PERANCANGAN KAWASAN RIVERFRONT BERKELANJUTAN DI KAMPUNG TENUN SAMARINDA DENGAN PENDEKATAN CREATIVE
TOURISM DAN STUDI SPACE SYNTAX
Skripsi
Ditulis sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Arsitektur (S. Ars.)
Nama : Kenny Lesmana
NIM : 00000021394
Program Studi : Arsitektur Fakultas : Seni dan Desain
UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA TANGERANG
2021
i
LEMBAR PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Kenny Lesmana
NIM : 00000021394
Program Studi : Arsitektur
Fakultas : Seni dan Desain, Universitas Multimedia Nusantara Judul Seminar :
PERANCANGAN KAWASAN RIVERFRONT BERKELANJUTAN DI KAMPUNG TENUN SAMARINDA DENGAN PENDEKATAN CREATIVE
TOURISM DAN STUDI SPACE SYNTAX
Dengan ini menyatakan bahwa, laporan dan karya tugas akhir/skripsi ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar sarjana, baik di Universitas Multimedia Nusantara maupun di perguruan tinggi lainnya.
Karya tulis ini bukan saduran/terjemahan, murni gagasan, rumusan dan pelaksanaan/implementasi saya sendiri, tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan pembimbing akademik dan narasumber.
Demikian surat pernyataan originalitas ini saya buat dengan sebenarnya. Apabila dikemudian hari terdapat penyimpangan serta ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar (S.Ars.) yang telah diperoleh, serta sanksi lainnya sesuai dengan norma yang berlaku di Universitas Multimedia Nusantara.
Tangerang, 19 Juni 2021
Kenny Lesmana
ii
HALAMAN PENGESAHAN TUGAS AKHIR/SKRIPSI
PERANCANGAN KAWASAN RIVERFRONT BERKELANJUTAN DI KAMPUNG TENUN SAMARINDA DENGAN PENDEKATAN CREATIVE
TOURISM DAN STUDI SPACE SYNTAX
Oleh:
Nama : Kenny Lesmana NIM : 00000021394 Program Studi : Arsitektur Fakultas : Seni dan Desain
Tangerang, 19 Juni 2021 Dosen Pembimbing,
Irma Desiyana, S.Ars., M.Arch.
Dosen Penguji,
Apriani Sarashayu, S.T., M.Sc.
Ketua Sidang,
Freta Oktarina, S.Sn., M.Ars.
Ketua Program Studi Arsitektur,
Irma Desiyana, S.Ars., M.Arch.
iii
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul “Perancangan Kawasan Riverfront Berkelanjutan di Kampung Tenun Samarinda dengan Pendekatan Creative Tourism dan Studi Space Syntax”. Skripsi ini ditulis berdasarkan penelitian dan perancangan yang dilakukan penulis di antara bulan Agustus 2020 sampai Mei 2021
Penulis merupakan seseorang yang lahir dan tumbuh di Samarinda, kemudian memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi di salah satu perguruan tinggi di Tangerang. Oleh karena itu, penulis ingin melakukan penelitian dan perancangan yang berhubungan dengan kota asalnya sehingga dapat menjadi sumbangsih. Penulis memilih Kampung Tenun sebagai objek penelitian dan perancangan karena memiliki narasi sejarah, budaya dan alam yang kuat, namun belum dimaksimalkan potensinya untuk pariwisata di Samarinda. Melalui penelitian dan perancangan ini, penulis juga merasa semakin mengenal perspektif baru dari kota Samarinda. Penulis juga semakin mengenal ragam kegiatan penduduk lokal dan sejarah Kampung Tenun. Penulis berharap penelitian ini dapat membantu pengembangan potensi pariwisata pada Kampung Tenun guna menciptakan keberlanjutan pada kampung wisata tersebut.
Dalam proses penelitian, pengumpulan data, perancangan kawasan, penulisan skripsi, penulis tentu tidak terlepas dari bantuan, doa, dan dukungan dari berbagai pihak. Maka dari itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak- pihak yang telah membantu dan mendukung, antara lain:
1. Irma Desiyana selaku Ketua Program Studi Arsitektur Universitas Multimedia Nusantara serta dosen pembimbing yang memberikan kritik dan saran selam proses penelitian, perancangan, dan penulisan
2. Hendrico Firzandy Latupeirissa selaku dosen pembimbing akademik memberikan masukan-masukan selama proses pengerjaan skripsi.
iv 3. Ibu Fitri selaku salah satu perajin tenun yang telah memberikan kesempatan untuk berbincang tentang sejarah, potensi dan pandangannya tentang Kampung Tenun, Samarinda.
