Laporan Perkembangan
Taman Baca nyiur
P e r i o d e S e p t e m b e r 2 0 0 6
Sekapur Sirih
ertama kali kami panjatkan syukur yang mendalam atas karunia Allah SWT. Atas perkenan-Nya akhirnya Taman Baca ini bisa berdiri memenuhi kebutuhan masyarakat di lingkungan Pulau Tidung Kepulauan Seribu. Rasa terima kasih juga kami haturkan kepada para donatur, volunteer dan semua pihak yang terlibat dalam pendirian dan pengembangan komunitas baca ini. Percayalah, sumbangan Bapak/Ibu, materil dan non materil begitu berarti demi kemajuan masyarakat.
Laporan ini sengaja dibuat sebagai bukti komitmen kami untuk mengembangkan dan mengelola komunitas ini secara transparan dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi media komunikasi antar pengelola dengan para donasi dan pihak-pihak yang berkepentingan dengan kemajuan masyarakat Pulau Tidung. Sedianya laporan perjalanan Taman Baca akan diberikan secara berkala.
Tentu saja kami sangat berterima kasih jika Bapak/Ibu berkenan memberi kritik dan saran demi pengembangan komunitas ini di masa-masa mendatang.
Jakarta, 13 Oktober 2006 Terima kasih
Alamsyah M. Djafar Hery Hariyanto
Launching Taman Baca Nyiur
Pulau tidung, Kepulauan Seribu
Minggu 17 september 2006
PULAU TIDUNG, MINGGU 17 SEPTEMBER 2006
agi itu, puluhan orang, Laki-laki, perempuan, tua, dewasa, remaja hingga anak-anak, duduk bersila membentuk lingkaran membelakangi rak-rak buku yang terjejer rapi. Mereka asyik menyimak penuturan Ridwan Malik, salah seorang penggagas Taman Baca Nyiur Pulau Tidung Kepulauan Seribu. Di Jakarta, ayah dua orang anak ini berprofesi sebagai jurnalis di sebuah majalah bulanan keislaman tersohor. Ia lahir di pulau berpenduduk kurang lebih 500 kepala keluarga itu. Sebagai putra pulau, pengalaman kecilnya menyadarkan, informasi dan buku-buku saat itu begitu sulit diakses. Selain soal jarak, rendahnya penghasilan masyarakat setempat jadi kendala. Tak seperti di Jakarta, jarak yang dekat dengan pusat ibu kota membuat mereka bisa menyerap informasi dengan mudah.
Dari situ bersama beberapa generasi muda Pulau lain yang tinggal di Jakarta, ia menggangas lahirnya sebuah taman baca. Sebagian mereka berstatus mahasiswa. Sebagian lagi jurnalis dan pegawai kantoran. Hari itu, Minggu 17 September 2006, di bangunan berlantai dua hasil sumbangan
putra pulau yang sukses di Jakarta, Taman Baca Nyiur resmi berdiri. Acara peresmian dihadiri wakil dari aparat pemerintah, kepala sekolah Taman Kanak-kanak, SD, MI (setingkat SD), SMP, MTs (setingkat SMP), dan SMK/MA, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan beberapa organisasi kemasyarakatan di pulau tersebut. Dana operasionalnya diperoleh dari donasi beberapa orang di Jakarta dan masyarakat setempat, berupa uang atau barang seperti cet atau karpet. Sebagian lagi ada yang menyumbang berupa kue jajanan untuk konsumsi peserta launching.
Peresmian yang berlangsung kurang lebih satu setengah jam itu di meriahkan Tim Marawis anak-anak Kecamatan Kep. Seribu Selatan. Mereka menabuh rebana, mendendangkan lagu-lagu religius dengan riang.
Sebagian peserta yang hadir tentu saja berharap Taman Baca ini bisa dikelola secara profesional, berumur panjang, dan tentu saja bermanfaat meningkatkan SDM masyarakat sekitar. Tak hanya itu, taman baca ini tak sekadar menyediakan buku-buku bacaan, tapi juga kegiatan-kegiatan positif di luar sekolah formal [ ]
Taman Baca Dalam Gambar
SUASANA LAUCHING.
Khusyuk menyimak paparan Ridwan, salah seorang penggagas Taman Baca
MENABUH REBANA.
Grup Marawis Anak-anak Pulau Tidung menyambut Taman Baca
BERPOSE BERSAMA. Tokoh
agama dan masyarakat, wakil aparat pemerintah, dan beberapa kepala sekolah, pengggasa, dan pengelola dan pengelola dalam gambar.
MENJADI ANGGOTA.
