• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. sarung tangan kain dan sarung tangan karet.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. sarung tangan kain dan sarung tangan karet."

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

4.1 Profil Perusahaan

Perusahaan PT. Delijaya Global Perkasa merupakan perusahaan bisnis keluarga yang bergerak dibidang industry sarung tangan. Perusahaan ini menghasilkan produk sarung tangan dengan tipe sarung tangan kain dan sarung tangan karet.

Perusahaan ini berdiri tahun 1988 pada saat ini jumlah karyawan hanya 50 karyawan. Perusahaan ini memiliki kantor di jl.

Babakan Rawahaur No. 89, Sentul – Citeureup, Bogor dan pabrik barunya dikawasan industry Sentul, yang terletak 50 km dari pelabuhan Tanjung Priok – Jakarta. Dengan semakin pesatnya pengembangan industry sarung tangan diindonesia mengakibatkan meningkatnya tuntutan akan produk-produk dan teknologi penunjang industry sarung tangan yang efisien dan berkualitas, maka perusahaan menggunakan benang rajut kualitas ekspor. Perusahaan ini juga telah lulus pengujian ketahanan dan kualitas produknya.

Produk-produk yang dihasilkan perusahaan ini berupa sarung

(2)

4.2 Visi dan Misi Perusahaan

4.2.1 Visi Perusahaan

Menjadi produsen dan pemasok industri sarung tangan rajut yang terpercaya di Indonesia.

4.2.2 Misi Perusahaan

- Memberikan rasa aman kepada pekerja sarung tangan yang dapat diandalkan sehingga di harapkan dapat meningkatkan produktivitas.

- Dapat diandalkan kami berfokus pada produk yang dapat bersaing.

4.3 Struktur organisasi

Gambar 4.1 Struktur Organisasi PT. Delijaya Global Perkasa

Sumber : PT. Delijaya Global Perkasa

(3)

4.3.1 Uraian Pekerjaan PT. Delijaya Global Perkasa

Penjelasan atas uraian pekerjaan dari Struktur Organisasi PT.

Delijaya Global Perkasa sebagai berikut :

1. Direktur

Direktur merupakan pemimpin tertinggi perusahaan sekaligus pemilik perusahaan. Tugas direktur antara lain : ● Memantau perkembangan perusahaan

● Memantau kinerja manajer dan karyawan ● Pengambil keputusan akhir

2. Manager Umum

Manager merupakan orang yang penting dalam pengaturan, pemantauan dan pengendalian karyawan.

Tugasnya antara lain :

● Membuat sistem produksi, dan secara langsung bertanggung jawab terhadap direktur

● Mengatur jalannya seluruh kegiatan perusahaan

● Memimpin, memotivasi, dan member arahan kepada bawahan

3. Keuangan

Keuangan merupakan bagian perhitungan pendapatan dan

(4)

● Melakukan perhitungan pajak, biaya produksi, dan penjualan

● Melakukan pembukuan Laba/Rugi

● Menyediakan laporan keuangan perusahaan 4. HRD manager

● Rekrutment : bertanggung jawab dalam memilih / menjawab kebutuhan pegawai melalui penerimaan kerja sampai dengan penempatan kerja para karyawan baru

● Training : bertanggung jawab dalam menjaga kualitas SDM yang ada diperusahaan dengan cara pelatihan, pendidikan dan pengembangan sebagai upaya dalam peningkatan kemampuan dan keterampilan kerja

● Benefit : keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan sedikit banyak dapat diberikan oleh karyawan

● Penilaian kerja : pengawasan terhadap efektivitas kerja seseorang, dilihat dari grafik standard kinerja dengan kinerja yang ditunjukan oleh karyawan.

(5)

● perencanaan karir : bahwa setiap karyawan memiliki potensi-potensi, fungsi ini guna menjawab setiap karyawan memiliki jalur karir menurut tugas, tanggung jawab dan kompetisi yang dimiliki.

5. Manajer produk

● Aktif meminta data penjualan dari outlet sebagai peluang menambah persediaan dan mengurangi resiko

● Menyusun dan melaksanakan rencana pekerjaan demi tercapainya target

6. Salles

● Menjalankan transaksi langsung dari konsumen

7. Purchasing Manager

● Mengatur pekerjaan bawahan agar dapat dilakukan lebih efisiensi

● Membuat perencanaan pembelian barang maupun jasa sesuai permintaan pembelian yang diterima dari perusahaan

(6)

4.4 Analisis Data

Data tahun 2011 pada penjualan produk sarung tangan adalah sebagai berikut :

Tabel 4.1 Data penjualan produk sarung tangan periode Januari 2011 – September 2011

Tahun Bulan Sarung tangan kain Sarung tangan karet

2011

Januari 350 375

Februari 370 360

Maret 340 365

April 350 350

Mei 355 320

Juni 330 300

Juli 315 330

Agustus 300 355

September 320 350

Jumlah 3030 3105

Sumber : PT. Delijaya Global Perkasa

Dari data penjualan tersebut, maka dapat dibuat ke dalam bentuk grafik berdasarkan jumlah penjualan dan periode per bulan nya. Ada pula pola bentuk grafik ialah menggunakan grafik garis sebagai berikut :

(7)

Gambar 4.2 Grafik penjualan produk sarung tangan periode Januari 2011-September 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa penjualan produk ini cenderung naik turun. Tetapi fungsi persamaan

peramalan yang dapat mendeteksi sebaran data masa lalu tersebut belum diketahui, oleh sebab itu akan diadakan pendekatan sebaran data tersebut dengan menggunakan metode-metode peramalan dengan menggunakan program QM (Quantitative Management).

