• Tidak ada hasil yang ditemukan

COVER. Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017 POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "COVER. Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017 POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

i COVER

(2)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

ii

LAPORAN EVALUASI DAN PERENCANAAN PROGRAM POLTEKKES KEMENKES TERNATE

TAHUN 2017

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN

TERNATE

(3)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

iii

KATA PENGANTAR

Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program (EVAPOR) Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017 telah disusun dan selaraskan dengan Undang Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan Rencana Aksi Kegiatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2015–2019 mengacu pula pada pencapaian visi, misi dan nawa cita Pemerintahan Presiden Republik Indonesia.

Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017 disusun sebagai pedoman dalam menjaga dan meningkatkan mutum pendidikan tenaga kesehatan. Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017 disusun sebagai bedasarkan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, serta partisipasi seluruh jajaran manajemen Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate.

Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017 merupakan dasar, pedoman bagi unit kerja di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate dalam mengevaluasi dan merencanakan Program, Anggaran dan Pengendalian kegiatan lingkup Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate, selain itu dalam menyusun Laporan Tahunan, dan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017 perlu dipahami dan dimanafaatkan oleh seluruh jajaran Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate, ketua jurusan dan program studi, serta para pemangku kepentingan dan unit kerja dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian serta evaluasi program dan anggaran secara sinergis dan berkesinambungan.

Ternate, Desember 2017

Direktur Poltekkes Kemenkes Ternate

Kartini M. Ali, S.Pd, M.Kesp+ + NIP.196504031985022001

(4)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

iv

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR TABEL ... v

DAFTAR GAMBAR ... vi

SK RENCANA AKSI KEGIATAN TAHUN 2015-2019 ... vii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Kondisi Umum, Potensi dan Permasalahan ... 4

1.3. Lingkungan Strategis ... 10

1.4. Dasar Hukum ... 17

BAB II PERSIAPAN DAN PEMBIAYAAN KEGIATAN ... 18

2.1. Pembentukan Panitia Kegiatan ... 18

2.2. Menentukan Tanggal Dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan ... 18

2.3. Melakukan Koordinasi Format Pelaporan ... 18

2.4. Tujuan dan Sasaran Evaluasi dan Perencanaan Program ... 20

2.5. Pembiayaan Kegiatan ... 21

BAB III PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN KEGIATAN ... 22

2.1. Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi dan Perencanaan Program ... 22

2.2. Pembahasan Kegiatan Evaluasi dan Perencanaan Program ... 22

BAB IV EVALUASI DAN PERENCANAAN PROGRAM ... 26

4.1. Sub Administrasi Umum, Kepegawaian dan Keuangan ... 26

4.2. Sub Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Sistem Informasi... 29

4.3. Unit Penjaminan Mutu ... 32

4.4. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ... 33

4.5. Unit Laboratorium ... 35

4.6. Unit Perpustakaan ... 36

4.7. Program Studi Diploma III Keperawatan ... 37

4.8. Program Studi Diploma IV Keperawatan ... 40

4.9. Program Studi Diploma III Kebidanan ... 43

4.10. Program Studi Diploma IV Kebidanan ... 46

4.11. Program Studi Diploma III Gizi ... 49

4.12. Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan ... 52

4.13. Program Studi Diploma III Analis Kesehatan ... 58

BAB V PENUTUP ... 61

(5)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

v

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Jumlah SDM PNS Berdasarkan Kelompok Pendidik dan Kependidikan Tahun 2017 ... 11

Tabel 2 Seleksi Calon Mahasiswa Baru Tahun 2017 ... 12

Tabel 3 Trend Seleksi Calon Mahasiswa Baru Tahun 2015-2017 ... 12

Tabel 4 Jumlah Mahasiswa di Politeknik Kesehatan Ternate Tahun 2017 ... 13

Tabel 5 Pemanfaatan Laboratorium Tahun 2017 ... 14

Tabel 6 Pemanfaatan Perpustakaan Tahun 2017 ... 15

Tabel 7 Trend Jumlah Penelitian Tahun 2015-2019 ... 16

Tabel 8 Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2013-2017 ... 16

(6)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

vi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Struktur Organisasi Poltekkes Kemenkes Ternate ...9 Gambar 2 Trend Pemanfaatan Perpustakaan Tahun 2017 ... 14 Gambar 3 Trend Pemanfaatan Perpustakaan Tahun 2015-2019 ... 15

(7)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

vii

SK RENCANA AKSI KEGIATAN TAHUN 2015-2019

KEPUTUSAN DIREKTUR POLITEKNIK KESEHATAN TERNATE NOMOR: HK.02.04 / I / / 2017

TENTANG

TIM PENYUSUN LAPORAN EVALUASI DAN PERENCANAAN PROGRAM POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

TAHUN 2017

DIREKTUR POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan program pendidikan diploma III dan diploma IV, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate perlu menyusun Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017.

b. bahwa mereka yang nama-namanya tercantum dalam surat keputusan ini dianggap cakap, mampu dan memenuhi syarat untuk ditunjuk sebagai Tim Penyusun Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017.

c. bahwa laporan yang dimaksut berdasarkan hasil Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017.

d. bahwa untuk kelancaran dimaksud perlu ditegaskan dengan keputusan direktur Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate.

Mengingat : 1. Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaga Negara Republik Kesehatan Tahun 2003 Nomor 78, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2. Undang-undang nomor 36 tentang Kesehatan (Lembaran Negara tahun 1992 nomor 100 tambahan lembaran Negara nomor 3495);

3. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaan negara yang bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;

4. Peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi;

5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014, tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Istansi Pemerintah;

7. Peraturan Menteri PAN RB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah

8. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.02.02/MENKES/S2/2015, tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019.

(8)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

viii

9. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 1207/Menkes/SE/XI/2001, tentang pembentukan Politeknik Kesehatan Malang, Palangkaraya, Surabaya, Banda Aceh, Ambon dan Ternate. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.00.006.1.4.2.0226, tanggal 1 Juli 2004, tentang Penambahan Program Studi Gizi pada Politeknik Kesehatan Pekan Baru, Bengkulu, Palangkaraya, dan Ternate;

10. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 1227/Menkes/SK/2001, tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kesehatan;

11. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 861/Menkes/SK/10/2006 tentang Kurikulum Pendidikan diploma III Keperawatan;

12. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.00.06.2.4.1.1583 tahun 2002 tentang Kurikulum Pendidikan Diploma III Kebidanan;

13. Keputusan Direktur Poltekkes Kemenkes Ternate nomor HK.02.04/I/ /2015, tentang Rencana Aksi Kegiatan Poltekkes Kemenkes Ternate Tahun 2015-2019.

MEMUTUSKAN Menetapkan :

Pertama : Keputusan Direktur Politeknik Kesehatan Kementerian Ternate tentang Tim Penyusun Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017, sebagaiman tercantum pada lampiran surat keputusan ini;

Kedua : Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017, sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan;

Ketiga : Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate Tahun 2017, sebagaimana dimaksud dalam diktum kedua berlaku bagi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate;

Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapannya akan diadakan perbaikan kembali.

DITETAPKAN DI : TERNATE

PADA TANGGAL: DESEMBER 2018 DIREKTUR,

KARTINI M. ALI, S.Pd., M.Kes.

