• Tidak ada hasil yang ditemukan

SOP PELAYANAN DAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK) SAT INTELKAM POLRES BARITO UTARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SOP PELAYANAN DAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK) SAT INTELKAM POLRES BARITO UTARA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

SOP PELAYANAN DAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK) SAT INTELKAM POLRES BARITO UTARA

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH KALIMANTAN TENGAH

RESOR BARITO UTARA

Nomor SOP Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Pengesahan Disahkan oleh

Nama SOP

: 2 / II / SATINTELKAM / POLRES BARUT : 23 Februari 2022

: :

: KEPALA KEPOLISIAN RESOR BARITO UTARA

GEDE PASEK MULIADNYANA, S.I.K.,M.A.P.

AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 77030934 PELAYANAN DAN PENERBITAN SKCK SATINTELKAM

Dasar Hukum

Peringatan

1. Pasal 15 ayat (1) huruf k dan Pasal 15 ayat (2) huruf I Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168);

2. Undang-Undang Republik Indonesia No.24 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik ;

3. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian ( SKCK).

4. Peratruran Pemerintah No.60 Tahun 2016 tentang Jenis dan tariff atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Polri ;

Peralatan Perlengkapan

Pencatatan dan pendataan

1.Memahami Prosedur pelayanan dan penerbitan SKCK.

1. Referensi Peraturan dan Perundang-undangan. 7. Cap Stempel dinas

2. ATK 8. Gudang SKCK

3. Seperangkat Computer dan jaringan internet.

4. Blanko SKCK.

5. Formulir Biodata 6. Kartu TIK

1. Pemohon mendaftar dan mengisi formulir biodata 2. Petugas mencatat dalam buku register

3. Petugas mengisi Kartu TIK pemohon 4. Petugas memproses pengetikan SKCK 5. Petugas melakukan File recording SKCK.

Keterkaitan

1. Pemohon menyerahkan persyaratan 2. Petugas melakukan penelitian berkas 3 Pemohon mengisi formulir biodata 4. Petugas memproses SKCK 5 Petugas melakukan pencatatan

6. Petugas menyerahkan SKCK kepada pimpinan.

Kualifikasi Pelaksana

1. Pemohon melampirkan dokumen pribadi berupa KTP dan Kartu Keluarga.

2. Pemohon meminta sidik jari dan Rekom cacatan kriminal di Satreskrim.

3. Pemohon melampirkan pas photo 4X6 cm sebanyak 6 lembar.

(2)

PELAKSANA MATA BUKU

NO URAIAN KEGIATAN PETUGAS

LOKET

PELAKSANA SKCK

KAURYANMIN KASAT

INTELKAM

KASIUM WAKA

POLRES

KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT

CEK LIST

SESUAI TDK

SESUAI 1. a. Menerima berkas permohonan

b. Melakukan registrasi c. Melakukan penelitian berkas d. Koordinasi internal/eksterna.

e. Menyuruh pemohon untuk mengisi Formulir biodata f. Mengisi Kartu TIK g. Meminta biaya PNBP h. Stempel SKCK

i. Menyerahkan SKCK kepada pemohon.

1. Berkas permohonan SKCK

2. Formulir biodata 3. Kartu TIK 4. Kwitansi PNBP 5. Buku Register SKCK 6. Cap stempel dinas 7. Stop Map 8. ATK

20 menit

Berkas permohonan lengkap atau tidak lengkap

2. a. Melakukan pengetikan SKCK b. Mengajukan kepada Kaurmintu c .File Recording

1. berkas permohonan SKCK

2. Blanko SKCK 3. Mesin Komputer.

4. Gudang SKCK

30 menit

SKCK dapat diproses dan terlaksananya file recording arsip SKCK

3. Menerima, membaca melakukan koreksi dan memberikan paraf

1. berkas permohonan SKCK

2. Blanko SKCK yg sudah diketik

30

menit Disposisi

4. Menerima, membaca, melakukan koreksi, menandatangani SKCK

1. berkas permohonan SKCK

2. Blanko SKCK yg sudah diketik

30 menit

- Disposisi

- Tanda tangan SKCK

5. Mengajukan kepada Waka Polresmengembalikan kepada petugas Loket SKCK

1. berkas permohonan SKCK

2. Blanko SKCK yg sudah diketik

10 menit

SKCK masuk ke meja waka polres.

