Komputer di bidang pendidikan
Anggota : Khairul rahman : 2013110058
Prasetyo Wibowo : 2013110028
PERANAN KOMPUTER DI BIDANG PENDIDIKAN
Komputer merupakan satu alat elektronik
yang kompleks dan mempunyai banyak kelebihan.
Komputer didapati sesuai untuk dijadikan alat untuk membantu guru atau dosen dalam proses pengajaran ,serta membantu pelajar mengerjakan tugas , karena komputer berkemampuan untuk menerima dan
memproses data dll .
DAMPAK POSITIF KOMPUTER DI BIDANG PEDIDIKAN
- Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
- Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan Siswa dan Guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan Teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat Siswa mampu memahami
materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan Teknologi bisa dibuat abstrak.
- Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka, dengan kemajuan Teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan Siswa dengan Guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.
- digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah pemberian
materi,absensi,memberitahukan informasi secara cepat dan efisien contoh seperti portal student.uigm.ac.id
Pada bagian ini user mahasiswa/i diharuskan login terlebih dahulu untuk mengakses potal terebut
Kemudian setelah login portal dapat memberikan informasi- informasi penting seperti pengumuman dll.
Kemudian barulah user bisa mengakses fitur- fitur yang tersedia pada portal tersebut
Ini adalah contoh salah satu fitur yang ada pada portal tersebut pada fitur ini dosen dapat menupload materi pelajaran sehingga kemudian bisa di download oleh
mahasiswa/i agar bisa menjadi bahan pembelajaran sebelum,sesudah pelajaran maupun jika dosen berhalangan untuk hadir.
DAMPAK NEGATIF KOMPUTER DI BIDANG PEDIDIKAN
- Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak
kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tinggi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbangkan dan lain-lain.
- Malas belajar dan mengerjakan tugas. Penggunaaan komputer juga menimbulkan dampak negatif dalam dunia pendidikan. Seseorang terutama anak-anak yang terbiasa menggunakan komputer, cenderung menjadi malas karena mereka menjadi lebih tertarik untuk bermain komputer dari pada mengerjakan tugas atau belajar.Dampak lainnya
yaitu anak-anak mengalami kesulitan dalam tulisan tangan, karena mereka menjadi
lebih banyak berkutat dan lebih akrab dengan mengetik daripada menulis tangan. Selain itu anak-anak juga menjadi malas untuk menulis atau menggambar secara manual.
Mereka lebih memilih untuk mengambar dengan menggunakan komputer karena dengan menggunakan komputer sangat mudah untuk menyelesaikan pekerjaan- pekerjaan, hanya dengan satu dua klik-an saja, kita sudah dapat menggambar dan mewarnai dengan sempurna.
SOLUSI
• Solusi untuk meminimalisasi dampak negatif tersebut yaitu dengan memaksimalkan peran serta orang tua dalam memberikan perhatian, pengertian dan membimbing anak- anak dalam belajar dan bermain. Sehingga bila anak-anak dirasa sudah berlebihan dalam menggunakan komputer orang tua bisa segera membatasi dan mencegah terjadinya
ketergantungan.
• Dengan kemudahan dan kepraktian yang diberikan oleh komputer, terutama dalam hal menuliskan suatu text, membuat seseorang cenderung memilih untuk mengetik daripada harus menulis secara manual. Akibatnya, lama kelamaan seseorang akan mengalami perubahan tulisan, dari yang dulunya rapih, sampai akhirnya menjadi tulisan yang
berantakan dan sulit dibaca, Hal tersebut karena mereka tidak lagi terbiasa untuk menulis secara manual.