NIP 196504031985022001

(9)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pembangunan kesehatan nasional diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Pembangunan kesehatan periode 2015-2019 adalah Program Indonesia Sehat dengan sasaran meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan finansial dan pemerataan pelayanan kesehatan.

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate merupakan salah satu intitusi pendidikan tinggi yang turut bertanggung jawab dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia, yang senantiasa berusaha menyumbangkan terbaik untuk Indonesia khususnya Maluku Utara. Semua kalangan di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate menyadari bahwa, sebagai upaya memenuhi amanat Undang Undang Dasar 1945, diselenggarakan pembangunan nasional secara sistematis dan berkesinambungan dengan mendasarkan pada Undang Undang Nomor 17 Tahun 2007, tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJP-N) Tahun 2005-2025, dan Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan mengamanatkan bahwa pemerintah bertanggung jawab atas ketersedian sumber daya di bidang kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat untuk memperoleh derajat kesehatan yang setinggi- tingginya.

Sumber daya manusia kesehatan termasuk tenaga kesehatan menjadi salah satu sumber daya dibidang kesehatan yang sangat strategis. Ketersedian tenaga kesehatan yang tidak mencukupi, baik jumlah, jenis, dan kualitas serta distribusi yang tidak merata, menimbulkan dampak terhadap rendahnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Perkembangan ilmu dan teknologi yang pesat dewasa ini ikut

(10)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

2 memacu kemajuan di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan dalam menyediakan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas.

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate dibentuk pada tahun 2001 dan merupakan unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang berada di bawah Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Badan PPSDM Kesehatan). Sebagai institusi pendidikan tinggi bidang kesehatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate bertugas menyelenggarakan pendidikan tenaga kesehatan yang profesional, melakukan pengabdian kepada masyarakat dan melakukan penelitian bidang kesehatan. Keseluruhan tugas dan sekaligus bentuk pelayanan di atas ditujukan untuk menghasilkan lulusan pendidikan kesehatan yang berkualitas dan berwawasan global sehingga diharapkan dapat menjadi sumber daya tenaga kesehatan yang handal dan mampu menyokong Visi, Misi dan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia.

Pendidikan Tenaga Kesehatan sebagai salah satu unsur yang mempunyai peranan penting dalam pengembangan Sumber Daya Manusia tersebut yang bertujuan untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang bermutu dan handal dalam jumlah yang cukup dan jenis yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan serta mampu mengemban tugas untuk mewujudkan perubahan, pertumbuhan dan pembaharuan dalam menyongsong era modern. Poltekkes Kemenkes Ternate merupakan Institusi Pendidikan tenaga kesehatan, mengambil peranan penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan baik dalam menghasilkan tenaga kesehatan secara berkualitas maupun meningkatkan kompetensinya sesuai dengan tantangan dalam menjawab permasalahan kesehatan di Indonesia khususnya Maluku Utara. Poltekkes Ternate senantiasa melakukan perbaikan guna menjawab tentangan dunia kesehatan.

Evaluasi dan Perencaan Program yang ada di Lingkup Poltekkes Ternate merupakan hal yang penting dalam menjaga dan meningkatkan mutu Pendidikan Tenaga Kesehatan.

Program sering dipahami sebagai sebuah rencana atau rancangan kegiatan dan secara umum diartikan sebagai kesatuan kegiatan yang merupakan realisasi atau implementasi dari suatu kebijakan, berlangsung dalam proses berkesinambungan yang terjadi dalam

(11)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

3 suatu organisasi. Kemajuan dan perbaikan dalam pendidikan dewasa ini tergantung pada pengukuran hasil aktivitas pendidikan dan evaluasi terhadap pengukuran yang berdasar atas kriteria atau standar tertentu. Bukan hanya evaluasi yang diperlukan namun eleman perencanaan juga mutlak dilakukan sebab perencanaan ini merupakan proses dasar manajemen di dalam mengambil suatu keputusan atau tindakan. Perencanaan diperlukan dalam setiap jenis kegiatan bagi suatu organisasi dan perencanaan ada dalam setiap fungsi-fungsi manajemen, karena fungsi tersebut hanya dapat melaksanakan keputusan- keputusan yang telah ditetapkan dalam perencanaan.

Kegiatan penyususnan Laporan Evaluasi dan Perencanaan di Poltekkes Ternate melibatkan semua unsur dalam penyelenggaraan pendidikan yang ada di lingkup Poltekkes, dalam hal ini Sub. Bagian Akademik, Sub. Bagian Administrasi Umum, Unit Penjaminan Mutu, Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Unit Laboratorium, Unit Perpustakaan, Program studi D-III Keperawatan, Program studi D-III Kebidanan, Program studi D-III Gizi, Program studi D-III Analis Kesehatan, Program studi D-III Kesehatan Lingkungan, Program studi D-IV Keperawatan, dan Program studi D-IV Kebidanan. Dalam proses Evaluasi dan Perencanaan mengacu kepada Standar Pengelolaan Pendidikan Tenaga Kesehatan yang dikeluarkan oleh Pusat Tenaga Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I. Tahun 2010.

Evaluasi dan Perencaan Program yang ada di Lingkup Poltekkes Ternate merupakan hal yang penting dalam menjaga dan meningkatkan mutu Pendidikan Tenaga Kesehatan.

Program sering dipahami sebagai sebuah rencana atau rancangan kegiatan dan secara umum diartikan sebagai kesatuan kegiatan yang merupakan realisasi atau implementasi dari suatu kebijakan, berlangsung dalam proses berkesinambungan yang terjadi dalam suatu organisasi. Kemajuan dan perbaikan dalam pendidikan dewasa ini tergantung pada pengukuran hasil aktivitas pendidikan dan evaluasi terhadap pengukuran yang berdasar atas kriteria atau standar tertentu. Bukan hanya evaluasi yang diperlukan namun eleman perencanaan juga mutlak dilakukan sebab perencanaan ini merupakan proses dasar manajemen di dalam mengambil suatu keputusan atau tindakan. Perencanaan diperlukan dalam setiap jenis kegiatan bagi suatu organisasi dan perencanaan ada dalam setiap

(12)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

4 fungsi-fungsi manajemen, karena fungsi tersebut hanya dapat melaksanakan keputusan- keputusan yang telah ditetapkan dalam perencanaan.

Kegiatan Rapat Evaluasi dan Perencanaan di Poltekkes Ternate melibatkan semua unsur dalam penyelenggaraan pendidikan yang ada di lingkup Poltekkes, dalam hal ini Sub. Bagian Akademik, Sub. Bagian Administrasi Umum, Jurusan Keperawatan, Jurusan Kebidanan, Jurusan Gizi, Jurusan Analis Kesehatan, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Jurusan D-IV Keperawatan, Jurusan D-IV Kebidanan, Unit Penjaminan Mutu, Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Unit Laboratorium, dan Unit Perpustakaan. Dalam proses Evaluasi dan Perencanaan mengacu kepada Standar Pengelolaan Pendidikan Tenaga Kesehatan yang dikeluarkan oleh Pusat Tenaga Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2010

Penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas perlu menerapkan manajemen berbasis objektif dan mempunyai otoritas dalam menumbuh kembangkan kreatifitas, inovasi, dalam ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan. Untuk menuju Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Rujukan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate dituntut untuk memiliki keunggulan-keunggulan di berbagai bidang, antara lain Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Fasilitas, Sumber Daya Finansial, dan Kurikulum Pendidikan.