0 50 100 150 200 250 300 350 400

sarung tangan kain sarung tangan karet

(8)

4.4.1 Menghitung Peramalan

Penjualan sarung tangan dihitung dengan menggunakan QM (Quantitative Management :)

1. Metode Regresi Linear

2. Metode Exponential Smoothing With Trend 3. Metode Exponential Smoothing

4. Metode Weighted Moving Average 5. Metode Moving Average

6. Metode Naïve

4.4.1.1 Metode Regresi Linear

Tabel 4.2 Hasil peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Metode Regresi Linear periode Oktober

2011

Bulan Sarung Tangan Kain Tahun 2011 Oktober 303

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

(9)

Gambar 4.3 Grafik Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Metode Regresi Linear periode Oktober 2011

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa peramalan produk ini tetap atau konstan.

Tabel 4.3 Hasil Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Regresi Linear periode Oktober 2011 –

September 2012 Bulan Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 325

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

0 50 100 150 200 250 300 350

Sarung Tangan Kain

Sarung Tangan Kain

(10)

Gambar 4.4 Grafik Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Metode Regresi Linear periode Oktober 2011 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa peramalan produk ini tetap atau konstan.

0 50 100 150 200 250 300 350

Sarung Tangan Karet

Sarung Tangan Karet

(11)

Tabel 4.4 Hasil Peramalan kedua produk dengan menggunakan Regresi Linear periode Oktober 2011 – September 2012

Hasil Peramalan

Menggunakan Metode Regresi Linear

Bulan Sarung

Tangan Kain

Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 303 325

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Gambar 4.5 Grafik Peramalan kedua produk dengan menggunakan

0 100 200 300 400 500 600 700

Sarung Tangan Karet Sarung Tangan Kain

(12)

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa hasil peramalan dari kedua produk mengalami perubahan.

Tabel 4.5 Hasil Akurasi Peramalan Menggunakan Metode Regresi Linear

Sarung Tangan Kain Sarung Tangan Karet

MAD 10,7407 16,2778

MSE 142,5925 403,287

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

4.4.1.2 Metode Exponential Smoothing With Trend

Tabel 4.6 Hasil Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Metode Exponential Smoothing With

Trend periode Oktober 2011 Bulan Sarung Tangan Kain Tahun 2011 Oktober 323

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

(13)

Gambar 4.6 Grafik Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Metode Exponential Smoothing With Trend

periode Oktober 2011

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa hasil peramalan dari produk ini tetap atau konstan.

0 50 100 150 200 250 300 350

Sarung Tangan kain

Sarung Tangan kain

(14)

Tabel 4.7 Hasil Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Exponential Smoothing With Trend

periode Oktober 2011 – September 2012

Bulan Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 345

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Gambar 4.7 Grafik Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Metode Exponential Smoothing With Trend

periode Oktober 2011 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

0 50 100 150 200 250 300 350 400

Sarung Tangan karet

Sarung Tangan karet

(15)

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa peramalan dari produk ini tetap atau konstan.

Tabel 4.8 Hasil Peramalan kedua produk dengan menggunakan Exponential Smoothing With Trend periode Oktober 2011

Hasil Peramalan Menggunakan Metode Exponential Smoothing With Trend

Bulan Sarung

Tangan Kain

Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 350 345

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

(16)

Gambar 4.8 Grafik Peramalan kedua produk dengan menggunakan Metode Exponential Smoothing With Trend periode Oktober

2011 – September 2012 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki

gambaran bahwa hasil peramalan dari kedua produk setiap bulannya mengalami perubahan.

Tabel 4.9 Hasil Akurasi Peramalan Menggunakan Metode Exponential Smoothing With Trend

Sarung Tangan Kain Sarung Tangan Karet MAD 16,2916 23,5388

MSE 402,165 750,7565

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

0 100 200 300 400 500 600 700 800

Sarung Tangan Karet  Sarung Tangan kain 

(17)

4.4.1.3 Metode Exponential Smoothing

Tabel 4.10 Hasil Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Exponential Smoothing periode

Oktober 2011

Bulan Sarung Tangan Kain Tahun 2011 Oktober 323

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Gambar 4.9 Grafik Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Metode Exponential Smoothing periode Oktober

2011 – September 2012 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

0 50 100 150 200 250 300 350

Sarung Tangan kain

Sarung Tangan kain

(18)

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa hasil peramalan dari produk diatas setiap bulannya tetap atau konstan.

Tabel 4.11 Hasil Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Exponential Smoothing periode

Oktober 2011 Bulan Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 343

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

(19)

Gambar 4.10 Grafik Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Metode Exponential Smoothing periode Oktober

2011 – September 2012 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa peramalan dari produk ini konstan atau tetap.

