• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1

Studi Pustaka

Perbandingan penelitian sejenis terdahulu dengan penelitian yang dilakukan peneliti dapat dirangkum dalam bentuk tabel sebagai berikut :

Tabel 2.1 Studi Literatur Judul Penelitian IMPLEMENTASI

ALGORITMA BINARY TREE PADA SISTEM INFORMASI MULTI LEVEL MARKETING RANCANG BANGUN SISTEM PENELOLAAN PELANGGAN DISTRIBUTION CENTER RUMBAI PT. CNI INDONESIA IMPLEMENTASI ALGORITMA BINARY TREE PADA PROSES PEREKRUTAN ANGGOTA MULTI LEVEL MARKETING (MLM) PADA PENGELOLAAN INFAQ DI LEMBAGA PENYALUR ZAKAT

Peneliti Dewi Rosmala[1],

Gilang Kresna[2]. Fariyani[1], Dewi Hajar[2], Indah Lestari[3]. Yendra Purwanto. Lembaga dan Tahun Institut Teknologi Nasional Bandung 2012 Politeknik Caltex Riau 2016

UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2017

(2)

Masalah Penelitian Bagaimana pembentukan pohon jaringan hirarki serta pencarian dalam hal akses data pada sisteminformasi multilevel marketing dengan menggunakan algoritma binary tree Bagaimana DC (Distribution Center) dalam mengelola hubungan dengan membernya. Bagaimana menerapkan algoritma binary tree ke dalam sebuah sistem jaringan bisnis MLM (Multi Level Marketing) untuk mengelola infaq ? Tujuan Penelitian menerapkan Algoritma Binary Tree untuk mendukung sistem dalam melakukan pembentukan pohon jaringan serta perhitungan komisi, sehingga hirarki jaringan yang terbentuk pada bisnis multilevel marketing ini terstruktur dengan baik dan sistem dapat mengintegrasikan data sesuai ketentuan multilevel marketing Mengubah proses bisnis yang tadinya konvensional menjadi proses bisnis secara online. Memberikan pelayanan yang memuaskan pada pelanggan dalam segi komunikasi. Menerapkan Algoritma binary tree ke dalam sebuah jaringan sistem MLM dan pengelolaan infaq.

(3)

Marketing Sistem Binary, Binary Tree

Marketing, konsep rekayasa perangkat lunak Marketing, Algoritma tree, binary tree Metode Penelitian Studi Sistem (Observasi, Wawancara), Studi Pustaka (literatur), Pengembangan Sistem Metode Zachman Framework Pengumpulan data, pengembangan sistem, Metode RUP (Rational Unified Process)

Hasil Penelitian saat login member,

tampilan diagram jaringan berupa

binary tree

menambahkan node pada tree berupa data member baru serta menampilkan hasil perhitungan komisi berdasarkan

binary tree yang

terbentuk Aplikasi yang dibangun dapat memudahkan DC dalam memberikan pelayan kepada member dan on-member.

Metode algoritma binary tree yang diterapkan dalam aplikasi pengolahan infaq ini dapat membantu dalam proses percabangan menentukan

member.

2.2

Metode Analisis Pemecahan Permasalahan PIECES

Analisis yang digunakan untuk membangun sistem ini adalah analisis PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency dan Services. Adapun yang dilakukan pada analisis PIECES ini ada beberapa tahapan, yaitu Analisis Performance, Analisis Information, Analisis Economy, Analisis Control, Analisis Eficiency, dan Analisis Services.

a. Analisis Performance

Masalah kinerja terjadi terjadi ketika tugas-tugas bisnis yang dijalankan tidak mencapai sasaran. kinerja diukur dengan jumlah produksi dan waktu tanggap. Jumlah adalah jumlah pekerjaan yang bisa diselesaikan selama jangka waktu

(4)

b. Analisis Information

Evaluasi terhadap kemampuan sistem dalam menghasilkan informasi yang bermanfaat perlu dilakukan untuk menyikapi peluang dan menangani masalah yang muncul. Analisis informasi ini memeriksa output sistem data yang tersimpan dalam sebuah sistem permasalahan yang dihadapi meliputi

