• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penghargaan dan Tanda Kesetiaan Kades Monday, 02 August :56 - Last Updated Friday, 13 August :25

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Penghargaan dan Tanda Kesetiaan Kades Monday, 02 August :56 - Last Updated Friday, 13 August :25"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

<p align="center"><strong>LEMBARAN DAERAH </strong></p> <p align="center"><strong>KABUPATEN DAERAH TINGKAT II MALUKU TENGGARA</strong></p> <p align="center"><strong><img

src="images/stories/pariwisata/lambangmalra.gif" border="0" /><br /></strong></p> <p align="center"><strong> </strong></p> <p align="center"><strong> </strong></p> <p style="text-align: center;">Nomor� :������������������� Tahun :

1992������������������ Seri� : B������������������ Nomor :�

05</p> <p align="center"><strong> </strong></p> <p align="center">�</p> <hr /> <p

style="text-align: center;"><strong>PERATURAN DAERAH KABUPATEN DAERAH TINGKAT II MALUKU TENGGARA</strong></p> <p>�</p> <p align="center"><strong>NOMOR 13

TAHUN� 1992</strong></p> <p align="center"><strong> </strong></p> <p align="center">TENTANG</p> <p align="center">�</p> <p

align="center"><strong>PENGHARGAAN DAN TANDA KESETIAAN BAGI </strong></p> <p align="center"><strong>KEPALA DESA DAN PERANGKAT DESA</strong></p> <p

align="center"><strong> </strong></p> <p align="center">DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA</p> <p align="center">�</p> <p align="center"><strong>BUPATI KEPALA DAERAH TINGKAT II MALUKU TENGGARA,</strong></p> <p align="center">�</p> <table style="width: 100%;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"> <tr> <td width="17%"

valign="middle">Menimbang :</td> <td> <ul class="content" type="lower-alpha"> <li style="text-align: justify;">bahwa Kepala Desa dan Perangkat Desa mengemban tugas dan kewajiban sebagai penyelenggara dan penanggung jawab utama dibidang Pemerintahan, Pembangunan, Kemasyarakatan, Urusan Pemerintahan Umum termasuk pembinaan

ketentraman dan ketertiban, dan mengemban tugas membangun mental baik dalam bentuk menumbuhkan maupun mengembangkan semangat membangun yang dijiwai oleh azaz usaha bersama dan kekeluargaan;</li> <li style="text-align: justify;">bahwa diantara Kepala Desa dan Perangkat Desa dalam mengemban tugas � tugas dimaksud telah menunjukan kesetiaan, ketaatan dan pengabdian terhadap Negara, Bangsa dan Pemerintah Republik Indonesia bahkan sampai meninggal dunia di dalam dan sewaktu menjalankan tugas;</li> <li style="text-align: justify;">bahwa bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa yang telah

menunjukan kesetiaan, ketaatan dan pengabdiannya kepada Negara, Bangsa dan Pemerintah Republik Indonesia, perlu diberikan penghargaan dan tanda kesetiaan;</li> <li

style="text-align: justify;">bahwa berhubungan denag itu dan sesuai pula dengan penjelasan pasal 10 ayat (2) Undang � Undang Nomor 8 Tahun 1979 tentang Penghargaan dan Tanda Kesetian bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa.</li> </ul> </td> </tr> <tr> <td

valign="middle">Mengingat :</td> <td><ol class="content"> <li style="text-align:

justify;">Undang - Undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang pokok- pokok Pemerintahan di Daerah (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3037);</li> <li style="text-align: justify;">Undang � Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa (Lembaran Negara Tahun 1979 NOmor ;</li> <li style="text-align:

justify;">Undang - Undang Nomor 60 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Swatantra Tingkat II Dalam Wilayah Daerah Swatantra Tingkat I Maluku;</li> <li

style="text-align: justify;">Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 1952 tentang Pembubaran Daerah Maluku Selatan dan Pembentukan Daerah Maluku Tengah dan Maluku Tenggara

;</li> <li style="text-align: justify;">Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 1974 tentang Bentuk Peraturan Daerah;</li> <li style="text-align: justify;">Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1981 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa

(2)

dan Perangkat Desa;</li> <li style="text-align: justify;">Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 1981 tentang Tatacara Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, Pemberhentian Sementara dan Pemberhentian Kepala Desa;</li> <li style="text-align:

justify;">Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 1981 tentang Persyaratan, Tata cara Pengangkatan dan Pemberhentian Sekretaris Desa, Kepala Urusan serta Kepala Dusun;</li> <li style="text-align: justify;">Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 1983 tentang Kedudukan dan Kedudukan Keuangan Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Urusan dan Kepala Dusun;</li> <li style="text-align: justify;">Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 1984 tentang Penghargaan dan Tanda Kesetiaan bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa;</li> <li style="text-align: justify;">Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 1990 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.</li> </ol></td> </tr> </table> <p align="center"><strong> </strong></p> <p style="text-align: left;"><strong>Dengan Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

Kabupaten Daerah Tingkat II Maluku Tenggara</strong></p> <p align="center"><strong>

</strong></p> <p align="center">�</p> <p align="center">M� E� M� U� T� U� S� K� A�

N�� :</p> <p align="center">�</p> <p>Menetapkan : <strong>PERATURAN DAERAH TINGKAT II KABUPATEN DAERAH TINGKAT II MALUKU TENGGARA TENTANG PENGHARGAAN DAN TANDA KESETIAAN BAGI KEPALA DESA DAN PERANGKAT DESA</strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>

</strong></p> <p align="center">�</p> <p align="center">�</p> <p

align="center"><strong>B A B�� I</strong></p> <p align="center"><strong>KETENTUAN UMUM</strong></p> <p align="center"><strong> </strong></p> <p align="center">Pasal 1</p> <p align="center">�</p> <p>Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :</p>

<ul class="content" type="lower-alpha"> <li>Daerah ialah Kabupaten Daerah Tingkat II Maluku Tenggara ;</li> <li>Bupati Kepala Daerah ialah Bupati Kepala Daerah Tingkat II Maluku

Tenggara ;</li> <li>Kepala Desa dan Perangkat Desa ialah Kepala Desa dan Perangkat Desa yang diangkat oleh Pejabat yang berwenang;</li> <li>Perangkat Desa ialah Sekretaris Desa, Kepala � Kepala Urusan dan Kepala � Kepala Dusun;</li> <li>Pemerintah ialah Pemerintah Pusat yang merupakan Perangkat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari Presiden dan Pembantunya;</li> <li>Pemerintah Daerah ialah Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II��������������� Maluku Tenggara;</li> <li>Penghargaan dan Tanda Kesetiaan ialah sejumlah uang tunai dan piagam yang diberikan atas jasa � jasa Kepala Desa dan Perangkat Desa dalam menjalankan tugasnya dengan baik, setia dan taat kepada Negara, Bangsa dan Pemerintah Republik Indonesia sehingga dapat dijadikan teladan bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa lainnya, dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagi Pimpinan Pemerintahan Desa. </li> </ul> <p>�</p> <p>�</p> <p

align="center"><strong>BAB II</strong></p> <p align="center"><strong>PENGHARGAAN DAN TANDA JASA</strong></p> <p align="center">�</p> <p align="center">Pasal 2</p> <p align="center">�</p> <p>(1) Kepala Desa atau Perangkat Desa yang telah menunjukan kesetiaan, ketaatan dan pengabdiannya kepada Negara, Bangsa dan Pemerintah Republik Indonesia selama 16 Tahun berturut � turut bertugas, tidak tercela dan pantas dijadikan teladan, dapat diberikan penghargaan dan tanda kesetiaan;</p> <p>(2) Penghargaan dan tanda kesetiaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat pula diberikan kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa yang berprestasi sangat baik dan berhasil membangun desanya, tanpa memperhatikan masa tugasnya;</p> <p>(3)� Penghargaan dan tanda kesetiaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diberikan oleh Pemerintah kepada Kepala

(3)

Desa dan Perangkat Desa dalam bentuk uang dan piagam.</p> <p>�</p> <p

align="center">Pasal 3</p> <p align="center">�</p> <p>(1) Kepala Desa dan Perangkat Desa yang dalam mengemban tugas dan kewajibanya sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat (1) menderita cacat sehingga tidak dapat menjalankan tugas atau meninggal dunia di dalam dan sewaktu menjalankan tugas dapat diberikan penghargaan atas jasanya berupa uang tunai tanpa memperhatikan masa tugasnya;</p> <p>(2) Penghargaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diberikan oleh Pemerintah kepada Kepala Desa atau Perangkat Desa yang bersangkutan atau kepada ahli waris yang berhak menerimanya.</p> <p>�</p> <p>�</p>