0 50 100 150 200 250 300 350 400

Sarung Tangan karet

Sarung Tangan karet

(20)

Tabel 4.12 Hasil Peramalan kedua produk dengan menggunakan Exponential Smoothing periode Oktober 2011 – September 2011

Hasil Peramalan Menggunakan Metode Exponential Smoothing

Bulan Sarung

Tangan Kain

Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 323 343

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Gambar 4.11 Grafik Peramalan kedua produk dengan menggunakan Metode Exponential Smoothing periode Oktober 2011 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa hasil peramalan dari kedua produk setiap bulannya mengalami perubahan.

0 100 200 300 400 500 600 700

Sarung Tangan Karet  Sarung Tangan kain 

(21)

Tabel 4.13 Hasil Akurasi Peramalan Menggunakan Metode Exponential Smoothing

Sarung Tangan Kain Sarung Tangan Karet

MAD 16,9574 21,1625

MSE 429,9185 697,9288

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

4.4.1.4 Metode Weighted Moving Average

Tabel 4.14 Hasil Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Weighted Moving Average

periode Oktober 2011 Bulan Sarung Tangan Kain Tahun 2011 Oktober 313

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

(22)

Gambar 4.12 Grafik Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Metode Weighted Moving Average periode

Oktober 2011 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa hasil peramalan dari produk diatas setiap bulannya tetap atau konstan.

0 50 100 150 200 250 300 350

Tahun 2011 Oktober 

Sarung Tangan kain

Sarung Tangan kain

(23)

Tabel 4.15 Hasil Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Weighted Moving Average

periode Oktober 2011 Bulan Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 347

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Gambar 4.13 Grafik Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Metode Weighted Moving Average periode Oktober 2011

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa peramalan dari produk ini tetap atau konstan.

500 100150 200250 300350 400

Sarung Tangan karet

Sarung Tangan karet

(24)

Tabel 4.16 Hasil Peramalan kedua produk dengan menggunakan Weighted Moving Average periode Oktober 2011

Hasil Peramalan

Menggunakan Metode Weighted Moving Average

Bulan Sarung

Tangan Kain

Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 313 347

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Gambar 4.14 Grafik Peramalan kedua produk dengan menggunakan Metode Weighted Moving Average periode Oktober 2011 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

0 100 200 300 400 500 600 700

Tahun 2011 Oktober 

Sarung Tangan Karet  Sarung Tangan kain 

(25)

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa hasil peramalan dari kedua produk setiap bulannya mengalami perubahan.

Tabel 4.17 Hasil Akurasi Peramalan Menggunakan Metode Weighted Moving Average

Sarung Tangan Kain Sarung Tangan Karet

MAD 14,8333 25,5833

MSE 331 781,7917

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

4.4.1.5 Metode Moving Average

Tabel 4.18 Hasil Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Moving Average periode Oktober

2011

Bulan Sarung Tangan Kain Tahun 2011 Oktober 311

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

(26)

Gambar 4.15 Grafik Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Metode Moving Average periode Oktober 2011 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa hasil peramalan dari produk diatas setiap bulannya tetap atau konstan.

0 50 100 150 200 250 300 350

Tahun 2011 Oktober 

Sarung Tangan kain

Sarung Tangan kain

(27)

Tabel 4.19 Hasil Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Moving Average periode Oktober

2011

Bulan Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 345

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Gambar 4.16 Grafik Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Metode Moving Average periode Oktober 2011

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki

0 50 100 150 200 250 300 350 400

Sarung Tangan karet

Sarung Tangan karet

(28)

Tabel 4.20 Hasil Peramalan kedua produk dengan menggunakan Moving Average periode Oktober 2011

Hasil Peramalan Menggunakan Metode Moving Average

Bulan Sarung

Tangan Kain

Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 311 345

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Gambar 4.17 Grafik Peramalan kedua produk dengan menggunakan Metode Moving Average periode Oktober 2011 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

0 100 200 300 400 500 600 700

Sarung Tangan Karet  Sarung Tangan kain 

(29)

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki

gambaran bahwa hasil peramalan dari kedua produk setiap bulannya mengalami perubahan.

Tabel 4.21 Hasil Akurasi Peramalan Menggunakan Metode Exponential Smoothing

Sarung Tangan Kain Sarung Tangan Karet

MAD 15,2778 27,7778

MSE 397,6854 959,259

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011 4.4.1.6 Metode Naïve

Tabel 4.22 Hasil Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Metode Naive periode Oktober

2011

Bulan Sarung Tangan Kain Tahun 2011 Oktober 320

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

(30)

Gambar 4.18 Grafik Peramalan Sarung Tangan Kain dengan menggunakan Metode Naive periode Oktober 2011 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa hasil peramalan dari produk ini konstan atau tetap.

0 50 100 150 200 250 300 350

Sarung Tangan kain

Sarung Tangan kain

(31)

Tabel 4.23 Hasil Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Naïve periode Oktober 2011

Bulan Sarung Tangan Karet Tahun 2011 Oktober 350

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Gambar 4.19 Grafik Peramalan Sarung Tangan Karet dengan menggunakan Metode Naive periode Oktober 2011 Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa peramalan dari produk ini konstan atau tetap.