Keunggulan aspek-aspek tersebut akan mendorong pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi sehingga mempunyai nilai lebih dibanding dengan institusi pendidikan tinggi kesehatan lainnya. Sebagai institusi pendidikan kesehatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate berkewajiban untuk menjamin tersedianya tenaga kesehatan bermutu dan profesional yang berorientasi budaya lokal.

1.2. Kondisi Umum, Potensi dan Permasalahan

1. Identitas Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate menyelenggarakan pendidikan kesehatan, adapun bidang ilmu yang terdapat di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate yaitu Keperawatan, Kebidanan, Gizi, Kesehatan Lingkungan dan Analis Kesehatan, dalam pelaksanaannya Politeknik Kesehatan

(13)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

5 Kemenkes Ternate memiliki dua lokasi yang beraalamat di Jl. Cempaka Kelurahan Tanah Tinggi Barat Kecamatan Kota Ternate Selatan, (Jurusan Keperawatan, Kebidanan dan Analis Kesehatan) dan Jl. A.M. Kamaruddin Siko Ternate (Jurusan Gizi dan Kesehatan Lingkungan).

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari Visi, Misi dan Nawa Cita yang telah dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Republik Indonesia. Visi pemerintahan Presiden Republik Indonesia adalah “Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”. Misi pemerintahan Presiden Republik Indonesia yaitu : 1) Terwujudnya keamanan nasional yang mampu menjaga kedaulatan wilayah,

menopang kemandirian ekonomi dengan mengamankan sumber daya maritim, dan mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan.

2) Mewujudkan masyarakat maju, berkesinambungan dan demokratis berlandaskan Negara hokum.

3) Mewujudkan politik luar negeri bebas-aktif dan memperkuat jati diri sebagai negara maritime

Nawa Cita pemerintahan Presiden Republik Indonesia yaitu :

1) Menghadirkan Kembali Negara Untuk Melindungi Segenap Bangsa Dan Memberikan Rasa Aman Pada Seluruh Warga Negara

2) Membuat Pemerintah Tidak Absen Dengan Membangun Tata Kelola Pemerintahan Yang Bersih, Efektif,Demokratis, Dan Terpercaya

3) Membangun Indonesia Dari Pinggiran Dengan Memperkuat Daerah Daerah Dan Desa Dalam Kerangka Negara Kesatuan

4) Menolak Negara Lemah Dengan Melakukan Reformasi Sistem Dan Penegakan Hukum Yang Bebas Korupsi,Bermartabat Dan Terpercaya

5) Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia

6) Meningkatkan Produktivitas Rakyat Dan Daya Saing Di Pasar Internasional

7) Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Dengan Menggerakan Sektor Sektor Strategis Ekonomi Domestik

(14)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

6 8) Melakukan Revolusi Karakter Bangsa

9) Memperteguh Ke-Bhineka-An Dan Memperkuat Restorasi Sosial Indonesis

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate mengacu pada Nawa Cita yang termuat dalam agenda ke-5 yaitu “Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia” dan ke-8 yaitu “Melakukan Revolusi Karakter Bangsa”.

2. Sejarah Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate

Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate, merupakan salah satu Perguruan Tinggi Kesehatan yang bernaung dibawah Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Republik Indonesia, bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi tenaga kesehatan yang memiliki kemampuan akademik atau professional yang lebih berorientasi pada kebutuhan lapangan kerja (Link and match). Sejarah pengembangan Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate, merupakan konversi dari Sekolah Penjenang Kesehatan Umum (SPKU), berdasarkan SK MENKES RI. Nomor : 05/B.V/Pend.17, tanggal 9 Januari 1971 dengan lamanya pendidikan dua tahun (IV semester). Pendidikan ini berlangsung selama kuranglebih 8 tahun.

Kemudian pada tahun 1979 SPKU di konversi menjadi Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) bedasarkan SK. MENKES RI. Nomor 84/Kep/Diklat/Kes tanggal 8 September 1978 dengan lama Pendidikan 3 tahun (VI Semester) dengan menerima peserta didik dari lulusan SLTP melalui SIPENSIMARU Diknakes. Perkembangan selanjutnya pendidikan SPK dirasakan kurang layak dalam menghadapi segala tuntutan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, hal ini sejalan dengan lajunya kemajuan pengetahuan dan teknologi khususnya dibidang kesehatan, tentu akan berpengaruh pada orientasi pelayanan kesehatan. Implikasi perubahan tersebut adalah perubahan pendekatan dalam memberikan pelayanan kesehatan dalam tatanan nyata, maka adaptasi karakteristik maupun kualitas SDM kesehatan mendapat perhatian yang sangat strategis.

Untuk menghasilkan pelayanan kesehatan yang bermutu maka kualitas SDM kesehatan perlu ditingkatkan melalui pengembangan pendidikan. Wacana semacam ini

(15)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

7 semakin memperkecil peluang pendidikan SPK ditandai dengan dibukanya Program DIII Keperawatan (AKPER Depkes Ternate) berdasarkan SK. MENKES RI. Nomor : 11.01.09, tanggal 15 April 1998 dan disusul dengan pembukaan Program DIII Kebidanan (AKBID Depkes Ternate) berdasarkan SK MENKES RI. Nomor : HK.00.06.1.3.1438 tanggal 15 Mei 2000.

Akademi Keperawatan (AKPER) pada tahun pertama dan kedua melaksanakan program khusus bagi lulusan SPR dan SPK dengan lama pendidikan IV semester.

Selanjutnya pada tahun ketiga dan seterusnya bersama-sama dengan AKBID menerima peserta didik dari lulusan SLTA, MAN / Sederaja dan Jalur Khusus. Perkembangan selanjutnya kedua institusi (AKPER dan AKBID) tersebut, karena kebijakan Pemerintah (Depkes) dalam menyederhanakan manajemen maupun administrasi kependidikan di lingkungan Depkes, sehingga semua Pendidikan Program DIII Kesehatan di wilayah masing-masing digabung menjadi satu lembaga yaitu POLITEKNIK KESEHATAN. Dengan demikian pada tahun 2001 AKPER dan AKBID Depkes Ternate dimerjer menjadi satu yaitu POLITEKNIK KESEHATAN DEPKES TERNATE berdasarkan SK.MENKES RI. Nomor : 1207/MENKES/SK/XI/2001 tanggal 12 November 2001, dan selanjutnya berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI Nomor : HK.00.006.1.4.2.0226 tanggal 1 Juli 2004 terbentuknya Jurusan Gizi.

Pada Tahun 2012 Poltekkes Kemenkes Ternate Mengembangkan diri dengan penambahan 2 (dua) Jurusan baru yaitu Analis Kesehatan berdasarkan SK Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.03.05/I.2/02573/2012 tanggal 04 April 2012 tentang pembentukan Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate dan Jurusan Kesehatan Lingkungan berdasarkan SK Menteri Kesehatan Republik Indonesia HK.03.05/I.2/02572/2012 tanggal 04 April 2012. Pada perjalanan sejarah pengembangan Poltekkes di tahun 2010 dibukanya program studi Diploma IV Keperawatan Gadar, Bidan Pendidik, dan Bidan Klinik dan kemudian di tahun 2014 di bukanya Prodi D-IV Keperawatan dan Kebidanan nol tahun.

