• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PUBLIKASI BUKU ILUSTRASI FORT ROTTERDAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PUBLIKASI BUKU ILUSTRASI FORT ROTTERDAM"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL

PUBLIKASI BUKU ILUSTRASI

“FORT ROTTERDAM”

Iswanto

Jalan Kh. Syahdan No.9, Palmerah, Kota Jakarta Barat,

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

[email protected]

Pembimbing :

Hastjarjo Boedi Wibowo, S.Sn., M.Sn.

(2)

Abstract

As well as tourism research to introduce the history of Fort Rotterdam in Makassar . The method used is by direct interview to the informant from the Institute for Preservation of Cultural Makassar , also distributed questionnaires to 100 samples in accordance with the target market book History of Fort Rotterdam . Concluded , with the book " Fort Rotterdam " Indonesian people especially those in Makassar continuing to maintain and preserve Fort Rotterdam and always make Fort Rotterdam as one of the tourist destination .

Keywords : History , Preserving , Heritage , Fortress , Makassar.

Abstrak

Penelitian untuk memperkenalkan pariwisata serta sejarah dari Fort Rotterdam yang ada di Makassar. Metode penelitian yang digunakan yaitu melalui wawancara langsung kepada narasumber dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar, juga membagikan kuesioner kepada 100 sample yang sesuai dengan target market buku Sejarah Fort Rotterdam. Disimpulkan,dengan adanya buku “Sejarah Benteng Fort Rotterdam” masyarakat Indonesia khususnya yang berada di Makassar senantiasa menjaga dan melestarikan Fort Rotterdam dan selalu menjadikan Fort Rotterdam sebagai salah satu destinasi tujuan wisata.

Kata kunci : Sejarah, Melestarikan,Cagar Budaya, Benteng, Makassar.

PENDAHULUAN

Indonesia memiliki banyak obyek wisata yang tersebar diseluruh Indonesia. Objek wisata yang sangat banyak tersebut, wisata alam, wisata kuliner, wisata sejarah, dan masih banyak lainnya. Wisata sejarah adalah wisata berupa bangun-bangunan peninggalan sejarah yang masih ada dan dapat dinikmati oleh para wisatawan untuk melihat bukti dan peninggalan sejarah.

(3)

Salah satu wisata sejarah yang cukup dikenal adalah tempat wisata benteng Rotterdam. Benteng Rotterdam dikenal juga sebagai Fort Rotterdam dan benteng Ujung Pandang. Benteng tersebut dibangun pertama kali oleh Raja Gowa X yang bernama Imanrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung atau Karaeng Ulaweng pada tahun 1545 dengan nama Benteng Ujung Pandang. Benteng ini digunakan oleh kerajaan Belanda sebagai markas pasukan katak. Benteng tersebut dibangun pada lokasi dekat pantai dengan bentuk seekor penyu, hal ini sesuai dengan filosofi kerajaan Gowa pada saat itu karena penyu dapat hidup di laut maupun darat dengan arti kerajaan Gowa berjaya di darat maupun di laut oleh karena itu masyarakat Makassar-Gowa mengenal benteng ini dengan sebutan benteng panyyua (penyu).

Setelah itu, pada tahun 1655-1669 Belanda menyerang kesultanan Gowa yang pada saat itu dipimpin oleh Sultan Hasanuddin, dengan tujuan untuk menguasai jalur perdagangan rempah dan mengakibatkan kesultanan Gowa kalah dan harus menandatangani perjanjian Bongayya pada tanggal 18 November 1667 dan salah satu isi perjanjian Bongayya tersebut adalah kerajaan Gowa harus memberikan Benteng Ujung Pandang kepada Belanda.

Kemudian pimpinan Belanda pada saat itu Admiral Cornelis Janszoon Speelman membangun kembali benteng yang hancur dan dibangun dengan model Belanda dan mengubah bentuknya yang tadinya persegi empat menjadi persegi lima dengan setiap sudutnya terdapat menara jara (bastion). Dengan dikuasainya benteng tersebut maka benteng berubah nama menjadi Fort Rotterdam .

Rumusan Masalah

Bagaimana membuat rancangan identitas visual yang mencerminkan karakter dan semangat edukasi dan rekreasi taman akuarium air tawar.

Tujuan Penelitian

Untuk mewujudkan citra yang baru sesuai dengan kharakteristik dari Museum Dunia Air Tawar.

