RENCANA KERJA TAHUN 2022
INSPEKTORAT DAERAH
PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TIMUR
DAFTAR ISI
Daftar Isi ... i
Daftar Lampiran ... ii
Kata Pengantar ... iii
BAB I Pendahuluan ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.1.1. Tahap Perumusan Rancangan Renja OPD ... 3
1.1.2. Tahap Penyajian Rancangan Renja OPD ... 4
1.2 Landasan Hukum ... 5
1.3 Maksud Dan Tujuan ... 8
1.4 Sistematika Penulisan ... 8
BAB II Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu... 10
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja-PD Tahun Lalu Dan Capaian Renstra Perangkat Daerah ... 10
2.2 Program/Kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja hasil/ Keluaran yang direncanakan ... 12
2.3 Uraian Realisasi Program/Kegiatan yang telah dilakukan Memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan ... 12
2.4 Analisis Kinerja Pelayanan OPD ... 15
2.5 Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi ... 15
2.6 Rivew Terhadap Rancangan Awal RKPK ... 16
2.7 Penelaah Usulan Program Dan Kegiatan Usulan Masyarakat ... 17
BAB III Tujuan, Sasaran, Program Dan Kegiaatan ... 19
3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional ... 19
3.2 Tujuan Dan Sasaran Renja OPD ... 23
3.3 Program Dan Kegiatan ... 23
BAB IV Rencana Kerja dan Pendanaan Perangkat Daerah ... 24
4.1 Strategi dan Kebijakan ... 24
4.2 Program Dan Kegiatan ... 25
BAB V Penutup ... 26
5.1 Kesimpulan ... 26
5.2 Saran ... 27
DAFTAR LAMPIRAN
TABEL LAMPIRAN ... 27
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah- Nya sehingga kita masih diberikan kesempatan dan kesehatan dalam melaksanakan tugas dan amanah yang diembankan kepada kita termasuk dalam penyelesaian Rencana Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur untuk Tahun 2022 sesuai dengan waktunya.
Rencana Kerja sebagai dokumen perencanaan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang memuat kebijakan dan program/kegiatan dalam satu tahun yang akan digunakan sebagai acuan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022 serta untuk mereview hasil evaluasi pelaksanaan Rencana Kerja tahun sebelumnya dan perkiraan capaian tahun berjalan. Dalam mewujudkan praktik pemerintahan yang baik (good governance) dalam renja ini disajikan secara subjektif tentang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam rangka pencapaian sasaran yang telah ditetapkan.
Namun demikian dalam penyusunan dan penetapan dokumen renja ini belum mencapai kesempurnaan, oleh karena itu sangat diharapkan adanya masukan dan saran perbaikan. Semoga kiranya Rencana Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur dapat memberikan manfaat, baik sebagai informasi, referensi dalam pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang amanah, bersih dan akuntabel.
Terima Kasih.
Idi, Januari 2022 Inspektur Daerah,
MUHAMMAD FAISAL, SP Pembina Tingkat I Nip. 19730402 200112 1 002
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Salah satu kebijakan umum pembangunan Aceh Timur Tahun 2017-2022 adalah menciptakan Pemerintahan yang Baik (Good Governance) dan Pemerintahan yang Bersih (Clean Government). Hal itu sejalan dengan keinginan dari masyarakat untuk mewujudkan tata pemerintahan yang dilandasi oleh transparansi pengelolaan anggaran, pemilihan program yang tepat sasaran serta didukung dengan peningkatan efektifitas, efisiensi dan akuntabilitas sesuai peraturan yang berlaku dalam setiap pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan.
Rencana Kerja (Renja) adalah dokumen perencanaan Organisasi Perangkat Daerah untuk periode 1 (satu) tahun yang memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun yang dilaksanakan oleh unsur lainnya. Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022 adalah dokumen perencanaan yang memuat program dan kegiatan yang diperlukan untuk mencapai sasaran pembangunan, dalam bentuk kerangka regulasi dan kerangka anggaran untuk periode 1 (satu) tahun. Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur ini disusun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.
Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur adalah salah satu Aparat Pengawas Intern Pemerintah yang berwenang melakukan pengawasan terhadap urusan pemerintahan di Daerah.
Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dilakukan secara efisien dan efektif untuk meningkatkan kapasitas daerah dalam rangka mendukung pelaksanaan urusan pemerintahan konkuren sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur yang dibentuk dengan Peraturan Bupati Aceh Timur Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Aceh Timur selanjutnya diubah menjadi Peraturan Bupati Aceh Timur Nomor 56 Tahun 2020 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi serta Tata Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk melakukan upaya-upaya pembinaan dalam hal pengawasan agar prinsip-prinsip tersebut di atas dapat diwujudkan. Upaya tersebut diimplementasikan dalam bentuk program kerja tahunan yang berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku serta disesuaikan dengan perkembangan dan dinamika yang terjadi di dalam Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur sekarang ini.
Penyusunan Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur dilakukan melalui dua tahapan yang merupakan suatu rangkaian proses yang berurutan, mencakup:
1. Tahap perumusan rancangan Renja OPD; dan 2. Tahap penyajian rancangan Renja OPD.
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, perencanaan daerah dirumuskan secara transparan, responsif, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, terukur, berkeadilan, dan berwawasan lingkungan. Adapun perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan didalamnya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu.
Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022 memiliki keterkaitan dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah lainnya. Penyusunan Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur mengacu pada berbagai kebijakan dan prioritas program Pemerintah Daerah yang tertuang dalam RPJMD, Rencana Strategis, Visi, Misi Tujuan, Sasaran, Strategi, Kebijakan, Program dan Kegiatan.
Penyusunan rancangan Renja-PD merupakan tahapan awal yang harus dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen Renja-PD yang definitif.
Dalam prosesnya, penyusunan rancangan Renja-PD mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (RKPD). Oleh karena itu penyusunan rancangan Renja-PD dapat
dikerjakan secara simultan/paralel dengan penyusunan rancangan awal RKPK, dengan fokus melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap kondisi eksisting SKPK, evaluasi pelaksanaan Renja-PD tahun-tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah.