 Data berlebihan dimana data yang selama ini ditangkap atau disimpan

dibanyak tempat

 Kekakuan data dimana data ditangkap atau disimpan tetapi tidak

diorganisasikan sedemikian rupa sehingga laporan dan pengujian tidak dapat atau sulit dilakukan.

c. Analisis Economy

Persoalan ekonomis dan peluang berkaitan dengan biaya dan keuntungan. d. Analisis Control

Control dipasang untuk meningkatkan kinerja sistem, menjamin keamanan data dan informasi.

e. Analisis Eficiency

Efisiensi menyangkut bagaimana menghasilkan output sebanyak-banyaknya dengan input yang sekecil mungkin

f. Analisis Services

Berikut adalah beberapa kriteria penilaian dimana kualitas suatu sistem dikatakan buruk:

 Sistem menghasilkan produk yang tidak akurat

 Sistem menghasilkan produk yang tidak konsisten

 Sistem menghasilkan produk yang tidak dapat dipercaya

 Sistem tidak mudah dipelajari

 Sistem tidak mudah digunakan

(5)

2.3 Prototype

Gambar 2.1 Tahap Prototype (Roger S. Pressman, 2010)

Menurut Roger S. Pressman, 2010 Metode prototipe dimulai dari tahap komunikasi. Tim pengembang perangkat lunak melakukan pertemuan dengan para stakeholder untuk menentukan kebutuhan perangkat lunak yang saat itu diketahui dan untuk menggambarkan area-area dimana definisi lebih jauh untuk iterasi selanjutnya.

Perencanaan iterasi pembuatan prototipe dilakukan secara cepat. Setelah itu dilakukan pemodelan dalam bentuk “rancangan cepat”. Pembuatan rancangan cepat berdasarkan pada representasi aspek-aspek perangkat lunak yang akan terlihat oleh para end user (misalnya rancangan antarmuka pengguna atau format tampilan). Rancangan cepat merupakan dasar untuk memulai konstruksi pembuatan prototipe.

Prototipe kemudian diserahkan kepada para stakeholder untuk

mengevaluasi prototype yang telah dibuat sebelumnya dan memberikan umpan-balik yang akan digunakan untuk memperbaiki spesifikasi kebutuhan. Iterasi terjadi saat pengembang melakukan perbaikan terhadap prototipe tersebut.

(6)

2.4 Teori Umum

2.5.1 Sejarah Multi Level Marketing

Bisnis pemasaran jaringan dimulai pada tahun 1940-an saat Califiornia Vitamins mendisain penjualan dengan sistem yang merangsang para pemakai untuk mengajak pelanggan lebih banyak untuk memakai produk yang mereka pakai. Para pelanggan itu mempunyai hak yang sama yang dapat mensponsori pelanggan lain.

Pada tahun berikutnya California Vitamins mengganti nama menjadi NatureLite Food Supplement Corporations. Pada tahun 1956, NatureLite menerapkan pola pemasaran jaringan dan bergabunglah Dr. Forrest Shaklee untuk memperluas pasar produk suplemen kesehatan, yaitu produk yang dikembangkan oleh dokter tersebut. Tidak lama kemudian, sekitar tahun 1959 Rich DeVoss dan Jay Van Andel mencetuskan perusahan Amway sebagai satu-satunya sarana bagi bangsa Amerika memasarkan produk dengan cara pemasaran jaringan.

Ketika sistem pemasaran jaringan diterapkan, bisnis ini tidak berjalan dengan baik ada banyak tantangan berat bahkan menjadi malapetaka. Konsep pemasaran jaringan disalahgunkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan menyelebarkan selebaran surat yang menyebutkan suatu keuntungan besar jika ada orang yang bersedia mengirimkan dana sebesar 1 USD kepada seseorang. Dengan kata lain bisnis ini disalahgunakan untuk mengeruk keuntungan dengan mempengaruhi orang lain lewat iming-iming keutungan besar.