Dalam rangka menjaga keberlangsungan proses pendidikan di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan perlu dilakukan alih pembinaan akademik Politeknik

(16)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

8 Kesehatan Kementerian Kesehatan yang berada dibawah pembinaan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Bersama Mendiknas dan Menkes RI Nomor : 14/VIII/KB/2011 dan Nomor 1673/Menkes/SKB/VIII/2011. Dengan adanya Surat Keputusan Bersama (SKB) ini, maka Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan dituntut untuk mengembangkan program Pendidikan ke level yang lebih tinggi dimana Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate pada tahun akademik 2014/2015 telah menambah dua Program Studi (Prodi) yaitu Prodi D-IV Keperawatan dan Prodi D-IV Kebidanan dengan menerima calon mahasiswa lulusan SMA sederajat.

3. Struktur Organisasi Dan Proses Pengambilan Keputusan

Struktur organisasi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate dibuat berdasarkan Permenkes RI No. 890/Menkes/Per/VII/2007, Tanggal 02 Agustus 2007.

1) Direktorat

Direktur : Kartini M. Ali, S.Pd, M.Kes

Pembantu Direktur I : Fatmah M. Saleh, S.Pd, M.Kes Pembantu Direktur II : Rusny Muhammad, S.Pd, M.Kes Pembantu Direktur III : Ramli Muhammad, S.Pd, A.Kp, M.Kes

Ka. Subbag ADUM : Tati Jusup, SE

Ka. Subbag ADAK : Gafur Gani, S.Pd, M.Hum Kajur Keperawatan : Arsad Suni, S.Kep, Ns, M.Kep Kajur Kebidanan : Sahnawi Marsaoly, S.Kep, M.Kes

Kajur Gizi : Nizmawaty Amra, S.SiT, M.Kes

Kajur Kesehatan Lingkungan : Muhlisa, SKM, M.PsiT

Kajur Analis Kesehatan : Amira Bin Seh Abubakar, S.Kp, M.Kep Ka. Unit Penelitian dan Pengmas : Fadila Abdullah, S.Kep, Ns,M.Kep Ka. Unit Laboratorium Terpadu : Anyong Said, S.Kep

Ka. Unit Penjaminan Mutu : Hetty Astri, S.SiT, M.Kes Ka. Unit Perpustakaan : Nurhayati Yahya, Amd.P

(17)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

9 Gambar 1

Struktur Organisasi Poltekkes Kemenkes Ternate

2) Program Studi Diploma III Prodi D III Keperawatan

Ketua : Arsad Suni, S.Kep,Ns, M.Kep Sekretaris : Al Azhar Muhammad, S.Kep, M.Sc Prodi D III Kebidanan

Ketua : Sahnawi Marsaoly, S.Kep, M.Kes Sekretaris : Rosida Hi. Saraha, S.ST, M.Keb Prodi D III Gizi

Ketua : Nizmawaty Amra, S.SiT, M.Kes Sekretaris : Nur M. Ali, SKM, MPH

Prodi D III Kesehatan Lingkungan

Ketua : Muhlisa, SKM, M.PsiT

Sekretaris : Idayani Sangajisowohi, SKM, M.Kes Prodi D III Analis Kesehatan

Ketua : Amira Bin Seh A., S.Kp,M.Kep Sekretaris : Rony Puasa, SKM, M.Kes

(18)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

10 3) Program Studi D-IV

Prodi D IV Keperawatan

Ketua : Wasis Nugroho, S.Kep,Ns, M.Kep Sekretaris : Imam Cahyo Murwidi, S.Kep, M.Si Prodi D IV Kebidanan

Ketua : Nuzliati T. Djama, S.SiT, M.Kes Sekretaris : Nurkila Suaib, S.ST, M.Kes 4. Tata Kelola Organisasi

Sesuai dengan semangat Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate untuk menjadi perguruan tinggi kesehatan yang berkarakter dan professional, maka Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate berkomitmen untuk mengembangkan system tata kelola melaui system tata pamong yang baik (good governance). Tata kelola yang baik paling tidak mempunyai 8 karakteristik utama, yaitu semua lembaga/institusi harus partisipatif, orientasi pada consensus, akuntabel, transparent, responsive, efektif, efisien, “equitable and inclusive” dan mengikuti aturan/hukum. Sistem tata kelola yang dikembangkan di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate adalah sistem yang memperhatikan partisipasi civitas akademika, tranparansi pengelola sumber daya, kontribusi stakeholder, efektif dan efisien.

1.3. Lingkungan Strategis 1. Sumber Daya Manusia

Pada akhir tahun 2014 PNS pada Poltekkes Kesehatan Kemenkes Ternate berjumlah 75 orang yang tersebar di seluruh Unit Kerja. Berdasarkan Pengelompokan sumber daya yang ada, terdapat 57 orang tenaga pendidik dan 18 tenaga kependidikan.

Tabel dibawah ini menunjukan penyebaran sumber daya manusia baik tenaga pendidik dan kependidikan yang PNS dan PTT di 5 Program Studi DIII dan 2 Program Studi DIV termasuk Direktorat Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate. Pada tingkat Direktorat, terdapat 8 orang tenaga Pendidik karena mereka mendapat tugas tambahan yaitu para unsur pimpinan ( Direktur dan Pembantu Direktur) dan beberapa

(19)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

11 staf terkait yaitu dibagian Administrasi Akademik, Unit Penelitian dan Pengabdian masyarakat dan Unit Penjaminan Mutu. Pemenuhan SDM dilakukan berdasarkan peta dan analisis jabatan dimana terdapat kekosongan pada jabatan penunjang sehingga dilakukan rekrutmen untuk pegawai tidak tetap.

Tabel 1

Jumlah SDM PNS Berdasarkan Kelompok Pendidik dan Kependidikan Tahun 2017

No

Jumlah Tenaga Menurut Kualifikasi

Pendidikan

Jurusan

Total

Keperawatan Kebidanan Gizi Kesehatan Lingkungan Analis Kesehatan Rektorat

1 Pendidik

S2 18 14 7 8 4 - 51

S1 10 1 2 5 6 - 19

D4 - 10 - - 1 - 16

D3 1 - 2 3 2 - 8

Jumlah Pendidik 29 25 11 16 13 - 94

2 Kependidikan

S2 - - - - - 1 1

S1 - 2 1 1 1 26 31

D4 - - - - - - -

D3 1 1 - - 2 13 17

SMA 1 2 4 3 - 19 29

SMP 1 - - - - 2 3

SD - - - - - - -

Jumlah Kependidikan 3 5 5 4 3 61 81

Total 32 30 16 20 16 61 175

2. Mahasiswa

Pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru (Sipenmaru) di lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Kepala BPPSDM Kesehatan. Hasil Sipenmaru tahun akademik 2017/2018, rasio kelulusan dibanding jumlah pendaftar untuk Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate secara keseluruhan rasio kelulusan dibanding jumlah pendaftar adalah 1:3.