1.1.1. Tahap Perumusan Rancangan Rencana Kerja OPD
Perumusan rancangan Rencana Kerja OPD dilakukan melalui serangkaian kegiatan sebagai berikut:
a. Penyusunan rancangan keputusan Kepala Daerah tentang pembentukan tim penyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah;
b. Orientasi mengenai Rencana Kerja Perangkat Daerah;
c. Penyusunan agenda kerja tim penyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah;
d. Pengolahan data dan informasi;
e. Analisis gambaran pelayanan OPD;
f. Mereview hasil evaluasi pelaksanaan Rencana Kerja OPD tahun lalu berdasarkan Renstra OPD;
g. Isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD;
h. Telaahan terhadap rancangan awal RKPK;
i. Perumusan tujuan dan sasaran;
j. Penelaahan usulan program dan kegiatan dari masyarakat;
k. Forum Perangkat Daerah.
Analisis kinerja pelayanan OPD berupa pengkajian terhadap capaian kinerja pelayanan OPD dengan kinerja yang dibutuhkan sesuai dengan dampak yang ditimbulkan atas kinerja pelayanan tersebut serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi untuk penyusunan program dan kegiatan dalam rangka peningkatan pelayanan OPD sesuai dengan tugas dan fungsi. Untuk menganalisis kinerja pelayanan OPD digunakan beberapa indikator, antara lain mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Indikator Kinerja Kunci (IKK) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, dengan sasaran target sesuai dengan Renstra Perangkat Daerah dan/atau berdasarkan atas hasil analisis standar kebutuhan pelayanan.
1.1.2. Tahap penyajian rancangan Rencana Kerja OPD.
Penyajian rancangan Rencana Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur dilakukan dengan melihat tugas dan fungsi pokok Berdasarkan Peraturan Bupati Aceh Timur Nomor 56 Tahun 2020 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi serta Tata Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur.
Berdasarkan Peraturan Bupati Aceh Timur Nomor 56 Tahun 2020 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi serta Tata Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur menyatakan bahwa Inspektorat dipimpin oleh seorang Inspektur yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Adapun tugas pokoknya adalah membantu Bupati membina dan mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan oleh perangkat daerah. Sedangkan fungsi Inspektorat Kabupaten Aceh Timur, meliputi :
1. Perumusan kebijakan teknis bidang pengawasan dan fasilitasi pengawasan;
2. Pelaksanaan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lainnya;
3. Pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Bupati;
4. Penyusunan laporan hasil pengawasan;
5. Pelaksanaan koordinasi pencegahan tindak pidana korupsi;
6. Pengawasan pelaksanaan program reformasi birokrasi;
7. Pelaksanaan administrasi Inspektorat Daerah;
8. Pembinaan dan pengawasan terhadap kinerja dan keuangan gampong;
9. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.
Adapun Bagan Struktur Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur seperti dibawah ini :
1.2. Landasan Hukum
Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, terutama dalam melakukan pengawasan atas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, berpedoman pada :
1. Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
2. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 4400);
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
INSPEKTORAT DAERAH
SEKRETARIAT
INSPEKTORAT PEMBANTU II INSPEKTORAT
PEMBANTU I
INSPEKTORAT PEMBANTU IV INSPEKTORAT
PEMBANTU III
SUBBAGIAN ANALISIS &
EVALUASI SUBBAGIAN
PERENCANAAN SUBBAGIAN
UMUM &
KEPEGAWAIAN
AUDITOR, PENGAWAS PEMERINTAH URUSAN PEMERINTAH DAERAH DAN
JABATAN FUNGSIONAL LAINNYA
KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL
AUDITOR, PENGAWAS PEMERINTAH URUSAN PEMERINTAH DAERAH DAN JABATAN FUNGSIONAL LAINNYA
AUDITOR, PENGAWAS PEMERINTAH URUSAN PEMERINTAH DAERAH DAN
JABATAN FUNGSIONAL LAINNYA
AUDITOR, PENGAWAS PEMERINTAH URUSAN PEMERINTAH DAERAH DAN
JABATAN FUNGSIONAL LAINNYA
INSPEKTORAT PEMBANTU
KHUSUS
AUDITOR, PENGAWAS PEMERINTAH URUSAN PEMERINTAH DAERAH DAN
JABATAN FUNGSIONAL LAINNYA
5. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4633);
6. Undang-undang No.17 Tahun 2007 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025;
7. Undang - Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang – undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
8. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;
10. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
11. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82);
12. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);
13. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
14. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 114);
15. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;
16. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional Tahun 2015 – 2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3);
17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan EvaluasiPembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan PeraturanDaerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerahdan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;
18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah;
19. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-3708 Tahun 2020 tentang Hasil Verifikasi dan Validasi Pemutakhiran Klasifikasi Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah;
20. Qanun Kabupaten Aceh Timur Nomor 5 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Aceh Timur Tahun 2008 – 2028 (Lembaran Kabupaten Aceh Timur Tahun 2007 Nomor 5);
21. Qanun Kabupaten Aceh Timur Nomor 10 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Aceh Timur Tahun 2012 – 2032 (Lembaran Kabupaten Aceh Timur Tahun 2013 Nomor 10);
22. Qanun Kabupaten Aceh Timur Nomor 11 Tahun 2013 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Aceh Timur Tahun 2012 – 2018;
23. Qanun Kabupaten Aceh Timur Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Aceh Timur (Lembaran Kabupaten Aceh Timur Tahun 2016 Nomor 4);
24. Qanun Kabupaten Aceh Timur Nomor 56 Tahun 2020 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur.
1.3. Maksud dan Tujuan 1.3.1. Maksud
Maksud Penyusunan Rencana Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur adalah untuk menetapkan dokumen perencanaan yang memuat program dan kegiatan pembangunan daerah yang menjadi tolak ukur penilaian kinerja Inspektorat Daerah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya selama tahun 2022.
