• Tidak ada hasil yang ditemukan

ORGANISASI DAN TATA KELOLA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ORGANISASI DAN TATA KELOLA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

ORGANISASI DAN TATA KELOLA

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

Jl. Budi Utomo No. 10 Ponorogo

Telp. (0352) 481124, 487662 Fax. (0352) 461796 Email: [email protected]

Website: www.umpo.ac.id

(2)

ORGANISASI DAN TATA KELOLA FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

A. Struktur Organisasi dan Tata Kelola 1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

22.

23.

Gambar 1: Struktur Organisasi di Fakultas Ilmu Kesehatan Univesitas Muhammadiyah Ponorogo

DEKAN SENAT

FAKULTAS

FAKULTAS

WAKIL DEKAN

KAPRODI D3 KEP

KAPRODI D3 KEB ADMINISTRASI

SEK PRODI D3 KEP

DOSEN WALI

SEK PRODI D3 KEB KA LAB.

KEP

KA LAB.

KEB KAPRODI

S1 KEP

DOSEN WALI

DOSEN WALI

GUGUS PENJAMINAN MUTU TINGKAT FAKULTAS

1. PRODI D3 KEP 2. PRODI D3 KEB 3. PRODI S1 KEP

Keterangan :

Garis koordinatif : - - - -

Garis komando atau delegatif : ____

(3)

B. Kedudukan, Wewenang dan Uraian Tugas 1. Kedudukan :

a. Fakultas adalah satuan kerja pelaksana akademik berupa himpunan sumber daya pendukung yang dapat dikelompokan menurut jurusan, yang menyelenggarakan dan mengelola pendidikan akademik, vokasi, atau profesi dalam satu rumpun disiplin ilmu pengetahuan, tegnologi, seni, dan atau olahraga.

b. Fakultas dipimpin oleh dekan , yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Rektor.

c. Dekan dalam mengambil keputusan strategis mendapat persetujuan dari rektor dan pertimbangan dari senat fakultas.

d. Dekan merupakan atasan langsung dari wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi, serta kepala laboratorium.

2. Kewenangan :

a. Dekan dapat mendelegasikan tugas dan wewenangnya kepada wakil dekan.

b. Dekan dapat menerbitkan peraturan peraturan teknis secara internal tentang penyelenggaraan fakultas.

c. Dekan dapat meminta peranggungjawaban satuan kerja yang langsung berada dibawah pengawasanya.

3. Tugas Dekan :

a. Menyusun rencana strategis kepemimpinan dan rencana operasional berdasarkan rencana strategis fakultas sesuai dengan periode jabatan.

b. Menyusun rencana kerja dan rencana anggaran belanja tahunan fakultas.

c. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembinaan al islam dan kemuhammadiyahan di tingkat fakultas.

d. Membina tenaga pendidik (dosen), tenaga pendidikan (karyawan), dan mahasiswa di tingkat fakultas.

e. Mengelola seluruh asset dan potensi fakultas secara optimal dan bertanggung jawab.

f. Mengkoordinasikan penyelenggaraan peninjauan kurikulum.

g. Menyelenggarakan system penjaminan mutu pada tingkat fakultas.

(4)

h. Mengembangkan hubungan kerjasama dengan pemerintah, swasta, anatar fakultas pada perguruan tinggi lain (baik dalam maupun luar negeri), dan masyarakat.

i. Melaporkan secara berkala kepada Rektor tentang kemajuan fakultas.

j. Menyusun laporan pertanggungjawaban kepada senat fakultas dan Rektor.

k. Mengevaluasi program studi yang telah ada dan membuka prodi baru yang propektif.

l. Membina dan mengembangkan pusat pusat studi.

Wakil Dekan 1. Kedudukan :

a. Wakil Dekan adalah unsur pimpinan fakultas yang bertindak sebagai penaggungjawab bidang akademik-pembelajaran, sarana prasarana, dan kemahasiswaan, yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Dekan.

b. Wakil Dekan bertindak sebagai pelaksana tugas Dekan apabila Dekan berhalangan tidak tetap.

2. Kewenangan :

a. Wakil Dekan bertindak atas nama Dekan memimpin administrasi dan tata usaha Fakultas.

b. Wakil Dekan dalam melaksanakan tugas dapat berkoordinasi dengan Ketua dan Sekretaris Program Studi serta Ketua Laboratorium.