0 50 100 150 200 250 300 350 400

Sarung Tangan karet

Sarung Tangan karet

(32)

Tabel 4.24 Hasil Peramalan kedua produk dengan menggunakan Naive periode Oktober 2011

Hasil Peramalan Menggunakan Metode Naive

Bulan Sarung Tangan Kain

Sarung Tangan Karet

Tahun 2011 Oktober 320 350

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Gambar 4.20 Grafik Peramalan kedua produk dengan menggunakan Metode Naive periode Oktober 2011

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

0 100 200 300 400 500 600 700 800

Sarung Tangan Karet  Sarung Tangan kain 

(33)

Jika melihat gambar grafik diatas maka akan memiliki gambaran bahwa hasil peramalan dari kedua produk setiap bulannya mengalami perubahan.

Tabel 4.25 Hasil Akurasi Peramalan Menggunakan Metode Naive Sarung Tangan Kain Sarung Tangan Karet

MAD 17,5 18,125

MSE 362,5 415,625

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Tabel 4.26 Hasil Akurasi Kesalahan Sarung Tangan Kain dan Sarung Tangan Karet Tahun 2011

Metode-metode Peramalan

Hasil Akurasi Kesalahan Peramalan

Sarung Tangan Kain

Sarung Tangan Karet

Metode Regresi Linear MAD 10,7407 16,2778

MSE 142,5925 403,287

Metode Exponential Smoothing With Trend

MAD 16,2916 23,5388

MSE 402,165 750,7565

(34)

Metode Exponential Smoothing

MAD 16,9574 21,1625

MSE 429,9185 697,9288

Metode Moving Average

MAD 15,2778 27,7778

MSE 397,6854 959,259

Metode Weighted Moving Average

MAD 14,8333 25,5833

MSE 331 781,7917

Metode Naive MAD 17,5 18,125

MSE 362,5 415,625

Sumber : Hasil Analisis Data tahun 2011

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari kedua produk Sarung Tangan Kain dan Sarung Tangan Karet berdasarkan tingkat ukuran kesalahan peramalan MAD dari Metode Regresi Linear adalah 10,7407 dan 16,2778, dengan Metode Exponential Smoothing With Trend adalah

(35)

16,2916 dan 14,8333, dengan Metode Exponential Smoothing adalah 16,9574 dan 21,1625, dengan Metode Moving Average adalah 15,2778 dan 27,7778, dengan Metode Weighted Moving Average adalah 14,8333 dan 25,5833, dengan Metode Naïve adalah 17,5 dan 18,125. Dan hasil kesalahan peramalan yang paling kecil untuk sarung tangan kain dan sarung tangan karet tersebut

bedasarkan MAD nya terletak pada Metode Regresi Linear.

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari kedua produk Sarung Tangan Kain dan Sarung Tangan Karet berdasarkan tingkat ukuran kesalahan peramalan MSE dari Metode Regresi Linear adalah 142,5925 dan 403,287 , dengan Metode Exponential Smoothing With Trend adalah 402,165 dan 750,7565, dengan Metode Exponential Smoothing adalah 429,9185 dan 697,9288, dengan Metode Moving Average adalah 397,6854 dan 959,259, dengan Metode Weighted Moving Average adalah 331 dan 781,7917, dengan Metode Naïve adalah 362,5 dan 415,625. Dan hasil kesalahan peramalan yang paling kecil untuk sarung tangan kain dan sarung tangan karet tersebut

bedasarkan MSE nya terletak pada Metode Regresi Linear.

(36)

4.4.2 Metode Inventory

Tabel 4.27 Hasil Peramalan menggunakan Metode Regresi Linear Oktober2011

Tahun Bulan Permintaan

(sarung tangan kain)

Permintaan (sarung tangan karet)

2011 Oktober 303 325

Sumber : Hasil Analisis Data 2011

Tabel 4.28 Hasil Peramalan Inventory dengan produk Sarung Tangan Kain Tahun 2011

No Kategori EOQ EOI Min-Max

1 Quantity Order 132 77 70

2 Safety Stock 15 7 303

3 Re-Order Point 22 13 372

4 Turn Over Ratio 3,740 22,370 0,896

5 Inventory Cost Rp 143.016.977 Rp 11.670.591 Rp 534.968.142

Sumber : Hasil Analisis Data 2011

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari produk sarung tangan kain untuk Quantity order EOQ, EOI dan Min-Max adalah 132, 77 dan 70.

(37)

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari produk sarung tangan kain untuk Safety Stock EOQ, EOI dan Min-Max adalah 15, 7 dan 303.

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari produk sarung tangan kain untuk Re-Order Point EOQ, EOI dan Min-Max adalah 22, 13 dan 372.

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari produk sarung tangan kain untuk Turn Over Ratio EOQ, EOI dan Min-Max adalah 3,740, 22,370 dan 0,896.

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari produk sarung tangan kain untuk Inventory Cost EOQ, EOI dan Min-Max adalah Rp 143.016.977, Rp

11.670.591 dan Rp 534.968.142.

