• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran Surat Edaran Bank Indonesia No.10/ 2 /DPM tanggal 31 Januari 2008 ---

1 Nilai

Setelmen

first leg

= Nominal ON

yang direpokan × (harga ON – Hair cut) +

Accrued Interest

Lampiran

Contoh Perhitungan Nilai Setelmen Transaksi Repo Dengan Bank Indonesia ---

1. Perhitungan Nilai Setelmen Transaksi Repo SBI

Pada tanggal 21 Januari 2008, Bank ”A” mengajukan Repo menggunakan SBI 1 bulan seri IDBI14020828C sebanyak 10.000 unit (nilai nominal Rp10 miliar), Repo rate 11,00%, dengan harga 99,46950% dan Hair cut adalah 0% (sebagaimana tercantum dalam sarana BI-SSSS).

Nilai Setelmen Penjualan (first leg) :

Nilai setelmen pembelian kembali (second leg) :

2. Perhitungan Nilai Setelmen Transaksi Repo SUN

Pada tanggal 21 Januari 2008, Repo rate 11,00%, Bank ”A” mengajukan Repo menggunakan SUN dengan jenis dan seri sebagai berikut :

a. ON seri FR0010 sebanyak 20.000 unit (nilai nominal Rp20 miliar), harga 109,16580% dengan accrued interest sebesar Rp940.014.000,00, Hair cut ON sistem kupon adalah 5,00000%. (sebagaimana tercantum dalam sarana BI-SSSS)

Nilai setelmen penjualan (first leg) :

(

99,46950% 0%

)

Rp9.946.950.000,00

00.000,00

Rp10.000.0 × − =

9.345,83 Rp9.949.98

360 1 11,00% 0.000,00

Rp9.946.95

0.000,00

Rp9.946.95 + × ×  =

(

)

[

Rp20.000.000.000,00 × 109,16580% -5%

]

+Rp940.014.000,00=Rp21.773.174.000,00 Nilai

Setelmen second leg

= Nilai Setelmen first leg +

Nilai atas bunga transaksi Repo Nilai

Setelmen

first leg

= Nominal SBI

(2)

Lampiran Surat Edaran Bank Indonesia No.10/ 2 /DPM tanggal 31 Januari 2008 ---

2

Nilai setelmen pembelian kembali (second leg) :

b. ON seri ZC0001 (zero coupon bond) sebanyak 5.000 unit (nilai nominal Rp5 miliar), harga 93,61530%, Hair cut 0%. (sebagaimana tercantum dalam sarana BI-SSSS)

Nilai setelmen penjualan (first leg) :

Nilai setelmen pembelian kembali (second leg) :

c. SPN seri SPN2008052801 sebanyak 5.000 unit (nilai nominal Rp5 miliar), harga 97,69464%, Hair cut 0% (sebagaimana tercantum dalam sarana BI-SSSS).

Nilai setelmen penjualan (first leg) :

Nilai setelmen pembelian kembali (second leg) :

26.914,28 second leg

= Nilai Setelmen first leg +

Nilai atas bunga transaksi Repo

Nilai Setelmen second leg

= Nilai Setelmen first leg +

Nilai atas bunga transaksi Repo

Nilai Setelmen second leg

= Nilai Setelmen first leg +

Referensi

Dokumen terkait

Dalam hal pengajuan penawaran SUN untuk dan atas nama pembeli Bank lain yang bukan Peserta Lelang, dilakukan pengisian sebagai berikut :. Dalam hal pengajuan penawaran pembelian

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada tanggal 9 Januari 2006 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate pada level 12,75%.Ω Dengan kebijakan tersebut, Bank Indonesia

Dalam rangka pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan ketahanan pangan tahun 2008, upaya-upaya yang telah dilaksanakan periode Januari-Juni 2008 adalah sebagai berikut..

A : Bank hanya dapat melakukan satu kali pengajuan transaksi CNY/IDR Repo dalam Window Time CNY/IDR Repo pada hari yang sama untuk masing- masing Tenor

(2) Dalam hal nilai Surat Berharga Bank pada saat USD Repo jatuh tempo sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak mencukupi Nilai Pembelian Kembali, maka Bank Indonesia

Sehubungan dengan telah diberlakukannya Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/6/PBI/2008 tanggal 18 Februari 2008 tentang Sistem Bank Indonesia Real Time Gross

Perhitungan persentase jasa giro harian pada tanggal 27 Januari dengan asumsi BI- Rate yang berlaku pada tanggal tersebut adalah 9% (sembilan persen) maka

Following the enactment of Bank Indonesia Regulation Number 10/13/PBI/2008 dated August 21, 2008, concerning Government Securities Auction and Administration