Mekanika Bangunan i
BUKU AJAR
MEKANIKA BANGUNAN (119D5102)
IMRIYANTI,ST., MT.
RAHMI AMIN ISHAK, ST., MT.
PRODI ARSITEKTUR JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN NOVEMBER 2013
Mekanika Bangunan ii
Mekanika Bangunan iii
KATA PENGANTAR
Syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas tersusunnya Buku Ajar Mekanika Bangunan ini. Buku Ajar ini mewakili materi perkuliahan Mekanika Bangunan pada pertemuan I sampai dengan pertemuan VIII, yaitu secara khusus berisi tentang gaya-gaya batang pada konstruksi bangunan.
Buku ini berisi tentang rancangan evaluasi proses belajar mengajar sistem learning, rekonstruksi mata kuliah, kontrak perkuliahan dan materi perkuliahan. Buku ini diharapkan menjadi salah satu pedoman perkuliahan mata kuliah Mekanika Bangunan yang sedianya diterapkan pada mahasiswa Strata 1 (S1) semester 2 (dua)/genap, khususnya dalam lingkungan Prodi Arsitektur Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Makassar.
Semoga buku ajar ini dapat bermanfaat bagi proses belajar mengajar dalam mata kuliah Mekanika Bangunan, dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di Prodi Arsitektur Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Kepada semua pihak yang telah memberi kontribusi dalam penyususnan buku ini, diucapkan terima kasih.
Makassar, November 2013
Imriyanti
Mekanika Bangunan iv DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL i
LEMBAR PENGESAHAN ii
KATA PENGANTAR iii
DAFTAR ISI iv
PRAKATA 1
PROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR 3
FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN 4
KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM STUDI ARSITEKTUR 5
GARIS BESAR RENCANA PEMBELAJARAN (GBRP) 7
FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN (Kompetensi Profesional) 13
FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN (Jenis Kegiatan dan Pembobotan) 16 BENTUK TUGAS 18 FORMAT RENCANA EVALUASI 20
KONTRAK PEMBELAJARAN 21 1. Manfaat Mata Kuliah 22 2. Deskripsi Mata Kuliah 22 3. Tujuan Pembelajaran 22 4. Organisasi Materi 23
5. Strategi Pembelajaran 24 6. Materi Bacaan 24 7. Tugas 25 8. Kriteria Penilaian 25
9. Norma Akademik 29
10. Jadwal Pembelajaran 30
BAHAN AJAR MATA KULIAH MEKANIKA BANGUNAN 33
MATERI PERTEMUAN MINGGU I 40
MATERI PERTEMUAN MINGGU II 43
Mekanika Bangunan v
MATERI PERTEMUAN MINGGU III 49
MATERI PERTEMUAN MINGGU IV 52
MATERI PERTEMUAN MINGGU V 61
MATERI PERTEMUAN MINGGU VI 63
MATERI PERTEMUAN MINGGU VII 70
A. Aplikasi Teori Perhitungan Dalam Konstruksi 70
B. Kunci jawaban soal-soal latihan 82
MATERI PERTEMUAN MINGGU VIII 111
DAFTAR PUSTAKA 112
SENARAI 112
LAMPIRAN 114
Mekanika Bangunan vi
PRAKATA
Dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa, berbagai upaya dilakukan agar sistem pembelajaran dapat berjalan sesuai sistem yang berlaku. Sistem yang berlaku merupakan perancangan pembelajaran yang lebih baik diantaranya sistem pembelajaran yang efektif, evaluasi pembelajaran yang lebih objektif dan adil. Selain sistem pembelajaran yang efektif maka strategi instruksional juga di terapkan dalam pembelajaran mata kuliah Mekanika Bangunan yaitu unsur kognitif, afektif dan psikomotorik. Agar pembelajaran lebih efektif, dan strategi instruksional dapat berjalan maka diupayakan kelengkapannya berupa pengadaan modul ajar dalam pembelajaran.
Modul ajar ini berisikan tentang gaya-gaya batang yang terjadi pada konstruksi bangunan yaitu perhitungan Keseimbangan Titik Simpul, Richter, Cullman, Henneberg, dimana modul ajar ini ditujukan untuk mencapai tujuan pembelajaran dan bukan merupakan acuan utama bagi bahan ujian semester. Modul ajar ini hanya memuat bahan perkuliahan dari minggu I sampai minggu VIII atau dengan kata lain mulai dari perkuliahan awal sampai dengan ujian tengah semester. Dan juga jangan pula memperlakukannya sebagai satu-satunya sumber pengetahuan tentang Mekanika Bangunan. Gunakan modul ajar ini sebagai informasi atau bahan melatih dan mengasah kemampuan dalam menghitung, menganalisa dan mengaplikasikan sistem gaya batang yang ada pada bangunan. Manfaatkan modul ajar ini sebagai bekal awal dalam mengikuti pembelajaran mata kuliah Mekanika Bangunan.
Mekanika Bangunan vii Semoga modul ajar ini dapat bermanfaat bagi proses belajar mengajar dalam mata kuliah Mekanika Bangunan dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Kepada semua pihak yang telah memberi kontribusi dalam penyusunan modul ajar ini, diucapkan terima kasih.
Mekanika Bangunan viii
PROFIL LULUSAN
PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR
Profil Lulusan:
1. Secara umum keluaran program studi Arsitektur diharapkan menjadi tenaga- tenaga profesional dibidang Arsitektur yang ahli dalam bidangnya masing-masing serta dapat bersaing di tingkat lokal, nasional dan internasional.
2. Secara khusus keluaran program studi Arsitektur mampu merencana dan merancang bangunan sesuai dengan standar penggambaran.
