• Tidak ada hasil yang ditemukan

s ind 056405 chapter3

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "s ind 056405 chapter3"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

69

Ferdiana Angraini, 2012

Citra Perempuan Papua Dalam Novel Tanah Tabu Karya Anindita S. Thayf (Kajian Feminisme) Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

BAB 3

METODE PENELITIAN

Dalam bab tiga ini di uraikan (1) metode penelitian, (2) sumber data, (3)

teknik penelitian, dan (4) bagan penelitian. Uraian dari keempat hal pokok di atas

adalah sebagai berikut.

3.1Metode Penelitian

Untuk meperoleh hasil yang baik dan memuaskan maka penelitian yang

sifatnya ilmiah harus menggunakan metode yang tepat. Metode itu sendiri berasal

bahasa Latin, dari kata Methodos, sedangkan methodos itu sendiri berasal dari asal

kata Meta dan Hodos. Meta berarti menuju, melalui, mengikuti. Sedangkan Hodos

berarti jalan, cara, arah. Jadi metode adalah cara, strategi untuk memahami realitas,

langkah-langkah sistematis untuk memecahkan rangkaian sebab akibat berikutnya.

Metode berfungsi untuk menyederhanakan masalah, sehingga lebih mudah untuk

dipecahkan dan dipahami (Ratna, 2008: 34).

Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif

analisis. Metode deskriptif analisis dilakukan dengan cara mendeskripsikan

fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Analisis berasal dari bahas Yunani,

(2)

70

Ferdiana Angraini, 2012

Citra Perempuan Papua Dalam Novel Tanah Tabu Karya Anindita S. Thayf (Kajian Feminisme) Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

semata-mata menguraikan melainkan juga memberikan pemahaman dan penjelasan

secukupnya (Ratna, 2008: 53).

Pengkajian novel dalam penelitian ini dilakukan yaitu dengan cara

menganalisis novel Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf bukan hanya dari segi

strukturnya saja yang berupa analisis aspek sintaksis dan analisis aspek semantik,

tetapi juga menganalisis representasi citra perempuan Papua dalam novel serta

menganalisis tinjauan dari segi feminisme terhadap citra perempuan yang

direpresentasikan dalam novel. Karena konsep penelitian ini adalah citra perempuan,

maka kritik sastra yang digunakan dalam penelitian ini adalah kritik sastra feminis

ideologis. Kritik sastra feminis ideologis itu sendiri adalah kritik sastra feminis yang

melibatkan wanita, khususnya kaum feminis, sebagai pembaca. Yang menjadi pusat

perhatian pembaca adalah citra serta stereotipe wanita dalam karya sastra. Kritik ini

juga meneliti kesalahpahaman tentang wanita dan sebab-sebab mengapa wanita

sering tidak diperhitungkan, bahkan nyaris diabaikan sama sekali dalam kritik sastra

(Djajanegara, 2003: 28).

3.2Sumber Data

Sumber data dalam penelitian ini adalah novel yang berjudul Tanah Tabu

karya Anindita S.Thayf yang diterbitkan oleh penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama

(3)

71

Ferdiana Angraini, 2012

Citra Perempuan Papua Dalam Novel Tanah Tabu Karya Anindita S. Thayf (Kajian Feminisme) Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

3.3Teknik Penelitian

Dalam menganalisis suatu kajian, peneliti tidak dapat langsung menarik

kesimpulan hanya dengan sekedar tahu mengenai objek penelitian, tetapi peneliti juga

diharuskan mengikuti beberapa peraturan yang tertuang dalam teknik penelitian.

Teknik penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.

3.3.1 Teknik Studi Pustaka

Sebelum peneliti terjun langsung mengkaji objek kajian, peneliti telah

melakukan proses pengumpulan data yang diperoleh dari berbagai sumber, antara

lain: media buku, penelitian-penelitian terdahulu yang relevan, dan data dari media

internet.

3.3.2 Teknik Pengolahan Data

Data yang telah diperoleh peneliti dari studi kepustakaan akan diolah, disusun,

dan dianalisis dengan langkah-langkah sebagai berikut.

1) Pertama, peneliti akan menganalisis bagaimana struktur novel Tanah Tabu

karya Anindita S. Thayf.

2) Kedua, peneliti akan menganalisis representasi citra perepuan Papua dalam

novel Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf.

3) Ketiga, peneliti akan menganalisis bagaimana tinjauan dari segi feminisme

terhadap citra perempuan yang direpresentasikan dalam novel Tanah Tabu

karya Anindita S. Thayf.

4) Keempat, peneliti akan menarik kesimpulan yang dapat

(4)

72

Ferdiana Angraini, 2012

Citra Perempuan Papua Dalam Novel Tanah Tabu Karya Anindita S. Thayf (Kajian Feminisme) Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

3.4Bagan Penelitian

1 3

2

3

4

4

5 Hasil Analisis

Bagan 1 Model Analisis Data Citra Perempuan Papua dalam Novel Tanah Tabu

Karya Anindita S. Thayf

(Kajian Feminisme)

Novel Tanah Tabu

Penyajian Data

• Struktur novel Tanah Tabu

• Representasi citra perempuan Papua • Tinjauan feminisme citra perempuan

Pengumpuan Data

• Pembacaan Kritis-Kreatif

Pereduksian Makna

Penafsiran Data

Secara Deskripitif Analisis Penyimpulan Data

Citra Perempuan Papua

Dalam Novel Tanah Tabu

Referensi

Dokumen terkait

Planning (Perencanaan) ... Prinsip-prinsip Manajemen Sekolah ... Memprioritaskan tujuan di atas kepentingan pribadi dan kepentingan mekanisme kerja ... Mengkoordinasi wewenang

Seperti halnya dengan salon, promosi Eillen salon selama ini hanya dengan memasang spanduk dan brosur saja sehingga informasi yang didapatkan kurang lengkap juga kurang menarik

Selain daya serap otak pada anak didapat melalui makanan yang bergizi, hal lain yang mendukungnya adalah melalui prose pembelajaran yang formal atau pendidikan yang tepat. Kendala

Informasi secara rinci dapat dilihat di website www.jakarta.go.id 2.. Untuk pengaduan dapat

Untuk mengetahui secara kualitatif dan kuantitatif kandungan formalin pada beberapa bahan makanan seperti: tahu, mie basah, ikan kering , kerupuk balado, ikan teri tawar, ikan

Model inkuiri terbimbing memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif mencari dan mengolah informasi dalam menemukan konsep, sehingga konsep yang diperoleh siswa

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) karakteristik tenaga kerja Indonesia (TKI) di Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu yaitu tingkat pendidikannya tergolong

Salah satu asumsi lain yang dapat digunakan yaitu faktor penyebab j dan faktor penyebab total dalam penyusutan jamak memiliki distribusi seragam untuk penyusutan