<p align="center"><strong>BAB III</strong></p> <p align="center"><strong>PENYAMPAIAN PERTANGGUNGJAWABAN DAN</strong></p> <p align="center"><strong>KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN</strong></p> <p align="center">�</p> <p align="center">Pasal 6</p> <p align="center">�</p> <p>(1) Pertanggungjawaban Kepala Desa sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat (2) seperti tersebut diatas disampaikan kepada Bupati Kepala Daerah melalui Camat;</p> <p>(2) Dalam menyampaikan pertanggungjawaban sebagaimana

dimaksud ayat (1) oleh Camat disertai dengan tanggapan dan pendapatnya.</p> <p>�</p>

<p align="center">�</p> <p align="center">�</p> <p align="center">Pasal 7</p> <p align="center">�</p> <p>Keterangan pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud pasal 3 seperti tersebut diatas disampaikan dan dibacakan oleh Kepala Desa dalam Rapat Lembaga Musyawarah Desa.</p> <p align="center">�</p> <p align="center">Pasal 8</p> <p

align="center">�</p> <p>Pemberian pertanggungjawaban dan keterangan

pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud pasal 6 dan pasal 7 disampaikan setiap 1 (satu) tahun sekali pada akhir Tahun Anggaran selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah Tahun Anggaran berikutnya.</p> <p>�</p> <p align="center">Pasal 9</p> <p align="center">�</p>

<p>(1) Permintaan untuk memberikan keterangan pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud pasal 5 disampaikan oleh Pimpinan Lembaga Musyawarah Desa kepada Kepala Desa secara tertulis disertai alasan dan pertimbangannya dengan memberikan tembusan kepada Camat;</p> <p>(2) Keterangan peertanggungjawaban sebagaimana dimaksud pasal 5 disampaikan pula kepada Bupati Kepala Daerah melalu Camat;</p> <p>(3) Dalam

menyampaikan keterangan pertanggungjawaban Kepala Desa sebagaimana dimaksud ayat (2) oleh Camat disertai dengan tanggapan dan pendapatnya.</p> <p>�</p> <p

align="center">Pasal 10</p> <p align="center">�</p> <p>Pertanggungjawaban Kepala Desa sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat (2) meliputi bidang tugas Kepala Desa yang berhubungan dengan penyelenggaraan urusan rumah tangga sendiri dibidang Pemerintahan, Pembangunan dan Pembinaan masyarakat serta penyelenggaraan urusan Pemerintahan Umum.</p>

<p>�</p> <p align="center">Pasal 11</p> <p align="center">�</p> <p>Susunan

pertanggungjawaban Kepala Desa kepada Bupati Kepala Daerah sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat (2) adalah berikut :</p> <ul class="content" type="lower-alpha"> <li>Pendahuluan;</li>

<li>Program kerja dibidang penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Desa;</li> <li>Program kerja dibidang penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum;</li> <li>Pelaksanaan anggaran penerimaan dan pengeluaran keuangan desa yang meliputi anggaran rutin dan anggaran pembangunan;</li> <li>Permasalahan yang dihadapi dan usaha-usaha yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan dimaksud;</li> <li>Lain-lain;</li> <li>Penutup.</li> </ul>

<p>�</p> <p align="center">Pasal 12</p> <p align="center">�</p> <p>Keterangan pertanggungjawaban Kepala Desa sebagaimana dimaksud pasal 3 meliputi bidang tugas Kepala Desa yang berhubungan dengan penyelenggaraan urusan rumah tangganya sendiri, yaitu penyelenggaraan dibidang Pemerintahan, Pembangunan dan Pembinaan Masyarakat

(4)

dalam rangka penyelenggaraan urusan Pemerintahan Desa.</p> <p align="center">�</p> <p align="center">Pasal 13</p> <p align="center">�</p> <p>Susunan keterangan

pertanggungjawaban Kepala Desa kepada Lembaga Musyawarah Desa sebagaimana dimaksud pasal 3 adalah berikut :</p> <ul class="content" type="lower-alpha">

<li>Pendahuluan;</li> <li>Program kerja dibidang penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Desa;</li> <li>Pelaksanaan anggaran penerimaan dan pengeluaran keuangan desa yang meliputi anggaran rutin dan anggaran pembangunan;</li> <li>Permasalahan yang dihadapi dan usaha-usaha yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan dimaksud;</li>