3. Dalam mendesain bangunan juga diharapkan mampu mendesain komponen- komponen, jenis, prinsip-prinsip dan fungsi sistem struktur dan konstruksi bangunan serta dapat menghitung dan menganalisis perhitungan mekanika bangunan.
4. Lulusan Arsitektur juga dapat menjadi enterpreneur yang kreatif, dapat mengembangkan usaha serta mampu bekerjasama dan berkoordinasi dengan tim yang ada di lapangan.
5. Lulusan Arsitektur diharapkan dapat menjadi leader dalam hal kepemimpinan, memiliki inisiatif untuk menyelesaikan permasalahan di lokasi.
6. Lulusan Arsitektur diharapkan mampu berkomunikasi dengan benar secara nasional maupun internasional.
Mekanika Bangunan ix
FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN
MATA KULIAH : Mekanika Bangunan
SKS : 2 (Dua) SKS
SEMESTER : Dua / Genap
Deskripsi Singkat
Mata Kuliah : Merupakan salah satu mata kuliah keahlian tingkat dasar yang akan membahas tentang perhitungan dan analisis gaya-gaya batang, tegangan lendutan, momen lentur yang diaplikasikan pada konstruksi bangunan.
KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN DICAPAI OLEH PESERTA DIDIK:
1. Memberikan kemampuan menghitung dan menganalisis gaya-gaya batang yang diterapkan melalui metode-metode perhitungan mekanika bangunan dalam konstruksi bangunan.
2. Memberikan kemampuan menghitung dan menganalisis tegangan dan lendutan yang terjadi pada konstruksi bangunan.
3. Mampu menghitung dan menganalisis akibat momen lentur yang terjadi dalam konstruksi bangunan.
4. Mampu menghitung dan menganalisis gaya lintang yang terjadi dalam konstruksi bangunan.
5. Memberikan kemampuan untuk mengetahui serta menganalisis mekanika bangunan secara metode cross yang diterapkan pada konstruksi bangunan.
Mekanika Bangunan x
Mekanika Bangunan iv
KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM STUDI ARSITEKTUR
KELOMPOK
KOMPETENSI RUMUSAN KOMPETENSI
ELEMEN KOMPETENSI a b c d e
UTAMA
U1 Mampu berolahpikir dan berolahrasa secara kreatif, imajinatif, & inovatif yang berbasis pelestarian lingkungan √ √ √ U2
Mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menyintesis issu-issu & masalah-masalah arsitektural, serta mengeksplorasi alternatif-alternatif solusi dalam bentuk konsep-konsep yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam perancangan arsitektur dan pelaksanaan konstruksi
√ √
U3 Mampu menerapkan norma-norma ilmiah/sains, teknologi, & estetika arsitektural dalam konteks kehidupan
sosial, ekonomi, & budaya masyarakat √ √ √ √ √
U4 Menguasai ragam teori & pendekatan disain arsitektural era klasik, modern, pasca-modern, maupun mutakhir √ √ U5 Mampu menerapkan metode & proses perancangan arsitektur, mencakup penelusuran masalah, perumusan
konsep, pembuatan pra-rancangan skematik dwimatra/2D & trimatra/3D √ √ U6 Menguasai metode dan manajemen proyek yang dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan konstruksi
bangunan √ √
PENUNJANG
P1 Menjunjung tinggi nilai agama, moral, etika & tanggungjawab profesional √ √ √
P2 Menguasai wawasan lingkungan kepulauan beriklim tropis lembab √ √ √ √
P3 Menguasai wawasan filosofis kearifan lokal dalam perspektif global dan dalam konteks kekinian √ √ √ √ √ P4 Menguasai ketrampilan teknik komunikasi grafis arsitektural menggunakan berbagai media presentasi
(freehand-style dan/atau computerised-style) secara dwimatra/2D, trimatra/3D, maupun animasi audiovisual √ √ √ √ P5 Mampu menerapkan kebijakan tata ruang serta berbagai peraturan bangunan dan lingkungan dalam konteks
perencanaan kota √ √ √ √
LAINNYA L1 Mampu bekerja mandiri maupun kelompok dalam koordinasi kemitraan secara multi-disiplin √ √ √ L2 Memiliki daya saing dan kepercayaan diri dalam komunitas profesional lingkup nasional maupun internasional √ √ √
Mekanika Bangunan v L3 Memiliki sikap responsif & partisipatif terhadap dinamika perkembangan ilmu/sains, teknologi, dan seni yang
mutakhir √ √ √
ELEMEN KOMPETENSI:
a. Landasan kepribadian
b. Penguasaan ilmu dan keterampilan c. Kemampuan berkarya
d. Sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai e. Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya
Mekanika Bangunan vi
GARIS BESAR RENCANA PEMBELAJARAN (GBRP) MATA KULIAH: MEKANIKA BANGUNAN
Kompetensi Utama : - Mampu berolahpikir dan berolahrasa secara kreatif, imajinatif dan inovatif yang berbasis pelestarian lingkungan (U1).
- Mampu mengidentifikasi, manganalisis dan menyintesisi issu-issu & masalah-masalah arsitektural serta mengeksplorasi alternative-alternatif solusi dalam bentuk konsep-konsep yang dikembangkan lebih lanjut dalam perancangan arsitektur dan pelaksanaan konstruksi (U2).
- Menguasai ragam teori dan pendekatan disain arsitektural era klasik, modern, pasca-modern maupun mutakhir (U4).
Mekanika Bangunan vii Kompetensi Penunjang : Menjunjung tinggi nilai agama, moral, etika dan tanggungjawab professional (P1).
Kompetensi Lainnya : - Mampu bekerja mandiri maupun kelompok dalam koordinasi kemitraan secara multi-disiplin (L1).\
- Memiliki daya saing dan kepercayaan diri dalam komunitas professional lingkup nasional maupun internasional (L2).