(38)

Tabel 4.29 Hasil Peramalan Inventory dengan produk Sarung Tangan Karet Tahun 2011

No Kategori EOQ EOI Min-Max

1 Quantity Order 13 750 75

2 Safety Stock 18 80 325

3 Re-Order Point 22 754 399

4 Turn Over Ratio 13,26 0,430 0,896

5 Inventory Cost Rp 43.857.500 Rp 1.205.254.047 Rp 580.146.666

Sumber : Hasil Analisis Data 2011

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari produk sarung tangan karet untuk Quantity order EOQ, EOI dan Min-Max adalah 13, 750 dan 75.

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari produk sarung tangan karet untuk Safety Stock EOQ, EOI dan Min-Max adalah 18, 80 dan 325.

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari produk sarung tangan karet untuk Re-Order Point EOQ, EOI dan Min-Max adalah 22, 754 dan 399.

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari produk sarung tangan karet untuk Turn Over Ratio EOQ, EOI dan Min-Max adalah 13,26, 0,430 dan 0,896.

(39)

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, hasil yang diperoleh dari produk sarung tangan karet untuk

Inventory Cost EOQ, EOI dan Min-Max adalah Rp 43.857.500, Rp 1.205.254.047 dan Rp 580.146.666.

4.4.3 Simulasi Persediaan dengan menggunakan metode Monte Carlo untuk produk Sarung Tangan Kain

Dengan menggunakan metode Monte Carlo, diharapkan dapat mengetahui simulasi yang akan terjadi selama 1 tahun kedepan dengan

menggunakan probabilitas-probabilitas yang ada berdasarkan history penjualan dan hasil peramalan yang akan datang. Sehingga akan didapatkan data-data sampel untuk menerapkan simulasi tersebut.

Simulasi ini dilakukan dengan membandingkan 3 metode sebagai pembanding, yaitu metode EOQ dengan Perpetual Inventory Simulation, metode EOI dengan Economic Inventory Simulation, dan metode Min-Max dengan Min-Max Inventory Simulation.

Sebelum dilakukan simulasi, perlunya dibuat distribusi probabilitas yang didapat dari data historis 9 bulan sebelumnya, yaitu periode Januari 2011 – september 2011 dan 1 bulan data hasil peramalan Oktober 2011. Sehingga total distribusi variabel adalah 10 bulan. Kemudian berdasarkan data-data tersebut, dibuat interval yang terjadi rentang sampel sebagai uji coba data

(40)

lalu akan didapatkan probabilitas yang akan dibuat probabilitas kumulatif untuk tiap-tiap data yang pernah terjadi, dan setelah itu barulah menetapkan range probability untuk memunculkan data mana saja yang digunakan untuk simulasi nantinya.

Berdasarkan perhitungan, ternyata terdapat beberapa kali frekuensi yang tidak pernah terjadi, yaitu pada nomor urut 2, 4, 5, 7, 8, 10, yang ditandai dengan warna pada baris tertentu dengan tabel sebagai berikut :

Tabel 4.30 Hasil distribusi probabilitas Sarung Tangan Kain periode Oktober 2011

No Demand Frequency Probability Cumulative probability

Range probability

1 350 1 0,0000 0,0625 0,0625 – 0,0625

2 370 - 0,0000 0,0625 0,0625 – 0,0625

3 340 1 0,0625 0,1250 0,0625 – 0,1250

4 350 - 0,0000 0,1250 0,1250 – 0,1250

5 355 - 0,0000 0,1250 0,1250 – 0,1250

6 330 1 0,0625 0,1875 0,1250 – 0,1875

7 315 - 0,0000 0,1875 0,1875 – 0,1875

8 300 - 0,0000 0,1875 0,1875 – 0,1875

9 320 1 0,0625 0,2500 0,1875 – 0,2500

10 303 - 0,0000 0,2500 0,2500 – 0,2500

Total 4

Sumber : Hasil Analisis Data 2011

(41)

Tabel 4.31 Simulasi Sarung Tangan Kain dengan metode EOI Tahun Bulan Random

Numbers Simulated Activity Simulated Cost Demand Demand Order Unit

Balance

Holding Cost

Order Cost Inventory Cost Awal

Bulan

460

2011 Januari 0,036629109 350 0 110 Rp 20.000 - Rp 20.000

Februari 0,994074426 370 350 90 Rp 40.000 Rp 150.000 Rp 190.000 Maret 0,142557407 340 370 120 Rp 50.000 Rp 150.000 Rp 200.000 April 0,554340435 350 340 110 Rp 70.000 Rp 150.000 Rp 220.000 Mei 0,077201611 355 350 105 Rp 85.000 Rp 150.000 Rp 235.000 Juni 0,564308525 330 355 130 Rp 60.000 Rp 150.000 Rp 210.000 Juli 0,370253052 315 330 145 Rp 75.000 Rp 150.000 Rp 225.000 Agustus 0,639123525 300 315 160 Rp 80.000 Rp 150.000 Rp 230.000 September 0,776124817 320 300 140 Rp 55.000 Rp 150.000 Rp 205.000 Oktober 0,292611529 303 320 157 Rp 58.000 Rp 150.000 Rp 208.000

