ANALISIS DINAMIKA PENYEBARAN VIRUS
DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN DUA SEROTIPE
AHMAD SUYUTI LATIF
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2009
PERNYATAAN MENGENAI TESIS
DAN SUMBER INFORMASI
Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis dengan judul Analisis Dinamika
Penyebaran Virus Demam Berdarah Dengue dengan Dua Serotipe adalah karya saya
sendiri dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun.
Sumber informasi dari karya yang diterbitkan maupun yang tidak diterbitkan dari
penulis lain disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian
akhir tesis ini.
Bogor,
Agustus
2009
Ahmad Suyuti Latif
ABSTRACT
AHMAD SUYUTI LATIF. Analyzing Dynamics of Dengue Fever Viruses with Two Serotypes. Supervised by ENDAR HASAFAH NUGRAHANI and ALI KUSNANTO.
Dengue fever is an endemic disease in the tropical regions of the world, and temporal or sporadic in the subtropical and temperate regions. The virus is transmitted to humans by the bites of Aedes mosquitoes and Aedes albopictus. An epidemic model is formulated as a nonlinear system of differential equations that models the dynamics of dengue fever. The model uses basic reproduction number
( )
ℜ to determine endemic criteria. This model considers the relation 0 between two serotypes and determines the factors that cause the invasion of different serotypes in the human population. Analysis of the model reveals the existence of four equilibrium points in each of its solution region. Futhermore, the conditions for the asymptotic stability of equilibria are obtained by analytical as well as numerical methods. The results of simulation show that there exists a transcritical bifurcation. It is shown that one of the equilibrium points corresponds to the disease–free state, while the other three equilibria correspond to the states, where just one of each serotype presents, and where both serotypes coexist, respectively.Keywords: epidemic model, dengue fever, basic reproduction number.
RINGKASAN
AHMAD SUYUTI LATIF. Analisis Dinamika Penyebaran Virus Demam Berdarah
Dengue dengan Dua Serotipe. Dibimbing oleh ENDAR HASAFAH NUGRAHANI
dan ALI KUSNANTO.
Demam berdarah (dengue fever) adalah penyakit endemik di daerah tropis dan
sewaktu-waktu berjangkit di daerah subtropis dan daerah yang bersuhu tinggi.
Demam berdarah secara umum ditemukan menyerang anak-anak dan remaja
dengan gejala demam secara tiba-tiba, sakit kepala, mimisan, muntah, dan gejala
lainnya (Esteva & Vargas 2002).
Demam berdarah yang banyak berjangkit di daerah Asia Tenggara adalah
Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) dan Dengue Shock Syndrome (DSS). DHF
adalah salah satu bentuk infeksi ganas dari penyakit demam berdarah dengue dengan
risiko kematian yang lebih tinggi dari pada demam dengue lainnya. Sedangkan DSS
adalah kondisi kelanjutan dari DHF (Chakraborty 2008).
Demam berdarah dan DHF disebabkan oleh salah satu dari 4 serotipe virus
yang berbeda antigen. Virus ini adalah kelompok Flavivirus dan serotipenya adalah
DEN-1, DEN-2, DEN-3, DEN-4. Infeksi oleh salah satu jenis serotipe ini akan
memberikan kekebalan seumur hidup tetapi tidak menimbulkan kekebalan terhadap
serotipe yang lain. Sehingga seseorang yang hidup di daerah endemis DHF dapat
mengalami infeksi sebanyak 4 kali seumur hidupnya (Esteva & Vargas 2002).
Untuk menentukan terjadinya endemik suatu penyakit pada suatu daerah
digunakan kriteria bilangan reproduksi dasar
( )
ℜ . Bila
0ℜ <
01,
berarti tidak terjadi
endemik dan bila
ℜ > berarti terjadi endemik (Brauer 2008).
01,
Dari analisis model penyebaran virus demam berdarah dengue dengan dua
serotipe diperoleh empat macam titik kesetimbangan sebut
E , E
0 1,
E
2dan E
3.Untuk menentukan titik kesetimbangan endemik dengan cara memisalkan virus
serotipe I yang menginfeksi populasi, sehingga diperoleh titik kesetimbangan
E dan
1bila virus serotipe II yang menginfeksi populasi diperoleh titik kesetimbangan
E
2.
