Banyuwangi, 30 September 2012
Tepat di Taman makam pahlawan banyuwangi saya menulis artikel ini dan ketiki saya menoleh tempat dimana para pahlawan dimakamkan terlihat pemandangan yang asing bagiku yang sudah jarang upacara..hehehe
Ternyata ‘Bendera setengah tiang’
Dalam benakku bertanya-tanya kenapa kok setengah tiang ya???
Kemaren sempat mendengar semeriwing berita dari tipi kalau Gus dur sudah 1000 harinya..ku kira ya men..bendera setengah tiang itu tadi ya mungkin untuk memperingati 1000 hari wafatnya Gus Dur. E….telisik demi telisik sobat..sekarang ternyata 30 September…lu tau kan tragedy 30 september yang sering di sebut dengan Tragedi 30 S PKI. Yap…inilah perjauangan para pahlawan..dimana banyak juga yang berguguran di masa 30 September beberapa tahun silam(menyebut beberapa tahun soalnya lupa tahun berapa targedi ntuh..hehehehhe..Nggilani bro..bro..jo di guyu ya pembaca.hehehe)
Sudah..sudah kita kembali pada topic utama…yupp mari cekidot!
Ketika di niatkan mencari ilmu maka dimanapun kita berada maka akan mendapatkan apa yang telah kita niatkan. Seperti dalam hadits ar-ba’in “sesungguhnya amal itu ditentukan dari niatnya….”..(ehmm..radak serius cui bahasane..^_^).
Jember, 23 September 2012
pandanwangi harga nya seperti semangkok mie ayam yang guwa beli tadi sore man!Cuma 4 ribu perak bozz..cap cuz kan…hehehhehe.
Huu..perjalanan panjang book..sepertinya paling enak ditinggal tidur saja..karena pemandangan gumitir tidak akan terlihat(helloo..gimana mau trelihat lha sudah gelap gulita..hehehe)…
Tak terasa 4 jam itu berlalu(hehe..ndak ku deskrispsikan secara detail ya pemandangan dan apa saja yang ku alami di bus..cukup langsung cus aja nyampek jember..hehehehe)..dan akhirnya sampai juga di kota tujuan yakni jember pas pukul 20.00 WIB. Tak perlu menunggu lama si Meri 2 alias Si skuter merah Beat datang menjemput bersama Si pengendaranya yang bernama Evy Dwi R..
Karena sudah malem perut mulai main music..bunyinya klontang-klontang pula..hemm..waktunya makan. Ceile man! Saudara guwa nih baik hati..ngajak makan di bakso maknyus..top dah dan murah meriah. Cukup deeh sama kocek loe yang pas –pas an.neh harganya Cuma 5ribu perakk bokk. Udah dapat pentolnya banyak maknyus pula….hemm.Ajiibbb..
Setelah kuliner kita berdua langsung cus ke kosan untuk bersih-bersih, sholat dan kita akhiri dengan tidur..shodaqallahul ‘adzimmm..heheheheh
Ke esokan harinya pagi-pagi tetangga kos gubrak- gubrak pintu kos kamar yang guwa tempatin. E…ternyata mau bilang kalau pagi ini akan ada kajian oleh kang Satria Hadi lubis. Dalam hati aku berkata “Subhanallah…akhirnya yang kuinginkan kesampaian juga..yakni mencari ilmu di kota yang ku tuju”
Langsung tanpa pikir panjang guwa langsung Tanya balik: “dimana tempatnya ukhty??”
“Di masjid Cocoa Ukht”..
“ooo…..”(Cuma bilang oo…gitu guwa kagak tanyak balik dimana ntuh masjid tempatnya….edyan alias ijih kereliyep2 mata masih belum bisa buka dengan sewajarnya..hehehehe)
Tak lama kemudian guwa langsung cuci muka, mandi dan lansung berangkat.
Hemm Alhamdulillah..dapat info alamatnya..ternyata gak jauh sama RS Paru jember. Cuz guwa datang tanpa pikir panjang dan lanngsung memenuhi shaff para wanita..:)
Nehh..judul yang dibawakan sama Kang Sat..(jangan Bang Sat ya Manggilnya..heheheh) “Sukses Kini, Sukses Terus..)”
sukses dengan paradigma yang kurang begitu benar..ya KTP ntuh.. kalau loe apa sukses itu..??
Misalnya neh pengaruh media massa, reality show yang sering tayang di tipi ntuh sering sekali menceritakan tentang orang miskin (red, jika Aku menjadi, catatan Si olga, dll) yang menunjukkan bahwa orang miskin itu pasti menderita, kemudian datanglah orang kaya yang petenteng-petentang seolah –olah bak Pahlawan bertopeng eh salah..hehe.. pahlawan kesiangan..(bukan juga hehehe..) yang kemudian menolong Si miskin dan identic sebagai si penolong. Hal ini tertancap manis di otak kita tanpa kita sadari padahal pengaruhnya cukup signifikan terhadap pola pandang kita dalam menyikapi kehidupan.
Adapun dampak kekeliruan memandang sukses adalah sebagai berikut: a. Mengahalalkan segala cara pergerakan yang jarang pulkam..hehehe..ingatlah kawan orang-orang yang mencintai anda sedang menanti anda pulang..dan manfaatkan sebaik mungkin waktu untuk
proses dalam menggapai mimpi…terus capailah mimpi sampai mimpi itu tercapai. 4. enjoying the small victories
syukuri kemenangan-kemenangan kecil 5. the best moment end