• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

25

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Flowchart Tahapan Penelitian

Flowchart adalah jenis diagram yang dapat mempermudah pembacanya untuk memahami metode penelitian, alur kerja atau proses. Flowchart menunjukkan langkah – langkah dalam bentuk simbol grafis dan urutannya dihubungkan dengan arah panah. Pada gambar 3.1 menunjukkan flowchart tahapan penelitian.

Mulai

Studi Lapangan

Studi Literatur

Pembuatan Cooding MATLAB

Percobaan Numerik

Penyelesaian CVRP dengan Data Rill

Perbandingan Biaya Distribusi

Selesai Perumusan Masalah

Penetapan Tujuan Penelitian

Pengumpulan Data

Analisis dan Pembahasan

Kesimpulan dan Saran

………...………

Tahap Identifikasi Awal

………...………

………...………

Tahap Pengumpulan Data

Tahap Pengolahan Data

Tahap Kesimpulan dan Saran

Gambar 3.1 Flowchart tahapan penelitian

(2)

26

3.2 Tahap Identifikasi Awal

Tahapan ini merupakan tahap awal dalam penelitian, pada tahap ini dilakukan identifikasi permasalahan yang terjadi pada perusahaan. Terdapat 4 tahapan yang dilakukan antara lain :

3.2.1 Studi Lapangan

Penelitian diawali dengan melakukan peninjauan pabrik PT. Bengawan Murni yang terletak di Jl. Raya Pacet. Peninjauan dilakukan agar dapat memahami gambaran umum perusahaan serta karakteristik dari sistem transportasi dan transportasi yang diberlakukan di perusahaan PT. Bengawan Murni.

3.2.2 Studi Literatur

Studi literatur digunakan untuk mempelajari dan memperdalam teori serta metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Teori yang dipelajari yaitu tentang sistem transportasi, Capasitated Vehicle Routing Problem (CVRP), Fuel Consumption Rate Capasitated Vehicle Routing Problem (FCVRP), dan algoritma Spotted Hyena Optimisation (SHO). Studi literatur dalam penelitian ini terdiri dari beberapa jurnal yang mendukung. Hasil dari studi literatur berupa informasi penelitian terdahulu mengenai permasalah Capasitated Vehicle Routing Problem dengan menggunakan beberapa metode dan juga beberapa algoritma.

Literatur utama dalam penelitian ini merujuk pada Xiao et al. (2012) yang mengembangkan CVRP dengan mempertimbangkan konsumsi energi dalam perhitungan total biaya transportasi. Metode penyelesaian yang digunakan dalam studi ini berdasarkan model yang digagas oleh Dhiman and Kumar (2017).

3.2.3 Perumusan Masalah

Pada tahap ini peneliti menentukan rumusan masalah berdasarkan hasil studi lapangan yang dilakukan di perusahaan. Perumusan masalah diambil dari aktivitas transportasi dan transportasi barang serta usaha perbaikan yang dilakukan terhadap permasalahan tersebut dengan metode yang digunakan.

Sehingga masalah yang telah teridentifikasi adalah menentukan rute transportasi

air minum dalam kemasan untuk meminimasi biaya transportasi yang

(3)

27

mempertimbangkan konsumsi bahan bakar dengan pendakatan algoritma metaheuristik Spotted Hyena Optimisation (SHO).

3.2.4 Penetapan Tujuan Penelitian

Tahap ini dilakukan penetapan tujuan penelitian berdasarkan rumusan permasalahan yang diangkat. Hal ini merujuk pada rumusan masalah yang telah teridentifikasi dan kesesuaian dengan metode yang digunakan. Tujuan penelitian dibuat untuk memberikan gambaran hasil akhir dari adanya penelitian.

Berdasarkan perumusan masalah, tujuan penelitian ini terfokus pada penentuan rute transportasi barang dengan memperhatikan konsumsi bahan bakar untuk memperoleh rute optimal agar biaya transportasi rute usualan lebih efisien.

3.3 Tahap Pengumpulan Data

Pada bagian ini akan dilakukan pengumpulan data-data yang diperlukan untuk proses pengolahan data. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, dan melakukan wawancara kepada perusahaan. Data yang diperoleh diantaranya :

3.3.1 Data Produk

Peneliti melakukan wawancara kepada salah satu pihak perusahaan mengenai spesifikasi produk yang diteliti. Data produk dapat dilihat pada tabel 3.1

Tabel 3.1 Data Produk No. Keterangan Volume

botol (ml)

Isi per dos

Berat kotor per dos (kg)

3.3.2 Data Nama Pelanggan

Peneliti melakukan wawancara kepada pihak perusahaan mengenai data

nama pelanggan. Data pelanggan terdiri dari nama dan alamat. Data nama

pelanggan dapat dilihat pada tabel 3.2.