- Memiliki sikap responsive dan partisipatif terhadap dinamika perkembangan ilmu/sains, teknologi dan seni yang mutakhir (L3).
Sasaran Pembelajaran :
- Mahasiswa mampu mengetahui dan menghitung gaya-gaya batang dengan metode: Cremona, richter, cullman, heneberg yang akan diaplikasikan dalam konstruksi bangunan.
- Mahasiswa mampu mengetahui dan menghitung tegangan dan lendutan akibat momen lentur, lendutan, tegangan geser, lendutan akibat gaya lintang yang diaplikasikan dalam konstruksi bangunan.
Mekanika Bangunan viii MINGGU
KE - MATERI PEMBELAJARAN BENTUK PEMBELAJARAN KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
(KOMPETENSI)
KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR)
BOBOT NILAI
(%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Penjelasan umum matakuliah
Pengenalan program, tujuan
pembelajaran & aplikasinya terhadap struktur dan konstruksi
Kepustakaan
Tugas matakuliah
Cara evaluasi
Ceramah interaktif
Cooperatif Learning
Dapat memahami materi, metode dan penilaian matakuliah
Pemahaman matakuliah
2 Menghitung gaya-gaya batang secara
titik simpul Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil menghitung gaya batang dengan metode Cremona
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
5
3 Menghitung gaya-gaya batang dengan metode grafis
Cremona
Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil menghitung gaya batang dengan metode Richter
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
5
Mekanika Bangunan ix MINGGU
KE - MATERI PEMBELAJARAN BENTUK PEMBELAJARAN KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
(KOMPETENSI)
KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR)
BOBOT NILAI
(%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
4 Menghitung gaya-gaya batang dengan metode:
Richter
Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil menghitung gaya batang dengan metode Cullman
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
5
5 Menghitung gaya-gaya batang dengan metode:
Cullman
Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil menghitung gaya batang dengan metode Henneberg
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal. 5
6 Menghitung gaya-gaya batang dengan metode :
Henneberg/tukar batang
Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil mengaplikasikan metode perhitungan batang pada
konstruksi
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
5
Mekanika Bangunan x MINGGU
KE - MATERI PEMBELAJARAN BENTUK PEMBELAJARAN KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
(KOMPETENSI)
KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR)
BOBOT NILAI
(%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
7 Aplikasi teori perhitungan dalam konstruksi :
Keseimbangan titik simpul
Cremona
Richter
Cullman
Henneberg/tukar batang
Kuis
Asistensi
Collaborative Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil mengaplikasikan metode perhitungan batang pada
konstruksi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
7,5
8 Ujian Tengah Semester (UTS) Ujian penyelesaian soal-soal
Problem Based Learning
Mampu menjelaskan dan terampil memecahkan persoalan gaya batang
Hasil ujian (materi
minggu 1 – 7)
10
9
Tegangan & lendutan akibat momen lentur
Tegangan akibat momen lentur
Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil memecahkan persoalan tegangan
& lendutan akibat momen lentur
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
5
10
Tegangan & ledutan akibat momen lentur
Lendutan dengan diagram bidang momen sebagai beban
Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil memecahkan persoalan tegangan
& lendutan akibat gaya lintang
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
5
11 5
Mekanika Bangunan xi MINGGU
KE - MATERI PEMBELAJARAN BENTUK PEMBELAJARAN KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
(KOMPETENSI)
KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR)
BOBOT NILAI
(%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Tegangan & ledutan akibat momen lentur
Lendutan dengan putaran sudut
Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil memecahkan persoalan tegangan
& lendutan akibat gaya lintang
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
12
Tegangan & ledutan akibat gaya lintang
Tegangan geser
Lendutan akibat gaya lintang
Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil mengaplikasikan metode perhitungan pada konstruksi
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
5
13
Metode Cross (teori distribusi momen)
Koefisien distribusi
Angka kekakuan
Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil menghitung dengan metode Cross
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
5
14
Metode Cross (teori distribusi momen)
Momen primer
Free body
Ceramah interaktif
Latihan soal-soal
Cooperatif Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil mengaplikasikan metode perhitungan pada konstruksi
Pemahaman materi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
5
15 7,5
Mekanika Bangunan xii MINGGU
KE - MATERI PEMBELAJARAN BENTUK PEMBELAJARAN KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
(KOMPETENSI)
KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR)
BOBOT NILAI
(%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Aplikasi teori/perhitungan distribusi
momen Kuis
Asistensi
Collaborative Learning
Self Directed Learning
Mampu menjelaskan dan terampil mengaplikasikan metode perhitungan pada konstruksi
Proses penyelesaian soal
Ketelitian dan ketepatan
penyelesaian soal.
