• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. ANALISA DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "4. ANALISA DAN PEMBAHASAN"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

4. ANALISA DAN PEMBAHASAN

4.1 Profil Responden

RataRataPengeluaran * JenisKelamin Crosstabulation Tabel 4.1.1 Pengeluaran dan Jenis Kelamin

JenisKelamin

Total Pria Wanita

RataRataPengeluara n

≤ Rp 100.000,00 3 2 5

Rp 100.001,00 – Rp

1.000.000,00 46 25 71

Rp 1.000.001,00 – Rp

2.000.000,00 8 12 20

Rp 2.000.001 – Rp

3.000.000,00 2 0 2

> Rp 3.000.000,00 1 1 2

Total 60 40 100

Berdasarkan tabel 4.1.1, dapat dilihat bahwa sebagian besar dari responden dalam penelitian ini berjenis kelamin pria (60%) dengan total pengeluaran paling banyak terdapat pada harga Rp 100.001,00 – Rp 1.000.000,00 dengan total 46 pria, sementara pengeluaran paling kecil terdapat pada harga > Rp 3.000.000,00 dengan total 1 pria. Sedangkan responden wanita pada penelitian adalah sebanyak (40%) dengan total pengeluaran pengeluaran paling banyak terdapat pada harga Rp 100.001,00 – Rp 1.000.000,00 dengan total 25 wanita, sementara pengeluaran paling kecil terdapat pada harga > Rp 3.000.000,00 dengan total 1 wanita. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pelanggan dari Planet Sports Tunjungan Plaza di dominasi oleh pelanggan yang mayoritas berjenis kelamin pria yang benar-benar membeli produk Planet Sport dengan harga antara Rp 100.000,00 – Rp 1.000.000,00. Hal tersebut menunjukkan strata sosial konsumen PlanetSport di dominasi oleh kalangan ekonomi menengah.

(2)

Tabel 4.1.2 menjelaskan bahwa mayoritas responden pernah membeli di PlanetSports sebanyak 2 kali, paling banyak melakukan pengeluaran dengan kisaran harga sekitar Rp. 100.001,00 – Rp.

1.000.000,00 dengan total 41 responden, dan yang paling kecil melakukan pengeluaran dengan kisaran harga > Rp. 3.000.000,00 dengan total 1 responden. Kemudian responden yang pernah membeli lebih dari 5 kali di PlanetSports, paling banyak melakukan pengeluaran dengan kisaran harga sekitar Rp. 100.001,00 – Rp. 1.000.000,00 dengan total 11 responden, dan yang paling kecil melakukan pengeluaran < Rp. 100.000,00 dan > Rp.

3.000.000,00 dengan total masing-masing 1 responden. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden baru 2 kali melakukan pembelian di PlanetSports dan konsumen dari PlanetSports Tunjungan Plaza memiliki pengeluaran sekitar 1 juta.

BerapaKaliMembeli * JenisKelamin Crosstabulation Tabel 4.1.3 Total Pembelian dan Jenis Kelamin

JenisKelamin

Total Pria Wanita

BerapaKaliMemb eli

2 kali 30 23 53

3-4 kali 15 12 27

> 5 kali 15 5 20

Total 60 40 100

Tabel 4.1.3, dapat dilihat bahwa responden paling banyak pernah membeli sebanyak 2 kali di PlanetSports dengan total presentase sebesar 53%. Sedangkan responden yang pernah membeli 3-4 kali sebesar 27% dan responden yang pernah membeli sebanyak >5 kali sebesar 20%. Disetiap

BerapaKaliMembeli * RataRataPengeluaran Crosstabulation Tabel 4.1.2 Total pembelian dan Pengeluaran

RataRataPengeluaran

Total

≤ Rp 100.000,0

0

Rp 100.001,00 –

Rp 1.000.000,00

Rp 1.000.001,00 –

Rp 2.000.000,00

Rp 2.000.001 – Rp 3.000.000,00

> Rp 3.000.000,

00 Berap

aKali Memb eli

2 kali 2 41 9 0 1 53

3-4 kali 2 19 4 2 0 27

> 5 kali

1 11 7 0 1 20

Total 5 71 20 2 2 100

(3)

kunjungan tersebut umumnya didominasi oleh responden Pria dengan total keseluruhan sebesar 60%. Dari data ini dapat diamati bahwa konsumen pria lebih sering melakukan pembelanjaan dikarenakan kaum pria sangat menyukai aktivitas berolahraga.

4.2 Analisa Deskriptif

Pada bagian ini akan dijelaskan jawaban responden secara deskriptif yang menyangkut tentang dimensi Sales Promotion (monetary), Store Atmosphere (exterior, general interior, store layout, interior display), Positive Emotion (pleasure, arousal), dan Impulse Buying (pure impulse buying, reminder impulse buying, suggestion impulse buying, planed impulse buying) pada 100 kuesioner yang digunakan.

Tabel 4.2.1 Analisa Deskiptif Dimensi Monetary

Pada Tabel 4.2.1, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan X1.1 yang memiliki nilai mean sebesar 3,81 dengan nilai simpang (standar deviasi) sebesar 1,137, artinya secara umum semua responden setuju bahwa mereka membeli produk PlanetSports karena diskon yang ditawarkan menguntungkan.

