• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Al-Arif, M. R. (2010). Teori Makro Ekonomi Islam. Bandung: Alfabeta.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Al-Arif, M. R. (2010). Teori Makro Ekonomi Islam. Bandung: Alfabeta."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Al-Arif, M. R. (2010). Teori Makro Ekonomi Islam. Bandung: Alfabeta.

Al-Ghazali, I. (2005). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS.

Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

Algifari. (2013). Analisis Regresi Teori, Kasus, dan Solusi Edisi 2. Yogyakarta:

BPFE.

Amin, M. Z. (2012). Pengaruh Tingkat Inflasi, Suku Bunga SBI, Nilai Kurs Dollar (USD/IDR), dan Indeks Dow Jones (IDJA) terhadap Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2008-2011 .

Amperaningrum, I., & Agung, R. S. (2011). Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Nilai Tukar Mata Uang,dan Tingkat Inflasi terhadap Perubahan Harga Saham Sub Sektor Perbankan di BEI. IV.

Apriansyah, Y. (2014). Analisis Pengaruh Kurs (USD/IDR), Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Inflasi dan Indeks Nikkei 225 Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Januari 2004 – Agustus 2013. Bengkulu: FE Bengkulu.

Baramuli, D. N. (2012). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, Tingkat Bunga dan GDP Terhadap Return dan Nilai Saham. IV(4).

Basri, F. (2002). Perekonomian Indonesia Tantangan dan Harapan Bagi Kebangkitan Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Darmawan, D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Darmawi, H. (2006). Pasar Finansial dan Lembaga-Lembaga Finansial. Jakarta:

Bumi Aksara.

Dewanti, G. R. (2013). Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Jumlah Uang

Beredar, Kurs, Nilai Tukar Dollar Amerika/Rupiah, dan Harga Emas

Dunia Terhadap Jakarta Islamic Index di Bursa Efek Indonesia Periode

2009-2012. Yogyakarta: Fak. Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga.

(2)

Fakhruddin, M., & Hadianto, M. S. (2001). Perangkat dan Model Analisis Investasi di Pasar Modal. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Fatmawati, N. (2009). Analisis Faktor-Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga Saham. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Fauzi, M. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Sebuah Pengantar. Semarang:

Walisongo Press.

Fitriawati. (2012). Pengaruh Uang Yang Beredar, Kurs, Inflasi, dan Tingkat Suku Bunga SBI terhadap Beta Saham Syariah dan IHSG di Jakarta Islamic Index. Jakarta: FE UIN Syarif Hidayatullah.

Greenwald, D. (1982). Encyclopedia of Economics. New York: Me Graw Hill.

Gumilang, M. G. (2014). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah Per Dollar AS terhadap Indeks Harga Saham Jakarta Islamic Index Periode 2009-2012. Bandung: FBM Universitas Widyatama.

Hadi, S. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif untuk Akuntansi dan Keuangan.

Yogyakarta: Ekonisia.

Halim, A. (2005). Analisis Investasi. Jakarta: Salemba Empat.

Hermaniar, N. F. (2013). Pengaruh Pertumbuhan PDB, Tingkat Inflasi dan Tingkat Suku Bunga terhadap Votalitas Harga Saham Syariah dengan Nilai Tukar Sebagai Variabel Intervening (Penelitian pada Indeks Saham Syariah di Indonesia dan Malaysia Periode 2009-2012). Bandung: UPI.

http://www.alamsuterarealty.co.id, diakses pada 5 Agustus 2015 http://www.astra.co.id, diakses pada 5 Agustus 2015

http://www.bi.go.id, diakses pada Juli-Agustus 2015 http://www.cp.co.id, diakses pada 5 Agustus 2015 http://www.idx.co.id, diakses pada 29 Juli 2015

http://www.indocement.co.id, diakses pada 5 Agustus 2015 http://www.itmg.co.id, diakses pada 5 Agustus 2015 http://www.kalbe.co.id, diakses pada 5 Agustus 2015

http://www.lippokarawaci.co.id, diakses pada 5 Agustus 2015

(3)

http://www.londonsumatra.com, diakses pada 5 Agustus 2015 http://www.ptba.co.id, diakses pada 6 Agustus 2015

http://www.semenindonesia.co.id, diakses pada 6 Agustus 2015 http://www.telkom.co.id, diakses pada 6 Agustus 2015

http://www.unilever.com, diakses pada 6 Agustus 2015 http://www.unitedtractors.com, diakses pada 6 Agustus 2015 http://www.yahoofinance.com, diakses pada 6 Agustus 2015