4. Bapak, ibu, dan adik penulis yang telah memberikan dukungan dan doa.
5. Pinkan Dwita Prasilia dan Rosalyn Theodora selaku rekan bimbingan selama proses penelitian dan perancangan
6. Erika Angelina, Geo Bramanta, Stephanie Vania selaku rekan berdiskusi selama proses penelitian dan perancangan
7. Teman-teman penulis yang telah berjuang bersama dan saling memberi dukungan.
Tangerang, 19 Juni 2021
Kenny Lesmana
v
ABSTRAK
Sebagai salah satu kampung pertama di Kota Samarinda, Kampung Tenun memiliki berbagai potensi yang lengkap untuk menjadi kawasan kampung wisata mulai dari narasi sejarah, komoditas budaya kain tenun, hingga daya tarik alam Sungai Mahakam. Namun, ternyata semua aset tersebut belum mampu menjamin keberlanjutan kampung wisata ini sendiri seperti kurangnya minat generasi penerus dalam melanjutkan budaya tenun. Koridor publik pada kawasan ini juga belum memiliki narasi yang menghubungkan setiap objek wisata yang ada secara sequensial. Padahal kehadiran narasi sejarah, budaya, dan alam pada kampung ini dapat menjadi magnet creative tourism berbasis riverfront yang mampu mendorong partisipasi aktif wisatawan serta membentuk pengalaman yang lebih berkesan.
Penulis melakukan penelitian dengan metode korelasi dan space syntax terlebih dahulu sebelum merancang untuk memahami pola kegiatan dan ruang pada koridor publik kampung tenun. Hasil penelitian tersebut menjadi landasan dasar dalam memahami isu-isu pada kawasan secara lebih mendalam dan menjadi dasar dalam menyusun pendekatan dan strategi desain kawasan. Perancangan kawasan berfokus pada menghubungkan kembali berbagai hal, seperti antara penduduk lokal dengan wisatawan, antar objek wisata yang satu dengan yang lain, dan antar budaya dengan alam. Perancangan kawasan beserta tujuh fungsi baru pada Kampung Tenun menyimpulkan mampu menghubungkan kembali berbagai aspek pada kawasan ini, baik hubungan antar destinasi wisata, hubungan antara penduduk lokal dengan wisatawan, serta hubungan antara budaya dengan alam.
Kata kunci: Kampung Tenun, Koridor Publik, Pola Ruang dan Kegiatan, Creative Tourism Berbasis Riverfront, Menghubungkan Kembali
vi
ABSTRACT
As one of the first villages in Samarinda, Kampung Tenun has a complete range of potentials to become a tourist village area ranging from historical narratives, woven cloth cultural commodities, to the natural attraction of the Mahakam River.
However, all of these assets have not been able to guarantee the sustainability of this tourist village itself. The urban corridor in this area also does not have a narrative that connects each tourist destinations sequentially. Meanwhile, the presence of historical, cultural, and natural narratives in this village can be a magnet for riverfront-based creative tourism that can encourage tourist participation and form a more memorable experience. The author conducted research with the correlation method and space syntax to understand the pattern of activities and spaces in the urban corridor of Kampung Tenun. The results of this study form the basis for understanding issues in more depth and form the basis for formulating design approaches and strategies. The design focuses on reconnecting various things, such as local residents and tourists, between each tourist destinations and between cultures and nature. The design intention with seven new functions in Kampung Tenun concluded that it was able to reconnect various aspect of this village, from the linkage between each tourism spots, the relationship between local residents and tourists, and the correlation between culture and nature.