Indikator Jawaban

Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS Saya membeli

produk PlanetSports karena diskon yang ditawarkan menguntungkan (X1.1)

7 8 10 47 28 3,81 1,137

Saya membeli produk

PlanetSports karena tertarik dengan cashback yang ditawarkan (X1.2)

6 18 12 38 26 3,60 1,217

(4)

Di pernyataan X1.2, memiliki nilai mean sebesar 3,60 dengan nilai standar deviasi sebesar 1,198, artinya secara umum semua responden setuju bahwa mereka membeli produk PlanetSports karena tertarik dengan cashback yang ditawarkan.

Dilihat dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa dimensi monetary yang menyatakan, bahwa program diskon dan cashback yang dijalankan oleh pihak PlanetSports berhasil menarik pengunjung untuk membeli produk mereka karena konsumen merasa diuntungkan. Hal tersebut dapat, dibuktikan dari nilai-nilai yang cukup tinggi dari jawaban para responden.

Tabel 4.2.2 Analisa Deskriptif Dimensi Exterior

Pada tabel 4.2.2, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan X2.1 yang memiliki nilai mean sebesar 3,94 dengan nilai simpang (standar deviasi) sebesar 1,103, artinya secara umum semua responden setuju bahwa papan nama PlanetSports mudah dilihat oleh konsumen.

Dari tabel diatas dapat di simpulkan bahwa konsumen setuju dengan papan nama PlanetSports yang mudah dilihat oleh konsumen. hal ini dikarenakan PlanetSports memiliki tempat strategis yaitu di Tunjungan Plaza gedung 2 dan berada tepat di dekat eskalator yang menghubungkan lantai dasar hingga lantai paling atas, sehingga PlanetSports dengan mudah dapat dilihat dari segala arah. Hal tersebut dapat, dibuktikan dari nilai-nilai yang cukup tinggi dari jawaban para responden.

Indikator Jawaban Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS

Peletakan papan nama PlanetSports yang mudah dilihat oleh konsumen (X2.1)

4 12 4 46 34 3,94 1,103

(5)

Tabel 4.2.3 Analisa Deskriptif Dimensi General Interior

Indikator Jawaban

Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS

Warna dinding toko PlanetSports yang memiliki kesan seperti area berolahraga (X2.2)

4 14 4 46 32 3,88 1,125

Musik yang

diperdengarkan oleh PlanetSports membuat konsumen nyaman berbelanja (X2.3)

3 9 14 50 24 3,38 0.991

Penggunaan

pengharum ruangan dari PlanetSports tidak menganggu

kenyamanan pengunjung dalam berbelanja (X2.4)

5 10 14 42 29 3,80 1,114

Pada tabel 4.2.3, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan X2.2 yang memiliki nilai mean sebesar 3,88 dengan nilai simpang (standar deviasi) sebesar 1,125, artinya secara umum semua responden setuju bahwa penggunaan warna toko PlanetSports memiliki kesan seperti area berolahraga.

Dalam pernyataan X2.3, memiliki nilai mean sebesar 3,38 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,991, yang artinya secara umum semua responden setuju bahwa musik yang diperdengarkan oleh PlanetSports membuat konsumen nyaman berbelanja.

Pada Pernyataan X2.4, memiliki nilai mean sebesar 3,80 dengan nilai standar deviasi sebesar 1,114, yang artinya secara umum semua responden setuju bahwa pengarhum ruangan dari PlanetSports tidak menganggu kenyamanan pengunjung dalam berbelanja.

Dari tabel diatas dapat di simpulkan bahwa konsumen setuju PlanetSports memiliki general interior yang baik karena pihak PlanetSports menyesuaikan tema dari store mereka yaitu olahraga dengan produk yang mereka jual yaitu perlengkapan olahraga jadi seperti di lantai toko didesain

(6)

seperti running track, kemudian agar pengunjung dapat merasa nyaman dalam berbelanja PlanetSports memutarkan musik sehingga pengunjung dapat merasa santai saat sedang melihat-lihat produk dan memberikan pengharum ruangan agar suasana di dalam tetap terjaga. Hal tersebut dapat, dibuktikan dari nilai-nilai yang cukup tinggi dari jawaban para responden.

Tabel 4.2.4 Analisa Deskriptif Dimensi Store Layout

Pada Tabel 4.2.5, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan X2.5 yang memiliki nilai mean sebesar 3,96 dengan nilai simpang (standar deviasi) sebesar 1,009, artinya secara umum semua responden setuju bahwa space antar rak di PlanetSports memudahkan pengunjung untuk mencari produk.

Di pernyataan X2.6, memiliki nilai mean sebesar 3,97 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,866, yang artinya, pada umumnya semua responden setuju bahwa mereka dapat bereksplorasi saat mencoba produk di PlanetSports.

