainan dan Penguasaan
Kosakata terhada
Kemampuan Membaca
Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal
Pedagogia 1: 131-143.
Azwar, Saifuddin. 2015. Reliabilitas
dan Validitas Edisi 4.
Yogyakarta: Pustaka Belajar. BSNP.2006.Standar Isi untuk
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Chaer, Abdul. 2007. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Dalman, 2015. Keterampilan Menulis. Jakarta: Pt.Grafindo Persada. Darminto, Riyo. 2014. Hubungan
Antara Penguasaan Kosa Kata dan Kalimat Efektif dengan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas V SDN Wonokusumo V Surabaya. E-Jurnal Dinas Pendidikan Kota Surabaya 1:1-8.
Djiwandono, Soenardi. 2011. Tes
Bahasa Pegangan bagi Pengajar Bahasa. Jakarta: PT
Indeks.
Faisal, dkk. 2009. Kajian Bahasa
Indonesia SD. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.
Hadi, Sutrisno. 2015. Metodologi
Riset. Yogyakarta: Pustaka
Belajar.
Keraf, Gorys. 2007. Diksi dan Gaya
Bahasa. Jakarta: Gramedia
Pustaka Utama.
Munib, Achmad. 2012. Pengantar
Ilmu Pendidikan. Semarang:
UNNES PRESS.
Musfiqon. 2012. Panduan Lengkap
Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prestasi
Pustakaraya.
Rosdiana, Yusi, dkk. 2008. Bahasa
dan Sastra Indonesia. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Zainurrahman. 2011. Menulis dari
Teori Hingga Praktik.
Bandung: Alfabeta.
Zulela. 2013. Pembelajarnan Bahasa
Indonesia Apresiasi Sastra di Sekolah Dasar. Bandung: PT