Titik koeksistensi kesetimbangan endemik terjadi karena dua jenis virus yaitu
serotipe I dan II menyerang secara bersama pada populasi didapat titik kesetimbangan
koeksistensi endemik
E3.Dengan menganalisis model didapat syarat-syarat
kestabilan dan beberapa teorema untuk kestabilan titik-titik kesetimbangan.
Dari simulasi model didapat solusi model secara numerik, titik
kese-timbangan dan kestabilannya, dan parameter-parameter penting yang mempengaruhi
perilaku model. Pada saat titik bebas penyakit, diperoleh nilai-nilai variabelnya tidak
semua bernilai nol, sehingga selalu terdapat populasi sehat. Dengan simulasi juga
dapat dilihat daerah titik-titik kesetimbangan untuk nonendemik, endemik dan
koeksistensi dari dua jenis virus DBD. Simulasi juga menunjukkan bahwa kestabilan
titik-titik kesetimbangan dipengaruhi oleh besar kecilnya bilangan dasar reproduksi
(Â
0) yang diperoleh, dan juga ditemukannya titik percabangan trayektori atau
Dengan melakukan perubahan nilai-nilai parameter pada simulasi, didapat
perubahan perilaku model, antara lain; bertambahnya penularan virus dari manusia
ke nyamuk dan dari nyamuk kemanusia mempengaruhi secara langsung terhadap
naiknya infeksi virus DBD dua serotipe pada populasi, sesuai dengan jenis infeksi
virus yang menginfeksi populasi pada masing-masing kompartemen. Bertambahnya
nilai peluang seorang terkena sakit demam berdarah oleh dua serotipe, menyebabkan
bertambahnya populasi koeksistensi, begitu pula sebaliknya.
© Hak Cipta milik Institut Pertanian Bogor, tahun 2009
Hak Cipta dilindungi undang-undang
1. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh hasil karya tulis ini tanpa
mencantumkan atau menyebutkan sumber.
a. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan
karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik, atau tinjauan suatu
masalah
b. Pengutipan tidak merugikan kepentingan yang wajar Institut Pertanian
Bogor.
2. Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau seluruh karya tulis
dalam bentuk apapun tanpa izin Institut Pertanian Bogor.
ANALISIS DINAMIKA PENYEBARAN VIRUS
DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN DUA SEROTIPE
AHMAD SUYUTI LATIF
Tesis
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Sains pada
Departemen Matematika
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2009
Judul Tesis
: Analisis Dinamika Penyebaran Virus Demam Berdarah Dengue
dengan Dua Serotipe
Nama
: Ahmad Suyuti Latif
NRP
: G551070161
Disetujui,
Komisi Pembimbing
Dr. Ir. Endar H. Nugrahani, M.S. Drs. Ali Kusnanto, M.Si.
Ketua Anggota
Diketahui
Ketua Program Studi Dekan Sekolah Pascasarjana IPB
Matematika Terapan
Dr. Ir. Endar H. Nugrahani, M.S. Prof. Dr. Ir. Khairil A. Notodiputro, M.S.
PRAKATA
Puji dan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini. Judul penelitian yang dipilih penulis adalah: Analisis Dinamika Penyebaran Virus Demam Berdarah Dengue dengan Dua Serotipe dengan waktu penelitian dimulai sejak bulan Desember 2008.
Pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada Ibu Dr. Ir. Endar Hasafah Nugrahani, M.S dan Bapak Drs. Ali Kusnanto, M.Si selaku pembimbing yang telah banyak membimbing dan mengarahkan penulisan tesis ini, serta Bapak Dr. Toni Bakhtiar, M.Sc selaku penguji yang telah banyak memberikan saran. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dr. Nuning Nuraini, M.S atas izinnya, sehingga penulis dapat menggunakan tulisan beliau sebagai bahan rujukan dalam tesis ini. Ungkapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Departemen Agama Republik Indonesia yang memberikan beasiswa dan kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah memberikan motivasi dan sarannya. Semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik bagi kita semua.
Terakhir kepada orang tua serta istri dan anak-anak tercinta yang telah memberikan dorongan moral, doa dan kesabarannya bagi penulis untuk menuntut ilmu pengetahuan.
Semoga karya ilmiah ini bermanfaat .