Sehingga dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa melalui dimensi Store Layout pengunjung dapat merasa nyaman ketika mencari produk yang ada di PlanetSports karena jarak antara rak yang cukup luas dan penempatan kategori produk yang sesuai sehingga tidak menyulitkan pengunjung dalam berbelanja, kemudian ruang ganti yang tersedia memiliki kaca yang banyak yaitu pada tampak depan, kanan, dan kiri sehingga pengunjung dapat

Indikator Jawaban

Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS

Space antar rak di dalam PlanetSports memudahkan

pengunjung untuk mencari produk (X2.5)

4 8 5 52 29 3,96 1,009

Ruang ganti pakaian di PlanetSports memiliki kaca yang banyak sehingga pengunjung dapat bereksplorasi saat mencoba produk (X2.6)

3 4 9 61 23 3,97 0,866

(7)

bereksplorasi terhadap produk yang ingin mereka coba tersebut. Hal tersebut dapat, dibuktikan dari nilai-nilai yang cukup tinggi dari jawaban para responden.

Tabel 4.2.5 Analisa Deskriptif Dimensi Interior Display

Indikator Jawaban

Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS

Mannequin di

PlanetSports didesain dengan menggunakan produk-produk

keluaran terbaru (X2.7)

2 12 11 51 24 3,83 0,99

1

Penataan produk PlanetSports yang sesuai dengan kategori jenis produk (X2.8)

3 8 5 57 27 3,97 0,95

3 Display produk

PlanetSports

memberikan informasi mengenai diskon dengan baik (X2.9)

4 9 7 48 32 3,95 1,05

2

Pada tabel 4.2.5, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan X2.7 yang memiliki nilai mean sebesar 3,83 dengan nilai simpang (standar deviasi) sebesar 0,991, artinya secara umum semua responden setuju bahwa maneequin di PlanetSports didesain dengan menggunakan produk keluaran terbaru.

Di pernyataan X2.8, memiliki nilai mean sebesar 3,97 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,953, yang artinya, pada umumnya semua responden setuju bahwa penataan produk PlanetSports yang sesuai dengan kategori jenis produk.

Dalam pernyataan X2.9, memiliki nilai mean sebesar 3,95 dengan nilai standar deviasi sebsar 1,052, artinya secara garis besar responden setuju display produk PlanetSports memberikan informasi mengenai diskon dengan baik.

Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa PlanetSports selalu meng-update setiap produk terbaru mereka melalui mannequin mulai dari

(8)

baju, celana, dan sepatu olahraga, agar pengunjung dapat mengetahui adanya produk baru tersebut. Kemudian Penataan produk yang dimiliki oleh PlanetSports sesuai dengan masing-masing kategori produk seperti contohnya PlanetSports membagi 3 ruangan untuk peralatan khusus sepakbola, basket, dan golf sehingga pengunjung tidak bingung dalam mencari produk yang diinginkan, dan setiap produk PlanetSports memiliki informasi yang jelas seperti label diskon yang selalu tertera pada masing- masing produk. Hal tersebut dapat, dibuktikan dari nilai-nilai yang cukup tinggi dari jawaban para responden.

Tabel 4.2.6 Analisa Deskriptif Dimensi Pleasure

Indikator Jawaban

Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS

Saya merasa senang ketika melihat penataan display produk di PlanetSports (Y1.1)

2 9 9 54 26 3,93 0,941

Saya merasa senang ketika dilayani dengan ramah oleh karyawan PlanetSports (Y1.2)

0 10 8 46 36 4,08 0,913

Pada tabel 4.2.8, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan Y1.1 yang memiliki nilai mean sebesar 3,93 dengan nilai simpang (standar deviasi) sebesar 0.941, artinya secara umum semua responden setuju bahwa mereka merasa senang ketika melihat penataan display produk di PlanetSports.

Di pernyataan Y1.2, memiliki nilai mean sebesar 4,08 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,913, yang artinya, pada umumnya semua responden setuju bahwa mereka merasa senang ketika dilayani dengan ramah oleh karyawan PlanetSports

Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa penataan mengenai display produk yang tepat dapat menciptakan kesan yang baik dimata pengunjung, kemudian karyawan PlanetSports yang selalu melayani setiap pengunjung dengan ramah mengakibatkan pengunjung merasa senang dan nyaman dalam berbelanja namun tidak hanya itu saja, karyawan

(9)

PlanetSports sendiri memiliki pengetahuan yang cukup mengenai produk mereka, sehingga ketika di tanya mereka dapat menjawab dengan baik dan konsumen merasa puas. Hal tersebut dapat, dibuktikan dari nilai-nilai yang cukup tinggi dari jawaban para responden.

Tabel 4.2.7 Analisa Deskriptif Dimensi Arousal

Indikator Jawaban

Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS

Saya bersemangat ketika karyawan PlanetSports menawarkan produk yang new arrival (Y1.3)

0 14 10 44 32 3,94 0,988

Saya bersemangat ketika melihat label diskon yang tertera pada produk PlanetSports (Y1.4)

1 8 12 41 38 4,07 0,951

Pada Tabel 4.2.7, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan Y1.3 yang memiliki mean sebesar 3,94 dengan nilai simpang (standar deviasi) sebesar 0,988, artinya secara umum semua responden bersemangat ketika karyawan PlanetSports menawarkan produk yang new arrival

Di Pernyataan Y1.4, memiliki nilai mean sebesar 4,07 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,951, yang artinya, pada umumnya semua responden bersemangat ketika melihat label diskon yang tertera pada produk PlanetSports.