1.3.2. Tujuan
Tujuan penyusunan Rencana Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022 adalah sebagai pedoman umum pelaksanaan tugas pembinaan dan pengawasan, sehingga program-program yang telah direncanakan tersebut dapat berjalan sesuai arah dan kebijakan Kepala Daerah. Hal ini merupakan proses pemetaan (Mapping) kegiatan dan indikator kinerja berdasarkan program kebijakan dan sasaran yang telah ditetapkan dengan mengakomodasikan sumberdaya manusia, sarana dan prasarana serta dukungan dana yang memadai.
1.4. Sistematika Penulisan
Penyajian rancangan Renja-PD sekurang-kurangnya dapat disusun menurut sistematika sebagai berikut :
BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan
BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja-PD Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan OPD
2.3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi OPD 2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPK
2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
BAB III. TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional
3.2. Tujuan dan sasaran Renja OPD 3.3. Program dan Kegiatan
BAB IV. RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH BAB V. PENUTUP
BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA-PD TAHUN LALU
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja-PD Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur Rencana Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur adalah penjabaran perencanaan tahunan dan rencana strategis Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur. Tercapai tidaknya pelaksanaan kegiatan-kegiatan atau program yang telah disusun dapat dilihat berdasarkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Tahun 2017 dan 2022.
Untuk tahun 2020 Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur mendapat alokasi dana sebesar Rp. 6.729.980.504,- dana tersebut dijabarkan dalam 8 program dan 34 kegiatan, capaian realisasi sebesar Rp. 6.337.519.410,- dengan persentase sebesar 94,17%.
TABEL 2.1
MATRIK PERBANDINGAN RENCANA KERJA TAHUN 2020 DAN CAPAIAN ATAU REALISASI KINERJA KEUANGAN
( Rp.) ( % )
3 8 9 12
Inspektorat 6.729.980.504 6.337.519.410 94,17
BELANJA TIDAK LANGSUNG 4.468.176.504 4.164.770.180 93,21
Belanja Pegawai 4.468.176.504 4.164.770.180 93,21
BELANJA LANGSUNG 2.261.804.000 2.172.749.230 96,00
Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.091.723.200 1.053.966.230 47
Penyediaan Jasa Surat Menyurat 4.800.000 4.698.000 97,88
Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik 113.100.000 100.659.030 89,00
Penyediaan Jasa Adm Keuangan 89.100.000 85.500.000 95,96
Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 26.400.000 24.948.000 94,50
Penyediaan Alat Tulis Kantor 22.599.500 22.563.000 99,84
Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 18.228.500 18.200.000 99,84 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan
Kantor
8.400.000
7.794.000 92,79 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan 5.000.000 4.945.000 98,90
Penyediaan Makanan dan Minuman 3.610.200 3.610.200 100,00
Rapat-rapat koordinasi dan Konsultasi 110.031.500 102.434.000 93,10
Penyediaan jasa kantor lainnya 84.820.000 84.820.000 100,00
Pengawasan Objek Pemeriksaan dalam wilayah Aceh Timur 605.633.500 593.795.000 98,05 KEUANGAN
B I A Y A Keterangan
Uraian Kegiatan
Sumber : Data Realisasi Keuangan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur Tahun 2020
Dari tabel 2.1 di atas terlihat bahwa secara umum Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur telah mampu mencapai seluruh target indikator kegiatan yang ditetapkan pada Renstra Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur 2017-2022 yang dijabarkan pada Rencana Kerja Tahunan. Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat pencapaian program kegiatan mencapai 94,17% dari Pagu Anggaran yang tersedia yakni Rp. 6.729.980.504.- (Enam milyar tujuh ratus dua puluh sembilan juta sembilan ratus delapan puluh ribu lima ratus empat rupiah ).
Capaian Kinerja Renja OPD Tahun 2020 berisi perbandingan target dan realisasi yang dilaksanakan dari dokumen renja tahun 2020 yang sudah ditetapkan dalam APBK Aceh Timur Tahun Anggaran 2020. Jumlah/besaran target kinerja untuk setiap program sesuai dengan yang direncanakan dalam renja.
Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 272.430.000 257.781.400 11,4 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor 5.500.000 5.387.000 97,95 Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional 246.830.000 232.404.400 94,16 Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor 20.100.000 19.990.000 99,45 Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Apartur 20.000.000 19.360.000 97
Pendidikan dan Pelatihan Formal 20.000.000 19.360.000 97
Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
15.000.000
14.969.000 100
Peningkatan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD
15.000.000
14.969.000 100 Peningkatan Sistem pengawasan Internal & pengendalian
Pelaksanaan Kebijakan KDH
755.003.625
720.971.800 95,49
Penangangan Kasus Pengaduan Dilingkungan Pemerintah 300.000.000 288.557.000
Inventarisasi Temuan Pengawasan 20.963.750 20.952.900 99,25
Tindak Lanjut Hasil Temuan Pengawasan 30.086.250 29.962.400 99,59
Rapat Penyusunan PKPT Tahun 2020 di Aceh Timur 25.917.375 25.912.500 100
Pelaksanaan Stock Opname Kas dan Persediaan Barang Per 31
Desember keseluruh SKPK 28.468.750 28.468.000 100,00
Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah 36.300.000 36.150.000 99,59
Review Laporan Keuangan SKPK 44.900.000 44.550.000 99,22
Pembinaan Pengawasan Pemerintaha Desa 110.977.500 95.763.200 86,29
Reviu Rencana Kerja Anggaran (RKA) 40.666.250 34.076.900 83,80
Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) 22.023.750 21.992.500 99,86
Pemeriksaan Khusus Dana BOS 49.700.000 49.630.000 99,86
Pemeriksaan Refocissing 45.000.000 44.956.400 99,90
Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Pengawasn
103.102.375
101.301.800 98,25
Pelaksanaan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR)
36.521.875
36.486.300 99,9
Koordinasi Rencana Aks Daerah Pencegahan dan pemberatsan Koruspsi
66.580.500
64.815.500 97,35
Program optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi 4.544.800 4.399.000 97 Pengelolaan optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi 4.544.800 4.399.000 97
Jumlah 6.729.980.504 6.337.519.410
Berdasarkan hal tersebut di atas, adapun hasil evaluasi pelaksanaan Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur tahun lalu dan pencapaian kinerja Renstra Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur, sebagaimana tercantum pada Tabel T.C.
