II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Teknologi SMS Gateway
Short Message Service (SMS) menurut (Afrina & Mira, 2015) adalah kemampuan untuk mengirim dan menerima pesan dalam bentuk teks dari dan kepada ponsel. SMS Gateway merupakan sebuah komunikasi perangkat lunak yang menggunakan komputer dan memanfaatkan teknologi seluler untuk mengirimkan SMS yang ditangani oleh jaringan seluler yang mengandung informasi nomor telepon seluler, penerima, pengirim, pesan dan waktu.
Teknologi SMS Gateway pada saat ini untuk pesan berupa teks, unicode character dan juga smart messaging berupa ringtone, picture, logo operator dan lain-lain dan mampu mengolah informasi yang terdapat dalam pesan SMS, mampu menerima kode SMS dalam jumlah tertentu serta melakukan transaksi sesuai yang dibutuhkan. Skema sms gateway disajikan pada gambar 2.
Gambar 2. Skema SMS Gateway Sumber : (Afrina & Mira, 2015)
2.2 Teknologi Informasi
Sistem informasi menurut (Afrina & Mira, 2015) pada artikelnya yang berjudul “ Pengembangan Sistem Informasi SMS Gateway” adalah kombinasi dari tekologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi untuk mendukung operasi dan manajemen. Penarapan teknologi informasi dapat difungsikan sebagai sarana untuk menyimpan, mendapatkan dan menyebarluaskan informasi ilmu pengetahuan dalam format digital.
Penerapan teknologi informasi dapat di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu:
a. Memudahkan mendapatkan produk teknologi informasi
b. Harga semakin terjangkau untuk memperoleh teknologi informasi c. Kemampuan dari teknologi informasi
d. Tuntutan layanan masyarakat serba “klik”
e. Mengefisiensikan dan memudahkan pekerjaan
2.3 Peraturan Akademik dan Kedisiplinan Mahasiswa POLINELA
Berdasarkan surat keputusan direktur tentang peraturan akademik dan kedisiplinan mahasiswa Politeknik Negeri Lampung tahun tahun 2014.
1. Pada BAB VII tentang disiplin mahasiswa pasal 19 nomor 9 berisi tim kedisiplinan membuat usulan peringatan tertulis kepada Direktur terhadap mahasiswa yang telah memenuhi kriteria sesuai dengan rekapitulasi yang telah dilakukan dan ditembuskan pada ketua jurusan.
2. Pada BAB VIII tentang pengelolaan kelas pasal 26 no 1 berisi ketidakhadiran mahasiswa yang tidak hadir tanpa izin dan keterlambatan hadir akan dikenakan peringatan lisan maupun tulisan dengan sanksi kompensasi. Keterangan disajikan pada Tabel 1.
Tabel 1. Keterangan sanksi mahasiswa Tidak hadir tanpa izin/terlambat
hadir
Sanksi Terlambat hadir kuliah dan praktik
5 – 10 menit
Dikenai hukuman kompensasi 5 kali Terlambat hadir kuliah lebih dari 10
menit dianggap tidak hadir pada kegiatan tersebu
Dikenai hukuman kompensasi 2 kali jumlah jam perkuliahan
Terlambat hadir praktik lebih dari 10 menit dianggap tidak hadir pada kegiatan tersebut
Dikenai hukuman kompensasi 1 kali jumlah jam praktikum dan wajib melakukan praktik pengganti
Tidak hadir atau terlambat apel atau tidak memakai seragam apel
Mengacu pada pedoman teknis tata cara apel Sumber : (Polinela, 2019)
3. Pada BAB IX tentang Peringatan dan Sanksi pasal 27 nomor 2 berisi surat peringatan tertulis diberikan oleh Direktur kepada mahasiswa berdasarkan laporan tim kedisiplinan dan salinannya dikirimkan kepada orang tua/walinya.
a. Surat Peringatan Tertulis I diberikan jika mahasiswa memenuhi salah satu ketentuan dibawah ini :
1. Tidak hadir tanpa izin (kuliah dan praktik) selama 12 jam.
2. Mendapat peringatan lisan ke-4 dalam satu semester.
3. Melakukan pelanggaran terhadap instruksi keselamatan kerja yang mengakibatkan terjadinya suatu kecelakaan yang membahayakan kesehatan dan kehidupan bagi diri sendiri dan atau orang lain.