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa konsumen merasa semangat ketika karyawan menawarkan produk yang sedang new arrival karena konsumen merasa seperti dihargai dan diperhatikan, kemudian penggunaan label diskon yang jelas pada setiap produk juga mempengaruhi emosi konsumen dalam berbelanja karena membeli barang yang sedang di diskon dirasa menguntungkan.

Tabel 4.2.8 Analisa Deskriptif Dimensi Pure Impulse Buying

Indikator Jawaban

Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS

(10)

Saya cenderung untuk melakukan pembelian produk PlanetSports tanpa berpikir terlebih dahulu (Z1.1)

2 14 14 40 30 3,82 1,071

Pada Tabel 4.2.8, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan Z1.1 yang memiliki nilai mean sebesar 3,82 dengan nilai simpang (standar deviasi) sebesar 1,071, artinya secara umum semua responden cenderung untuk melakukan pembelian produk di PlanetSports tanpa berpikir terlebih dahulu. Dikarenakan banyaknya promo yang dilakukan oleh PlanetSports mengakibatkan konsumen melakukan pembelian diluar apa yang direncanakan.

Tabel 4.2.9 Analisa Deskriptif Dimensi Reminder Impulse Buying

Indikator Jawaban

Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS

Saya membeli barang di PlanetSports ketika saya teringat pada produk tersebut (Z1.2)

3 7 12 44 34 3,99 1,00

5

Pada Tabel 4.2.9, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan Z1.2 menjelaskan nilai mean sebesar 3,99 dengan standar deviasi 0,996, artinya secara garis besar responden setuju bahwa konsumen membeli produk di PlanetSports ketika teringat akan produk tersebut. Dikarenakan saat konsumen sedang berbelanja kemudian teringat akan produk yang sudah direncanakan untuk dibeli.

Tabel 4.2.10 Analisa Deskriptif Dimensi Suggestion Impulse Buying

Indikator Jawaban

Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS

Saya membeli produk PlanetSports karena meningkatkan prestasi

saya dalam

berolahraga (Z1.3)

4 12 14 38 32 3,82 1,126

Pada tabel 4.2.10, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan Z1.3 menjelaskan nilai mean sebesar 3,82 dengan standar deviasi 1,126, artinya

(11)

secara garis besar responden setuju bahwa mereka membeli produk PlanetSports karena meningkatkan prestasi dalam berolahraga. Hal ini dikarenakan konsumen merasa percaya diri saat berolahraga ketika menggunakan produk yang dibeli di PlanetSports sehingga bermain dengan baik dalam kegiatan olahraganya.

Tabel 4.2.11 Analisa Deskriptif Dimensi Planned Impulse Buying

Indikator Jawaban

Mean Std.

Dev.

STS TS N S SS

Saya membeli produk di PlanetSports ketika saya melihat adanya diskon / harga spesial yang ditawarkan (Z1.4)

2 7 10 46 35 4,05 0,953

Pada tabel 4.2.11, dapat dijelaskan bahwa, pada pernyataan Z1.4 menjelaskan nilai mean sebesar 4,05 dengan standar deviasi 0,953, artinya secara garis besar responden setuju bahwa mereka membeli produk PlanetSports ketika melihat adanya diskon yang ditawarkan. Hal ini dikarenakan PlanetSports memiliki program diskon yang menarik sehingga mengakibatkan pengunjung yang tidak memiliki rencana untuk membeli menjadi beli produk PlanetSports.

4.3 Uji Reliabilitas 4.3.1 Indicator Reliability

Langkah awal untuk memeriksa apakah indikator-indikator yang digunakan untuk mengolah data dapat dikatakan reliable adalah dengan melakukan uji reliabilitas tahap awal dengan menggunakan indicator reliablity. Indicator reliablity digunakan untuk menguji konsistensi indikator pada outer model. Nilai indicator reliability didapatkan dari hasil pangkat dua dari outer loading tiap-tiap indikator yang digunakan. (Ringle, 2012) mengatakan bahwa nilai indicator reliability diatas 0,70 termasuk dalam kategori baik, 0,40 sampai 0,70 dianggap cukup, dan dibawah 0,40 dapat dikatakan tidak layak. Berikut merupakan nilai outer loading yang sudah diolah menjadi indicator reliability.

(12)

Tabel 4.3.1 Indicator Reliability Latent

Variabel Indicator Loading Indicator

Reliability Kesimpulan Sales Promotion X1.1 0,905067 0,819146 Baik

X1.2 0,905352 0,819662 Baik

Store Atmosphere

X2.1 0,737585 0,544031 Cukup X2.2 0,802781 0,644457 Cukup X2.3 0,860461 0,740393 Baik X2.4 0,835419 0,691294 Cukup X2.5 0,837351 0,701156 Baik X2.6 0,726594 0,527938 Cukup X2.7 0,805735 0,649208 Cukup X2.8 0,843519 0,711524 Baik X2.9 0,880285 0,774901 Baik Positive

Emotion

Y1.1 0,858916 0,737736 Baik Y1.2 0,827132 0,684147 Cukup Y1.3 0,829294 0,687728 Cukup Y1.4 0,850873 0,723984 Baik

Impulse Buying

Z1.1 0,883307 0,780231 Baik Z1.2 0,873347 0,762734 Baik Z1.3 0,865710 0,749453 Baik Z1.4 0,822277 0,676139 Cukup

Variabel sales promotion yang terdiri dari indikator X1.1 dan X1.2, memiliki indikator dengan tingkat reliabilitas yang baik. Keseluruhan indikator memiliki reliabilitas yang layak digunakan, sehingga dapat dijadikan bahan untuk mengolah data selanjutnya.