Keywords: Weaving Village, Urban Corridor, Spatial and Activity Patterns, Riverfront-based Creative Tourism, Reconnecting
vii
DAFTAR ISI
LEMBAR PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT ... i
HALAMAN PENGESAHAN TUGAS AKHIR/SKRIPSI ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
ABSTRAK ... v
ABSTRACT ... vi
DAFTAR ISI ... vii
DAFTAR GAMBAR ... x
DAFTAR TABEL ... xiv
DAFTAR LAMPIRAN ... xv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 10
1.3 Batasan Masalah... 11
1.4 Tujuan Penelitian dan Perancangan ... 13
BAB II KORIDOR PUBLIK PADA KAMPUNG WISATA DENGAN INDIKATOR CREATIVE TOURISM BERBASIS RIVERFRONT ... 14
2.1 Definisi dan Peran Koridor Publik pada Kampung Wisata Dengan Penerapan Creative Tourism Berbasis Riverfront ... 14
Peran Kampung sebagai Cikal Bakal Kota dan Destinasi Wisata ... 14
Peran Koridor Publik sebagai Link and Place ... 15
Perubahan Peran Pariwisata Menuju Creative Tourism... 16
Riverfront sebagai Identitas dan Daya Tarik Pariwisata ... 17
2.2 Indikator Creative Tourism Berbasis Riverfront... 19
Aplikasi dan Prinsip Creative Tourism dalam Kampung Wisata ... 19
viii
Indikator Pendukung Riverfront Sebagai Daya Tarik Wisata ... 20
2.3 Space Syntax: Cara Analisis Hubungan Konfigurasi Ruang dengan Manusia ... 22
2.4 Kajian Penelitian Terdahulu ... 27
Pembelajaran Pengolahan Data Tatanan Ruang dan Pola Kegiatan .... 27
Syarat dan Rekomendasi Pengembangan Kampung Tenun, Samarinda ... 29
Komparasi Indikator Riverfront Sebagai Destinasi Wisata ... 31
2.5 Kesimpulan Koridor Publik Pada Kampung Wisata Dengan Indikator Creative Tourism Berbasis Riverfront. ... 33
2.6 Studi Preseden ... 35
West Palm Beach Community Development oleh Ecosistema Urbano 35 The Interface oleh Avoid Obvious Architects... 37
Pembelajaran dari Preseden ... 39
BAB III METODE PENELITIAN DAN PERANCANGAN ... 40
3.1 Jenis Penelitian ... 40
3.2 Metode Pengumpulan dan Analisis Data ... 40
Metode Pengumpulan Data ... 40
Metode Analisis Data ... 42
3.3 Metode Perancangan ... 44
Landasan Perancangan ... 44
Metode Perancangan ... 46
BAB IV PENELITIAN DAN PERANCANGAN KAWASAN WISATA BERKELANJUTAN DI KAMPUNG TENUN SAMARINDA DENGAN PENDEKATAN CREATIVE TOURISM BERBASIS RIVERFRONT ... 47
ix 4.1 Penelitian Hubungan Pola Ruang dan Kegiatan Pada Koridor Publik
Terhadap Penerapan Creative Tourism Berbasis Riverfront ... 47
Kondisi Eksisting Koridor Publik dan Ragam Fungsi Ruang ... 50
Analisis Pola Kegiatan dan Persebarannya pada Koridor Publik ... 50
Analisis Hubungan Tatanan Ruang dengan Pola Kegiatan – Space Syntax ... 59
Studi Komparasi dengan Indikator Creative Tourism Berbasis Riverfront ... 67
Kesimpulan Analisis ... 82
4.2 Penerapan Creative Tourism Berbasis Riverfront pada Perancangan Kawasan Wisata Berkelanjutan di Kampung Tenun Samarinda ... 84
Usulan Fungsi-fungsi Baru yang Mendukung Kegiatan Pariwisata sebagai Respon Terhadap Isu Pada Kawasan Kampung Tenun ... 84
Konsep Perancangan Kawasan ... 87
Studi Kebutuhan dan Besaran Ruang ... 99
Masterplan dan Desain Fungsi-Fungsi Wisata Baru ... 112
Penerapan Indikator Creative Tourism Berbasis Riverfront Pada Rancangan ... 135
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 139
5.1 Kesimpulan Penelitian ... 139
5.2 Saran Penelitian ... 141
5.3 Kesimpulan Perancangan ... 143
5.4 Saran Perancangan ... 145
DAFTAR PUSTAKA ... 147
x