Huda, N., & dkk. (2008). Ekonomi Makro Islam Pendekatan Teoritis. Jakarta:

Kencana.

Isnaini, N. (2013). Analisis Risiko Investasi Saham pada Perusahaan yang Go Public di Jakarta Islamic Index. XXVIII(2).

Jogiyanto. (2008). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta: BPFE.

Judisseno, R. K. (2005). Sistem Moneter dan Perbankan di Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka.

Kewal, S. S. (2012). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs, dan Pertumbuhan PDB terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. Economia, VIII(1).

Kuncoro, M. (2001). Metode Kuantitatif (Teori dan Aplikasi untuk Bisnis dan Ekonomi). Yogyakarta: AMP YKPN.

Kurniawati, E. (2015). Analisis Pengaruh Nilai Tukar (Kurs) Dollar Amerika/Rupiah (US$/Rp), Inflasi, BI Rate, dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013 .

Makaryanawati, & Aulaum, M. (2009). Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Tingkat Likuiditas Perusahaan Terhadap Risiko Investasi Saham Yang Terdaftar Pada Jakarta Islamic Index. Jurnal Economia Bisnis(1).

Mankiew, N. (2007). Makroekonomi. Jakarta: Erlangga.

Mansur, M. (2009). Pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI dan Kurs Dollar AS

terhadap IHSG Bursa Efek Jakarta Periode 2000-2002. Bandung: FE

Universitas Padjajaran.

(4)

Martono, N. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif untuk Administrasi Publik dan Masalah Sosial. Jakarta: Rajawali Press.

Maulana, A. (2010). Analisis Pengaruh Return On Asset dan Return On Equity Melalui Kurs Dollar Terhadap Indeks Harga Saham Sektor Manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Jakarta: FE Univ. Gunadarma.

Mulyana, D. (2011). Analisis Likuiditas Saham Serta Pengaruhnya Terhadap Harga Saham pada Perusahaan yang Berada pada Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. IV(1).

Murtianingsih. (2012). Variabel Ekonomi Makro dan Indeks Harga Saham Gabungan. Manajemen dan Akuntansi. I (3).

Novianto, A. (2011). Analisis Pengaruh Nilai Tukar (Kurs) Dolar Amerika/Rupiah (US$/Rp), Tingkat Suku Bunga SBI, Inflasi, dan Jumlah Uang Beredar (M2) Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 1999.1 – 2010.6. Semarang: FE UNDIP.

Nugroho, H. (2008). Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs, dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Indeks LQ45 (Studi Kasus di Bursa Efek Indonesia Periode 2002-2007). Semarang: Magister Manajemen UNDIP.

Pratama, A. W. (2013). Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Inflasi, dan Kurs terhadap Beta Saham pada Perusahaan yang Masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES) .

Raditya, B. (2010). Analisis Tingkat Sertifikat Bank Indonesia, Inflasi, dan Nilai Kurs terhadap Return Saham LQ45 dan Dampakny terhadap IHSG.

Jakarta: FE dan Ilmu Sosial UIN Syarif Hidayatullah.

Rahardja, P., & Manurung, M. (2004). Pengantar Makroekonomi. Jakarta: LP FE- UI.

Riduwan, & Engkos. (2008). Cara Menggunakan dan Memakai Analisis Jalur.

Bandung: Alfabeta.

Ridwan, M. (2013). Analisis Makro Ekonomi terhadap Return LQ45 dan Dampaknya terhadap IHSG. Jakarta: FE dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah.