METODE PENELITIAN

Metode penelitian dilakukan sebagai pendukung pembuatan tugas akhir seperti melalui website, artikel, buku literatur, survei lapangan dan survei melalui media sosial, serta wawancara dengan narasumber yang bergerak di bidangnya .

(4)

Gambar 1 : Komplek Fort Rotterdam

( Sumber : www.utiket.com )

Benteng Rotterdam Makassar dibangun oleh Raja Gowa ke IX Daeng Matare Karaeng Manguntungi Tumapa’risi’ Kallonna dan diselesaikan oleh putranya Raja Gowa X Imanrigau Bonto Karaeng Lakiung Tonipallangga Ulaweng dengan konstruksi tanah liat pada tahun 1545. Atas perintah Raja Gowa XIV Imangerangi Daeng Manrabia (Sultan Alauddin) pada tahun 1634 tembok benteng diperbaiki dan menambah material batu karang, batu padas, dan batu bata menggunakan kapur dan pasir sebagai perekat. Saat ini Fort Rotterdam digunakan sebagain tempat wisata dan museum.

HASIL DAN BAHASAN

Agar isi dari buku dapat tersampaikan dengan baik, maka perlu dirancang dengan sedemikian rupa sehingga komunikasinya tidak mengurangi maksud dan tujuan isi buku. Perancangan melalui strategi seperti menyediakan publikasi buku ilustrasi mengenai Sejarah Fort Rotterdam sebagai unsur sejarah yang berperan terhadap identitas bangsa sehingga dapat memberikan informasi dan inspirasi pustaka, kepada masyarakat muda yang peduli akan pentingnya sejarah.

Komunikasi visual buku ilustrasi Sejarah Fort Rotterdam ini dirancang semenarik mungkin secara efektif dengan desain yang mengemukakan sejarah dan fungsi benteng dalam ilustrasi dan sentuhan

(5)

desain kekinian sehingga menjawab permasalahan mengenai isu tradisional yang lekat dengan kesan kuno atau cenderung membosankan.

Target Audience

Sasaran Primer Demografis

- Jenis kelamin : Pria dan wanita

- Usia : 20 - 30 tahun

- Profesi : Pelajar, Karyawan, Wiraswasta, traveller.

- SES : A – B

- Pendidikan : Mahasiswa

Tinggal dan hidup di kawasan pusat kota , mempunyai rutinitas berkuliah/bekerja, sering ke perpustakaan untuk membaca buku. Mempunyai karakter seorang petualang dan mempunyai rasa ingin tahu yang besar.

Positioning Statement

Sebagai satu-satunya buku ilustrasi mengenai Sejarah Fort Rotterdam dengan menawarkan pengalaman membaca yang berbeda lewat perancangan visual yang menarik untuk masyarakat muda yang mencintai sejarah.

Key Message

Perancangan visual buku ilustrasi Sejarah Fort Rotterdam ini memberikan informasi mengenai Fort Rotterdam, dari segi sejarah, cerita dibalik bangunan-bangunan benteng, pengasingan Pangeran Diponegoro di Fort Rotterdam. Sehingga memberi pengertian mendalam mengenai Fort Rotterdam sebagai unsur penting dalam sejarah Indonesia yang berkontribusi membangun identitas bangsa kepada pembaca.

Respon yang diharapkan dari buku ini adalah menumbuhkan rasa memiliki dari penjabaran buku Sejarah Fort Rotterdam dan menaikkan kembali popularitas tempat-tempat bersejarah khususnya Fort Rotterdam agar lebih dikenal oleh golongan muda, menjadi inspirasi pustaka bagi masyarakat berbudaya.

Big Idea

“Melestarikan Peninggalan Sejarah Secara Menarik”.

(6)

Penyampaian komunikasi secara visual akan menggunakan pendekatan desain ilustrasi yang dinamis dan ekspresif . Sistem grid dibuat dengan sistem column sehingga dalam penggunannya dapat lebih fleksibel.

Strategi Verbal

Penggunaan bahasa Indonesia dalam penyampaian informasi dengan gaya bahasa sehari-hari sehingga menimbulkan kesan yang tidak terlalu serius dan mudah di mengerti.

