MEDIASI PERBANKAN BANKING MEDIATION
Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. 8/5/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 sebagaimana telah diubah melalui Peraturan Bank Indonesia No. 10/1/PBI/2008 tanggal 29 Januari 2008 dan Surat Edaran Bank Indonesia No. 8/14/DPNP tanggal 1 Juni 2006, dengan ini kami informasikan bahwa Sengketa antara Nasabah dengan Bank yang disebabkan tidak dipenuhinya tuntutan finansial Nasabah oleh Bank dalam penyelesaian pengaduan Nasabah dapat diupayakan penyelesaiannya melalui fungsi Mediasi yang dijalankan oleh Bank Indonesia. Fungsi Mediasi perbankan tersebut hanya terbatas pada upaya membantu Nasabah dan Bank untuk mengkaji ulang Sengketa secara mendasar dalam rangka memperoleh Kesepakatan.
In reference to Bank Indonesia Regulation No .8/5/PBI/2006 dated 30 January 2006, as amended by Bank Indonesia Regulation No. 10/1/PBI/2008 dated 29 January 2008, and Bank Indonesia Circular Letter No. 8/14/DPNP dated 1 June 2006, please be informed that the dispute between a Customer and a Bank, due to declined Customer's financial claim by the Bank in the complaint settlement can be striven for seeking the resolution through Banking Mediation Function facilitated by Bank Indonesia. The Banking Mediation Function is limited to efforts to help the Customer and the Bank to substantially review the dispute in order to find agreement (mutually-acceptable solution).
Pengajuan penyelesaian Sengketa melalui mediasi perbankan hanya dapat dilakukan oleh Nasabah atau Perwakilan Nasabah, termasuk lembaga, badan hukum, dan atau bank lain yang menjadi Nasabah Bank tersebut dengan persyaratan sebagai berikut:
Submission for settlement of dispute through the Banking Mediation can only be done by the Customer or the Customer's representative, including an institution, a legal entity and or another Bank which is the Customer of the Bank with the following requirements:
1. Sengketa yang dapat diajukan penyelesaiannya kepada pelaksana fungsi Mediasi perbankan adalah:
a. sengketa keperdataan yang timbul dari transaksi keuangan
b. pernah diajukan upaya penyelesaiannya oleh Nasabah kepada Bank.
c. belum pernah diproses dalam Mediasi perbankan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia
1. The dispute which can be submitted for settlement to the Banking Mediation shall be: a. related to Civil dispute incurred from
financial transactions
b. has previously been submitted by the Customer to the Bank for settlement c. had never previously been processed by
way of Banking Mediation facilitated by Bank Indonesia
2. Nilai tuntutan finansial maksimal sebesar Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). Jumlah tersebut dapat berupa nilai kumulatif dari kerugian finansial yang telah terjadi pada Nasabah, potensi kerugian karena penundaan atau tidak dapat dilaksanakannya transaksi keuangan Nasabah dengan pihak lain, dan atau biaya-biaya yang telah dikeluarkan Nasabah untuk mendapatkan penyelesaian Sengketa.
2. The value of the financial claim is up to maximum Rp. 500,000,000.00 (Five Hundred Million Rupiah). Financial claim nominal value can be in the form of cumulative value of actual financial loss already suffered by the Customer, the potential loss due to postponement or the non-execution of the Customer's financial transactions with another party, and or expenses already paid by the Customer to obtain the settlement of the dispute.
3. Nasabah tidak dapat mengajukan tuntutan finansial yang diakibatkan oleh kerugian immaterial seperti kerugian karena pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.
3. Customer cannot filed the financial claim caused by immaterial damages such as defamation and unpleasant deeds (misdemeanor).
4. Pengajuan penyelesaian Sengketa disampaikan kepada Bank Indonesia secara tertulis menggunakan formulir terlampir dengan menyertakan dokumen berupa:
a. fotokopi surat hasil penyelesaian pengaduan yang diberikan Bank kepada Nasabah;
b. fotokopi bukti identitas Nasabah yang masih berlaku;
c. surat pernyataan yang ditandatangani diatas meterai yang cukup bahwa Sengketa yang diajukan tidak sedang dalam proses atau telah mendapatkan keputusan dari lembaga arbitrase, peradilan, atau lembaga Mediasi lainnya dan belum pernah diproses dalam Mediasi perbankan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia;
d. fotokopi dokumen pendukung yang terkait dengan Sengketa yang diajukan; dan e. fotokopi surat kuasa, dalam hal pengajuan
penyelesaian Sengketa dikuasakan.