6. Menerima, membaca dan menandatangani SKCK

1. berkas permohonan SKCK

2. Blanko SKCK yg sudah diketik

20 menit

Tanda tangan SKCK

SOP PELAYANAN DAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK)

Mulai

Selesai

(3)

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH KALIMANTAN TENGAH

RESOR BARITO UTARA

Jl.Kapten Piere Tendean No.1 Muara Teweh 73811

PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN RESOR BARITO UTARA NOMOR : 2 TAHUN 2022

TENTANG

STANDARD OPERATIONAL PROSEDURE (SOP)

PELAYANAN DAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA KEPOLISIAN RESOR BARITO UTARA Menimbang :

a. bahwa tugas pokok kepolisian selalu mengalami berbagai dinamika perubahan yang terjadidi dalam masyarakat hal ini perlu disadari oleh semua anggota Polrisehingga peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia Polri merupakan salah satu hal yang sangat essensial dan mendasar ;

b. bahwa keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 dimana badan public berkewajiban menyediakan pelayanan informasi publik yang cepat, mudah,tepat,transparan danakuntabel kepada pemohon informasi ; c. bahwa seiring dengan harapan dan tuntutan seluruh warga negara

dan penduduk tentang peningkatan pelayanan publik, penyelenggaraan pelayanan publik diharuskan melakukan pelayanan prima untuk membangun kepercayaan masyarakat ; d. bahwa bidang pelayanan masyarakat di Satintelkam, khususnya

bidang pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan upaya dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat dan sekaligus untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat ;

e. dengan berpedoman perkap nomor 26 tahun 2010 hal 4 huruf B3 No.7-12, maka dipandang perlu membuat suatu Standard Operational Prosedure (SOP),sehingga diharapkan pelayanan yang diberikan dapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku juga kaidah- kaidah pelayanan public seperti transparansi dan akuntabel ;

/-. Mengingat...hal 2

(4)

2

Mengingat :

1) Pasal 15 ayat (1) huruf kdan pasal 15 ayat (2) huruf I Undang - Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4168) ;

2) Undang - Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik ;

3) Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor :18 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pelayanan dan Penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian ( SKCK).

4) Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Polri;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN RESOR BARITO UTARA TENTANG STANDAR OPERATIONAL PROSEDURE PELAYANAN DAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK).

BAB I

KETENTUAN UMUM Pasal 1

Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:

1. Kepolisian Negara Republik Indonesia yang selanjutnya disingkat Polri adalah alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.

2. Intelijen Keamanan Polri yang selanjutnya disingkat Intelkam Polri adalah Intelijen yang di implementasikan dalam penyelenggaraan fungsi kepolisian sebagai salah satu fungsi pemerintahan negara dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri.

3. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah seluruh penerimaan Pemerintah Pusat yang tidak berasal dari penerimaan perpajakan.

/-4.Surat...hal 3

(5)

3

4. Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang selanjutnya disingkat SKCK adalah surat keterangan resmi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang warga masyarakat untuk memenuhi permohonan dari yang bersangkutan atau suatu keperluan karena adanya ketentuan yang mempersyaratkan, berdasarkan hasil penelitian biodata orang tersebut.