Pada variabel store atmosphere yang terdiri dari indikator X2.1 hingga X2.9, memiliki indikator dengan tingkat reliabilitas antara cukup dan baik. Dengan demikian, seluruh varaibel ini dapat digunakan untuk pengolahan data berikutnya.

Variabel positive emotion yang terdiri dari indikator Y1.1 hingga Y1.4, memiliki indikator dengan tingkat reliabilitas antara cukup dan baik, sehingga peneliti dapat menggunakan variabel ini untuk tahap penelitian berikutnya.

(13)

Variabel impulse buying yang terdiri dari indikator Z1.1 hingga Z1.4, memiliki indikator dengan tingkat reliabilitas antara cukup dan baik, sehingga peneliti dapat menggunakan variabel ini untuk tahap berikutnya.

4.3.2 Internal Consistency Reliability

Pada tahap kedua pengukuran reliabilitas, dilakukan pengukuran internal consistency reliability untuk mengukur seberapa konsisten indikator tiap-tiap variabel yang ada. Hasil penelitian (Bagozzi, 1988) menyarankan penggunaan Composite Reliability untuk mengukur internal consistency reliability sebagai pengganti Cronbach’s Alpha pada penelitian moderen. Nilai composite reliability harus lebih dari 0,7 agar sebuah variabel dapat dikatakan reliable.

Table 4.3.2 Internal Consistency Reliability

Variabel Composite Reliability Keterangan

Sales Promotion 0,900739 Reliable

Store Atmosphere 0,946972 Reliable

Positive Emotion 0,906671 Reliable

Impulse Buying 0,920025 Reliable

Pada tabel 4.3.2, dapat dilihat bahwa keseluruhan variable memiliki nilai composite reliability diatas 0,7, sehingga dapat disimpulkan bahwa keseluruhan variabel memiliki level internal consistency reliability yang tinggi.

4.4 Uji Validitas

4.4.1 Convergent Validity

Untuk memeriksa nilai convergent validity, diperlukan evaluasi Average Variance Extracted (AVE) setiap variabel laten. Nilai AVE harus lebih besar dari angka 0,5 untuk dapat memastikan bahwa tiap variabel memiliki parameter convergent validity yang layak digunakan.

Tabel 4.4.1 Convergent Validity

Variabel AVE Keterangan

Sales Promotion 0,819 Valid Store Atmosphere 0,666 Valid Positive Emotion 0,708 Valid

(14)

Impulse Buying 0,742 Valid

Tabel 4.4.1 menunjukkan bahwa keseluruhan variabel yang digunakan pada penelitian ini memiliki convergent validity yang layak.

Dengan memastikan convergent validity, maka dapat dilanjutkan untuk pemeriksaan validitas tahap selanjutnya.

4.4.2 Discriminant Validity

(Claes, 1981) menyarankan bahwa akar pangkat dua nilai AVE setiap latent variabel harus lebih besar dari nilai korelasi terhadap variabel lainnya untuk memastikan discriminant validity

Tabel 4.4.2 Fornell-Larcker Criterion Analysis for Checking Discriminant Validity

Sales

Promotion

Store Atmosphere

Positive Emotion

Impulse Buying

Sales Promotion 0,905

Store Atmosphere 0,531 0,816

Positive Emotion 0,670 0,723 0,842

Impulse Buying 0,658 0,731 0,830 0,861

Angka yang bercetak tebal di tabel 4.4.2 didapatkan dari hasil akar pangkat dua nilai AVE pada latent variabel, kemudian hasilnya dibandingkan dengan angka pada setiap latent variabel lain yang berhubungan. Melalui tabel ini dapat dijelaskan bahwa akar AVE sales promotion (0,905) lebih besar dari korelasi sales promotion dengan store atmosphere (0,531), brand image (0,670), dan impulse buying (0,658).

Sehingga variabel sales promotion dapat dikatakan valid.

Akar AVE variabel store atmosphere (0,819) juga lebih besar dari korelasi store atmosphere dengan sales promotion (0,531), positive emotion (0,723), dan impulse buying (0,731). Maka variabel store atmosphere dapat dikatakan valid.

Akar AVE variabel positive emotion (0,842) juga lebih besar dari korelasi positive emotion dengan sales promotion (0,670), store atmosphere

(15)

(0,723), dan impulse buying (0,830). Maka variabel positive emotion dapat dikatakan valid.