16 Ujian Akhir Semester (UAS) Ujian tulis
Problem Based Learning
Mampu memecahkan persoalan tegangan
& lendutan, serta metode Cross
Hasil ujian (materi
minggu 9 – 15) 20
Mekanika Bangunan xiii
FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN (Kompetensi Profesional)
Kemampuan Akhir Yang Diharapkan
(Kompetensi
Waktu Minggu
Entry Skill Bahan Kajian
Bentuk Kegiatan Pembelajaran
Kriteria Penilaian
Bobot Nilai
(%)
Standar Kompetensi
1 2 3 4 5 6 7 8
Dapat menjelaskan gaya batang, tegangan &
lenturan serta metode pendistribusi gaya pada
bangunan
1
Memahami komponen penyaluran gaya tegangan & lenturan,
metode pendistribusian gaya
yang bekerja pada sistem struktur &
konstruksi bangunan
Sistem penyaluran gaya
yang terjadi dalam bangunan
Perkuliahan, Role Play, Case Study
Pemahaman materi, mengetahi
topic materi dan kepustakaan
Dapat mengetahui dan paham penyaluran gaya
pada bangunan
Dapat memahami dan menghitung gaya batang
pada bangunan
2 - 6 Memahami dan mengetahui perhitungan gaya
batang pada bangunan
Sistem perhitungan Titik
Simpul Batang, Cremona, Richter,
Cullman, Henneberg
Cooperatif Learning, Self Directed Learning
Pemahaman materi, proses
penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal-soal latihan
25%
Dapat terampil menjelaskan dan menghitung gaya batang dengan sistem
perhitungan Titik Simpul, Cremona,
Richter, Cullman, Henneberg
Mekanika Bangunan xiv Dapat mengetahui aplikasi
perhitungan gaya batang pada bangunan
7
Mengetahui aplikasi perhitungan gaya
batang pada bangunan
Aplikasi perhitungan Titik
Simpul Batang, Cremona, Richter,
Cullman, Henneberg
Collaborative Learning, Self Directed Learning
Proses penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal-soal latihan
7,5%
Dapat terampil menjelaskan aplikasi dan menghitung gaya batang dengan sistem
perhitungan Titik Simpul, Cremona,
Richter, Cullman, Henneberg
Mid Test 8
Memahami dan mampu menghitung
gaya-gaya batang pada bangunan
Perhitungan Titik Simpul Batang, Cremona, Richter,
Cullman, Henneberg
Problem Based Learning
Proses penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal
10%
Dapat terampil menyelesaikan gaya-
gaya batang dengan sistem perhitungan Titik
Simpul, Cremona, Richter, Cullman,
Henneberg
Dapat memahami dan menghitung tegangan dan
lendutan akibat momen lentur, tegangan dan lendutan akibat gaya
9 - 13
Memahami dan mengetahui sistem
perhitungan tegangan dan lendutan akibat
momen lentur,
Perhitungan tegangan dan lendutan akibat
momen lentur, tegangan dan lendutan akibat
Cooperatif Learning, Self Directed Learning
Pemahaman materi, proses
penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan
25%
Dapat terampil menjelaskan dan menghitung tegangan
dan lendutan akibat momen lentur, tegangan
Mekanika Bangunan xv
lintang pada bangunan tegangan dan
lendutan akibat gaya lintang pada
bangunan
gaya lintang penyelesaian
soal-soal latihan
dan lendutan akibat gaya lintang
Dapat memahami dan mengetahui sistem pendistribusian momen
pada bangunan
14
Memahami dan mengetahui sistem
pendistribusian momen pada
bangunan
Pemahaman pendistribusian momen dengan metode cross
Cooperatif Learning, Self Directed Learning
Pemahaman materi, ketelitian
dan ketepatan penyaluran
momen
5%
Dapat terampil menjelaskan pendistribusian momen
Dapat mengetahui aplikasi perhitungan tegangan &
lendutan akibat momen lentur, tegangan & lendutan
akibat gaya lintang pada bangunan
15
Mengetahui aplikasi perhitungan tegangan & lendutan
akibat momen lentur, tegangan &
lendutan akibat gaya lintang pada
bangunan
Aplikasi perhitungan
tegangan &
lendutan akibat momen lentur,
tegangan &
lendutan akibat gaya lintang serta
pendistribusian momen
Collaborative Learning, Self Directed Learning
Proses penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal-soal latihan
7,5%
Dapat terampil menjelaskan aplikasi
dan menghitung tegangan dan lendutan
akibat momen lentur, tegangan dan lendutan akibat gaya lintang serta
pendistribusian momen
Final Test 16
Memahami penjelasan pendistribusian gaya
dan mampu menghitung tegangan dan lendutan akibat
momen lentur, akibat gaya lintang
pada bangunan
Perhitungan tegangan dan lendutan akibat momen lentur dan
tegangan dan lendutan akibat gaya lintang serta
pendistribusian gaya
Problem Based Learning
Proses penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal
20%
Dapat terampil menyelesaikan gaya-
gaya batang dengan sistem perhitungan tegangan & lendutan akibat momen lentur
dan tegangan &
lendutan akibat gaya lintang serta pendistribusian gaya
pada bangunan
Mekanika Bangunan xvi
FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN (Jenis Kegiatan dan Pembobotan)
Minggu Ke
Jenis Kegiatan Pembelajaran Topik Bahasan Bentuk Tugas
Nilai Bobot
(%)
1 2 3 4 5
1 Perkuliahan (Role Play, Case Study) Sistem penyaluran gaya yang terjadi dalam bangunan
Pemahaman materi, mengetahui topic materi dan kajian pustaka
2 - 6 Cooperatif Learning, Self Directed Learning Sistem perhitungan Titik Simpul Batang, Cremona, Richter, Cullman, Henneberg
Pemahaman materi, proses penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal-soal
latihan
25%
7 Collaborative Learning, Self Directed Learning
Aplikasi perhitungan Titik Simpul Batang, Cremona, Richter, Cullman, Henneberg
Proses penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal-
soal latihan
7,5%
8 Ujian Tengah Semester (UTS)/Problem Based Learning
Perhitungan Titik Simpul Batang, Cremona, Richter, Cullman, Henneberg
Proses penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal
10%
9 - 13 Cooperatif Learning, Self Directed Learning
Perhitungan tegangan dan lendutan akibat momen lentur, tegangan dan lendutan
akibat gaya lintang
Pemahaman materi, proses penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal-soal
25%
Mekanika Bangunan xvii latihan
14 Cooperatif Learning, Self Directed Learning Pemahaman pendistribusian momen dengan metode cross
Pemahaman materi, ketelitian dan ketepatan penyaluran momen
5%
15 Collaborative Learning, Self Directed Learning
Aplikasi perhitungan tegangan & lendutan akibat momen lentur, tegangan & lendutan
akibat gaya lintang serta pendistribusian momen
Proses penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal-
soal latihan
7,5%
16 Problem Based Learning Perhitungan tegangan dan lendutan akibat momen lentur dan tegangan dan lendutan
akibat gaya lintang serta pendistribusian momen
Proses penyelesaian soal, ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal
20%
Mekanika Bangunan iv
BENTUK TUGAS
Mata Kuliah : Mekanika Bangunan
SKS : 2 (dua) sks
Semester : Dua/Genap
1. TUJUAN TUGAS : Mampu menjelaskan, menghitung dan mengaplikasikan gaya batang yang terjadi pada konstruksi bangunan.
2. URAIAN TUGAS :
a. Obyek garapan :keseimbangan gaya-gaya batang dalam konstruksi bangunan
b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasannya;
- perhitungan keseimbangan titik simpul
- perhitungan gaya batang dengan metode Cremona - perhitungan gaya batang dengan metode Richter - perhitungan gaya batang dengan metode Cullman - perhitungan gaya batang dengan metode Henneberg
c. Metodologi/cara pengerjaan, acuan yang digunakan;
- mengerjakan perhitungan dalam bentuk soal-soal latihan - menyampaikan gagasan dalam mengerjakan soal-soal latihan
Mekanika Bangunan v - menampilkan gambar grafik dari hasil perhitungan gaya-gaya batang
dalam soal-soal latihan
d. Kriteria luaran tugas yang dihasilkan/dikerjakan
- mampu menghitung dan menganalisa keseimbangan gaya-gaya batang yang diterapkan pada bangunan
- mampu menghitung dan menganalisa perhitungan dalam bentuk grafis - mampu menjelaskan hasil-hasil perhitungan, menganalisa dan
mengaplikasikan dalam konstruksi bangunan.
3. KRITERIA PENILAIAN ;
a. pemahaman materi gaya-gaya batang dalam konstruksi bangunan b. proses penyelesaian soal-soal latihan (terampil dan mampu menghitung) c. mengaplikasikan metode perhitungan pada bangunan
ketelitian dan ketepatan dalam menyelesaikan soal-soal latihan ataupun soal-soal evaluasi.
Mekanika Bangunan iv
FORMAT RENCANA EVALUASI
Nama Mata Kuliah : Mekanika Bangunan Kode Mata Kuliah : 119D5102
Kode/Nama Dosen : IM / Imriyanti
RA / Rahmi Amin Ishak
Evaluasi Kinerja Mahasiswa
No. Stambuk Nama Mahasiswa
Minggu 1-7 dan 9-15 Minggu 8 & 16
Pemahaman Materi
10%
Terampil Menghitung
30%
Ketelitian &
Ketepatan 10%
Aplikasi Pehitungan
20%
Evaluasi Pertengahan & Akhir Semester (UTS & UAS)
30%
Mekanika Bangunan iv
KONTRAK PEMBELAJARAN
Nama Mata Kuliah : Mekanika Bangunan
Kode MK : 119D5102
Pembelajar : Imriyanti, ST., MT
Semester : II (Genap)
Hari/Jam Pertemuan : Rabu, 10.10 – 12.10 Wita Tempat Pertemuan : Kampus Gowa Rg. CR 111
1. MANFAAT MATA KULIAH
Mata kuliah Mekanika Bangunan merupakan matakuliah lanjutan dari matakuliah Mekanika Teknik dan wajib di programkan pada semester 2 (dua) genap, oleh seluruh mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.
Mata kuliah ini membahasa tentang perhitungan gaya-gaya batang, tegangan dan lendutan akibat momen, tegangan dan lendutan akibat gaya lintang serta teori-teori pendistribusian momen pada struktur dan konstruksi bangunan.
Mata kuliah Mekanika Bangunan ini dimaksudkan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang keseimbangan gaya-gaya batang dalam konstruksi bangunan. Di samping itu mata kuliah ini akan menjadi pengetahuan dasar untuk menuju pemahaman mata kuliah Struktur dan Konstruksi Bangunan 2,3,4 dan Struktur Bentang Lebar serta Workshop Riset Struktur.
Mekanika Bangunan v
2. DESKRIPSI MATA KULIAH
Mata kuliah ini membahas tentang sistem perhitungan gaya-gaya batang (keseimbangan titik simpul, Cremona, Richter, Cullman, Henneberg), yang terjadi pada sistem konstruksi bangunan.
3. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Mampu memahami penyaluran gaya-gaya batang dalam konstruksi bangunan.
- Mampu menghitung gaya-gaya batang dalam konstruksi bangunan
- Mampu menganalisa penyaluran gaya-gaya batang pada konstruksi bangunan.
Mampu menjelaskan dan terampil mengaplikasikan gaya-gaya batang pada sistem konstruksi bangunan.
Mekanika Bangunan iv
4. ORGANISASI MATERI
Mekanika Bangunan
Mampu menghitung, menganalisa dan mengaplikasikan gaya-gaya batang, tegangan dan lendutan batang, pendistribusian momen yang diterapkan pada
sistem struktur dan konstruksi bangunan
Mampu memahami dan menganalisa pendistribusian momen melalui metode
cross Mampu memahami, menghitung dan
menganalisa tegangan dan lendutan batang akibat momen lentur dan akibat gaya lintang Mampu memahami, menghitung &
menganalisis gaya-gaya batang dengan metode titik simpul, Cremona, richter,
cullman dan henneberg
Menjelaskan dan menganalisa metode perhitungan mekanika bangunan dalam bentuk sistem struktur dan konstruksi bangunan
Menjelaskan dan mengaplikasikan sistem perhitungan mekanika bangunan pada struktur dan konstruksi
bangunan
Mekanika Bangunan iv
5. STRATEGI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini menggunakan metode kuliah interaktif yang dipadukan dengan sistem pembelajaran dengan cara ceramah (Cooperatif Learning) yang diterapkan pada pertemuan awal yakni berupa penjelasan sistem perhitungan dalam Mekanika Bangunan. Dan dalam proses pembelajaran ini juga diterapkan strategi pembelajaran berupa Self Directted Learning, berupa pembelajaran latihan soal- soal. Pada pertemuan ke 7 (tujuh), pembelajaran yang diterapkan berupa Collaborative Learning yakni aplikasi sistem perhitungan ke dalam struktur dan konstruksi. Sedangkan pertemuan ke 8 dan 16, pembelajaran yang diterapkan berupa Problem Based Learning yaitu penyelesaian soal-soal dalam bentuk evaluasi.