Pada tahun 1975 Federal Trade Commission (FTC) menuding Amway sebagai salah satu perusahan piramida illegal. Langkah FTC diantaranya melarang seluruh kegiatan penjualan produk-produk Amway. Setelah melakukan upaya hukum selama empat tahun, akhirnya FTC meyatakan sistem distribusi dan pembagian komisi yang dilakukan Amway adalah legal. Keputusan itu lebih dikenal dengan Amway Safeguards Rule yang kemudian dijadikan standar pengadilan dan badan hukum utnuk mengatur legalitas perusahan pemasaran jaringan. Diharapakan dengan peraturan tersebut, baik distributor

(7)

maupun perusahan memilki payung hukum yang dapat melindungi hak-hak mereka secara hukum.

2.5.2 Cara KerjaMulti Level Marketing

Mengikuti bisnis MLM tentu harus bekerja. Dari mulai membangun jaringan, retail produk dan sebagainya untuk mendapatkan uang. Berbeda dengan money game di mana anggota diharuskan memberikan setoran pertama berupa uang, lalu tanpa berbuat apa-apa atau hanya berupa easy money. Jika bersikap seperti itu, maka anggota bisnis yang sekaligus sebagai investor umumnya tidak tahu dan tidak mau tahu dari mana perusahaan tersebut membayarkan keuntungan. Dengan kata lain, pengetahuan mengenai MLM itu sendiri sangatlah penting sebelum benar-benar terjun ke dunia tersebut. (cara jadi kaya:2017).

Pada dasarnya, berikut sedikit gambaran mengenai bagaimana sebenarnya cara kerja bisnis MLM, perusahaan yang menggunakan konsep Multi Level Marketing pada umumnya memberikan peluang bisnis kepada membernya secara bebas. Artinya member bertindak sebagai distributor independen, yakni tidak memiliki keterikatan kontrak dengan perusahaan MLM.

Member akan memperoleh penghasilan yakni dengan cara memperkenalkan produk perusahaan MLM kepada distributor baru. Sebagai contoh: A yang sudah menjadi member perusahaan MLM Z memperkenalkan produk perusahaan MLM Z kepada B. B pun bergabung menjadi member MLM Z dan juga menggunakan produk MLM Z. Bergabungnya B sebagai member MLM Z, maka perusahaan MLM Z tersebut akan memberikan komisi kepada A dalam bentuk bonus. Dalam contoh kasus A dan Hardi tersebut, A telah merekrut dan menjadikan B sebagai distributor baru di mana B telah berada dalam satu jaringan kerja dengan A. Hal ini lah yang membuat seorang member selalu berusaha membentuk dan memperbesar jaringan

(8)

kerjanya karena perusahaan MLM akan menghitung setiap penjualan yang berhasil dilakukan jaringan kerjanya dan akan membayarkannya dalam bentuk bonus.

2.5 UML (Unified Modelling Language)

Menurut Roger Pressman (2011, p841) Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa standar untuk menulis software blueprint. UML dapat digunakan untuk memvisualisasikan, menentukan, membangun, dan membuat dokumen artefak dari sebuah sistem software yang intensif. UML dibagi menjadi beberapa komponen :

2.5.1 Use Case Diagram

Menurut Roger Pressman (2011, p847) Use Case Diagram menggambarkan bagaimana user berinteraksi dengan sistem dengan cara mendefinisikan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tujuan tertentu.

Sebuah format yang mudah untuk membuat sebuah use case adalah dengan menjelaskan skenario utamanya sebagai sebuah urutan

(9)

Gambar 2.2 Use Case Diagram

Notasi yang terdapat pada Use Case Diagram antara lain : 1. Actor

Gambar 2.3 Actor

Actor mewakili sekumpulan peranan yang saling berhubungan di

dalam sistem dimana actor tersebut berinteraksi dengan use case (Roger Pressman, 2010, p847).

2. Use Case

Gambar 2.4 Use Case

Use case menjelaskan sekumpulan dari sequence, dimana setiap sequence mewakili interaksi dari hal-hal di luar sistem (actor-nya)

dengan sistem itu sendiri (Roger Pressman, 2010, p847). Use case merupakan gambaran fungsionalitas dari suatu sistem sehingga

actor atau pengguna sistem paham mengenai kegunaan sistem yang

(10)

Gambar 2.5 System Boundary

System Boundary adalah penetuan ruang lingkup atau batasan pada

sistem yang akan dibangun

3. Relationship

Gambar 2.6 Relationship

Relationship merupakan garis yang berhubungan antara Actor dan Use case dimana akan terjadi interaksi.

