• Tidak ada hasil yang ditemukan

S PKN 1001478 chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S PKN 1001478 chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

114

Iim Wahyudin, 2014

Implementasi Pendidikan Multikultural Untuk Mengembankan Keterampilan Kewarganegaraan (Civic Skill). (Studi Deskriptif di SMP YosSudarso Purwakarta)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

1. Kesimpulan Umum

Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan dalam Bab IV dapat

dirumuskan kesimpulan umum yaitu, implementasi pendidikan multikultural

untuk meningkatkan keterampilan kewarganegaraan (civic skill) siswa di SMP

Yos Sudarso Purwakarta diimplementasikan melalui integrasi dengan mata

pelajaran PKn dan mata pelajaran lain, kegiatan ekstrakurikuler, serta didalam

program dan kegiatan sekolah.

2. Kesimpulan Khusus

Disamping kesimpulan umum di atas, kesimpulan khusus dari pembahasan

hasil penelitian, yakni:

a. Integrasi pendidikan multikultural dalam pembelajaranpendidikan

kewarganegaraan (PKn) di SMP Yos Sudarso Purwakarta dilakukan

melaluitahap-tahap pembelajaran; pendahuluan, inti, dan penutup. Serta

dengan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan positif (normative effect)

dengan tujuan untuk ngembangkan civic skill siswa, berupa kemampuan

menghargai, menghormati, dan toleransi.

b. Faktor pendukung dalam implementasi pendidikan multikultural untuk

mengembangkan keterampilan kewarganegaraan (civis skill) di SMP Yos

Sudarso Purwakarta, yaitu; 1) siswa yang memiliki latar belakang yang

beragam baik, suku, ras, dan agama. 2) Guru yang menerapkan pendidikan

multikultural. 3) kepala sekolah yang mendukung program implemntasi

sekolah. 4) Lingkingan sekolah yang mendukung implemntasi pendidikan

multikultural, dan. 5) program serta kegiatan sekolah yang memdukung

(2)

115

Iim Wahyudin, 2014

Implementasi Pendidikan Multikultural Untuk Mengembankan Keterampilan Kewarganegaraan (Civic Skill). (Studi Deskriptif di SMP YosSudarso Purwakarta)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

keagamaan, ekstrakulikuler Pramuka, peringatanhariKartini, Bakti Sosial,

penyambutan siswa oleh guru di depankelas, dan Outbond.

c. Kendala-kendala dalam implementasi pendidikan multikultural sebagai

berikut:(1)tanggapan dari masyarakat bahwa SMP Yos Sudarso Purwakarta

adalah sekolah swasta elite yang mahal (2) kurangnya partisipasi siswa

dalam kegiatan non-akademik(3) kurangnya kemampuan guru mengelola

kelas.

d. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan Implementasi

pendidikan multikultural untuk mengembangkan civic skill siswa di SMP

Yos Sudarso Purwakarta, sebagai berikut:(1) mempromosikan sekolah

dengan mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan sosial (2) merancang

kegiatan yang menarik dan kompetitif(3) meningkatkan kemampuan

mengajar guru.

B. Saran-saran /Rekomendasi

1. BagiDinasPendidikan Kota Purwakarta

HendaknyaDinasPendidikan Kota Purwakarta melakukan pembinaan

kepada SMP Yos Sudarso Purwakartamelaluisajianbest practices sekolah

model yang telahberhasildalam implementasi pendidikan multikultutal.

2. Bagi Pihak Sekolah (SMP Yos Sudarso Purwakarta)

a. Sekolah diharapkan mengintensipkankegiatan pelatihan terhadap guru untuk

mengembangkan kemampuan implementasi pendidikan multikultural.

b. Sekolah hendaknyamembuat panduan tentang implementasi pendidikan

multikulturalsebagaipedomandalammelaksanakan/mewujudkankeberhasilan

(3)

116

Iim Wahyudin, 2014

Implementasi Pendidikan Multikultural Untuk Mengembankan Keterampilan Kewarganegaraan (Civic Skill). (Studi Deskriptif di SMP YosSudarso Purwakarta)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

3. Bagi Guru

a. Guru diharapkan secaraintensifmengikuti seminar atau workshop untuk

meningkatkan kemampuan mengelolakelas,

gunamendukungkeberhasilanimplementasipendidikan multicultural di SMP

YosSudarsoPurwakarta.

b. Guru hendaknya lebih varitaif dalam menggunakan media pembelajaran,

sebagai stimulus bagi siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran.

4. Bagi Siswa

a. Siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuansalingbekerjasama,

mengemukankan pendapatdalamkegiatanpembelajaran.

b. Siswa diharapkan meningkatkan partisipasi dalam bidang

non-akademikuntukmendukungkeberhasilanpembelajaran/implementasipendidik

an multicultural di SMP YosSudarsoPurwakarta.

5. Bagi Peneliti Selanjutnya

Peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian lebih lanjut mengenai

implementasi pendidikan multikultural dalam mengembangkan

keterampilan (civic skill) siswa, khususnyaberkenaaandengan model-model

pembelajaran yang

Referensi

Dokumen terkait

Pembuatan website ini diharapkan mampu memberikan informasi tentang jenis-jenis keramik kepada masyarakat luas, dalam penulisan ilmiah ini dibahas bagaimana membuat suatu Website

Hipotesis yang penulis buat yaitu untuk mengetahui ada-tidaknya pengaruh yang muncul setelah menggunakan teknik mind mapping pada pembelajaran kosakata bahasa

ARMIN : Kajian Koefisien Rembesan Pada Saluran Irigasi Tersier Didesa Suka Maju Daerah Irigasi Medan Krio Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang, dibimbing oleh SUMONO dan

Bab ini akan menjelaskan mengenai latar belakang penelitian, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metode penelitian, tinjauan

Creemers and Reezigt.(2005) The Role of School and Classroom Climate in Elementary School Learning Environments School Climate: Measuring, Improving and Sustaining

Sedangkan pada kelas indikator kemampuan berpikir kritis, dari 5 soal yang diberikan pada tahapan menginterpretasi sebesar 73,38% hal ini menunjukkan bahwa dalam

Analisis Pengaruh Penerapan IFRS Terhadap Keterlambatan Penyampaian Laporan Keuangan: Studi Empiris Pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2011..

Supervisi keperawatan merupakan suatu proses pemberian sumber-sumber yang dibutuhkan perawat untuk menyelesaikan tugas dalam rangka pencapaian tujuan yang telah