6. MATERI BACAAN
1. Kwantes, J & Diraatmaja, E, Mekanika Bangunan, Erlangga, Jakarta.
2. Singer, L, Ferdinand, Sebayang Darwin, Kekuatan Bahan, Erlangga, Jakarta.
3. Anonim, 1983, Mekanika Teknik, Konstruksi Statis Tertentu untuk Universitas, Semarang.
4. Anonim, Kumpulan Soal-Soal Ilmu Gaya Terpakai, Semarang.
5. Lucio Canonica, 1991, Memahami Mekanika Teknik 2, Angkasa, Bandung.
6. Husin, Rustam, 1978, Mekanika Teknik, Statis Tertentu, Univ. Syiah Kuala, Banda Aceh.
Mekanika Bangunan v
7. TUGAS
a. Mahasiswa mengerjakan perhitungan berupa soal-soal latihan dengan metode perhitungan Mekanika Bangunan (titik simpul, cremona, richter, cullman, henneberg)
b. Mahasiswa menganalisa sistem perhitungan Mekanika Bangunan ke dalam sistem Konstruksi Bangunan.
c. Mahasiswa mengaplikasikan metode perhitungan gaya-gaya batang dalam Mekanika Bangunan pada sistem Konstruksi Bangunan.
8. KRITERIA PENILAIAN
Kriteria yang dinilai pada mata kuliah ini :
a. Kejelasan uraian dan memahami materi, disiplin (10%)
b. Kemampuan menghitung dan menganalisa sistem perhitungan Mekanika Bangunan (30%)
c. Ketelitian dan ketepatan penyelesaian soal-soal latihan (10%)
d. Mampu mengaplikasikan sistem perhitungan Mekanika Bangunan pada Konstruksi Bangunan (20%)
e. Mampu menghitung, menganalisa dan mengaplikasikan serta tepat waktu untuk menyelesaikan soal-soal evaluasi (30%).
Mekanika Bangunan vi Nilai Angka Nilai Mutu Nilai Konversi
> 86 A 4,00
81 – 85 A- 3,75
76 – 80 B+ 3,50
71 – 75 B 3,00
66 – 70 B- 2,75
61 – 65 C+ 2,50
51 – 60 C 2,00
46 – 50 D 1,00
<45 E 0,00
Dalam penentuan nilai akhir akan digunakan pembobotan sebagai berikut :
Tugas Mingguan 30%
Kuis 30%
Mid Test 10%
Final Test 20%
Kehadiran 10%
Penilaian tugas akan dilakukan dengan menggunakan kriteria:
Pemahaman Materi 10%
Terampil Menghitung 15%
Ketelitian dan Ketepatan 25%
Kebenaran Jawaban 40%
Mekanika Bangunan vii
Etika dan Kerapihan 10%
Contoh Alat Ukur
Berikut akan dikemukakan salah satu alternative (contoh) alat ukur yang digunakan dalam menilai tugas mingguan mahasiswa, sebagai berikut :
Prodi : Arsitektur
Mata Kuliah : Mekanika Bangunan
Tugas : Tugas Mingguan 4
Jenis Tugas : Perhitungan Dalam Bentuk Metode Richter
No. Aspek yang dinilai Skor (0-4) Bobot Nilai
1 Pemahaman Materi 10%
2 Terampil Menghitung 15%
3 Ketelitian dan Ketepatan 25%
4 Kebenaran Jawaban 40%
5 Etika dan Kerapihan 10%
Total Nilai 100%
Defenisi Operasional Tabel 1) Aspek yang dinilai:
Pemahaman materi, yaitu mengetahui dan mengerti isi materi mata kuliah Mekanika Bangunan dalam bentuk perhitungan gaya-gaya batang dalam konstruksi
Mekanika Bangunan viii
Terampil menghitung, yaitu dapat dengan cekatan menghitung sistem penyaluran gaya dalam konstruksi bangunan.
Ketelitian dan ketepatan, yaitu dalam mengerjakan soal-soal latihan maupun
soal evaluasi dapat dengan teliti mengerjakan setiap tahapan perhitungan sehingga menghasilkan nilai akhir yang tepat.
Kebenaran jawaban, yaitu terpenuhinya nilai akhir soal latihan ataupun soal
evaluasi secara benar sesuai dengan teori atau materi yang telah diberikan dalam perkuliahan Mekanika Bangunan.
Etika dan kerapihan tugas, yaitu terpenuhinya perilaku mahasiswa yang tidak
melanggar aturan kejujuran, kedisiplinan dan kemandirian. Di samping itu juga dilihat tingkat penyajian dalam pengumpulan tugas dalam bentuk rapih sehingga mudah dimengerti oleh orang lain.