Strategi Visual

1. Feel & Look: Menggunakan warna-warna cerah yang mencirikan kecerian dan warna khas kebudayaan Makassar.

2. Style Ilustrasi: menggunakan pendekatan ilustrasi realis menggunakan media cat air.

3. Tipografi: San serif, untuk menimbulkan kesan akrab, modern dan simple. Untuk sub judul tetap menggunakan font san serif tetapi digambar menggunakan cat air.

4. Layout : Menggunakan grid column sehingga dalam penyampaian pesan

5. Warna : Mengambil warna dasar dari cat air dan mengambil refrensi template dari buku “Tasteful Color Combinations” dengan template warna sebagai berikut : Mysterious, Young and Healthy, Traditional and Stable , Active and Energetic.

Judul Buku

Gambar 2 : Judul Buku

Logotype yang dipakai sebagai judul buku adalah hasil modifikasi font dari Beloved. Modifikasi yang dilakukan adalah menulis ulang menggunakan cat air sehingga memberikan efek yang sesuai dengan ilustrasi yang digunakan.

(7)

Cover Buku

Gambar 3 : Cover Buku

Cover buku yang ditampilkan dilakukan dengan menampilkan bagian bangunan dari benteng yang memperlihatkan kemegahan dan keindahan dari arsitektur benteng tersebut. Finishing dilakukan dengan laminating doff.

Colophon

(8)

Devider Bab

Gambar 5: Devider

Sistem Grid

Gambar 6: Coulumn Grid

Penataan Halaman

(9)

Halaman isi

Gambar 8: Halaman Isi 1

Gambar 9: Halaman Isi 2

(10)

Typeface Bariol Family

Gambar 11: Bariol

Typeface ini dipakai pada kebutuhan headline.

Geo Sans Light

Gambar 12: Geo Sans Light Family Typeface ini dipakai pada kebutuhan bod

Post Card

(11)

Poster

Gambar 14: Poster Utama

Gambar 15: Poster 2

(12)

Bookmarks

Gambar 16: Bookmarks

Stickers

Gambar 17: Stickers

(13)

Gambar 18: Buku Catatan

Pin

Gambar 19: Pin

Seal

Gambar 20: Seal

SIMPULAN DAN SARAN Simpulan

Makin cepatnya perkembangan teknologi pada masa ini sangat berpengaruh terhadap berbagai macam aspek kehidupan. Pengaruh modernisasi pun kini sangat terasa dalam kehidupan kita sehari-hari. Begitu juga terhadapat aset-aset negara yang berupa cagar budaya yang banyak tersebar di nusantara juga ikut terabaikan karena masyarakat yang sudah mulai tidak peduli lagi dengan cagar budaya dan peninggalan-peninggalan sejarah di Indonesia.

Fort Rotterdam merupakan salah satu daric agar budaya di Indonesia yang memiliki nilai historis yang sangat tinggi. Lewat perancangan buku ilustrasi tentang Fort Rotterdam ini, menunjukkan bahwa keistimewaan penggunaan ilustrasi dapat membawa emosi pembaca kepada memori sejarah Fort Rotterdam zaman dulu yang bahkan banyak orang tidak akan keberadaan benteng yang cukup besar dan megah ini. Keberadaan dan keaslian benteng Rotterdam ini pun sempat tergoyahkan karena munculnya ide dari pemerintah kota untuk menjadikan Fort Rotterdam menjadi sebuah lahan bisnis, disini bukan bermaksud untuk menolak perkembangan serta rencana pemerintah kota kedepannya, namun harusnya bisa dimengerti bahwa aset-aset seperti ini merupakan sebuah aset yang sangat berharga tidak patut untuk dikomersilkan. Begitupun untuk rencana kedepannya yang belum kita ketahui apa rencana dari pemerintah, oleh karena itu saya sebagai seorang mahasiswa ingin

(14)

mengabadikan keindahan arsitektur, bangunan, museum dan sejarah , melalui ilustrasi menjadi sebuah buku yang menarik untuk dibaca.

Hasil perancangan buku ini merupakan salah satu cara untuk mengabadikan keindahan dan mendorong anak-anak muda generasi penerus bangsa untuk tetap melestarikan dan menjaga cagar budaya yang ada di Indonesia.