2.5.2 Class Diagram

Class diagram merupakan bangunan utama dalam pemodelan berorientasi

objek. Diagram ini menggambarkan sebuah pandangan dari satu aspek tertentu dari model atau keseluruhan, menggambarkan struktur elemen beserta hubungan mereka. Class Diagram terutama digunakan untuk membangun sebuah arsitektur sistem dengan menangkap dan mendefinisikan class-class dan interface dan hubungan antara mereka. Sebuah class diagram menggambarkan hubungan antar kelas daripada hubungan antar objek. (Debbabi, Hassaine, et al., 2010, p39).

(11)

Gambar 2.7 Contoh Class Diagram

Class diagram menyediakan pandangan statis atau struktural dari suatu

sistem. Tidak menunjukan sifat dinamis dari komunikasi antar objek kelas dalam diagram (Roger Pressman, 2010, p842).

Notasi-notasi yang terdapat dalam class diagram : A. Class

Class merupakan sebuah deskripsi dari sekumpulan objek yang berbagi attribute, operation, dan hubungan yang sama. Sebuah class dapat

mengimplementasikan satu atau lebih interface. B. Attribute

Merupakan properti dari class yang berisi tipe data yang dimiliki oleh

instance suatu class.

C. Operation

Merupakan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh suatu class. D. Aggregation

Menggambarkan hubungan antara dua atau lebih objek, dimana salah satu objek merupakan bagian dari objek lainnya.

E. Composition +addStudent() +removeStudent() +getStudent() +getAllStudents() +addDepartment() +removeDepartment() +getDepartment() +getAllDepartment() -name -address -phone School +addInstructor() +removeInstructor() +getInstructor() +getAllInstructor() -name Department -name -studentID Student -name -courseID Course -name Instructor 1 1..* 1..* 1..* 1..* * * * * 1..* 1..* 1..* 0..1 0..1

(12)

Composition adalah strong aggregation. Pada composition, objek

“bagian” tidak dapat berdiri sendiri tanpa objek “keseluruhan”. Jadi mereka terkait kuat satu dengan lainnya.

F. Multiplicity

Merupakan sebuah spesifikasi tentang rentang kardinalitas yang diizinkan untuk dimiliki oleh sebuah objek. Sebuah multiplicity dapat berisi : exactly one(1), optional/zero or one (0..1), many/zero or more (0..n), one or more (1..n), an exact number (n), ataupun numerically

specified (m..n). 2.5.3 Sequence Diagram

Sequence diagram digunakan untuk menunjukan komunikasi yang dinamis

antara objek selama mengeksekusi perintah (Roger Pressman, 2010, p848).

Sequence diagram memiliki dua buah karakteristik yaitu :

1. Setiap objek memiliki lifeline yang digambarkan dengan garis

putus-putus vertikal dan garis ini menunjukkan daur hidup dari sebuah objek.

2. Terdapat fokus kontrol yang digambarkan dengan sebuah persegi

panjang yang tipis dan tinggi. Fokus kontrol ini menunjukkan periode waktu selama sebuah objek melakukan sebuah event.

Gambar 2.8 Contoh Sequence Diagram 2.5.4 Activity Diagram

(13)

Menurut Roger Pressman (2011, p853) Activity Diagram menggambarkan perilaku dinamis dari suatu sistem atau bagian dari sistem melalui aliran kontrol antara tindakan bahwa sistem melakukan kegiatan tersebut. Hal ini mirip dengan flowchart kecuali bahwa suatu diagram aktivitas dapat menunjukan aliran secara bersamaan.

Gambar 2.9 Contoh Activity Diagram 2.6 Database

Database dapat diartikan sebagai kumpulan data yang berfungsi sebagai penyedia

informasi bagi pengguna. Objek-Objek yang ada dalam sebuah database (basis data) :

1. Tabel, yaitu objek yang berisi tipe-tipe data.

2. Kolom, yaitu sebuah tabel yang berisi kolom untuk menampung data.

3. Tipe data, yaitu tipe dari sebuah data. Contohnya character, numeric,

dan lain-lain.