5. Rekomendasi Catatan Kepolisian adalah saran tertulis yang menganjurkan, membenarkan, atau menguatkan catatan seseorang terkait dengan kejahatan dan atau pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

BAB II

STANDAR OPERASIONAL PROSEDURE PELAYANAN DAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK)

Bagian Kesatu Tata Cara Permohonan

Pasal 2

Permohonan untuk memperoleh SKCK dilakukan dengan cara:

a. pemohon mendaftar dan menyerahkan persyaratan pada loket pelayanan SKCK bagian Urusan Administrasi dan Tatausaha Satintelkam Polres Barito Utara, dengan menunjukkan dokumen asli;

b. pemohon mengisi formulir daftar pertanyaan dan;

c. pemohon menyerahkan kembali formulir daftar pertanyaan yang telah diisi ke loket pelayanan SKCK.

Bagian Kedua Persyaratan

Pasal 3

(1).Persyaratan untuk memperoleh SKCK (permohonan baru)meliputi:

a. fotokopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) setempat dengan menunjukkan KTP asli;

b. fotokopy akte lahir,tempat lahir;

c. fotokopy identitas lainbagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP,seperti;

1. Akta....hal 4.

(6)

4

1. Akta kenal lahir;

2. Surat Keterangan Domisili dari Kepala Desa atau Kelurahan setempat dimana dia tinggal;

d. fotokopy kartu keluarga;

e. rumus sidik jari dan rekomendasi dari unit Identifikasi Satreskrim Polres Barut;

f. pas foto sebanyak 6 (enam) lembar, berwarna, ukuran 4X6 cm, latar belakang warna merah,berpakaian sopan,tampak muka,dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab,pas foto harus tampak muka secara utuh, foto tersebut digunakan untuk:

1. SKCK 1 (satu) lembar;

2. arsip 1 (satu) lembar;

3. buku agenda 1 (satu) lembar;

4. kartu TIk 1 (satu) lembar; dan

5. formulir sidik jari 2 (dua) lembar.

(2) Persyaratan untuk memperoleh SKCK (perpanjangan) meliputi:

a. fotokopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) setempat dengan menunjukkan KTP asli;

b. fotokopy Kartu Keluarga;

c. SKCK yang lama;

d. rumus sidik jari dan rekomendasi dari unitidentifikasi Satreskrim Polres Barut;

e. pas foto sebanyak 6 (enam) lembar, berwarna, ukuran 4X6 cm, latar belakang warna merah,berpakaian sopan tampak muka dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab pas foto harus tampak muka secara utuh, foto tersebut digunakan untuk:

1. SKCK 1 (satu) lembar;

2. arsip 1 (satu) lembar;

3. buku agenda 1 (satu) lembar;

4. kartu TIk 1 (satu) lembar; dan 5. formulir sidik jari 2 (dua) lembar.

/-.Bagian...hal 5

(7)

5

Bagian Ketiga

Prosedur Penerbitan SKCK

Pasal 4

Prosedur penerbitan SKCK:

a. pemohon menyerahkan berkas persyaratan di loket pelayanan SKCK;

b. selanjutnya petugas loket akan melakukan registrasi dalam buku register atau sistem komputerisasi;

c. kemudian petugas loket melakukan penelitian kesesuaian/kecocokan dokumen persyaratan yang diajukan oleh pemohon dan ada tidaknya catatan kepolisian pemohon;

d. apabila berkas pemohon dinyatakan lengkap, maka pemohon diminta untuk membayar biaya administrasi SKCK sebesar Rp.30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) sesuai dengan PP Nomor 60 tahun 2016 tentang PNBP dan kepada pemohon diberikan Kwitansi tanda pembayaran;

e. selanjutnya pelaksana SKCK melakukan proses pengetikan SKCK dan mengajukan kepada Kauryanmin untuk dilakukan koreksi , kemudian Kauryanmin akan mengembalikan berkas kepada pelaksana SKCK untuk diteruskan kepada Kasatintelkam atau dilakukan pembenahan apabila ada kesalahan dalam pengetikan;

f. apabila Kasatintelkam berhalangan maka berkas dan SKCK yang telah diketik oleh petugas akan diajukan kepada Wakapolres melalui Sium untuk dilakukan penandatanganan oleh Wakapolres atas nama Kapolres;