4. Tidak melaksanakan atau mentaati tugas kompensasi pada waktu yang telah ditentukan.
5. Tidak jujur dalam memberikan alasan terhadap pelanggaran yang dilakukan.
b. Surat Peringatan Tertulis II diberikan jika mahasiswa memenuhi salah satu ketentuan dibawah ini :
1. Sudah pernah mendapatkan Surat Peringatan Tertulis I 2. Tidak hadir tanpa izin (kuliah dan praktik) sebanyak 24 jam.
3. Mendapatkan peringatan lisan yang k2-7 dalam satu semester.
c. Surat Peringatan Tertulis III diberikan jika mahasiswa memenuhi salah satu ketentuan dibawah ini :
1. Sudah pernah mendapat Surat Peringatan Tertulis II
2. Tidak hadir tanpa izin (kuliah dan praktik) sebanyak 36 jam.
3. Mendapatkan peringatan lisan yang ke-10 dalam satu semester.
d. Surat Pemberhentian Sebagai Mahasiswa diberikan jika mahasiswa memenuhi salah satu ketentuan dibawah ini :
1. Sudah pernah mendapatkan Surat Peringatan Tertulis III.
2. Tidak hadir tanpa izin (kuliah dan praktik) sebanyak 48 jam.
3. Mendapatkan peringatan lisan yang ke-13 dalam satu semester.
2.4 Aplikasi
Suatu perangkat lunak (software) yang dirancang dari kumpulan program untuk membantu pekerjaan manusia dalam melaksanakan tugasnya dan menyelesaikan masalah-masalah khusus dan berjalan berdasarkan instruksi pengguna. Pengertian tersebut dikemukakan oleh sianipar dan noviala pada tahun 2014 pada artikel yang berjudul “Aplikasi Tracer Study Online Universitas Widyatama”.
2.5 Algoritma
Definisi algoritma menurut Riyanti adalah susunan perintah yang saling berkaitan untuk menyelesaikan suatu masalah. Dalam membuat program yang sederhana dibutuhkan langkah awal yang harus disusun sebelum menuliskan program yaitu dengan menuliskan dan menusun algoritma pemograman (Riyanti, 2016)
2.6 Diagram Alir Dokumen
Mapping chart dapat digunakan untuk memudahkan analisis dan programmer dalam memecahkan masalah. (Ismail, 2017) menjelaskan tentang pengertian mapping chart yaitu gambaran tentang pekerjaan atau semua alur yang ada di dalam sistem. Simbol mapping chart dijelaskan pada Tabel 2.
tabel 2. Simbol Mapping Chart
Simbol Nama Keterangan
Dokumen
Dokumen input/ dokumen output baik dari proses manual maupun berbasis komputer.
Proses Manual
Proses manual yang dilakukan.
Arsip
Simpanan data informasi file pada proses manual.
Input Keyboard
Input yang dimasukan melalui keyboard.
Penyimpanan Manual
Media penyimpanan data / informasi secara manual.
\
Tabel 2. (Lanjutan)
Arah alir dokumen Arah alir dokumen yang saling terkait pada suatu sistem.
Database Media penyimpanan data
pada proses berbasis komputer.
Proses Komputer Proses yang dilakukan secara komputerisasi.
Sumber : (Ismael, 2017)
2.7 Flowchart
flowchart merupakan gambaran urutan logika dari suatu prosedur pemecahan masalah yang dituliskan dalam bentuk simbol (Sitorus, 2016).
Diagram alir ini digunakan untuk membuat sebuah algoritma terstruktur agar
dapat mudah dipahami oleh pembaca dan dapat dijadikan sebagai dokumentasi.
Adapun simbol-simbol Flowchart disajikan pada Tabel 3.
tabel 3. Simbol Flowchart
Simbol Nama Fungsi
Terminator Simbol permulaan (start) atau akhir (stop) dari suatu proses
Input/Output Data Proses input/output tanpa tergantung perlatannya.
Proses Simbol ini digunakan untuk proses pengolahan data.
Decision Menunjukan sebuah kondisi yang akan menghasilkan dua kemungkinan jawaban ya/tidak.