(20)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

12 Tabel 2

Seleksi Calon Mahasiswa Baru Tahun 2017 No Program Studi Pendaftar Lulus Register

Rasio Lulus : Pendaftar

1 D III Keperawatan 179 101 100 1 : 2

2 D III Kebidanan 207 101 100 1 : 3

3 D III Gizi 50 45 49 1 : 2

4 D III Analis Kesehatan 210 55 50 1 : 4

5 D III Kesehatan Lingkungan 66 52 49 1 : 2

Rasio kelulusan dibanding jumlah pendaftar untuk Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate secara keseluruhan rasio kelulusan atau yang melakukan registrasi dibanding jumlah pendaftar adalah 1 : 3.

Tabel 3

Trend Seleksi Calon Mahasiswa Baru Tahun 2015-2017

No Tahun Pendaftar Lulus Registrasi Rasio Lulus : Pendaftar

1 2015 1014 547 427 1 : 4

2 2016 919 434 434 1 : 3

3 2017 712 354 348 1 : 3

4 2018 800 500 345 1 : 3

5 2019 1000 500 345 1 : 4

Berdasarkan tabel diatas trend Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru, jumlah pendaftar di setiap tahunnya hampir sama dan tidak terlalu mengalami perubahan.

Semakin banyaknya pilihan pendidikan tinggi kesehatan swasta yang baru dibuka baik di kota Ternate maupun di kabupaten/kota di dalam Provinsi dan di luar Provinsi Maluku Utara. Presentase kelulusan bagi yang mendaftar menunjukkan trend yang berfluktuasi karena terkait dengan jumlah pendaftar dan alokasi yang diterima per jurusan begitu pula trend Presentase yang melakukan registrasi setelah dinyatakan lulus. Pada Tahun 2012/2013 terdapat 2 (dua) Jurusan baru yaitu Jurusan Analis Kesehatan dan Kesehatan Lingkungan, namun jumlah pendaftar masih sama karena jumlah lulusan sekolah menengah atas yang berminat lebih kepada Politeknik Kesehatan itu sendiri dibandingkan jurusannya.

(21)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

13 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Ternate tersebar ke tujuh program studi yaitu prodi D-III Keperawatan, D-IV Keperawatan, D-III Kebidanan, D-IV Kebidanan, D-III Gizi, D-III Kesehatan Lingkungan, D-III Analis Kesehatan, rincian sebagai berikut :

Tabel 4

Jumlah Mahasiswa di Politeknik Kesehatan Ternate Tahun 2017

No Jurusan

Jumlah Mahasiswa

2016/2017 (Genap) 2017/2018 (Ganji)) Total

II IV IV IX I III V VII

1

Keperawatan

a. D III Keperawatan b. D IV Keperawatan

98 45

96 36

89 30

18 0

100 0

98 42

94 34

12 39

612

2

Kebidanan

a. D III Kebidanan b. D IV Kebidanan

98 43

99 38

78 35

15 0

100 0

99 42

101 38

9 34

599

3 Gizi 44 39 29 0 49 40 35 0 236

4 Analis Kesehatan 46 33 48 6 50 46 35 2 267

5 Kesehatan Lingkungan 43 45 43 3 49 41 42 2 268

Jumlah 417 386 352 42 348 408 379 98 2.430

3. Laboratorium

Penggunaan Laboratorium pada gedung laboratorium terpadu diperuntukkan untuk Jurusan Keperawatan, Jurusan Kebidanan dan Jurusan Analis Kesehatan.

Laboratorium Gizi digunakan untuk Laboratorium Kimia, Penyelenggaraan Makanan, Mikrobiologi, Ilmu Teknologi Pangan (ITP) dan Penilaian Status Gizi (PSG). Sedangkan Laboratorium Kesehatan lingkungan digunakan untuk vector, air dan bengkel kerja.

Adapun jenis laboratorium yang terdapat di Poltekkes Kemenkes Ternate terdiri dari Laboratorium Terpadu (Jurusan Keperawatan, Jurusan Kebidanan, dan Jurusan Analis Kesehatan), Laboratorium Jurusan Gizi, Laboratorium Jurusan Kesehatan Lingkungan dan Laboratorium Komputer.

(22)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

14 Tabel 5

Pemanfaatan Laboratorium Tahun 2017

No Jurusan Jumlah Jam Pemanfaatan

Laboratorium/minggu

1 Keperawatan 110

2 Kebidanan 110

3 Gizi 56

4 Kesehatan Lingkungan 56

5 Analis Kesehatan 80

Jumlah 412

Gambar 2

Trend Pemanfaatan Perpustakaan Tahun 2017

6. Perpustakaan

Pemanfaatan perpustakaan dilihat berdasarkan Jumlah kunjungan ke perpustakaan per tahun yang berasal dari civitas akademika. Perpustakaan yang terdapat di Poltekkes Ternate terdiri dari Perpustakaan Terpadu yang dimanfaatkan oleh Jurusan Keperawatan, Kebidanan dan Analis Kesehatan untuk Kampus A, selain itu terdapat juga perpustakaan Gizi dan Kesehatan Lingkungan yang berada di KampusB.

Pemanfaatan perpustakaan terlihat meningkat setiap tahunnya dari Tahun 2011- 2015, hal ini berkaitan dengan peningkatan kebutuhan mahasiswa akan layanan yang cepat dan mudah dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Selain itu adanya

110 110 56

56

80

- 20 40 60 80 100 120

Keperawatan Kebidanan Gizi Kesehatan Lingkungan Analis Kesehatan

PEMANFAATAN LABORATORIUM

(23)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

15 penambahan referensi baik jenis maupun jumlah dapat meningkatkan animo sivitas akademika poltekkes dalam memanfaatkan perpustakaan.

Tabel 6

Pemanfaatan Perpustakaan Tahun 2017

Gambar 3

Trend Pemanfaatan Perpustakaan Tahun 2015-2019

15.133 15.865 16.726

20.000

25.000

- 5.000 10.000 15.000 20.000 25.000 30.000

2 0 1 5 2 0 1 6 2 0 1 7 2 0 1 8 2 0 1 9

JUMLAH KUNJUNGAN

No Jurusan Jumlah Kunjungan per tahun

1 Keperawatan

a. D III Keperawatan b. D IV Keperawatan

6.552 127 2 Kebidanan

a. D III Kebidanan b. D IV Kebidanan

7.148 198

3 Gizi 713

4 Kesehatan Lingkungan 265

5 Analis Kesehatan 1.299

8 Dosen 236

9 Staf/Karyawan 102

10 Non Civitas 86

Jumlah 1.6726

(24)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

16 7. Penelitian

Tabel 7

Trend Jumlah Penelitian Tahun 2015-2019

No Jurusan Jumlah Penelitian

2015 2016 2017 2018 2019

1

Keperawatan

a. D III Keperawatan b. D IV Keperawatan

4 1

2 1

5 2

5 2

5 2 2

Kebidanan

a. D III Kebidanan b. D IV Kebidanan

4 -

2 3

3 2

4 2

4 2

3 Gizi 1 5 5 5 5

4 Kesehatan Lingkungan 1 1 5 5 5

5 Analis Kesehatan 2 1 3 5 5

Jumlah 10 15 25 28 28

8. Pengabdian kepada Masyarakat

Tabel 8

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2013-2017

No Jurusan 2015 2016 2017 2018 2018

1

Keperawatan

a. D III Keperawatan b. D IV Keperawatan

3 1

6 2

5 2

5 5

5 5 2

Kebidanan

a. D III Kebidanan b. D IV Kebidanan

2 1

4 2

5 3

5 5

5 5

3 Gizi 1 4 5 5 5

4 Analis Kesehatan 1 2 4 5 5

5 Kesehatan Lingkungan 1 5 6 5 5

Jumlah 10 25 30 35 35

9. Kemitraan

Seluruh kegiatan kemitraan yang ada di Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate berkaitan dengan Tridharma Perguruan Tinggi antara lain kegiatan dosen yang mengajar di luar Poltekkes Kemenkes Ternate dan kegiatan yang berkaitan dengan praktek lapangan atau klinik mahasiswa. Kemitraan yang terbanyak adalah dengan Instansi pelayanan kesehatan didalam Provinsi maupun diluar Provinsi (Rumah Sakit, Puskesmas, Poskeskel, Bidan Praktek Mandiri, Panti Wreda, Industri, Perhotelan, dll),

