• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

10 BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Electronic Word of Mouth (E-WOM)

2.1.1 Pengertian Electronic Word of Mouth (E-WOM)

Electronic word of mouth merupakan pernyataan positif atau negatif yang dibuat oleh pelanggan potensial, pelanggan aktual dan mantan pelanggan tentang produk atau perusahaan melalui internet (Kotler & Keller dalam Dava dan Sari (2021:3). EWOM adalah sebuah media komunikasi untuk berbagi informasi mengenai suatu produk atau jasa yang sudah dikonsumsi antar konsumen yang pada awalnya tidak saling mengenal dan bertemu sebelumnya dan disampaikan secara elektronik (Gruen dalam Prayustika, 2016:170).

EWOM mendorong konsumen untuk meneruskan produk, video, audio, atau informasi tertulis yang dikembangkan perusahaan kepada orang lain secara online (Keller, 2021:402).

2.1.2 Dimensi dan Indikator E-WOM

Menurut Thurau, et.al dalam Soinbala dan Bessie (2020:71), terdapat 3 dimensi E-WOM :

1. Concern for Others : Informasi, rekomendasi, dan perasaan positif mengenai suatu produk.

2. Platform Assistance : adanya media interaktif dan kemudahan dalam memberikan informasi melalui media sosial.

3. Economic Insentif : manfaat ekonomi ditunjuk sebagai pendorong penting bagi konsumen supaya efisien dalam membeli produk.

2.2 Minat Beli

2.2.1 Pengertian Minat Beli

Menurut Kurniawan (2017:2) minat beli adalah kecenderungan konsumen dalam membeli suatu merek yang diukur dengan tingkat kemungkinan konsumen melakukan pembelian. Minat beli merupakan

(2)

sebuah proses yang ada diantara evaluasi alternatif serta keputusan pembelian (Dava dan Sari, 2021:3). Berdasarkan Kinnear dan Tailor (Kurniawan, 2020:48) minat beli merupakan tahap kecenderungan respondem dalam bertindak sebelum minat membeli benar-benar dilaksanakan.

2.2.2 Indikator Minat Beli

Schiffman dan Kanuk dalam Lomi dan Juita (2016:43-44) menjelaskan bahwa indikator-indikator dari minat beli :

1. Tertarik untuk mencari informasi tentang produk

Konsumen terdorong untuk mencari informasi yang lebih banyak terhadap informasi produk.

2. Mempertimbangkan untuk membeli

Konsumen mengumpulkan informasi, lalu mempelajari merek- merek yang bersaing serta fitur merek tersebut. Kemudian mempertimbangkan untuk membeli produk.

3. Tertarik untuk mencoba

konsumen akan mencari manfaat tertentu dari solusi produk dan melakukan evaluasi terhadap produk-produk tersebut.

4. Ingin mengetahui produk

Konsumen akan memandang produk kemampuan yang berbeda- beda dalam memberikan manfaat yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan.

5. Ingin memiliki produk

konsumen akan mengambil sikap atau keputusan terhadap produk yang memuaskan kebutuhan dan membentuk niat untuk membeli atau memiliki produk yang disukai.

2.3 Hubungan Antara electronic Word Of Mouth (e-WOM) Dengan Minat Beli

EWOM yang dilakukan antar konsumen saling mempengaruhi dalam memunculkan minat beli. Pengalaman konsumen sebelumnya menjadi

(3)

informasi penting bagi konsumen lain yang akan melakukan pembelian.

Konsumen lebih mempercayai eWOM dalam menilai sebuah produk dan mempengaruhi keputusan pembelian mereka dibandingkan iklan. Cerita dan pengalaman seseorang menggunakan sebuah produk terdengar lebih menarik yang bisa mempengaruhi pandangannya untuk ikut mencoba produk tersebut (Lomi dan Juita, 2016:44-45).

2.4 Instagram

Instagram adalah aplikasi berbagi foto dengan memungkinkan penggunanya untuk mengambil foto, menerapkan filter yang tersedia, dan membagikannya ke beberapa jejaring sosial (Luthfiyatillah, dkk, 2020:104).

Menurut Damayanti (2018:263) instagram merupakan sebuah aplikasi berbagi foto dan video kemudian membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial termasuk ke instagram sendiri.