Punched Card Simbol pernyataan input berasal dari kartu atau output ditulis ke kartu Sumber : (Sitorus, 2015)
2.8 Data Flow Diagram (DFD)
Susanto dan Ratna Nurmalina (2017) menjelaskan tentang DFD pada salah satu artikel yang terdapat di dalam jurnal “integrasi” yaitu menggambarkan alir data antara entitas dan sistem atau dari sistem ke entitas atau sebuah alir data input menuju output. DFD awal mulanya dikembangkan oleh Trish Sarson dan Crish Jane dengan menggunakan komponen berbentuk persegi dengan sudut lengkung, kemudian oleh Edward Yourdon dan Tom De Mardo diubah menjadi bentuk lingkaran sebagai model analisis sistem perangkat lunak dengan pemograman yang terstruktur. Adapun simbol-simbol Data Flow Diagram disajikan pada Tabel 4.
tabel 4. Simbol DFD
Simbol Nama Keterangan
External Entity
Orang atau organisasi yang terdapat diluar sistem tetapi mempengaruhi jalannya sistem
Process
Aktivitas yang dilakukan secara manual ataupun terkomputerisasi dari sebuah sistem
Data Store
Tempat penampungan data yang mengalir didalam sistem
Data Flow
Suatu data yang selalu diawali atau diakhiri dalam suatu proses
Sumber : (Susanto & Nurmalina, 2017)
2.9 Entity Relationship Diagram (ERD)
Definisi Entity Relationship Diagram (ERD) menurut Rusmawan adalah Gambaran suatu model data yang menjelaskan seluruh hubungan, entitas, dan batasan untuk menyelesaikan pengembangan system (Rusmawan, 2019) . Simbol- simbol Entity Relationship Diagram disajikan pada Tabel 5.
tabel 5. Simbol ERD
Simbol Nama Keterangan
Entitas
Berisi tentang tabel-tabel yang terdapat dalam sistem
Atribut
Menjelaskan tentang field atau isi dari tabel yang terdapat didalam sistem
Relationship
Mendeskripsikan hubungan antar tabel yang terdapat didalam sistem
Arrow
Garis yang menghubungkan antara himpunan entitas, atribut, dan himpunan relasi Sumber : (Rusmawan, 2019)
2.10 Database
Menurut Omar Pahlevi (2018) pada artikel yang berjudul “Sistem Informasi Inventori Barang Menggunakan Metode Object Oriented di PT. Livaza Teknologi Indonesia Jakarta” menjelaskan tentang pengertian database yaitu sebuah tempat yang digunakan untuk menyimpan data berskala besar dan saling terhubung.
2.11 Website
Rohi Abdulloh (2015) dalam buku yang berjudul programing is easy menjelaskan mengenai definisi website, merupakan kumpulan dari beberapa laman yang berisi informasi dalam bentuk gambar, text, video, dan audio yang dihubungkan menggunakan internet.
2.12 Pendukung Sistem Informasi 2.12.1 SublimeText
Pengertian SublimeText merupakan sebuah aplikasi editor yang digunakan untuk menulis script dan dapat dijalankan diberbagai sistem oprasi, aplikasi ini bersifat fleksibel dan dapat dikembangkan menggunakan sublime-page (Safani &
Dores, 2018).
2.12.2 Xampp
Andriyani dan Siyoperman (2016) mengemukakan pendapat pada sebuah artikel yang terdapat di dalam jurnal Sains dan Teknologi mengenai pengertian Xampp yang merupakan sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk mendukung sistem operasi. Xampp memiliki arti seperti dibawah ini :
a) X : melambangkan sistem operasi seperti linux, Windows, solaris dan Mac OS.
b) A : aplikasi web servis atau biasa dikenal dengan Apache c) M : MySql atau aplikasi data server
d) P : PHP atau bahasa pemograman web yang digunakan untuk membangun halaman web
e) P : Perl atau bahasa pemograman yang digunakan untuk segala keperluan yang dikembangkan pada mesin Unix oleh Larry Wall.
2.12.3 My SQL
Pengertian MySQL menurut Budi Prastyo pada artikel yang berjudul
“Perencanaan dan Pembuatan Sistem Informasi Gudang PT PLN Persero Area Surabaya Barat” MySql adalah sebuah database server yang digunakan untuk mengelola data dan MySql menggunakan SQL sebagai bahasa dasar untuk mengakses database.MySql menggunakan istilah tabel, baris, dan kolom karena MySql merupakan jenis (Relational Database Management System) RDBMS .