<li>Lain-lain;</li> <li>Penutup.</li> </ul> <p align="center">�</p> <p align="center">Pasal 14</p> <p align="center">�</p> <p>Pertanggungjawaban dan keterangan

pertanggungjawaban Kepala Desa sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat (2) dan pasal 3 dapat dijadikan bahan bagi Pejabat yang berwenang mengangkat dalam melakukan pembinaan dan bimbingan penyelenggaraan Pemerintahan Desa;</p> <p>Dengan tidak mengurangi

Ketentuan sebagaimana dimaksud ayat (1) pertanggungjawaban dan keterangan

pertanggungjawaban Kepala Desa sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat (2) dapat dijadikan pegangan bagi Pejabat yang berwenang mengangkat dalam mengambil tindakan-tindakan kebijaksanaan antara lain dalam rangka memberi penghargaan dan tanda kesetiaan maupun melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud pasal 9 Undang-Undang nomor 5 Tahun 1979 yaitu :</p> <ul class="content" type="lower-alpha"> <li>Meninggal Dunia;</li> <li>Atas permintaan sendiri;</li> <li>Berakhir masa jabatannya dan telah dilantik Kepala Desa yang baru;</li> <li>Tidak lagi memenuhi syarat-syarat untuk dipilih menjadi Kepala Desa;</li>

<li>Melanggar sumpah dan janji sebagai Kepala Desa;</li> <li>Kepala Desa melakukan kegiatan-kegiatan atau melalaikan tindakan yang menjadi kewajibannya yang merugikan kepentingan Negara, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Masyarakat Desa.</li> </ul>

<p align="center">�</p> <p align="center">�</p> <p align="center"><strong>BAB IV</strong></p> <p align="center"><strong>KETENTUAN PENUTUP</strong></p> <p align="center">�</p> <p align="center">Pasal 15</p> <p align="center">�</p> <p>Dengan berlakunya Peraturan Daerah ini, maka semua ketentuan yang mengatur mengenai Tata Cara Pemberian Pertanggungjawaban dan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa dan ketentuan � ketentuan lain yang bertentangan dengan Peraturan Daerah ini, dinyatakan tidak berlaku.</p> <p>�</p> <p align="center">Pasal 16</p> <p align="center">�</p> <p>Hal � hal yang belum jelas diatur dalam Peraturan Daerah iniakan diatur lebih lanjut dengan

Keputusan Bupati Kepala Daerah sepanjang Mengenai pelaksanaannya.</p> <p>�</p> <p align="center">�</p> <p align="center">Pasal 17</p> <p align="center">�</p> <p>Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan menempatkannya dalam

Lembaran Daerah.</p> <p>�</p> <p>�</p> <p>Tual, 13 Juni 1992.</p> <p>�</p> <table style="width: 100%;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"> <tr> <td width="51%"

valign="top"> <p align="center">DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH</p> <p align="center">KABUPATEN DAERAH TINGKAT II</p> <p align="center">MALUKU TENGGARA</p> <p align="center">K e t u a,</p> <p align="center"><img

src="images/stories/pariwisata/dprdabdulgani.gif" border="0" /></p> <p align="center">�</p>

<p align="center">�</p> <p align="center"><strong><span style="text-decoration:

underline;">Hi. ABDUL GANI WOKANUBUN. BA</span></strong></p> </td> <td

width="48%" valign="top"> <p align="center">BUPATI KEPALA DAERAH TINGKAT II</p> <p align="center">MALUKU TENGGARA,</p> <p align="center">�</p> <p align="center"><img

(5)

src="images/stories/pariwisata/rahayan.gif" border="0" /></p> <p align="center">�</p> <p align="center"><strong><span style="text-decoration: underline;">DRS. Hi. H.A.

�RAHAYAAN</span></strong></p> </td> </tr> </table> <p>�</p> <p>Disahkan oleh Gubernur Kepala Daerah Tk. I Maluku</p> <p>Dengan Surat Keputusan Tanggal : 3 Juni 1993</p> <p>Nomor ��: 188.342/SK/371/93</p> <p>Diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Maluku Tenggara nomor : 05�� Tahun 1993� seri : B</p>

<p>Pada tanggal 14 juni 1993</p> <p>�</p> <p align="center">�</p> <p

align="center">SEKRETARIS WILAYAH / DAERAH TINGKAT II</p> <p align="center">�</p>