• Solusi untuk meminimalisasi dampak negatif tersebut yaitu dengan menyeimbangkan antara penggunaan tulisan manual dengan mengetik di komputer. Cobalah untuk tidak hanya mengandalkan komputer untuk membuat suatu text, karena perlu disadari bahwa tidak selamanya kita dapat mengandalkan teknologi. Teknologi hanyalah seperangkat alat yang bisa saja tiba-tiba terjadi kerusakan ataupun error, yang dimana pada saat itu kita tidak dapat lagi mengandalkannya,sehingga kita juga harus dapat menyeimbangkan antara penggunaan secara manual dengan penggunaan teknologi
Komputer & Masyarakat Seni
Nama Kelompok :
1. UNTUNG SANJAYA ( 2013110007 )
2. NIRMANNSYAH ( 2012110037 )
Photografy
Ialah proses untuk menghasilkan gambar foto melalui tindakan cahaya. Pola-pola cahaya yang dipanculkan atau dipancarkan oleh objek-objek dirakamkan pada perantaraan peka atau cip
storan melalui pendedahan tempoh tertentu.
Proses ini dilaksanakan melalui peranti-peranti
mekanik, kimia atau digit yang dikenali sebagai
kamera.
Di dalam dunia fotografi terdapat istilah- istilah seperti berikut ini :
1. Diafragma / Bukaan Lensa 2. Fokus / Titik Api
3. Lensa
4. Kecepatan Rana / Shutter Speed
5. Pencahayaan / ISO
1. Diagfragma/Bukaan lensa
Diafragma merupakan salah satu komponen dalam
kamera manual yang fungsinya sebagai pengatur besar kecilnya bukaan lensa.Dalam kamera manual fungsi
diafragma terletak pada gelang pengatur yang melingkar
pada lensa.
Simbol yang dipakai adalah huruf f. Kalau kita perhatikaan di
seputar gelang tersebut tertera angka dari 1,4 2 2,8 4 5,6 8 11
16 22 angka tersebut sebenarnya merupakan angka pecahan
yang menggambarkan perbandingan antara besar kecilnya
intensitas cahaya di luar kamera dengan intensitas cahaya
yang ada di dalam lensa.Dengan demikian, misalnya f/1
sebagai bukaan yang paling besar dari sebuah lensa , itu
artinya intensitas cahaya di luar dan di dalam lensa adalah
sama. Kita ambil f/1 tadi sebagai bukaan yang paling besar
dari sebuah lensa maka bukaan-bukaan selanjutnya
merupakan separuh dari kekuatan sebelumnya
Diperoleh 1/1,4=1,4 lalu 1,4x1,4=1,96 yang kemudian dibulatkan menjadi f/2 dan selanjutnya secara berturut- turut diperoleh f/2,8 –4-5,6 –8 –11 dst. Karena setiap stop selisihnya separuh atau setengahnya dari angka kiri kanannya, maka dengan mudah dapat kita temukan
bahwa pada f/4 cahaya yang masuk adaalah 1/2x1/2x1/2x1/2=1/16 dan pada f/8 adalah
1/2x1/2x1/2x1/2x1/2x1/2=1/64 karena angka-angka yang tertera dalam gelang diafragma tersebut
sebenarnya adalah angka pecahaan maka, Angka yang
kecil menunjukkan bukaan diaafragma terbesar, sedang
angka yang besar menunjukkan bukaan diafragma yang
kecil.
Fokus/ Titik Api
Titik api = titik tempat terbentuknya bayangan dari benda di tak terhingga
O = vertek (pusat lensa)
Jarak titik api (f) yaitu = jarak OF.
Titik api lensa cembung nyata, karena merupakan titik potong sinar-sinar bias, sehingga jarak titik api lensa (f) bernilai positif.
Sifat lensa cembung mengumpulkan sinar sehingga
disebut lensa konvergen.
1. Sinar dari kotak cahaya datang pada lensa positif sejajar sumbu utama, dibiaskan melalui fokus di belakang lensa.
2. Sinar dari kotak cahaya melalui vertek (O) tidak berubah arah.
3. Sinar dari kotak cahaya melalui fokus F di depan lensa dibiaskan sejajar sumbu utama.
Dari ketiga sinar istimewa lensa cembung diatas dapat ditarik kesimpulan:
1.Sinar sejajar sumbu utama,
dibiaskan melalui fokus lensa di belakang lensa.