2.12.4 PHP MyAdmin
PhpMyadmin yaitu sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk menangani tentang administrasi MySql dengan menggunakan bahasa pemograman PHP. PhpMyadmin mendukung tabel, basis data, dan relasi dalam MySql (Rozaq, Lestari, & Handayani, 2015).
2.12.5 Boostrap
Pengertian Boostrap menurut Miftahul Khoir (2018) pada artikelnya yang berjudul “Sistem Informasi Inventory Barang Berbasis Web Pada Pt. Livaza Teknologi Indonesia” adalah sebuah framework yang berupa produk open source.
Boostrap pada awalnya dibuat dalam bentuk CSS-Driven menjadi sebuah host dari javascript Plugins yang dapat mudah digunakan.
2.12.6 Framework
I Ketut Suharsana (2016) menjelaskan tentang pengertian Framework pada artikel yang berjudul “Implementasi Model View Controller dengan Framework CodeIgniter pada E-Commerce Penjualan Kerajinan Bali” adalah kerangka kerja yang digunakan untuk mempermudah programmer dalam membangun aplikasi.
2.12.7 Model View Controller (MVC)
Supono dan Vidiandry Putratama menjelaskan pengertian MVC yang ditulis di dalam bukunya, Model View Controller (MVC) merupakan konsep yang digunakan untuk membangun sebuah web dengan cara memisahkan komponen utama dalam membangun aplikasi seperti user interface dan proses (Supono &
Putratama, 2018). Berikut adalah komponen dan fungsi dari MVC :
a) Model : wadah yang digunakan untuk melakukan pengolahan data dan berhuungan langsung dengan database dan melakukan validasi dari bagian controller .
b) View : bagian yang berfungsi untuk menampilkan data kepada user dan berhubungan langsung dengan controller .
c) Controller : bagian yang berada di antara model dan view yang berisi perintah untuk melakukan proses pada data kemudian mengirimkannya pada view dan berhubungan langsung dengan model.
2.12.8 CodeIgniter
CodeIgniter menurut Vidiandry dan Supono (2018) merupakan sebuah aplikasi open source untuk membangun sebuah website dengan menggunakan bahasa pemograman PHP berbentuk framework dengan menggunakan MVC.
CodeIgniter sangat membantu pengembang web untuk membangun sebuah aplikasi dan CodeIgniter pertama dirilis pada tahun 2006 .
2.13 Bahasa Pemograman 2.13.1 Hypertext Processor (PHP)
Bahasa server side scripting yang menyatu dengan HTML yang digunakan untuk membuat halaman web dinamis atau yang biasa disebut dengan hypertext processor. Perintah dan script dieksekusi pada server kemudian dikirimkan pada browser dengan format HTML (Lavarino & Yustanti, 2016) . Adapun kelebihan dari PHP antara lain:
1. Kemanan script lebih terjamin karena tidak terdapat diterlihat pada halaman web.
2. Memiliki tingkat akses yang cepat.
3. Mengikuti perkembangan teknologi internet karena memiliki tingkatan tahapan perkembangan.
4. Memiliki akses ke database yang sudah ada seperti MySql, MicrosoftSql Server.
2.13.2 Javascript
Menurut Astriana Mulyani Javascript merupakan sebuah bahasa pemograman berbasis web yang bersifat client side programming language yang prosesnya dilakukan oleh client. Javscript dikembangkan pada pertengahan dekade 90, teks javascript dapat dituliskan dalam bentuk dokumen ataupun file HTML (Pahlovi, Mulyani, & Khoir, 2018)
2.14 Rapid Aplication Devlopment (RAD)
Tilley dan Rosenblatt menyatakan pendapatnya mengenai metode pengembangan sistem Rapid Aplication Devlopment (RAD) yaitu suatu pengembangan sistem yang dapat dilakukan secara singkat dengan berbasis tim . (Rosenblatt & Tilley, 2016) Metode pengembangan sistem RAD memiliki 4 tahapan yaitu Perencanaan, Desain Distem, Membangun Sistem, dan Implementasi yang akan dijelaskan dibawah ini :
a) Perencanaan
Tahapan ini merupakan tahapan pengumpulan data-data yang digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem sebagai syarat untuk melanjutkan ketahapan berikutnya.