29 (lampiran terlampir).
2.2. Program/Kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan.
Untuk menunjang optimalisasi pelayanan Inspektorat Kabupaten Aceh Timur masih terdapat beberapa masalah yang muncul antara lain :
a. Jumlah personil yang masih terbatas dan belum mencukupi sehingga tidak dapat melaksanakan program secara maksimal.
b. Sarana dan prasarana penunjang kegiatan operasional dilapangan masih sangat minim terutama fasilitas kenderaan operasional yang belum memadai.
c. Alokasi anggaran yang terbatas tidak sebanding dengan jumlah Obyek Pemeriksaan sebanyak 963 yang harus di awasi.
d. Keterbatasan jumlah Auditor belum mampu mengawasi seluruh Obyek Pemeriksaan.
2.3. Uraian Realisasi Program/Kegiatan yang telah dilakukan memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan.
Berdasarkan hasil Laporan Penyusunan Pengukuran Kinerja Kegiatan dan Pengukuran Pencapaian Sasaran Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur Tahun Anggaran 2020 termasuk dalam kategori berhasil.
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran untuk mendukung kelancaran operasional urusan administrasi dan pengelolaan keuangan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur serta untuk mendukung kelancaran pelaksanaan seluruh program-program yang lain dengan rincian kegiatan sebagai berikut:
- Penyediaan Jasa Surat Menyurat
- Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik - Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan
- Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor - Penyediaan Alat Tulis Kantor
- Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
- Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor - Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan - Penyediaan Makanan dan Minuman
- Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah - Penyediaan Jasa Kantor Lainnya
- Pengawasan Objek Pemeriksaan dalam Wilayah Kabupaten Aceh Timur
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur digunakan untuk menunjang kelancaran operasional kerja aparatur di kantor, pemenuhan fasilitas dan kelengkapan kerja, serta kenyamanan suasana kerja dengan rincian kegiatan sebagai berikut :
- Pengadaan Peralatan Gedung Kantor - Pengadaan Mebeleur
- Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor
- Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional - Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor - Pemeliharaan Rutin/Berkala Mebeleur
3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Program ini dituangkan dalam suatu kegiatan yaitu Pendidikan dan Pelatihan formal bagi Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).
4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Dan Keuangan
Program ini dituangkan dalam suatu kegiatan yaitu Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD. Tujuan penyusunan laporan ini adalah sebagai media yang dapat digunakan oleh publik atau masyarakat yang memerlukannya dalam rangka menilai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan akuntabilitas.
5. Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH
Program ini dituangkan dalam suatu kegiatan yaitu Kegiatan peningkatan pengawasan, dengan rincian kegiatan sebagai berikut :
- Penanganan Kasus Pengaduan di Lingkungan Pemerintah Daerah - Tindak Lanjut Hasil Temuan Pengawasan
- Penyusunan PKPT Kabupaten Aceh Timur
- Pelaksanaan Stock Opname kas dan Persediaan Barang per 31 Desember ke seluruh SKPK
- Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah - Review Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) - Pembinaan Pengawasan Pemerintah Desa
- Review Rencana Kerja Anggaran (RKA) - Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) - Pemeriksaan Dana Hibah/Bansos
- Pemeriksaan Khusus Biaya Operasional Sekolah (BOS) - Pemeriksaan Dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
6. Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan
Program ini dituangkan dalam suatu kegiatan yaitu Pelatihan Pengembangan Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan
7. Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Pengawasan
Program ini dituangkan dalam suatu kegiatan antara lain : - Penyusunan Laporan Pajak-Pajak Pribadi (LP2P)
- Pelaksanaan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR) - Koordinasi Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
8. Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi
Program ini dituangkan dalam suatu kegiatan yaitu Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Publik.
Dapat dilihat pada lampiran Tabel T-C.29. Rekapitulasi Hasil Pelaksanaan Renja-PD dan Pencapaian Renstra Perangkat Daerah s/d tahun 2020 Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur.
2.4. Analisis Kinerja Pelayanan Inspektorat Daerah
Secara umum analisis kinerja pelayanan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur sesuai target yang ditetapkan dalam rencana strategis, telah dilaksanakan secara optimal. Hal ini terlihat dari jumlah alokasi dana dan realisasi anggaran setiap tahunnya, dapat diserap sesuai dengan target yang ditetapkan.
Pada tahun 2020, sesuai tujuan dan sasaran yang ditetapkan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur telah berupaya optimal merealisasikan target kinerja untuk mendukung perbaikan tata kelola pemerintahan melalui pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan Pemerintah Daerah. Pencapaian kinerja tahun 2020 dijabarkan kedalam 8 program dan 34 kegiatan (lebih detailnya lihat tabel terlampir 2.1) dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 6.729.980.504.- (Enam milyar tujuh ratus dua puluh sembilan juta sembilan ratus delapan puluh ribu lima ratus empat rupiah ).
Pelayanan yang diberikan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur kepada masyarakat adalah melakukan pengawasan dan pemeriksaan diantaranya:
➢ Pemeriksaan Reguler
Pemeriksaan Reguler yaitu pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT).
➢ Pemeriksaan Khusus
Pemeriksaan Khusus dilakukan atas dasar Perintah Bupati Aceh Timur, atau dilakukan apabila terjadi serah terima jabatan beberapa kepala dinas/badan/kantor dilingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
➢ Pemeriksaan Kasus
Pemeriksaan kasus adalah pemeriksaan yang dilakukan apabila adanya indikasi yang dapat merugikan negara atau daerah di bidang kepegawaian, keuangan dan aset berdasarkan perintah Bupati Aceh Timur atau adanya pengaduan masyarakat.
➢ Melakukan Review Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur setiap tahun anggaran.
Hasil review Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur dengan Rancangan awal RKPD dapat dilihat pada tabel T.C. 31 (lampiran terlampir).