2.Sinar yang melalui fokus di depan lensa dibiaskan sejajar sumbu utama.
3.Sinar melalui vertek diteruskan tanpa berubah arah.
Lensa
Lensa adalah salah satu dari dua komponen utama yang membentuk sebuah kamera, khusunya kamera DSLR. Yang pertama adalah body kamera
dan kedua adalah lensa kamera itu sendiri.
Lensa yang biasanya dipakai dalam fotografi secara garis besarnya terbagi dua yaitu lensa
zoom dan lensa fix
Lensa Zoom
Lensa zoom adalah lensa yang panjang fokal
lensanya bisa diubah-ubah. salah satu lensa zoom yang paling terkenal mungkin sudah anda miliki yaitu lensa kit. Umumnya panjang fokal lensa kit dimulai dari 18mm dan berakhir di 55mm. Lensa kit begitu terkenal karena harganya murah namun kualitasnya masih bisa diandalkan.
Dengan kata lain lensa Zoom meruapakan lensa yang tidak dapat mempertahankan bidang fokus pada saat terjadi perubahan panjang fokus karena posisi bidang fokal juga ikut tergeser, sehingga diperlukan pemfokusan ulang setiap terjadi perubahan pada panjang fokus.
Pada lensa ini panjang fokus dari lensa variabel tidak tunggal, tetapi dapat diubah-ubah pada rentang tertentu dari nilai minimum ke nilai maksimumnya.
Lensa Fixed
Apa itu lensa Fixed? Lensa Fixed juga sering disebut Lensa Prime karena dalam istilah lensa Prime adalah lawan kata dari Zoom. Lensa
Fixed/Prime adalah lensa yang memiliki satu focal
length tunggal/panjang fokus
tunggal. Lensa ini memiliki nilai lebih pada ketajaman gambar yang
dihasilkannya.
Contoh lensa Fixed/Prime adalah lensa Nikon 35mm f/1.4G, Canon 50mm f/1.8, dll.
Dari segi harga lensa Fixed/Prime lebih terjangkau karena lensa jenis satu ini memiliki konstruksi dan mekanisme yang lebih simple dibandingkan lensa lainnya.
Salah satu keunikan yang paling diminati dari lensa ini adalah
kualitas gambar yang dihasilkan sangat bagus
Kecepatan Rana / Shutter Speed
Shutter speed atau kecepatan rana dalam dunia fotografi diartikan sebagai waktu yang digunakan oleh cahaya untuk menyinari sensor kamera atau film. Semakin lambat shutter speed, maka semakin lama pula cahaya menyinari sensor kamera dan akan menghasilkan gambar yang cerah / terang.
Begitu pula kebalikannya.
Shutter speed pada umumnya digambarkan dengan detik.
Besaran angka/kecepatan setiap kamera memiliki besaran yang berbeda. Besaran shutter speed digambarkan
umumnya dengan 1/2500 (detik), ½ (detik) hingga 30”.
Bahkan pada kamera SLR, terdapat fasilitas bulb yang memungkinkan kamera untuk membuka rana hingga hitungan puluhan menit hingga jam.
Kecepatan Rana / Shutter Speed
Shutter speed atau kecepatan rana dalam dunia fotografi diartikan sebagai waktu yang digunakan oleh cahaya untuk menyinari sensor kamera atau film. Semakin lambat shutter speed, maka semakin lama pula cahaya menyinari sensor kamera dan akan menghasilkan gambar yang cerah / terang.
Begitu pula kebalikannya.
Shutter speed pada umumnya digambarkan dengan detik.
Besaran angka/kecepatan setiap kamera memiliki besaran yang berbeda. Besaran shutter speed digambarkan
umumnya dengan 1/2500 (detik), ½ (detik) hingga 30”.
Bahkan pada kamera SLR, terdapat fasilitas bulb yang memungkinkan kamera untuk membuka rana hingga hitungan puluhan menit hingga jam.