(25)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

17 Pemerintah daerah Kabupaten dan Kota, BUMN dan Swasta. Selain itu kerjasama dilakukan dengan Institusi lain. Bentuk kerjasama dilakukan dengan Memorandum of Understanding (MoU).

1.4. Dasar Hukum

Kegiatan penyusunan Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program Poltekkes Kemenkes Ternate Tahun 2017, merupakan evaluasi kegiatan di Tahun 2017 dan perencanaan kegiatan Tahun 2018 dengan landasan penyelenggaraan, terutama : 1) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

2) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara

3) Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

4) Undang-undang RI nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

5) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 6) Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

7) Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 Tentang Rencana Kerja Pemerintah.

8) Peraturan pemerintah Nomor 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan anggaran Kementerian Negara/Lembaga.

9) Peraturan Pemerintah nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen

10) Peraturan Pemerintah nomor 37 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan

11) Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 890 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Poltekkes.

12) Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 855/Menkes/SK/IX/2009 Tentang Susunan dan Uraian Jabatan serta Tata Hubungan Kerja Politeknik Kesehatan.

13) Keputusan Menteri Keuangan nomor : 59/PMK/06/2005 tentang Sistim Akuntansi dan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat

(26)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

18

BAB II

PERSIAPAN DAN PEMBIAYAAN KEGIATAN

2.1. Pembentukan Panitia Kegiatan

Pembentukan Panitia penyelenggaraan Rapat Evaluasi dan Perencanaan Program Poltekkes Kemenkes Ternate Tahun 2017, berdasarkan surat keputusan nomor HK.02.04/I/5668/2017 tentang Penetapan Panitia Rapat Evaluasi dan Perencanaan Program Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate Tahun 2017.

2.2. Menentukan Tanggal Dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan

Tanggal dan waktu pelaksanaan kegiatan Rapat Evaluasi dan Perencanaan Program Poltekkes Kemenkes Ternate Tahun 2017, ditentukan setelah pelaksanaan rapat evaluasi Proses Belajar Mengajar (PBM) Poltekkes Kemenkes Ternate Tahun 2017. Selain itu menyesuaikan dengan ketersedian sarana dan prasarana poltekkes kemenkes ternate.

2.3. Melakukan Koordinasi Format Pelaporan

Format pelaporan Evaluasi dan Perencanaan Program Poltekkes Kemenkes Ternate Tahun 2017, laporan hasil Evaluasi dan Perencanaan Program diharapkan untuk disusun secara ringkas dan paling tidak memuat hal-hal berikut:

1. Pengantar

Bagian ini memuat pengantar penyampaian laporan hasil evaluasi dan perencanaan program oleh kepala sub bagian, kepala unit, dan ketua program studi.

2. Ringkasan eksekutif

Bagian ini memuat rangkuman kegiatan dan hasil pelaksanaan evaluasi dan perencanaan program oleh kepala sub bagian, kepala unit, dan ketua program studi secara keseluruhan.

(27)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

19 3. Pelaksanaan evaluasi dan perencanaan program

Pada bagian ini jelaskan bagaimana kegiatan evaluasi dan perencanaan program oleh kepala sub bagian, kepala unit, dan ketua program studi yang dilaksanakan di Poltekkes Kemenkes Ternate, yang mencakup pada Standar Pengelolaan Pendidikan Diknakes Tahun 2010 yang meliputi :

a) Bidang Kurikulum dan Pengembangan b) Bidang Kemahasiswaan

c) Bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat d) Bidang Sumber Daya Manusia

e) Bidang Sarana dan Prasarana f) Bidang Keuangan dan Pembiayaan g) Bidang Sistem Informasi

h) Bidang Kemitraan

i) Bidang Peran Serta Masyarakat 4. Lingkup kegiatan

Jelaskan lingkup kegiatan evaluasi dan perencanaan program yang telah diselenggarakan oleh sub bagian, unit, dan program studi.

5. Hasil evaluasi dan perencanaan program

Dengan mengacu pada evaluasi dan perencanaan program, dan sesuai dengan tujuan evaluasi dan perencanaan program yang telah ditetapkan, jelaskan dengan rinci hasil evaluasi yang telah dilaksanakan dan perencanaan yang akan dilaksanakan.

Disarankan agar hasil evaluasi yang dilaporkan mencakup aspek-aspek berikut : a) pencapaian indikator kinerja program

b) pelaksanaan aktivitas (termasuk kendala pelaksanaan)

c) pelaksanaan komponen investasi (expenditure components) khususnya mencakup procurement, dan

d) keuangan (efisiensi dan efektivitas anggaran)

(28)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

20 6. Rekomendasi

Berdasarkan hasil evaluasi di atas, jelaskan rekomendasi yang perlu mendapat perhatian atau tindak lanjut baik oleh direktur Poltekkes Kemenkes Ternate oleh unit internal pelaskana program.

7. Lampiran

Bagian ini dapat memuat hal-hal yang dipandang akan terlalu mengganggu bila disampaikan dalam batang tubuh laporan, misalnya hasil-hasil kerja individu anggota, data temuan di lapangan, dll.

2.4. Tujuan dan SasaranEvaluasi dan Perencanaan Program 1. Tujuan Evaluasi dan Perencanaan Program

Tujuan dalam penyelenggaraan Kegiatan Rapat Evaluasi dan Perencanaan Program ini adalah :

1) Mengevaluasi keberhasilan Program pendidikan tenaga kesehatan pada seluruh Lingkup unit kerja di Poltekkes Kemenkes Ternate berdasarkan Standar Pengelolaan Pendidikan Tenaga Kesehatan.

2) Melakukan Perencanaan Program Pendidikan tenaga kesehatan pada seluruh Lingkup unit kerja di Poltekkes Kemenkes Ternate berdasarkan Standar Pengelolaan Pendidikan Tenaga Kesehatan.

3) Melaksanakan Pengawasan Program Pendidikan tenaga kesehatan pada seluruh lingkup unit kerja di Poltekkes Kemenkes Ternate berdasarkan Standar Pengelolaan Pendidikan Tenaga Kesehatan.

2. Sasaran Evaluasi dan Perencanaan Program

Sasaran pada kegiatan ini adalah seluruh tenaga pendidik dan kependidikan yang terlibat dalam penyelenggaraan Pendidikan di Lingkup Poltekkes Kemenkes Ternate.