<p align="center"><strong><span style="text-decoration: underline;">D</span></strong><img src="images/stories/pariwisata/setwildafarfar.gif" border="0" /><strong> </strong></p> <p align="center"><strong><span style="text-decoration: underline;">RS. P. FAR -

FAR</span></strong></p> <p align="center"><strong>NIP. 630001916</strong><strong>

</strong></p> <p>�</p> <p><strong><br /></strong></p> <p align="center">PENJELASAN ATAS</p> <p align="center">PERATURAN DAERAH KABUPATEN DAERAH TINGKAT II MALUKU TENGGARA</p> <p align="center">NOMOR 13 TAHUN 1992</p> <p

align="center">�</p> <p align="center">TENTANG</p> <p align="center">�</p> <p align="center"><strong>TATA CARA PEMBERIAN PERTANGGUNGJAWABAN DAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA</strong></p> <p

align="center"><strong> </strong></p> <ol> <li>PENJELASAN UMUM.</li> </ol> <p>�</p>

<p>Bahwa untuk meningkatkan penyelenggaraan tugas-tugas Pemerintahan di desa maka Kepala Desa sebagai Pimpinan Pemerintahan Desa mengemban tugas dan kewajiban sebagai penyelenggara dan penanggungjawab utama dibidang Pemerinatahn, Pembangunan dan Kemasyarakatan.</p> <p>Oleh karena itu, Kepala Desa bertanggung jawab kepada Pejabat yang berwenang mengangkat dan memberikan keterangan pertanggungjawaban kepada Lembaga Musyawarah Desa sebagai Lembaga Permusyawaratan / permufakatan di tingkat Desa.</p> <p>�</p> <ol> <li>PENJELASAN PASAL DEMI PASAL.</li> </ol> <p>�</p>

<table style="width: 96%;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"> <tr> <td width="12%"

valign="top"> <p>Pasal 1</p> <p>Pasal 2</p> <p>Pasal 3</p> <p>Pasal 4</p> <p>Pasal 5</p> <p>Pasal 6</p> <p>Pasal 7</p> <p>Pasal 8</p> <p>Pasal 9</p> <p>Pasal 10</p>

<p>Pasal 11</p> <p>Pasal 12</p> <p>Pasal 13</p> <p>Pasal 14</p> <p>Pasal 15</p>

<p>Pasal 16</p> <p>Pasal 17</p> </td> <td width="2%" valign="top"> <p

align="center">:</p> <p align="center">:</p> <p align="center">:</p> <p align="center">:</p>

<p>:</p> <p>:</p> <p>:</p> <p>:</p> <p>:</p> <p>:</p> <p>:</p> <p>:</p> <p>:</p>

<p>:</p> <p>:</p> <p>:</p> <p>:</p> </td> <td width="84%" valign="top"> <p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p>

<p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p>

<p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p>

<p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p> <p>Cukup jelas</p> </td>

</tr> </table>

Referensi

Dokumen terkait

a) Untuk mengetahui kriteria atribut produk jamu tradisional yang diinginkan dan dibutuhkan oleh konsumen. b) Untuk mengetahui penilaian konsumen terhadap mutu

Hukum I Newton menyatakan “Sebuah benda akan berada dalam keadaan diam atau bergerak lurus beraturan apabila resultan gaya yang bekerja pada benda sama dengan

Naipamamalas ng mag-aaral ang pag-unawa sa ilang akdang pampanitikan tulad ng mga karunungang bayan, tula, dula at maikling kuwento na lumaganap sa Panahon ng Katutubo,

Kemampuan melakukan tindakan – tindakan intervensi pada penanganan nyeri akut, nyeri kronik non cancer dan nyeri kanker dengan penuntun ultrasound dan C- arm

Digitalis purpurea adalah tanaman kebun populer dibudidayakan sebagai sumber digitoxin, obat Digitalis purpurea adalah tanaman kebun populer dibudidayakan sebagai sumber digitoxin,

Hasil Diskusi dengan Tim PP pemahaman terhadap substansi Siklus Tinjauan Partisipatif sudah dikuasai karena dalam melaksanakan kegiatan tersebut selalu

menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah DIII Keperawatan yang bejudul “Asuhan Keperawatan Klien Yang Mengalami BBLR Dengan Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan Tubuh di RSUD

Fungsi kemandirian pada lansia mengandung pengertian yaitu kemampuan yang dimiliki oleh lansia untuk tidak bergantung pada orang lain dalam melakukan aktivitasnya,