4. Primary key, yaitu kata kunci utama yang membuat suatu data menjadi

unik hingga dapat dibedakan dari data yang lain.

5. Foreign key, yaitu kolom-kolom yang mengacu pada primary key dari

tabel yang lain. Dengan kata lain, primary key dan foreign key digunakan untuk menghubungkan sebuah tabel dengan tabel yang lain.

(14)

Dalam database dikenal istilah database relational, yaitu database (basis data) yang menghubungkan tabel yang satu dengan tabel yang lain. Database relational selalu menggunakan field kunci untuk mendefinisikan relasi antar tabel.

2.6.1 Database Management System (DBMS)

Menurut Connolly (2010, p54) Database adalah kumpulan - kumpulan data yang berhubungan secara logikal dan deskripsinya di-desain untuk memenuhi informasi yang dibutuhkan oleh organisasi yang proses penyusunan dan pengaksesannya dilakukan oleh suatu Database

Management System.

DBMS merupakan sistem software yang memungkinkan user untuk mendefinisikan, membuat, memelihara, dan mengontrol akses ke database (Connoly dan Begg, 2010, p66).

Menurut Connolly dan Begg (2010, p68), DBMS memiliki 5 komponen penting, yaitu :

1. Hardware

DBMS dan aplikasi memerlukan hardware untuk bekerja. Hardware yang digunakan adalah hardware yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan DBMS yang digunakan.

2. Software

Komponen software terdiri dari komponen perangkat lunak DBMS itu sendiri dan program aplikasi, bersama-sama dengan sistem operasi, termasuk perangkat lunak jaringan jika DBMS sedang digunakan pada jaringan.

(15)

Data merupakan komponen paling terpenting pada DBMS. Data bertindak sebagai penghubung antara komponen-komponen mesin dan komponen manusia (pengguna).

4. Procedures

Prosedur mengacu pada petunjuk dan aturan yang mengatur desain dan penggunaan database. Penggunaan sistem dan staf yang mengelola kebutuhan database didokumentasikan dalam prosedur yang berupa petunjuk penggunaan.

Intruksi tersebut biasanya digunakan untuk : 1. Log on ke DBMS

2. Menggunakan sebagian fasilitas DBMS atau program aplikasi 3. Start dan stop DBMS

4. Membuat salinan cadangan database

5. Menangani kesalahan pada hardware dan software Komponen pengguna dibedakan menjadi empat, yaitu :

1. Data and Database Administrator, Data Administrator bertanggung jawab untuk pengelolaan sumber daya termasuk perencanaan database, pengembangan dan pemeliharaan standar, kebijakan dan prosedur, dan desain database konseptual / logikal. Sedangkan Database Administrator bertanggung jawab untuk realisasi fisik dan implementasi, keamanan dan kontrol integritas, pemeliharaan sistem operasional, dan memastikan kinerja yang memuaskan dari aplikasi bagi pengguna.

(16)

2. Database Designer, ada dua tipe perancang yaitu logical database

designer dan physical database designer. Logical database designer bersangkutan dengan identifikasi data (entitas dan atribut),

hubungan antara data dan kendala pada data yang akan disimpan dalam database. Physical database designer memutuskan bagaimana desain database logikal akan diwujudkan secara fisik. 3. Application Developer bertanggung jawab untuk melaksanakan

program aplikasi yang harus dilaksanakan untuk end-users.

4. End-Users adalah clients untuk database yang telah dirancang dan diimplementasikan serta dipelihara untuk menyajikan informasi yang diperlukan.

2.6.2 MySQL

Menurut Arief (2011d:152) “MySQL adalah salah satu jenis database

server yang sangat terkenal dan banyak digunakan untuk membangun aplikasi web yang menggunakan database sebagai sumber dan pengolahan datanya”.

MySQL dikembangkan oleh perusahaan swedia bernama MySQL AB

yang pada saat ini bernama Tcx DataKonsult AB sekitar tahun 1994-1995, namun cikal bakal kodenya sudah ada sejak tahun 1979. Awalnya Tcx merupakan perusahaan pengembang software dan konsultan database, dan

saat ini MySQL sudah diambil alih oleh Oracle Corp.