Kemudian, akar AVE variabel impulse buying (0,861) juga lebih besar dari korelasi impulse buying dengan sales promotion (0,658), store atmosphere (0,731), dan positive emotion (0,830). Dengan demikian, variabel impulse buying dapat dikatakan valid.

4.5 Model Fit

Pada model penelitian ini RMS Theta yang di dapat adalah sebesar 0,190. Kemudian untuk Chi Square yang di peroleh adalah sekitar 365,889 jika di bagi dengan jumlah sample yaitu sebanyak 100 responden maka hasilnya adalah 3,65889 yang berarti bahwa penelitian ini reliable dan valid tetapi hanya sebagai confirmatory dan tidak dapat di prediksi.

Untuk P value dari penelitian ini pada hubungan antara sales promotion terhadap positive emotion memiliki nilai sebesar 0,000278, store atmosphere terhadap positive emotion memiliki nilai sebesar 0,000001, positive emotion terhadap impulse buying memiliki nilai sebesar 0,000022, sales promotion terhadap impulse buying memiliki nilai sebesar 0,038689, dan store atmosphere terhadap impulse buying memiliki nilai sebesar 0,034502. Secara keseluruhan nilai P value berada di bawah 0,05 yang menyatakan bahwa penelitian ini terbukti sudah baik.

4.6 Evaluasi Path Coefficient dan Coefficient of Determination (R2)

Evaluasi path coefficient digunakan untuk menunjukan seberapa kuat efek atau pengaruh variabel independen kepada variabel dependen.

Sedangkan coefficient determination digunakan untuk mengukur seberapa banyak variabel endogen dipengaruhi oleh variabel lainnya. Didalam marketing research, nilai R2 diatas 0,75 keatas dikategorikan substansial, 0,50 – 0,75 artinya sedang, dan 0,25 – 0,50 artinya lemah.

(16)

Gambar 4.6.1 Path Coefficient dan Coefficient of Determination Pada analisa path coefficient ini telah dibuktikan bahwa positive emotion merupakan variabel intervening dimana memperkuat hubungan antara sales promotion dan store atmosphere.

Dari gambar diatas dapat dijelaskan bahwa nilai path coefficient terbesar ditunjukan dari pengaruh positive emotion terhadap impulse buying sebesar 0,534.

Pada hubungan sales promotion terhadap impulse buying secara langsung memiliki path coefficient bernilai 0,162. Lalu ketika hubungan tersebut melalui variabel positive emotion terlebih dahulu, yaitu sales promotion – positive emotion – impulse buying, maka nilai dari path coefficient meningkat menjadi 0,213 (= 0,399 x 0,534). Begitu pula pada hubungan store atmosphere terhadap impulse buying secara langsung memiliki path coefficient bernilai 0,258. Lalu ketika hubungan tersebut melalui variabel positive emotion terlebih dahulu, yaitu store atmosphere – positive emotion – impulse buying, maka nilai dari path coefficient meningkat menjadi 0,272 (= 0,511 x 0,534). Sehingga hal ini merupakan bukti bahwa positive emotion sebagai variabel intervening memperkuat

(17)

hubungan antara sales promoiton dan store atmosphere terhadap impulse buying.

Selain itu, dapat dilihat pula bahwa keseluruhan variabel dalam model ini memiliki path coefficient dengan angka yang positif. Artinya, jika semakin besar nilai path coefficient pada satu variabel independen terhadap variabel dependen, maka semakin kuat juga pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen tersebut.

Sementara itu, nilai coefficient of determination (R2) yang pada gambar ditunjukan pada angka di dalam lingkaran positive emotion terhadap impulse buying, membuktikan bahwa variabel positive emotion dipengaruhi oleh variabel sales promotion, positive emotion dengan nilai varian sebesar 0,637. Artinya, 63,7% di pengaruhi sales promotion, store atmosphere dan sebanyak 36,3% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian.

Lalu variabel impulse buying dipengaruhi sales promotion, store atmosphere, dan positive emotion dengan nilai varian sebesar 0,739.

Artinya, variabel sales promotion, store atmosphere, dan positive emotion mempengaruhi impulse buying sebesar 73,9%, sedangkan 26,1% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian.

4.7 T-statistic dan Uji Hipotesis

Nilai T-statistics diperoleh dari prosedur bootstrapping, dimana nilai ini digunakan untuk menarik kesimpulan pada uji hipotesis. Nilai T- statistics dengan level signifikansi 5% menjelaskan bahwa inner model akan signifikan jika nilai T-statistics lebih besar dari 1,96.

Tabel 4.7.1 T-statistics

Original Sample

(O)

Sample Mean

(M)

Standard Deviasi (STDEV)

T Statistics

(|O/STDEV|) P values Sales Promotion →

Positive emotion 0,39908 0,383936 0,109002 3,661203 0,000278 Store Atmosphere →

Positive emotion 0,511082 0,525942 0,102357 4,993149 0,000001 Positive emotion →

Impulse Buying 0,534209 0,520067 0,12482 4,279842 0,000022 Sales Promotion →

Impulse Buying 0,162159 0,149282 0,078226 2,07295 0,038689

(18)

Store Atmosphere →

Impulse Buying 0,258414 0,281336 0,121896 2,119948 0,034502 Dengan melihat Tabel 4.7.1, dapat diartikan bahwa nilai original sampel (O) adalah nilai path coefficient yang menunjukan kekuatan pengaruh dari suatu latent variable ke satu latent variable lainnya.

