Psikologi Industri dan Organisasi
Tugas Ruang Lingkup
Narasumber bernama Albertha Sekunda, yaitu seorang Psikolog multitalent, dengan 15 tahun pengalaman di HR, Organization Development, Strategic Planning, Change Management, People Development, Talent Management, Public Speaking dan Media/Journalistic. Lulus dari Universitas Gadjah Mada sebagai Psikolog dengan Magna Cumlaude dan bersertifikat di
beberapa keterampilan dengan pengakuan internasional. Dengan pengalaman dan latar belakang pendidikan, narasumber juga bisa merancang perencanaan strategis yang komprehensif
berdasarkan kebutuhan perusahaan, dan memberikan inisiatif baru dengan cara sederhana & kreatif, dengan pendekatan yang lebih dimengerti. Narasumber menghargai kerja sama tim dan kolaborasi menjadi senjata yang berguna pada setiap pelaksanaan proyek. Narasumber juga sering diundang di berbagai universitas untuk berbagi pengalamannya.
Narasumber pernah menjadi penyiar di Metro TV dalam acara Midnight LIVE sebagai jurnalis. Lalu, setelah itu beliau pindah ke Global TV. Beliau juga sempat bercerita menjadi jurnalis pak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam ceritanya, beliau selalu ikut kemana Presiden pergi. Jadi pada setiap dinas Presiden, tugas beliau mewawancarai dan mendpatkan informasi terbaru dari kegiatan Presiden. Kemudian beliau juga melanjutkan studi ke Belanda. Kembalinya beliau dari Belanda, beliau menjabat sebagai Division Manager di Kompas Gramedia. Dan sampai sekarang beliau telah bekerja di perusahaan Mitra Adi Perkasa (MAP).
Beliau menjelaskan berbagai pekerjaan yang dapat diambil dari lulusan psikologi di bidang industry dan organisasi antara lain :
1. HR Business Partner
Mereview semua aspek dari HR ( Rekrutmen , Personel Admin, Payroll, HRIS, IR ) dan mengusulkan suatu sistem baru yang dapat mendukung cara yang efektif dan efisien, untuk mencapai keuntungan bagi perusahaan.
2. Struktur Organisasi
3. Analisis Pekerjaan
Untuk merancang, mengembangkan dan mengevaluasi metodologi analisis pekerjaan, dan juga untuk memastikan kejelasan peran dan tanggung jawab pekerjaan setiap karyawan.
4. Berbasis Kompetensi SDM
Untuk merancang, mengembangkan & mengevaluasi model kompetensi serta menghubungkan dan mengintegrasikan antara fungsi sumber daya manusia (dalam bentuk seleksi, pelatihan, dan manajemen kinerja)
5. Compensation & Benefit
merancang, mengembangkan & mengevaluasi metodologi evaluasi pekerjaan, mengembangkan & mengusulkan struktur gaji, dan langsung & memantau pelaksanaan survei gaji para karyawan.
Selama bekerja, tentu selamanya tidak akan berjalan mulus, tentu saja terdapat masalah yang ada pada praktisi PIO. Narasumber pernah melakukan pengembangan PIO yaitu praktek Human resource, organsasi, dan semua pekerjaan tergantung area interest. Dalam pengembangan PIO harus terdapat yang namanya Employee Engagment. Pengembangan ini berguna untuk bagaimana caranya agar kerayawan merasa betah bekerja dan tidak resign. Biasanya masalah pada karywan sering merasa bosan, ngantuk dan lain-lainya. Pengembangan ini dilakukan dengan cara memberi beberapa kegiatan kepada karyawan, memberikan lingkungan yang nyaman untuk karyawan.
Peran lulusan peminatan PIO di Human Resource:
Mengubah mesin dan alat yang digunakan karyawan dalam perkerjan agar lebih terlihat ergonomic
Membuat design pengembangan individu
Membuat system dan proses yang lebih membuat efektif pada perusahaan. Seperti mengubah lingkungan perusahaan menjadi seusai dan nyaman bagi karyawan sehingga pekerjaan lebih produktif
mahasiswa, carilah ilmu dan informasi dari berbagai macam media. Jangan hanya mengandalkan perkuliahan. Narasumber juga menyarankan untuk mengikuti bermacam seminar. Tentu saja selain menambah pengetahuan, sertifikasi sangat berguna pada saat melamar pekerjaan nanti. Saya juga akan banyak mengikuti organisasi di kampus untuk melatih saya dari bentuk