4. The complaint for the settlement of dispute is submitted in writing to Bank Indonesia by completing the Dispute Settlement Form and to be enclosed with supporting documents as follows:
a. Copy of Dispute Resolution Letter issued by the Bank to the Customer
b. Copy of valid identity of the Customer c. A statement letter which is signed by
Customer on sufficient duty stamp stating that the Dispute is not currently being processed or had never been-decided on by an arbitration institution or a court, or other Mediating Institutions and has never previously been processed by way of banking Mediation facilitated by Bank Indonesia.
d. Copy of other supporting documents related to the Dispute being file; and e. Copy of Power of Attorney if the case is
represented by Customer Representative.
5. Pengajuan penyelesaian Sengketa dilakukan paling lama 60 (enam puluh) hari kerja sejak penyelesaian pengaduan Nasabah dari Bank.
5. The submission of the Dispute settlement should be done not later than 60 (sixty) business days since the Complaint settlement by the Bank.
6. Formulir pengajuan penyelesaian Sengketa beserta kelengkapan dokumen dialamatkan ke:
BANK INDONESIA
Departemen Investigasi dan Mediasi Perbankan Menara Radius Prawiro, Lantai 19
Jl. M.H.Thamrin No. 2 Jakarta 10350
Formulir dan surat pernyataan dapat dilihat pada lampiran.
6. The form for the submission of Dispute settlement along with the supporting documents shall be addressed to:
BANK INDONESIA
Department of Banking Investigation and Mediation Radius Prawiro Tower, 19th Floor
Jl. M.H.Thamrin No. 2 Jakarta 10350
The form and the statement letter are available on the attachment.
7. Pertanyaan lebih lanjut mengenai Mediasi Perbankan dapat disampaikan kepada:
1) Anggota Tim Customer Voice PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia di bawah ini:
7. For further inquiries regarding Banking Mediation could be submitted to:
1) the member of Customer Voice Team of PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia as follow:
Nama/Name Telepon/Phone Keterangan/Remarks Sdr. Gilar Widyoratmoko
021.5227011 Fax. 021.5227022
Kordinator
Sdri. Nirmalasari Lestari Asisten Kordinator
Sdri. Ika Reza Anggota
2) Contact Person Mediasi Perbankan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia di bawah ini:
2) Contact Person for Banking Mediation of PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia as follow:
Nama/Name Telepon/Phone Keterangan/Remarks Sdri. Nur Arini 021.5227011
Lampiran 1 Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 8/14/DPNP tanggal 1 Juni 2006
Nomor Registrasi
(diisi oleh pelaksana fungsi Mediasi perbankan) IDENTITAS NASABAH Nama Lengkap L P Alamat Lengkap RT RW Kelurahan Kecamatan Kab/Kodya Propinsi Kode Pos Nomor telepon / fax Rumah
Kantor Handphone Fax
SENGKETA YANG AKAN DIMEDIASIKAN
Nama Bank KC/KCP
Produk/jasa yang disengketakan
(mis. tabungan, deposito, kartu kredit, ATM, dll) Nomor Rekening
Jenis Sengketa Bunga / bagi hasil / margin keuntungan Denda / Penalti
Biaya Administrasi / Provisi / Transaksi Kegagalan / Keterlambatan Transaksi
Jumlah Tagihan / Saldo Rekening Lain-lain (sebutkan) ……….
Pokok Sengketa
Apabila kolom ini tidak mencukupi, permasalahan dapat diuraikan pada lembar tersendiri
Jumlah tuntutan Rp.
Terbilang
Permasalahan yang disengketakan pernah diupayakan penyelesaiannya dengan bank ? Ya Tidak
Nomor registrasi pengaduan kepada bank
Nomor surat hasil penyelesaian pengaduan dari bank Tanggal surat hasil penyelesaian pengaduan dari bank
Sengketa yang diajukan pernah diproses dalam Mediasi Perbankan yang Ya Tidak
difasilitasi oleh Bank Indonesia ?
Ya Tidak
DOKUMEN PENDUKUNG
Dokumen pendukung yang dilampirkan:
Fotokopi bukti identitas diri ……….
Fotokopi surat hasil penyelesaian pengaduan ……….
Fotokopi bukti transaksi ……….
Fotokopi surat kuasa (dalam hal dikuasakan) ……….
Surat pernyataan bermeterai cukup bahwa sengketa yang diajukan tidak sedang diproses atau telah mendapatkan keputusan dari lembaga lain
………...., ………
( )
FORMULIR PENGAJUAN PENYELESAIAN SENGKETA
Sengketa yang diajukan tidak sedang dalam proses atau telah diputus oleh lembaga arbitrase atau peradilan atau belum terdapat kesepakatan yang difasilitasi oleh lembaga Mediasi lainnya ?
Lampiran 2 Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 8/ 14 /DPNP tanggal 1 Juni 2006