Bogor, Agustus 2009 Ahmad Suyuti Latif
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di desa Grujugan, kecamatan Kemranjen, kabupaten Banyumas Jawa Tengah pada tanggal 11 Desember 1972 dari ayah Ngadiman dan ibu Tarsilah. Penulis merupakan putra kedua dari empat bersaudara.
Tahun 1991 penulis lulus dari SMA Negeri 1 Kroya, Cilacap dan pada tahun yang sama masuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Penulis memilih program studi Pendidikan Matematika, lulus tahun 1997. Pada tahun yang sama pula penulis diterima menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Agama Republik Indonesia. Sampai saat ini penulis masih menjadi staf pengajar pelajaran Matematika pada Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) Sumpiuh di Kabupaten Banyumas sejak 1998.
Pada tahun 2007, penulis memperoleh kesempatan untuk melanjutkan program magister pada Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan program studi Matematika Terapan yang disponsori Departemen Agama Republik Indonesia.
DAFTAR ISI
Halaman
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiii
1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Tujuan Penelitian ... 3
2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Model SIR ... 4
2.2 Model Matematika Penyebaran Virus DBD Serotipe I dan II ... 4
2.3 Definisi Sistem Persamaan Diferensial Taklinear... 9
2.4 Definisi Titik Tetap ... 9
2.5 Ekspansi Taylor ... 9
2.6 Pelinearan Sistem Persamaan Taklinear ... 9
2.7 Kestabilan Titik Tetap ... 11
2.8 Bilangan Reproduksi Dasar ... 11
2.9 Matriks Pembangkit ... 11
2.10 Kriteria Routh-Hurwitz ... 12
2.11 Kestabilan Asimtotik Global ... 13
3 METODE PENELITIAN ... 15
4 ANALISIS MODEL 4.1 Model Proporsional ... 16
4.2 Bilangan Reproduksi Dasar... 16
4.3 Titik Kesetimbangan ... 19
4.4 Titik Kesetimbangan Nonendemik ... 19
4.5 Titik Kesetimbangan Endemik ... 20
4.6 Koeksistensi Titik Kesetimbangan Endemik ... 25
4.7 Daerah Titik Kesetimbangan ... 27
4.8 Hasil Simulasi ... 28
4.8.1 Hasil Simulasi 1 ... 29
4.8.2 Hasil Simulasi 2 ... 30
4.8.3 Hasil Simulasi 3 ... 31
5 SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan ... 33
5.2 Saran. ... 34
DAFTAR PUSTAKA ... 35
DAFTAR GAMBAR
Halaman
1 Kejadian luar biasa kasus DBD di Indonesia tahun 2004 ... 2
2 Kejadian DBD di Asia tahun 2006-2008 ... 2
3 Skema dasar model SIR ... 4
4 Diagram penyebaran virus DBD dengan dua serotipe pada manusia ... 6
5 Diagram penyebaran virus DBD dengan dua serotipe pada nyamuk ... 7
6 Daerah titik-titik kesetimbangan penyebaran virus DBD dengan dua serotipe ... 26
7 Dinamika infeksi virus DBD dengan dua serotipe dari simulasi 1 ... 28
8 Dinamika kesembuhan populasi dari infeksi virus DBD dengan dua serotipe dari simulasi 1 ... 28
9 Dinamika infeksi virus DBD dengan dua serotipe dari simulasi 2 ... 30
10 Dinamika kesembuhan populasi dari infeksi virus DBD dengan dua serotipe dari simulasi 2 ... 30
11 Dinamika infeksi virus DBD pada kompartemen S, I1 dan I2 ... 31
12 Dinamika infeksi virus DBD pada kompartemen I1 , I2 dan D ... 31
13 Dinamika kesembuhan populasi dari infeksi virus DBD pada kompartemen Z1, Z2 dan Z ... 32
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
1 Menentukan model proporsional... 37
2 Menentukan titik nonendemik ... 41
3 Bukti Teorema 1 ... 43
4 Menentukan titik endemik ... 45
5 Menentukan ketaksamaan (4.6) ... 48
6 Menentukan titik koeksistensi endemik E3 ... 50
7 Bukti Teorema 4 ... 52
8 Program Mathematica untuk menentukan daerah titik kesetimbangan model penyebaran virus DBD dengan dua serotipe ... 54
9 Program Mathematica untuk simulasi model penyebaran virus DBD dengan dua serotipe ... 55