Sedangkan nilai pada kolom sample mean (M) menunjukkan nilai tengah dari path coefficient. sedangkan strandar deviasi (STDEV), menunjukkan nilai simpang pada sample mean. Nilai T-statistics untuk melihat nilai T hitung yang akan digunakan untuk pengujian hipotesis.

T-statistics pada pengaruh sales promotion terhadap Positive emotion menunjukkan 3,661203, artinya sales promotion berpengaruh signifikan terhadap positive emotion. T-statistics pada pengaruh store atmosphere terhadap positive emotion menunjukan 4,993149, artinya store atmosphere berpengaruh signifikan terhadap positive emotion. T-statistics pada pengaruh positive emotion terhadap impulse buying menunjukkan 4,279842, artinya positive emotion berpengaruh signifikan terhadap impulse buying. T-statistics pada pengaruh sales promotion terhadap impulse buying menunjukkan angka 2,072950, artinya sales promotion berpengaruh signifikan terhadap impulse buying. T-statistics pada pengaruh store atmosphere terhadap impulse buying menunjukkan 2,119948, artinya store atmosphere berpengaruh signifikan terhadap impulse buying.

Tabel 4.7.2 Kesimpulan Uji Hipotesis

Hipotesis Keterangan T-statistics

H1 Terdapat pengaruh signifikan dari sales promotion

terhadap positive emotion 3,661203

H2 Terdapat pengaruh signifikan dari store atmosphere

terhadap positive emotion 4,993149

H3 Terdapat pengaruh signifikan dari positive emotion

terhadap impulse buying 4,279842

H4 Terdapat pengaruh signifikan dari sales promotion

terhadap impulse buying 2,072950

H5 Terdapat pengaruh signifikan dari store atmosphere

terhadap impulse buying 2,119948

(19)

4.8 Pembahasan

4.8.1 Sales Promotion terhadap Positive Emotion

Pada hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa sales promotion dari PlanetSports memiliki pengaruh yang signifikan terhadap positive emotion konsumen dengan nilai uji T-statistics > 1.96 yaitu 3,661203.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa sales promotion berpengaruh signifikan terhadap positive emotion. Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh (Denny Kurniawan, 2013) bahwa sales promotion yang baik akan menciptakan persepsi yang menguntungkan bagi konsumen ketika membeli produk tersebut dan memancing ketertarikan konsumen untuk membeli produk di PlanetSports yang pada akhirnya mempengaruhi perilaku pembelian sehingga sales promotion dapat meningkatkan positive emotion dari konsumen. Seperti contoh ketika konsumen mengunjungi PlanetSports kemudian melihat barang yang sedang di diskon atau promo hal tersebut membuat konsumen tertarik untuk membeli karena dirasa menguntungkan dan konsumen menjadi senang dan puas dalam berbelanja sehingga meningkatkan positive emotion mereka ketika berada di PlanetSports.

4.8.2 Store Atmosphere terhadap Positive Emotion

Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa store atmosphere berpengaruh sginfikan terhadap positive emotion. Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh (Restuti, 2014) dimana suasana toko yang secara tidak sadar dirasakan oleh pelanggan sangat mempengaruhi emosi mereka dalam berbelanja sehingga pelanggan menjadi nyaman dan dapat berlama-lama di dalam toko. Ketika pelanggan merasakan suasana yang baik, maka secara tidak langsung emosi positif yang dimiliki pengunjung juga ikut meningkat. Hal ini berarti konsumen tersebut merasa nyaman dengan suasana yang ada di PlanetSports. Contoh dari dampak store atmosphere PlanetSports yaitu pelanggan merasa senang berbelanja dan melihat produk-produk yang ada di PlanetSports karena memiliki tempat

(20)

yang luas dan penataan produk yang rapi sehingga pelanggan betah untuk berlama-lama di PlanetSports.

Pada hasil penelitian ini diketahu bahwa pengaruh secara signifikan tersebut merupakan hasil uji T-statistics dengan nilai 4,993149, yaitu diatas 1,96. Sehingga diketahui bahwa store atmosphere yang dirasakan pelanggan PlanetSports mempengaruhi positive emotion yang didapat.

Selain itu apabila dilihat dari nilai path ccoefficient, hubungan dari store atmosphere menuju positive emotion sebesar 0,511, dimana merupakan hubungan yang cukup kuat. Hal ini menunjukan bahwa store atmosphere memiliki peranan yang besar kepada positive emotion terhadap pelanggan PlanetSports.

4.8.3 Positive Emotion terhadap Impulse Buying

Hasil penelitian ini juga dapat dibuktikan bahwa positive emotion memiliki pengaruh signifikan terhadap impulse buying. Pada hubungan ini, positive emotion muncul disebabkan hasil dari rangsangan dari internal dan eksternal individu yang pada akhirnya mempengaruhi konsumen tersebut untuk melakukan pembelian tidak terrencana tersebut. Hal tersebut menyatakan bahwa hasil penelitian ini sejalan dengan pendapat yang dikemukakan oleh (Hetharie, 2012) bahwa konsumen yang memiliki emosi yang baik akan tinggal lebih lama di dalam toko maka akan lebih tertarik untuk melakukan pembelian di toko tersebut sehingga terciptalah impulse buying.