3. Tugas Wakil Dekan :

a. Melaksanakan program layanan administrasi akademik di fakultas.

b. Mengkoordinasikan program evaluasi kegiatan akademik di fakultas.

c. Melaksanakan program yudisium akhir (kelulusan) difakultas.

d. Mengkoordinasikan pelaksanaan program perkuliahan.

e. Mengkoordinasikan pelaksanaan program pengendalian perkuliahan.

f. Melaksanakan program peningkatan profesionalitas tenaga pendidik

(kompetensi akademik, profesional, paedagogik, dan sosial) ditingkat

fakultas

(5)

g. Melaksanakan program perencanaan, pengelolaan serta pengembangan sarana, media, dan sumber belajar ditingkat fakultas.

h. Mengkoordinasikan program penelitian, kajian ilmiah, penerbitan dan pengabdian kepada masyarakat bagi tenaga pendidik.

i. Membina dan mengkoordinasikan program kegiatan kemahasiswaan ditingkat fakultas.

Program Studi (prodi) 1. Kedudukan :

a. Program studi adalah satuan kerja sebagai unsure pelaksana akademik yang menyelenggarakan dan mengelola jenis pendidikan akademik, vokasi, atau profesi dalam sebagian atau satu bidang ilmu pengetahuan, tegnologi, seni, dan/ atau olahraga tertentu.

b. Program studi dipimpin oleh ketua program studi yang bertindak sebagai penaggungjawab akademik-pembelajaran yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Dekan.

c. Ketua program studi dalam melaksanakan tugasnya dapat dibantu oleh sekretaris program studi.

d. Ketua program studi memimpin administrasi akademik dan tata usaha program studi.

2. Kewenangan :

a. Kaprodi dapat mendelegiskan tugas dan wewenangnya kepada sekretaris prodi (bila ada).

b. Kaprodi dapat menerbitkan peraturan-peraturan teknis secara internal tenytang penyelenggaraan prodi.

c. Kaprodi dapat meminta pertanggungjawaban satuan kerja yang langsung berada dibawah pengawasanya.

3. Tugas Ketua Program Studi :

a. Menyusun rencana strategis kepemimpinan dan rencana operasional berdasarkan rencana strategis prodi sesuai dengan periode jabatan.

b. Menyusun rencana kerja dan Rencana Anggaran Belanja tahunan prodi.

(6)

c. Melaksanakan program layanan administrasi akademik ditingkat prodi.

d. Melaksanakan program perkuliahan di tingkat prodi.

e. Melaksanakan program pengendalian perkuliahan ditingkat prodi.

f. Melaksanakan dan mengelola program evaluasi kegiatan akademik di tingkat prodi.

g. Mengelola program database akademik mahasiswa ditingkat prodi.

h. Menyelenggarakan program pengendalian kalangsunagn studi mahasiswa.

i. Melaksanakan program yudisium akhir (kelulusan) di tingkat prodi.

j. Mengkoordinasikan pelaksanaan program penellitian, pengabdian pada masyarakat dan AIK baik dosen maupun mahasiswa ditingkat prodi.

k. Membina dan mengkoordinasikan program kegiatan kemahasiswaan ditingkat prodi.

l. Melakukan program pengembangandan inovasi guna peningkatan mutu program studi.

m. Melaksanakan peninjauan kurikulum.

n. Menyelenggarakan sistem penjaminan mutu pada tingkat prodi

Sekretaris Program Studi 1. Kedudukan :

a. Sekretaris program studi (sekprodi) adalah unsur pembantu pemimpin pada suatau jurusan pada suatau jurusan atau program studi yang membantu melaksanakan tugas Ketua Program Studi.

b. Sekretaris program studi dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Ketua Program Studi.

2. Tugas Sekretaris Program Studi :

a. Menyiapkan jadwal perkuliahan dan ujian.

b. Mengkoordinasikan kegiatan pemrograman akademik mahasiswa.

c. Mengkoordinasikan pelaksanaan program perwalian.

d. Mengelola sarana perkuliahan ditingkat prodi.

e. Melaksanakan layanan administrasi akademik ditingkat prodi.

(7)

Laboratorium 1. Kedudukan :

a. Laboratorium adalah Unit Pelaksana Teknis ditingkat prodi guna menunjang penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran.

b. Laboratorium dipimpin oleh seorang kepala yang diangkat dan diberhentikan oleh Rektor berdasar usulan Dekan.

c. Kapala Laboratorium dalam melaksanakan tugasnya berkoordinasi dengan Kaprodi dan bertanggungjawab kepada Dekan.