Total Rp

593.000

Rp 1.350.000

Rp 1.943.000

(42)

Tabel 4.32 Simulasi Sarung Tangan Kain dengan metode EOQ

Tahun Bulan Random Numbers

Simulated Activity Simulated Cost

Demand Demand Order Unit Balance

Holding Cost

Order Cost Inventory Cost Awal

Bulan

375

2011 Januari 0,036629109 350 0 25 Rp 22.500 Rp - Rp 22.500 Februari 0,994074426 370 133.000 5 Rp 23.000 Rp 62.900 Rp 85.900 Maret 0,142557407 340 133.000 35 Rp 25.000 Rp 62.900 Rp 87.900 April 0,554340435 350 133.000 25 Rp 20.000 Rp 62.900 Rp 82.900 Mei 0,077201611 355 133.000 20 Rp 25.500 Rp 62.900 Rp 88.400 Juni 0,564308525 330 133.000 45 Rp 35.500 Rp 62.900 Rp 98.400 Juli 0,370253052 315 133.000 60 Rp 20.000 Rp 62.900 Rp 82.900 Agustus 0,639123525 300 133.000 75 Rp 30.000 Rp 62.900 Rp 92.900 September 0,776124817 320 133.000 55 Rp 50.000 Rp 62.900 Rp 112.900 Oktober 0,292611529 303 133.000 72 Rp 65.500 Rp 62.900 Rp 128.400

Total Rp

316.500

Rp 566.100

Rp 883.100

(43)

Tabel 4.33 Simulasi Sarung Tangan Kain dengan metode Min- Max

Tahun Bulan Random Numbers

Simulated Activity Simulated Cost

Demand Demand Order Unit Balance

Holding Cost

Order Cost

Inventory Cost Awal

Bulan

500

2011 Januari 0,036629109 350 350 150 Rp 25.000 Rp 5.000 Rp 30.000 Februari 0,994074426 370 0 130 Rp 27.500 Rp - Rp 27.500 Maret 0,142557407 340 350 160 Rp 23.500 Rp 5.000 Rp 28.500 April 0,554340435 350 0 150 Rp 25.000 Rp - Rp 25.000 Mei 0,077201611 355 0 145 Rp 28.000 Rp - Rp 28.000 Juni 0,564308525 330 330 170 Rp 30.000 Rp 5.000 Rp 35.000 Juli 0,370253052 315 0 185 Rp 32.500 Rp - Rp 32.500 Agustus 0,639123525 300 0 200 Rp 29.000 Rp - Rp 29.000 September 0,776124817 320 355 180 Rp 31.000 Rp 5.000 Rp 36.000 Oktober 0,292611529 303 0 197 Rp 32.000 Rp - Rp 32.000

Total Rp 283.500

Rp 20.000

Rp 303.500 4.4.4 Simulasi Persediaan dengan menggunakan metode Monte Carlo

untuk produk Sarung Tangan Karet

Dengan menggunakan metode Monte Carlo, diharapkan dapat mengetahui simulasi yang akan terjadi selama 1 tahun kedepan dengan

menggunakan probabilitas-probabilitas yang ada berdasarkan history penjualan dan hasil peramalan yang akan datang. Sehingga akan didapatkan data-data sampel untuk menerapkan simulasi tersebut.

Simulasi ini dilakukan dengan membandingkan 3 metode sebagai

(44)

metode EOI dengan Economic Inventory Simulation, dan metode Min-Max dengan Min-Max Inventory Simulation.

Sebelum dilakukan simulasi, perlunya dibuat distribusi probabilitas yang didapat dari data historis 9 bulan sebelumnya, yaitu periode Januari 2011 – september 2011 dan 1 bulan data hasil peramalan Oktober 2011. Sehingga total distribusi variabel adalah 10 bulan. Kemudian berdasarkan data-data tersebut, dibuat interval yang terjadi rentang sampel sebagai uji coba data simulasi, dan kemudian berdasarkan data-data tersebut, dilakukan perhitungan frekuensi seberapa banyak permintaan pernah terjadi selama 10 bulan tersebut, lalu akan didapatkan probabilitas yang akan dibuat probabilitas kumulatif untuk tiap-tiap data yang pernah terjadi, dan setelah itu barulah menetapkan range probability untuk memunculkan data mana saja yang digunakan untuk simulasi nantinya.

