• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAKU KAMPANYE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PELAKU KAMPANYE"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Pengaruh Kredibilitas

Sumber terhadap Kampanye

Siapakah

Pelaku

(3)

Pendahuluan

Aristoteles

karakteristik

pembicara merupakan

faktor terpenting dalam

menentukan

(4)

Siapakah Pelaku Kampanye itu?

Pelaku

kampanye

Menggagas

Merancang

mengorganisasikan dan

(5)

institusi atau individu yang secara langsung dapat dikenali oleh

khalayak sebagai penggagas atau penyampai pesan

kampanye

pesan secara operasional

langsung berkomunikasi

dengan khalayaknya

(6)
(7)

Thayer (Signitzer, et.al, 1986)

• Orang yang mendukung gagasan atau tujuan yang dikampanyekan • Sepenuhnya orang netral yang

sekadar melakukan kewajibannya karena terikat kontrak kerja dengan penyelenggara

Instrumental

mediator

Mempresentasikan lingkungan

nyata dari situasi atau gagasan

yang dikampanyekan

(8)

Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Kampanye

Pearson dan Nelson (1997) menyebut kredibilitas itu mirip dengan kecantikan, ia ada pada mata

orang yang memandangnya

Rakhmat (2001) kredibiltas itu

(9)

Hovland, Janis, dan

Kelley

Keterpercayaan

Keahlian

(10)

Venus, Antar. 2004. Manajemen Kampanye:

Panduan Teoretis dan Praktis dalam

Mengefektifkan Kampanye Komunikasi.

Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Koni Ismail Siregar adalah kemampuan mereka dalam berkomunikasi politik yang baik, dengan demikian pesan-pesan politik yang disampaikan melalui beberapa media

Maka itu kampanye memiliki pesan utama “Mengkonsumsi ikan sangat baik karena enak, mudah, murah dan terutama baik bagi kesehatan dan kecerdasan anak.” Pesan ini berdasarkan

Oleh karena itu, dalam hal ini kampanye adalah sebuah sarana sebagai tahap perkenalan diri oleh kandidat yang mencalonkan diri agar khalayak mengetahui keberadaan

Maka dari itu, penulis merumuskan pesan dari kampanye ini adalah, “Dengan Baby Led Weaning, Ibu Tetap Aktif, Anak Kenyang dengan cara Menyenangkan” Pesan yang

Untuk itu media yang kreatif, inovatif, dan efektif sangat diperlukan untuk dapat menarik perhatian khalayak dan menyukseskan kampanye pencegahan Kanker Serviks

kampanye secara langsung ataupun tidak langsung agar tidak menggunakan hak pilihnya, menggunakan hak pilihnya dengan memilih eserta Pemilu dengan cara tertentu sehingga

Maka dari itu, penulis merumuskan pesan dari kampanye ini adalah, “Dengan Baby Led Weaning, Ibu Tetap Aktif, Anak Kenyang dengan cara Menyenangkan” Pesan yang

Oleh karena itu, dalam hal ini kampanye adalah sebuah sarana sebagai tahap perkenalan diri oleh kandidat yang mencalonkan diri agar khalayak mengetahui keberadaan