Untuk menghasilkan foto yang tajam, gunakan shutter speed yang aman.
Aturan aman dalam kebanyakan kondisi adalah setting shutter speed 1/60 atau lebih cepat, sehingga foto yang dihasilkan akan tajam dan aman dari hasil foto yang berbayang (blur/ tidak fokus). Kita bisa mengakali batas aman ini dengan tripod atau menggunakan fitur Image
Stabilization.
Batas shutter speed yang aman lainnya adalah: shutter speed kita harus lebih besar dari panjang lensa kita. Jadi kalau kita memakai lensa 50mm, gunakan
shutter minimal 1/60 detik. Jika kita
memakai lensa 17mm, gunakan shutter speed 1/30 det.
Setting shutter speed sebesar 500 dalam kamera anda berarti rentang waktu sebanyak 1/500 (seperlimaratus) detik. Ya,
sesingkat dan sekilat itu. Sementara untuk waktu eksposur sebanyak 15 detik, kamu akan melihat tulisan seperti ini: 15’’
Setting shutter speed di kamera anda biasanya dalam kelipatan 2, jadi kita akan melihat deretan seperti ini: 1/500, 1/250,
1/125, 1/60, 1/30 dst. Kini hampir semua kamera juga
mengijinkan setting 1/3 stop, jadi kurang lebih pergerakan shutter speed yang lebih rapat; 1/500, 1/400, 1/320, 1/250, 1/200, 1/160 … dst.
Contoh ilustrasi angka shutter speed untuk membekukan gerakan dan membuat kabur gerakan
Pencahayaan / ISO
ISO adalah satuan tingkat sensitifitas pada sensor kamera terhadap cahaya, apabila di kamera analog sama dengan
nilai ASA film. Semakin besar nilai ISO maka semakin sensitif sensor kamera terhadap cahaya, sehingga semakin sensitif sensor kamera terhadap cahaya itu artinya semakin cepat sensor kamera merekam obyek
Berikut adalah pegaruh yang signifikan terhadap penggunaan ISO yang tinggi.
1. Durasi shutter speed
Meningkatkan ISO dapat mempercepat shutter speed. Untuk kondisi cahaya yang minim, gunakanlah ISO yang tinggi agar shutter speed menjadi cepat sehingga blur akibat getaran dapat ditiadakan.
2. Pencahayaan
Untuk shutter speed yang sama, ISO yang tinggi akan memberikan hasil foto yang lebih terang daripada hasil foto yang diberikan oleh ISO yang rendah. Hal ini dikarenakan ISO yang tinggi dapat lebih banyak
mengumpulkan cahaya dibanding ISO yang rendah.
3. Bintik hitam pada hasil foto
Penggunaan ISO yang tinggi dapat menimbulkan bintik hitam pada hasil foto. Bintik hitam pada hasil foto disebut juga noise. Kemunculan noise pada hasil foto umumnya dianggap sebagai kerugian. Untuk resolusi
yang sama, kamera dengan sensor yang kecil akan jauh menimbulkan noise di ISO yang tinggi daripada kamera dengan ukuran sensor yang besar. Maka dari itu, hindari menggunakan kamera dengan resolusi besar yang memiliki ukuran sensor yang kecil. Berikut adalah hasil foto dari tiga nilai ISO yang berbeda, dengan 100% crop.
Kelebihan Fotografi
Sifatnya kongkrit (gambar atau foto lebih realis menunjukkan pokok masalah dibandingkan dengan media verbal).
Gambar dapat mengatasi ruang dan waktu.
Dapat memperjelas suatu masalah dalam bidang apa saja dan untuk usia berapa saja sehingga dapat mencegah dan
membetulkan kesalahpahaman
Harganya murah dan gampang untuk dibuat.
.
Kekurangan Fotografi
Foto hanya menekankan indra mata saja.
Gambar foto yang terlalu kompleks kurang efektip untuk kegiatan pembelajaran.
Ukurannya sangat terbatas untuk ukuran besar.