Studi Deskriptif Mengenai Self-Efficacy Pada Guru Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus di SD 'X' Bandung.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
“Komunikasi Instruksional Guru pada Siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Sekolah Menengah Kejuruan Inklusi, Studi Kasus Komunikasi Instruksional Guru Pada Siswa ABK
Siswa kelas III yang memiliki self-efficacy yang tinggi akan yakin bahwa mereka mampu menetapkan pilihan yang tinggi dalam mengikuti SPMB, yakin mampu
Mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2005 universitas “X” Bandung dengan self-efficacy kuat, memiliki keyakinan yang kuat untuk mampu menentukan pilihan yang telah dibuat,
Meskipun tak sepenuhnya stresor yang dialami guru berasal dari anak berkebutuhan khusus, namun yang menjadi hal terpenting adalah solusi yang dilakukan oleh guru untuk
Pada analisis data terlihat bahwa kendala guru dalam proses pembelajaran pada peserta didik berkebutuhan khusus dapat dilihat dari faktor internal yaitu kategori sangat
belajar mengajar bagaimana sekolah umum lainnya, dengan di dampingi oleh guru pendamping untuk anak berkebutuhan khusus, SMP N 5 Padang Panjang juga tidak memiliki kriteria
Pada hasil penelitian empati guru anak berkebutuhan khusus berada pada kategori sedang didukung oleh penelitian Istiqomah (2015) selain mengajar berdasarkan
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru sudah mampu menyesuaikan pola pembelajaran yang dilaksanakan dikelasnya yang terdiri dari peserta didik berkbutuhan khusus dan