(29)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

21 2.5. Pembiayaan Kegiatan

Biaya penyelenggaraan Rapat Evaluasi dan Perencanaan Program Poltekkes Kemenkes Ternate Tahun 2016 dibebankan pada DIPA Poltekkes Kemenkes Ternate Tahun 2016.

(30)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

22

BAB III

PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN KEGIATAN

2.1. Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi dan Perencanaan Program

Kegiatan Rapat Evaluasi dan Perencanaan Program dilaksanakan selama 2 (dua) hari mulai tanggal 21 sampai dengan 22 Desember 2017 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lt.2 Poltekkes Kemenkes Ternate dan dihadiri oleh 50 Peserta Rapat (Absensi peserta rapat terlampir). Kegiatan meliputi registrasi, pembukaan dan rapat pemaparan evaluasi dan perencanaan program yang mulai dari Unit Penjaminan Mutu, Unit Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Unit Perpustakaan, Unit Laboratorium, Sub. Bagian Akademik, Sub. Bagian Administrasi Umum, Jurusan D-III Keperawatan, Jurusan D-III Kebidanan, Jurusan D-III Kesehatan Lingkungan, Jurusan D-III Analis Kesehatan, Jurusan D-III Gizi, Prodi D-IV Kebidanan, Prodi D-IV Keperawatan, serta Kegiatan Rencana Tindak Lanjut. (Jadwal Kegiatan Terlampir)

2.2. Pembahasan Kegiatan Evaluasi dan Perencanaan Program

Pelaksanaan Evaluasi dan Perencanaan Program membahas keberhasilan pencapaian program kegiatan pada Tahun 2017 dan perencanaan kegiatan yang dilakukan pada tahun 2017, akan dibahas secara terperinci pada Laporan Evaluasi dan Perencanaan Program pada masing-masing unit kerja di Poltekkes Kemenkes Ternate.

Namun secara garis besar pembahasan/masukan meliputi : 1. Sub. Bagian Administrasi Umum, Kepegawaian dan Keuangan

Penyajian data yang lengkap dan valid sangat dibutuhkan karena sangat membantu dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan serta evaluasi terhadap kegiatan yang berdasarkan data sebenarnya sehingga data terkini, tepat serta akurat menjadi sangat diperlukan dalam membantu perencanaan pengusulan anggaran di tahun berikutnya. Perlu adanya SOP turunan terhadap semua pelayanan administrasi di Poltekkes Kemenkes Ternate. Perlu diberikan reward kepada pegawai yang berprestasi dalam hal kedisiplinan dan lain-lain.

(31)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

23 2. Sub. Bagian Administrasi Akademik

Koordinasi pihak Jurusan dan Subbag ADAK sangat diperlukan terutama tentang kesesuaian (sinkronisasi) dan kelengkapan data baik data mahasiswa maupun dosen, dimasukan juga Job Place Center dalam Struktur organisasi ADAK, Optimalisasi pengurusan Dosen mutasi dari perguruan tinggi asal tentang NIDN harus disegerakan sampai bulan Maret 2018, diperlukan penambahan SDM pendidik dosen tetap dan prioritas untuk jurusan yang lain. Perlu adanya ketegasan terhadap tenaga pendidik yang sudah selesai S2 agar segera mengurus usulan jabatan fungsionalnya.

3. Unit Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu ( Quality Assurance ) bagi suatu organisasi adalah merupakan suatu keharusan karena organisasi yang menjamin mutunya merupakan organisasi yang senantiasa memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Sistem Mutu di Poltekkes merupakan suatu bagian yang tak terlepas dengan semua bagian baik Direktur, Pudir, Kajur, Ka subbag, Ka Unit, dan Senat Mahasiswa sehingga perlu kerjasama dan komunkasi dari semua bagian untuk menjaga budaya mutu yang baik, hasil AMI akan disampaikan ke semua jurusan dan prodi, setiap dokumen yang diterima harus segera di sosialisasikan kepada semua pegawai.

4. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Diperlukannya komunikasi dalam peningkatan kualitas kerjasama, Perlu adanya sosialisasi tentang mekanisme pelaksanaan penelitian kepada para dosen, tim UPPM membuat workshop publikasi hasil penelitian, harus ada pelatihan atau penguatan tim pakar karena syarat menjadi tim pakar harus S2 dan dalam 1 tahun minimal 1 kali mengikuti pelatihan metodologi penelitian, diperlukan kelengkapan data dukung dalam mengusulkan kegiatan penelitian, jurnal harus terbit setiap tahun.

5. Unit Laboratorium Terpadu

Perlu adanya penataan ulang ruangan di laboratorium dalam rangka menghadapi akrediatasi disamping harus ada ruangan untuk kesehatan reproduksi remaja yang merupakan program unggulan Diploma IV Kebidanan, perlu adanya koordinasi tentang pengadaan bahan habis pakai di laboratorium sehingga bisa

(32)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

24 dengan mudah diperoleh, pelatihan penggunaan alat sebaiknya direkam, pemanfaatan laboratorium sesuai peruntukannya. (Laporan terperinci disajikan dalam Buku I).

6. Unit Perpustakaan

Perlu dibuatkan rekapitulasi jumlah koleksi buku di Perpustakaan sesegera mungkin untuk kebutuhan akreditasi, denda Perpustakaan harus dilaporkan ke keuangan disertakan dengan tanda buktinya, setiap buku yang dihibahkan harus segera ditindaklanjuti. Barang yang rusak pada Unit Perpustakaan agar segera dibuat berita acara penyerahan dan diserahkan pada petugas SIMAK BMN Poltekkes Ternate, Identifikasi buku yang hilang dan sistem pergantian jika terdapat buku yang hilang.

Perlu adanya SOP tentang pelayanan diperpustakaan dalam meningkatkan masalah keamanan.

7. Jurusan Keperawatan

a) Program studi Diploma III Keperawatan

Mencari solusi terhadap Tracer Study agar secepatnya dievaluasi, perlu diaktifkan kembali ikatan alumni dan job placement center dengan menggunakan berbagai sarana baik media sosial maupun media lainnya dalam menjalin komunikasi dalam rangka mendapatkan data penyerapan alumni di berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta. Masih perlu koordinasi antara jurusan dengan Sub bagian ADAK dalam hal promosi jurusan disekolah-sekolah.

b) Program studi Diploma IV Keperawatan

Diperlukan penambahan SDM baik Tenaga Pendidik maupun Kependidikan untuk menunjang proses pengembangan/pembelajaran di Prodi D-IV Keperawatan, untuk perencanaan pelatihan dosen perlu dibuat pemetaan sesuai dengan homebasenya, perlu peningkatan koordinasi dengan jurusan kebidanan dalam menentukan indikator, target, realisasi dan capaian, yang dijadikan laporan evapor harus sesuai dengan indikator, target, realisasi dan capaian yang merupakan perpanjangan dari renstra dan ditampilkan juga sesuai dengan standard borang (standard 1-7) terinci. (Laporan terperinci disajikan dalam Buku II).