2.5. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas Dan Fungsi
Pada aspek kelembagaan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur masih terdapat kelemahan di antaranya :
a. Jumlah personil yang masih terbatas dan belum mencukupi sehingga tidak dapat melaksanakan program secara maksimal.
b. Sarana dan prasarana penunjang kegiatan operasional dilapangan masih sangat minim terutama fasilitas kenderaan operasional yang belum memadai.
c. Alokasi anggaran yang terbatas tidak sebanding dengan jumlah Obyek Pemeriksaan sebanyak 963 yang harus di awasi.
d. Keterbatasan jumlah Auditor belum mampu mengawasi seluruh Obyek Pemeriksaan.
Jumlah alokasi anggaran dalam rangka penguatan Pembinaan dan Pengawasan pada Inspektorat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sebesar Rp. 7.237.278.887,- atau 0,35% dari total belanja daerah dalam Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Aceh Timur tentang APBK Tahun Anggaran 2020.
Sementara sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2020 mewajibkan Pemerintah mengalokasikan anggaran paling sedikit 0,75% untuk pengawasan sesuai kewenangan dalam APBD untuk mendanai program, kegiatan dan sub kegiatan pembinaan dan pengawasan atau sebesar Rp. 14.476.294.310 (Empat belas milyar empat ratus tujuh puluh enam juta dua ratus Sembilan puluh empat ribu tiga ratus sepuluh rupiah) dari total belanja daerah dalam Rancangan Qanun Kabupaten Aceh Timur tentang APBK Tahun Anggaran 2020.
Secara umum, permasalahan-permasalahan yang dihadapi Inspektorat untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi adalah sebagai berikut :
1. Peralatan transportasi belum memadai
2. Sumber daya manusia yang ahli di bidang teknik dan konstruksi, ilmu hukum, masih terbatas.
3. Pendanaan kepengawasan yang masih rendah.
4. Kondisi geografis objek pemeriksaan dipelosok perkampungan dan beratnya medan yang harus dilalui sehingga sulit untuk dijangkau.
2.6. Review Terhadap Rancangan Awal Renja-PD
Rencana Kerja (Renja) Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022 merupakan rencana kerja tahunan yang juga mengacu pada Renstra Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur jangka waktu lima tahun. Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur memuat program dan kegiatan sesuai tugas dan fungsi pokok Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur.
Review hasil evaluasi pelaksanaan Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur tahun lalu, dan realisasi Renstra Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur mengacu pada hasil laporan kinerja tahunan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur dan/atau realisasi APBK untuk Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur.
Berdasarkan hasil yang diperolah melalui penilaian kinerja terhadap program dan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2020 dapat dikemukakan beberapa permasalahan dalam pelaksanaan program dan kegiatan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur sebagai berikut:
a. Masih rendahnya pemahaman indikator kinerja yang berorentasi pada program dan kegiatan.
b. Belum optimalnya pencapaian target yang direncanakan dalam Rencana Strategis Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur.
c. Belum memahaminya secara utuh tentang outcome yang ingin dicapai dari setiap kegiatan.
Hasil analisis kebutuhan tahun 2022 adalah :
1. Seluruh Program dan Kegiatan yang ada pada RKPD tahun 2022 sama dengan Program dan Kegiatan yang ada dalam renja tahun 2022, hanya saja program dan kegiatan menyesuaikan dengan nomenklatur baru dalam Permendagri 90 Tahun 2017 serta Kepmen 050-3708 Tahun 2020.
2. Seluruh Program yang ada dalam Renja tahun 2022 sesuai dengan program yang ada dalam RENSTRA Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur tahun 2017 – 2022 serta menyesuaikan dengan Permendagri 90 Tahun 2017 serta Kepmen 050- 3708 Tahun 2020.
2.7. Penelaah usulan Program dan Kegiatan Usulan Masyarakat
Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur sebagai lembaga yang bertugas melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, tidak memiliki program dan kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat. Secara rinci dapat disajikan dalam tabel. T-C.32 (lampiran Terlampir).
BAB III
TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH
3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional
Pembangunan nasional merupakan upaya semua komponen bangsa yang dilaksanakan dalam rangka mencapai tujuan bernegara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan berdasarkan Pancasila. Pencapaian tujuan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari jangka panjang, jangka menengah, hingga tahunan. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025 menggariskan visi Indonesia tahun 2025 yaitu Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur.
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan sebagaimana RPJPN 2005-2025, telah ditetapkan 9 (sembilan) Bidang yang menjadi fokus pembangunan jangka panjang hingga tahun 2025, yaitu: (1) Sosial Budaya dan Kehidupan Beragama, (2) Ekonomi, (3) Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), (4) Politik, (5) Pertahanan dan Keamanan, (6) Hukum dan Aparatur, (7) Pembangunan Wilayah dan Tata Ruang, (8) Penyediaan Sarana dan Prasarana, serta (9) Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan Lingkungan Hidup.
Visi nasional pembangunan jangka panjang adalah terciptanya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berakhlak mulia dan masyarakat yang makin sejahtera dalam pembangunan yang berkelanjutan didorong oleh perekonomian yang makin maju, mandiri, dan merata di seluruh wilayah didukung oleh penyediaan infrastruktur yang memadai serta makin kokohnya kesatuan dan persatuan bangsa yang dijiwai oleh karakter yang tangguh dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diselenggarakan dengan demokrasi yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta menjunjung tegaknya supremasi hukum.
Kaitannya untuk mewujudkan fokus pembangunan jangka menengah hingga visi dan misi nasional pembangunan jangka Panjang di atas, dapat dilihat pada point enam bidang hukum dan aparatur yang mengharapkan terwujudnya Aparatur Negara yang amanah dan mampu mendukung pembangunan nasional serta menjawab kebutuhan dinamika bangsa sesuai Pancasila dan UUD 1945. Arah pembangunan aparatur negara dilakukan melalui penuntasan penanggulangan penyalahgunaan
kewenangan dalam bentuk KKN, peningkatan kualitas penyelenggaraan administrasi negara, dan peningkatkan keberdayaan masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan. Penuntasan penanggulangan penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk KKN dicapai dengan cara: (a). Penerapan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik (good governance) pada semua tingkat dan lini pemerintahan dan pada semua kegiatan; (b). Pemberian sanksi yang seberat-beratnya kepada pelaku KKN sesuai dengan ketentuan yang berlaku; (c). Peningkatan intensitas dan efektivitas pengawasan aparatur negara melalui pengawasan internal, pengawasan fungsional dan pengawasan masyarakat; (d). Peningkatan etika birokrasi dan budaya kerja serta pengetahuan dan pemahaman para penyelenggara negara terhadap prinsip-prinsip good governance.