Sangudji, E. M., & Sopiah. (2010). Metode Penelitian Pendekatan Praktis dalam

Penelitian. Yogyakarta: Andi.

(5)

Sholihah, M. (2014). Analisis Pengaruh Suku Bunga, Inflasi, dan Nilai Tukar terhadap Harga Saham pada Perusahaan Jasa Perhotelan dan Pariwisata yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) .

Sinaga, B. (2011). Kitab Suci Pemain Saham: Buku Saham Paling Fundamental.

Cibubur: Gramedia Komik.

Stevenson. (1988). Fundamental Investment Fourth Edition. West Publishing Company.

Sugiyono. (2014). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta.

Sukirno, S. (2002). Makroekonomi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Press.

Sukirno, S. (2010). Mikroekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sukirno, S. (2012). MAKROEKONOMI - Teori Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta:

PT Raja Grafindo Persada.

Tandelilin, E. (2010). Portofolio dan Investasi Teori dan Aplikasi. Yogyakarta:

Kanisius.

Taqiyyudin, M. (2012). Pengaruh Tingkat Inflasi, Suku Bunga SBI, dan Nilai Tukar Rupiah pada US Dollar Terhadap Pergerakan IHSG (Kajian Empiris pada BEI Tahun 2007-2011). VI(2).

Utami, M., & Rahayu, M. (2003). Peranan Profitabilitas, Suku Bunga, Inflasi, dan Nilai Tukar dalam Mempengaruhi Pasar Modal di Indonesia Selama Krisis Ekonomi. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, V(2).

Wijaya, T. (2013). Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga, SBI dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI. Jakarta: STIE MDP.

Witjaksono, A. A. (2010). Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI, Harga Minyak Dunia, Harga Emas Dunia, Kurs Rupiah, Indeks Nikkei 225, dan Indeks Dow Jones Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (Studi Kasus pada IHSG di Bursa Efek Indonesia selama Periode 2000-2009).

Semarang: Magister Manajemen UNDIP.

Wulandari. (2013). Pengaruh Inflasi dan Profitabilitas terhadap Perkembangan

Harga Saham Perusahaan pada Industri Food and Beverage yang

Terdaftar di BEI Periode 2006-2010. Bandung: Univ. Widyatama.

(6)

Yoopi, A. (2004). Memahami Kurs Valuta Asing. Jakarta: Fakultas Ekonomi UI.

Yuliadi, I. (2008). Ekonomi Moneter. Jakarta: PT Indeks.

Referensi

Dokumen terkait

Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tingkat inflasi, suku bunga acuan yaitu BI Rate, nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar, jumlah uang beredar, serta indeks

Dari hasil perhitungan dan analisis maka dapat disimpulkan bahwa Secara simultan Inflasi, Suku Bunga BI dan Nilai Tukar Dollar terhadap Rupiah berpengaruh terhadap

Uji F digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen (perubahan inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika dan Produk Domestik Bruto) terhadap variabel

makro ekonomi, diantaranya adalah kurs, BI rate dan jumlah uang beredar. Kurs atau nilai tukar adalah harga relatif mata uang suatu

Hasilnya, penelitian menunjukan bahwa tingkat bunga BI, nilai tukar rupiah terhadap US Dollar, ROE, TATO, Leverage, penggunaan akuntan publik big four , dan kepemilikan

Dengan penjelasan latar belakang diatas, dapat diketahui bahwa faktor- faktor inflasi dan kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (Rp/$) terhadap indeks harga

Variabel independent ekonomimakro dalam penelitian ini adalah BI rate (X1), tingkat inflasi (X2), kurs rupiah terhadap dolar Amerika (X3), jumlah uang beredar M2 (X4)

Ini berarti variabel Inflasi di Indonesia dapat dijelaskan oleh Jumlah uang beredar, Kurs rupiah terhadap Dollar, Suku bunga dan PDB serta Krisis ekonomi sebesar 78,12 persen,