Kepopuleran MySQL antara lain karena MySQL menggunakan SQL

sebagai bahasa dasar untuk mengakses databasenya sehingga mudah untuk digunakan, kinerja query cepat, dan mencukupi untuk kebutuhan database

perusahaan-perusahaan yang berskala kecil sampai

menengah, MySQL juga bersifat open source (tidak berbayar) .

MySQL merupakan database yang pertama kali didukung oleh bahasa

(17)

dianggap sebagai pasangan software pembangun aplikasi web yang

ideal. MySQL lebih sering digunakan untuk membangun aplikasi berbasis

web, umumnya pengembangan aplikasinya menggunakan bahasa pemrograman script PHP.

2.7 PHP

Menurut (Madcoms, 2010) mengemukakan bahwa” PHP (Hypertext

Preprocessor) adalah bahasa pemrograman yang bekerja dalam sebuah website”. Script-script PHP dibuat harus tersimpan dalam sebuah server dan dieksekusi atau

diproses dalam server tersebut. Dengan menggunakan program PHP, sebuah website akan lebih interaktif dan dinamis. Sebagai media penulisan PHP, dapat menggunakan beberapa program, diantaranya adalah Notepad, Dreamweaver, atau PHP Expert Editor.

Beberapa hal yang harus diketahui agar dapat memahami script-script PHP adalah tipe data dan variabel. Ada beberapa tipe data yang dikenali dalam script PHP, yaitu tipe string, integer, array, object dan floating point. Tipe data dalam script PHP akan otomatis dikonversi sesuai karakternya tanpa harus menggunakan variabel. Variabel adalah tempat untuk menyimpan data. Data yang disimpan sewaktu-waktu bisa saja anda panggil atau diganti dengan data lain. Mendefinisikan variabel cukup dengan sebuah kata (akan menjadi nama variabel) yang diawali dengan tanda $, kemudian isikan nilai dari variabel tersebut.

Di dalam pemrograman PHP terdapat juga tentang fungsi, operator, dan struktur kendali. Fungsi-fungsi dasar dalam pemrograman PHP yaitu Fungsi Date, Fungsi Time, dan Fungsi Include. Operator adalah suatu simbol yang memiliki tugas dan fungsi untuk memanipulasi nilai. Dengan operator, sebuah fungsi dapat berjalan dan bersifat dinamis. Nilai-nilai pada sebuah operasi sering disebut operator. Operator dasar dalam pemrograman PHP yaitu Operator Aritmatika, Operator Pembanding, dan Operator Logika.

Gambar

Tabel 2.1 Studi Literatur  Judul Penelitian   IMPLEMENTASI
Gambar 2.1 Tahap Prototype (Roger S. Pressman, 2010)
Gambar 2.3 Actor
Gambar 2.6   Relationship
+3

Referensi

Dokumen terkait

item pernyataan dari variabel kepuasan kerja valid karena memiliki nilai r hitung.. lebih besar dari

Merupakan jenis penyambungan yang digunakan untuk menyambung dua bagian atau lebih dengan cara dijepit menggunakan mur dan baut. Lubang aterial yang akan disambung

Pada dasarya kegiatan refleksi merupkan kegiatan analisis, sintesis, interpretasi terhadap semua informasi yang diperoleh saat kegiatan.. Dalam kegiatan ini peneliti

Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan, maka terdapat dua masalah dalam penelitian ini yaitu apakah ada unsur-unsur birokrasi pada masa Bali Kuno yang termuat pada prasasti

Penulis berharap dapat memberikan gambaran mengenai pengaruh konservatisme akuntansi, voluntary disclosure dan ukuran perusahaan terhadap earning response coefficient

Final Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional dalam rangka Biologi Open Day 2017 akan dihadiri oleh peserta mahasiswa yang lolos seleksi 10 karya terbaik.. Peserta diharapkan dapat

menghubungkan pelajaran yang lalu dengan yang akan dipelajari. Kemudian guru memberikan motivasi kepada siswa agar serius mengikuti pelajaran, dan menanyakan apakah

Tataran ekslusi, melihat apakah dalam suatu teks berita ada kelompok atau aktor yang dikeluarkan dari pemberitaan dan strategi wacana apa yang dipakai dalam melakukan hal