Peningkatan kualitas penyelenggaraan administrasi negara dicapai dengan cara: (a). Penataan kembali fungsi-fungsi kelembagaan pemerintahan agar dapat berfungsi secara lebih memadai, ramping, luwes dan responsif; (b). Peningkatan efektivitas dan efisiensi ketatalaksanaan dan prosedur pada semua tingkat dan antar tingkat pemerintahan; (c). Penataan dan peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur agar sesuai dengan kebutuhan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat; (d). Peningkatan kesejahteraan pegawai dan pemberlakuan sistem karier berdasarkan prestasi.
Dalam rangka menciptakan Pemerintahan yang baik (Good Governance) dan Pemerintahan yang bersih (Clean Governtment) maka Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur menegaskan tidak menghendaki terjadinya segala bentuk penyalahgunaan wewenang dalam jabatan dan penyalahgunaan keuangan daerah, seperti korupsi, kolusi dan nepotisme yang dapat mengakibatkan kebobrokan ekonomi rakyat dan menggerogoti keuangan daerah sehingga pada akhirnya akan mengganggu proses damai yang telah dibangun susah payah.
Aparat Pengawasan Intern Pemerintah memiliki peran penting dalam membantu mendeteksi dan menurunkan kasus korupsi. Sejak sekarang dan seterusnya, Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur menghendaki pengelolaan anggaran dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel serta menganut prinsip 3 E yaitu efisien, efektif dan ekonomis agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang dan keuangan daerah yang dapat merugikan daerah.
Sesui dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, terdapat 4 (empat) pilar dari RPJMN ke IV tahun 2020-2024 yang merupakan amanat RPJPN
2005- 2025 untuk mencapai tujuan utama dari rencana pembangunan nasional periode terakhir. Keempat pilar tersebut diterjemahkan ke dalam 7 agenda pembangunan yaitu :
1) Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan yang Berkualitas;
2) Mengembangkan Wilayah untuk Mengurangi Kesenjangan;
3) Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdaya Saing;
4) Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan;
5) Memperkuat Infrastruktur untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Pelayanan Dasar;
6) Membangun Lingkungan Hidup, Meningkatkan Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim;
7) Memperkuat Stabilitas Polhukkam dan Transformasi Pelayanan Publik.
Dalam mensinergikan pembangunaan Nasional dengan pembangunan daerah Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur, dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 3.1
Keterkaitan Prioritas Pembangunan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur (Prioritas Pembangunan Nasional)
No Prioritas Pembangunan Nasional Prioritas Pembangunan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur 1. Memperkuat Ketahanan Ekonomi
untuk Pertumbuhan yang Berkualitas 2. Mengembangkan Wilayah untuk
Mengurangi Kesenjangan
3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdaya Saing 4. Revolusi Mental dan Pembangunan
Kebudayaan
5. Memperkuat Infrastruktur untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Pelayanan Dasar
6. Membangun Lingkungan Hidup, Meningkatkan Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim
No Prioritas Pembangunan Nasional Prioritas Pembangunan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur 7. Memperkuat Stabilitas Polhukkam dan
Transformasi Pelayanan Publik
Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan : a. Meningkatkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel
b. Meningkatkan penyelenggaraan tata kelola pemerintah yang baik
Sehubungan dengan tugas Pokok dan Fungsi Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur yang berkaitan langsung adalah Prioritas Pembangunan Nomor Tujuh Memperkuat Stabilitas Polhukkam dan Transformasi Pelayanan Publik. Negara wajib terus hadir dalam melindungi segenap bangsa, memberikan rasa aman serta pelayanan publik yang berkualitas pada seluruh warga negara dan menegakkan kedaulatan negara. Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan yang dapat diakses oleh semua masyarakat melalui Reformasi kelembagaan birokrasi untuk pelayanan publik berkualitas, Memperbaiki sistem peradilan, penataan regulasi dan tata kelola keamanan siber, Mempermudah akses terhadap keadilan dan sistem anti korupsi.
Kaitannya dengan perwujudan prioritas pembangunan di atas, Inspektorat Daerah sebagai aparat pengawas berperan dalam mendukung dan mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel dengan cara mengoptimalkan fungsi pengawasan, pengendalian dan pembinaan untuk mendorong reformasi birokrasi, mewujudkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, mencegah terjadinya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), dan mendorong terwujudnya aparatur pemerintah yang produktif, transparan, akuntabel dan profesional. Untuk mendukung tercapainya hal tersebut di atas, kompetensi aparatur pengawasan di Inspektorat Daerah perlu ditingkatkan agar pengawasan dan pembinaan kepada seluruh perangkat daerah berjalan lebih efektif dan efisien. Agenda pembangunan yang telah tertuang dalam RPJMN 2020-2024 tersebut menjadi peluang yang sangat baik bagi Inspektorat Daerah untuk meningkatkan kinerja dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Apabila peluang internal dan eksternal sebagaimana telah disebutkan di atas dapat dimanfaatkan secara optimal dan kendala - kendala sebagai faktor penghambat dapat diatasi dengan baik, maka Inspektorat Daerah benar-benar dapat menjadi aparat pengawas yang mempunyai peran strategis
dalam mendukung terwujudnya Prioritas Pembangunan Kabupaten Aceh Timur Tahun Anggaran 2022.
3.2 Tujuan dan Sasaran Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur
Penetapan tujuan dan sasaran didasarkan pada identifikasi faktor – faktor kunci keberhasilan (Critical Succes Factor) yang ditetapkan setelah penetapan visi dan misi. Penetapan tujuan akan mengarah kepada perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan dalam rangka merealisasikan Visi dan Misi. Sedangkan sasaran menggambarkan hal-hal yang ingin dicapai melalui tindakan – tindakan terfokus yang bersifat spesifik, terukur dan dapat dicapai.