2) Skor dengan interval 0 sampai dengan 4 dengan keterangan sebagai berikut : Skor 0,00 – 1,00 = sangat kurang
Skor 1,01 – 2,00 = kurang Skor 2,01 – 2,75 = cukup Skor 2,76 – 3,30 = baik
Skor 3,31 – 4,00 = baik sekali
3) Bobot, bervariasi pada tiap aspek sesuai dengan tingkat kesulitan dan telah ditentukan seperti terlihat pada tabel. Keseluruhan bobot tersebut berjumlah 100%.
Mekanika Bangunan ix 4) Nilai adalah hasil kali antara skor satuan dengan bobot satuan. Lima dari nilai satuan tersebut, akan dijumlah menjadi total nilai, yang akan disesuaikan kembali dengan nilai yang ada pada keterangan atau dikonversi menjadi nilai E sampai dengan A.
9. NORMA AKADEMIK
a. Mahasiswa harus berpakaian rapi, bersih, bersepatu dan tepat waktu.
b. Mahasiswa wajib memiliki satu buku yang sesuai dengan materi sebagai bahan reverensi, untuk memahami dan mampu menghitung, menganalisa, mengaplikasikan materi pembelajaran.
c. Mahasiswa mampu menghitung, menganalisa dan mengaplikasikan materi Mekanika Bangunan ke dalam Struktur dan Konstruksi Bangunan karena pembelajaran Mekanika Bangunan berkaitan dengan mata kuliah khusus Struktur dan Konstruksi Bangunan 2,3,4, Struktur Bentang Lebar, Workshop Riset Struktur.
Mekanika Bangunan x
10. JADWAL PEMBELAJARAN
Minggu Topik Bahasan Metode
Pembelajaran
Kriteria Penilaian
1 2 3 4
I
Penjelasan umum tentang program pembelajaran dan aplikasinya, kepustakaan, pemberian tugas mata kuliah, sistem pengevalusian
Ceramah
Kesesuaian pustaka (Critical Review)
II
Pemahaman sistem
perhitungan gaya-gaya batang dengan metode perhitungan titik simpul
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan
dalampenyelesaian soal-soal
III
Pemahaman sistem
perhitungan gaya-gaya batang dengan metode perhitungan grafis Cremona
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
IV
Pemahaman sistem
perhitungan gaya-gaya batang dengan metode perhitungan metode Richter
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
V
Pemahaman sistem
perhitungan gaya-gaya batang dengan metode perhitungan metode Cullman
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
VI
Pemahaman sistem
perhitungan gaya-gaya batang dengan metode perhitungan Henneberg
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal-
Mekanika Bangunan xi soal
VII
Mengaplikasikan sistem perhitungan : titik simpul, cremona, richter, cullman, henneberg, pada sistem struktur dan konstruksi bangunan
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
VIII Ujian Tengan Semester (UTS) Problem Based Learning
Kemampuan menjelaskan dan terampil
menyelesaikan soa-soal evaluasi berupa gaya-
gaya batang
IX
Pemahaman sistem
perhitungandan aplikasi gaya- gaya batang dengan metode perhitungan tegangan akibat momen lentur
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
X
Pemahaman sistem
perhitungan dan aplikasi gaya- gaya batang dengan metode perhitungan lendutan dengan diagram bidang momen
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
XI
Pemahaman sistem
perhitungan dan aplikasi gaya- gaya batang dengan metode perhitungan lendutan dengan putaran sudut
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
XII
Pemahaman sistem
perhitungan dan aplikasi gaya- gaya batang dengan metode perhitungan tegangan dan lendutan akibat gaya lintang
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
XIII
Mengaplikasikan distribusi momen (metode cross) dalam bentuk :
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan
Mekanika Bangunan xii - Koefisien distribusi
- Angka Kekakuan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
XIV
Mengaplikasikan distribusi momen (metode cross) dalam bentuk :
- Momen Primer - Free Body
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
XV
Mengaplikasikan sistem perhitungan : tegangan dan lendutan akibat momen lentur, tegangan dan lendutan akibat gaya lintang serta
pendistribusian momen
Cooperative Learning, Self Directed Learning
- Pemahaman materi - Penyelesaian soal-
soal latihan - Ketelitian dan
ketepatan dalam penyelesaian soal- soal
XVI Ujian Akhir Semester (UTS) Problem Based Learning
Kemampuan menjelaskan, terampil
menyelesaikan dan mengaplikasikan soa-
soal evaluasi berupa tegangan & lendutan akibat momen lentur, tegangan dan lendutan akibat gaya lintang serta
pendistribusian momen
Mekanika Bangunan xiii
BAHAN AJAR
MATAKULIAH MEKANIKA BANGUNAN 119D5102
Pengajar : Imriyanti, ST., MT
Rahmi Amin Ishak, ST., MT Semester : II (Dua)/Genap
JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
2013
Mekanika Bangunan xiv
BAHAN AJAR
Mata Kuliah: Mekanika Bangunan
Tujuan Umum
Mata kuliah ini adalah mata kuliah perhitungan yang disajikan pada semester 2 (dua) dan bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran lanjutan pada mata kuliah Struktur dan Konstruksi Bangunan 2,3,4, Struktur Bentang Lebar dan Woekshop Riset Struktur. Pembahasan pada mata kuliah i8ni ditujukan terutama pada pengembangan kemampuan menghitung, menganalisa dan mengaplikasikan hasil perhitungan pada struktur dan konstruksi bangunan. Cakupan materi dari mata kuliah ini adalah aplikasi perhitungan mekanika bangunan yang ditekankan pada tiga komponen yakni gaya-gaya batang (Titik simpul, Cremona, Richter, Cullman dan Henneberg), tegangan dan lendutan akibat momen lentur, tegangan dan lendutan akibat gaya lintang, pendistribusian momen pada bangunan.