Berdasarkan perhitungan, ternyata terdapat beberapa kali frekuensi yang tidak pernah terjadi, yaitu pada nomor urut 2, 4, 5, 7, 8, 10, yang ditandai dengan warna pada baris tertentu dengan tabel sebagai berikut :

(45)

Tabel 4.34 Distribusi probabilitas Sarung Tangan Karet periode Oktober 2011

No Demand Frequency Probability Cumulative

probability Range probability

1 375 1 0,0625 0,0625 0,0625 – 0,0625

2 360 - 0,0000 0,0625 0,0625 – 0,0625

3 365 1 0,0625 0,1250 0,0625 – 0,1250

4 350 - 0,0000 0,1250 0,1250 – 0,1250

5 320 - 0,0000 0,1250 0,1250 – 0,1250

6 300 1 0,0625 0,1875 0,1250 – 0,1875

7 330 - 0,0000 0,1875 0,1875 – 0,1875

8 355 - 0,0000 0,1875 0,1875 – 0,1875

9 350 1 0,0625 0,2500 0,1875 – 0,2500

10 325 - 0,0000 0,2500 0,2500 – 0,2500

Total 4

Sumber : Hasil Analisis Data 2011

Tabel 4.35 Simulasi Sarung Tangan Karet dengan metode EOI

Tahun Bulan

Random

Numbers Simulated Activity Simulated Cost (Rp) Demand Demand Order

Unit Balan ce

Holding Cost

Order Cost

Inventory Cost

Awal Bulan 460

2011 Januari 0,834019183 375 0 85 Rp 25.000 - Rp 25.000

Februari 0,433485933 360 375 100 Rp 40.000 Rp 1.209 Rp 41.209 Maret 0,319394139 365 360 95 Rp 50.000 Rp 1.209 Rp 51.209 April 0,227348012 350 365 110 Rp 60.000 Rp 1.209 Rp 61.209 Mei 0,018688208 320 350 140 Rp 85.000 Rp 1.209 Rp 86.209 Juni 0,887131791 300 320 160 Rp 60.000 Rp 1.209 Rp 61.209 Juli 0,116700961 330 300 130 Rp 75.000 Rp 1.209 Rp 76.209 Agustus 0,728868891 355 330 105 Rp 80.000 Rp 1.209 Rp 81.209 September 0,365480875 350 355 110 Rp 55.000 Rp 1.209 Rp 56.209

(46)

Tabel 4.36 Simulasi Sarung Tangan Karet dengan metode EOQ Tahun Bulan Random

Numbers

Simulated Activity Simulated Cost

Demand Demand Order Unit Balance

Holding Cost

Order Cost

Inventory Cost Awal

Bulan

385

2011 Januari 0,834019183 375 0 10 Rp 21.000 Rp - Rp 21.000 Februari 0,433485933 360 129.000 25 Rp 23.000 Rp 67.500 Rp 90.500 Maret 0,319394139 365 129.000 20 Rp 25.000 Rp 67.500 Rp 92.500 April 0,227348012 350 129.000 35 Rp 22.000 Rp 67.500 Rp 89.500 Mei 0,018688208 320 129.000 65 Rp 25.500 Rp 67.500 Rp 93.000 Juni 0,887131791 300 129.000 85 Rp 35.500 Rp 67.500 Rp 103.000 Juli 0,116700961 330 129.000 55 Rp 20.000 Rp 67.500 Rp 87.500 Agustus 0,728868891 355 129.000 30 Rp 30.000 Rp 67.500 Rp 97.500 September 0,365480875 350 129.000 35 Rp 53.000 Rp 67.500 Rp 120.500 Oktober 0,486202207 325 129.000 60 Rp 65.500 Rp 67.500 Rp 133.000 Total Rp

320.500

Rp 607.500

Rp 928.000 Tabel 4.37 Simulasi Sarung Tangan Karet dengan metode Min-Max

Tahun Bulan Random Numbers

Simulated Activity Simulated Cost (Rp) Demand Demand Order Unit

Balance

Holding Cost

Order Cost

Inventory Cost Awal

Bulan 500

2011 Januari 0,834019183 375 320 125 Rp 24.000 Rp 5.000 Rp 29.000 Februari 0,433485933 360 0 140 Rp 27.500 Rp - Rp 27.500 Maret 0,319394139 365 350 135 Rp 25.500 Rp 5.000 Rp 30.500 April 0,227348012 350 0 150 Rp 25.000 Rp - Rp 25.000 Mei 0,018688208 320 0 180 Rp 28.000 Rp - Rp 28.000 Juni 0,887131791 300 335 200 Rp 30.000 Rp 5.000 Rp 35.000 Juli 0,116700961 330 0 170 Rp 31.500 Rp - Rp 31.500 Agustus 0,728868891 355 0 145 Rp 29.000 Rp - Rp 29.000 September 0,365480875 350 355 150 Rp 31.000 Rp 5.000 Rp 36.000

(47)

Oktober 0,486202207 325 0 175 Rp 32.000 Rp - Rp 32.000

Total Rp 283.500

Rp 20.000

Rp 303.500

4.4.5 Analisis Hasil Simulasi Monte Carlo Produk Sarung Tangan Kain

Untuk mendapatkan data yang lebih akurat lagi perencanaan persediaan, dapat ditelusuri lagi dengan menggunakan simulasi sebagai perbandingan dan penerapan metode yang ada.