Tujuan penyusunan Rencana Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022 dimaksudkan sebagai pedoman umum pelaksanaan tugas pembinaan dan pengawasan, sehingga program-program yang telah direncanakan tersebut dapat berjalan sesuai arah dan kebijakan yang ditetapkan Kepala Daerah. Hal ini merupakan pemetaan (mapping) kegiatan dan indikator kinerja berdasarkan kebijakan, program dan sasaran yang telah ditetapkan dengan mengakomodasikan sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta dukungan dana yang memadai. Sedangkan sasaran utama dan rencana kerja adalah terlaksananya tugas pokok dan fungsi serta kewenangan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur guna mewujudkan Pemerintahan yang Baik (Good Governance) dan Pemerintahan yang Bersih (Clean Government).
3.3. Program dan Kegiatan
Program merupakan kumpulan kegiatan yang sistematis dan terpadu untuk mendapatkan hasil yang dilaksanakan oleh satu atau beberapa kegiatan yang terkandung didalamnya guna mencapai tujuan tertentu.
Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur sesuai dengan Tugas pokok dan Fungsinya sebagai lembaga yang melakukan pembinaan dan pengawasan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan oleh perangkat daerah menyusun berbagai program dan kegiatan sebagaimana Tabel T.C.
33 (Lampiran terlampir).
BAB IV
RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH
4.1 Strategi dan Kebijakan
Sesuai dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sebagaimana visi Kabupaten Aceh Timur yang hendak dicapai pada Tahun 2017-2022 adalah :
“Melanjutkan pembangunan dan tatanan kehidupan masyarakat Aceh Timur yg Islami, bermartabat, adil dan demokratis berlandaskan UUPA sebagai wujud implementasi mou helsinky untuk kesejahteraan rakyat Aceh Timur”.
Dalam upaya mewujudkan visi Pembangunan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2017 – 2022 tersebut, maka misi Pembangunan Aceh Timur adalah sebagai berikut :
1. Menjalankan Syariat Islam secara kaffah
2. Meningkatkan pendidikan dayah/pasantran secara terpadu.
3. Menjaga keberlangsungan perdamaian
4. Mengupayakan kelanjutan proses reintegras, hak–hak masyarakat korban konflik dan eks kombatan.
5. Mewujudkan Good Governance dan akuntabel melalui penyelenggaraan pemerintahan yang aspiratif, partisipatif dan transparan.
6. Meningkatkan perekonomian daerah melalui optimalisasi potensi basis dan pemberdayaan masyarakat.
7. Meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam bidang kesehatan, pendidikan dan sosial dasar lainnya dengan memanfaatkan IPTEK.
8. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana publik dengan memperhatikan kelestarian lingkungan.
9. Meningkatkan ketentraman dan ketertiban umum dalam kehidupan beragama, bernegara dan bermasyarakat.
Berkaitan dengan misi Kabupaten, Misi Inspektorat Daerah berkaitan dengan misi kelima pada Misi Kabupaten yaitu “Mewujudkan good governance dan akuntabel melalui penyelenggaraan pemerintahan yang aspiratif, partisipatif dan transparan”. untuk mewujudkan pemerintahan dimaksud dapat ditempuh melalui kebijakan peningkatan pengawasan daerah yang professional, handal, sinergis dan akuntabel sebagai landasan penyelenggaraan pemerintahan serta peningkatan
profesionalisme aparatur pemerintah dalam bidang tugasnya, dengan strategi sebagai berikut:
1. Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi;
2. Pemberantasan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN);
3. Peningkatan Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP);
4. Peningkatan Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP);
5. Meningkatnya Pelayanan Administrasi Perkantoran
6. Terciptanya Pemerintahan yang Aspiratif, partisipatif dan transparan
7. Terlaksananya tugas dan fungsi Inspektorat yang berhasil guna dan berdaya guna;
8. Terlaksananya kegiatan pengawasan secara cepat, tepat, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan;
9. Meningkatnya akuntabilitas pemerintahan dan sistem pengawasan birokrasi yang sistemik.
4.2 Program dan Kegiatan
Dalam rangka mengembangkan dan mengelola secara optimal sumberdaya pengawasan secara berkelanjutan, Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur telah menyusun berbagai program dan kegiatan yang mengacu pada Rencana Strategis (Renstra) Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur 2017-2022 serta kebijakan strategis lainnya. Program dan Kegiatan Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur untuk Tahun 2022 terdapat Belanja Operasi dan Belanja Barang.
Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-3708 Tahun 2020 tentang Hasil Verifikasi dan Validasi Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, Inspektorat Daerah Aceh Timur mempunyai 3 (tiga) Program, 12 (dua belas) Kegiatan serta 49 Sub Kegiatan. Semua Program dan Kegiatan tersebut di sajikan dalam Tabel T.C 33.
(lampiran terlampir)
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Keberhasilan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sebagaimana tertuang dalam Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022, sangat tergantung kepada kondisi sosial budaya, ekonomi dan politik, serta ditunjang oleh partisipasi berbagai komponen masyarakat dan sikap mental penyelenggara di daerah, khususnya jajaran Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur. Program dan kegiatan di Tahun 2022 tetap mengacu kepada kebijakan nasional sebagai acuan dalam penyusunan prioritas pembangunan Pemerintah Daerah yaitu Peningkatan kualitas birokrasi, tata kelola, dan pelayanan publik.
Inspektorat mempunyai beban tugas yang besar karena bertanggungjawab dalam pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Hal tersebut membutuhkan kelembagaan yang kuat disertai dengan kewenangan yang memadai untuk melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan yang telah ditetapkan.
Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur juga berupaya untuk mewujudkan visi yang telah direncanakan yaitu “Terwujudnya Inspektorat Kabupaten Aceh Timur Sebagai Lembaga Pengawas Daerah yang Profesional, Handal, Sinergis dan Akuntabel”
Disamping itu juga, Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur mengajukan Rencana Kerja Tahun 2022 dengan kesimpulan sebagai berikut:
a. Dalam pengajuan anggaran pada Rencana Kerja Tahun 2022 sebesar Rp. 9.885.964.586,- (Sembilan milyar delapan ratus delapan puluh lima juta
sembilan ratus enam puluh empat ribu lima ratus delapan puluh enam rupiah).
b. Tahun Anggaran 2020 pada Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur melaksanakan 8 Program dan 34 kegiatan, sementara dalam Rencana Kerja Tahun 2022 mengusulkan 3 program dengan 12 kegiatan serta 49 sub kegiatan.