2.5 Penelitian Terdahulu

Penelitian terdahulu merupakan salah satu acuan penulis dalam melakukan penelitian. Dari penelitian terdahulu yang penulis kumpulkan akan digunakan sebagai perbandingan serta memperjelas pembahasan dalam penelitian. Berikut tabel 2.1 mengenai penelitian terdahulu yang terkait dengan penelitian yang dilakukan oleh penulis :

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu

No. Judul Penelitian Nama

peneliti Metode Hasil

1.

Pengaruh

Electronic Word of Mouth

(EWOM) Sebagai Media Promosi Terhadap Minat Beli Pada Followers

Virenabia dan Farah (2018)

Kuantitatif Deskriptif

Electronic Word of Mouth

memiliki pengaruh yang signifikan

terhadap variabel Minat Beli sebesar 69,3%

(4)

Instagram

Bandung Makuta

sedangkan sisanya sebesar 30,7%

dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

2.

Analisis Pengaruh Electronic Word of Mouth (e- WOM) Terhadap Minat beli Konsumen Pada Produk Tas di Instagram Rgfashion

Resky (2016) Kuantitatif

Terdapat

pengaruh positif terhadap minat beli konsumen pada produk tas di instagram akun Rgfashion Store.

3.

Pengaruh

Electronic Word of Mouth (e- WOM) Terhadap Minat beli followers instagram Pada Warunk

Upnormal

Laksmi dan

Farah (2016) Kuantitatif

EWOM berpengaruh signifikan terhadap minat beli followers instagram warunk upnormal dengan t hitung > t tabel (8,350 > 1965)

4.

Pengembangan Motif Fraktal Pada Usaha Produksi Kain Jumptutan Palembang

Dewi, dkk (2022)

Metode Pendampi ngan Produksi

Dihasilkan kain dengan motif fraktal lupis dan titik tujuh. Kedua motif fraktal digambar menggunakan bangun fraktal himpunan Julia dan kurva Sierspinski.

Sumber : Data diolah, 2022

Pada penelitian ini terdapat persamaan dan perbedaan dengan penelitian terdahulu. Persamaannya adalah menggunakan variabel electronic Word of Mouth. Perbedaannya adalah dilihat dari sisi metode penelitian, lokasi penelitian, serta waktu penelitian. Tempat yang dipilih oleh peneliti

(5)

adalah toko Cantik Manis Songket, toko Songket Husnalia (Harapan Baru), dan toko Songket Palembang PASH.

2.6 Kerangka Berpikir

Sebaiknya kerangka berpikir dibuat dalam bentuk diagram atau skema, untuk mempermudah memahami beberapa variabel data yang akan dipelajari pada tahap selanjutnya. Berdasarkan penjelasan di atas, berikut adalah kerangka pemikiran melalui gambar 2.1.

Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran Sumber : Data diolah, 2022

2.7 Hipotesis

Hipotesis adalaha jawaban sementara yang hendak diuji kebenarannya melalui penelitian. Berdasarkan kerangka berfikir diatas, maka hipotesis dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut :

: Terdapat pengaruh electronic word of mouth secara parsial terhadap minat beli followers instagram pada kain jumputan Palembang.

Electronic Word of Mouth (X)

Minat Beli (Y)

Referensi

Dokumen terkait

Maka dari itu pulsa yang dihasilkan mempunyai tinggi yang sama sehingga detektor Geiger muller tidak bisa digunakan untuk mengitung energi dari zarah radiasi

Penjualan merupakan salah satu kegiatan paling penting dalam setiap usaha terutama yang bergerak dibidang perdagangan. Untuk membantu dan mengawasi kegiatan penjualan maka

Pengubahan bentuk: Langkah ini dilakukan terhadap beberapa nilai atribut yang perlu diubah seperti yang telah disebutkan pada bagian sebelumnya dan juga penyesuaian bentuk

Seperti terlihat pada menu utama diatas terdapat lima button yang dapat digunakan untuk menampilkan halaman-halaman yang lain pada multimedia pembelajaran grafik

Hak non pengendali atas laba (rugi) bersih dan ekuitas entitas anak dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham non pengendali atas laba (rugi) bersih dan ekuitas

Salah satu strategi penting dalam rangka penanggulangan flu burung adalah pelaksanaan surveilans epidemiologi dan dengan adanya aspek zoonosis pada penyakit flu burung ini

” Proses yang dipakai oleh organisasi untuk mengevaluasi pelaksanaan kerja individu karyawan ”. Dari pengertian diatas maka penulis dapat menyimpulkan pengertian

Secara epistimologi six sigma merupakan sebuah metodologi terstruktur untuk memperbaiki suatu proses dengan memfokuskan pada usaha-usaha untuk memperkecil variasi