2. Tugas Pokok Kepala Laboratorium :

a. Mengembangkan sistem pengelolaan laboratorium.

b. Memfasilitasi kegiatan praktikum sesuai dengan kebutuhan prodi.

c. Menyusun jadwal penggunaan laboratorium.

d. Melaksanakan pemeliharaan, perbaikan, dan pengusulan pengadaan sarana dan prasarana laboratorium.

e. Menyusun program pengembangan sarana dan prasarana laboratorium.

Wali Tingkat 1. Kedudukan :

a. Wali Tingkat adalah Unit Pelaksana Teknis ditingkat prodi guna menunjang penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di masing-masing kelas.

b. Wali Tingkat dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab Kepada Kaprodi.

2. Tugas Pokok Wali Tingkat :

a. Melaksanakan pemantuan pemrograman perkuliahan

b. Rekapitulasi kehadiran mahasiswa pada tengah dan akhir semester

*

c. Rekapitulasi kehadiran dosen pengajar pada tengah dan akhir semester dan melaporkannya ke prodi dan atau sekretaris prodi

d. Menghimpun dan rekapitulasi nilai semester (UTS dan UAS) mahasiswa e. Memberikan bimbingan akademik (pemrograman) maupun non akademik

pada mahasiswa

(8)

f. Melaporkan setiap permasalahan akademik dan non akademik mahasiswa ke Kaprodi dan atau sekretaris prodi

g. Koordinasi teknik di lapangan dalam pelaksanaan praktek klinik keperawatan / kebidanan

h. Menjadi wali mahasiswa selama di perkuliahan atau kampus

i. Mengkoordinasikan proses perkuliahan mahasiswa baik secara Teori (perkuliahan) maupun praktek (lapangan)

j. Menyiapkan anggaran usulan UTS, UAS, dan HR pengajaran DTT.

k. Mendampingi skill test mahasiswa di Rumah Sakit tempat pelaksanaan praktek klinik keperawatan/kebidanan dilaksanakan.

Administrasi / Ketatausahaan 1. Kedudukan :

a. Administrasi/Ketatausahaan adalah Unit Pelaksana Teknis ditingkat Fakultas guna menunjang penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di masing- masing kelas.

b. Administrasi/Ketatausahaan dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab Kepada Dekan.

2. Tugas Administrasi/ketatausahaan :

a. Melaksanakan urusan administrasi akademik dan memberi layanan di bidang pendidikan dan pengajaran

b. Pelayanan teknis dan administrasi

c. Pengarsipan di fakultas dan program studi

Ponorogo, 15 April 2012

Siti Munawaroh, S. Kep., Ns., M. Kep

NIS. 044 0180

Gambar

Gambar  1:  Struktur  Organisasi  di  Fakultas  Ilmu  Kesehatan  Univesitas  Muhammadiyah Ponorogo DEKAN SENAT FAKULTAS FAKULTAS WAKIL DEKAN  KAPRODI  D3 KEP  KAPRODI  D3 KEB ADMINISTRASI SEK PRODI D3 KEP DOSEN WALI  SEK PRODI D3 KEB KA LAB

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini, berdasarkan unsur-unsur budaya, masuk dalam sistem teknologi dan peralatan yaitu, penggunaan busana tradisional Jawa kuthu baru dengan bawahan kain batik

Penganut Berzanji mempunyai keyakinan yang bertentangan dengan akidah al-Quran, mereka percaya bahawa roh orang mati seperti Asiah isteri Fir’aun dan Siti Maryam

Rekayasa bisnis (business reengineering) dapat didefinisikan sebagai perubahan yang radikar dari proses-proses bisnis untuk mencapai perbaikan-perbaikan yang drastis.

(1) Perusahaan baru yang menanamkan modalnya dibidang industri yang tergolong pionir dalam bidang usaha sebagaimana tercantum dalam daftar pada Lampiran Keputusan Presiden

• Sekitar 63 persen dari areal yang terbakar adalah di kawasan milik perusahaan besar yang memiliki HPH (Hak Penguasaan Hutan) dan HTI (Hutan Tanaman Industri) (lihat

Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauhmana peluang usaha ini dengan pengamatan khusus dengan melihat apakah harga dan inovasi produk berpengaruh terhadap keputusan

Metode ini digunakan untuk melengkapi data yang belum terungkap dalam angket, mengenai gambaran konsumen dalam melakukan proses belanja, dengan menggunakan pedoman

Dari manajemen berbasis aktivitas dapat dilakukan analisis aktivitas bernilai tambah (value-added) dan tidak bernilai tambah (non-value-added).. Dari analisis ini