5.2 Saran
Dalam Rencana Kerja Tahun 2022 dan tahun selanjutnya disarankan kepada semua personil dengan tingkatan jabatannya agar melakukan peningkatan etos kerja, kedisiplinan dan loyalitas, meningkatkan kemampuan teknis dan profesionalisme serta menerapkan mekanisme reward and punishment yang proporsional dengan memperhatikan aspek kesejahteraan dan pengembangan karier yang berdampak terhadap kinerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur.
Dalam kerangka perencanaan dan penyusunan program dan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, Rencana Kerja ini akan menjadi pedoman dalam upaya peningkatan kinerja lembaga.
Renja juga merupakan penjabaran dari RPJMD, RENSTRA, kondisi lingkungan hidup, pengalaman empirik, dan dilandasi oleh landasan hukum yang jelas, sehingga mempunyai kekuatan hukum yang mengikat semua stakeholder.
Renstra diharapkan menjadi dokumen perencanaan taktis-strategis yang dijadikan dasar perencanaan dan penyelenggaraan pembangunan tahunan dan penyusunan APBK.
Monitoring dan evaluasi kinerja yang hasilnya menjadi bahan Laporan Akuntabilitas Kinerja perlu dilakukan secara lebih cermat dan akurat. Dari hasil evaluasi tersebut akan dapat direncanakan langkah-langkah yang tepat, untuk memperbaiki kelemahan yang ada dan mengembangkan hasil-hasil kegiatan yang sudah dapat di implementasikan secara berkesinambungan.
Semoga Rencana Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur ini dapat memenuhi harapan sebagai salah satu perencanaan dalam mewujudkan akuntabilitas kinerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
LAMPIRAN RENJA
3 4 5 6 7 8 9 10 11
4 02 4 02 01 01 12 12 12
4 02 4 02 01 01 01 1.1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat Jumlah surat masuk dan surat keluar yang dikelola / Administrasi surat menyurat tertata dengan baik
2.183 Surat 425 surat 2250 Surat 97,88 454 surat 97,88
4 02 4 02 01 01 02 1.2. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
Lancarnya kegiatan komunikasi, sumber daya air dan listrik / Berfungsinya layanan Telepon, Faximile, Internet, Sumber Daya Air dan Listrik
2.232.810 kwh 441.882 KWH 12 Bulan 12 Bulan 89,00 459.734 KWH 89,00
4 02 4 02 01 01 07 1.3. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan Peningkatan kesejahteraan Pegawai / Tersedianya honorarium Petugas Teknis tertentu
119 0rg 22 0rg 30 Orang 95,96 25 0rg 95,96
4 02 4 02 01 01 08 1.4. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Meningkatnya Kebersihan kantor / Terciptanya lingkungan yang bersih, indah dan nyaman
12 org & 60 Jenis 2 org & 12 Jenis 2 Org & 12 Jenis 94,50 2 org & 12 Jenis 94,50 4 02 4 02 01 01 10 1.5. Penyediaan Alat Tulis Kantor Tersedianya Alat Tulis Kantor / Aktifitas
Pengawasan berjalan lancar 175 jenis 35 Jenis 35 Jenis 35 Jenis 99,84 35 jenis 99,84 4 02 4 02 01 01 11 1.6. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Tersedianya Barang Cetakan dan
Penggandaan / Kelancaran proses administrasi perkantoran
20.068 Exp 3.934 Exp 6 Dokumen 6 Dokumen 99,84
4.013 Exp
99,84 4 02 4 02 01 01 12 1.7. Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan
Bangunan Kantor
Tersedianya Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor / Proses
administrasi perkantoran berjalan dengan baik 60 jenis 12 Jenis 12 Jenis 12 Jenis 92,79
12 jenis
92,79
4 02 4 02 01 01 15 1.8. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-
undangan Tersedianya Bahan Bacaan dan Peraturan
Perundang-Undangan / Meningkatnya kemampuan dan Pengetahuan Pegawai Kantor
7.957 Exp 1.560 Exp 3 Eks 3 Eks 98,90 1.623 Exp 98,90
4 02 4 02 01 01 17 1.9. Penyediaan Makanan dan Minuman
Tersedianya Makanan dan Minuman / Rapat
dapat dilaksanakan dengan lancar dan tertib 205 Pertemuan 40 Pertemuan 40 Pertemuan 40 Pertemuan 100,00 42 Pertemuan 100,00 4 02 4 02 01 01 18 1.10. Rapat-rapat koordinasi dan Konsultasi Pelaksanaan rapat-rapat koordinasi dan
konsultasi / Terciptanya komunikasi dan informasi Kepengawasan terkini
510 SPD 100 SPPD 100 SPPD 93,10 104 SPD 93,10
4 02 4 02 01 01 20 1.11. Penyediaan jasa kantor lainnya Meningkatkan kesejahteraan pegawai / Tersedianya honorarium Petugas Teknis tertentu lainnya
130 0rg 26 0rg 27 Orang 100,00 26 0rg 100,00
INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN ACEH TIMUR
Target Realisasi Kode
Target Program/Kegiata
n Renja SKPK tahun berjalan
Tahun 2021
Perkiraan Realisasi Capaian Target Program/Kegiatan
Renstra SKPK s/d Tahun Indikator Kinerja Program 2020
(outcame)/Kegiatan (Output)
Realisasi Capaian
Tingkat Capaian (%) Target dan Realisasi Kinerja Program dan
Keluaran Kegiatan SKPK Tahun 2020 Urusan/Bidang Urusan Pemerintah Daerah dan
Program/Kegiatan
Tingkat Realisasi
(%)
1 2
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Target Capaian Kinerja Renstra SKPK (Akhir
Perencanaan Renstra)
Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan
Keluaran Kegiatan s/d
2019