(4)

28

Tabel 3.2 Data Nama Pelanggan

No Nama Pelanggan Alamat

1

2

3

n

3.3.3 Data Matriks Jarak

Peneliti melakukan observasi secara tidak langsung dengan menggunakan bantuan google maps. Data matriks jarak dapat dilihat pada tabel 3.3

Tabel 3.3 Matriks Jarak

0 1 2 3 4 5 6 7 n

0

1

2

3

4

5 6 n

3.3.4 Data Fuel Consumption Rate

Peneliti melakukan observasi secara tidak langsung mengenai data Fuel Consumption Rate (FCR). Data FCR terdiri dari

dan

Data FCR

dapat dilihat pada tabel 3.4.

Tabel 3.4 Data Matriks FCR

0 1 2 3 4 5 6 7 n

0

1

2

3

4

5 6 n

(5)

29

Data FCR

dapat dilihat pada tabel 3.5.

Tabel 3.5 Data Matriks FCR

0 1 2 3 4 5 6 7 n

0

1

2

3

4

5 6 n

3.3.5 Data Permintaan Pelanggan

Peneliti melakukan observasi secara langsung mengenai data permintaan pelanggan. Data permintaan terdiri dari nama pelanggan dan permintaan. Data permintaan pelanggan dapat dilihat pada tabel 3.6.

Tabel 3.6 Data Permintaan Pelanggan

No. Nama

Pelanggan

Keterangan

Jumlah

B S T K

1 2 3 4 n

3.3.6 Data Kapasitas Kendaraan

Peneliti melakukan observasi dan wawancara secara langsung mengenai jenis dan kapasitas kendaraan yang digunakan. Data kendaraan terdiri dari jenis, kapasitas, dan bahan bakar,. Data kapasitas kendaraan dapat dilihat pada tabel 3.7.

Tabel 3.7 Data Kapasitas Kendaraan

Jenis Kapasitas Bahan

Bakar

Biaya Unit Bahan Bakar

(6)

30

3.3.7 Data Rute Awal

Peneliti melakukan observasi secara langsung kegiatan pengiriman yang dilakukan perusahaan. Data rute awal meliputi sub rute yang dilalui oleh kendaraan setiap kegiatan pengiriman. Data rute awal dapat dilihat pada tabel 3.8.

Tabel 3.8 Data Rute Awal Kendaraan Sub rute Rute yang dilalui

1

2

3

4

n

3.4 Pembuatan Cooding Matlab Spotted Hyena Optimizer (SHO)

Tahapan penyelesaian Capacitated Vehicle Routing Problem menggunakan

Spotted Hyena

Optimizer

(SHO) dijelaskan pada gambar 3.2.

(7)

31

Start

Input Data

Tentukan Fungsi Tujuan

Setting Input Data (N,Max_iter,,fuel cost, fixed

cost,demand)

Mengurutkan setiap nilai inisialisasi spotted hyena menggunakan metode Large Rank

Value (LRV) dan bentuk rute perjalanan

Menentukan sub-rute perjalanan sesuai prosedur dari persamaan

(7)-(12)

Inisialisasi Posisi Spotted Hyena

Menggunakan fungsi tujuan dari inisialisasi spotted hyena menggunakan persamaan (1)

Update posisi spotted hyena optimal menggunakan persamaan (22) Tentukan spotted hyena optimal menggunakan persamaan (20) dan (21)

Evaluasi fungsi tujuan

Set FoodFitness = the best spotted hyena fitness Set FoodPosition = the best spotted hyena position

Menggunakan setiap nilai dari posisi spotted hyena terbaru menggunakan metode LRV dan bentuk rute perjalanan

terbaru

Hitung fungsi tujuan untuk setiap spotted hyena sesuai persamaan (1) dan tetapkan

spotted hyena terbaik sebagai Ph Menentukan sub-rute perjalanan terbaru sesuai prosedur dari persamaan (7)-(12)

Update grup hyena tutul berdasarkan nilai fitness yang diperbarui dari agen

pencarian

Maximum Number of Iteration

Return the best food fitness and food position

End

Yes No

Gambar 3.2 Flowchart SHO untuk penyelesaian CVRP

Pembuatan cooding pada MATLAB berdasarkan prosedur algoritma Spotted

Hyena

Optimizer

(SHO). Pseudocode SHO untuk menyelesaikan CVRP dapat

ditulis sebagai berikut :

(8)

32

Tabel 3.9 Pseudocode SHO CVRP Algorithm 1 Pseudo-code Spotted Hyena Optimizer for CVRP

1.

Initialization

2.

Select the parameters of the salp (population size N, Max_iter,upperbound

,lowerbound fuel cost, fixed cost,demand, , , matriks jarak,demand,capacity)

3.

Initialize the routes with a random way

4.

Sort the values of each initial position element in each of the spotted hyena using the Large Rank Value (LRV) method to form the vehicle route sequence

5.

Convert Spotted Hyena Position in to sub route (procedure : Eq.(7)-(12))

6.