Berikut adalah tabel perbandingan ketiga metode simulasi :

Tabel 4.38 Analisis Perbandingan Ketiga Simulasi Sarung Tangan Kain

EOQ EOI Min-Max

Holding Cost Rp 316.500 Rp 593.000 Rp 283.500 Order Cost Rp 566.100 Rp 1.350.000 Rp 20.000

Total Cost Rp 883.100 Rp 1.943.000 Rp 303.500

Sumber : Hasil Analisis Data 2011

Jika dilihat dari jumlah pemesanan yang dilakukan, metode Min-Max memiliki jumlah order yang paling sedikit dibandingkan metode EOI lebih banyak dari EOQ, dan kemudian terbesar adalah metode EOI dikarenakan jumlah pemesanan yang dilakukan mencapai 2 kali lipat dari metode Min-Max, sehingga dalam 1 bulan

(48)

bulan berikutnya hingga mencapai batas minimum dimana yang menyebabkan biaya penahan pada gudang menjadi besar.

Jika dilihat dari frekuensi pemesanan, metode EOI yang paling ungul dalam hal ini, dapat dilihat dalam 1tahun hanya 10 kali pemesanan dibandingkan metode EOQ, dan metode EOI, dan kedua disusul oleh metode Min-Max yang sedikit lebih unggul dibandingkan metode EOQ.

Berdasarkan hasil simulasi, didapatkan Total Cost, dimana metode Min-Max lah yang paling cocok digunakan karena metode tersebut menghasilkan Total Cost paling kecil/minimum dibandingkan kedua metode lainnya. Oleh karena itu, berdasarkan simulasi, memang benar adanya bilamana metode Min-Max diimplementasikan pada perusahaan PT. Delijaya Global Perkasa.

4.4.6 Analisis Hasil Simulasi Monte Carlo Produk Sarung Tangan Karet

Untuk mendapatkan data yang lebih akurat lagi perencanaan persediaan, dapat ditelusuri lagi dengan menggunakan simulasi sebagai perbandingan dan penerapan metode yang ada.

Berikut adalah tabel perbandingan ketiga metode simulasi :

(49)

Tabel 4.39 Analisis Perbandingan Ketiga Simulasi Sarung Tangan Karet

EOQ EOI Min-Max

Holding Cost Rp 320.500 Rp 588.000 Rp 283.500 Order Cost Rp 607.500 Rp 10.881 Rp 20.000

Total Cost Rp 928.000 Rp 598.881 Rp 303.500

Sumber : Hasil Analisis Data 2011

Jika dilihat dari jumlah pemesanan yang dilakukan, metode Min-Max memiliki jumlah order yang paling sedikit dibandingkan metode EOI lebih banyak dari EOQ, dan kemudian terbesar adalah metode EOI dikarenakan jumlah pemesanan yang dilakukan mencapai 2 kali lipat dari metode Min-Max, sehingga dalam 1 bulan barang tidak habis terjual, melainkan tertahan digudang, begitu juga dengan bulan- bulan berikutnya hingga mencapai batas minimum dimana yang menyebabkan biaya penahan pada gudang menjadi besar.

Jika dilihat dari frekuensi pemesanan, metode EOI yang paling ungul dalam hal ini, dapat dilihat dalam 1tahun hanya 10 kali pemesanan dibandingkan metode EOQ, dan metode EOI, dan kedua disusul oleh metode Min-Max yang sedikit lebih unggul dibandingkan metode EOQ.

Berdasarkan hasil simulasi, didapatkan Total Cost, dimana metode Min-Max

(50)

paling kecil/minimum dibandingkan kedua metode lainnya. Oleh karena itu, berdasarkan simulasi, memang benar adanya bilamana metode Min-Max diimplementasikan pada perusahaan PT. Delijaya Global Perkasa.

Referensi

Dokumen terkait

Bahan utama sarung tangan operasi yaitu karet alam 5 4 3 2 1 Apabila Anda ingin mengganti jawaban anda, berilah dua garis horizontal pada jawaban yang ingin diganti,

Gambar 4.2 Grafik Pengaruh Jumlah Individu terhadap performa ICA Dari gambar 4.2 dapat dilihat bahwa penggunaan jumlah individu sebagai citra pelatihan untuk metode ICA sedikit

Gambar 4.4 Grafik Distribusi Data Mesin Tipe 2 pada Program Minitab Dikarenakan tidak ada jenis distribusi data yang sesuai untuk menghasilkan random number service time

Variabel penyebab abrasi yang berasal dari lautan diantaranya tunggang pasut, Gambar 4.6 Grafik arah arus terhadap tinggi muka laut.. 28 kecepatan arus maksimum, tinggi

Gambar 4.4 merupakan tampilan menu utama dan tab-menu “Step IV – Peramalan”, dimana kotak “Step IV” memberikan hasil dari fuzzifikasi data historis, dan kotak

Gambar 4.6 Garis Persamaan Regresi dari Metode Kuadrat Median Terkecil Metode Kuadrat Median Terkecil melakukan pencarian median kuadrat residu sehingga didapat standar error

Dengan berbagai metode penanggulanagn serta proses PDCA untuk mendapatkan hasil terbaik, waktu pembuatan pola die setelah proses penanggulangan dapat dilihat pada grafik 4.2..

Gambar 4.1 Grafik Karakteristik Tegangan Keluaran Autotransformator terhadap posisi tap Autotransformator Dari Gambar 4.1 tersebut dapat dilihat bahwa semakin besar sudut, maka makin