Setelah menyelesaikan perkuliahan pada mata kuliah Mekanika Bangunan, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan, menghitung, menganalisa dan mengaplikasikan gaya-gaya batang, tegangan dan lendutan batang serta pendistribusian momen pada bangunan. Materi bahan ajar ini disusun berdasarkan pokok-pokok bahasan yang dituangkan ke dalam setiap materi, yakni :
Mekanika Bangunan xv
Materi Pertemuan Minggu I.
Pengertian Mekanika Bangunan pada konstruksi bangunan
Materi Pertemuan Minggu II- VII.
Gaya-gaya batang dengan metode Keseimbangan Titik Simpul
Gaya-gaya batang dengan metode Cremona
Gaya-gaya batang dengan metode Richter
Gaya-gaya batang dengan metode Cullman
Gaya-gaya batang dengan metode Henneberg
Aplikasi Perhitungan gaya-gaya batang dalam bentuk soal-soal latihan
Materi Pertemuan Minggu VIII.
Evaluasi perhitungan gaya-gaya batang pada struktur dan konstruksi bangunan
Materi Pertemuan Minggu IX – XII
Sistem perhitungan dan aplikasi gaya-gaya batang dengan metode perhitungan tegangan akibat momen lentur
Sistem perhitungan dan aplikasi gaya-gaya batang dengan metode perhitungan tegangan dan lendutan akibat gaya lintang
Sistem perhitungan dan aplikasi gaya-gaya batang dengan metode perhitungan lendutan dengan putaran sudut
Sistem perhitungan dan aplikasi gaya-gaya batang dengan metode perhitungan tegangan dan lendutan akibat gaya lintang
Mekanika Bangunan xvi
Materi Pertemuan Minggu XIII - XV.
Mengaplikasikan distribusi momen (metode cross) dalam bentuk Koefisien distribusi
Mengaplikasikan distribusi momen (metode cross) dalam bentuk Koefisien distribusi Angka kekakuan
Mengaplikasikan distribusi momen (metode cross) dalam bentuk Momen primer
Mengaplikasikan distribusi momen (metode cross) dalam bentuk Free body
Mengaplikasikan sistem perhitungan : tegangan dan lendutan akibat momen
lentur, tegangan dan lendutan akibat gaya lintang serta pendistribusian momen dalam bentuk soal-soal latihan
Materi Pertemuan Minggu XVI.
Evaluasi perhitungan tegangan dan lendutan, pendistribusian momen pada struktur dan konstruksi bangunan
Untuk dapat memahami isi bahan ajar ini, perlu dipelajari secara berlanjut dan sistematis tiap materi, sebab materi ini saling terkait. Disetiap materi disediakan contoh-contoh kasus beserta cara menyelesaikannya sehingga para mahasiswa dapat memahami dengan mudah.
Untuk jelasnya berikut ini akan diuraikan materi dari minggu pertama/materi pertama sampai dengan materi minggu ke delapan/evaluasi tengah semester dari bahan ajar mata kuliah Mekanika Bangunan.
Mekanika Bangunan xvii
BAHAN AJAR
MK. MEKANIKA BANGUNAN
A. PENDAHULUAN
Pokok bahasan yang akan diuraikan adalah materi keseimbangan gaya batang, yang akan diajarkan pada tiap-tiap pertemuan yang masing-masing terdiri atas beberapa sub materi perkuliahan disertai dengan contoh soal dan soal-soal latihan.
Metode perkuliahan pada tiap-tiap materi dilakukan dengan memberikan perkuliahan dalam bentuk ceramah yang diikuti dengan kegiatan pengerajaan soal-soal latihan di dalam ruang kelas. Dengan demikian setiap peserta diharapkan untuk menyampaikan gagasan dan kemampuan mahasiswa dalam mengerjakan soal-soal latihan yang menyangkut keseimbangan gaya-gaya batang pada konstruksi bangunan.
Tugas yang diberikan kepada mahasiswa berupa aplikasi dari materi yang diberikan pada tiap perkuliahan. Tugas yang diberikan pad tiap pertemuan berupa tugas-tugas kecil (terkait dengan materi perkuliahan) dimana sebagian tugas dikerja di ruang kelas dan sebagian lagi berupa pekerjaan rumah bagi mahasiswa. Fokus tugas ini adalah pemahaman akan sistem perhitungan, penganalisaan dan aplikasi gaya-gaya batang pada konstruksi bangunan. Tugas yang dikerjakan setelah pemberian materi dibuat di atas kertas HVS ukuran A4.
Setiap kegiatan pengerjaan soal-soal latihan di dalam ruang perkuliahan selalu difasilitasi dan diarahkan oleh fasilitator/dosen pengasuh mata kuliah.
Mekanika Bangunan xviii Pokok bahasan dalam mata kuliah Mekanika Bangunan ini berkaitan erat dengan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa terhadap sistem pembebanan dan penyaluran gaya, momen yang terjadi dalam sistem struktur dan konstruksi bangunan. Selanjutnya pokok bahasan mata kuliah Mekanika Bangunan ini akan saling berkaitan dengan mata kuliah Struktur dan Konstruksi Bangunan 2,3,4 dan Struktur Bentang Lebar serta Workshop Riset Struktur pada Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.
Tujuan Instruksional Khusus (TIK), sebagai penjabaran Tujuan Instruksional Umum (TIU), yang ingin dicapai dari pokok bahasan atau tiap materi ini adalah setelah mengikuti kuliah Mekanika Bangunan ini, mahasiswa akan mampu memahami, menganalisa dan mengaplikasikan sistem perhitungan gaya-gaya batang, tegangan dan lendutan, pendistribusian momen pada struktur dan konstruksi bangunan.
B. PENYAJIAN
Materi bahan ajar yang dibahas dalam buku ini mengacu pada Kontrak Pembelajaran, Garis Besar Rencana Pembelajaran (GBRP) mata kuliah Mekanika Bangunan.