Calculate the initial food position of each spotted hyena by Eq. (1)

7. Ph = the best search agent

8. Ch = the group or cluster of all far optimal solutions 9. while ( x < Max number of iterations ) do

10. for each search agent do

11. Update the position of current agent by Eq. (10) 12. end for

13. Update N,Max_iter,upperbound, amd lowerbound

14. Check if any search agent goes beyond the given search space and

then adjust it

15. Calculate the fitness of each search agent by Eq.(1)

16. Update Ph if there is a better solution than previous optimal solution

17. Update the group Ch w.r.t Ph 18. x = x + 1

19. end while

20. return the food position Ph and its best fitness 21. end procedure

CVRP menggunakan Spotted Hyena

Optimizer

(SHO) dimulai dengan menentukan parameter percobaan yaitu populasi dan iterasi. Adapun parameter iterasi dan populasi percobaan yang digunakan dapat dilihat pada tabel 3.10.

Tabel 3.10 Parameter Percobaan

Populasi Iterasi

10 30 50 100 200

50 100 200 400 500 800

(9)

33

3.5 Percobaan Numerik

Bagian ini dilakukan untuk memvalidasi kesesuaian model di MATLAB dengan manual. Validasi dilakukan dengan melakukan percobaan menggunakan contoh kasus sederhana berupa data numerik. Percobaan ini berdasarkan prosedur algoritma SHO pada sub bab 2.4. Validasi perlu dilakukan untuk memastikan hasil perhitungan manual dengan perhitungan di software MATLAB sama.

3.6 Penyelesaian CVRP dengan Data Perusahaan

Pada tahap ini dilakukan penyelesaian CVRP dengan mempertimbangkan konsumsi bahan bakar dalam perhitungan biaya transportasi menggunakan data real di lapangan. Output studi ini berupa perbandingan jumlah konsumsi bahan bakar dan sub rute awal dengan hasil usulan.

3.7 Perbandingan Biaya Transportasi

Selanjutnya membandingkan apakah biaya transportasi yang dikeluarkan pada rute usulan lebih baik dari kondisi awal. Jika biaya transportasi dengan rute usulan lebih besar, maka setting parameter diperbaharui, tetapi jika hasilnya lebih kecil, maka lanjut ke tahap analisa pembahasan. Untuk perhitungan total biaya transportasi dilakukan berdasarkan persamaan 1. Berikut merupakan contoh tabel perbandingan biaya transportasi

Tabel 3.11 Perbandingan Biaya Transportasi No Sub Rute

Awal

Sub Rute

Usulan Jarak (km) Total Biaya

Transportasi Rute

Awal

Rute Usulan

Rute Awal

Rute Usulan

1

2 3 n

Selisih Penghematan (%)

3.8 Analisis dan Pembahasan

Dari pengolahan data akan diperoleh hasil akhir yang akan dianalisis berupa

analisa keputusan transportasi barang yang meliputi keputusan rute apakah rute

(10)

34

usulan menghasilkan penghematan biaya transportasi, dan apakah jarak yang ditempuh linear dengan fungsi tujuan yang ditetapkan.

3.9 Kesimpulan dan Saran

Tahap ini merupakan akhir dari penelitian dan berisi penarikan keimpulan

atas keseluruhan hasil dan analisa yang diperoleh dari langkah-langkah penelitian

yang dilakukan. Kesimpulan merupakan jawaban dari tujuan penelitian yang telah

dibuat. Selain itu, akan diberikan saran untuk penelitian selanjutnya

Gambar

Tabel 3.1 Data Produk  No.  Keterangan  Volume
Tabel 3.2 Data Nama Pelanggan
Tabel 3.5 Data Matriks FCR
Tabel 3.8 Data Rute Awal Kendaraan  Sub rute  Rute yang dilalui
+4

Referensi

Dokumen terkait

Makalah ini mengkaji sistem uji kompetensi yang dikembangkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang meliputi tiga pilar utama yaitu Standar Kompetensi Kerja

Dengan penubuhan ISDA, antara tunggak utama yang boleh dibangunkan untuk langkah seterunya ialah satu gagasan yang dicadangkan dengan nama Wawasan Induk Kedah sejahtera 2030

şev Şev tepesi Olası kayma yüzeyi (dairesel) Şev topuğu.. Şev

Pengering FBD selalu mengeluarkan debu yang banyak (blow out) sehingga pemasangan cyclon dust colector sangat disarankan. Keuntungan lainnya adalah tempat

Puji dan syukur penulis ucapkan atas berkat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa karena penulis diberikan waktu, pikiran, kesehatan dan kekuatan mental sehingga penulis

Pertanyaan yang diajukan antara lain : berita tentang rabies, sumber informasi rabies, hewan penular rabies, tindakan jika digigit rabies, gejala anjing terserang

Selanjutnya untuk memberikan arah dan sasaran yang jelas serta sebagai pedoman dan tolok ukur kinerja Pengadilan Tinggi Agama Mataram diselaraskan dengan arah

Dengan demikian nilai alokasi untuk kegiatan penguatan kelembagaan pengelolaan irigasi dan pengembangan sumberdaya manusia pada komponen A seluruhnya sebesar US$ 6.6 Million