• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGGUNAAN BUNGKIL INTI SAWIT YANG DIBERI HEMICELL DALAM RANSUM TERHADAP ENERGI METABOLISME RANSUM ITIK RAJA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGGUNAAN BUNGKIL INTI SAWIT YANG DIBERI HEMICELL DALAM RANSUM TERHADAP ENERGI METABOLISME RANSUM ITIK RAJA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Pengaruh penambahan hemicell pada ransum.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uji statistik pemberian bungkil inti sawit tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi ransum ayam pada setiap perlakuan, namun pemberian bungkil inti

bahan pentusun ransum alam broiler. Berdasarkan brhd kering bunAkit inri sawir. mcngandung prolein kasar 16.07%.. koadan ini diakibrtkr

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BISF dalam ransum komersil berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, bobot

Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperoleh kesimpulan bahwa ransum dengan penggunaan ampas kecap belum mampu mempengaruhi konsumsi ransum, produksi telur dan konversi ransum

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BISF dalam ransum komersil berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, bobot

Faktor yang menyebabkan tidak berpengaruhnya perlakuan terhadap energi metabolis yaitu penggunaan limbah cair pemindangan ikan dalam ransum tidak mempengaruhi kandungan nutrisi

Studi terbaru mengindikasikan bahwa sisa kuning telur digunakan lebih cepat oleh anak itik yang sudah mendapatkan ransum lebih awal pada anak ayam broiler saat menetas adalah

Pada perlakuan R5 BISF 30% terjadi penurunan konsumsi, hal ini disebabkan karena tingginya kandungan serat kasar dalam ransum, dimana serat kasar bersifat mengisi voluminous, sehingga