Pada hasil penelitian ini diketahui bahwa pengaruh secara signifikan tersebut merupakan hasil uji T-statistics dengan nilai 4,279842, yaitu diatas 1,96. Sehingga dapat disimpulkan bahwa positive emotion mempengaruhi impulse buying dibenak pelanggan PlanetSports.

Selain itu apabila dilihat dari nilai path coefficient, hubungan dari positive emotion menuju impulse buying sebesar 0,534, dimana merupakan hubungan yang paling kuat. Hal ini menunjukkan bahwa positive emotion memiliki dampak yang cukup besar dalam terjadinya impulse buying.

Contohnya adalah seperti ketika pengunjung masuk ke PlanetSports kemudian mereka melihat adanya diskon atau promo yang ditawarkan dan

(21)

kemudian didukung oleh penciptaan suasana dari store sehingga mengakibatkan pengunjung merasa senang dan ingin berbelanja yang diluar daftar keperluan mereka.

4.8.4 Sales promotion terhadap Impulse Buying

Pada hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa sales promotion mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap impulse buying.

Dengan nilai uji T-statistics >1,96 yaitu sebesar 2,072950.

Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa sales promotion memiliki hubungan yang signifikan dan positif terhadap impulse buying.

Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh (Leba, 2015) bahwa Toko yang memiliki program sales promotion yang baik akan lebih mudah menciptakan terjadinya impulse buying terhadap konsumen, dibandingkan dengan toko yang tidak memiliki program sales promotion yang efektif kepada konsumen. Sama halnya dengan PlanetSports yang melakukan program sales promotion dengan baik yaitu memberikan diskon dan cashback pada produk yang mereka jual sehingga pengunjung dapat tertarik dan berminat membeli meskipun tidak merencanakan pembelian tersebut karena konsumen sangat senang membeli barang yang sedang di diskon.

4.8.5 Store Atmosphere terhadap Impulse Buying

Dari hasil analisa penelitian ini juga dapat dibuktikan bahwa store atmosphere memiliki pengaruh yang signifikan terhadap impulse buying.

Pada hubungan ini, impulse buying muncul dapat disebabkan dari hasil rangsangan suasana toko yang mendukung sehingga terjadinya keputusan pembelian yang tidak direncanakan tersebut. Hal tersebut sejalan dengan pendapat yang dikemukakan oleh (Yistiani, 2012) yang menyatakan penciptaan suasana pada toko yang baik akan meningkatkan pembelian impulsif.

Pada hasil penelitian ini diketahui bahwa pengaruh secara siginifikan tersebut merupakan hasil uji T-statistics dengan nilai 2,119948, yaitu diatas 1,96. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Store Atmosphere mempengaruhi impulse buying dibenak konsumen PlanetSports.

(22)

Selain itu apabila dilihat dari nilai path coefficient, hubungan dari store atmosphere menuju impulse buying sebesar 0,258, terdapat pengaruh yang terjadi namun store atmosphere memiliki peranan yang tidak terlalu besar dalam terbentuknya pembelian tidak terrencana konsumen PlanetSports. Jadi untuk kasus PlanetSports, impulse buying terjadi bukan karena efek suasana yang mendukung.

Gambar

Tabel  4.1.2  menjelaskan  bahwa  mayoritas  responden  pernah  membeli  di  PlanetSports  sebanyak  2  kali,  paling  banyak  melakukan  pengeluaran  dengan  kisaran  harga  sekitar  Rp
Tabel 4.2.1 Analisa Deskiptif Dimensi Monetary
Tabel 4.2.2 Analisa Deskriptif Dimensi Exterior
Tabel 4.2.3 Analisa Deskriptif Dimensi General Interior
+7

Referensi

Dokumen terkait

surut yang ada, maka akan dapat diperoleh sistem fender yang sesuai.. untuk

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh pemberian pegagan (Centella asiatica) terhadap gambaran mikroskopis usus halus mencit yang diinfeksi Salmonella

Dalam tulisan ini diperkenalkan penggunaan Parametric Linear Programming untuk mengatasi masalah program linier yang memiliki nilai koefisien input yang tidak

Rencana Terpadu dan Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2JM) Bidang Cipta Karya merupakan dokumen perencanaan dan pemrograman pembangunan infrastruktur Bidang Cipta

Metode karyawisata banyak diterapkan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak, karena metode ini melihat secara langsung ke lingkungan dan memposisikan anak

Diharapkan melalui teori Uses and Gratification menggunakan pendekatan penelitian model Uses and Gratification penulis dapat mengetahui seberapa besar motif pribadi seseorang

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah guru menerapkan pembelajaran dengan metode index card match pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MIN

Puji syukur kepada Allah SWT, atas segala Rahmat dan Karunia-Nya, akhirnya peneliti dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “Pembelajaran