b) Desain Sistem
Tahapan desain sisstem merupakan tahapan untuk membuat model data yang akan dibuat tahapan ini memerlukan interaksi antara pengguna dan analis.
c) Membangun Sistem
Tahapan ini merupakan taahapan penulisan kode program untuk membangun aplikasi yang sudah dirancang oleh analis.
d) Implementasi
Setelah pembuatan aplikasi selesai maka langkah selanjutnya adalah tahapan pengujian aplikasi yang dilakukan pada tahapan ini, tahapan ini merupakan tahapan akhir dalam membangun aplikasi menggunakan metode Rapid Aplication Devlopment (RAD).
User Design
Berikut ini merupakan ilustri dari tahapan pada metode Rapid Aplication Devlopment disajikan pada Gambar 3.
Sumber : (Rosenblatt & Tilley, 2016)
2.15 Pengujian
Menurut Syaiful Anwar menjelaskan tentang salah satu pengujian aplikasi menggunakan black-box testing merupakan sebuah metode pengujian perangkat lunak dengan cara melakukan testing pada tampilan aplikasi dan menjalankan semua fungsi yang ada di dalam aplikasi sesuai dengan permintaan customer (Anwar & Irawan, 2017).
2.16 Penelitian Terkait
Penelitian terkait merupakan sebuah teori yang didapatkan dari penelitian- penelitian sebelumnya atau dari sebuah karya ilmiah, yang dapat digunakan sebagai sebagai acuan dan data pendukung pembuatan aplikasi.
Requime nts Plannin
Construct ion
Cutover
Gambar 3. Ilustrasi Model RAD
1. Penelitian Mira Afrina & Ali Ibrahim (2015) tentang pengembangan sistem informasi dalam artikel yang berjudul “Pengembangan Sistem Informasi SMS Gateway Dalam Meningkatkan Layanan Komuniksi Sekitar Akademika Fakultas Ilmu Komputer Unsri”. Perancangan aplikasi ini membutuhkan proses analisa kebutuhan, desain, dan pengujian aplikasi. Hasil dari aplikasi ini dibuat dengan harapan dapat membantu user dalam layanan komunikasi pada fakultas ilmu komputer.
2. Penelitian yang dilakukan oleh Khoiriah tentang sistem prediksi drop out mahasiswa pada artikel yang berjudul “Sistem Prediksi Drop Out Mahasiswa Menggunakan Rule Based System Pada Jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Indramayu”. Pembuatan aplikasi menggunakan php codeligniter dan metode pengumpulan data dilakukan dengan cara mewawancarai petugas dan dosen Politeknik Negeri Indramayu. Hasil yang dihasilkan pada aplikasi ini adalah berupa informasi berupa peringatan lisan kepada mahasiswa dan orang tua/wali melalui teknologi SMS Gateway.
3. Referensi lain didapat dari karya ilmah yang buat oleh Ahmad Sugiarta, Ahmad Ded. J & Surya Angger. P (2018) dalam Artikelnya yang berjudul
“Sistem Informasi Skorsing Siswa Berbasis SMS Gateway Di SMP Informatika Kota Serang”. Perancangan aplikasi ini dibuat dengan menggunakan CodeIgniter untuk menuliskan script-nya dan menggunakan metode pengujian blackbox testing. Hasil aplikasi pengolahan data yang sudah dibuat diharapkan mampu membantu proses pengolahan data siswa dan memberikan informasi secara otomatis.
4. Karya ilmiah tentang pengolahan data nilai yang dilakukan oleh Anggia Hesti Febriani (2018) pada artikel yang berjudul “Aplikasi Pengolahan Data Nilai Tahfidz Berbasis Web Menggunakan Framework CodeIgniter Pada SDIT Permata Bunda I Bandar Lampung”. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall sebagai metode yang digunakan untuk merancang aplikasi dengan tahapan analisis, desain, pengkodean, dan pengujian. Tahapan analisis dilakukan dengan cara membuat mapping chart, perancangan database menggunakan ERD, dan perancangan sistem menggunakan DFD..
Berdasarkan dari penelitian dan karya ilmiah diatas maka dapat disimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan pelayanan petugas akademik kepada mahasiswa, perlu adanya sebuah aplikasi yang digunakan untuk memberikan informasi secara otomatis, cepat dan tepat.