(33)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

25 8. Jurusan Kebidanan

a) Program studi Diploma III Kebidanan

Untuk target dalam evaluasi sebaiknya diperbaiki redaksinya sehingga dapat terukur dengan jelas, Sarana dan prasarana di Jurusan maupun di ruang kelas masih perlu terus ditingkatkan, pemetaan pengembangan pelatihan untuk nusantara sehat dibuat pelatihan APN dan juga pelatihan TOT untuk dosen.

b) Prodi D-IV Kebidanan

Diperlukan penambahan SDM baik Tenaga Pendidik maupun Kependidikan untuk menunjang proses pengembangan/pembelajaran di Prodi D-IV Kebidanan.

Masih perlu perbaikan sarana dan prasarana di ruang kantor maupun ruang kelas.

Diharapkan agar Mahasiswa dapat mencapai kompetensi yang diinginkan dan sistematis. Butuh persiapan yang matang dalam menghadapi akreditasi.

9. Jurusan Gizi

Rencana Kerja Jurusan Gizi diantaranya adalah memantapkan Jadwal mengajar Dosen, pertemuan dengan team teaching, realisasi hasil rapimtas, penunjukan pengelola Jurusan. Dalam pelaksanaan PBM terkadang masih terkendala dengan penerbitan SK Mengajar Jurusan Gizi, masih terdapatnya mahasiswa Jurusan Gizi yang diusulkan Drop Out. Meningkatkan komunikasi yang efektif dengan Alumni Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate, dimana Ikatan Alumni ini bersama Jurusan Gizi melakukan tracer study dan penyebaran kuesioner kualitas lulusan Diploma III Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate.

10. Jurusan Analis Kesehatan

Dalam upaya peningkatkan kompetensi mahasiswa Jurusan Analis Kesehatan, maka dilaksanakan Workshop Pengembangan Kurikulum Institusi dengan pemateri dari Asosiasi dan Organisasi Profesi (PATELKI). SK peserta didik yang baru harap direvisi agar angka drop out tidak tinggi hal ini berkaitan dengan mahasiswa baru yang sudah dinyatakan lulus namun tidak aktif

(34)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

26 11. Jurusan Kesehatan Lingkungan

Diperlukan koordinasi yang baik dengan Sub Bagian ADAK dalam hal data mahasiswa agar data yang disajikan sinkron, Diperlukan penambahan SDM terutama Tenaga Pendidik untuk menunjang proses pengembangan/pembelajaran. Masih perlu perbaikan sarana dan prasarana di ruang kantor maupun ruang kelas. (Laporan terperinci disajikan dalam Buku I)

(35)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

26

BAB IV

EVALUASI DAN PERENCANAAN PROGRAM

4.1. Sub Administrasi Umum, Kepegawaian dan Keuangan

RINCIAN CAPAIAN INDIKATOR KINERJA

SUB ADMINISTRASI UMUM, KEPEGAWAIAN DAN KEUANGAN TAHUN 2017

No Sasaran Indikator Kinerja Penunjang Target

2017

Realisasi Capaian (%)

Target 2018

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Meningkatkan sarana dan prasarana

Terlaksananya Pembangunan Gedung Perpustakaan dan Ruang Kelas

Kampus A 1 1 100 1

Terlaksananya penambahan fasilitas penunjang gedung laboratorium 1 1 100 1 Terlaksananya pemeliharaan gedung pendidikan dan perkantoran 1 1 100 1

Terlaksananya pemeliharaan halaman/ taman kampus 1 - - 1

Terlaksananya pemeliharaan peralatan dan mesin 1 1 100 1

Terlaksananya pemeliharaan jaringan / instalasi 1 1 100 1

2 Meningkatnya Pedoman tentang Perencanaan dan Pengelolaan SDM

Tersedianya pedoman tentang perencanaan SDM 1 1 100 1

Tersedianya pedoman tentang pengelolaan SDM 1 1 100 1

(36)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

27 3 Meningkatnya SDM tenaga

pendidik (Dosen) dan kependidikan

Terlaksananya pendidikan lanjut S1/D-IV, S2 dan S3 4 8 200 6

Terselenggaranya pelatihan Dosen dan Instruktur 10 10 100 7

Terlaksananya sosialisasi dupak dosen 1 1 100 1

Terselenggaranya rapat Evaluasi Kinerja Dosen dan Instruktur 1 1 100 1

Terlaksananya Sertifikasi dosen 3 2 67 3

Peningkatan Pelatihan Tenaga Kependidikan 4 5 125 5

Persentase pegawai dengan nilai SKP minimal baik 100 100 (Dalam

Proses) 100 4 Meningkatkan Pengelolaan

Keuangan yang

Transparan dan Akuntabel

Terselenggaranya Rapat Evaluasi dan Perencanaan Program

Keunagan 1 1 100 1

Terselenggaranya Pembinaan dan Pengelolaan Administrasi

Keuangan 1 1 100 1

Terlaksananya Pengelolaan Pembayaran Gaji Pegawai dan Honorer 1 1 100 1

Tersusunya Laporan Keunagan 1 1 100 1

Pengembangan Sistem Akuntansi Keuangan (Aplikasi) 1 1 100 1

Terlaksananya Evaluasi Perencanaan dan Pelaksanaan Pengelolaan

Keuangan 12 12 100 12

Persentase penyerapan anggaran 90 90 100 95

5 Meningkatnya Sistem Pengawasan Keuangan

Tersusunnya Prosedur Pengawasan Keuangan 1 1 100 1

Terselenggaranya Monitoring dan Evaluasi Sistem Pengelolaan

Keuangan 1 1 100 1

Perencanaan Anggaran Beasiswa untuk Mahasiswa 1 1 100 1

6 Meningkatnya Sistem Pengawasan Keuangan

Terlaksananya Implementasi Sistem Informasi Keuangan 1 1 100 1

Terlaksananya Implementasi Sistem Informasi Kepegawaian 1 1 100 1 Terlaksananya Implementasi Sistem Informasi Persediaan 1 1 100 1

(37)

Laporan Evaluasi Dan Perencanaan Program Tahun 2017

| POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TERNATE

28 Meningkatnya Sistem

Pengawasan Keuangan Tersedianya Beasiswa 7 Meningkatnya Sistem

Pengawasan Keuangan Tersedianya Beasiswa

Pemberian Dana Beasiswa bagi Mahasiswa Berprestasi dan atau

Berasal dari Keluarga Miskin 90 100 100 95

Referensi

Dokumen terkait

Politeknik Kesehatan Kemenkes Palangka Raya adalah Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan yang merupakan Satker Badan PPSDM Kesehatan yang menghasilkan Lulusan Tenaga

Tujuan Politeknik Kementerian Kesehatan Surakarta adalah Menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang unggul dan kompetitif di pasar global, menerapkan Sistem

Memasuki tahun akademik 2017/2018 Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) secara on-line

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II Tahun 2016, merupakan sarana untuk menyampaikan pertanggungjawaban

Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan Tahun 2017 154 Kendala/hambatan yang dihadapi untuk pencapaian indikator ini yaitu (1) perubahan struktur organisasi di dinas

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Semarang merupakan Perguruan Tinggi yang fokus pada pendidikan tenaga kesehatan jalur vokasi.. Sesuai

Saya menyambut baik terbitnya buku Pedoman atau Petunjuk teknis Pengembangan Penelitian Dosen di lingkungan Politeknik Kesehatan Mataram Kementerian Kesehatan RI

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan, mempunyai tugas pokok melaksanakan pendidikan vokasi dalam bidang kesehatan pada