Regenerasi Pepaya melalui Kultur In Vitro
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
menyelesaikan skripsi dengan judul ‘ Pengaruh Konsentrasi Pikloram dan 2,4 D Terhadap Proliferasi Kalus dan Regenerasi Tunas pada Kultur In Vitro Tanaman Tebu (Saccharum
FITRIA NANDA UTAMI. Induksi Embrio Somatik dari Kalus Embriogenik dan Perkecambahan Planlet Jeruk Varietas SoE. Dibimbing oleh AGUS PURWITO. Embrio somatik dapat diregenerasikan
Percobaan ini telah dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari perbanyakan kalus embriogenik, iradiasi sinar gamma pada kalus, pendewasaan embrio somatik, perkecambahan
Pada kultur antera model Persilangan (F1), pemberian 10 -3 M putresin di media induksi kalus dan regenerasi tanaman memberikan nilai terbaik dalam jumlah
Pada tahap induksi embrio somatik, kalus embriogenik berwarna putih bening yang diperoleh dari perlakuan konsentrasi BA terbaik (BA 1,0 mg/l) ditumbuhkan kembali pada
Pada penelitian ini eksplan masih merespon adanya BAP dalam media dengan membentuk kalus dan belum menjadi tunas adventif disebabkan eksplan daun diambil dari tanaman
Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terda- pat perbedaan yang nyata antar berbagai varietas serta formulasi media yang digunakan dalam menginduksi regenerasi tunas dari
2014 menyatakan bahwa, regenerasi kalus embriogenik pada media MS yang ditambahkan hormon BAP tunggal tidak mampu membentuk tunas, namun regenerasi kalus embriogenik mampu membentuk