Saran

Sebuah perancangan yang baik memerlukan pengumpulan data secara tepat agar segala sesuatu yang akan dirancang dapat memberikan hasil yang tepat sasaran dan diharapkan dapat menjadi solusi terhadapa permasalahn yang terjadi. Sebagai seorang peneliti di lapangan dan seornag desainer, dituntut untuk membangun hubungan kerja sama yang baik dengan banyak pihak, termasuk narasumber. Dalam perancangan ini, saya menggunakan cat air sebagai media gambar , oleh karena itu saya harus terlebih dahulu mengetahui bagaimana teknik-teknik dasar dari menggambar menggunakan cat air , juga cara mengenal kertas,cat dan kuas yang baik. Setelah mengetahui pengetahuan dasar tentang cat air, barulah mencari style untuk ilustrasi yang akan dibuat, dan menerapkan nya pada ilustrasi.

REFERENSI

Aminah. (1976). Benteng Rotterdam. Ujung Pandang: Kantor Lembaga Cabang II Lembaga Sejarah dan Antropologi Ujung Pandang.

Anderson, Lorin W., Krathwohl, David.R., Bloom,Benjamin Samuel. (2001). Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom's Taxonomy of Educational Objectives. London: Longman.

Dameria, Anne. (2007). Color Basic Panduan Dasar Warna untuk Desainer & Industri. Grafika. Jakarta: Link Match Graphic.

Kuno, Naomi (2005). Tasteful Color Combinations. Tokyo: Page One Publishers.

M.D, Sagimun. (1993). Benteng Ujung Pandang. Jakarta: Proyek Pengembangan Media Kebudayaan Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Rustan, Surianto (2011). Huruf Font Typography. Jakarta: Penerbit PT.Gramedia Pustaka Utama.

Samara, Timothy. (2007). Making and Breaking the Grid: A Graphic Design Layout Workshop. Singapore: Page One Publishing Private Limited.

Safanayong, T. (2007). Desain Komunikasi Visual Terpadu. Jakarta: Arte Intermedia.

(15)

Tang, Roger Fawcett (2004). New Book Design. New York: HarperCollins.

Valentyin, Francois. (n.d). Sketsa Benteng Ujung Pandang.

Wong, Wucius. (1993). Principle of Form and Design. Canada : John Wiley & Sons, Inc.

Wu. G (2011). Sultan Hasanuddin. Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) TBK.

WEBSITE

Museum La Galigo. 2014. Collections. 05-20-2015 http://museum-lagaligo.com/

Seberkas Sejarah. 2015. Filsafat Sejarah Murtadha Mutahhari. 03-14-2015

http://pendidikan4sejarah.blogspot.com/2013/12/filsafat-sejarah-murtadha mutahhari.html/

RIWAYAT PENULIS

Iswanto lahir di Makassar, 03 Maret 1993. Penulis menamatkan pendidikan S1 di Universitas Bina Nusantara dalam bidang Desain Komunikasi Visual pada tahun 2015. Saat ini penulis bekerja sebagai freelance graphic designer di Jakarta untuk berbagai keperluan desain.

Gambar

Gambar 1 : Komplek Fort Rotterdam
Gambar 3 : Cover Buku
Gambar 5: Devider
Gambar 8: Halaman Isi 1
+5

Referensi

Dokumen terkait

maka perlu membentuk Unit layanan pengadaan (ULp) Kabupaten T\rlungagung yang ditetapkan dengan peraturan Bupati;.. Undang-Undang Nomor 8 Tahun L9T4 tentang

Dalam Sistem Pendukung Keputusan terdapat berbagai metode, salah satunya menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yang ditemukan oleh Thomas L.Saaty. AHP ini

Pengaruh Model Pembelajaran Dan Motivasi Belajar Terhadap Pembelajaran Drama Siswa Kelas XI SMK Negeri 3 Pematang Siantar Kabupaten Simalangun

Bagsvaerd Church adalah sebuah sintesa yang dilakukan oleh arsitek secara sadar untuk memadukan konsep universal civilization sebagai turunan dari modernisme dan world culture

peningkatan nilai perusahaan, maka perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis struktur modal yang optimal untuk dijalankan oleh PT Pusri. Dengan demikian analisis

Secara umum visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah tercapainya masyarakat sehat menuju terwujudnya Indonesia Sehat. Sedangkan, misi

Tujuan dari penelitian yang dilakukan di PT Panca Lestari Primamulya adalah menentukan rute kendaraan dalam mendistribusikan produk Mayora berdasarkan nilai jarak terpendek

Untuk meningkatkan hasil belajar siswa, guru harus pandai memilih metode pembelajaran yang tepat. Dengan adanya pemilihan metode yang tepat, maka akan membuat