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. 1 Lokasi & Foto-foto Suasana ... 1
Gambar 1. 2 Contoh Partisipasi Aktif Wisatawan pada Kegiatan Produksi Tenun 2 Gambar 1. 3 Aksesibilitas Kampung Wisata Tenun Samarinda ... 2
Gambar 1. 4 Koridor Publik pada Jalan Pangeran Bendahara ... 3
Gambar 1. 5 Tatanan Ruang dan Tampak Koridor Publik... 4
Gambar 1. 6 Lokasi dan Fungsi Yang Kurang Mendukung Kegiatan Pariwisata .. 5
Gambar 1. 7 Lokasi dan Fungsi Kegiatan Pariwisata ... 6
Gambar 1. 8 Akses Hunian Perajin dan Produksi Kain Tenun ... 6
Gambar 1. 9 Akses Visual ke Arah Sungai Mahakam ... 7
Gambar 1. 10 Lokasi Lahan Terbuka pada Koridor Publik Kampung Tenun ... 9
Gambar 1. 11 Batasan Wilayah Penelitian ... 11
Gambar 1. 12 Contoh Kemungkinan Persebaran Lokasi Sampel Perancangan.... 12
Gambar 2. 1 Diagram Substansi Peran Kampung Sebagai Cikal Bakal & Destinasi ... 14
Gambar 2. 2 Diagram Substansi Peran Koridor Publik Sebagai “Link & Place” 15 Gambar 2. 3 Diagram Substansi Transformasi Cultural Tourism Menjadi Creative Tourism ... 16
Gambar 2. 4 Diagram Substansi Riverfront Sebagai Identitas dan Daya Tarik Wisata ... 17
Gambar 2. 5 Diagram Aplikasi dan Prinsip Creative Tourism dalam Ruang ... 19
Gambar 2. 6 Diagram Indikator Riverfront Sebagai Daya Tarik Wisata ... 20
Gambar 2. 7 Indikator Creative Tourism Berbasis Riverfront ... 21
Gambar 2. 8 Konfigurasi Ruang ... 22
Gambar 2. 9 Geometri Interpretasi Manusia Terhadap Ruang ... 23
Gambar 2. 10 Diagram Grafis Space Syntax ... 24
Gambar 2. 11 Pemetaan Kelompok Kegiatan Penduduk Kampung Code pada Akhir Pekan ... 28
Gambar 2. 12 Peta Olahan Analisis Space Syntax Terkait Integrasi Ruang ... 28
xi Gambar 2. 13 Hubungan Prinsip dan Rekomendasi Pengembangan Wisata Kampung Tenun Samarinda dengan Indikator Creative Tourism Berbasis
Riverfront ... 30
Gambar 2. 14 Diagram Komparasi Indikator Riverfront Sebagai Daya Tarik Wisata ... 32
Gambar 2. 15 Diagram Indikator Creative Tourism Berbasis Riverfront ... 34
Gambar 2. 16 Master Plan West Palm Beach Community Redevelopment ... 35
Gambar 2. 17 Contoh Tema Pada Plaza dan Koridor Publik ... 36
Gambar 2. 18 Master Plan The Interface... 37
Gambar 2. 19 Pendekatan Desain pada The Interface ... 38
Gambar 3. 1 Diagram Pemikiran Metode Penelitian ... 43
Gambar 3. 2 Diagram Metode Perancangan ... 45
Gambar 4. 1 Tatanan Ruang Eksisting di Koridor Publik di Pagi-Siang Hari ... 48
Gambar 4. 2 Tatanan Ruang Eksisting di Koridor Publik di Sore-Malam Hari ... 49
Gambar 4. 3 Ragam Kegiatan di Koridor Publik di Pagi-Siang Hari ... 54
Gambar 4. 4 Ragam Kegiatan di Koridor Publik di Sore-Malam Hari ... 55
Gambar 4. 5 Ragam Kegiatan di Koridor Publik dengan Waktu Fleksibel ... 56
Gambar 4. 6 Pola Kegiatan di Koridor Publik ... 57
Gambar 4. 7 Axial Map pada Koridor Publik ... 60
Gambar 4. 8 Peta Connectivity Value dan Titik Kegiatan di Koridor Publik ... 61
Gambar 4. 9 Peta Control Value dan Titik Kegiatan di Koridor Publik ... 62
Gambar 4. 10 Peta Local Integration dan Titik Kegiatan di Koridor Publik ... 63
Gambar 4. 11 Peta Global Integration dan Titik Kegiatan di Koridor Publik ... 64
Gambar 4. 12 Analisis Indikator Stories di Koridor Publik ... 68
Gambar 4. 13 Analisis Indikator Senses di Koridor Publik ... 69
Gambar 4. 14 Analisis Indikator Sophistication di Koridor Publik ... 70
Gambar 4. 15 Analisis Indikator Creative Spectacles di Koridor Publik ... 71