Beberapa remaja tengah menunggu giliran mendaftar sebagai anggota Taman Baca
BERMAIN. Beberapa anak
bercengkerama sambil melihat gambar-gambar di dalam komik anak
MEMILIH BUKU BACAAN.
Mereka tengah memilih buku bacaan yang disukai.
“Semoga taman baca ini tidak hanya sekadar
menyediakan buku-buku bacaan, tapi juga
menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif di
luar sekolah”
(Jidni Fahman, Kelas 3 MtsN 26 Pulau Tidung Kep. Seribu Selatan)
“Saya berharap taman baca ni bisa mengisi
kekosongan waktu saya dan teman-teman,
apalagi nanti pada bulan puasa terutama
buku-buku tentang cerita para nabi.”
(Husban, Kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah Pulah Tidung Kep. Seribu Selatan)
“Semoga taman baca ini bisa menyediakan
buku-buku dari berbagai disiplin ilmu guna menjadi
alternatif perpustakaan-perpustakaan yang ada di
sekolah-sekolah. Dan bisa menjadi tempat belajar
siswa-siswi selepas pulang sekolah”
(Bayyinah, Wakil Kepala Sekolah MTsN 26 Pulau Tidung Kep. Seribu)
JENIS KELAMIN PENGUNJUNG
USIA PENGUNJUNG PENDIDIKAN PENGUNJUNG
JENIS KEBUTUHAN BAHAN BACAAN
40% 30% 20% 10% 0% 5% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 40% 45% Cerita & Dongeng
Cerpen majalah Umum
60% 40% 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% Perempuan laki-laki 50% 30% 20% 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60%
Anak-anak Remaja Dewasa 50% 40% 10% 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% TK-SD SLTP-SLTP Umum
Sekilas Perjalanan Taman Baca
Sejak resmi didirikan hingga awal Oktober lalu, setiap harinya hampir terdapat 30-an orang yang tercatat sebagai pengunjung taman baca yang baru seumur jagung ini. Sebagian besar terdiri dari anak-anak. Selebihnya remaja dan dewasa. Buku-buku yang diminati memang lebih banyak berupa majalah anak dan dongeng-dongeng anak. Baru setelah itu cerpen,majalah-majalah, dan bacaan umum. Saat ini pengelola juga telah menerima permintaan pengunjung untuj
memperbanyak buku-buku cerpen untuk remaja dan buku-buku keagamaan bagi kalangan dewasa. Berikut tabel data pengujung Taman Baca.
Beberapa Kendala & Tantangan
Jika dilihat dari data di atas tantanganTaman Baca ini sebetulnya terletak pada pemenuhan kebutuhan bacaan untuk komunitas yang sudah terbentuk, terutama anak-anak dan remaja. Ini hanya bisa diatasi dengan pengadaan secara rutin buku-buku yang dibutuhkan setiap bulannya. Untuk memenuhi kebutuhan ini, dana yang diperoleh dari donasi rutin sekian persennya selalu dialokasikan untuk pembelian buku-buku bacaan, selain bantuan dari pihak-pihak tertentu seperti penerbit atau perorangan.
Tantangan lainnya adalah, masih
minimnya permintaan bahan bacaan untuk kategori dewasa. Untuk menjawab tantangan ini sepertinya dibutuhkan usaha-usaha yang lebih serius terutama
penumbuhan minat baca mereka. Kami berpikir upaya yang harus dilakukan harus lebih bersifat persuasif dan pro-aktif. Untuk kalangan ini, ke depan akan dibuat program door to door yang akan menawarkan bahan bacaan secara langsung sesuai kebutuhannya. Misalnya, buku tentang resep makanan untuk kalangan Ibu atau buku-buku keagamaan. Langkah yang tak kalah penting adalah upaya menumbuhkan minat baca dalam
bentuk kampanye dengan media pamplet atau majlis-masjlis keagamaan.
Sementara itu, kendala-kendala yang dihadapi sepanjang satu bulan terakhir lebih banyak pada hal-hal berikut: • Pengadaan fasilitas, sarana dan
prasarana Taman Baca seperti papan nama, kipas angin, spanduk, mading, atau meja baca. Untuk sementara para pengujung membaca secara lesehan di tempat yang disediakan. Beberapa fasilitas lain seperti alat kebersihan, rak buku, atau karpet sudah terpenuhi dari donasi yang berhasil dikumpulkan • Penambahan koleksi buku. Secara
sekilas buku-buku yang sudah dikumpulkan mungkin belum cukup maksimal memenuhi kebutuhan masyarakat. Sampai saat ini kurang lebih ada sekitar 1000 buku yang menjadi koleksi taman baca (Lihat daftar penerimaan buku Taman Baca Nyiur). Sampai saat ini, selain membeli buku dari alokasi bulanan, kami juga masih terus mengajukan surat permohonan ke berbagai pihak bantuan berupa buku-buku bacaan.
Program-Program Pengembangan
• Program oleh-oleh buku, berupaprogram penawaran kepada masyarakat pulau yang ada di luar Pulau yang bersedia membawa oleh-oleh berupa buku bacaan ke kampung halamannya. Program ini akan dilakukan mulai moment Idul Fitri 1427 H.
• Program stand buku, berupa program pembukaan stand buku di tempat-tempat yang strategis yang bisa diakses langsung masyarakat.
• Program pelatihan menulis dan menggambar untuk anak-anak dan remaja.
• Program perlombaan menulis, menggambar, dan membaca puisi. • Bapak/ibu angkat. Program yang
dirancang guna memperkuat keberlangsungan program-program Taman Baca melalui sumbangan rutin perbulan berupa uang atau barang seperti buku-buku bacaan, dan lain-lain.
Daftar Sumbangan
Buku Taman Baca Nyiur
No. Donatur buku Alamat Unit Keterangan
1. Ibu Darningsih Cibinong Jawa Barat 17 eks Komik Anak,
majalah
2. Mama Deyra
Jl. Kp Belimbing No. 30 A RT 01 RW 01 Kelurahan Pancoran Mas, Kec. Pancoran Mas Depok
85 eks Majalah Anak dan
Umum
3. Ibu Noviyana
Jl. Kp Belimbing No. 30 B RT 01 RW 01 Kelurahan Pancoran Mas, Kec. Pancoran Mas Depok
52 eks Komik Anak & remaj, Islam, umum
4. Penerbit Dian Rakyat
Penerbit Dian Rakyat. Jl. Rawagelam I/4 Kawasan Industri Pulo Gadung
Jakarta 12930. Telp. (021)4604444 Faks. (021) 4609115. Website : www.dianrakyat.co.id
30 eks Cerita anak, sosial,
keagamaan
5. Penerbit Logos
Logos Wacana Ilmu, PT. Ciputat Indah Permai Blok D-30, Banten. Telepon : 7418816, 7418817, Email : [email protected]
21 eks Buku sosial-keagamaan
6. Penerbit Paramadina
Penerbit Paramadina. Pondok Indah Plaza 3 Blok F4 -F6 Jl. Maria Walanda Maramis (TB.
Simatupang) Jakarta 12310 Telp. (021)7651611, 7651658 Faks. (021)7652015
18 eks Buku sosial-keagamaan
7. Penerbit Serambi
Penerbit Serambi. Jl. Kemang Timur Raya No. 16 - Jakarta. 021-719 9621 f. 021-7199 623. http://www.serambi.co.id
22 eks Buku sosial-keagamaan
8. Ibu Olly Taman Alfa Indah A4 No. 6 Joglo
Kembangan, Jakarta Barat 100 eks
Komik anak, majalah umum
9. Penerbit P3M Jl. Cililitan Kecil Kecil III/12 Kramat Jati Jakarta 13640 15 eks Sosial-keagamaan
10. Bapak Ridwan Perumahan Kota Kembang, Depok 20 eks
Majalah keislaman, dan buku-buku keagamaan
11. Bapak Drs. H. Sutami Jl. Kampung Utan Ciputat, Banten 100 eks Buku-buku pelajaran
12. ICIP Jl. Alam Permai Pondok Indah, Jakarta Selatan 15 eks Majalah keislamaan
13. Ary Maulita Jakarta 15 eks Novel-novel remaja
Laporan Keuangan Taman Baca
Periode 17 september - 13 oktober 2006
NO. URAIAN JUMLAH
A PEMASUKAN
1. Donasi Renovasi dan Kegiatan Launching 885.000
2. Donasi Rutin Bulanan 400,000
3. Denda Keterlambatan 4,200
Total 1,289,200 B. PENGELUARAN
1. Biaya Administrasi 122,500
2. Biaya Pengadaan koleksi Buku 181,800
3. Biaya Renovasi Taman Baca 467,500
4. Biaya Volunteer Periode September 80,000
5. Biaya Umum 18,500
Total 870,300
C SALDO per 13 Oktober 2006 418,900
Saldo per 13 Oktober 2006 sebesar Empat Ratus Delapan Belas Ribu sembilan Ratus Dua Puluh Rupiah
Alamat Taman Baca
PULAU TIDUNG. Jalan Ahmad Mundari RT 002 RW 02 Kelurah (Gedung Ar-Rahman) Pulau Tidung Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan Kab. Administratif kepulauan Seribu DKI Jakarta. Atau dengan menghubugi Ahmad Ghozali (0816 1128 267) atau Hery Susanto (0815 8585 7085). Email: [email protected]