• Tidak ada hasil yang ditemukan

Determinan Kanker Leher Rahim pada Penderita yang Datang Berobat di RSUP H. ADAM MALIK Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Determinan Kanker Leher Rahim pada Penderita yang Datang Berobat di RSUP H. ADAM MALIK Medan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Kanker leher rahim merupakan kanker kedua yang paling sering pada wanita di dunia dan penyebab terbesar ketiga kematian akibat kanker pada wanita. Banyak faktor risiko terjadinya kanker leher rahim terdiri dari umur kawin pertama < 20 tahun, paritas yang banyak, merokok, frekuensi kawin/ganti-ganti pasangan, dan lain-lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan faktor risiko terhadap kejadian kanker leher rahim terhadap 82 responden.

Penelitian dilakukan dengan rancangan studi kasus kontrol. Sempel diambil pada penderita yang datang berobat dan rawat inap bulan Desember 2014- Maret 2015 di Rumah Sakit Umum Pusat H.Adam Malik Medan. Data primer dikumpulkan dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara Univariat, Bivariat, dan Multivariat.

Hasil Uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara 4 faktor yang menentukan kejadian kanker leher rahim: usia pertama kali kawin (OR:2,952;95%CI:1,154-7,556), paritas (OR:3,004;95%CI:1,223-7,380), riwayat infeksi kelamin (OR:4,154;95%CI:1,341-12,870), riwayat kontrasepsi (OR:3,386;95%CI:1,296-8,845). Hasil analisis Multivariat melalui uji Regresi Logistik Ganda menunjukkan ada pengaruh riwayat infeksi kelamin (OR:3,809;95%CI:1,143-12,693). Dan diperoleh nilai PAR sebesar 64%, artinya penyakit kanker leher rahim bisa dicegah sebesar 64% dengan menghilang faktor risiko riwayat infeksi kelamin.

Berdasarkan penelitian ini maka petugas kesehatan perlu meningkatkan program bimbingan dan penyuluhan dengan materi yang terkait dengan faktor yang dominan mempengaruhi kejadian kanker leher rahim yaitu cairan vagina khususnya pada wanita yang mengalami keluarnya cairan vagina yang abnormal. Dengan demikian upaya deteksi dini kanker leher rahim menjadi suatu kebutuhan bagi para wanita untuk sesegera mungkin memeriksakan kesehatan organ reproduksi secara berkala.

Kata Kunci : Kanker Leher Rahim

(2)

ABSTRACT

Cervical cancer is the second cancer which often attacks women throughout the world and the third cause of death in women and most of them occur in developing countries. The risk factors for cervical cancer consist of the first marriage age of less than 20, frequent parities, smoking, the frequency of marriage or changing partners, and so on. The objective of the research was to find out the correlation between risk factors for the incidence of cervical cancer with 28 respondents.

The research used control case study design. The samples were outpatients and inpatients in RSUP (Central General Hospital) H. Adam Malik, Medan, from December, 2014 to March, 2015. Primary data were gathered by conducted interviews and questionnaires and analyzed by using univatriate, bivatriate, and multivatriate analyses.

The result of chi square test showed that there was significant correlation among the four factors which determined the incidence of cervical cancer: the first marriage age (OR:2,952;95%CI:1,154-7,556), parity (OR:3,004;95%CI:1,223-7,380), history of genital infection (OR:4,154;95%CI:1,341-12,870), and history of contraception (OR:3,386;95%CI:1,296-8,845). The result of multivatriate analysis through multiple logistic regression tests showed that there was the influence of history of genital infection (OR:3,809;95%CI:1,143-12,693) and PAR value of 64% which indicated that cervical cancer could be forestalled at 64% by eliminating the risk factor for genital infection.

It is recommended that health care providers increase guidance and counseling program about the dominant factor which influences the incidence of cervical cancer; that is, abnormal vagina liquid in women. Therefore, early detection in cervical cancer becomes the need for women by examining the health of reproduction organ regularly.

Keywords: Cervical Cancer

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian ini maka petugas kesehatan perlu melakukan sosialisasi terpadu antara departemen Kesehatan, Puskesmas dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Masyarakat

Dengan besarnya angka kejadian kanker serviks yang telah disebutkan di atas maka peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana profil penderita kanker serviks yang diperoleh dari

Efektivitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Perubahan Konsep Diri Pada Wanita yang Menderita Kanker Sistem Reproduksi.. [skripsi,

yang mengurangi risiko untuk kedua kanker tersebut meliputi usia lanjut. menstruasi, usia dini pada kelahiran pertama, kehamilan terakhir pada

Hasil penelitian ini mendapatkan 3 jenis gaya hidup yang terkait sebagai faktor resiko kanker payudara masih banyak penyintas kanker payudara yang melakukan, yaitu paparan

Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara di Rumah Sakit Pertamina Cilacap.. Lima menit kenali

Kategori Paritas * Kejadian Kanker

Hubungan Usia dengan Ekspresi HER2 dan Ki67 Penderita Kanker Payudara di RSUP H.. Adam