Gambar 4. 16 Analisis Indikator Creative Spaces di Koridor Publik ... 72
Gambar 4. 17 Analisis Indikator Ragam Fungsi dan Kegiatan di Koridor Publik 73 Gambar 4. 18 Analisis Indikator Ruang Hijau di Koridor Publik ... 74
xii Gambar 4. 19 Analisis Indikator Aksesibilitas dan Konektivitas di Koridor Publik
... 75
Gambar 4. 20 Diagram Kesimpulan Analisis ... 81
Gambar 4. 21 Usulan Fungsi-fungsi Baru... 84
Gambar 4. 22 Lokasi Ruang-ruang Eksisting ... 87
Gambar 4. 23 Lokasi Usulan Tourism Center ... 88
Gambar 4. 24 Lokasi Usulan Guesthouse ... 88
Gambar 4. 25 Lokasi Usulan Modul Area Kuliner ... 89
Gambar 4. 26 Lokasi Usulan Pusat Tenun ... 90
Gambar 4. 27 Lokasi Usulan Persebaran Fungsi-fungsi Area Riverfront ... 91
Gambar 4. 28 Tourism Theme Zone ... 91
Gambar 4. 29 Emphasize Link & Place ... 92
Gambar 4. 30 Preserving Local Identity for Sustainable Design ... 93
Gambar 4. 31 Weaving Tourism Sequence pada Berbagai Waktu ... 94
Gambar 4. 32 Kurangnya Koneksi pada Kawasan Kampung Tenun... 95
Gambar 4. 33 Design Strategies... 96
Gambar 4. 34 Contoh Aplikasi Design Strategies ... 98
Gambar 4. 35 Organization Chart ... 100
Gambar 4. 36 Circulation Chart ... 102
Gambar 4. 37 Contact Chart ... 104
Gambar 4. 38 Masterplan Kawasan ... 111
Gambar 4. 39 Eksterior Tourism Center ... 113
Gambar 4. 40 Interior Tourism Center ... 113
Gambar 4. 41 Exploded Axonometry Tourism Center ... 114
Gambar 4. 42 Contoh Suasana Guesthouse ... 115
Gambar 4. 43 Axonometri Guest House ... 116
Gambar 4. 44 Area Jajanan Kuliner ... 117
Gambar 4. 45 Unit Modul Kuliner ... 117
Gambar 4. 46 Exploded Axonometry Modul Kuliner ... 118
Gambar 4. 47 Suasana Pusat Tenun ... 119
Gambar 4. 48 Exploded Axonometry Pusat Tenun... 120
xiii
Gambar 4. 49 Pelabuhan dan Dermaga ... 121
Gambar 4. 50 Exploded Axonometry Pelabuhan ... 122
Gambar 4. 51 Eksterior Restoran Tepi Sungai & Landmark ... 123
Gambar 4. 52 Exploded Axonometry Restoran Tepi Sungai & Landmark ... 124
Gambar 4. 53 Aerial Shot dari Ruang Publik Tepi Sungai ... 125
Gambar 4. 54 Contoh Suasana Ruang Publik Tepi Sungai ... 125
Gambar 4. 55 Axonometri Ruang Publik Tepi Sungai ... 126
Gambar 4. 56 Penerapan Indikator Stories ... 127
Gambar 4. 57 Penerapan Indikator Senses ... 128
Gambar 4. 58 Penerapan Indikator Sophistication ... 129
Gambar 4. 59 Penerapan Indikator Creative Spectacles ... 130
Gambar 4. 60 Penerapan Indikator Creative Spaces ... 131
Gambar 4. 61 Penerapan Indikator Ragam Fungsi dan Kegiatan ... 132
Gambar 4. 62 Penerapan Indikator Ruang Hijau ... 133
Gambar 4. 63 Penerapan Indikator Aksesibilitas dan Konektivitas ... 134
xiv
DAFTAR TABEL
Tabel 4. 1 Daftar Ragam Kegiatan yang Diamati di Koridor Publik ... 53
Tabel 4. 2 Studi Besaran Ruang Tourism Center ... 106
Tabel 4. 3 Studi Besaran Ruang Guesthouse ... 106
Tabel 4. 4 Studi Besaran Ruang Pusat Tenun Bagian Pertama... 107
Tabel 4. 5 Studi besaran Ruang Pusat Tenun Bagian Kedua ... 108
Tabel 4. 6 Studi Besaran Ruang Modul Kuliner ... 109
Tabel 4. 7 Studi Besaran Ruang Perancangan Area Riverfront ... 110
xv
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN A PENGECEKKAN PLAGIASI TURNITIN ... cli LAMPIRAN B POTRET-POTRET PADA KAMPUNG TENUN ... cliii LAMPIRAN C PERHITUNGAN INDIKATOR SPACE SYNTAX ... clvii LAMPIRAN D TRANSKRIP WAWANCARA PERAJIN ... clxiii LAMPIRAN E DOKUMENTASI MAKET ... clxiii LAMPIRAN F GAMBAR KERJA ... clxiii