g. berkas permohonan dan SKCK yang telah diajukan ke Kasatintelkam,atau ke Wakapolres apabila Kasatintelkam berhalangan, selanjutnya akan dilakukan penandatanganan oleh KasatIntelkam atau WakaPolres atas nama Kapolres, kemudian dikembalikan kepada petugas pelaksana SKCK;

h. SKCK yang telah ditandantangani oleh Kasatintelkam atau Wakapolres selanjutnya dicap stempel dinas sebagai autentikasi dan diserahkan kepada pemohon dengan menandatangani tanda terima;

i. apabila dari hasil penelitian petugas loket SKCK ternyata berkas pemohon belum lengkap, maka akan dikembalikan kepada pemohon untuk dilengkapi;

j. apabila ada hal-hal yang meragukan dalam hasil penelitian, maka akan dilakukan koordinasi pihak internal maupun eksternal;

k. apabila tidak ditemukan hal - hal yang meragukan dan pemohon sudah melengkapi persyaratan maka diterbitkan SKCK sesuai keperluan pemohon;

/-l. dalam...hal 6

(8)

6

l. dalam hal pemohon berhalangan untuk mengambil SKCK, dapat diwakilkan kepada orang lain dengan menunjukkan KTP asli pemohon dan menandatangani tanda terima.

Pasal 5

Proses penerbitan SKCK 1 X 24 (satu kali dua puluh empat)jam, proses 1 (Satu) jam selesai, terhadap pemohon yang telah melengkapi dan sesuai dengan persyaratan yang diperlukan.

Pasal 6

Biaya SKCK Rp 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah)Dasar Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku dilingkungan Polri.

Pasal 7

(1). Masa berlaku SKCK ditetapkan 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkan.

(2). Masa berlaku SKCK sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku apabila pemohon melakukan tindak pidana dan ditemukan data tindak pidana yang diduga dilakukan pemohon.

(3). SKCK yang telah habis masa berlakunya, apabila masih memerlukan SKCK, yang bersangkutan dapat mengajukan permohonan SKCK kembali dengan memperlihatkan SKCK yang lama dan dilakukan penelitian sebagaimana mestinya.

BAB III

KETENTUAN PENUTUP

Standar Operasional Prosedur agar dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari – hari dan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan wewenang tugas dan tanggungjawab sebagai pelaporan kepada Kapolres.

Peraturan Kepala Kepolisian Resor Barito Utara ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Muara Teweh

Pada tanggal : 23 Februari 2022 KEPALA KEPOLISAN RESOR BARITO UTARA

GEDE PASEK MULIADNYANA, S.I.K., M.A.P.

AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 77030934

Referensi

Dokumen terkait

yang diperlukan dalam proses penerbitan diambil dari data-data yang sebelumnya telah diproses di Form lain seperti : Form Biodata, Form Catatan Kriminal, Form

Untuk menganalisis penerbitan Surat Keterangan Tempat Tinggal bagi Tenaga Kerja Asing yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandar Lampung..

Satuan Intelkam yang merupakan bagian dari Polres Jember adalah lembaga pelayanan publik yang melaksanakan pelayanan mengenai pelayanan permohonan pembuatan Surat

Berdasarkan pembangunan Polsek Pulosari tersebut, Polri selalu berusaha untuk meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat khsusnya di bidang keamanan dan ketertiban

Menurut Keputusan Kapolri No. : Kep/816/IX/2003 Tahun 2003, Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang selanjutnya disingkat SKCK adalah surat keterangan resmi yang

Terpublikasikannya informasi layanan meliputi jenis layanan, mekanisme/prosedur, biaya dan waktu melalui poster yang terkait dengan pengurusan SIM, STNK/BPKB, Surat

Pihak staff juga melakukan cetak data laporan bulanan pemohon yang akan diberikan kepada pihak kasat juga sebagai data seberapa besar persentase pengajuan surat

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan film animasi 2 dimensi untuk menyampaikan informasi mengenai persyaratan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang